Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL BOOK REPORT

GEOLOGI DASAR

DISUSUN OLEH:
NAMA:WIRDAHATI ZEBUA
KELAS :B
NIM :3182131007

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI


FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan saya rahmat kesehatan dan
kesempatan.Sehingga saya dapat menyusun atau dapat menyelesaikan
tugas CBR (CRITICAL BOOK REPORT).Penulisan ini saya sajikan secara
ringkas dan sederhana sesuai dengan kemampuan yang saya miliki,dan
tugas ini disusun dalam rangka memenuhi tugas CBR pada mata kuliah
GEOLOGI DASAR.

Dalam penyusunan ini banyak kesalahan dan dan kekurangan


,oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari semua pihak
sangat saya harapkan demi kesempurnaan tugas ini ,dan dalam
kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada pihak –pihak
yang telah membantu dan memberikan bimbingannya kepada saya
untuk menyelesaikan tugas CBR ini hingga selesai.

MEDAN ,OKTOBER 2018

WIRDAHATI ZEBUA
DAFTAR ISI

Kata pengantar…………………………………………………………………………………………………………………………….………2

Daftar isi ………… …………………………………………………………………………………………………………………………………3

Bab l pendahuluan………………………………………………………………………………………………………………………………..4

A.latar belakang……………………………………………………………………………………………………………………………4

B. rumusan masalah………………………………………………………………………………………………………………………4

C.tujuan…………………………………………………………………………………………………………………………………………4

Bab ll pembahasan………………………………………………………………………………………………………………………………5

2.1.identitas buku…………………………………………………………………………………………………………………………..5

2.2.ringkasan buku………………………………………………………………………………………………………………………….5

2.3.kelemahan dan kelebhan buku………………………………………………………………………………………………..8

Bab lll penutup……………..…………………………………………………………………………………………………………………… 9

Kesimpulan dan saran…………………………………………………………………………………………………………………………10

Daftar pustaka …………………………………………………………………………………………………………………………………….11


BAB I

PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG

Laporan resensi buku bukanlah laporan yang bertujuan untuk mengetahui isi
buku,tetapi lebih menitikberatkan pada evaluasi (penjelasan,interpretasi dan analisis) kita
mengenai keunggulan dan kelemahan buku ,apa yang menarik dari buku tersebut dan
bagaimana isi buku tersebut bisa mempengaruhi cara berfikir kita dan menambah
pemahaman kita terhadap sustu bidang kajian tertentu .Sehingga laporan resensi buku
merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mencari kelebhan dan kelemahan buku

B. RUMUSAN MASALAH
1.Bagaimanakah perkembangan geologi di Indonesia?
2.Bagaimanakah pembagian geologi di Indonesia?
2.Bagaimana intisari dari setiap bab buku?
3.Bgaimanakah kelebihan dan kelemahan buku?

C.TUJUAN CRITICAL BOOK


Adapun tujuan dari critical book ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan
kekurangan isi buku menguji kualitas buku dengan membandingkan terhadap karya dari
penulis yang sama atau penulis lainnya.Kemudian manfaatnya untuk memenuhi tugas
kuliah strategi belajar mengajar dan untuk menambah pengethuan tentang bagaimana
mengkritik sebuah buku.
BAB II

PEMBAHASAN
A.IDENTITAS BUKU

Judul :Geologi indonesia

Penulis :Drs.Sriyono,M.Si

Tahun terbit :2014

Nama penerbit :Ombak

Jumlah halaman : 170

ISBN :978-602-258-190-1

B.RINGKASAN BUKU
BAB I

GEOTEKTONIK INDONESIA

Satuan unit geologi Indonesia mencakup daerah-daerah seluas 2.832.161 km2 yang
meliputi satuan politik /kepulauan Indonesa,Kalimantan Utara (Malaysia Timur,Serawak,dan
Brunei),Papua Nugini Philipina,kepulauan Christmas Andaman dan Nicobar.Gugusan kepulauan
ini membentang antara Asia Tenggara dan Australia serta antara samudra pasifik dan samudra
Indonesia atau terletak pada lintanga 21oLU-11OLS dan antara garis bujur 95o15’BT-150O48’BT.

