Anda di halaman 1dari 13

Nama: Yusuf Alfayet B

NPM: 120110160010

Dosen : Prof. Dr. Hj. Nunuy Nur Afiah, MS., Ak.

TUGAS AKHIR AKUNTANSI PEMERINTAHAN

A. Soal Level Pemahaman


1. PSAP Nomor 7 dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
 Klasifikasi Aset Tetap
Asset tetap di klasifikasikan berdasarkan kesamaan sifat atau fungsinya dalam
aktivitas pengoperasian suatu entitas. Klasifikasi asset tetap adalah sebagai
berikut:
 Tanah
Tanah yang dikelompokkan sebagai aset tetap ialah tanah yang diperoleh
dengan maksud untuk dipakai dalam kegiatan operasional pemerintah
dan dalam kondisi siap dipakai
 Peralatan dan Mesin
Peralatan dan mesin mencakup mesin-mesin dan kendaraan bermotor,
alat elektonik, inventaris kantor, dan peralatan lainnya yang nilainya
signifikan dan masa manfaatnya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan
dalam kondisi siap pakai.
 Gedung dan Bangunan
Gedung dan bangunan mencakup seluruh gedung dan bangunan yang
diperoleh dengan maksud untuk dipakai dalam kegiatan operasional
pemerintah dan dalam kondisi siap dipakai
 Jalan, Irigasi, dan Jaringan
Jalan, irigasi, dan jaringan mencakup jalan, irigasi, dan jaringan yang
dibangun oleh pemerintah serta dimiliki dan/atau dikuasai oleh
pemerintah dan dalam kondisi siap dipakai.
 Aset Tetap Lainnya
Aset tetap yang tidak digunakan untuk keperluan operasional pemerintah
tidak memenuhi definisi aset tetap dan harus disajikan di pos asset
lainnya sesuai dengan nilai tercatatnya.
 Konstruksi dalam Pengerjaan
Konstruksi dalam pengerjaan mencakup aset tetap yang sedang dalam
proses pembangunan namun pada tanggal laporan keuangan belum
selesai seluruhnya.
 Pengakuan
Aset tetap diakui pada saat manfaat ekonomi masa depan dapat diperoleh dan
nilainya dapat diukur dengan handal. Untuk dapat diakui sebagai aset tetap
harus dipenuhi kriteria sebagai berikut :
 Berwujud
 Mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan
 Biaya perolehan aset dapat diukur secara anda
 Tidak dimaksudkan untuk dijual dalam operasi normal entitas
 Diperoleh atau dibangun dengan maksud untuk digunakan
 Pengukuran
Aset tetap dinilai dengan biaya perolehan. Apabila penilaian aset tetap dengan
menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap
didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan.
2. PSAP Nomor 8 dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan.
 Jika konstruksi dibiayai dari pinjaman maka biaya pinjaman yang timbul selama
masa konstruksi dikapitalisasi dan menambah biaya konstruksi, sepanjang biaya
tersebut dapat diidentifikasikan dan ditetapkan secara andal.
 Biaya pinjaman mencakup biaya bunga dan biaya lainnya yang timbul
sehubungan dengan pinjaman yang digunakan untuk membiayai konstruksi.
 Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi tidak boleh melebihi jumlah biaya
bunga yang dibayar dan yang masih harus dibayar pada periode yang
bersangkutan.
3. PSAP Nomor 9 dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan.
 Klasifikasi
 Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika
diharapkan dibayar dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal
pelaporan. Semua kewajiban lainnya diklasifikasikan sebagai kewajiban
jangka panjang.
 Suatu entitas pelaporan tetap mengklasifikasikan kewajiban jangka
panjangnya, meskipun kewajiban tersebut jatuh tempo dan akan
diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan
jika:
a) jangka waktu aslinya adalah untuk periode lebih dari 12 (dua
belas) bulan; dan
b) entitas bermaksud untuk mendanai kembali (refinance)
kewajiban tersebut atas dasar jangka panjang; dan
c) maksud tersebut didukung dengan adanya suatu perjanjian
pendanaan kembali (refinancing), atau adanya penjadwalan
kembali terhadap pembayaran, yang diselesaikan sebelum
laporan keuangan disetujui

B. Soal Level Aplikasi


1.

Tanggal Nama Akun Debet Credit


15 Agustus 2017 Kas di Daerah Rp 30.000.000
Piutang Pajak Rp 30.000.000
Restoran-LO
15 Agustus 2017 Perubahan SAL Rp 30.000.000
Pendapatan Pajak Rp 30.000.000
Restoran-LRA
25 September 2017 Pajak Restoran-LO Rp 8.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 8.000.000
25 September 2017 Pendapatan Pajar Rp 8.000.000
Restoran-LRA

Perubahan SAL Rp 8.000.000


5 April 2018 Pajak Restoran-LO Rp 4.000.000
Perubahan SAL Rp. 4.000.000
5 April 2018 Pendapatan Pajak Rp 4.000.000
Restoran-LRA
Perubahan SAL Rp 4.000.000

2.
Tanggal Nama Akun Debet Kredit
Aset Lainya Rp 400.000.000
30 Agustus Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Rp 240.000.000
2019 Peralatan(Mobil) Rp 400.000.000
Akumulasi Penyusutan Aset lainya Rp 240.000.000

Tanggal Nama Akun Debet Kredit


Beban non operasional Rp 160.000.000
10 Oktober
Akumulasi Penyusutan Aset lainya Rp 240.000.000
2019
Aset Lainya Rp 400.000.000

3.
a) Ya, Pemerintah Kota Serem mengakui adanya kewajiban atas kontrak
konstruksi dengan PT.Kontraktor karena adanya aliran keluar sumber daya
dimasa depan. Kewajiban ini diakui pada saat 31 Desember 2018
b) .
Tanggal Nama Akun Debet Kredit
31 November Aset tetap Rp 10.000.000
2018 Diinvestasikan dalam aset tetap Rp 10.000.000

Tanggal Nama Akun Debet Kredit


31 Dana yang harus dicadangkan untuk Rp 10.000.000
Desember pembayaran Utang Jangka Panjang
2018 Utang Jangka Panjang lainya Rp 10.000.000

Tanggal Nama Akun Debet Kredit


Belanja Modal Rp 2.000.000
1 Januari RK PPKD Rp 2.000.000
2019 RK SKPD Rp 2.000.000
Kas Daerah Rp 2.000.000

Tanggal Nama Akun Debet Kredit


31 Utang Jangka Panjang lainya Rp 2.000.000
Desember Dana yang harus dicadangkan untuk Rp 2.000.000
2019 pembayaran Utang Jangka Panjang
C. Soal Kasus
1. Laporan Keuangan SKPD
Jurnal Penyesuaian
1.
Tanggal Nama Akun Debet Kredit
31 Desember Persediaan Rp 6.000.000
2017 Beban Persediaan Rp 6.000.000
2.
Tanggal Nama Akun Debit Kredit
Beban Penyusutan-Bangunan dan Gedung Rp 500.000
31 Desember
Akumulasi Penyusutan- Bangunan dan Rp 500.000
2017
Gedung
3.
Tanggal Nama Akun Debit Kredit
Beban Penyusutan- Jalan dan Jembatan Rp 500.000
31 Desember
Akumulasi Penyusutan- Jalan dan Rp 500.000
2017
Jembatan

SKPD A
Laporan Realisasi Anggaran
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017
Realisasi
Pendapatan
Pendapatan pajak hotel Rp 18.000.000
Pendapatan retribusi parker Rp 14.000.000
Jumlah Pendapatan Rp 32.000.000

Belanja
Belanja gaji dan tunjangan Rp 18.000.000
Belanja pemeliharaan Rp 2.000.000
Belanja barang dan jasa Rp 6.000.000
Belanja modal Rp 12.000.000
Jumlah Belanja Rp 38.000.000

Surplus/(Defisit)-LRA Rp (6.000.000)

SKPD A
Laporan Operasional
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017
Realisasi
Pendapatan
Pendapatan pajak hotel Rp 20.000.000
Pendapatan retribusi parkir Rp 14.000.000
Jumlah Pendapatan Rp 34.000.000

Beban
Beban gaji dan tunjangan Rp 18.000.000
Beban pemeliharaan Rp 2.000.000
Beban barang dan jasa Rp 10.000.000
Beban persediaan Rp 600.000
Beban penyusutan bangunan dan gedung Rp 500.000
Beban penyusutan jalan dan jembatan Rp 500.000
Jumlah Beban Rp 31.600.000

Surplus/(Defisit)-LO Rp 2.400.000
SKPD A
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017

Ekuitas Awal 0
Surplus/(Defisit)-LO Rp 2.400.000

Ekuitas Akhir Rp 2.400.000

SKPD A
Neraca
Per 31 Desember 2017

ASET
Kas di bendahara pengeluaran 0
Kas di bendahara penerimaan 0
Piutang pajak hotel 2.000.000
Piutang pajak restoran 1.400.000
Persediaan 6.000.000
Tanah 20.000.000
Bangunan dan gedung 14.000.000
Akumulasi penyusutan bangunan dan gedung (4.000.000)
Jalan dan jembatan 24.000.000
Akumulasi penyusutan jalan dan jembatan (6.000.000)
Konstruksi dalam pengerjaan 7.000.000
Jumlah Aset 64.400.000

KEWAJIBAN DAN EKUITAS


Kewajiban
Utang belanja 4.000.000
Ekuitas
RK PPKD 60.400.000
Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 64.400.000

2. Laporan Keuangan PPKD


PPKD
Laporan Realisasi Anggaran
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017
Realisasi
Pendapatan 0
Belanja 0

