Anda di halaman 1dari 26

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

DAN PERUMAHAN RAKYAT

PENYUSUNAN, PENELITIAN DAN REVIEW,


SERTA PENELAAHAN RKA-K/L

J a k a r t a , 4 J u l i 2 0 1 8
POKOK-POKOK
KEBIJAKAN BELANJA 2019

1 2 3
DIREKTIF PRESIDEN/WAKIL PEMBANGUNAN TIDAK ADA MYC BARU
PRESIDEN, HASIL SIDANG BERBASIS Kecuali bendungan dan
KABINET, RAKER/RDP, DAN WILAYAH irigasi/air baku mendukung
KUNKER DPR fungsi bendungan

4 5 6
PRIORITAS PROGRAM PENYELESAIAN PEMANFAATAN HASIL-
PADAT KARYA PEKERJAAN TEPAT HASIL BALITBANG
Naik 5% dari Total Pagu TA. WAKTU UNTUK SOLUSI
2018 (Tidak Ada Yang Mangkrak) TEKNOLOGI

BELANJA BARANG BELANJA MODAL


a. Melanjutkan efisiensi belanja barang dan kebijakan flat policy a. Meningkatkan kualitas belanja modal untuk meningkatkan
pada perjalanan dinas, paket meeting, dan honor kegiatan. kapasitas produksi dan konektivitas.
b. Belanja pemeliharaan memperhitungkan RKBMN. b. Pengembangan konektivitas untuk mendukung pertumbuhan
c. Penajaman dan efisiensi belanja barang yang diserahkan ekonomi, jalur utama logistik (ketahanan pangan dan lainnya),
kepada Masyarakat/Pemda termasuk pengembangan dan integrasi antarmoda untuk pengembangan wilayah
perumahan MBR. strategis.
d. Penajaman dana dukungan kelayakan dan fasilitasi untuk c. Efisiensi belanja gedung perkantoran baru dan kendaraaan
mendorong peran swasta (KPBU). bermotor.

2
KRONOLOGIS PAGU INDIKATIF TAHUN 2019
KEMENTERIAN PUPR

PAGU
KEBUTUHAN
Rp.
KPJM REVIU
ANGKA
138,36 PAGU PAGU
Rp. DASAR Triliun INDIKATIF PENYESUAIAN
109,42 Rp. Rp. Rp.
Triliun
105,45 102,01 102,01
Triliun Triliun Triliun

KPBU-AP*) KPBU-AP*)
Rp. 5,1 Rp. 5,1
Triliun Triliun

1 2 3 4 5
LAMPIRAN SURAT SURAT SB MENTERI PPN/ SURAT
PERPRES SEKJEN PUPR MENTERI PUPR KEPALA BAPPENAS & MENTERI PUPR
107/2017 Kepada Direktur Kepada Menteri MENTERI KEUANGAN Kepada Menteri
Jenderal Anggaran PPN/Kepala PPN/Kepala Bappenas
Bappenas dan dan Menteri Keuangan
Menteri Keuangan
30 NOV 2017 19 FEB 2018 6 APRIL 2018 16 APRIL 2018 3 MEI 2018

*) Skema Baru
3
SANDINGAN PAGU INDIKATIF KEMENTERIAN PUPR TA. 2019
(USULAN KEBUTUHAN, SB PAGU INDIKATIF DAN PENYESUAIAN PAGU INDIKATIF)
Dalam Ribu Rupiah
PAGU KEBUTUHAN PAGU INDIKATIF PAGU PENYESUAIAN
SURAT MENTERI PUPR SB MENTERI PPN/KEPALA SURAT MENTERI PUPR
Kepada Menteri PPN/Kepala BAPPENAS DAN MENTERI Kepada Menteri PPN/Kepala
No UNIT ORGANISASI / PROGRAM
Bappenas dan Menteri KEUANGAN Bappenas dan Menteri
Keuangan Keuangan
6 APRIL 2018 16 APRIL 2018 3 MEI 2018
1 2 3 4 5
1 SEKRETARIAT JENDERAL 584.715.630 533.866.730 533.866.730
1 Program Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas
Teknis Lainnya Kementerian PUPR 294.676.730 260.984.121 285.866.730

