Anda di halaman 1dari 21

RESUME

BUKU HUKUM BISNIS


(TOMAN SONY TAMBUNAN & WILSON R.G. TAMBUNAN)
“Never Stop Reading if I Stop Reading One Minutes I will Be Stupid
No Days Without Reading”

Dosen :
Syarifah Lisa Andriati

Disusun Oleh :
Nama : Rahmah Ramadhani
Nim : 182103043
Jurusan : D3 - Kesekretariatan

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
2019
BAB 1 (PENDAHULUAN)
Dalam kehidupan sehari hari kita ,kita selalu melihat perushaan
mengalami kemajuan dan pertumbuhan yang sangat pesat , dimana ditanai dengan
perolehan keuntungan besar , produk terdapat dimana mana mungkin seperti
kosmetik online yang sedang popular dikampus , kemudian ketika kamu ke mall
atau pasar kamu sudah melihat produk itu terjual lebar ke mall mall tertentu ,dari
situ kamu menyadari produk itu perlahan lahan sudah memiliki konsumen dimana
mana sekitar daerah mu , penambahan unit yang sudah dimana mana , sudah
memulai membuka cabang cabang besar , tingkat kesejahteraan karyawan
semakin layak/mentuk memajukan perusahaan
Diberbagai literature bahwa suatu perusahaan mengalami kemerosotan
atau kemunduran yang ditandai dengan perusahaan memiliki utang besar,produk
kurang diterima di pasar mungkin karena harga terlalu mahal atau produk tidak
sesuai dengan harapan konsumen,tidak memenuhi kebutuhan karyawan,serta
perusahaan mengalami permasalahan permasalahan hukum.
Atau mungkin di tv , atau sosmed , anda mendengar atau membaca berita
tentang situasi di suatu Negara menyebabkan bagi beberapa perusahaan di dalam
negeri mengalami kebangkrutan dan investor asing tidak mau untuk menanamkan
modalnya di Negara tersebut . kondisi ini dapat dianalisis bahwa kondisi di suatu
Negara,kepastian hokum,keamanan dan kebijakan yang ditetapkan oleh suatu
Negara akan mempengaruhi lingkungan bisnis di negra tersebut
Atau saat anda membuka youtube ada mendapat add berita tentang
seorang mahasiswa yang awalnya hanya pengusaha kecil mendadak jadi besar ,
seseorang yang awalnya memulai suatu bisnis dari kondisi nol atau relative nol
atau baik itu kecil , kemudian seiring berjalannya waktu usahanya tersebut
mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga yang bersangkutan
berupaya untuk menjalin kerjasama dengan pihak lainnya untuk menjalankan atau
mengmbangkan aktivitas bisnisnya.
Kemudian pembisnis tersebut mampu memperluas pangsa pasarnya
keinternasional ,ketika masuk ke internasional pembisnis tersebut melakukan hal
yang dengan memulai kecil kecilan diluar negeri sana melihat apa konsumen
disana suka dengan produk yang dihasilkannya , jikanya pembisnis akan
melanjuatkannya lagi lagi seperti yang dijelaskan diatas , sehingga perusahaan
semakin berkembang dan berkembang terus menerus.
Kesuksesan dan kegagalan dari suatu bisnis,sebagaimana dijelaskan diatas
merupakan hal yang nyata dapat terjadi dalam suatu usaha
Lingkungan bisnis memiliki persainagn,peluang,ancaman dan tantangan,baik
dari lingkungan internal maupun ekstrernal suatu bisnis,baik bagi usaha itu sendiri
maupun bagi pihak pihak berkepentingan yang sebelumnya telah berupaya untuk
memajukan usaha,serta akhirnya bias mengarahkan permasalahan dari kegagalan
bisnis tersebut masuk ke jalur hokum
Berkebalikan dengan kesuksesan , mereka melakukan pesainga yang positif ,
dan memahami konsep konsep yang akan mereka jalankan tanpa mengganggu
hokum hokum yang telah ditetapkan
Pesaingan tidak hanya mengejar keuntungan dan pengusahaan pasar saja ,
namun harus mampu menjalinkan kerja sama atau kesepakatan dengan pihak lain
untuk menciptakan peluang , dan sekaligus meningkatkan pemasaran,apalagi
dengan dunia bisnis yang akan mendatang , menuntut setiap perusahaan untuk
menjadi pelaku usaha yang berjalan , mengendalikan dan mngelola perusahaan
sesuai standar bisnis serta kepatuhan terhadap hukum yang berlaku
Konsep pengelolaan perusahaan yang saling berhubungan dengan semua aspek
kehidupan di antaranya yaitu : 1.Untuk mendukung industri yang berdaya saing,
2.Menciptakan lingkungan yang sehat , 3.Memberikan kesejahteraan bagi internal
perusahaan, 4.Menghasilkan kualitas produk yang baik
Hokum bisnis merupakan tataan untuk mengatur dalam bertindak atau melakukan
sesuatu dalam aktivitas bisnis , hokum bisnis adalah serangkaian perangkat
hokum yang digunakan perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya ,
sehingga perushaan lebih terarah, berdaya saing , dan berkinerja .
Jika kita dapat poin poin besar dari penjelesan diatas, kita dapat melanjutkan ke
penjelesan mendalam yaitu hukum itu sendiri.
BAB 2 (MEMAHAMI HUKUM)
Pertama tama sebelum mengenal atau memahami hukum , kita harus mengerti
apa itu hukum? , pengertian hukum menurut para ahli sangat banyak mulai dari
Prof.Mr.E.M Meyers , Leon Duguuit , Immnuel Kant dan lain lain.
