Anda di halaman 1dari 9

Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin

dan Asuhan Kebidanan pada

Bayi Baru Lahir

Mata Kuliah:

Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal

Dosen Pembimbing :

Rukmaini, S.S.T., M.Keb

Penyusun:

Fitri Apriyanti (C1) 173112540120202

Fakultas Kesehatan DIV Kebidanan

Universitas Nasional
Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin

Ny.A G1P0A0 dengan PEB

Hari / tanggal pengkajian : Selasa, 13 Maret 2018

Waktu Pengkajian : 07.00 WIB

Tempat Pengkajian : Ruang VK PKM. Bojong

Quick Check : Ibu merasakan sakit kepala hebat, pandangan


mata kabur, oedem pada wajah dan ekstremitas, nyeri pada ulu hati,
pergerakan janin aktif, tidak keluar air-air dari jalan lahir, tidak
perdarahan pervaginam.

Nama : Ny. A Nama Suami : Tn. B


Umur : 24 th Umur : 27 th
Pekerjaan : Swasta Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan : SMA Pendidikan : S1
Suku/Bangsa : Padang Suku/Bangsa : Jawa
Alamat : Jl. Buntu Alamat : Jl. Buntu
Alamat Kantor :- Alamat Kantor :-

KALA I (Pukul: 07.00 WIB)

S: Ibu datang ke PKM dengan kehamilan pertama, sudah mulas sering sekitar 3
kali dalam 10 menit dari pukul 01.00 WIB, HPHT: 25-06-2017, ANC teratur di
PKM, makan dan minum terakhir sekitar 30 menit yang lalu, BAB/BAK lancar 15
menit yang lalu, belum keluar air-air dari jalan lahir, terdapat lendir bercampur
darah. Ibu mengatakan sakit kepala, nyeri di ulu hati dan pandangan kabur

O: KU: baik. kesadaran: CM

- TTV: TD: 150/110 mmHg. N: 90x/menit. RR: 20x/menit. S: 36,7˚C


- BB: 77 Kg. TB: 159 cm.
- Muka: oedem(+). Mata: Konjungtiva: normal. Sklera: tidak ikterik.
- Ekstremitas atas : oedem (+/+)
- Ekstremitas bawah: oedem (+/+), varices: (-/-), reflek patella: (+/+)
- Abodemen: tidak ada bekas luka operasi. HIS: 3 kali dalam 10 menit
lamanya 40 detik, teratur.
- LI: fundus teraba 2 jari di bawah px, bagian fundus teraba bulat, lunak,
tidak melenting.
- LII: Bagian kanan perut ibu teraba lebar, ada tahanan. Bagian kiri perut
ibu teraba bagian kecil janin.
- LIII: bagian terendah janin teraba keras, tidak melenting.
- LIV: bagian terendah janin sudah masuk PAP (3/5 bagian). TBJ: (30-12)
155= 2790 gram. DJJ: 140 x/menit.
- VT: tidak ada kelainan pada vulva dan vagina. Pembukaan: 6cm.
Ketuban:(+), tidak ada moulage, penurunan H: II.
- Data Penunjang: Darah: HB: 12 gr%, Gol.Darah/Rh: B/+.
Urine: Protein: (+++), Reduksi: (-)

A:

DX: G1P0A0 hamil 38 minggu 2 hari inpartu kala 1 fase aktif dengan PEB. Janin
tunggal hidup intra uterin presentasi kepala.

DX Potensial: Eklampsia

P:

1. Memberitahu ibu dan keluarga hasil pemeriksaan bahwa ibu mengalami


PEB dengan tekanan darah 150/110 mmHg, dan akan dilakukan tindakan
untuk menurunkan tekanan darah serta mencegah kejang, ibu sudah
pembukaan 6 cm, dan kondisi janin baik. (Ibu mengetahui)
2. Memberitahu keluarga untuk menandatangani informed consent. (suami
menandatangani)
3. Memberikan ibu nifedipin 10 mg, pemasangan oksigen 4 liter,
pemasanagan kateter, infus RL 500 ml + 15 ml MgSO4 28 tpm, MgSO4
bolus 4 gr. (Sudah diberikan)
4. Memberi dukungan emosional pada ibu dengan mendatangkan
pendamping persalinan. (keluarga menemani)
5. Menganjurkan ibu untuk melakukan mobilisasi. (ibu bersedia)
6. Memberitahu ibu macam-macam persalinan dan disarankan ibu tidak
mengejan berlebihan saat persalinan. (ibu mengerti dan memilih setengah
duduk)
7. Memberikan ibu nutrisi untuk menambah energi saat persalinan. (ibu
meminum setengah gelas teh manis)
8. Menganjurkan ibu untuk tidak menahan BAB dan BAK. (ibu bersedia)
9. Menyiapkan alat persalinan, penanganan bbl, dan kegawatdaruratan.
(partus set, hacting set, alat resusitasi, dan pakaian ibu serta bayi sudah
disiapkan)
10. Mengobservasi DJJ, nadi, dan his setiap 30 menit.
11. Mengobservasi suhu dan tekanan setiap 1 jam sekali.
12. Mengobservasi kemajuan persalinan 1 jam kemudia atau bila ada indikasi.