2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur


Kementerian PUPR 290.038.900 272.882.609 248.000.000

2 INSPEKTORAT JENDERAL
Program Pengawasan Dan Peningkatan Akuntabilitas 102.746.090 89.641.774 99.642.000
Aparatur Kementerian PUPR
3 DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
52.994.292.764 40.265.233.212 39.265.234.000
Program Penyelenggaraan Jalan
4 DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
Program Pembinaan Dan Pengembangan Infrastruktur 20.906.141.127 12.308.474.930 13.438.917.670
Permukiman
5 DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR 39.403.990.313 38.903.990.000
1 Program Pengelolaan Sumber Daya Air 48.044.405.590 39.108.052.690 38.493.990.000
2 Program Pengendalian Lumpur Sidoarjo 295.937.623 410.000.000
6 DITJEN PENYEDIAAN PERUMAHAN
13.814.845.922 7.819.665.837 7.819.665.837
Program Pengembangan Perumahan
7 DITJEN PEMBIAYAAN PERUMAHAN
257.846.170 292.196.000 261.639.000
Program Pengembangan Pembiayaan Perumahan
8 BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
599.489.740 418.189.596 540.907.000
Program Penelitian Dan Pengembangan Kementerian PUPR
9 DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
331.488.250 311.269.169 526.170.000
Program Pembinaan Konstruksi
10 B P I W
243.054.920 175.504.676 228.000.000
Program Pengembangan Infrastruktur Wilayah
11 B P S D M
484.519.840 398.969.199 398.969.199
Program Pengembangan Sumber Daya Manusia

JUMLAH 138.363.546.044 102.017.001.436 102.017.001.436


4
PROSES PEMROGRAMAN DAN PENGANGGARAN
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 17 TAHUN 2017
TENTANG SINKRONISASI PROSES PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Peraturan Presiden
SB PAGU Tentang RKP
INDIKATIF (Paling Lambat Juni)
Tema, Sasaran, Arah
Kebijakan, dan Prioritas
Pembangunan Rancangan Nota Dokumen
(BAPPENAS, RENJA K/L Keuangan dan DIPA
Paling Lambat Januari) (Paling Lambat RAPBN
Minggu ke-2
April) SB ALOKASI
Reviu Angka ANGGARAN
Dasar dalam
Rangka Rancangan
Penyusunan Awal Rencana SB PAGU
Pagu Kerja ANGGARAN
Indikatif Pemerintah
(RKP)

DES JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES

PRA-KONSULTASI PENELITIAN & REVIU


REGIONAL RKA-K/L
Output: Baseline dan
CATATAN PENELITIAN
Stok Program TRILATERAL DAN REVIU
Kementerian PUPR MEETING
Tahun 2019
MUSRENBANGNAS PENELAAHAN RKA-K/L

CATATAN PENELAAHAN
RAPAT TERBATAS

PROGRAMMING BUDGETING MON


RENJA K/L e-MONITORING &
e-BUDGETING
(KRISNA) e-PROCUREMENT

STRUKTUR KINERJA RKA-K/L RKA-K/L


& TARGET PAGU ANGGARAN ALOKASI ANGGARAN 5
JADWAL (TENTATIF) PENYUSUNAN RKA-K/L TA. 2019
(Bahan Lampiran Nota Keuangan RAPBN 2019 - Surat Setjen Kementerian PUPR No. KU.0101-Sj/645 Tanggal 28 Juni 2018)

JUNI JULI Agustus


No KEGIATAN
25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 16
1 Rapat Panitia Kerja (Panja)
Badan Anggaran DPR RI
2 Rapat Dengar Pendapat (RDP)
Komisi V DPR RI dengan Eselon I Kementerian PUPR
3 Rapat Kerja (Raker)
Komisi V DPR RI dengan Menteri PUPR
4 Penyusunan RKA-K/L Pagu Anggaran TA. 2019:
a. Penyusunan oleh Unit Organisasi

b. Penyampaian Kepada Sekjen/Itjen


5 Penelitian/Reviu RKA-K/L oleh Sekjen dan Itjen

6 Rapat Paripurna/Penetapan Pagu Anggaran

7 Pemutakhiran RKA-K/L sesuai Pagu Anggaran dan Hasil


Penelitian/Reviu
8 Penyampaian RKA-K/L Pagu Anggaran TA. 2019 kepada
Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Keuangan
(Sebagai Lampiran Nota Keuangan RAPBN TA. 2019)

9 Penelaahan RKA-K/L Pagu Anggaran TA. 2019

10 Pidato Presiden RI di DPR RI


(Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2019)

Keterangan :
Sabtu - Minggu

6
LANGKAH-LANGKAH DAN JADWAL
PENYELESAIAN RKA-K/L TA. 2019
(Surat Dirjen Anggaran No. S-104/MK.2/2018 Tanggal 28 Juni 2018)

