Anda di halaman 1dari 25

LAPORAN HASIL PENELITIAN

TELAAH PELAKSANAAN MANAJEMEN KESWADAYAAN MASYARAKAT DALAM


MANAGEMEN KEGIATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN ARJOSARI
KECAMATAN BLIMBING

KOTA MALANG

Dosen Pengampu : Heru Mulyono, SIP, MT

Disusun Oleh :

Dyaz Putri Primasari (201610050311014)

ILMU PEMERINTAHAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2018
KATA PENGANTAR

AssalamualaikumWr. Wb.

Alhamdulillah, Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, shalawat serta salam
senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Berkat kodrat
dan iradat-Nya sehingga dapat menyelesaikan laporan penelitian ini hingga selesai. Laporan ini
merupakan salah satu tugas mata kuliah Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
Universitas Muhammadiyah Malang.
Dalam kesempatan ini saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada Dosen Pembimbing Bapak Heru Mulyono,SIP,MT. Kemudian tidak
kalah pentingnya dengan dukungan dan dorongan teman-teman sekalian yang telah berkontribusi
dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya, serta kepada narasumber yang
telah bersedia untuk dimintai wawancara.
Dalam laporan penelitian ini saya menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu
saya mengharapkan segala kritik dan saran guna perbaikan dan kesempurnaan laporan ini
Semoga laporan ini bermanfaat bagi penyusun khususnya dan para pembaca pada umumnya.
Terimakasih.

WassalamualaikumWr. Wb.

Malang, 21 November 2018

Penyusun
DAFTAR ISI

Halaman Judul ...................................................................................................................................

Kata Pengantar ...................................................................................................................................

Daftar Isi ...........................................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang .............................................................................................................................

1.2 Maksud dan Tujuan......................................................................................................................

1.3 Dasar Hukum atau Penyusunan ...................................................................................................

BAB II GAMBARAN UMUM

2.1 Profil dan Letak Geografis ..........................................................................................................

2.2 Visi dan Misi serta Tujuan ...........................................................................................................

BAB III TELA’AH PELAKSANAAN MANAJEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

3.1 Diskripsi/Tela’ah Hakekat Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Arjosari


Kec.Blimbing Kota Malang ...............................................................................................................

3.2 Diskripsi/Tela’ah Prinsip Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Arjosari


Kec.Blimbing Kota Malang ...............................................................................................................

3.3 Diskripsi/Tela’ah Evaluasi Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Arjosari


Kec.Blimbing Kota Malang ...............................................................................................................

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan ..................................................................................................................................

4.2 Saran ...........................................................................................................................................

LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perencanaan pembangunan merupakan salah satu fungsi utama dalam melakukan


pembangunan dan dengan melalui perencanaan, maka dapat merumuskan kegiatan
pembangunan yang diinginkan secara efisien dan efektif serta dapat memperoleh hasil sesuai
dengan apa yang diharapkan. Penting bagi setiap organisasi pemerintah untuk merumuskan
pembangunan seperti apa yang ingin diwujudkan dan pembangunan tersebut harus mampu
bermanfaat bagi masyarakat serta berdampak baik bagi kedepannya. Untuk mewujudkan
pembangunan yang bersifat demokratif, maka hal yang utama dilakukan dengan cara
melakukan perencanaan pembangunan secara bersama dengan masyarakat atau dengan kata
lain melibatkan partisipasi dari masyarakat.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (MUSRENBANGKEL) Arjosari


Kecamatan Blimbing Kota Malang merupakan suatu kegiatan pertemuan warga dari berbagai
elemen masyarakat dalam rangka merencanakan dan menentukan program pembangunan di
wilayah Kelurahan Arjosari sekaligus merupakan masukkan awal dalam Perencanaan
Pembangunan Kota Malang Tahun 2017/2018. Musyawarah dilakukan dengan harapan setiap
kegiatan yang dilakukan Kelurahan Arjosari mampu berdampak baik bagi masyarakat dan
bagi masyarakat sendiri mampu berkontribusi dalam proses perencanaan pembangunan yang
dilakukan.

