Anda di halaman 1dari 19

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Gambaran Umum Lokasi KKN


Lokasi KKN terletak di Kabupaten Aceh Utara tepatnya di Kecamatan
Nisam, gampong Beunot. Gampong ini terletak, dikelilingi oleh sawah dan
perkebunan warga. Jarak tempuh dari Gampong beunot ke pusat pemerintahan
atau pusat kota juga menjadi suatau kemudahan hal keperluan di bidang
pemerintahan, selain kondisi jalan yang ditempuh yang bagus dan jarak juga
tidak terlalu jauh sehingga membuat warga gampong Beunot masih mudah
melakuakn kegiatan aktivitas baik dalam segi ekonomi, pendidikan dan
perkembangan globalisasi.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan
yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah
masyarakat di luar kampus. Sekaligus sebagai proses pembelajaran serta mengabdi
kepada masyarakat yang sedang membangun dan secara langsung mengidentifikasi
serta menangani masalah-masalah pembangunan yang sedang dihadapi. KKN
dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan misi dan bobot
pendidikan pada mahasiswa untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar pada
pendidikan tinggi.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dimasyarakat diluar kampus dengan
maksud meningkatakan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan
kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan. Teknologi agama serta seni untuk
melaksanakan pembangunan yang makin meningkat serta meningkatkan persepsi
mahasiswa tentang relevansi antara landasan teori yang diperoleh dibangku
perkuliahan untuk diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Bagi
mahasiswa kegiatan KKN merupakan pengalaman belajar baru yang tidak diperoleh
didalam kampus. Dengan selesainya KKN mahasiswa memiliki pengetahuan,
kemampuan dan kesadaran baru tentang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Secara sosiologis dalam kemandirian manusia bahwa interaksi sosial adalah

1 1
kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Interaksi sosial
ini terbangun sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manusia bahwa kebutuhan
pada sisi-sisi tertentu kemanusiannya tidak dapat tercapai tanpa interaksi dengan
sesamanya. Artinya manusia pun harus cerdas untuk menemukan model komunikasi
yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa ada diskriminasi
atau dengan kata lain komunikasi yang terbangun harus mampu mengakomodir
semua kepentingan, menyatukan dan mensinergiskan gerakan segala elemen
masyarakat dalam struktur sosial yang sangat kompleks.
Saling tolong-menolong, saling menghargai, adanya pengakuan terhadap hak-hak
individu, munculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk
tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah
manifestasi dari cita-cita mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut.
Makanya pranata sosial yang terbangun dalam masyarakat harus dapat menciptakan
keteraturan sosial, menjamin stabilitas sosial, jaminan rasa aman yang di peroleh
setiap anggota masyarakat, menciptakan suasana yang nyaman dan tentram serta
jaminan keselamatan lain.
Pendidikan tinggi adalah salah satu elemen Bangsa yang turut bertanggung
jawab dalam usaha pencapaian cita-cita ideal Negara tersebut Pendidikan tinggi
merupakan benteng terakhir dalam menghadapi segala goncangan dan problematika
kebangsaan. Pendidikan tinggi harus mampu berperan sebagai produsen
pengetahuan,laboratorium pengujian kebenaran, menjaga aset pengetahuan, mampu
mendiagnosa penyakit dan prolematika kebangsaan serta menformulasi resep
alternatif yang solutif terhadap penyakit dan problematika tersebut, secara aktif dan
kreatif menyusun metodologi yang proporsional dan profesional untuk
mengaplikasikan segala gagasan dalam bentuk tindakan yang riil di masyarakat.
Secara umum konsep operasional itu tertuang dalam Tri Dharma Perguruan
Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan
Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat karena mahasiswa diberi kesempatan
secara langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan segala bentuk
pengetahuan yang telah diperoleh di perguruan tinggi sekaligus Kuliah Kerja Nyata

2
adalah ruang pembelajaran yang baru bagi mahasiswa untuk pengembangan dirinya.

1.2 Maksud dan Tujuan Laporan


Pelaksanaan KKN-PPM bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan
membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai persoalan yang kompleks
yang salah satunya adalah menanamkan nilai kepribadian seperti nilai-nilai
keislaman dan nilai-nilai kemasyarakatan, etos kerja, tanggung jawab,
kemandirian, kepemimpinan, dan kewirausahaaan dalam bermasyarakat.