Percepatan Pelaksanaan Penyusunan dan Penelaahan


RKA-K/L TA. 2019
 Pemutakhiran Ketersediaan Anggaran berdasarkan
hasil kesepakatan Pemerintah dan DPR RI
dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN TA.
2019
 Hasil Pembahasan KEM PPKF dalam rangka
pembicaraan pendhuluan RAPBN 2019 dan proses
penyusunan akan ditetapkan dalam Sidang
Paripurna DPR RI (rencana 12 Juli 2018)
 Penyusunan dan penalaahan RKA-K/L 2019
berdasarkan pagu indikatif sesuai jadwal berikut
 Penyesuaian RKA-K/L TA. 2019 berdasarkan pagu
anggaran TA. 2019 akan segera dilakukan setelah
Pagu Anggaran TA. 2019
JUNI JULI
No KEGIATAN
28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Penyampaian Surat Menteri Keuangan Tentang Percepatan Pelaksanaan
Penyusunan dan Penelaahan RKA-K/L TA. 2019 kepada K/L
2 Penyusunan dan Penyampaian RKA-K/L berdasaekan Pagu Indikatif TA.
2019 dan Hasil Pembahasan Trilateral Meeting
3 Penelaahan RKA-K/L TA. 2019

Keterangan :
Sabtu - Minggu 7
PENYUSUNAN RKA-K/L (1/2)

Berdasarkan
Pagu Anggaran K/L 2 Eselon I
• Menghimpun KK Satker & RKA Satker dlm lingkup unit eselon I
berkenaan;
Satker 1 • Me-restore ADK yg disampaikan satker yg dlm aplikasi RKA-K/L DIPA;
• Memvalidasi kinerja & anggaran program;
• Menyusun Kertas Kerja
• Meneliti & menyaring relevansi komponen dgn output;
Satker (KK Satker); • Mengisi informasi pada formulir 2 dan formulir 3 RKA-K/L;
• Menyusun RKA-Satker; dan • Mencetak RKA-K/L unit eselon I (formulir 2 dan 3);
• Menyusun dan melengkapi • Menyampaikan RKA-K/L unit eselon I beserta data dukung kpd Biro
data/dokumen dukung. Perencanaan/Unit Perencanaan K/L untuk diteliti dan APIP K/L untuk
direviu.
Surat Pengantar Eselon I, Surat Pernyataan Pejabat Eselon I, Daftar Rincian Pagu
KK Satker, RKA Satker & data dukung
Anggaran Per Satker, RKA-k/L Eselon I, RKA Satker, KK Satker, TOR/RAB beserta
data/dokumen pendukung.

4 3 Unit Perencanaan K/L


APIP K/L
Reviu RKA-K/L difokuskan pada: 1. Melakukan penelitian RKA-K/L:
• konsistensi pencantuman sasaran Kinerja meliputi volume Keluaran dan
1. Kelayakan Anggaran utk menghasilkan indikator Kinerja kegiatan dalam RKA-K/L sesuai dgn sasaran Kinerja dalam
sebuah Keluaran; Renja K/L & RKP;
2. kepatuhan dlm penerapan kaidah- • kesesuaian total pagu dlm RKA-K/L dgn Pagu Anggaran K/L;
• kesesuaian sumber dana dlm RKA-K/L dgn sumber dana yg ditetapkan dlm
kaidah perencanaan; Pagu Anggaran K/L;
3. kelengkapan dokumen pendukung RKA- • kepatuhan dlm pencantuman tematik APBN pada level Keluaran; dan
K/L; • kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L
2. Menghimpun RKA-K/L unit es. I & dokumen penelaahan lainnya;
4. rincian anggaran yg digunakan utk
3. Menyampaikan RKA-K/L beserta dokumen penelaahan lainnya kepada DJA
mendanai inisiatif baru dan/atau rincian dan Bappenas utk ditelaah.
anggaran angka dasar yg mengalami
Surat Pengantar RKA-K/L, Surat Pernyataan Pejabat Eselon I, RKA-K/L Es. I, Daftar
perubahan pd level komponen. rincian Pagu Anggaran Per Satker, RKA Satker, ADK RKA-K/L.
8
PENYUSUNAN RKA-K/L (2/2)

Berdasarkan
Alokasi Anggaran K/L
2
Eselon I
1 • Menghimpun KK Satker dan RKA Satker dlm lingkup
Satker unit eselon I berkenaan yg telah disesuaikan;
• Login aplikasi RKA-K/L DIPA; • Menyesuaikan RKA-K/L unit Es. I berdasarkan KK
• Mengidentifikasi & meneliti perubahan Satker & RKA Satker melalui aplikasi RKA-K/L-DIPA;
belanja sesuai dgn alokasi anggaran; • Memvalidasi kinerja dan anggaran program;
• Melakukan penyesuaian pd KK Satker & RKA • Meneliti & menyaring relevansi komponen dgn output;
• Menyampaikan RKA-K/L unit eselon I beserta data
Satker sesuai dgn alokasi anggaran (jika
dukung kpd Biro Perencanaan dan API K/L untuk
berubah); diteliti.
• Mencetak & Menyampaikan KK Satker &
RKA Satker beserta data dukung kpd Esl. I I. Surat Pengantar Eselon I, Surat Pernyataan Pejabat Eselon I,
Daftar Rincian Pagu Anggaran Per Satker, RKA-k/L Eselon I, RKA
KK Satker, RKA Satker & Data Dukung Satker, KK Satker, TOR/RAB beserta data/dokumen pendukung.

