Anda di halaman 1dari 19

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Tugas Mata Kuliah Pembelajaran Berwawasan Bermasyarakatan Program


Kepemudaan Tentang Salah satu peran dalam pembangunan dan peningkatan kualitas
sumber daya manusia dibidang keterampilan khususnya serta peningkatan ekonomi
masyarakat. Ini telah diperiksa dan disetujui pada :

Hari : Jum’at
Tanggal : 19 Oktober 2018

Yang Mengesahkan

Mengetahui
Kepala Desa Tebas Kuala Mahasiswa

HEMI SUSANTO HARTIKASARI

Tutor Mata Kuliah PBK

ASEP SJARIFFUDIN, S.Pd.,M.Pd

i
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, atas segala rahmat dan
hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan laporan tentang Kegiatan Kepemudaan tanpa
kendala apapun. Laporan ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk memenuhi mata
kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan Program S1 PGSD Universitas
Terbuka UPBJJ Pontianak.
Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang turut
serta membantu penulis sehingga laporan ini terwujud.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan laporan ini masih jauh
dari kesempurnaan, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran konstruktif demi
kesempurnaan laporan ini, namun penulis tetap berharap agar laporan ini dapat
memberikan manfaat khususnya bagi penulis dan bagi para pembaca pada umumnya.
Akhir kata kepada seluruh pihak yang telah membantu, semoga amal dan
kebaikannya mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Semoga dapat membawa
manfaat. Aamiin

Sambas, 28 Oktober 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan ............................................................................................. i


Kata Pengantar............................................................................................... ...... ii
Daftar Isi................................................................................................................ iii

BAB I Pendahuluan .................................................................................................... 1


A. Latar Belakang..................................................................................................... 1
B. Tujuan.................................................................................................................. 1
C. Hasil Kegiatan Secara Umum.............................................................................. 2

BAB II Pelaksanaan Program ..................................................................................... 3


A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan.......................................................................... 3
B. Materi Pelatihan / Kegiatan................................................................................. 3
C. Strategi dan Deskripsi Jalannya Kegiatan........................................................... 5

BAB III Temuan dan Hasil ....................................................................................... 7


A. Temuan / Hasil Evaluasi Proses......................................................................... 7
B. Temuan / Hasil Evaluasi Produk........................................................................ 8
C. Pembahasan........................................................................................................ 8
D. Gambaran Keaktifan.......................................................................................... 9

BAB IV Penutup ......................................................................................................... 10


A. Kesimpulan.......................................................................................................... 10
B. Saran..................................................................................................................... 10
C. Tindak Lanjut....................................................................................................... 10
Lampiran-Lampiran ............................................................................................. 11

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pemuda merupakan salah satu modal dasar pembangunan yang perlu dihimpun
dan dibina agar benar-benar mampu mengambil peran aktif dalam pembangunan di
daerah. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, ditangan pemuda pembangunan
bangsa ini akan berjalan sesuai dengan harapan para pemimpin Negara. Dewasa ini
peran aktif pemuda tersebar melalui berbagai wadah, salah satunya melalui pembinaan
lembaga kepemudaan.
Melalui program pendidikan dari masyarakat substansi dari praktik mata kuliah
Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan, penulis melakukan penelitian yang
meliputi bimbingan Warga Belajar (WB). Adapun substansi yang menjadi objek
penelitian adalah kegiatan kepemudaan bidang keterampilan membuat kreasi kotak
serbaguna. Hal ini dilakukan karena masih banyak para pemuda usia produktif yang
belum mempunyai keterampilan. Dan rendahnya pendidikan formal mereka yang rata-
rata hanya mengenyam pendidikan sampai lulus SMP dan SMA saja. Apabila dilakukan
bimbingan terhadap para pesertanya maka akan dapat meningkatkan kualitas sumber
daya manusia dibidang keterampilan khususnya. Selain itu kegiatan ini juga dapat
menjadi lading bisnis pemuda-pemudi di kelurahan kami.
Untuk dapat mengembangkan kemampuan sebagai mahasiswa lulusan S1 PGSD
dibidang sosial, diperlukan peran aktif mahasiswa pada saat mengikuti perkuliahan
untuk dapat berkiprah ditengah-tengah masyarakat. Dengan kegiatan ini diharapkan dan
menumbuhkan dan menambah wawasan dalam bidang keterampilan dilingkungan
penulis berada.