Tujuan penulisan laporan KKN-PPM ini adalah sebagai berikut:

1. Merupakan mata kuliah intrakurikuler wajib di Universitas Malikussleh untuk


jenjang S-1 dengan penilaian secara akademis yang memiliki bobot 3 sks.
2. Program-program kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan daya dukung
sumber daya yang tersedia di lapangan, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
3. Mengembangkan tema-tema KKN-PPM dengan konsep co-creation (gagasan
bersama), co-financing(pendanaan bersama)dan flexibility (keluwesan)dan
mengembangkan tema-tema KKN-PPM yang bermitra dengan pemerintah dan
dunia usaha.
4. Memperdalam pengertian, penghayatan, dan pengalaman mahasiswa tentang:
a. Cara berfikir dan bekerja interdisipliner dan lintas sektoral.
b. Kegunaan hasil pendidikan dan penelitian bagi pembangunan pada
umumnya dan pembangunan daerah pedesaan pada khususnya.
c. Kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan serta
keseluruhan konteks masalah pembangunan pengembangan daerah.
5. Mendewasakan alam pikiran mahasiswa dalam setiap penelaahan dan
pemecahan masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah.
6. Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawab
mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat.
7. Terhadap masyarakat dan pemerintah bisa memperoleh bantuan pikiran dan
tenaga untuk merencanakan serta melaksanakan program pembangunan.

3
8. Meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap dan bertindak agar sesuai dengan
program pembangunan.
9. Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan
di daerah.
10. Membentuk kader-kader pembangunan di masyarakat sehingga terjamin
kesinambungan pembangunan.
11. Bagi Perguruan tinggi yaitu lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan
pengetahuan kepada mahasiswa, dengan adanya umpan balik sebagai hasil
integrasi mahasiswa dengan masyarakat. Dengan demikian, kurikulum
perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai
contoh dalam proses pendidikan.

1.3 Program Pembangunan Kampung Yang Telah Ada


1.3.1 Sejarah Gampong
Meunasah Beunot merupakan salah satu gampong yang ada di
kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, provinsi Aceh, Indonesia.Beunot
merupakan desa yang sangat disiplin dimana pada saat konfilk desa beunot
merupakan desa yang bersih dari orang GAM karena pada saat itu masyarakat
beunot tidak suka mengikuti GAM sehingga pada saat apparat TNI masuk ke
gampong beunot desanya aman dan tidak terjadfi peperangan, karena di gampong
Beunot tersebut tidak ada pengikut GAM.
Sebelum terjadinya konflik yang berkepanjangan di Bumi Aceh, gampong
Beunot merupakan salah satu Gampong yang sangat kreatif dalam proses
pengembangan aspek sosial serta ekonomi warga. Masyarakat sangat peduli
dalam membangun semangat Gotong Royong (kekeluargaan dan kesamaan)
dalam kerja yang sifatnya seperti menciptakan keamana dan ketertiban Gampong
serta membersihkan lingkungan Gampong. Semangat, motivasi dan inisiatif
masyarakat benar-benar snagat luar biasa kepeduliannya. Begitu juga tokoh
masyarakat, tokoh adat, tokoh agam, tokoh perempuan, tokoh pemuda beserta
masyarakat pada umumnya benar-benar bersatu padu dalam membangun

4
kebersamaan demi menciptakan kemajuan pembangunan gampong dan juga
hubungan pemerintah dengan masyarakat yang tgerjalin baik, juga menjadi
kekuatan gampong utamong dalam mengelola tata pemerintahan dan masyarakat,
serta berfungsi struktur tata pemerintahan gampong yang berpartisipasi dan
administrasi yang efesien maka dari sini dapat kita lihat dari salah satunya.
Begitu juga sektor usaha ekonomi produktif, masyarakat Beunot banyak
memiliki sektor contohnya, usaha warung kopi, jual beli sembako, usaha
perternakan, pertukangan serta lahan pertanian dengan luas, tanaman keras
seperti ( rambutan, cabai, cengkeh, kepala, mangga, durian).

Tebel 1.1 Jarak ke pusat Pemerintahan


No Uraian Jarak Keterangan

I Orbitasi Umum

1. Jarak ke ibu kota provinsi 7 jam -


2. Jarak ke ibu kota kabupaten 1 jam -
3. Jarak ke ibu kota kecamatan 8 menit -

II Orbitasi Khusus
-
-
1. Jarak ke sungai 5 menit
2. Jarak ke pinggir hutan 15 menit -
3. Jarak ke pasar 10 menit -
-
4. Jarak ke Bandara Udar 30 menit Malikusaleh
5. Jarak ke terminal 30 menit Lhok Seumawe
6. Jarak ke kantor polisi/militer 5 menit Polsek Nisam

5
7. Jarak ke tempat hiburan 7 jam Medan

Di Gampong Beunot kondisi tanah pertanian sangat baik dan masyarakatnya


menjadikan sawah sebagai tempat utama sebagai tempat bekerja dan beternak.
Dengan luas wilayah yang tidak terlalu besar masyarakat beunot lebih memilih
untuk bertani dan beternak yang didukung oleh kondisi tanah dan lingkungan
yang sangat bagus.

1.3.2 Pemimpin Desa

Saat ini Gampong Beunot dipimpin oleh geuchik PJ yaitu bapak


Abdurrahman beliau merupakan geuchik sementara karena belum ada pelantikan
untuk geuchik tetap gampong beunot. Tgk. H. saleh merupakan tuhaphet
gampong beunot, serta bapak fachrul razi merupakan ketua pemuda gampong
beunot untuk periode ini.