Menurut teori Undasi bahwa system orogen di Indonesia dipengaruhi oleh pusat –pusat
gangguan pada kerak bumi .Pusa-pusat gangguan itu adalah sebagai berikut:

1.Shan,mergui,anambas,laut flores,dan pusat gangguan dilaut banda untuk system orogen Sirk-

Um Sunda

2.Plung Sulawesi dan palung Makassar (palunglaut)untuk system busur tepi Asia Timur

3.Pusat orogen perisai yang tenggelam dari Melanesia Utara untuk Busur Halmahera ,Kepala

Burung Irian ,Pegunungan pemisah tubuh irian sampai Biscmark


4.Orogen Papua untuk system orogen Australia.

Berdasarkan teori tektonik lempeng system orogen di Indonesia dipengaruhi oleh adanya
gerakan lempeng Indo Australia kea rah utara ,lempeng pasifik yang kea rah barat dan
bertumbukkan dengan lempeng Eurasia di Indonesia .Akibat pertemuan ketiga lempeng tesebut
bagian kerak bumi yang rusak terjadi kegiatan-kegiatan orogen .

Gejala-gejala geologi yang tercermin dalam keunikan geotektonik Indonesia sehingga


menarik perhatian para geolog adalah:

1.Merupakan pertemuan system pertemuan sirkum Sunda dan system pegunungan sirkum
Australia ,serta batas antara benua Asia dan Gondwana ,dimana kegiatan-kegiatan
pembentukan pegunungan ,aktivitas vulkanik,gempa bumi,penyimpangan gya berat masih
terjadi sampai sekarang .

2.Perbedaan relief yang sangat besar yaitu adanya puncak –puncak yang tinggi tetapi
sebaliknya dijumpai palung-palung laut dalam .

3.Keadaan stratigafi dan paleontology yang mempunyai sumbangan besar pada perkembangan
ilmu geologi.

4.Terdapatnya potensi-potensi barang tambang yang menguntungkan .

BABII

PERKEMBANGAN GEOLOGIS INDONESIA

Berdasarkan penyebaran batuan dengan umur tertentu dapat diperoleh gambaran


perkembangan geologi Indonesia (perubahan bentuk daratan dan laut)dari zaman pra-
kambrium sampai zaman kwarter.

1.Pada zaman pra-kambrium wilayah Indonesia berupa daratan besar yang terdiri dari batuan
sekis kristallin yang dinamakan daratan Aequinoctia .Didaraatan ini cekungan sedimentasi ini
bersifat bukan geosinklin.

2.Zaman kambrium daratan Aquinoctia mulai berkurang karena terbentukny gesinklin Tasmania
dibagian timur Indonesia.
3.Daratan aquinctia pada zaman silur makin berkurang karena geonsiklin Tasmania bertambah
luas dan bersambung dengan palung Papua .

4.Pada zaman devon daratan equinoctial makin berkurang lagi karena sebagian besar Irian
berfungsi sebagai geosiklin .Geosiklin Tasmania masih tetap ada dan bagian barat Australia
terbentuk geosiklin westralia .Kalimantan tengah berupa palung Anambas dan bersambung
dengan laut kea rah barat laut antara Malaka dan Sumatra.

5.Pada zaman karbon geosinklin yang terbentuk pada zaman sebelumnya mulai menghilang
seperti geosiklin Weastralia lenyap ,tetapi daerah antara Sumatra dan Kalimantan berubah
menjadi palung anambas .

6.Pada zaman perm gesiklin yang ada pada zaman sebelumnya tetap ada ,hanya
pelamparannya yang mengalami perubahan .Palung anambas berfungsi sebagai geosiklin danau
bertambah luas .