KALA II (Pukul: 9.00 WIB)

S: Ibu mengatakan mulas semakin sering dan ibu ingin mengejan seperti mau
BAB.

O: KU: Baik. Kesadaran: composmentis. Emosional: stabil.

TTV: TD: 130/100 mmHg, N: 95x/menit, RR: 20x/menit, S: 36,5˚C.

HIS: 5 kali dalam 10 menit lamanya 45 detik. Adekuat, teratur. DJJ: 150 x/menit.

VT: Pembukaan: lengkap, ketuban: (-) putih keruh, moulage: tidak ada,
penurunan: H III+.
A: G1P0A0 hamil 38 minggu 2 hari inpartu kala 2 dengan PEB. Janin tunggal
hidup presentasi kepala.

P:

1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan bahwa pembukaan sudah lengkap dan


ibu sudah diperbolehkan untuk mengejan. (ibu mengerti)
2. Melepaskan kateter pada ibu. (sudah dilakukan)
3. Memberitahu keluarga untuk mendampingi ibu selama proses persalinan.
(orang tua mendampingi)
4. Mendekatkan alat. (alat sudah didekatkan)
5. Mengatur posisi ibu. (ibu memilih semi fowler)
6. Mengajarkan ibu mengejan saat ada his dan memimpin ibu mengejan. (ibu
melakukan dengan baik)
7. Menganjurkan ibu untuk minum bila tidak ada his. (ibu bersedia)
8. Mengobservasi DJJ. (DJJ normal)
9. Menolong persalinan sesuai dengan langkah APN. Bayi lahir spontan
menangis kuat, kulit kemerahan, tonus otot baik. (bayi lahir pukul 9.30
WIB)
10. Menjepit dan memotong tali pusat. (sudah dilakukan)
11. Mengeringkan dan mengganti pakaian bayi. (sudah dilakukan)
12. Melakukan IMD. (sedang IMD)

KALA III (Pukul: 9.30 WIB)

S: Ibu mengatakan perutnya masih mulas, dan ibu masih lemas.

O: KU: baik. Kesadaran: composmentis. Emosional: stabil.

TTV: TD: 120/90 mmHg, RR: 20x/menit, N: 90x/menit, S: 36,6˚C

Fundus: sepusat. Kontraksi: baik. Kandung Kemih: penuh. Darah: 200 ml.
A: P1A0 partus kala III

P:

1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan bahwa plasenta belum lahir. (ibu


mengerti)
2. Mengecek adanya janin kedua atau tidak. (tidak ada janin kedua)
3. Memberikan ibu injeksi oksitosin 10 IU secara IM. (sudah diberikan)
4. Mengosongkan kandung kemih. (sudah dilakukan)
5. Melihat adanya tanda-tanda pelepasan plasenta. (sudah terlihat adanya
pelepasan plasenta yaitu dengan bertambah panjangnya tali pusat)
6. Melakukan PTT. (sudah dilakukan)
7. Membantu pengeluaran plasenta. (plasenta lahir pukul 9.42 WIB)
8. Melakukan massasse fundus selama 15 detik. (kontraksi baik)
9. Mengidentifikasi plasenta dan tali pusat. (kotiledon lengkap, insersi tali
pusat sentralis)

KALA IV (Pukul: 9.42 WIB)

S: Ibu mengatakan senang atas kelahiran bayinya, ibu masih lemas, dan masih
mulas.

O: KU: baik. Kesadaran: composmentis. Emosional: stabil.

TTV: TD: 120/80 mmHg. RR: 20x/menit. N: 90x/menit. S: 36,5˚C

TFU: 2 jari di bawah pusat. Kontraksi: baik. Kandung kemih: kosong.


Darah: 75 ml.