Perencanaan pembangunan di Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang


memenuhi unsur dari bawah, artinya ada pembicaraan terlebih dahulu dalam melakukan
perencanaan pembangunan mulai dari RT, RW, kemudian Kelurahan. Hasil musyawarah
kecil RT, kemudian RT mengajukan pembangunan yang dinginkan kepada RW yang
kemudian akan disampaikan ke Kelurahan. Setelah itu, perencanaan pembangunan yang
sudah di musyawarahkan akan ditentukan dengan dana yang diberikan dari atasan atau dalam
hal ini badan yang terkait dengan pendanaan. Semua pembangunan harus mengikuti
Musrenbang Kelurahan dan selanjutnya akan dilaporkan ke Bappeda. Mengenai perencanaan
tersebut di ambil dari Musrenbang yang kemudian apa saja pembangunan yang ingin
diwujudkan harus diberikan dana.

Pendanaan tersebut tidak sepenuhnya dapat mewujudkan semua rencana yang


diharapkan, maka terdapat rencana kerja dan rencana prioritas untuk menentukan program
perencanaan yang pertama akan diwujudkan. Dari semua susunan kerangka kerja terdapat
suatu bidang yang diutamakan untuk diwujudkan terlebih dahulu, maka dari itu rencana
tersebut lah yang menjadi prioritas dalam pembangunan awal. Karena pada hakikatnya
masyarakat ingin semua keinginannya dalam pembangunan terealisasikan, tetapi dengan
dana yang sudah ditentukan maka kelurahan harus mampu mengelola dana tersebut untuk
membangun rencana yang utama untuk diwujudkan dengan tujuan untuk melayani
masyarakat.

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud dari pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan Arjosari


adalah menyamakan persepsi antara masyarakat dan lembaga yang ada di wilayah Kelurahan
Arjosari dengan Pemerintah khususnya Kelurahan Arjosari di Bidang Sarana dan Prasarana,
Ekonomi Produktif dan Sosial Budaya. Hal tersebut dilakukan untuk menampung
keinginan/aspirasi yang ada di masyarakat dan menjelaskan pembangunan seperti apa yang
ingin diwujudkan bersama lembaga pemerintah. Keterbukaan kepada masyarakat sangat
penting untuk menjaga kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat. Harapannya agar
pelaksanaan pembangunan yang direncanakan bersama akan menghasilkan pembangunan
yang bermanfaat bagi masyarakat dan berguna untuk kedepannya terutama dalam hal
pelayanan publik.

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan Arjosari mempunyai


tujuan sebagai berikut :

1) Menampung aspirasi masyarakat melalui RT/RW.


2) Merumuskan permasalahan dan kegiatan yang diajukan oleh masyarakat melalui RT/RW.
3) Menginventarisasi semua kegiatan yang diajukan oleh masyarakat melalui RT/RW.
4) Meningkatkan kemandirian warga masyarakat dalam merencanakan, mengelola, dan
melaksanakan pembangunan di wilayahnya.
1.3 Dasar Hukum atau Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan

Memperhatikan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan


Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah
Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, telah
diamanatkan bahwa Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) merupakan penjabaran
dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mengacu pada Rencana
Kerja Pemerintah (RKP). Bahwa untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah
(RKPD) Tahun 2018 yang berfungsi sebagai Dokumen Perencanaan Tahunan, Pemerintah
Kota Malang perlu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) secara berjenjang, mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan dan tingkat Kota.
Karena pada dasarnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dan setiap pembangunan
harus berdampak positif bagi masyarakat.

Mekanisme awal dalam Musrenbang Kelurahan Ketawanggede ialah Lurah sebagai


pemimpin Kelurahan menetapkan Tim Fasilitator yang terdiri dari LPMK dan Aparat
Pemerintah Kelurahan yang bertugas untuk menfasilitasi pelaksanaan musyawarah di tingkat
RT/RW dan kelompok-kelompok masyarakat. Setelah itu, Lurah menetapkan Tim
Penyelenggara Musrenbangkel yang akan melakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Menyusun jadwal dan agenda musrenbang kelurahan.