B. Tujuan Penyelenggaraan Kegiatan Kepemudaan


Salah satu peran serta mahasiswa dalam rangka ikut berpatisipasi dalam
pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang keterampilan
khususnya serta peningkatan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan
dapat :

1
1. Mengurangi jumlah pengangguran karena masih banyaknya pemuda usia produktif di
kelurahan kami yang belum memiliki pekerjaan dan usaha yang sebenarnya mereka
memiliki potensi yang perlu dikembangkan.
2. Melatih kemandirian dan meningkatkan penghasilan masyarakat maka diadakan
kegiatan membuat kreasi kotak serbaguna agar bermanfaat bagi mereka dan menjadi
bekal keterampilan dimasa mendatang.
3. Meningkatkan peran serta pemuda dalam membangun sosial, politik, ekonomi dan
budaya.
4. Meningkatkan kemampuan pemuda dalam berwirausaha, kepemimpinan, dan semangat
juang disegala bidang.
5. Memberikan kesempatan kepada pemuda untuk mengasah kemampuannya.
6. Memiliki keterampilan dasar dibidang keterampilan.
7. Memberikan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan kardus bekas.

C. Hasil Kegiatan Secara Umum


Setelah dilatih selama enam hari sekitar 90% dari anggota sudah sesuai dengan
apa yang diharpkan dan hasilnya cukup memuaskan, mereka benar-benar berusaha
untuk dapat menguasai keterampilan dan tidak ada rasa putus asa di diri mereka. Dalam
laporan ini rumusan hasil yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
1. Peran aktif pemuda binaan dalam pembangunan Kampung kami meningkat.
2. Pemuda binaan mampu menciptakan contoh positif dalam kegiatan kewirausahaan
3. Pembina binaan mampu menjadi pendorong semangat kegiatan pemuda diberbagai
pembangunan.
4. Pemuda binaan mampu menjadi tutor bagi pemuda lain yang tidak berkesempatan
memperoleh pembinaan, sehingga pemuda yang lain dapat mengembangkan
keterampilannya.

2
BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM
A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Program
1. Tempat Pelaksaan Program
2. Tempat pelaksanaan kegiatan kepemudaan keterampilan membuat kotak
serbaguna diadakan di rumah warga.
3. Waktu Pelaksanaan Program
4. Kegiatan keterampilan membuat kreasi kotak serbaguna dilaksanakan mulai
tanggal 22-27 Oktober 2018 .
B. Materi Pelatihan Kegiatan
Program kegiatan ini terdiri dari 5 hal pokok kegiatan keterampilan membuat kotak
serbaguna yang meliputi :
1. Pemberian Teori
Waktu : 45 Menit (pukul 15.30-16.15 WIB)
Materi : Cara membuat kreasi kotak serbaguna
Tanggal kegiatan : 22 Oktober 2018
Tujuan Khusus : Cara membuat dan mengkreasikan kotak serbaguna dari
kardus sepatu bekas, mengetahui bahan dan alat serta
memahami teori proses pembuatan.
Bahan dan Alat : Contoh kreasi kotak serbaguna yang sudah jadi dan
beberapa peralatan bahan dan alat yang digunakan
untuk membuat kreasi kotak serbaguna.
Seperti proses kegiatan kegiatan keterampilan pada umumnya, sebelum praktik
membuat kreasi kotak serbaguna maka kita berikan dulu materi / teori / proses membuat
kotak serbaguna dari kardus sepatu bekas. Hal ini bertujuan agar peserta didik
memahami cara membuat kreasi kotak serbaguna dan mengetahui bahan dan alat yang
akan digunakan dalam pembuatan kotak serbaguna.