4 3
APIP K/L Unit Perencanaan K/L
Reviu RKA-K/L difokuskan pada: 1. Meneliti RKA-K/L & dokumen pendukung yg
1. Kelayakan Anggaran utk menghasilkan sebuah
Keluaran; mengalami perubahan/penyesuaian.
2. kepatuhan dlm penerapan kaidah-kaidah 2. Menghimpun RKA-K/L unit eselon I dan
perencanaan; dokumen pendukung lainnya;
3. kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L; 3. Menyampaikan RKA-K/L beserta dokumen
4. rincian anggaran yg digunakan utk mendanai penelaahan lainnya kepada Komisi terkait
inisiatif baru dan/atau rincian anggaran angka dasar DPR utk mendapat persetujuan.
yg mengalami perubahan pd level komponen. Surat Pengantar RKA-K/L, Surat Pernyataan Pejabat
Eselon I, Persetujuan RKA-K/L oleh DPR, RKA-K/L
Eselon I, Daftar rincian Alokasi Anggaran Per Satker,
RKA Satker, ADK RKA-K/L.
9
HAL-HAL YANG HARUS DIALOKASIKAN

Kebutuhan anggaran untuk biaya operasional satker yang sifatnya mendasar, yaitu untuk
1 pembayaran gaji dan tunjangan (komponen 001) serta untuk operasional dan pemeliharaan
kantor (komponen 002). Pengalokasiannya dalam output Layanan Perkantoran

Kebutuhan anggaran dalam rangka memenuhi tugas dan fungsi satuan kerja. Pengalokasiannya
2 dalam output teknis;

Kebutuhan dana pendamping untuk kegiatan-kegiatan yang anggarannya bersumber dari


3 pinjaman dan hibah luar negeri (apabila ada);

4 Kebutuhan anggaran untuk kegiatan lanjutan yang bersifat tahun jamak (apabila ada);

Program dan kegiatan yang mendukung pencapaian prioritas pembangunan nasional,


5 prioritas pembangunan bidang dan/atau prioritas pembangunan daerah yang tercantum dalam
RKP (apabila ada);

Penyediaan dana untuk mendukung pelaksanaan program/kegiatan yang sesuai dengan


6 peraturan perundangan (apabila ada).

10
HAL-HAL YANG HARUS DIBATASI

Penyelenggaraan rapat, rapat dinas, seminar, pertemuan, lokakarya, peresmian


kantor/proyek dan sejenisnya, dibatasi pada hal-hal yang sangat penting dan dilakukan
sesederhana mungkin.

Pembangunan gedung baru yang sifatnya tidak langsung menunjang untuk pelaksanaan tugas dan
fungsi satker (antara lain: mess, wisma, rumah dinas/rumah jabatan, gedung pertemuan).
• Untuk gedung yang bersifat pelayanan umum khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, penegakan hukum,
dan gedung/ bangunan khusus dalam bidang ilmu pengetahuan, serta penanggulangan narkotika (antara lain:
laboratorium), dikecualikan dari ketentuan ini.
• Jika dimungkinkan, rencana untuk pembangunan gedung baru agar ditunda/tidak dianggarkan dulu. Gedung kantor
yang sudah ada agar dimanfaatkan secara optimal.

Pengadaan kendaraan bermotor dibatasi, kecuali:


• Kendaraan fungsional,seperti: Ambulan, Cell wagon, dan Kendaraan roda dua untuk petugas lapangan;
• Pengadaan kendaraan bermotor untuk:
• Satker baru yang sudah ada ketetapan/persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi dan/atau peraturan perundang-undangan pembentukan satker baru tersebut, atau
• Satker yang mendapat penambahan tugas/atau fungsi. (Pengadaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan
dana yang tersedia).
• Penggantian kendaraan operasional yang benar-benar rusak berat sehingga secara teknis tidak dapat
dimanfaatkan lagi.
• Kendaraan roda 4 dan atau roda 6 untuk keperluan antar jemput pegawai dapat dialokasikan secara sangat selektif.
• Dalam rangka efisiensi biaya pemeliharaan kendaraan bermotor, K/L dapat menyewa kendaraan untuk keperluan
dinas atau operasional.