2. Mengumumkan secara terbuka tentang jadwal, agenda, dan tempat musrenbang
kelurahan.
3. Membuka pendaftaran dan atau mengundang calon peserta musrenbang kelurahan.
4. Menyiapkan tempat, peralatan, dan bahan atau materi serta notulen untuk musrenbang
kelurahan.
5. Menyusun dokumen rencana kegiatan pembangunan daerah (RKPD) kelurahan tahun
2016/2017.
6. Merangkum berita acara hasil musrenbang kelurahan yang sekurang-kurangnya memuat
prioritas kegiatan yang disepakati (termasuk usulan yang akan dibiayai dengan melalui
anggaran pada SKPD kelurahan), dan daftar nama delegasi yang akan mengikuti
Musrenbang Kecamatan. Dalam menentukan delegasi yang akan mengikuti musrenbang
kecamatan dilakukan ketika rapat bersama yang kemudian ditunjuk siapa yang akan
mengikuti delegasi (setiap tahun ganti).
7. Selanjutnya Lurah melakukan pemaparan setiap program prioritas atau penetapan
prioritas kegiatan untuk tahun berikutnya.
8. Tahap selanjutnya pemisahan kegiatan yang berdasarkan antara lain kegiatan yang akan
diselesaikan sendiri di tingkat kelurahan dan ada juga kegiatan yang menjadi
tanggungjawab satuan kerja perangkat daerah yang akan dibahas dalam musrenbang
kecamatan.
9. Dan penandatangan berita acara musrenbang kelurahan oleh Lurah, Perwakilan
Masyarakat dan LPMK.
BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1 Profil dan Letak Geografis

Kelurahan arjosari dipimpin oleh seorang Lurah. Dalam mengemban tugasnya sehari-
hari, Lurah Arjosari dibantu oleh staf dengan jumlah personel 10 orang. Untuk mengurus
administrasi kependudukan, warga setempat bisa datang ke Kantor Kelurahan Arjosari yang
beralamatkan di Jl. Teluk Pelabuhan Ratu No. 378, Kecamatan Blimbing, Kota Malang 65126.
Dalam menjalankan tugas pemerintahan di wilayahnya, Kelurahan Arjosari memiliki mitra kerja.
Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan
ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga masyarakat, hingga pemberdayaan
kesejahteraan keluarga. Selain itu, ada organisasi sosial kemasyarakatan seperti karang taruna,
karang werda, kader lingkungan, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), Gapoktan (Gabungan
Kelompok Tani dan Nelayan), KKB (Kader Keluarga Berencana), BKB (Bina Keluarga Balita),
WKSBM (Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat), Tokoh Masyarakat, Gerdu
Taskin, PLKB, Dasawisma, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), TK, Modin, Satgas Linmas,
dan lain-lain.

Kelurahan Arjosari merupakan kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Blimbing,


Kota Malang. Kelurahan ini terdiri dari lima RW (Rukun Warga) dan 34 RT (Rukun Tetangga).
Secara administratif, Kelurahan Arjosari dikelilingi oleh kelurahan lainnya yang ada di Kota
Malang. Di sebelah utara, Kelurahan Arjosari berbatasan langsung dengan Kelurahan
Balearjosari, Kecamatan Blimbing. Sedangkan di sebelah timur, kelurahan ini juga berbatasan
langsung dengan Kelurahan Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Lalu, di sebelah
selatan dan barat, Kelurahan Arjosari berbatasan dengan Kelurahan Polowijen, Kecamatan
Blimbing.

Kelurahan Arjosari memiliki luas wilayah 113 Ha dengan ketinggian 444 meter di atas
permukaan laut. Suhu udara di kelurahan ini berkisar 30°C hingga 24°C. Kelurahan Arjosari
dihuni oleh 8543 KK (Kepala Keluarga), yang terdiri dari 4252 orang pria dan 4291 orang
wanita. Mayoritas warganya memeluk Agama Islam, tepatnya berjumlah 7.687 jiwa. Untuk
mendukung misi Kota Malang sebagai salah satu kota pendidikan di Jawa Timur, pendidikan
juga digalakkan di Kelurahan Arjosari. Sekolah-sekolah terkenal yang ada di kelurahan ini antara
lain SMK Negeri 08 Malang, SMK BM Ardjuna 02, SMP Negeri 16 Malang, dan SMP Ardjuna.
Di wilayah kelurahan ini terdapat salah satu terminal besar di Kota Malang yang bernama
Terminal Arjosari. Terminal ini merupakan gerbang sekaligus terminal penghubung Kota
Malang dengan wilayah-wilayah lainnya di sebelah utara, seperti Kabupaten Malang, Pasuruan,
Probolinggo, hingga Surabaya.

