Anda di halaman 1dari 5

PECEL LELE LELA

Visi : Bersama kami, pecel lele akan mendunia


Proposal Usaha

Disusun oleh :

Kelompok I :

1……….

2……..

3,…….

4………

Fakultas ……….
Univesitas …….. TA 2013/2014
BAB I. Pendahuluan

Merek Pecel Lele Lela merupakan singkatan dari Pecel Lele Lebih Laku.
Pecel Lele Lela didirikan sejak tahun 2006,berawal dari sebuah ide
untuk mengembangkan usaha makanan. Kami memilih Pecel Lele
karena pasarnya yang sudah sangat luas dan sudah dikenal diseluruh
Indonesia. Yang terpenting, usaha pecel lele selalu eksis dimana-mana
dan tidak pernah mengenal krisis, hal ini disebabkan oleh bahan baku
lele yang mudah di dapat dan margin penjualanya yang sangat tinggi.
Pecel Lele Lela yang pertama dan satu-satunya memberikan nilai
tambah pada usaha pecel lele, sehingga kami sangat Optimis dan Yakin
Pecel Lele Lela akan menjadi Pionir serta Pemimpin pasar usaha pecel
lele modern di Indonesia.

KISAH SUKSES
Franchise Pecel Lele, Pria Ini Raup Rp3 Miliar/Bulan
Senin, 20 Juni 2011 10:42 wib
R Ghita Intan Permatasari - Okezone
Gerai Pecel Lele Lela.
Foto: Dokumentasi

JAKARTA - Usaha Pecel Lele Lela yang berdiri sejak 2006


ini mulai di-franchise-kan pada 2009. Dengan 32 outlet
franchise yang ada, usaha ini menghasilkan omzet sebesar
Rp10 juta per hari. Dengan kata lain omzet per bulan dari
usaha pecel lele ini mencapai kurang lebih Rp3 miliar.

Awalnya, Rangga Umara, pemilik restoran Pecel Lele Lela


memilih lele sebagai bahan baku utamanya dalam merintis
usaha di dunia perkulineran. Pria berkacamata ini
menuturkan alasan dia memilih lele untuk menjadi
makanan utama dalam restorannya karena lele itu ada di
mana-mana.

Sejauh mata memandang di kaki lima, warung pecel lele


dari dulu hingga sekarang masih tetap ada. Walaupun
terkena krisis sekalipun lele tetap eksis hingga sekarang.
Dengan melihat peluang market yang luas bapak dua anak
ini memutuskan mantap untuk memilih lele dalam merintis
awal usahanya.
"Kenapa lele? Karena lele sudah banyak ya, di mana-mana
ada. Ini menandakan bahwa market-nya luas. Dan saya
pelajari untuk pengusaha pemula itu cocoknya memulai
bisnis yang sudah banyak karena apa, biaya untuk buka
pasarnya bisa ditekan. Makanya saya pilih lele. Kan lele
ada di seluruh Indonesia," ungkap Rangga kala ditemui
dalam acara International franchise License & Bussines
Consept Expo conference (IFRA) di Jakarta Convention
Center (JCC) beberapa waktu lalu.

Dengan modal awal sebesar Rp3 juta, pria lulusan Sekolah


Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STIKMI) Bandung
ini, memulai usaha ini. Hingga akhirnya usaha yang
dirintisnya pada 2006 bisa dia franchise-kan pada 2009.

Pecel lele Lela yang mempunyai arti "Lebih Laku" ini sudah
memiliki lebih dari 32 outlet franchise di seluruh
Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali,
Makassar, Purwokerto, Semarang, Palembang, Pekanbaru,
Batam, Surabaya, dan Palu. Sementara untuk outletnya
yang dia bangun sendiri sudah berjumlah delapan outlet.

Dengan menu variatif serta harga yang terjangkau ini,


yaitu berkisar antara Rp15 ribu-Rp18 ribu, Anda sudah
bisa mencicipi menu variatif di pecel lele Lela ini. Misalnya
menu favorit yaitu lele saus padang dan bagi yang tidak
menyukai lele, ayam bakar madu bisa juga menjadi pilihan
favorit Anda.

Dengan franchise fee sebesar Rp75 juta, Anda sudah bisa


berbisnis Pecel Lele Lela ini dan juga turut melestarikan
makanan tradisional khas Indonesia.

Dalam merintis usaha ini jatuh bangun dirasakan,


sehingga sukses seperti sekarang ini. Keberaniannya
untuk keluar dari pekerja kantoran untuk menjadi
pengusaha ini bukan hal yang mudah karena dia sudah
merasa lelah untuk terus bekerja dengan orang lain,
karena dari awal memang Rangga mempunyai niat untuk
menjadi pengusaha.

Dengan memasok lele dari daerah Bogor, Parung dan


Karawang ini setiap harinya Pecel Lele lela bisa
menghabiskan 30 ekor, 50 ekor bahkan 70 ekor atau
bahkan bisa sampai 100 ekor lele per hari ini. Rangga pun
sedang mempersiapkan agar Pecel lele Lela ini bisa go
international.

"Insya Allah, mungkin akhir tahun ini kita ingin membawa


Pecel Lele Lela ini bisa go international, dimulai dari
Singapura dan Malaysia. Doakan saja ya," paparnya.

Visi dari Pecel Lele Lela yang ingin menjadi brand nasional
dan pemimpin pasar usaha pecel lele modern di Indonesia
dan membawa makanan tradisional Indonesia pada dunia
internasional, Rangga memiliki keyakinan untuk tidak
hanya puas hingga sampai pada titik tertentu saja. Namun
terus melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan. (wdi)
(ade)