Anda di halaman 1dari 6

Catatan :

1. Capaian PembelajaranLulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan PRODI yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan
pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah
mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau
materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
4. Sub-CP Mata kuliah (Sub-CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPMK yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang
direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
5. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah
ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
6. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil
belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.

PT Pascasarjana Universitas Halu Oleo


Departemen/Program Studi Pendidikan IPS-Konsentrasi Pend. Olahraga

SILABUS SINGKAT
Nama Gizi dalam Olahraga
Kode …
MATA KULIAH
Kredit 2
Semester 1
DESKRIPSI MATA KULIAH

CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)


1 Mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan memiliki moral, etika, nilai, norma, kepribadian, bekerjasama, jiwa, kepimpinan,
kepedulian, dan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas ilmu Pemdidikan Olahraga
2 Mampu mengembangkan kajian kritis dan inovatif terhadap kebijakan dan strategi Pendidikan Olahraga demi meningkatkan kualitas dan
pengembangan lebih lanjut.
3 Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi dan atau seni di bidang Pendidikan Olahraga melalui riset sehingga menghasilkan karya inovasi
yang tinggi di bidang Olahraga
4 Mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan memiliki moral, etika, nilai, norma, kepribadian, bekerjasama, jiwa, kepimpinan,
kepedulian, dan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas ilmu Olahraga
5 Mampu mengembangkan kajian kritis dan inovatif terhadap kebijakan dan strategi Ilmu Keolahragaan demi meningkatkan kualitas dan
pengembangan lebih lanjut.
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK)
1 Mampu menunjukkan moral, etika, norma, dan kepribadian yang baik selama mengikuti perkuliahan.
2 Mampu membuktikan atau menunjukkan perilaku sebagai pengamalan ajaran agama atau keyakinan yang dianut.
3 Mampu belajar secara mandiri dan menggunakan ICT dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
4 Mampu melakukan telaah, analisis, dan identivikasi secara universal dan keterampilan tentang aplikasi konsep, prinsip, dan prosedur keilmuan.
MATERI PEMBELAJARAN
1 Konsep Ilmu Gizi
2 Unsur- Unsur Gizi
3 Peran Zat Karbohidrat, Lemak dan Protein bagi Atlet
4 Jenis Makanan Dan Porsi Makanan Bagi Atlet
5 Resiko Penggunaan Suplemen
6 Perencanaan Makanan Untuk Atlet
7 Doping
8 Kebutuhan Energi Atlet
9 Petunjuk Penyediaan Makanan Atlet
10 Makanan Atlet Selama, Sebelum dan Sesudah latihan

PUSTAKA

2
PUSTAKA UTAMA
1. Djeteng Roedjito D. (1987)Perencanaan Gizi. PT. Media Saran Pers.
2. Latief, Dini. 2000. Pedoman Pelatihan Gizi Olahraga Untuk Prestasi. Depkes RI. Direktorat Gizi Masyarakat, Jakarta.
3. Burke L & Cox G.2010. The Complete Guide to Food for Sport Performance. Grivin. Perss Auztralia
4. Driskell. JA & Wolinsky I. 2002. Nutritioal Assessment of Athletes. CRC Perss
5. Y o u n g . D L . & L a q u a r a I . ( 2 0 0 3 ) . H a n d b o o k o f N u t r i t i o n 9 t h . H j . H e i n z C o m p a n y .
6. S a p t a w a t i B . ( 2 0 0 9 . Menggunakan program Nutrisurvey Secara Praktis. Presentation .
7. Ambarukmi DH ( 2 0 1 2 ) B u k u S a k u A n t i d o p i n g . L e m b a g a A n t i d o p i n g I n d o n e s i a .
PUSTAKA PENDUKUNG
Alan Berg, (1986). Peran Gizi dalam Pembangunan Nasional. Rajawali, Jakarta.
PRASYARAT (Jika ada)
Tidak ada

3
Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Departemen/Program Studi Pendidikan IPS-Konsentrasi Pend. Olahraga

