Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR 5 S (SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN,

SANTUN)
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

1 s/d 2
RSIA DIAN
____________ _______
TANGGAL TERBIT Ditetapkan oleh,
STANDAR Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak
PROSEDUR Dian
OPERASIONAL

dr. M. Indra Alexandra Koswara, MM

PENGERTIAN Limbah medis adalah limbah yang terdiri dari limbah infeksius,
limbah patologi, limbah benda tajam, limbah farmasi, limbah
citotoksik, limbah kimiawi, limbah radioaktif, limbah container
bertekanan dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.
Limbah medis di rumah sakit berasal dari kegiatan pengobatan dan
perawatan di rumah sakit. limbah yang dihasilkan antara lain limbah
infeksius, limbah farmasi, limbah yang berasal dari laboratorium dan
limbah benda tajam
TUJUAN 1. Mencegah terjadinya penularan penyakit akibat limbah medis
2. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja akibat limbah medis
3. Mencegah terjadinya infeksi nosokomial
KEBIJAKAN 1. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang
Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan
2. Ketentuan Pasal 100 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor
101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun
3. Undang – undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaga
Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140,
Tambahan Negara Nomor 5059)
PROSEDUR 1. Menyediakan tempat sampah khusus untuk limbah medis (
yang kuat, tahan bocor dan bertutup ) di dekat sumber sampah.
2. Menyediakan safety box / tempat sampah khusus benda tajam
( spuit, jarum, ampul )
3. Melapisi tempat sampah medis dengan kantong plastic ( warna
kuning dengan logo biohazard – jika ada )
4. Memasukkan sampah medis hasil kegiatan di Instalasi Rawat
Jalan, Instalasi Rawat Inap, balai pengobatan, UGD, KIA-KB,
Laboratorium dan bagian obat/ farmasi ke dalam tempat
sampah medis dan tutup kembali
5. Memasukkan ke tempat penampungan sampah medis
sementara yg lebih besar (kuat, tahan air/ tahan bocor, tertutup
), atau disimpan didalam tempat penyimpanan limbah medis
dengan syarat :
a. Lokasi penyimpanan bebas banjir
b. Tidak rawan bencana
c. Berada diluar kawasan lindung
d. Sesuai dengan rencana tata ruang.
6. Membuang limbah ke tempat yang tela di tentukan atau di
sediakan.
UNIT TERKAIT Instalasi Rawat Jalan