Anda di halaman 1dari 22

Fakultas Teknik

Jurusan teknik Perminyakan


Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Hendri/082331317678 Hendri anur #Hendri_anur


TEORI PEMBENTUKAN MIGAS

1. TEORI ORGANIK
2. TEORI ANORGANIK
3. TEORI KOMBINASI
TEORI ORGANIK / BIOGENESA

Teori organik adalah teori yang mempercayai bahwa minyak bumi berasal dari jasad organik dan
tumbuhan. P.G. Macquir (1758) yang pertama kali menyatakan pendapat bahwa minyak bumi
berasal dari tumbuh-tumbuhan dan kemudian pendapat ini didukung oleh ahli-ahli lainnya.

Tumbuhan/hewan laut ►Terutama Plankton ►mati ►teronggok di dasar laut ► tertimbun


sedimen halus ►terawetkan ► fosil ► proses ini berlangsung terus-menerus.
1. TEORI ORGANIK

Migas berasal dari material-material organik . Pada kondisi tersebut bakteri anaerob yang bisa
berukuran mikro dan makro yg terendapkan dalam hidup dengan cara memanfaatkan oksigen dari
cekungan sedimenter dan terkubur dalam bentuk sulfat yang terlarut dalam air, yang lebih berperan.
ooze dan lumpur pada dasar cekungan. Material
tersebut berasal dari kehidupan darat dan Namun, aktivitas bakteri tersebut tidak terlihat pada
kehidupan laut. Pada saat organisme mati kedalaman 10 – 15 meter di bawah dasar cekungan.
tubuhnya akan dihancurkan oleh bakteri. Proses Hal itu terjadi mungkin karena semua material yang
pembusukan akan berjalan sempurna jika jumlah dapat terdekomposisi telah dikonsumsi oleh bakteri.
oksigen melimpah. Sebagai akibatnya akan tersisa material organik tak
Bila material-material organik tersebut ditutupi oleh larut, yang disebut kerogen yang terawetkan dalam
lumpur maka akan terbentuk kondisi reduksi dan serpih. Karena pengaruh dari berbagai faktor
proses dekomposisi oleh bakteri aerob akan geokimia akan mematangkan kerogen menjadi
terhenti hidrokarbon.
Present-Day Petroleum System

GEOGRAPHIC EXTENT OF PETROLEUM SYSTEM

A Trap
Present-Day
Trap Trap A’

STRATIGRAPHIC
EXTENT OF
PETROLEUM SYSTEM

Overburden
Seal
Petroleum accumulation Reservoir
Top of oil window
Source
Bottom of oil window
Underburden

Magoon and Dow, 1994


Schematic Representation of the Mechanism
of Petroleum Generation and Destruction

Organic Debris
Progressive Burial and Heating

Diagenesis

Oil Reservoir

Kerogen Initial Bitumen


Catagenesis Thermal Degradation
Migration
Oil and Gas

Cracking
Methane
Metagenesis
Carbon

(modified from Tissot and Welte, 1984)


Selley 1998
The Origin of Petroleum

Organic-rich Thermally Matured


Source Rock Organic Matter Oil
Faktor-faktor yang mempengaruhi :

A. Suhu
- dipengaruhi oleh gradien geotermal karena adanya
heat flow (± 1,5°F/100 ft)
- minyak bumi dapat terbentuk dengan baik pada
suhu antara 50°C - 200°C pada kedalaman 5000 –
20.000 ft (oil window).

Dengan pertambahan kedalaman dan suhu akan ter -


bentuk gas. Di atas suhu 500°F (260°C) material organik
terkarbonasikan dan terhancurkan sebagaimana
material organik asal. Di bawah suhu 50°C dan pada
kedalaman < 5000 ft hidrokarbon tidak akan terbentuk.
Faktor-faktor yang mempengaruhi :

B. Tekanan
- disebabkan oleh pengaruh berat dari beban sedimen
(overburden).
- fungsi kedalaman → tekanan bertambah 1
pound/inch per ft kedalaman.