3
Adapun bahan dan alat yang digunakan dalam membuat kreasi kotak serbaguna, adalah
sebagai berikut :
1. Kardus sepatu bekas 6. Kertas kado
2. Gunting 7. Cat
3. Lem kertas 8. Kuas
4. Cutter 9. Pulpen
5. Penggaris

2. Perancangan Model
Waktu : 60 Menit (2x pertemuan) pukul 16.00-17.00 WIB
Materi : Cara merancang model dan sekaligus dipraktikan.
Tanggal Kegiatan : 23 Oktober 2018 dan 24 Oktober 2018
Tujuan Khusus : Peserta dapat mengukur model dan bentuk kardus sepatu agar
mudah pada saat dikreasikan. Dan pembentukan model kotak.
Bahan dan Alat : Pulpen, gunting, penggaris dan juga kardus bekas sepatu.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah perancangan model, dalam perancangan
model semua bahan dan alat harus disiapkan. Pertama, kita ukur kedua sisi kardus sama
rata. Kemudian kita bagi dua agar kotak sama ukurannya. Agar mudah pada saat
perancangan model untuk membuat kreasi kotak serbaguna. Kemudian pembentukan
dan pengeleman sisi-sisi kotak juga dilakukan pada tahap pertama ini.

3. Pengecatan Kotak
Waktu : 45 menit (2x pertemuan) pukul 07.00-08.45 WIB
Materi : Mengecat kotak kardus bekas sepatu.
Tanggal Kegiatan : 25 Oktober 2018 dan 26 Oktober 2018
Tujuan Khusus : Peserta dapat mengecat kotak kardus bekas sepatu agar
tampilan menjadi menarik. Setelah dicat, kotak kardus bekas
sepatu dijemur agar kering.

4
4. Menghias Kotak Serbaguna
Waktu : 60 Menit (pukul 16.00-17.00 WIB)
Materi : Menghias kotak dengan melapisi sisi-sisi dengan kertas kado.
Tanggal Kegiatan : 27 Oktober 2018
Tujuan Khusus : Peserta diharapkan mampu mengkreasikan kotak dengan
melapisi sisi-sisi kotak dengan kertas kado. Agar terlihat lebih
menarik dan warna kertas kado pun harus senada dengan warna
cat tersebut. Ditambah dengan aksesoris untuk mempercantik
kotak serbaguna.

C. Strategi dan Deskripsi Jalannya Kegiatan


Strategi Kegiatan
1. Memilih waktu dan tempat yang tepat.
2. Pemilihan kardus bekas yang baik.
3. Pemberian informasi kepada para pemuda selengkap mungkin.
4. Selama proses kegiatan diusahakan agar suasana santai tetapi tetap serius.

Deskripsi Jalannya Kegiatan


Sebagai sample, ini salah satu langkah dasar pembuatan kreasi kotak serbaguna dari
kardus sepatu bekas :
1. Siapkan kardus sepatu bekas yang akan digunakan. Ukur sisi kanan dan kiri sama
rata. Kemudian bentuk segitiga menghadap ke bawah pada kedua sisi kardus bekas.
Lalu, potong segitiga tersebut dengan rapi.
2. Lipat 2 kardus ke bawah maka akan terbentuk seperti 2 kotak yang disekat kardus.
Rekatkan dengan lem kertas setiap belahan sisi kotak kardus.
3. Cat dasar kotak kardus agar menarik dan lebih indah dipandang. Kemudian jemur
hingga kering.
4. Setelah cat kering, lapisi sisi luar kardus dengan kertas kado polos. Untuk membuat
tampilannya lebih indah. Tambahkan aksesoris bunga-bunga kecil yang terbuat dari
kertas. Tempelkan sesuai selera.

5
Dalam keterampilan membuat kotak serbaguna dari kardus bekas sepatu sekitar 6
pemuda mendapatkan hasil yang memuaskan, mereka adalah, kiki, veni, fia, didi,
warsin,dedi dan anjar. Mereka selalu memperhatikan dan mengikuti setiap langkah demi
langkah yang telah diajarkan. Berbeda dengan Dedi yang selalu bersenda gurau dan
selalu kurang memperhatikan pada saat penjelasan. Namun pada dasarnya ketujuh
pemuda tersebut berusaha untuk membuat keterampilan kreasi kotak serbaguna dari
kardus sepatu ini.
Pemuda-pemuda sangat antusias terhadap teori-teori yang dijelaskan. Mereka mengikuti
langkah demi langkah yang diajarkan. Mereka tak malu bertanya jika ada langkah yang
tidak mereka pahami.