11
PENELITIAN DAN REVIU
Sesuai PMK Nomor 94/PMK.02/2017
Pasal 9
Biro Perencanaan : melakukan verifikasi atas kelengkapan dan kebenaran dokumen yang dipersyaratkan serta
kepatuhan dalam penerapan kaidah-kaidah perencanaan penganggaran:
a. Konsistensi pencantuman sasaran Kinerja dalam RKA-K/L sesuai Renja K/L dan RKP
b. Pagu RKA-K/L sesuai dengan Pagu Anggaran K/L dan
c. Kesesuaian sumber dana dalam RKA-K/ L
d. Kepatuhan dan ketepatan dalam penandaan anggaran pada level Keluaran (Output) Kegiatan sesuai
dengan Nawa Cita, Prioritas Nasional, Janji Presiden, dan Tematik APBN
e. Kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L antara lain RKA Satker, TOR/ RAB, dan dokumen terkait
lainnya
f. Pedoman di Lampiran IV

APIP : Melakukan reviu dokumen yang diteliti Biro Perencanaan


a. Kelayakan anggaran untuk menghasilkan sebuah Keluaran (Output) Program/ Keluaran (Output) Kegiatan
b. Kepatuhan dalam penerapan kaidah-kaidah perencanaan penganggaran antara lain SBM, SBK, dan
standar struktur biaya, penggunaan akun, hal-hal yang dibatasi, pengalokasian anggaran untuk kegiatan
PNBP, PHLN, SBSN, BLU, MYC, pengalokasian anggaran yang akan diserahkan menjadi penyertaan modal
negara pada BUMN
c. Kepatuhan mencantumkan pendanaan anggaran pada level Keluaran (Output) Kegiatan sesuai dengan
Nawa Cita, Prioritas Nasional, Janji Presiden, dan Tematik APBN
d. Kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L antara lain RKA Satker, TOR/ RAB, dan dokumen terkait
lainnya

Pasal 11
Biro Perencanaan dapat memberikan tanda "@" pada RKA-K/ L yang akan menjadi catatan di halaman IV
DIPA
12
FOKUS PENELITIAN DAN REVIU RKA-K/L

Fokus Penelitian oleh Biro Perencanan dalam melakukan penelitian dengan sasaran:
1. Konsistensi mencantumkan sasaran Kinerja yang meliputi volume Keluaran dan indikator Kinerja kegiatan
dalam RKA-K/L sesuai dengan sasaran Kinerja dalam Renja K/L dan RKP;
2. Kesesuaian total pagu dalam RKA-K/L sesuai dengan Pagu Anggaran K/L;
3. Kesesuaian rincian sumber dana dalam RKA-K/L sesuai dengan sumber dana yang ditetapkan dalam Pagu
Anggaran K/L;
4. Kepatuhan dan ketepatan dalam penandaan anggaran pada level Keluaran (Output) Kegiatan sesuai dengan Nawa
Cita, Prioritas Nasional, Janji Presiden, dan Tematik APBN;
5. Kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L, antara lain RKA Satker, TOR/RAB, dan dokumen pendukung terkait
lainnya.

Fokus Reviu RKA-K/L oleh APIP K/L adalah:


1. Kelayakan anggaran untuk menghasilkan sebuah keluaran;
Kelayakan anggaran adalah perhitungan besaran kebutuhan anggaran untuk menghasilkan sebuah keluaran dengan
mempertimbangkan satuan biaya yang paling ekonomis dan spesifikasi yang memadai pada tahap perencanaan;
2. Kepatuhan dalam penerapan kaidah-kaidah perencanaan penganggaran antara lain SBM, SBK, dan standar
struktur biaya, penggunaan akun, hal-hal yang dibatasi, pengalokasian anggaran untuk kegiatan PNBP, PHLN, SBSN,
BLU, MYC, pengalokasian anggaran yang akan diserahkan menjadi penyertaan modal negara pada BUMN
3. Kepatuhan dan ketepatan dalam penandaan anggaran pada level Keluaran (Output) Kegiatan sesuai dengan
Nawa Cita, Prioritas Nasional, Janji Presiden, dan Tematik APBN
4. Kelengkapan dokumen pendukung RKA-K/L antaralain RKA-K/L Satker, TOR/RAB, dan dokumen pendukung
terkait lainnya.
5. Rincian anggaran yang digunakan untuk mendanai inisiatif baru dan/atau rincian anggaran angka dasar yang
mengalami perubahan pada level komponen.