2.2 Visi dan Misi dan Tujuan Kelurahan Arjosari

A. Visi

Mengingat Perangkat Daerah Kota Malang tidak terkecuali Kecamatan dan Kelurahan dibentuk
sebagai organ untuk melaksanakan urusan / kewenangan pemerintahan Kota Malang, maka di
dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya harus ditujukan pada upaya pencapaian Visi dan
Misi Kota Malang yang dirumuskan dalam Rencana Strategis (Renstra) Daerah Kota Malang.

VISI :

“TERWUJUDNYA KOTA MALANG SEBAGAI KOTA BERMARTABAT”

Nantinya visi dalam Rencana Strategis Kelurahan Arjosari, diarahkan untuk mewujudkan
kepuasan masyarakat dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan
kepada masyarakat di bidang pemerintahan, pembangunan maupun bidang kemasyarakatan
dengan pemberdayaan kelembagaan masyarakat serta pengembangan kualitas aparatur.
Berangkat dari Visi Kota Malang dan setelah melalui proses penggalian dari bawah serta
perenungan dan pengkajian yang komprehensif dengan representasi komponen masyarakat di
wilayah Kecamatan Blimbing bersama aparaturnya, akhirnya dihasilkan Visi Kelurahan Arjosari
sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA ARJOSARI SEBAGAI KELURAHAN YANG NYAMAN, MAJU,


MANDIRI DAN KOMPETITIF”

Visi Kelurahan Arjosari tersebut merupakan visi yang terintegrasi dan menjadi satu kesatuan dari
visi kota Malang. Dengan terintegrasinya visi perangkat daerah dengan visi Kota Malang,
diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan yang digariskan sehingga gerak langkah dari
Kelurahan Arjosari diharapkan dapat mewujudkan keinginan warga kota sesuai dengan visi
tersebut. Mandiri dalam pengertian secara personal Kelurahan Arjosari cepat, cermat, tepat dan
tanggap untuk mengambil tindakan atas segala bentuk permasalahan yang berkembang di
masyarakat. Sejahtera berarti adanya kemampuan dalam melaksanakan tugas sehingga kualitas
dan prosedur pelayanan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat
secara global terutama masyarakat KelurahanArjosari.Berbasis pelayanan publik berarti mampu
dan mau bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilaksanakan dalam menjalankan tugas
sebagai aparatur untuk melayanani kepentingan dan kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat
Kelurahan Arjosari.

B. Misi

Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan
visi. Dalam rangka mewujudkan visi-nya, maka Kelurahan Arjosari menetapkan misi yang
merupakan implementasi dari Rencana Strategis yaitu :

1. Menciptakan masyarakat yang makmur, berbudaya dan terdidik berdasarkan nilai- nilai
spiritual yang agamis, toleran dan setara;

2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adil, terukur dan akuntabel. Dengan
ditetapkannya misi tersebut di atas, diharapkan gerak langkah pembangunan, penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan masyarakat di wilayah Kelurahan Arjosari dapat berjalan sinergis
dalam mencapai tujuan yang diarahkan untuk mewujudkan visi kota Malang yang terangkum
didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang Tahun 2013-
2018. Agar dapat lebih mudah dalam implementasinya, selanjutnya misi tersebut disinergikan
dengan tugas pokok dan fungsi Kelurahan.

C. Tujuan

Dengan visi yang telah ditetapkan oleh masyarakat Arjosari bersama- sama aparatur
pemerintahan kelurahan sebagaimana di atas, kiranya tujuan masyarakat kota Malang, yaitu "
TERWUJUDNYA KOTA MALANG SEBAGAI KOTA BERMARTABAT ", dapat segera
terwujud.
D. Sasaran

Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tersebut, maka target sasaran yang akan dicapai
pada masing-masing tujuan adalah sebagai berikut:

1. Meningkatnya kualitas dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan;

2. Meningkatnya kualitas dan jangkauan informasi komunikasi;

3. Pembinaan terhadap aparatur Kelurahan sesuai dengan kompetensinya;

4. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan, dan tertib


administrasi;

5. Meningkatnya pelayanan kependudukan;

6. Meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat;


7. Meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan;

8. Meningkatnya partisipasi perempuan dan pemuda dalam pembangunan melalui program


pemberdayaan masyarakat;

9. Meningkatnya pengetahuan aparatur Kelurahan tentang peraturan perundang- undangan yang


berlaku;

10. Terpenuhinya sarana dan prasarana kerja aparatur Kelurahan yang layak dan memadai;
BAB III

Tela’ah Pelaksanaan Manajemen Pemberdayaan Masyarakat

3.1 Deskripsi/Tela’ah Hakekat Pelaksanaan Manajemen Pemberdayaan Masyarakat pada


Kegiatan Pembangunan Fisik berupa Pavingisasi di RW 01 di Kelurahan Arjosari
Kecamatan Blimbing Kota Malang

Dalam mewujudkan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang


diinginkan, dibutuhkan juga peran masyarakat yang aktif dalam memberikan aspirasi/masukkan
untuk menentukan program apa yang di butuhkan oleh masyarakat sendiri. Setiap daerah
memiliki permasalah yang berbeda-beda dengan faktor yang ada di wilayah sekitarnya sehingga
setiap program pembangunan dan pemberdayaan di setiap daerah berbeda juga. Begitu juga yang
ada di Kelurahan Arjosari Kec.BlimbingKota Malang, program pembangunan di daerah tersebut
adalah hasil musyawarah masyarakat yang biasa kita sebut dengan Musrenbangkel.

Adapun beberapa program pembangunan yang ada di Kelurahan Arjosari Kota Malang
khusunya di RW 01 yang berupa pembangunan baik secara fisik maupun non fisik yang sudah
terealisasikan yaitu pembangunan secara fisik antara lain Pavingisasi dan Drainase, sedangkan
untuk non fisik yaitu kampong tematik atau layak anak, lampion karakter. Dan untuk program
pembangunan yang saya teliti adalah program pembangunan Pavingisasi yang berada di RW 01
RT 01. Program pembangunan Pavingisasi ini menghabiskan dana sebesar 50 juta yang sudah
dilaksanakan di 3 titik, namun yang sudah terealisasikan yaitu berada di RT 01 dan RT 09
sedangkan RT 05 masih akan dilaksanakan untuk tahun depan. Hal ini belum sepenuhnya
terpenuhi namun apabila dipresentasekan sekitar 65-70% pembangunan secara fisik telah
berjalan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Dalam pembangunan ini dana yang
diperoleh melalui dana APBD. Dan juga untuk pelaksanaan pengerjaannya sendiri dilaksanakan
oleh masyarakatnya sendiri dengan mengawali secara gotong royong namun untuk pengerjaan
tukang sendiri ada keterlibatan dari pihak luar sebagian. Pelaksanaan program pembangunan
Pavingisasi sendiri memakan waktu selama 2 minggu.

Dengan di perbaikinya Pavingisasi di RW 01 RT 01 tersebut sangat bermanfaat bagi


masyarakat karena sebelum jalanan gang yang dilewati merupakan berupa kerikil dan pasir.
Maka dengan adanya pavingisasi ini jalan menjadi mudah ditempuh. Sedangkan jalan tersebut
berada di gang yang agak sempit, maka dengan adanya pavingisasi ini mempermudah
masyarakat sekitar sebagai bentuk infastruktur yang memadai. Maka dengan di bangunnya
Pavingisasi itu sendiri masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung karena jalan
tersebut di kala hujan tidak mengembung, dengan adanya paving ini aspal jalan bisa lebih awet
atau mempunyai daya tahan yang cukup kuat. Menurut saya, dengan di bangunnya pavingisasi
tersebut adalah langkah yang cukup tepat mengingat diwilayah tersebut juga adalah wilayah
padat penduduk, dimana hal ini mempermudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan
terutama di gang kecil seperti di RT 01 dan hal ini juga menjadi indikator dalam kebutuhan
masyarakat itu sendiri, mengingat apabila hujan turun air mengenang namun setelah adanya
paving ini saat hujan ini mempunyai manfaat sebagai daya serap yang baik dimana air hujan
akan meresap melalui celah di antara susunannya sehingga air tidak mengembung seperti sedia
kala.

3.2 Diskripsi/Tela’ah Prinsip Pelaksanaan Manajemen Pemberdayaan Masyarakat pada


Kegiatan Pembangunan Pavingisasi di RW 01 RT 01 di Kelurahan Arjosari Kec.Blimbing
Kota Malang

Kondisi pembangunan di wilayah Kelurahan Arjosari Kec.Blimbing Kota Malang sendiri


sebagian besar masih belum mewadahi, Karena untuk program pembangunannya sendiri masih
belum merata. Seperti yang saya ketahui di RT 05 sendiri masih belum dibangunnya Pavingisasi
sedangkan pembangunan sangat di butuhkan masyarakat mengingat di kala hujan keluhan
tersebut yaitu air mengembung dan mempersulit warga dalam melaksanakan kegiatan. Untuk
program pembangunan Pavingisasi sendiri merupakan bentuk program yang berkesinambungan
dan berkelanjutan dari program pembangunan Drainase, artinya dari membuat jalan sampai
membuat drenase adalah satu kesatuan program yang berkelanjutan.

Dengan di bangunnya Pavingisasi itu sendiri masyarakat sekitarnya dapat merasakan


manfaatnya secara langsung. Mengingat jalan tersebut merupakan jalan yang harus dilalui oleh
masyarakat terutama di gang kecil. Dulu masyarakat mau tidak mau melewati jalan yang penuh
kerikil dan pasir dan seringkali tergenang air saat hujan turun. Namun dengan adanya Pavingisasi
ini masyarakat bisa nyaman untuk melewatinya. Pelaksaan program pembangunan Pavingisasi
sendiri yaitu dengan mendayagunakan potensi sumber daya yang ada seperti dalam proses
pengerjaannya sendiri di kerjakan oleh beberapa masyarakat setempat. Jadi sumber daya
manusianya bisa terserap dalam proses pembangunannya sendiri, artinya program pembangunan
Pavingisasi itu sendiri berasal dari masyarakat, dilaksanakan oleh masyarakat dan di rasakan
manfaatnya oleh masyarakatnya itu sendiri. Menurut saya, untuk Program pembangunan
Pavingisasi ini sendiri sudah bisa di katakan berhasil karena sudah mencangkup dari beberapa
aspek yang sudah di tetapkan, sehingga dalam program pembangunan ini bisa berjalan dengan
apa yang di cita-citakan oleh masyarakat sendiri.

3.3 Tela’ah Evaluasi Pelaksanaan 10 Keswadayaan Masyarakat pada Kegiatan


Pembangunan Pavingisasi di RW 01 RT 01 di Kelurahan Arjosari Kec.Blimbing Kota
Malang

Langkah Normatif Eksisting Analisa Keterangan

1 2 3 4 5
1 Penyiapan diri pelaku (LPMK Dilaksanakan Tahap awal
atau LK yang lain. sosialisasi dari program
pihak kelurahan pembangunan
dengan masyarakat yakni di Sesuai
(RT dan RW), sosialisasikan
LPMK dan tokoh kepada masyarakat
masyarakat ini sudah di
lainnya . laksanakan dengan
baik.
2 Pendataan umum dan Dari pihak Di kelurahan
prioritas lokasi garapan. kelurahan melihat Arjosari ini sendiri
apa saja banyak
permasalahan yang permasalahan yang Sesuai
berada di di hadapi karena
masyarakat melalui masih tahap
musyawarah dan pembangunan.
melihat kondisi
secara langsung.
3 Penyiapan masyarakat. Masyarakat yang di Peran aktiv dari
pandu oleh ketua RW menjadi
RW menentukan dorongan
pembangunan apa semangat dalam
saja yang di paling menentukan Sesuai
butuhkan oleh program
masyarakat. pembangunan ini,
sehingga
masyarakat juga
ikut bersemangat
mendukung dan
membantu
pembangunan ini.
4 Pendataan bersama Membahas potensi Di Kel.Arjosari
masyarakat. apa saja yang bisa sendiri sebagian
dimanfaatkan untuk besar masyarakat
program banyak yang
pembangunan ini bekerja menjadi
yaitu sumberdaya ASN dan Sesuai
Manusianya yang Wiraswasta dan
bisa dimanfaatkan Pedagang. Namun
sebagai tukang/kuli yang menjadi
bangunan. keunggulan bahwa
banyak pula
tukang maka
dengan adanya
program ini
masyarakat bisa
bekerja meskipun
masih sedikit
memerlukan
bantuan pihak luar.
5 Perencanaan pembangunan Memilih jenis Di RT 01 RW 01
bersama masyarakat. kegiatan salah sendiri sebenarnya
satunya yaitu memiliki
membangun permasalahan
Pavingisasi yang yaitu terbatasnya
berada di RT 01 jalan dan jalannya
RW 01 yang di berupa kerikil dan
kerjakan oleh pasir yang Sesuai
masyarakat sendiri. menyebabkan
masyarakat sulit
melakukan
kegiatan. Tetapi
dipilih
membangun
Pavingisasi karena
untuk membangun
jalan agar
masyarakat secara
swadaya dapat
menikmati
infastruktur
tersebut.