Kita ambil saja pengertian hukum menurut Prof Mr.E.M Meyers , dalam
bukunya De Algemene begrippen van het Burgerlijk Recht, Hukum Adalah
semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan,ditunjukan dan
ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat, dan yang menjadi
pendoman bagi pengusaha pengusaha Negara dalam melakukan tugas tugas nya
(dalam kansil,1989)
Setelah memahami pengertian hukum secara umum , atau dengan membaca
pengertian hukum dari para ahli , kita pasti sempat membaca subjek dan objek
hukum , apa itu subjek dan objek hukum? ,
Saliman (2005) dalam bukunya menuliskan bahwa subjek hukum adalah
sesuatu yang menurut hukum dapat memiliki hak dan kewajiban yang memiliki
kewenangan untuk bertindak , contohnya antara lain : manusia/orang pribadi
(natuurlijke persoon) yang sehat rohani dan tidak dibawah pengampunan ,
kemudian badan hukum (rechts persoon) , objek hukum adalah segala sesuatu
yang bisa berguna bagi subjek hukum dan dapat menjadi pokok suatu hubungan
hukum , yang dilakukan oleh subjek hukum, biasanya dinamakan benda atau hak
yang dapat memiliki dan dikuasi oleh subjek hukum
Benda dibedakan menjadi dua yaitu:
Benda berwujud , segala sesuatu yang dapat dirasakan oleh indra manusia, Benda
tidak berwujud , hak yang dapat dinikmati, mungkin seperti hak cipta , merek dan
lain lain
Kemudian berlanjut ke sumber sumber hukum , menurut kansil yang telah dia
tuliskan dibukunya sumber hukum diuraikan dalam beberapa pengertian dan jenis
yaitu:Sumber hukum material ,Sumber hukum yang ditinjau dari sisi ekonomi
Sumber hukum formal , yaitu berasal lagi dari :
Undang undang (statue) peraturan peraturan yang dibuat oleh pemerintah yang
harus di ikuti oleh pengusaha pengusaha agar perushaan dapat berkembang tanpa
mengganggu hukum
Kebiasaan (costum) tindakan manusia yang terus berulang ulang dilakukan secara
rutin akhirnya menjadi pola hidup kenerja mereka, Keputusan hakim
(yurisprusdensi) yaitu seorang hakim yang memiliki hak untuk memutuskan suatu
keputusan , menyelesaikan perkara , dan membuat atau mengembangkan
peraturan peraturan baru
Setelah dapat memahami hal hal diatas kita berlanjut dengan unsur unsur hukum ,
sesuai dengan buku yang diciptakan oleh kansil (1989) , hukum meliputi beberapa
unsur lagi yaitu:
Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat , peraturan
yang diadakan oleh badan badan resmi yang berwajib ,bersifat memaksa , sanksi
jika ada pelanggaran . ada juga menurut hasanuddin yaitu unsur idiil yang
mencangkup susila dan rasio manusia , dan terakhir ialah unsur riil terdiri dari
manusia kebudayaan , dan lingkungan alam
Dilanjutkan lagi ke ciri ciri hukum masih mengikuti tulisan dari buku kansil
(1989) menyebutkan bahwa hukum memiliki ciri ciri yaitu , adanya pemerintah
dan larangan , kemudian perintah dan larangan tersebut harus patuh ditaati setiap
orang yang bersangkutan
Akhirnya masuk ke tahap akhir untuk memahami hukum , yaitu system hukum
berbeda dari yang sebelum belumnya kali ini menurut fuler (1971) mengajukan
pendapat untuk mengukur apakah kita pada suatu saat dapat berbicara mengenai
adanya suatu system hukum , sesuai dengan delapan asas yang dinamakan
“principle of legality” secara singkat yaitu :
Suatu system hukum harus mengandung peraturan peraturan , kemudian harus
diumumkan, tidak memperbolehkan berlakunya surut, peraturan peraturan
tersebut harus disusun dalam rumusan yang mudah dimengerti tidak bertele tele ,
tidak boleh bertentangan, begitu juga dengan tuntutan, dan tidak boleh
menyebabkan kehilangan orientasi, dan harus ada kecocokan antara peraturan
yang diundangkan dengan kegiatan atau pelaksanaan sehari hari.
Dapat dikatakan bahwa hukum memang bersifat keras atau memaksa , baik
dalam menyebarkannya dan cara membuat hukum itu sendiri, dengan peraturan
peraturan yang berlaku tidak akan berjalan dengan hukum yang tidak matang,
oleh karena itu hukum harus memili system yang kuat untutk membopong hal ini.
BAB 3 (MEMAHAMI BISNIS)
Dasar memahami bisnis ialah pengertian bisnis itu sendiri , pengertian bisnis
banyak dibedakan dalam pendapat pendapat para ahli , salah satunya iyalah
Madura(2007) bisnis ialah usaha yang menyediaan produk atau jasa yang
diinginkan oleh pelanggan , ada juga menurut Ebert dan Griffin bisnis ialah
organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk memperoleh laba, dan
menurut Warren dalam bukunya ia menjelaskan bahwa bisnis ialah suatu
organisasi dimana sumber daya seperti bahan baku dan tenaga kerja diproses
untuk menghasilkan barang atau jasa , dan masih banyak lagi
Bisnis juga memiliki beberapa jenis , berikut ialah tiga jenis perusahaan yang
beroperasional:1.)Perusahaan manufaktur , mengubah input dasar menjadi produk
2.)Perusahaan dagang ,tidak memproduksi barang ,membeli produk dari
perusahaan lain kemudian dijual kembal, 3.)Perusahaan jasa , badan usaha yang
menghasilkan jasa , bukan produk atau barang melainkan service atau jasa lainnya
Tanpa adanya tujuan , bisnis tidak akan berjalan oleh karena itu tujuan bisnis
ialah sebagai berikut :
Menyediakan barang atau jasa , keuntungan (profit) , kesejahteraan pemilik factor
produksi dan masyarakat, menjaga kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka
panjang , adanya kemajuan dan perkembangan yang terjadi di perusahaan ,
kemudian yang terakhir ialah pretise atau prestasi
Selain mempunyai tujuan organisasi atau bisnis ,sebuah bisnis juga harus
memiliki fungsi organisasi bisnis salah satunya seperti : dapat menghasilakn
penerimaan dan permintaan pesanan sebuah produk dan jasa (pemasaran) , juga
dapat melakukan produk dan operasional yang menghasilkan produk dan jasa
yang dibutuhkan oleh masyarakat (produksi dan operasional) , mengindenfikasi
seberapa baik kinerja organisasi , pembayaran , dan pengumpulan uang (keuagan
dan akuntasi)
Semua hal diatas tidak dapat terwujud tanpa adanya pelaku pelaku dalam
bisnis ,sesuai dengan Madura didalam bukunya pelaku bisnis antara lain ,
pelaku,kreditur,karyawan,pemasok, dan pelanggan
Setelah itu etika bisnis menurut Ebert dan Griffin etika adalah keyakinan tentang
hal yang benar dan salah,atau hal yang baik dan buruk pada suatu tindakan yang
berpengaruh pada orang lain , secara singkat etika bisnis ialah perilaku etnis atau
tidak etnis yang dilakukan karyawan terkait dengan perkerjaan yang sedang
mereka lakukan .
