Anda di halaman 1dari 3

RSK PARU

PROSEDUR PEMASANGAN GELANG IDENTIFIKASI PASIEN

No.Dokumen No.Revisi Halaman

PROVINSI 1
SUMATERA
SELATAN

Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh:


Direktur RS.

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR Dr. Hj. Sri Yoeliasti, M.Kes

NIP. 19580707 199011 2 001

PENGERTIAN Pemasangan gelang idenfikasi pasien adalah salah satu cara untuk menghindari
kesalahan identifikasi pasien. Gelang identifikasi berisi data pasien dengan
minimal 3 data (nama pasien, tanggal lahir, nomor rekam medis). Warna gelang
identifikasi diberikan kepada pasien berdasarkan jenis kelamin (warna merah
jambu untuk perempuan dan warna biru untuk laki-laki).
TUJUAN 1. Memberikan identitas pada pasien rawat inap dan rawat jalan di RSK Paru
Provinsi Sumatera Selatan untuk memudahkan identifikasi pasien dan
mencocokkan layanan dan perawatan kesehatan untuk pasien tersebut.
2. Untuk mencegah terjadinya kesalahan identifikasi pasien, kesalahan prosedur,
kesalahan medikasi, kesalahan transfusi, dan kesalahan pemeriksaan diagnostik
di RSK Paru Provinsi Sumatera Selatan
KEBIJAKAN Kebijakan Direktur RSK Paru Provinsi Sumatera Selatan tentang Prosedur
Pemsangan Gelang Identifikasi Pasien.
PETUGAS
ALAT 1. Gelang berwarna merah jambu untuk pasien yang berjenis kelamin
perempuan.
2. Gelang berwarna biru untuk pasien yang berjenis kelamin laki-laki.
3. Gelang tambahan berwarna merah untuk pasien dengan alergi obat.
4. Gelang tambahan berwarna kuning untuk pasien dengan resiko jatuh.
5. Gelang tambahan berwarna ungu untuk pasien yang menolak pelayanan
tindakan resusitasi (DNR)
RSK PARU
PROSEDUR PEMASANGAN GELANG IDENTIFIKASI PASIEN

No.Dokumen No.Revisi Halaman

PROVINSI 2
SUMATERA
SELATAN

Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh:


Direktur RS.

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR Dr. Hj. Sri Yoeliasti, M.Kes

NIP. 19580707 199011 2 001

PROSEDUR Bagian rawat jalan/ bagian rawat inap/ IGD


1. Perawat menyapa pasien dan keluarga pasien. Misalnya: Ucapkan salam
kepada pasien “Selamat pagi/ siang/ sore/ malam Bapak/ Ibu”, Perkenalkan diri
dan beritahukan nama profesi/ unit kerja.
2. Jelaskan pelayanan kesehatan yang akan diberikan pada pasien dan tujuannya.
3. Pastikan identitas pasien dengan pertanyaan terbuka dan tertutup kepada pasien
dan keluarganya dan mencocokkan dengan data di rekam medis.
4. Ciptakan suasana yang nyaman pada pasien.
5. Melakukan verifikasi dan memberikan informasi pada pasien mengenai
pemahaman pemasangan gelang identifikasi.
6. Pemasangan gelang identifikasi dilakukan oleh perawat dan atau paramedis
yang bertanggung jawab di bagian poliklinik rawat jalan, bagian rawat inap
maupun IGD.
7. Melakukan pemasangan gelang identifikasi yang telah dituliskan oleh perawat
atau paramedis yang bertanggung jawab pada anggota gerak tubuh yang mudah
diakses.
8. Perawat harus memeriksa ulang 3 kali data pada gelang identifikasi sebelum
dipakaikan ke pasien.
9. Pasang gelang identifikasi pada pasien berdasarkan jenis kelamin (warna merah
jambu untuk perempuan dan warna biru untuk laki-laki).
10. Untuk pasien rawat inap dilakukan pemberian gelang identifikasi tambahan
warna merah untuk pasien dengan alergi obat, gelang identifikasi tambahan
warna kuning untuk pasien dengan resiko jatuh, dan gelang identifikasi
RSK PARU
PROSEDUR PEMASANGAN GELANG IDENTIFIKASI PASIEN

No.Dokumen No.Revisi Halaman

PROVINSI 3
SUMATERA
SELATAN

Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh:


Direktur RS.

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR Dr. Hj. Sri Yoeliasti, M.Kes

NIP. 19580707 199011 2 001

tambahan warna ungu untuk pasien yang menolak pelayanan tindakan


resusitasi (DNR).
11. Memberikan informasi kepada pasien dan keluarganya tentang pemahaman
pemberian gelang identifikasi tambahan tersebut.
12. Menawarkan bantuan kembali. Misalnya “Apakah masih ada yang dapat saya
bantu?”
13. Ucapkan terima kasih.

UNIT TERKAIT 1. Bagian Poliklinik Rawat Jalan


2. Bagian Rawat Inap
3. Bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD)