Anda di halaman 1dari 6

RUMAH SAKIT UMUM MELATI PERBAUNGAN

Jl. Deli No 105-115 Perbaungan, Telp 061-7990056, fax 7990057


Email : rsumelati_perbaungan@yahoo.co.id
Website : www.rsmelatiperbaungan.com

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MELATI PERBAUNGAN


NOMOR : 161/SK/RSUM/VIII/2015
TENTANG
HAK PASIEN DAN KELUARGA
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MELATI PERBAUNGAN

Menimbang : 1. Sehubungan dengan pelaksanaan Akreditasi Nasional (KARS versi


2012) dan upaya peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Umun
Melati Perbaungan, maka perlu dibuat kebijakan tentang hak pasien dan
keluarga.
2. Sehubungan dengan butir (a) maka perlu dibuat Surat Keputusan
Direktur Rumah Sakit Umum Melati Perbaungan.

Mengingat : 1. Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;


2. Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Peraturan Menteri Kesehatan No.1691 tahun 2011 tentang Keselamatan
Pasien Rumah Sakit.
4. Peraturan Menteri Kesehatan No. 012 Tahun 2012 tentang Akreditasi
Rumah Sakit.
5. Peraturan Menteri Kesehatan No.56 thn 2014 tentang Klasifikasi dan
Perizinan Rumah sakit.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : Seluruh staf Rumah Sakit Umum Melati Perbaungan bertanggung jawab
melindungi dan mengedepankan hak pasien dan keluarga, menghormati
hak pasien dan dalam beberapa situasi hak istimewa keluarga pasien.
Bahwa hak pasien dan keluarga merupakan elemen dasar dari semua
kontak di rumah sakit, stafnya, serta pasien dan keluarganya.

Kedua :
Pasien Rumah Sakit Umum Melati berhak memperoleh informasi
tentang hak dan kewajiban pasien, tata tertib dan peraturan yang
berlaku di Rumah Sakit.Pasien berhak memperoleh layanan yang
manusiawi, adil, jujur tanpa diskriminasi,layanan kesehatan yang
bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur
operasional

Ketiga : Pasien berhak mengajukan pengaduan dan kualitas pelayanan


yang didapatkan

Keempat : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan akan diadakan perubahan bila terdapat kesalahan
dikemudian hari.

Ditetapkan di : Perbaungan
Pada tanggal :18 Agustus 2015
Direktur RSU Melati Perbaungan,

dr.Lusi Nurlina Nasution


KEBIJAKAN
TENTANG
PEMENUHAN HAK PASIEN UNTUK
MENDAPAT PENJELASAN TENTANG HAK PASIEN DAN KELUARGA
DI RSU MELATI PERBAUNGAN

A. DEFINISI
Untuk meningkatkan hak pasien di rumah sakit, harus dimulai dengan mendefinisikan hak
tersebut, kemudian mendidik pasien dan staf tentang hak tersebut. Pasien diberitahu hak
mereka dan bagaimana harus bersikap. Staf dididik untuk mengerti dan menghormati hak
pasien dan memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan hormat guna menjaga
martabat pasien. Semua peran diberitahu tentang hak dan tanggung jawab mereka dengan
cara dan bahasa yang mudah dipahami.

B. TUJUAN
Hasil pelayanan pasien akan bertambah baik bila pasien dan keluarga yang tepat atau
mereka yang berhak mengambil keputusan diikut sertakan dalam keputusan pelayanan dan
proses yang sesuai harapan budaya.

C. ISI KEBIJAKAN

I. HAK PASIEN

1. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah
Sakit.
2. Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.
3. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi.
4. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan
standar prosedur operasional.
5. Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian
fisik dan materi.
6. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan.
7. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang
berlaku di Rumah Sakit.
8. Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang
mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit.
9. Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data
medisnya.
10. Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan
tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan
prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan.
11. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga
kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya.
12. Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis.
13. Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu
tidak mengganggu pasien lainnya.
14. Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah
Sakit.
15. Memajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya.
16. Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan
kepercayaan yang dianutnya.
17. Menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan
pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana.
18. Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan
melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

II. KEWAJIBAN PASIEN


Kewajiban pasien tertuang dalam persetujuan umum atau disebut juga general
consent adalah persetujuan yang bersifat umum yang diberikan pasien pada saat masuk
ruang rawat inap atau didaftar pertama kali sebagai pasien rawat jalan, yaitu :
1. Memberikan informasi yg akurat dan lengkap tentang keluhan sakit sekarang,
riwayat medis yg lalu, medikasi/pengobatan dan hal-hal lain yg berkaitan dengan
kesehatan pasien.
2. Mengikuti rencana pengobatan yang diadviskan oleh dokter termasuk instruksi para
perawat dan tenaga kesehatan yang lain sesuai perintah dokter
3. Memperlakukan staf rumah sakit dan pasien lain dengan bermartabat dan hormat
serta tidak melakukan tindakan yg akan mengganggu operasional rumah sakit
4. Menghormati privasi orang lain dan barang milik orang lain dan rumah sakit
5. Tidak membawa alkohol, obat-obat terlarang atau senjata tajam ke dalam rumah
sakit
6. Menghormati bahwa RSUM adalah area bebas rokok
7. Mematuhi jam kunjungan dari RSUM jam 09.00 Wib s/d 12.00 dan jam 16.00 wib
s/d 21.00 Wib
8. Meninggalkan barang berharga di rumah dan membawa hanya barang barang yg
penting selama tinggal di RSUM
9. Memastikan bahwa kewajiban finansial atas asuhan pasien dipenuhi sebagaimana
kebijakan RSUM
10. Bertanggung jawab atas tindakannya sendiri apabila menolak pengobatan atau advis
yang diberikan oleh dokter
11. Dilarang Membawa anak-anak ketika menjenguk pasien di RSUM