RENCANA TUGAS MAHASISWA


MATA KULIAH Gizi Dalam Olahraga
KODE …….. sks 2 SEMESTER 1
DOSEN PENGAMPU 1. Dr. Wolter Mongsidi, S.Pd., M.Kes
BENTUK TUGAS WAKTU PENGERJAAN TUGAS
1. Membuat makalah 1.Setiap kali Pertemuan tatap muka
2. Membuat makalah 2. Setiap kali Pertemuan tatap muka
3. Membuat makalah 3. Setiap kali Pertemuan tatap muka
4. Praktek penyajian makanan untuk atlet 4. Setelah pertemuan satu minggu menjelang akhir perekuliahan.
JUDUL TUGAS
Gizi untuk olahraga
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
1. Kemampuan membuat makalah menyangkut gizi untuk atlet
2. Kemampuan mengidentifikasi makanan atlet selama, sebelum dan sesudah latihan
3. Kemampuan membuat/menediakan makanan unsur karbohidrat, protein, lemak
4. Kemampuan menulis dan merealisasikan penyajian makanan bergizi untuk atlet
DISKRIPSI TUGAS
Berdasarkan hasil sajian mahasiswa baik secara individual maupun berkelompok, diminta untuk melakukan tugas berikut.
1. Menyusun rencana secara deskriptif tentang gizi atlet
2. Menganalisis kebutuhan gizi atlet
3. Menakar kebutuhan karbohidrat, protein dan lemak atlet
4. Menakar kebutuhan gizi untuk atlet selama, sebelum dan sesudah latihan.
METODE PENGERJAAN TUGAS
1. Individu
2. Kelompok

4
BENTUK DAN FORMAT LUARAN
a. Obyek Garapan: Gizi Atlet
b. Bentuk Luaran:
1. Memiliki kemampuan profesional dalam menyediakan makanan bernilai gizi sesuai kebutuhan atlet
2. Memiliki kemampuan profesional dalam menganalisis dan menyediakan makanan bernilai gizi sesuai selama, sebelum dan sesuadah latihan
3. Memiliki kemampuan profesional dalam menakar kebutuhan karbohidrat, protein dan lemak untuk atlet
4. Memiliki kemampuan profesional dalam menulis dan mempublikasikan kebutuhan gizi untuk atlet atau olahragawan
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN
1. Nilai Tugas Individu (20%)
2. Nilai Tugas Kelompok (10%)
3. Nilai Tugas Mid Semester (30%)
4. Nilai Ujia Akhir Semester (40%)
Nilai 86 – 100 = A
Nilai 75 – 85 = B
Niali 60 – 74 = C
Nilai  59 =E

JADWAL PELAKSANAAN
1. Semester Ganjil bulan September tahun berjalam sampai dengan bulan Januari tahun berikutnya.
LAIN-LAIN
Tidak ada
DAFTAR RUJUKAN
1. Djeteng Roedjito D. (1987)Perencanaan Gizi. PT. Media Saran Pers.
2. Latief, Dini. 2000. Pedoman Pelatihan Gizi Olahraga Untuk Prestasi. Depkes RI. Direktorat Gizi Masyarakat, Jakarta.
3. Burke L & Cox G.2010. The Complete Guide to Food for Sport Performance. Grivin. Perss Auztralia
4. Driskell. JA & Wolinsky I. 2002. Nutritioal Assessment of Athletes. CRC Perss
5. Y o u n g . D L . & L a q u a r a I . ( 2 0 0 3 ) . H a n d b o o k o f N u t r i t i o n 9 t h . H j . H e i n z C o m p a n y .
6. S a p t a w a t i B . ( 2 0 0 9 . Menggunakan program Nutrisurvey Secara Praktis. Presentation .
7. Ambarukmi DH ( 2 0 1 2 ) B u k u S a k u A n t i d o p i n g . L e m b a g a A n t i d o p i n g I n d o n e s i a
5
Pengertian 1 sks dalam bentuk pembelajaran Jam

a Kuliah, Responsi, Tutorial


Tatap Muka Penugasan Terstruktur Belajara Mandiri
50 60 60 2,83
menit/minggu/semester menit/minggu/semester menit/minggu/semester
b Seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis
Tatap muka Belajar mandiri
100 menit/minggu/semester 70 menit/minggu/semester 2,83
c Praktikum, praktik lapangan (implementasi)

170 menit/minggu/semester 2,83

No Metode Pembelajaran Mahasiswa Kode


1 Small Group Discussion SGD
2 Discovery Learning DL
3 Self-Directed Learning SDL
4 Cooperative Learning CoL
5 Collaborative Learning CbL
6 Contextual Learning CtL
7 Project Based Learning PjBL
8 Problem Based Learning & Inquiry PBL
9 Metode pembelajaran lain yang
efektif dan solutif