Anda di halaman 1dari 13

CRITICAL BOOK REPORT

(CBR)

“OSEANOGRAFI”

DOSEN PENGAMPU : RIKI RAHMAD,S.Pd.,M.Sc.

DISUSUN OLEH:

NAMA : WIRDAHATI ZEBUA

KELAS : B

NIM : 3182131007

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan saya rahmat kesehatan dan kesempatan.sehingga saya dapat menyusun atau
dapat menyelesaikan tugas CBR (CRITICAL BOOK REPORT).Penulisan ini saya sajikan
secara ringkas dan sederhana sesuai dengan kemampuan yang saya miliki,dan tugas ini
disusun dalam rangka memenuhi tugas CBR pada mata kuliah OSEANOGRAFI.

Dalam penyusunan ini banyak kesalahan dan dan kekurangan ,oleh karena itu kritik
dan saran yang membangun dari semua pihak sangat saya harapkan demi kesempurnaan
tugas ini ,dan dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada pihak –pihak
yang telah membantu dan memberikan bimbingannya kepada saya untuk menyelesaikan
tugas CBR ini hingga selesai.Serta ucapan trimakasih penulis kepada bapak dosen
Oseanografi Riki Rahmad,SP.d.,M.Sc. yang telah memberikan tugas ini kepada penulis
sebagai mahasiswa.

Akhir kata penulis berharharap CBR ini dapat bermanfaat bukan hany bagi penulis
sendiri namun juga dapat bermanfaat bagi semua orang yang membaca CBR ini untuk
menambah wawasannya.Kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi
kesempurnaan CBR ini.

MEDAN ,31 MARET 2019

PENULIS

2
DAFTAR ISI

Kata pengantar ………………………………………………………………………………2

Daftar isi…………………………………………………………………………………..…3

Bab I latar belakang………………………………………………………………………….4

Bab II isi buku………………….……………………………………………………………5

Bab III pembahasan………………………………………………………………………… 11

Bab IV penutup………………………………………………………………………………12

Daftar pustaka………………………………………………………………………………..13

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG

Kata Oseanografi berasal dari kombinasi dua kata Yunani yaitu oceanus (samudra) dan
graphos (deskripsi/uraian).Planet bumi merupakan anggota tata surya yang unik dimana
samudra melingkupi kurang lebih 140 juta mil persegi dari total kurang lebih 200 juta mil
persegi luas permukaannya.Ini berarti samudra meliputi sekitar 70% permukaan bumi dengan
volume air yang dikandungnya kurang lebih 350 juta milikubik. Dialamnya juga terkandung
3,5% garam-garam terlarut disamping zat-zat terlarut lainnya yang sebanding dengan 160 juta
ton garam permilikubik.
Interaksi dengan atmosfer mempengaruhi pola iklim global.Potensi sumber daya
alamnya yang kaya akan dapat mampengaruhi baik buruknya hubungan
antarnegara.Fenomenadinamikanya seperti seperti pasang surut,arus dan transport masa
termasuk fenomena-fenomena yang belum terungkap secara lugas,contohnya fenommena el
nino dan la nina,dibutukan informasi oleh banyak negara .

1.2.TUJUAN CBR

Adapun tujuan dari critical book ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan
kekurangan isi buku menguji kualitas buku dengan membandingkan terhadap karya
dari penulis yang sama atau penulis lainnya.Kemudian manfaatnya untuk memenuhi
tugas kuliah Oseanografidan untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang
bagaimana mengkritik sebuah buku.

4
BAB II

ISI BUKU

2.1.IDENTITAS BUKU

2.1.1.buku utama

Judul buku : Oseanografi

Penulis : Widya Prarikeslan

Penerbit : Kencana

Tahun terbit : 2016

ISBN : 978-602-422-090--7

Urutan cetakan : I

Tebal buku : 200 halaman

2.1.2.

Judul buku : Pengantar Oseanografi

Penulis : Sahala Hutabarat dan Stewart M. Evans

Penerbit : Universitas Indonesia-press

Tahun terbit : 2017

Kota terbit : Jakarta

ISBN : 979-456-218--1

Urutan cetakan : II

Tebal buku : 159 halaman

2.2.RINGKASAN BUKU

2.2.1.Buku Utama

5
BAB 1

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN LAUT

Menurut Endarto,D.(2005),teori pembentukan samudra terdiri dari teori kontraksi


,teori grafitasi,dan teori gerak apung benua .Teori kontraksi ini pertama kali
dikemukakan oleh Descrates (1596-1650).Ia menyatakan bahwa bumi semakin lama
semakin susut disebabkan terjadinya proses pendinginan sehingga dibagian
permukaannya terbentuk relief berupa gunung,lembah dan daratan.Teori kontraksi
didukung pula oleh James Dana (1847) dan Elie de Baumant (1852).Keduanya
berpendapat bahwa bumi mengalami pengerutan karena terjadi proses pendinginan
pada bagian dalam bumi yang mengakibatkan bagian permukaan bumi mengerut
membentuk pegunungan dan lembah-lembah.

Teori grafitasi terjadi tarik menarik antara bintang tersebut dan bumi.Diduga bumi
masih panas dan lunak,maka sebagian kulit bumi tertarik keangkasa luar.Bekasnya
menjadi cekungan samudra pasifik.Adapun bagian bumi yang terlepas adalah bulan
(Endarto.D,2005) .

Teori apung benua dikemukakan oleh Alfred Wegener pada 1912.Ia menyatakan
bahwa awalnya dibumi hanya ada satu benua mahabesar disebut pengea.Menurtnya
benua tersebut kemudian terpecah-pecah dan trus mengalami perubahan melalui
pergerakan dasar laut.Pergerakan rotasi bumi yang sentrifugal mengakibatkan pecahan
benua tersebut bergerak kearah barat menuju ekuator.Teori ini didukung oleh bukti-
bukti oleh kesamaan garis pantai Afrika bagian barat dengan Amerika selatan bagian
timur,seta adanya kesamaan batuan dan fossil dikedua daerah tersebut
(Endarto.D,2005).

Pentingnya laut bagi kehidupan dibumi da kehidupan (Tjasyono,2009):

1. Lautan mempengaruhi hamper seluruh proses dipermukaan bumi


2. Air laut mendukung kehidupan dan juga menjamin dinamika kehidupan pada
evolusi ratusan juta tahun,sehingga memungkinkan kehidupan seperti sekarang
3. Laut mengatur proses ,pelapukan,penghancuran material geologis seperti batuan
dan mineral.

Menurut soeryono (1998) pentingnya posisi strategis dari perairan nusantara :

6
1. Terletak antara dua benua
2. Paradigm baru pembangunan Indonesia berbasis kelautan
3. Untuk pertahanan dan keamanan

BAB II

SIFAT-SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR

Sifat alami air adalah polar,maka molekul air menarik molekul air yang lain
membentuk ikatan yang lain yang disebut ikatan hydrogen (hydrogen bond).Butuh energy
panas yang besar untuk mepercepat gerakkan molekul air dalam menaikkan suhunya.

1.Temperatur Air Laut

Temperature merupakan ukuran energy gerakan molekul.Suhu bervariasi secara


horizontal sesuai dengan garis lintang dan secara vertical sesuai dengan kedalaman.

Suhu didalam laaut juga bervariasi sesuai dengan kedalaman.Distrbusi vertical air
laut akan mengakibatkan terbentuknya lapisan dilaut yaitu (Hadi,2003):

1. Lapisan homogeny atau lapisan tercampur sempurna yang dikenal dengan nama
mixed layer lapisan ini hangat karena lapisan atas yang langsung terkena cahaya
matahari,tercampur atau digerakkan oleh angin sehingga pada kedalaman 50-200 m
air akan teraduk sempurna.
2. Thermocline adalah lapisan dimana terjadi pengurangan suhu yang cepat secara
vertical atau terjadinya perubahan suhu yang drastis terhadap kedalaman.
3. Depp layer adalah lapisan dimana suhu berkurang secara perlahan dengan
kedalaman.Perubahan suhu pada lapisan ini sangat lambat karena suplai panas dari
lapaisan tas sudah berkurang.

2.Salinitas

Menurut International Council For The Exploration Of The Sea salinitasa adalah
jumlaha total dari zata padat (garam-garam)dalam gram yang larut didalam satu kilogram air

7
laut bila seluruh karbonat telah diubah menjadi oksida,brom dan jod atau diganti dengan
chlor dan seluruh materi organic dioksida secara sempurna.

2.2.2.Buku pembanding

BAB I

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU OSEANOGRAFI

Manusia tertarik pada lautan dapat ditinjau kembali pada permulaan zaman
peradaban manusia,ketika pengetahuan tentang dunia dibatasi pada negara-negara
dunia dimana kapal-kapal pelaut dapat pergi dan kembali.Pada waktu itu bentuk pada
peta sangat penting artinya.Dimana bentuk peta ini menjadi makin tepat begitu
pelayaran menyeberangi lautan makin lama makin menempuh jarak yang jauh dan
sering dilakukan.

Pada abad ke-4 SM seorang sarjana terkemuka bangsa Yunani Aristoteles telah
melakukan suatu penelitian yang mendetail mengenai hewan-hewan dan tumbuh-
tumbuhan dilaut.Akhirnya pada abad ke-1 SM hubungan antara gerakan pasang dan
letak dari bulan telah dimengerti oleh manusia untuk pertama kali.