Pada sebelumnya ada dijelaskan siapa saja pelaku dalam bisnis setelah itu ialah
pelaku kegiatan ekonomi , secara umum pelaku kegiatan ekonomi ialah : rumah
tangga, merupakan entitas pemilik berbagai factor produksi yang tersedia dan
mendukung dalam perekonomian , perusahaan merupakan organisasi yang
didirikan , dan terakhir ialah pemerintah ialah lembaga atau badan badan
pemerintah yang bertugas mengatur aturan aturan pada pelaku atau kegiatan
produksi perusahaan
Dalam memahami bisnis kita harus memahami struktur pasar persaingan ,ada
beberapa bentuk dari struktur pasar persaingan antara lain ialah :
1.)Pasar persaingan sempurna , ciri ciri pasar ini adalah, Pengambilan harga (price
taker) , perusahaan sangat mudah untuk masuk dan keluar , menghasilkan barang
barang yang hamper serupa , terdapat banyak perusahaan di pasar, 2.)Pasar
monopol , ciri cirinya ialah ,Industry satu perusahaan , tidak memiliki barang
pengganti/tidak mirip atau serupa,tidak kemungkinan untuk perusahaan masuk ke
industri,dapat mempengaruhi penentuan harga , promosi promosi tidak terlalu
berdampak, 3.)Persaingan monopolis, ciri cirinya adalah, Terdapat banyak
penjual, barang bersifat berbeda corak,perusahaan memiliki sidikit kekuasaan
untuk mempengaruhi harga,untuk masuk ke dalam industry relative mudah,
persaingan untuk promosi penjualan sangat aktif, 4.)Pasar oligopoly, ciri cirinya
ialah Menghasilkan barang standar maupun barang berbeda corak,kekuasaan
menentukan harga adakalanya sangat kuat tergantung bentuk kerjasama antara
perusahaan perusahaan yang terlibat , perlu melakukan promosi iklan
Perdagangan ialah tatanan kegiatan yang terkait dengan transaksi barang atau
jasa di dalam negeri dan melampaui batas wilayah Negara dengan tujuan tertentu,
perdagangan merupan hal penting bagi perekonomian, oleh sebab itu perdagangan
disetiap Negara harus dikembang dengan mengembangkannya kita dapat
memperlaji pasar terlebih dahulu seperti penjelasan diatas.
BAB 4 (PENDEKATAN ISTILAH HUKUM BISNIS)
Setelah semua penjelasan dari bab bab sebelumnya kita tetap harus melakukan
pendahuluan , teori hukum bisnis merupakan topic yang semakin berkembang dan
popular, dengan banyak istilah yang muncul susah untuk mengindenfikasikan
secara baik apa itu hukum bisnis , awalnya kita akan membahas pendekatan istilah
hukum bisnis akan kita urai dalam beberapa poin penjelasan
Hukum dagang (trade law) , ialah hukum yang mengatur hubungan antara
satu pihak dengan lainya yang berkaitan dengan kegiatan dagang, tatanan hukum
yang mengatur tingkah laku manusia dalam berbagai aktivitas perdagangan
dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang diharapkan , dengan beberapa
landasan yang digunakan yaitu salah satunya ialah ; kitab undang undang hukum
dagang (KUHD) , kemudian ruang lingkup dalam hukum dagang ialah :
Pihak yang terlibat dalam perdagangan, Kontrak bisnis, Jual Beli, Pembukuan,
Perpajakan&Perkreditan, Asuransi&perpajakan
Kemudian berlanjut ke hukum perniagaan (commercial law) , dimana kansil
mendefenisikan usaha perniagaan adalah segala usaha kegiatan baik aktif maupun
pasif , termasuk juga segala sesuatu yang menjadi perlengkapan perusahaan
tertentu , guna memperoleh keuntungan,usaha , usaha perniagaan meliputi ; benda
benda yang dapat dirakan olen indra manusia , para langganan, dan rahasia rahasia
perusahaan , ruang lingkup pada hukum perniagaan antara lain :
Pihak yang terlibat, Kontrok&jual beli, Badan kepemilikan usaha,
Investasi&sengketa, Asuransi&pengangkutan, distribusi
Masuk ke hukum ekonomi (economic law) , disebut dengan economisch recht
,hukum ekonomi adalahs emua tatanan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis
untuk mengatur kegiatan serta kehidupan sektor perekonomian yang ada disuatu
Negara ,baik bersifat privat maupun public , setelah itu ada aspek yang sangat
mempergaruhi hukum ekonomi salah satunya; aspek hukum dalam upaya
melaksanakan pembangunan ekonomi nasional secara keseluruhan , dan aspek
hukum dalam upaya bagi hasil atas pembangunan ekonomi secara merata bagi
semua unsur masyarakat sebagai bentuk menikmati hasil hasil pembangunan.
Ruang lingkup dalam hukum ekonomi terbagi menjadi dua pertama ialah
,hukum ekonomi sosial;yaitu pengaturan hukum yang meliputi : kesehatan
,kependudukan, bencana alam ,pertanian,pendidikan,ketenagakerjaan,bentuk
uasaha kerakyatan,bantuan sosial dan pemdidikan , dan kehidupan sosial.
