Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN KB SUNTIK

BIDAN PREKTEK No Dokumen No Revisi Halaman


MANDIRI ………………… ..................... 2 (dua) halaman

Terbit Tanggal : 10 Januari 2019


10 Januari 2019 Ditetapkan Penanggung jawab BPM

SOP
JULIMA AHAYA S.Tr Keb
1. Pengertian Melayanai pasien yang ingin mendapatkan suntik KB
2. Tujuan Melakukan penyuntikan obat kb pada akseptor
3. Referensi Buku Panduan praktis Pelaynan Kontrasepsi
4. Kebijakan Bidan yang melakukan tindakan suntk KB harus sesuai dengan SOP
5. Prosedur a. Uraian Umum
 Bidan menerima klien dengan ramah
 Menanyakan apakah ini kunjungan pertama atau kunjungan
ulang
 Jika ini kunjungan pertama, bidan melakukan konseling untuk
menentukan metode kontarsepsi yang diinginkan dan sesuai
dengan keadaan klien
 Pemeriksaan fisik & tekanan darah
 Jika ini kunjungan ulang, minta kartu kembali suntik pasien
dan tanyakan apakah kontarsepsi suntuk yang digunakan
klien, apakah suntikan 1 (satu) bulan atau 3 (tiga) bulan
 Persiapkan alat & bahan yang digunakan untuk pelaksanaan
penyuntikan
b. Persiapan Klien
 Periksa daerah suntikan apa sudah bersih atau kotor
 Bila daerah penyuntikan terlihat kotor minta klien
membersihkan dengan sabun dan air & biarkan daerah
tersebut kering
c. Persiapan petugas
 Cuci tangan dengan sabun & air mengalir
 Buka & buang tutup logam pada vial yang menutupi karet,
hapus karet yang ada dibagian atas vial dengan kapas yang
telah dibasahi dengan alcohol 70%, biarkan kering
 Buka dispo 3 cc yang steril dari plastiknya
 Balikkan vial dengan mulut vial ke bawah
 Kocok botol dengan baik, hindarkan terjadinya gelembung –
gelembung udara pada botol kontrasepsi suntik
 Tusukkan jarum pada dispo ke dalam vial & isap cairan suntik
kedalam dispo. Ganti jarum yang akan digunakan untuk
melakukan penyuntikan
d. Persiapan daerah penyuntikan
 Melakukan anti septik kulit yang akan disuntik dengan kapas
yang telah dibasahi dengan alcohol 70 %
 Biarkan kulit tersebut kering sebelum dapat disuntik
e. Pelaksaaan penyuntikan
 Suntikkan secara intramuskuler dalam di daerah bokong
(gluteal)., melakukan aspirasi untuk memastikan bahwa jarum
tidak masuk ke dalam pembuluh darah, Apabila suntikkan
terlalu dangkal, penyerapan hormone mnjadi lambat dan
tidak berkerja segera & efektif
 Melakukan anti septik kembali setelak melakukan
penyuntikan
 Untuk kontrasepsi Kb suntik 3 (tiga) bulan diberikan setiap 3
(tiga) bulan atau 12 minggu. Misalnya depo provera,
Triclofem, Andalan 3 bln & untuk suntikan 1 (satu) bulan,
misalnya Cyclofem, Andalan 1 (satu) bln
f. Setelah tindakan penyuntikan
 Jangan memijat daerah suntik. Jelaskan pada klien bahwa
hormone akan terlalu cepat diserap
 Buang jarum dalam safety box & dispo dalam tempat sampah
medis begitu juga dengan vial obat kontrasepsi & kapas
alcohol
 Catat dalam register kunjungan Kontrasepsi
 Catat tanggal kembali dalam K-1 & jelaskan pada klien
 Jika itu kunjungan pertama jelaskan kembali efek sampig
penggunaan metode kontrasepsi & cek pemaham klien
6. Sikap a. Sopan
b. Teliti dan Hati-hati
c. Tanggap dan peka terhadap respon pasien
d. Cekatan
7. Petugas Pelaksanan Bidan
8. Hal-hal yang perlu Selama tindakan selalu menjaga privasi pasien
diperhatikan