7.Geosiklin Papua pada zaman trias berubah menjadi daratan ,geosiklin Tasmania menyempit
,sedangkan geoiklin danau dan geosiklin westralia dihubungkan oleh geosiklin Sulawesi yang
termasuk satu system geosiklinTethys.

8.Pada zman yura terbentuk beberapa geosiklin baru.Geosiklin papua yang ada pada zamn Trias
berupa daratan berfungsi kembali sebagai geosiklin lagi.

9.Pada zaman kapur timbul geosiklin baru seperti geosiklin Mariana dan Geosiklin Birma .

10.Pada sub zaman paleogen dikala eosin daratan sunda menutupi Sumatra tengah dan selatan
,Malaya ,Kalimantan barat, dan tengah jawa bagian utara dan nusa tenggara .

11.Sub zaman neogen yakni kala miosen peristiwa transgersi mencapai puncaknya ,sehingga
geosiklin kala oligosen mencapai pelebaran maksimum.

12.Pada awal zaman kwarter daratan relative lebih luas bila dibandingkan dengan kala pliosen
,bahkan terjadi jembatan-jembatan daratan .
BAB III

PEMBAGIAN WILAYAH GEOLOGIS INDONESIA

Fisiografi dari masing-masing wilayah geologi Indonesia adalah:

1.Daerah Sunda

Dangkalan Sunda adalah laut dangkal yang dalamnya kurang dari 100 M yang terdiri atas
teluk Thailand ,Selat Malaka,bagian barat laut cina selatan ,laut jawa bagian dari barat daya
selat Makassar.

2.Sistem orogen sirkum Sunda

Fisiografi Sumatra dibentuk oleh rangkaian pegunungan bukit barisan disepanjang sisi
baratnya ,yang memisahkan antara pantai barat dan pantai timur .Lereng kea rah barat yang
menuju Samudra Hindia pada umumnya curam dan sisi timur berupa dataran rendah alluvial
dengan beberapa perbukitan.

3.Sistem orogen sirkum Australia

Kepala burung irian bagian utara berupa rangkaian –rangkaian pegunungan yang sejajar
dengan pantai utara yang dipisahkan oleh sebuah depresi .

4.Daerah Sahul

Dangkalan sahul ditutupi oleh laut arafuru dengan kedalaman 20 M disekitar kepulauan
Aru ,tetapi ke arah barat mencapai 1000 M .Didangkalan sahul terdapat aru yang terdiri atas
empat buah pulau besar dipisahkan oleh selat sempit dan dlam yang disebut dengan sungai.

C.KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

a.Kelebihan

buku ini sudah lengkap dalam penulisannya ,covernya sesuai dengan isinya ,bahasanya mu-

dah dimengerti, dan buku ini membahas tentang geologi Indonesia


b.Kelemahan

Menurut saya buku ini sudah lengkap dan sulit untuk menemukan kelemahannya.

G.Manfaat buku

Buku ini sangat bermanfaat bagi pembaca untuk mengetahui tentang geologi di Indonesia

Keunikan ,masa perkembangan dan pembagian wilayah geologi Indonesia.


BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa


critical book merupakan kegiatan untuk mengkritisi buku untuk mengetahui
kelebihan dan kekurangan dalam buku ,baik dalam sistematika penulisan
,penggunaan bahasa isi materi dan tampilan buku .Hal tersebut dilakukan agar
dapat direvisi menjadi buku yang lebih baik .
Buku Geologi Indonesia sudah memiliki sistematika penggunaan bahasa
dan kedalaman materi yang cocok untuk parapembaca .Hal tersebut didapat
setelah mengadakan pembandingan dengan buku lainnya .
B.SARAN
Menyadari bahawa penulis masih jauh dari kata sempurna serta minimnya
sumber yang dimiliki oleh penulis ,maka penulis akan selalu menerima kritik
dan saran yang membangun untuk menjadikan critical buku ini menjadi lebih
baik.
DAFTAR PUSTAKA

Sriyono.2014.Geologi Indonesia.Yogyakarta:Ombak