Kemudian ruang limgkup kedua ialah ,hukum ekonomi pembangunan,yaitu
pengaturan hukum yang meliputi : pemanfaatan atas tanah,pertanian,
pertambangan, bentuk bentuk usaha, penanaman modal ,pengkreditan,hak
kekayaan intelektual ,asuransi,ketanagakerjaan, realestate,perdagangan
internasional
Dan yang terakhir hukum bisnis , dalam buku yang ditulis oleh fuady hukum
bisnis adalah suatu perangkat kaidah hukum yang mengatur tentang tata cara
pelaksanaan urusan atau kegiatan dagang,industry,atau keuangan yang
dihubungkan dengan produksi atau pertukaran barang atau jasa dengan
menempatkan uang wirausahaan dalam resiko dengan usaha tertentu dengan motif
adalah untuk mendapatkan kentungan tertentu
Dan menurut buku yang ditulis saliman , ia menguraikan dua aspek pokok dalam
hukum bisnis yaitu ,aspek kontrak;atau perjanjian yang menjadi sumber hukum
utama ,dimana masing masing pihak tekait untuk patuh kepada kontrak yang telah
disepakati , kemudian aspek kebebasan berkontrak;dimana para pihak bebas
untuk membuat dan menentukan isi dari kontrak yang telah disepakati , ruang
lingkup dalam hukum bisnis yaitu :
Kontrak Bisnis, Sistem jual beli, Bentuk organisasi bisnis, Surat berharga,
Pembiayan dan penjaminan, Hak milik intelektual, Lisensi, Perizinan bisnis,
Hukum jaminan, Hukum ketenagakerjaan, Hukum investasi, Perusahaan go green,
Perlindungan konsumen, Anti monopoli, Merger,akuuisisi,konsolidasi, Hukum
asuransi, Perpajakan, Hukum perbankan, Hukum tindak pidana, Hukum
perdagangan luar
Dari pendekatan ini kita dapat menyimpulkan apa itu hukum bisnis, apa saja
yang berpengaruh pada hukum, jenis jenis hukum yang berlaku, bagaimana cara
pandagan setiap jenis hukum terhadap situasi tertentu, dan tentu akan hukum
bisnis itu sendiri tersampaikan lebih mendalam.
BAB 5 (BENTUK ORGANISASI BISNIS)
Dalam bab ini kita akan mengenal apa saka bentuk bentuk yang ada dalam
organisasi bisnis , untuk para pengusaha yang ingin membangun bisnis hal ini
sangat penting untuk dipahami, sebab jika kita ingin membangun sebuah
perusahaan kita harus tau bentuk bentuk organisasi seperti apa yang kita bangun
tanpa mengenali bentuk organisasi seakan membangun sebuah bisnis tanpa
pondasi dalam bentuk oerganisasi bisnis , yang pertama ialah Perseroan terbatas
(PT) ,ialah badan hukum yang merupakan persekutuan modal,didirikan
berdasarkan perjanjian,dengan modal dasar seluruhnya berbagi sahamBerdasarkan
UURI nomor 40 tahun 2007 , tiga sumber modal ialah ; modal dasar, modal
ditempatkan dan modal setor , kemudian hak UUD tentang perseoran terbatas
organ PT terdiri
dari ; rapat umum pemegang saham,direksi, dan dewan komisaris . dan sesuai
dengan buku yang ditulis oleh Madura , keuntungan PT yaitu :kewajiabn terbatas
dari para pemilik,akses ke perdanaan mudah,mudah dalam kepemilikan, kerugian
PT yaitu :biaya operasional yang tinggi,pengungkapan keuangan,masalah
perwakilan
kemudian masuk pada bentuk organisasi Firma , perseroan firma adalah yang
didirikan untuk melakukan suatu usaha dibawah nama bersama,cara mendirikan
firma telah ditetapkan pada pasal 22-23 KUHD yang menyatakan bahwa
perseroan firma harus didirikan dengan akta autentik,para persero firma
diwajibkan untuk mendaftarkan akta pada pengadilan negeri daerah hukum.
bersambung ke Perseroan komanditer(CV), menurut Ebert dan Griffin CV
ialah bisnis dengan dua pemilik atau lebih yang ebrsama sama mengelola
perusahaan dan mengemban tanggung jawab keuangan atas seluruh utang.
Kelebihan CV, Kemampuan untuk bertumbuh dengan bertambahnya bisnis baru
dan tambahan dana/modal, bisa dibentuk hanya dengan memenuhi beberapa
persyaratan hukum, persekutuan dengan kesepakatan dan perjanjian sebagai
dokumen pribadi, Kelemahan CV, Kewajiban tidak terbatas, persekutuan tudak
dapat menikmati potensi bisnis yang berkelanjutan, sulitnya kepemilikan
Organisasi Perusahaan patungan (JOINT VENTURE), merupakan suatu
kontrak perjanjian antara dua pihak perusahaan untuk mendirikan suatu
perusahaan baru ,kemudian organisasi bisnis yang sering kita jumpai yaitu
Koperasi , adalah badan hukum yang didirikan oleh perorangan atau badan
hukum koperasi,dengan pemisahaan kekayaan para anggotanya sebagai modal
untuk menjalankan usaha, koperasi juga menjalankan prinsip prinsip sesuai
dengan pasal 6 yaitu salah satunya ; keanggotaan koperasi bersifat sukarela,
pengawasan oleh anggota, anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi
koperasi,koperasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.Koperasi
berlandasan akan tiga unsur ; landasan idiil, landasan structural, landasan
mental. Dan tentu fungsi koperasi sesuai dengan undang undang ialah; sebagai
salah satu urat nadi perekonomian Indonesia, alat perjuangan ekonomi untuk
kesejahteraan rakyat, alat pendemokrasian
Badan usaha milik Negara (BUMN) , BUMN ialah badan usaha yang
seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan
secara langsung yang berasal dari kekayaan neagra yang dipisahkan , dan tujuan
dalam berdirikan BUMN antara lain; memberi sumbangan untuk perkembangan
ekonomi, pemasok pengusaha yang dibawahnya seperti koperasi dll,mengejar
keuntungan, BUMN sendiri terdiri dari ; perusahaan perseroan, perusahaan
umum. Organisasi bisnis bersifat propektif Yayasan , ialah badan hukum yang
terdiri dari kekayaaan yang dipisahkan dan diperuntuk untuk mencapai tujuan
tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan sosial, yang tidak mempunyai anggota,
mempunyai tempat kedudukan dalam wilayah Indonesia yang ditentukan
anggaran dasar.
Pada semua organisasi bisnis/badan hukum diatas ada hal paling dasar sebelum
bisa mendirikan hal yang diatas yaitu Pendaftaran perusahaan , yaitu catatan
resmi memuat hal hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta di
sahkan oleh pihak berwenang berkepentingan mengenai profil perusahaan yang
dididrikan tercantum dengan benar. Kemudian dilanjutkan dengan Surat izin
usaha perdagangan (SIUP) , diterbitkan berdasarkan tempat kedudukan
perusahaan perdagangan dan berlaku untuk melakukan usaha perdagangan di
seluruh wilayah Indonesia .