13
DOKUMEN PENELITIAN RKA-K/L

• Rencana Kerja K/L (Renja K/L) dan Rancangan RKP


2019 (Permen PPN/Bappenas No. 9 Tahun 2018
tentang Rancangan RKP Tahun 2019)
• Hasil kesepakatan trilateral meeting;
• Hasil reviu Angka Dasar (baseline) dan hasil
pembahasan IB jika ada
• Daftar rincian Pagu Anggaran K/L atau Alokasi
Anggaran K/L per satker/eselon I;
• Kertas Kerja (KK) satker, RKA satker dan RKA-K/L
formulir I/II/III;
• ADK RKA-K/L;
• Target dan pagu PNBP jika ada;
DOKUMEN PENELITIAN RKA-K/L • Rekap penandaan anggaran;
• Dokumen teknis lainnya yang disusun oleh satker
seperti RBA BLU, perhitungan kebutuhan biaya
pembangunan renovasi bangunan gedung negara
atau yang sejenis, serta data dukung teknis lainnya
• Peraturan-peraturan terkait dengan penganggaran

Sumber : Lampiran IV PMK Juksunlah RKAKL

14
DOKUMEN REVIU RKA-K/L

• Surat pengantar yang ditandatangani oleh pejabat


eselon I /penanggung jawab portofolio;
• Daftar rincian Pagu Anggaran K/ L atau Alokasi
Anggaran K/L per satker per eselon I;
• RKA-K/L unit eselon I (RKA-K/L formulir II/III);
• Rencana Kerja Anggaran satker (RKA satker);
• Kertas Kerja satker (KK satker);
• Arsip Data Komputer (ADK) RKA-K/L;
• Rekap Penandaan Anggaran (pada level Keluaran
DOKUMEN REVIU RKA-K/L (Output) Kegiatan);
• Data SIMAK-BMN atau RKBMN Hasil Penelaahan;
dan
• TOR/RAB dan dokumen pendukung terkait lainnya

Sumber : Lampiran IV PMK Juksunlah RKAKL (233)

15
HAL YANG PERLU DISIAPKAN UNIT ESELON I

Surat Pengantar RKA-K/L oleh Eselon I penanggung jawab portofolio

Daftar rincian Pagu Anggaran per satker/eselon I (Per Sumber Pendanaan, dan Per Jenis Belanja)
Formulir 2 - Rencana Anggaran Tingkat Unit Organisasi TA 2018 (ditandatangani oleh Eselon I/Penanggung Jawab);
RKA-K/L tingkat Unit Eselon I Formulir 3 - Rencana Anggaran Kegiatan TA 2018 (ditandatangani Pejabat Eselon I).

Rencana Kerja Anggaran (RKA) Satker

Kertas Kerja (KK) Satker

Rekap Penandaan Anggaran (Budget Tagging)


Dokumen Pendukung, antara lain Kerangka Acuan Kerja/Term Of Reference (TOR), Rincian Anggaran Biaya (RAB),
dan Gender Budget Statement (GBS)

Target dan pagu PNBP (jika ada)

ADK RKA-K/L

Matriks Pemenuhan Target RKP

Draft Catatan Hasil Peneltian (CHP) Awal Unit Eselon I

Jumlah Pegawai PNS dan Non PNS per Satker


Sumber : Lampiran III PMK Juksunlah RKAKL

16
BAGAN ALUR PENYUSUNAN, PENELITIAN DAN
REVIU RKA-K/L

5
Hasil
Penelitian
Awal

Hasil
Penelitia
n

Tanggapan
terhadap Hasil
Penelitian dan
CHR

Simpulan: PMK Nomor 94 Tahun 2017 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-K/L dan Pengesahan DIPA
17
KEWENANGAN (1/2)