A: P1A0 partus kala IV

P:

1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan bahwa plasenta sudah lahir. (ibu


mengetahui)
2. Mengobservasi perdarahan dan laserasi/ rupture (perdarahan normal dan
terdapat rupture perinium grade 2)
3. Melakukan hacting pada bagian mukosa vagina, fauchette posterior, kulit
perineum,otot perineum. (sudah dilakukan)
4. Mendekontaminasi tempat tidur dan alat-alat. (sudah dilakukan)
5. Memberikan rasa nyaman pada ibu dengan mengganti pakaian ibu. (ibu
sudah merasa nyaman)
6. Mencuci dan melepas handscoon di larutan klorin. (sudah dilakukan)
7. Menilai keadaan umum ibu dan perlekatan bayi. (keadaan ibu dan bayi
baik)
8. Memberikan selamat pada ibu dan keluarga atas kelahiran bayi. (ibu dan
keluarga senang)
9. Mengajarkan ibu cara massasse fundus. (ibu dapat melakukan dengan
baik)
10. Menganjurkan ibu untuk mobilisasi dini. (ibu bersedia untuk miring ki/ka)
11. Menganjurkan ibu untuk makan atau minum untuk menggantikan energy
yang hilang saat proses persalinan. (ibu bersedia)
12. Menganjurkan ibu untuk tidakk menahan BAB dan BAK. (ibu bersedia)
13. Menganjurkan ibu untuk memberikan ASI sesering mungkin dan tidak
membuang ASI yang berwarna kuning. (ibu bersedia)
14. Memberitahu ibu bahwa tekanan darah ibu sudah normal dan mengganti
larutan infus dengan RL 500 mg kosong. (sudah dilakukan)
15. Memberitahu ibu tanda bahaya nifas seperti sakit kepala hebat, pandangan
mata kabur, demam, perut lembek/tidak ada kontraksi, pendarahan tidak
normal. (ibu mengerti)
16. Memberitahu ibu untuk konsumsi vit A 200.000 IU dan SF 1x1. (ibu
bersedia)
Asuhan Kebidanan pada Bayi Baru Lahir 1 Jam

Nama Bayi : Bayi Ny. A

Tanggal Lahir : 13 Maret 2018

Waktu Lahir : 9.30 WIB

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Quick Check : Bayi mau menyusu, bayi tidak rewel, tidak biru, tidak
demam, tidak muntah berwarna hijau, tidak ada perdarahan tali pusar,
sudah mengeluarkan meconium.

S: ibu mengatakan bayi sudah menyusu.

O:

A/S

NILAI JUMLAH
YANG DINILAI
0 1 2 Menit I 5 II
1. Warna Kulit Badan Anggota badan biru Merah jambu 2 2
Pucat/biru
2. Denyut Jantung Tak teraba < 100 / menit > 100 / Menit 1 2
3. Tonus Otot Terkulai Sikap anggota Menggerakan 1 2
ditekuk anggota
4. Reaksi Pengisapan Tak ada Muka menyeriangi Batuk dan bersin 2 2
5. Pernapasan Tak bernapas Lambat tak teratur Teratur menangis 1 2

JUMLAH 7 10

PU: S: 36,8˚C. DJB: 130x/menit. RR: 50x/menit. Gerakan: aktif. Tangisan: kuat.

PF: tidak ada kelainan dan bayi sudah miksi dan mengeluarkan meconium.

Reflek: Morro: (+). Tonic neck: (+). Grafs/plantar: (+). Suching: (+).
Swalowing: (+). Rooting: (+). Babynski: (-) ka/ki.
Antropometri: LK: 35 cm. LD: 34 cm. Lila: 11 cm. BB: 2700 gram. PB: 49 cm.

A: Neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan usia 1 jam.

P:

1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan bahwa bayi dalam keadaan baik dan
tidak ada kecacatan dengan BB: 2700 gram dan PB: 49 cm, bayi sudah
diberikan Vit K di paha sebelah kiri. (Ibu mengetahui)
2. Memberitahu ibu tanda bahaya bayi baru lahir seperti demam, bayi biru,
bayi kuning, muntah berwarna hijau, perdarahan tali pusat. (Ibu
mengetahui)
3. Memberi tahu ibu menyusui bayinya on demand. (Ibu mengerti)
4. Memberitahu ibu untuk memberikan ASI saja pada bayinya secara
eksklusuf yaitu tanpa tambahan makanan atau minuman selama 6 bulan
dan tidak membuang kolostrum. (Ibu mengetahui)
5. Mengajarkan ibu untuk menyusui dengan benar. (Ibbu mengerti)
6. Memberitahu ibu bahwa bayinya akan dimandikan 6 jam kemudian. (Ibu
mengerti)
7. Memberitahu ibu 1 jam kemudian bayi akan diberikan imunisasi pertama
yaitu Hb-0. (Ibu mengetahui)