BAB 6 (HUBUNGAN HUBUNGAN BISNIS)
Kerja sama bisnis yang dilakukan oleh beberapa pelaku bisnis tentu nya
diadhulihi dengan kesepakatan dan ditindaklanjuti dengan perjanjian bisnis, ada
beberapa bentuk bentuk hubungan bisnis , yaitu salah satunya Agen , ialah
perusahaan perdagangan nasional yang bertindak sebgai perantara untuk dan atas
nama principal berdasarkan perjanjian untuk melakukan pemasaran tanpa
melakukan pemindahan ha katas fisik barang atau jasa yang dimiliki atau dikuasai
yang menunjuknya, jenis jenis keagenan adalah:
Agen manufaktur, yang berhubungan langsung dengan parbrik , Agen
penjualan, wakil pihak penjual, Agen pembelian,wakil pihak pembeli, Agen
umum, wewenang umum transaksi, Agen khusus, dan Agen tunggal
Hubungan Waralaba , ialah hak khusus yang di miliki oleh perseorangan atau
badan usaaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka
memasarkan barang dan jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan
atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba , kriteria waralaba
dapat dilihat dibawah ini :
Memiliki ciri khas usaha, terbukti sudah memberikan keuntungan, memliki
standar atas pelayanan dan barang atau jasa yang ditawarkan yang dibuat secara
tertulis, mudah diajarkan dan diaplikasikan, adanya dukungan yang
berkesinambungan, hak kekayaan intelektual yang telah terdaftar.Waralaba
diselenggarakan berdasarkan perjanjian tertulis antara pemberi waralaba dengan
penerima waralaba dengan memperhatikan hukum Indonesia , waralaba yang
wajib dipedomanni diantaranya yaitu:
Pemberian waralaba harus memberikan prospectus penawaran waralaba keapada
calon penerima waralaba pada saat melakukan penawaran, pemberi waralaba
wajib memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, pemberi waralaba dan
penerimaan mengutamakan penggunaan barang atau jasa hasil produksi
memenuhi standar, pemberi waralaba harus berkerja sama dengan pengusaha kecil
dan menengah di daerah stempat sebagai penerima waralaba atau pemasok.
Dan ada juga sanksi yang terjadi pada waralaba , sanksi administrative bagi para
pemberi waralaba dan penerima waralaba yang melanggar ketentuan berupa:
Peringatan tertulis; dikarenakan karena pemberi waralaba dan penerima waralaba
yang melanggar ketentuan, denda; dikenakan kepada pemberi waralaba yang tidak
melakukan pendaftaran prospectus atau sebaliknya kepada penerima waralaba
denda berupa 1.00.000.000.00(seratus juta rupiah), pencabutan surat tanda
pendaftaran waralaba; dikenakan kepada pemberi waralaba yang tidak melakukan
pembinaan kepada penerima waralaba, setelah diterbitkan peringatan ke 3.
Pembangunan sangat membutuhkan hubungan bisnis ini Bangun guna serah
(Build,operate,transfer,bot), pemanfaatan barang milik Negara berupa tanah
oleh pihak lain dengan cara mendirikan bangunan dan sara seperti
fasilitasnya,kemudian didayagunakan oleh pihak lain tersebut dalam jangka waktu
tertentu yang telah disepakati, untuk selanjutnya diserahkan kembali tanah beserta
bangunan atau sarana berikut fasilitasnya setelah berakhirnya jangka waktu.
Kemudia pada perseroan ada yang disebut dengan Penggabungan perseraon
(Joint venture), adalah perusahaan membangun kepemilikan bersama untuk
menghasilkan produk baru atau mencapai pasar yang baru, di buku yang ditulis
oleh Simatupang bahwa joint venture memiliki ciri ciri yaitu:
Adanya perusahaan baru yang didirikan bersama sama oleh beberapa
perusahaan lain, Adanya modal perusahaan joint venture yang berasal dari
perusahaan itu sendiri dan modal saham yang disediakan oleh perusahaanitu
sendiri, Perusahaan perusahaan pendiri tetap memiliki ekstensi dan kebebasan
masing masing, Bagi Indonesia joint venture merupakan kerja sama antara
perusahaan dosmestik dan asing, baik itu dalam bentuk modal atau pemerintah
maupun modal swasta,
Lebih mendalam masih penjelasan simatupang , menyatakan bahwa alasan
penting dilakukan usaha penggabungan dari suatu perseroan yaitu: Untuk
mengambil ahli suatu perusahan yang sedang berjalan untuk memperluas suatu
pemasaran, Memperoleh keuntungan ,Mendapatkan sumber sumber baru bagi
barang barang, Memperoleh cadangan tunai, dan juga untuk menyebarkan relasi
dalam perdagangan , membuat produk lebih cepat dikenal oleh masyarakat dan
mendapat lingkungan baru untuk dikembangkan ,tidak hanya menyebarkan
produk tetapi juga mengkembangkan produk sesuai dengan lingkungan nya.
BAB 7 (KONTRAK BISNIS)
Kontrak bisnis ialah suatu perbuatan dimana satu orang atau lebih mengikatkan
diri terhadap satu orang lain atau lebih, kesepakatan yang diperjanjikan
(promissory agreement) diantara dua atau lebih pihak yang dapat menimbulkan,
memodifikasi, atau menghilangkan hubungan hukum. Didalam sebuah kontrok
bisnis terdapat Asas asas kontrak , yang terdiri dari:
1)asa kontrak sebagai hukum mengatur, 2.)asas kebebasan berkontrak, 3.)asas
janji yang mengikat, 4.)asas konsensual, 5.)asas obligatoir, 6.)asas iktikad
Dan dalam pembuatan kontrak bisnis kita harus paham dengan Syarat sah suatu
kontak , suatu kontrak harus memenuhi empat syarat anatara lain; kesepakatan
antara beberapa pihak , kecakapan sautu perikatan, suatu pokok persoalan tertentu,
dan suatu sebab yang tidak terlarang
Setelah hambir siapnya suatu kontrak bisnis ada beberapa hal atau
kejadian/situasi yang membuat Hapusnya suatu kontrak , yaitu :
Pembayaran, perikatan dapat dipenuhi oleh siapa pun yang berkepentingan
,seperti orang yang turut berutang atau penanggung hutang , pembayaran harus
dilakukan kepada kreditur atau kepada orang yang dikuasakan.