Penilaian hasil kegiatan keterampilan membuat kreasi kotak serbaguna dari kardus
bekas sepatu adalah sebagai berikut :

Kegiatan Membuat Hasil Kegiatan


No Keterangan
Kotak Serbaguna
A B C D
1 Pemberian Teori √ ─ ─ ─

2 Perancangan Model ─ √ ─ ─

3 Pengecatan Kotak √ ─ ─ ─

4 Menghias Kotak ─ ─ √ ─

Keterangan :
A : Baik Sekali C : Cukup Baik
B : Baik D : Kurang Baik

6
BAB III
TEMUAN DAN HASIL

A. Temuan / Hasil Evaluasi Proses


Format tentang kehadiran

TANDA TANGAN
22 23 24 25 26 27
NO NAMA
Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober
2018 2018 2018 2018 2018 2018
1 Kiki
2 Veni
3 Fia
4 Didi
5 Warsin
6 Dedi
7 Anjar

Keterangan :
Dari ketujuh warga kepemudaan keterampilan membuat kreasi kotak serbaguna
semuanya hadir hanya saja ada yang datang tidak tepat waktu.
Pada awal proses pencarian bekas kardus sepatu tidaklah sulit, karena hampir
disetiap rumah warga kepemudaan keterampilan memiliki kardus bekas
sepatu. Masalah yang muncul adalah saat pengukuran sisi-sisi kardus bekas sepatu.
Ada pemuda yang tidak rata pada saat pengukuran dan pengguntingan sehingga
membuat tinggi kardus pun tidak sama. Masalah kedua muncul, pada saat pengecatan.
Ada pemuda yang tidak rapi mengecat sehingga menyebabkan warna yang yang tidak
rata pada sisi dalam kardus. Namun, karena semangat dan rasa tidak putus asa dalam
diri mereka, kreasi kotak serbaguna dari kardus bekas sepatu pun menjadi rapi dan
menarik.

7
B. Temuan / Hasil Evaluasi Produk

Aspek yang dinilai Hasil


No Nama
Kerapian Variasi Kreasi Akhir
1 Kiki Sangat Rapi Sangat Variasi A
2 Veni Sangat Rapi Sangat Variasi A
3 Fia Cukup Rapi Kurang Variasi B
4 Didi Cukup Rapi Kurang Variasi C
5 Warsin Kurang Rapi Kurang Variasi C
6 Dedi Kurang Rapi Kurang Variasi C
7 Anjar Sangat Rapi Sedikit Variasi B

Keterangan :
A : Baik Sekali 90-100
B : Baik 80
C : Cukup 70
D : Kurang 60
Hasil kreasi kotak serbaguna sangat memuaskan. Semua warga kepemudaan
berhasil membuat dengan rapi dan menarik. Pada dasarnya mereka sangat berminta
membuat kreasi kotak serbaguna ini karena mudahnya kotak kardus bekas sepatu yang
didapat, tanpa perlu sulit mencarinya. Serta bahan dan alat yang mudah ditemukan
menjadi factor utama mereka sangat berminat membuat kreasi kotak serbaguna dari
kardus bekas sepatu ini.

C. Pembahasan
Dari ketujuh warga belajar setiap pertemuan aktif dan selalu merespons dengan
aktif. Kiki sangat aktif dan bersemangat dalam setiap pertemuan. Veni aktif dan juga
sangat kreatif dalam menghias. Fia terkadang datang terlambat karena harus membantu
orang tuanya terlebih dahulu di rumah. Didi dan Warsin selalu datang tepat waktu,
berbeda dengan Dedi dan Anjar yang suka datang terlambat. Berdasarkan kegiatan
tersebut yang paling aktif adalah Kiki dan Veni. Sedangkan yang kurang aktif adalah
Dedi.