6 Menyusun Rencana Pihak kelurahan Masuk dalam


pembangunan tingkat menetapkan Renja pembahasan hasil
desa/kelurahan (Musyawarah pembangunan musrenbang tahun
pembangunan). RPJM kelurahan 2017/2018 yang Sesuai
dengan menghabiskan
dana sebesar
Rp.50.000.000.
7 Pengorganisasian dan Penela’ahan dan Masyarakat di
pergerakan swadaya gotong penilaian sumber Kel.Arjosari ini
royong. daya yang akan sangat antusias
dimanfaatkan yaitu dalam program
masyarakat ikut pembangunan
berpartisipasi Pavingisasi ini, hal
dengan gotong tersebut terlihat
royong dalam dari awal Sesuai
melaksanakan pengerjaannya
pavingisasi yang sendiri masyarakat
selanjutnya secara gotong
dilanjutkan oleh royong dan saling
LPMK yang di bahu membahu
dalamnya yaitu untuk
masyarakat sekitar memperbaiki
yang sudah dipilih. sarana sehingga
pengerjaannya
sendiri bisa cepat
selesai.
8 Pelaksanaan dan pembinaan Program Pelaksanaan
masyarakat. pembangunan pembangunan
Pavingisasi ini Pavingisasi ini
dilaksanakan awal selama dua
bulan 2018 minggu dan di Sesuai
pengerjaannya awasi langsung
dilakukan secara oleh ketua RW
gotong royong yaitu Bapak
Haryanto sehingga
pembangunan bisa
berjalan dengan
baik.
9 Penilaian dan pelaporan Pihak kelurahan Pembangunan
keberhasilan pembangunan. melakukan Pavingisasi di RT
penilaian terhadap 01 RW 01 sendiri
program sudah bisa di
pembangunan bilang baik karena
Pavingisasi ini masyarakat sendiri
apakah sudah menerima Sesuai
tepat/sesuai. Untuk manfaatnya secara
hasil penilaian langsung jika
tersebut sudah di dikala hujan
anggap sudah tepat rumah gang
karena program ini mereka sudah
berawal dari tidak lagi
keinginan tergenang air dan
masyarakat sendiri lagi memudahkan
dan di peroleh dalam beraktivitas
dengan hasil yang bagi masyarakat
bisa memuaskan
masyarakat.
10 Tindak lanjut hasil Untuk Untuk
pembangunan. menselaraskan atau mensamaratan
melanjutkan pembangunan
program Pavingisasi maka
pembangunan perlu dilanjutkan
Pavingisasi untuk kedepannya Sesuai
tersebut, untuk juga dengan
kedepannya ketua membangun
RW 01 akan Pavingisasi agar
mengajukan menjadi
program pembangunan
pembangunan yang
Pavingisasi di RT berkelanjutan.
05 sebagai program
pembangunan
selanjutnya di tahun
2019.

Langkah pertama yang dilakukan dalam menetapkan program pembangunan adalah


Persiapan, yakni dari pihak kelurahan sendiri mengumpulkan elemen-elemen masyarakat dengan
bertujuan mensosialisasikan rencana program pembangunan di Kelurahan Arjosari Kec.
Blimbing Kota Malang ini. Kemudian setelah terkumpulnya masyarakat dilanjutkan dengan
musyarawarah atau pendataan umum dan prioritas lokasi garapan. Dari hasil musyawarah
tersebut di diperoleh data sebagai berikut Pavingisasi yang lokasi berlokasi RT 01 RW 01
dengan dana sekitar Rp.7.500.000.00, dengan Volume 58 meter di RT 05 RW 01 yang belum
terealisasikan dengan dana kira-kira Rp.6.000.000.00 volume 20 meter , di RT 09 RW 01
dengan dana Rp.11.000.000.00 volume 68 meter. Dan sisa dana dilakukan dengan pembangunan
Pavingisasi di RW lainnya.