,Penawaran pembayaran tunai,diikuti dengan penyimpanan atau penitipan, jika
kreditur menolak pembayaran, maka debitor dapat melakukan penawaran
pembayaran tunas atas apa yang harus dibayarnya, dan jika kreditur juga
menolaknya , maka debitor dapat menitipkan uang atau barangnya kepada
pengadilan,agar penawaran sah harus:
Penawaran oleh kreditur , atau dilakukan oleh orang yang berkuasa untuk
membayar, Ketetapan waktu telah tiba itu dibuat untuk kepentingan kreditur
Bahwa penawarannya dilakukan oleh orang notaris atau juru sita
,Pembatuan utang, pembaruan utang hanya dapat dilakukan antara orang orang
yang cakap untuk mengadakan perikatan, pemberian kuasa atau pemindahan
dengan mana seorang debitor memberikan kepada kreditur, seorang debitor baru
yang mengikaykan dirinya kepada kreditur, tidak menimbulkan suatu pembaruan
utang.
,Perjumpaan utang atau kompensasi,jika dua orang saling berutang, maka
terjadilah antara mereka suatu penjumpaan utang yang menghapuskan utang utang
kedua orang tersebut
Pencampuran utang, pencampuran utang yang terjadi pada debitor utama
berlaku juga untuk keuntungan para penanggu utangnya, kemudian Pembebasan
utang, dimana suatu utang atau pelepasan menurut persetujuan untuk kepentingan
salah satu debitor dalam perikatan tanggung menanggung, membebaskan semua
debitor yang lain , kecuali jika debitor dengan teags menyatakan hendak
mempertahankan hak haknya.
Musnahnya barang yang terutang, jika barang yang terutang musnah,taka da lagi
dapat diperdagangkan, atau hilang diluar kesalahan debitor, mempunyai hak
tuntutan untuk ganti rugi, dan Kebatalan atau pembatalan, pernyataan batal yang
berdasarkan adanya paksaan,penyesatan dan lain lain, juga mengakibatkan barang
dan orang yang bersangkutan pulih dalam keadaan seperti perikatan dibuat,
diteruskan dengan berlakunya suatu syarat pembatal yang hamper berikat erat
dengan lewat waktu atau kadaluwarsanya sebuah kontrak
Setelah paham bagaimana cara bekerjanya kontrak kerja kita juga harus tau
Prestasi dan wanprestasi dalam sautu kontrak, prestasi adalah melakukan atau
melaksanakan secara keseluruhan isi dari kontrak yang telah disepakati,
sedangkan wanprestasi ialah salah satu atau semua pihak yang terikat dalam
sebuah kontrak tidak melakukan kewajibannya yg sudah ada dikontrak.
Bersangkut paut dengan Force majure dalam kontrak yaitu suatu keadaan
memaksa dimana pihak debitor dalam sautu kontrak terhalang untuk melakukan
kewajibanya.
Dalam suatu kontak bisnis terkadang dapat menimbulkan konflik ada bentuk
Penyelesaian sengketa kontrak , yaitu pertama dengan melalui pengadilan;
ikatan hukum perdata , sehingga dapat diselesaikan dengan perdata, dan yang
kedua ialah dengan melalui arbitrase; cara menyelesai kan masalah diluar
pengadilan. Sekarang dalam kontrak Garis besar dari suatu kontrak ialah ,
antara lain; judul,paragraph pembuka, preambule, defenisi, perjanjian utama,
syarat–syarat,pernyataan,kovenan atau janji, release, indemnities, default, upaya
hukum,boilerplate
BAB 8 (TRANSAKSI DALAM BISNIS)
Transaksi transaksi dalam bisnis yang paling umum adalah Jual beli , jual beli
ialah persetujuan dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk
meneyrahkan suatu barang, dan pihak lain untuk membayar harga yang
dijanjikan,jual beli dianggap telah terjadi antara dua belah pihak,segera setelah
orang orang itu mencapai kesepakatan tentang barang tersebut beserta harganya
Secra umum ada dua pihak yang terlibat dalam aktivitas jual beli yang pertama
ialah pihak penjual; pihak penjual yaitu pihak yang bersedia memberikan atau
meneyrahkan barang atau jasa dari suatu aktivitas atau transaksi jual beli.pihak
penjual harus bisa menjamin bahwa barang atau jasa yang diserahkan kepada
pihak lain dalam kondisi baik dan bisa digunakan sesuai dengan harapan pihak
lain,perdataan tyang harus dilakukan dari penjualan yaitu sebai berikut:
Perdataan yang pertama ialah menyerahkan barang yang dikuasainya;
penyerahan ialah pemindahan barang yang telah dijual ke dalam kekuasaan dan
hal milik si pembeli, seperti saat membeli barang bekas dari kawan anda mungkin
kamera lama yang telah anda ingin punya dari dulu ,anda harus membayar sesuai
dengan keputusan yang telah dibuat oleh pihak pembeli(anda) dengan
penjual(kawan anda), jika anda sudah membayar sesuai nominal yang dijanjikan
barang tersebut sudah berpindah hak milik menjadi punya anda, dan yang kedua
ialah menanggung atas barang yang telah ditawarkannya tersebut tidak dalam
kondisi rusak atau cacat,sama seperti contoh diatas sebelum anda membayar
untuk menjadikan barang tersebut barang anda,terlebih dahulu harus memeriksa
keaadan barang yang akan di transaksikan, apakah kondisinya sesuai dengan
penjual(kawan ada) janjikan , masih bisakah digunakan dengan baik,dan tentu
sesuai dengan selera pembeli(anda).
Lanjut lagi kepehaman yang lebih dalam tentang transaksi jual beli ,sesuai dalam
buku yang ditulis oleh Fuady ia menuliskan ada beberapa metode metode
pembayaran dalam transaksi jual beli yaitu diantaranya ialah pembayaran tunai
seketika, pembayaran dengan metode ini dilakukan ketika harga dari suatu barang
sudah disepakati bersama dari pihak pembeli maupun penjual, kemudian barang
diserahkan pihak penjual,sekaligus pihak pembeli membayar atas barang yang
diserahkan , sesuai dengan penjelasan sebelumnya tentang pertukaran hak milik.