C. Bakteri
- bakteri anaerob yang hidup dalam lingkungan non -
oksidasi berpengaruh dalam proses penghancuran
material asal menjadi senyawa hidrokarbon.
Faktor-faktor yang mempengaruhi :
D. Waktu
- waktu mempengaruhi reaksi.
Minyak mulai matang pada suhu 85°C dalam waktu 10 juta
tahun dan pada
suhu 40°C dalam waktu 400 juta tahun.
Bukti-bukti yang memperkuat Teori
Organik
- Migas mengandung beberapa senyawa yang ● Senyawa-senyawa yang didominasi senyawa
hanya dengan
berasal dari bahan- bahan organik seperti : struktur rantai parafin bernomor gasal.
● Porfirin yang berhubungan dengan hemin - Ditemukannya bahan organik dalam jumlah
dan besar dan
khlorofil. tersebar luas pada batuan sedimen.
● Senyawa yang secara optis aktif (dapat - Sebagian besar migas ditemukan dlm batuan
memutar sedimen.
bidang sinar terpolarisasi).
● Mempunyai struktur yang berhubungan
kolesterol,
karoten dan terpene.
SUMBER HIDROKARBON

Material organik penyusun hidrokarbon terutama Tumbuhan


mengandung karbohidrat, protein, lemak dan lignin. Kayu cemara 1 68 29
4
Lemak mempunyai komposisi yang paling mirip
dengan Daun ek 5 44 32
4
minyak. Kehidupan yang banyak mengandung
lemak Jarum cemara 7 41 15
24
antara lain :
Fitoplankton 15 66 -
11
--------------------------------------------------------------------- Diatoma 29 63 -
-------------------------- 8
JENIS % BERAT Spora 8 42 -
KEHIDUPAN Protein Karbohidrat Lignin 50
Lemak
---------------------------------------------------------------------
P
Kerogen Types
Type 1 Type 2 Type 3
SUMBER HIDROKARBON

-----------------------------------------------------------------------------------------------
JENIS % BERAT
KEHIDUPAN Protein Karbohidrat Lignin Lemak
----------------------------------------------------------------------------------------------
Hewan

Zooplankton 53 5 - 15
Copepoda 65 22 - 8
Invertebrata 70 20 - 10
derajat tinggi
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Perbedaan komposisi kimia zat organik
dan migas
-------------------------------------------------------------------------------
--------------
Unsur Zat Organik Migas Bumi
-------------------------------------------------------------------------------
-------------
C 52 - 72% 83 - 87%
H 7 - 10% 11 - 15%
O 15 - 35% 0 - 4%
N 4 - 6% 0 - 24%
S - 0 - 4%
2. TEORI ANORGANIK

Migas bumi berasal dari bahan anorganik yang b. Teori Reaksi Karbit (Mendeleyev, 1877)
→ Migas terbentuk dari hasil reaksi karbida besi
terbentuk melalui proses reaksi kimia tanpa
(FeC2) dalam kerak bumi dengan H2O pada suhu
bantuan organisme.
dan tekanan tinggi.

a. Teori Abyssal (Russell, 1951) c. Teori Logam Alkali (Berthelot, 1866)


→ Di bagian terdalam dari bumi kemungkinan → Migas terbentuk dari hasil reaksi antara logam
ditemukan hidrokarbon dalam jumlah besar. alkali dlm keadaan bebas di kerak bumi dg CO2
Teori ini didasarkan pada data terdapatnya pada suhu tinggi.

hidrokarbon di dalam pecahan inti meteorit


d. Teori Emanasi Vulkanik (Van Humbold, 1805)
dan ditemukannya methana dalam atmosfer
→ Pembentukan migas berhubungan dengan aktivitas
planet-planet besar.
Vulkanik.
3. TEORI KOMBINASI
(DUPLEX ORIGIN)

Dikemukakan oleh Robert Robinson


→ Migas berasal dari campuran unsur-unsur
organik dan anorganik (hidrogen vulkanik
hasil reduksi dari hematit dan uap panas).
Fakultas Teknik
Jurusan teknik Perminyakan
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Hendri/082331317678 Hendri anur #Hendri_anur