Dengan di peroleh data tersebut kemudian dilanjutkan dengan langkah kedua yakni
Perencanaan, yakni dengan membahas potensi apa saja yang dimiliki oleh daerah tersebut untuk
bisa di manfaatkan untuk program pembangunan di Kelurahan Arjosari. Sumber daya yang dapat
di manfaatkan yaitu di wilayah Kelurahan Arjosari sendiri rata-rata masyarakatnya berkerja
sebagai ASN dan Wiraswasta atau Pedagang, namun kebanyakan juga bekerja sebagai Tukang.
Sehingga dari adanya program tersebut masyarakat bisa bekerja sebagai tukang/kuli bangunan
dalam pelaksanaan program pembangunan itu sendiri.

Tahap ketiga yaitu Pelaksanaan, peran serta masyarakat dalam program pembangunan ini
juga sangat menentukan keberhasilan pembangunan ini untuk bisa tercapai. Untuk pembangunan
Pavingisasi di RT 01 RW 01 sendiri dalam awal pengerjaannya dilakukan secara gotong-royong,.
lama pengerjaan Pavingisasi sendiri berlangsung selama dua minggu paling lama.Dalam proses
pengerjaannya di pantau terus oleh ketua RW 01 sendiri Bapak Haryanto. Dengan adanya
Pavingisasi ini sendiri bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga di RT 01 RW
01 itu sendiri. Untuk program pembangunan selanjutnya masyarakat di RW 01 setelah
bermusyarawarah untuk melakukan tindak lanjut pembangunan Pavingisasi di RT 05 yang sudah
di ajukan namun belum terealisasikan maka nantinya akan diajukan kembali sebagai
bahan/permasalahan pembangunan tahun 2018 yang akan mungkin terealisasikan pada tahun
2019. Itu adalah bentuk pengembangan kegiatan lebih lanjut agar pembangunan Pavingisasi
tersebut bisa sama rata untuk semua wilayah yang ada di Kelurahan Arjosari Kec.Blimbing Kota
Malang ini.
BAB IV

PENUTUP

Kesimpulan :

Dari beberapa program pembangunan yang ada di wilayah Kelurahan Arjosari


Kec.Blimbing Kota Malang sudah bisa di katakan lebih baik dari sebelumnya. Karena
yang dulunya belum ada Pavingisasi sekarang sedikit banyak hampir 65-70% di
Kelurahan Arjosari Kec.Blimbing Kota Malang dibangun Pavingisasi terutama di gang-
gang kecil. Dan manfaatnya juga bisa langsung dapat dirasakan oleh masyarakat sendiri
di samping ada aspek keindahan lingkungan juga terdapat manfaat yang begitu besar
yakni mencegah meluapnya air hujan agar air tidak mengembung dan menyebabkan
becek, serta memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas. Pembangunan
Pavingisasi ini juga bisa menghasilkan sisi positif yaitu untuk masyarakat sekitar, yakni
masyarakat bisa saling sama-sama bekerja sama dan bergotong royong agar lebih akrab
dalam membangun lingkungan mereka lebih baik lagi.

Saran :

Program pembangunan di Kelurahan Arjosari Kota Malang diharapkan dapat


berdaya saing dan bisa lebih berkembang untuk memajukan daerah tersebut. Terlebih lagi
khususnya di RT 05 untuk segera direalisasikan agar masyarakat dapat mempermudah
dalam melaksanakan aktivitas karena ini merupakan sebagai wujud pelaksanaan Program
Pemberdayaan Masyarakat perlu adanya kesinambungan atau berkelanjutan sehingga
masyarakat dapat lebih lancar dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.

Lampiran

Foto dokumentasi
Foto lokasi Pembangunan Pavingisasi yang sudah Terealisasikan di RT 01 RW 01
Data terkait Pembangunan.