Ketika tidak uang pegangan untuk membeli suatu barang jadi ingin mempunyai
barang terlebih dahulu baru membayar , pembayaran ini disebut dengan metode
pembayaran dengan kredit, yaitu pembayaran yang dilakukan dengan dalam
beberapa tahapan atau dalam bentuk cicilan,barang sudah diberikan terlebih
dahulu oleh penjual kepada pembeli, kemudian pembayaran kartu kredit, yaitu
pembayaran yang dilakukan konsumen dengan maksud untuk merasa lebih aman
ketika melakukan transaksi dan tentu menjadi tidak lebih repot dengan membawa
bawa uang tunai yang berserak di dalam dopet atau saku celana, ketika membeli
suatu produk konsumen yang mempuyai kartu kredit tinggal mentandatangani
surat resi atau tinggal menunjukkan kartu kredit ke penjual untuk melakukan
transaksi dengan cara menggesek kartu, tabungan anda dalam kartu kredit akan
berkurang sesuai dengan barang yang telah anda belik.
Hampir sama dengan transaksi diatas yaitu pembayran melalui kartu debit, yaitu
pembayaran melalui mesin ATM (automated teller machine), kemudian selain
dengan kartu kita juga dapat melakukan pembayaran dengan cek, dimana
menggunakan kertas cek yang diberikan dari bank dimana nati tertera rekening
Koran dari pihak pembayar untuk transaksi yang akan dilakukan.
Setelah itu ada pembayaran terlebih dahulu, dengan maskud pihak penjual baru
mengirim barangnya jika dia telah menerimna seluruh pembayaran terhadap
barang tersebut, ada juga pembayaran secara open account, dimana pihak
pembeli baru membayar sejumlah uang stelah pembeli menerima barangnya
secara utuh, dan masih ada tiga cara pembayaran transaksi yang tidak terlalu
sering kita kenali yaitu pembayaran atas dasar konsinyasi,documentary
collection, dan secara documentary credit.
Selain transaksi jual beli ada juga jenis transaksi lain yaitu Tukar menukar,
yang dimaksud dengan tukar menukar ialah suatu persetujuan dengan mana kedua
belah pihak mengikatkan diri untuk saling memberikan sautu barang secara timbal
balik sebgai ganti suatu barang lain, hal ini dulu kita kenal dengan istilah barter
seperti jaman dahulu yang saling tukar menukar bahan pokok demi kebutuhan
masing masing, dan terakhir adalah Sewa menyewa, ialah dimana suatu
perjanjian,dengan mana pihak yang satu memberikan kenikmatan suatu barang
kepada pihak lain dalam jangka waktu tertentu, seperti rumah sewa atau kos kos.
BAB 9 (SURAT BEHARGA)
Surat berharga adalah sautu dokumen yang diterbitkan oleh penerbitnya sebagai
pemenuhan sautu prestasi berupa pembayaran sejumlah uang sehingga berfungsi
sebagai alat bayar yang didalamnya berisikan perintah untuk membayar kepada
pihak pihak yang memean surat tersebut,baik pihak yang diberikan surat berharga
oleh penerbitnya ataupun pihak ketiga kepada siapa surat berharga tersebut telah
diaihkan
fungsi pada surat beharga ialah; sebagai alat pembayaran, alat oemindahan hak
tagih, dan surat legitimasi. Surat beharga terdiri dari tiga bentuk yaitu; surat yang
bersifat hukum, surat tanda keanggotaan, dan surat tagihan utang
Salah satu yang termaksud surat beharga ialah Surat wesel, ialah surat berharga
yang memiliki tanggal dan menyebutkan tempat penerbitnya, sebagai bentuk
perintah tanpa syarat oleh penarik untuk membayar kepada pihak pemegang atau
yang ditunjuk oleh pihak pemegang tersebut,pembayaran mana yang dilakukan
oleh pihak pembayar, para pihak yang terlihat dalam hal ini adalah;
penarikan,tertarik,askseptan,pemegang pertama, pengganti, endosan. Setelah itu
surat wesel juga memiliki beberapa jenis sebagai berikut;wesel biasa, wesel atas
pengganti penerbit, wesel atas penerbit sendiri, wesel perhitungan pihak ketiga,
wesel inkaso, wesel berdomisili.
Surat selanjutnya ialah Surat sanggup, ialah sautu surat berharga, tercantum
tanggal, dan meneyburkan tempat penerbitnya, yang menjelaskan bahwa
kesanggupan tanpa syarat oleh pihak penerbit untuk membayar atau pengakuan
utang kepada pihak pemegang, dimana proses pembayaran dilakukan pada waktu
tertentu oleh pihak penerbit itu sendiri. kemudian ada surat Cek , cek merupakan
salah satu bentuk dari surat berharga yang berguna sebagai alat tukar atas suatu
nilai mata uang
cek adalah perintah tertulis nasabah kepada pihak bank untuk menarik sejumlah
sana tertentu, baik atas nama pemilik nasabah atau atas unjuk.cek juga dapat
diartikan sebagai surat pemerintah tnapa syarat oleh pihak penarik untuk
membayar kepada pihak pemegangnya.
sesuai KUHD, bahwa suatu cek harus memuat; pertama kata kata cek yang
dimasukan dalam teks,perintah tidak bersyarat, dan kemudian nama orang yang
harus membayar, selanjutnya penunjuk tempat pembayaran yang dilakukan , dan
yang terakhir ialah pernyataan tanggal penandatanganan beserta tempat cek itu
ditarik beserta tanda tangan orang yang mengeluarkan tempat cek itu ditarik
pihak yang terlibat dalam sautu cek adalah; pemegang ,pembawa ,penarik ,
tetarik, pengganti,endosan.secara umum ada beberapa jenis cek yang meredar;
Yang paling pertama ialah cek atas nama,cek atas unjuk,cek tunai, cek
silang,cek mundur,cek kosong, cek biasa, cek kadaluwarsa, cek bank, cek pos, cek
perjalanan. Kemudian ada surat berharga Bilyet giro, yaitu surat pemerintah dari
pemilik giro nasabah kepada pihak bank sebagai badan hukum yang mengelola
giro tersebut untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yang dimiliki
pemohonan terhadapad pihak penerima yang namanya disebutkan atau ada nomor
rekeneing yang tertulis,bilyet giro harus memenuhi syarat syarat formal yaitu
seperti;nama bilyet giro, nama bank yang tertarik,pemerintah yang jelas tanpa
syarat,nama dan nomor rekeneing, nama bank penerima, jumlah dana yang
dipindahbukukan, tanggal penarikan dan efektif, nama jelas penarik, dan terakhir
ialah tanda tangan sang penarik , dan masih banyak penjelsan syarat formal
tengang bilyet giro ,jika ingin memahami lebih dalam tentang ruang lingkup untuk
bilyet giro dapat memedomani surat ederan bank Indonesia no 18/32/DPSP
tanggal 29 november 2016 perihal bilyet giro
Yang terakhir ialah Surat berharga komersial, ialah surat berharga yang
diterbitkan oleh korporasi non-bank berbentuk surat sanggup dan berjangka waktu
sampai dengan satu tahun yang terdaftar di bank Indonesia, surat ini juga
mempunyai syarat syarat dalam menerbitkan surat ini antara lain; tercatat sebagai
emiten saham pada bursa efek Indonesia atau pernah menerbitkan obligasi, tidak
tercatat sebagai emiten atau perusahan public,berbeda dengan non-bank cara
menerbitkan mereka ialah; memiliki laporan keuangan yang memperoleh
pendapatan wajar WTM, memenuhi persyaratan administrasi, rekam jejak yang
baik, jika pernah mengalami gagal bayar dapat dilakukan terbit surat berharga
komersial paling singkat tiga tahun setelah tanggal pernyataan selesai, untuk lebih
jelas dapat melihat peraturan bank Indonesia nomor 19/9/PBI/2017.