Pagu Indikatif Pagu Anggaran* Alokasi Anggaran


No. Kelengkapan Dokumen
Biro Perencanaan Itjen Biro Perencanaan Itjen Biro Perencanaan Itjen
1 Rencana Kerja Kegiatan (RKA) Satker - √ - √ - √ Koordinasi
2 Kertas Kerja (KK) Satker - √ - √ - √ Dengan Biro
3 Dokumen pendukung lainnya (KAK/TOR, RAB, dll) - √ - √ - √ Keuangan
4 Bagan Akun Standar (BAS)** - √ - √ - √
dikirimkan ke
5 Surat Pengantar RKA-K/L oleh Eselon I √ √ √ √ √ √ Setjen dan
6 Surat Pernyataan Pejabat Eselon I** √ √ √ √ √ √ Itjen (sesuai
7 RKA-K/L Unit Eselon I (Formulir 2 dan Formulir 3) √ - √ - √ - PMK)
8 Daftar Rincian Pagu Anggaran Per Satker/Eselon I √ - √ - √ -
9 Catatan Hasil Penelitian Awal Unit Eselon I √ - √ - √ -
Rincian Pagu Unit Eselon I (Per Sumber Pendanaan, dan
10 √ - √ - √ -
Per Jenis Belanja)
11 Matriks Pemenuhan Target RKP √ - √ - √ - Koordinasi
12 Target dan Pagu PNBP (jika ada)*** √ - √ - √ - Dengan Biro
Keuangan
13 ADK RKA-K/L √ - √ - √ -
14 Rekap Pendanaan Anggaran (Budget Tagging)****
- Nawacita
- Prioritas √ - √ - √ -
- Janji Presiden
- Tematik APBN Koordinasi
15 Dokumen tematik APBN**** Dengan BPIW
- Pariwisata
- Perbatasan
√ - √ - √ -
- Daerah Tertinggal
- KEK atau Industri
- Kelautan dan Perikanan
16 Gender Budget Statement (Pernyataan Anggaran √ - √ - √ -

* Dilakukan Penelitian dan Reviu kembali apabila terdapat perubahan pada Pagu Indikatif
** Dikirimkan kepada Sekretariat Jenderal dan Inspektorat Jenderal (Sesuai PMK)
*** Biro Keuangan memastikan target dan pagu PNBP dan Mengecek Bagan Akun Standar
**** Koordinasi dengan BPIW

18
KEWENANGAN (2/2)

Biro Perencanaan Anggaran dan KLN


1. Konsistensi sasaran Kinerja dalam RKA-K/L dengan Renja K/L dan RKP;
2. Kesesuaian total pagu dalam RKA-K/L sesuai dengan Pagu Anggaran K/L;
3. Kesesuaian rincian sumber dana dalam RKA-K/L dengan sumber dana yang ditetapkan dalam Pagu Anggaran K/L;
4. Kepatuhan penandaan anggaran (Budget Tagging) pada level Keluaran;

Biro Keuangan
1. Memastikan Target dan pagu PNBP dari Unit Organiasi (jika ada) sebagai bahan masukan untuk CHP.

Biro Kepegawaian dan Ortala


1. Memastikan Jumlah Pegawai PNS dan Non-PNS yang terkini beserta penyebarannya.

Inspektorat Jenderal
1. Kelayakan anggaran (perhitungan besaran kebutuhan anggaran untuk menghasilkan sebuah keluaran)
2. Kepatuhan penerapan kaidah-kaidah perencanaan penganggaran (SBM dan SBK, Akun, hal-hal yang dibatasi, BLU,
MYC, dll)
3. Rincian anggaran yang digunakan untuk mendanai inisiatif baru dan/atau rincian anggaran angka dasar yang
mengalami perubahan pada level komponen.
4. Kelengkapan dokumen pendukung.

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah


1. Memastikan Kegiatan dalam RKA-K/L bersumber dari Hasil Pra Konreg (khususnya Tematik APBN)

19
PENELAAHAN RKA-KL
(PP No. 17 Tahun 2017 ttg Sinkronisasi Proses Perencanaan
dan Penganggaran Pembangunan Nasional)

20
DOKUMEN ACUAN BAGI PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT
DALAM PENELAAHAN RKA-K/L
Kementerian
Kementerian Keuangan c.q DJA Kementerian/Lembaga
PPN/Bappenas
1. Surat Bersama Pagu Anggaran K/L 1. Renja K/L dan RKP tahun 1. Surat tugas penelaahan;
dan/atau Alokasi Anggaran K/L; yang direncanakan; 2. RKA-K/L yang telah diteliti
2. PMK mengenai Petunjuk 2. Hasil kesepakatan oleh Biro Perencanaan K/L
Penyusunan dan Penelaahan Trilateral Meeting dan direviu oleh APIP K/L;
RKA-K/L dan Pengesahan DIPA; berkenaan dengan 3. RKA Satker;
3. RKA-K/L yang disampaikan kegiatan prioritas 4. Daftar Rincian Pagu
K/L,termasuk Prakiraan Maju nasional dan prioritas Anggaran/Alokasi Anggaran
untuk 3 (tiga) tahun ke bidang yang per satker/eselon I, Prakiraan
depan; menginformasikan Maju untuk 3 (tiga) tahun ke
4. Hasil Reviu Angka Dasar sasaran kinerja yang depan;
5. Peraturan-peraturan terkait akan dicapai; 5. Target dan pagu PNBP (jika
pengalokasian anggaran; 3. Hasil pembahasan ada);
6. Renja K/L dan RKP tahun yang proposal anggaran 6. Gender Budget Statement
direncanakan; Kebijakan Baru yang (jika ada)
7. Hasil kesepakatan Trilateral disetujui (jika ada); 7. Rekap Penandaan Anggaran
Meeting; 4. Gender Budget (pada level Keluaran);
8. Standar Biaya Keluaran (SBK); Statement (jika 8. ADK RKA-K/L; dan
dan ada); 9. Persetujuan Komisi terkait di
9. Rekap Penandaan Anggaran 5. Rekap Penandaan DPR-RI (jika ada).
(pada level Keluaran). Anggaran (pada level
Keluaran).
21
KRITERIA PENELAAHAN RKA-K/L