Surplus/(Defisit)-LRA 0

Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan
Penerimaan pinjaman Rp 30.000.000
Jumlah Penerimaan Rp 30.000.000
Pengeluaran Pembiayaan
Pembentukan dana cadangan Rp 20.000.000
Investasi jangka panjang Rp 40.000.000
Jumlah pengeluaran Rp 60.000.000
Pembiayaan Neto Rp (30.000.000)

SiKPA Rp 30.000.000
PPKD
Laporan Operasional
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017
Realisasi
Kegiatan Operasional
Pendapatan 0
Beban
Beban bunga Rp 2.000.000

PPKD
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017

Ekuitas Awal Rp 348.000.000


Surplus/(Defisit)-LO Rp (2.000.000)

Ekuitas Akhir Rp 346.000.000

Surplus/(Defisit)-LO Rp (2.000.00)

PPKD
Neraca
Per 31 Desember 2018

ASET
Kas di Kasda 200.000.000
Investasi Jangka Panjang 110.000.000
Dana Cadangan 20.000.000
RK SKPD 58.000.000
Jumlah Aset 388.000.000

KEWAJIBAN DAN EKUITAS


Kewajiban
Utang bunga 2.000.000
Utang bank jangka pendek 10.000.000
Utang bank jangka panjang 30.000.000
Jumlah Kewajiban 42.000.000
Ekuitas
Ekuitas 346.000.000
Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 388.000.000

3. Laporan Keuangan Konsolidasi

Laporan Realisasi Anggaran Konsolidasi


Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017
SKPD PPKD Gabungan
Uraian
D K D K D K
Pendapatan
Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan pajak daerah Rp 18,000 Rp 18,000
Pendapatan retribusi daerah Rp 14,000 Rp 14,000
Jumlah Pendapatan Rp 32,000 Rp 32,000
Belanja
Belanja Operasi Rp 26,000 Rp 26,000
Belanja Modal Rp 12,000 Rp 12,000
Jumlah Belanja Rp 38,000 Rp 38,000
Surplus/defisit LRA -Rp 6,000 -Rp 6,000
Pembiayaan Daerah
Penerimaan Pembiayaan Rp 30,000 Rp 30,000
Pengeluaran Pembiayaan Rp 60,000 Rp 60,000
Pembiayaan Netto -Rp 30,000 -Rp 30,000
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran -Rp 30,000 -Rp 30,000
Laporan Operasional Konsolidasi
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017 (Rp 000)
SKPD PPKD Gabungan
Uraian
D K D K D K
Pendapatan
Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan pajak daerah Rp 20,000 Rp 20,000
Pendapatan retribusi daerah Rp 14,000 Rp 14,000
Jumlah Pendapatan Rp 34,000 Rp 34,000
Beba
Beban Operasi Rp 26,000 Rp 26,000

Jumlah Belanja Rp 26,000 Rp 26,000


Surplus/defisit LO Rp 8,000 Rp 8,000

Laporan Neraca Konsolidasi


Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017 (Rp 000)
Uraian SKPD PPKD Eliminasi Gabungan
Aset
Aset Lancar
Kas di kas daerah Rp 200,000 Rp 200,000
Piutang pajak daerah Rp 3,400 Rp 3,400
Persediaan Rp 6,000 Rp 6,000
Jumlah Aset lancar Rp 9,400 Rp 200,000 Rp 209,400
Investasi jangka panjang Rp 110,000 Rp 110,000
Aset Tetap
Tanah Rp 20,000 Rp 20,000
Bangunan dan Gedung Rp 14,000 Rp 14,000
Jalan dan jembatan Rp 24,000 Rp 24,000
Konstruksi dalam pengerjaan Rp 7,000 Rp 7,000
Akumulasi penyusutan bangunan dan gedung -Rp 4,000 -Rp 4,000
Akumulasi penyusutan jalan dan jembatan -Rp 6,000 -Rp 6,000
Dana Cadangan Rp 20,000 Rp 20,000
RK-SKPD Rp 58,000 -Rp 58,000 Rp -
Jumlah Aset Rp 64,400 Rp 330,000
Kewajiban Rp 4,000 Rp 42,000 Rp 46,000
Ekuitas Rp 2,400 Rp 346,000 Rp 348,400
RK-PPKD Rp 58,000 -Rp 58,000 Rp -
Jumlah kewajiban dan ekuitas Rp 122,400 Rp 388,000 Rp 394,400
LAPORAN PERUBAHAN SALDO ANGGARAN LEBIH Konsolidasi
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017 (Rp 000)
Saldo anggaran lebih awal Rp -
Penggunaan SAL sebagai penerimaan pembiayaan Tahun berjalan Rp -
Subtotal Rp -
SiKPA Rp 30,000
Subtotal -Rp 30,000
Saldo anggaran lebih akhir -Rp 30,000

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Konsolidasi


Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2017 (Rp
Ekuitas awal Rp 348,000
Surplus/defisit - LO Rp 8,000
Ekuitas Akhir Rp 356,000