BAB 10 (LEMBAGA PEMBIAYAAN DAN PENJAMINAN)
Lembaga pembiayaan dan penjamin sudah pasti harus memiliki landasan hukum
untuk berjalan oleh karena itu ,dalam regulasi yang mengatur tentang lembaga
lembaga pembiayaan yang berlaku ada di Indonesia adalah dengan ditetapkannya
berbagai macam landasan salah satunya ialah, keputusan presiden RI no 61 tahun
1988 tentang lembaga pembiayaan atau lain sebagainya, selesai dengan landasan
hukum Ruanglingkup lembaga pembiayaan terkenal sebai badan usaha yang
melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana taau barang
modal. Peraturan otoritas jasa keuangan no 29/POJK.05/2014 menuatakan bukan
bahwa kegiatan usaha perusahaan pembiayaan meliputi; pembiyaan investasi,
pembiayaan investasi wajib dilakukan dengan cara;
Sewa pembiayaan, jual dan sewa balik, anjak piutang, pembelian, pembiayaan
proyek, pembiayaan infrastruktur dan yang terakhir ialah pembiayaan, dan tentu
harus adalah Pendoman pendirian perusahaan pembiayaan dalam lembaga ini
sesuai dengan keuangan RI no 84/PMK.012/2006 tentang cara pendirian
perusahaan pembiayaan diantaranya;perusahaan pembiayaan didirikan dalam
bentuk badan hukum perseroan terbatas atau koperasi , warga Negara Indonesia
dan badan usaha asing juga dapat mendirikan perusahaan pembiayaan, setelah itu
memperoleh izin usaha sebgai perushaan pembiayaan dari menteri, permohonan
untuk mendapatkan izin usaha perushaan pembiayaan diajukan pada menteri
sesuai dengan format dalam lampiran, dalam garis besar itulah cara untuk
pendirian perusahaan pembiayaan.
Setalah ebrdirinya perusahaan kita pasti mempunyai Sewa guna usaha(leasing),
yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara
sewa guna usaha dengan hak opsi maupun sewa guna udaha tanpa hak opsi untuk
digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan
pembyaran secara angsuran, sewa guna sesuai dengan UUD pasal
84/PMK.012/2006 ialahKegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang
modal baik secara guna opsi ataupun tidak selama waktu jangka waktu tertentu
sampai ataupun berdasarkan pembayaran secara angsuran, kegiatan sewa guna
usaha dapat dilakukan secara;
hak opsi, dimana jumlah pembayaran sewa guna selama masa yang digunakan
pertaman ditambahdengan nilai sisa barang modal, dan juga masa sewa guna
usaha ditetapkan sekurang kurangnya dua tahun, ditambah perjanjian sewa guna
memuat ketentuan mengenai opsi bagi leese. Dan yang kedua adalah tanpa hak
opsi, dimana jumlah pembayaran sewa guna usaha selama masa sewa guna usaha
pertama tidak dapat menutupi harga perolehan bahna usaha yang disewagunakan
ditambah keuntungan yang diperhitungkan oleh lessor dan perjanjian sewa guna
tidak memuat ketentuan mengenai opsi bagi lesse.
Kemudian masuk kepada Modal ventura(ventura capital), ialah badan usaha
yang melakukan usaha pembiayaan modal kedalam sutau suatu perusahaan yang
menerima bantuan pembiayaan untuk jangka waktu tertentu dalam bentuk
penyertaan sahan, penyertaan melalui pembelian obligasi,atau pembiayaan
berdasarkan pembagian atas hasil usaha, untuk didirikan nya usaha kita harus
pahami dalam bentuk apa saja yang bisa kita dirikan , yang bisa didirikan anatar
lain ialah; perseroan terbatas, koperasi, dan perseroan komanditer, kemudian kita
sedang perusahaan sedang berjalan kita akan emndapatkan Anjak
piutang(factoring), ialah kegitan pembiayaan dalm bentuk pembelian piutang
dagang jangka pendek suatu perusahaan berikut pengurusan atas piutang tersebut,
kegiatan anak piutang sebagimana dimaksud dapat dilakukan dalam bentuk; anjak
piutang tanpa jaminan dari penjual piutang dan kedua dengan pinjaman dari
penjual piutang. masuk kepada benda yang sering kita gunakan dalam membeli
produk produk yang mana membuat uang kita lebih mudah dikelola dan aman ya
kartu kredit tapi yang akan kita bahas ialah Usaha kartu kredit, kegiatan usaha
dilakukan dalam bentuk penerbit kartu kredit yang dimanfaatkan oleh
pemegangnya, dan masuk kepada Pembiayaan konsumen, dimana kegitan ialah
untuk penggandaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen secara angsuran,
contohnya seperti pembiayaan kereta motor atau perumahan. Yang terakhir ialah
Penjamin, yaitu kegiatan pemberian jaminan oleh seorang penjamin atas
pemenuan kewajiban finansial terjamin kepada penerima jaminan, yang mana
bertujuan untuk menunjang kebijakan pemerintah dan lain sebagainya,
penjaminan ini juga meliputi; penjaminan kredit, penjaminan pinjaman,
penjaminan kredit , dan penjaminan perusahaan