Kriteria Administratif Kriteria Substantif


Bertujuan untuk meneliti Bertujuan untuk meneliti kesesuaian, relevansi, dan/atau konsistensi
kelengkapan dokumen yang dari setiap bagian RKA-K/L, meliputi:
digunakan dalam penelaahan  Penelaahan/reviu terhadap kebijakan Efisiensi belanja K/L, yaitu:
RKA-K/L, meliputi: a) Relevansi antara Kegiatan, Keluaran, dan Komponen
1. Surat pengantar RKA-K/L; dengan anggarannya
b) Komparasi antara anggaran Keluaran (output) tahun yang
2. Surat pernyataan pejabat
direncanakan dengan realisasi anggaran untuk keluaran yang
es I atau pejabat lain yang sama tahun sebelumnya. Untuk Keluaran baru, maka
memiliki alokasi anggaran komparasi dilakukan terhadap realisasi anggaran untuk
(portfolio) selaku Keluaran yang sejenis tahun sebelumnya
penanggungjawab c) Memastikan bahwa untuk Keluaran jasa layanan non-regulasi
program; besarnya biaya pendukung setinggi-tingginya sebesar 45%.
3. RKA-K/L; Untuk Keluaran jenis lain, besaran biaya pendukung dapat
4. Daftar rinsian pagu disesuaikan/dibandingkan dengan realisasi biaya pendukung
anggaran per satker tahun sebelumnya
 Penelaahan/reviu terhadap kebijakan Efektivitas belanja K/L,
5. Arsip Data Komputer
meliputi
(ADK) RKA-K/L
a) Relevansi komponen/tahapan dengan Keluaran sesuai
dengan kerangka berpikir logis
b) Relevansi antara Keluaran Kegiatan dengan Sasaran Kegiatan
dan Sasaran Program
 Kesesuaian pencapaian sasaran RKA-KL dengan Renja K/L dan RKP
 Konsistensi pencantuman Prakiraan Maju untuk 3 (tiga) tahun ke
depan.
 Meneliti ketepatan penandaan anggaran (pada level Keluaran),
 Meneliti kualitas GBS (jika ada).
22
PENELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN EFISIENSI DAN
EFEKTIVITAS BELANJA K/L

Penelaahan/reviu terhadap kebijakan Efisiensi belanja K/L, meliputi:

• Relevansi antara Kegiatan, Keluaran, dan Komponen dengan anggarannya;


• Komparasi antara anggaran Keluaran (output) tahun yang direncanakan dengan realisasi
anggaran untuk keluaran yang sama tahun sebelumnya. Untuk Keluaran baru, komparasi
dilakukan terhadap realisasi anggaran untuk Keluaran yang sejenis tahun sebelumnya.
• Memastikan bahwa untuk Keluaran jasa layanan non-regulasi besarnya biaya pendukung
setinggi-tingginya sebesar 45%. Untuk Keluaran jenis lain, besaran biaya pendukung
dapat disesuaikan/dibandingkan dengan realisasi biaya pendukung tahun sebelumnya.

Penelaahan/reviu terhadap kebijakan Efektivitas belanja K/L,


meliputi:
• Relevansi komponen/tahapan dengan Keluaran sesuai dengan kerangka berpikir logis.
• Relevansi antara Keluaran Kegiatan dengan Sasaran Kegiatan dan Sasaran Program.

23
ARAHAN MENTERI PUPR TERKAIT BELANJA TAHUN 2018

24
PRA PENELITIAN DAN REVIU RKA-K/L

Dalam rangka melaksanakan


peningkatan kualitas RKA-K/L
dilaksanakan Pra Penelitian
dan Reviu RKA-K/L.

Pra Penelitian dan Reviu RKA-K/L dilakukan


setelah Rapat Dengar Pendapat dengan
Komisi V DPR dan sambil menunggu
Pengesahan Alokasi Anggaran.

25