James Cook membuat seluruh peta dari lautan pasifik dan memperlihatkan adanya
sebuah daratan yang terletak pada bagian selatan kutub yang terlalu tertutup oleh es.

Pada saat ini ilmu Oseanografi merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang
berkembang secara cepat dan membutuhkan ongkos yang mahal yang sering
bersangkutan dengan kerjasama internasional.

BAB II

PEMBENTUKAN LAUTAN DAN DARATAN

8
Suatu bukti bahwa dibawah permukaan bumi ini masih berlangsung aktivitas-
aktitas yang hebat yaitu dengan terdapatnya gunung berapi dan gempa bumi yang
sering terjadi. Kegiatan-kegiatan hebat ini secara luas menyebar tidak merata pada
beberapa bagian di permukaan bumi

Para ahli geologi percaya bahwa daerah-daerah aktif ini mewakili tempat-tempat
dimana sering terjadi retakan-retakan besar di kerak bumi.Retakan-retakan ini
mencakup seluruh permukaan bumi dank arena itu mereka membagi kerak bumi
menjadi enam bagian .

Sudah terbukti bahwa lempengan tektonik ini bergerak secara perlahan-lahan


melintasi dasar lautan dengan kecepatan rata-rata beberap CM setiap tahunnya.

BAB III

SEDIMEN

1.Sedimen litogenous

Jenis sedimen ini berasal dari sisa-sisa pengikisan batuan-batuan di darat.Hal


ini terjadi oleh karena adanya suatu kondisi fisik yang ekstrim seperti yang disebabkan
oleh karena adanya proses pemanasan dan pendinginan oleh batu-batuan yang terjadi
secara berulang-ulang dipadang pasir.

2.Sedimen Biogeneous

Sisa-sisa rangka organisme hidup juga akan membentuk endapan partikel-


partike halus yang dinamakan ooze yang biasanya mengendap pada daerah-daerah yang
letaknya jauh dari pantai.

3.Sedimen Hydrogeneous

Jenis partikel dari hasil sedimen golongan ini dibentuk sebagai hasil reaksi kimia
dalam air laut.

9
BAB IV

AIR LAUT

Air mempunyai daya muat panas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan
ddaratan.Akibatnya untuk menaikkan suhu sebesar 10C air membutuhkan panas yang
lebih besar daripada yang dibutuhkan oleh daratan dalam jumlah masa yang sama.

a.Cahaya

Radiasi matahari juga penting dalam melengkapi cahaya yang dibutuhkan oleh
hijau-hijauan untuk dipakai dalam proses fotosintesa.Akibatnya penyebaran tanaman
hijau disini hanya dibatasi sampai pada kedalaman antara 15 dan 40 meter.

b.Densitas

Penyebaran yang luas dari air laut dapat ditentukan oleh adanya perbedaan
densitas dari masa air yang ada didekatnya.

10
BAB III

PEMBAHASAN

3.1.KELEBIHAN

3.1.1.Buku Utama

Buku ini sudah lengkap dalam penulisannya,covernya sesuai dengan


isinya,bahsanya mudah dipahami,mudah dimengerti dan buku ini membahas
oseanografi.

3.1.2.Buku Pembanding

Buku ini covernya menarik banyak gambar ilustrasi yang dpat menarik minat
pembaca dan buku ini membahs tentang penantar oseanografi.

3.2.KELEMAHAN

3.2.1.Buku Utama

Buku ini memang sudah lengkap tetapi masih terdapat kesalahan dalam
pengetikan isinya seperti ada sebagian kata-kata atau kalimat yang terpotong.

3.2.2.Buku Pembanding

Buku ini sulit dipahami bahasannya ,tidak dijelaskan bagian-bagian tertentu secar
detail,menggunakan kertas yang murah sehingga kualitas bukunya rendah.

11
BAB IV
PENUTUP

A.Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa critical book
merupakan kegiatan untuk mengkritisi buku untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan
dalam buku ,baik dalam sistematika penulisan ,penggunaan bahasa isi materi dan tampilan
buku .Hal tersebut dilakukan agar dapat direvisi menjadi buku yang lebih baik dan juga untuk
menambah wawasan penulis dan mempelajari lebih tentang oseanografi.

B.Saran
Menyadari bahawa penulis masih jauh dari kata sempurna serta minimnya sumber yang
dimiliki oleh penulis ,maka penulis akan selalu menerima kritik dan saran yang membangun
untuk menjadikan critical buku ini menjai lebih baik.

12
DAFTAR PUSTAKA

Prarikeslan,W.2016.Oseanografi.Jakarta:Kencana

Hutabarat,S.2017.Pengantar Oceanografi.Jakarta:UI Press

13