8
D. Gambaran Keaktifan

No Nama Berpatisipasi Diam


1 Kiki √
2 Veni √
3 Fia √
4 Didi √
5 Warsin √
6 Dedi √
7 Anjar √

Keterangan :
Berpatisipasi : 90-100
Diam : 70-80

Dari ketujuh warga kegiatan 6 warga belajar cukup aktif dan responsif dalam
mengikuti kegiatan kepemudaan membuat kotak serbaguna dari kardus bekas sepatu
hanya 1 warga belajar yang kurang aktif.

9
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pada hakekatnya pemuda memliki potensi yang luar biasa jika mendapat
kesempatan dan motivasi serta pembinaan yang tepat. Peran serta masyarakat luas pada
umumnya merupakan fasilitator dan moderator yang bisa menjembatani kebutuhan para
pemuda.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan kepemudaan keterampilan membuat
kotak serbaguna dari kardus bekas sepatu dapat disimpulkan bahwa anggota kegiatan
kepemudaan keterampilan membuat kreasi kotak serbaguna dari kardus bekas sepatu
dapat memahami dan melaksanakan dengan baik.
Dengan kegiatan ini diharapkan memacu kreatifitas dan semangat bagi para
pemuda agar mau terus berusaha dan berjuang. Agar tidak ada lagi pengangguran di
kampong kami. Pemuda yang mampu bisa menciptakan wirausaha sesuai dengan apa
yang mereka minati.

B. Saran
1. Agar lebih ditingkatkan lagi pelatihan yang berhubungan dengan keterampilan
membuat kotak bekas.
2. Ilmu yang didapat dari hasil pelatihan ini agar dapat berguna bagi pemuda-pemuda
lainnya.
3. Dukungan dari aparat pemerintah setempat agar lebih banyak lagi pemuda yang
mampu mengembangkan kreatifitasnya dibidang kewirausahaan.

C. Tindak Lanjut
Setelah mengadakan kegiatan pembinaan ini penulis sebagai pelaksana merasa
bangga dan bersyukur atas kehadirat Allah swt. Karena selain dapat membekali ilmu
keterampilan kepada pemuda binaan khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Kegiatan kepemudaan ini merupakan pengalaman yang sangat berguna tentunya bagi
penulis selaku sebagai pelaksana. Selanjutnya sebagai tindak lanjut, penulis
mengadakan program pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan supaya pemuda

10
binaan yang sudah mempunyai bekal keterampilan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-
baiknya.

Lampiran-Lampiran
Format Identifikasi Kebutuhan Kegiatan Kepemudaan
Nama Mahasiswa : HARTIKASARI
NIM : 836965101
Pokjar : SAMBAS
UPBJJ-UT : PONTIANAK

Identitas Minta Kegiatan


No Nama Cita-Cita
Kepemudaan
L/P Usia Pendidikan
1 Kiki P 19 tahun SMA Sangat Antusias Home Industri

2 Veni P 23 tahun SMA Sangat Antusias Home Industri

3 Fia P 16 tahun SMP Sangat Antusias Home Industri

4 Didi L 27 tahun SMP Sangat Antusias Home Industri

5 Warsin L 23 tahun SMP Sangat Antusias Home Industri

6 Dedi L 29 tahun SMA Cukup Antusias Home Industri

7 Anjar L 23 tahun SMA Sangat Antusias Home Industri

Ketua RT Instruktur Mata Kuliah

Tommi Hardi Asep Sjariffudin, S.P.d.,M.Pd

11
Foto-Foto Kegiatan

12
13
14
15
PENILAIAN LAPORAN

No Aspek yang dinilai Skor Keterangan

1 Pendahuluan

a. Mencantumkan latar belakang

b. Merumuskan tujuan secara umum

c. Merumuskan hasil kegiatan secara umum

2 Pelaksanaan Program

a. Tempat dan waktu pelaksanaan

b. Materi pelatihan/kegiatan

c. Strategi dan deskripsi jalannya kegiatan

3 Temuan dan Hasil

a. Temuan/hasil evaluasi proses

b. Temuan/hasil evaluasi produk

c. Pembahasan

d. Gambaran keaktifan

4 Penutup

a. Kesimpulan

b. Saran

c. Tindak lanjut

d. Lampiran format identifikasi

JUMLAH SKOR

16

Anda mungkin juga menyukai