Penduduk Gampong Beunot saat ini berkisaran 120 jiwa yang semua dari
penduduk Gampong Beunot beragama Islam, yang terdiri dari perempuan dan
laki-laki. Yang dibagi menjadi 3 dusun. Secara etnis penduduk yang mendiami
Gampong Beunot sebagian besar adalah warga turun temurun yang mendiami
desa ini, ada juga sebaian kecil dari orang pendatang yang berkelurga ke Desa ini.
Dari segi administrasi kependudukan 90 % telah memiliki KTP, Kartu Keluarga,
dan akta kelahiran serta nikah secara tercatat di KUA.

6
1.3 Metode dan Sistematika Pembahasan

Metode dan sistematika pembahasan penyusunan laporan KKN-PPM ini


adalah berupa:

1. Sistematika pembahasan
2. Format kulit luar laporan KKN-PPM untuk reguler berwarna hijau tua
sedangkan untuk non-reguler berwarna merah bata. Halaman sampul
(Lampiran 1)

2. Halaman pengesahan (Lampiran 2)

3. Daftar isi

4. Daftar lampiran

5. BAB I. PENDAHULUAN

Pada Bab ini diuraikan hal-hal berikut:

- Menjelaskan secara rinci mengenai keadaan umum lokasi KKN


seperti letak dan luas gampong, penduduk, mata pencaharian, keadaan
pertanian, tingkat pendidikan dan batas gampong.
- Menjelaskan maksud dan tujuan laporan berupa informasi tentang kegiatan
KKN, baik untuk mahasiswa KKN, panitia KKN Universitas
Malikussaleh, kepala gampong beserta perangkatnya.
- Mengenai pembangunan gampong yang telah ada maka diuraikan tentang
sejarah gampong yang bersangkutan secara singkat dan mengapa gampong
tersebut dinamakan demikian. Uraian tentang kepemimpinan gampong
perperiode, dan hal-hal yang spesifik seperti pernah ditempati oleh
KKN.
- Mengenai metode dan sistematika pembahasan dijelaskan tentang uraian
singkat perbab, sedangkan metodenya menyangkut teknik pengumpulan
data yang digunakan di lapangan seperti observasi, dan wawancara.

7
6. BAB II. BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG

- Menjelaskan permasalahan yang ditemukan oleh mahasiswa KKN pada


masa survei baik dalam bidang pendidikan, agama, ekonomi, dan sosial
budaya masayarakat tersebut;
- Menguraikan tentang prasarana dan sarana gampong tersebut;
- Bidang produksi yaitu apa yang dikembangkan atau dihasilkan oleh
masyrakat tersebut;
- Bidang kesehatan yaitu pelayanan seperti posyandu dan kebersihan
lingkungan;
- Mengenai administrasi dan pemerintahan gampong yaitu menjelaskan
tentang kondisi SDM gampong tersebut.

7. BAB III. REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN

- Menguraikan tentang pelaksanaan kegiatan kelompok yang berupa


kegiatan bersama yang mencakup dalam lima bidang kegiatan. Dan perlu
diuraikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut serta manfaat
bagi masyarakat.

8. BAB IV. PENUTUP

- Mengenai kesimpulan diambil secara singkat dari uraian bab ke bab yang
berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan KKN-PPM;
- Untuk saran, diharapkan demi peningkatan dan pengembangan serta
kesempurnaan lebih lanjut, terutama dalam rangka pelaksanaan
pembangunan pedesaan yang ditujukan adalah Kepala Gampong yang
bersangkut.

8
BAB II
PERMASALAHAN GAMPONG/LOKASI KKN

2.1. Pendidikan, Agama dan Ekonomi


Gampong Beunot adalah sebuah desa yang sebagian besar penduduknya
merupakan anggota rumah tangga miskin (RTM), kecenderungan ini
mengakibatkan adanya permasalahan yang mendasar secara berkelanjutan. Setiap
permasalahan yang muncul merupakan hasil pengkajian yang mendalam terhadap
kondisi Gampong. Permasalahan yang muncul akan menentukan pembangunan
direncankan dan berdampak terhadap kepentingan masyarakat.
Permasalahan yang ditemukan dari hasil survei selama KKN adalah
sebagai berikut:
1. Bidang pendidikan
Di bidang pendidikan anak- anak gampong beunot sudah bersekolah baik
ditingkat paling kecil yaitu paud maupun tingkat SMA dimana setiap hari merka
melakukan kegiatan belajar di sekolah mereka dan beraktivitas layaknya siswa
yang cerdas aktif dan mandiri. Sudah seharusnya setiap anak untuk menuntut ilmu
pengetahuan yang lebih tinggi tidak cukup sampai SMA atau SMK saja.

2. Bidang agama
Dari hasil survei selama KKN, untuk keagamaan masyarakat Beunot sangat
kental mulai dari anak kecil, remaja, pemuda dan dewasa serat ibu – ibu dan
bapak- bapak, sangat rutin melakukan kegiatan pengajian shalat berjamaah dan
pengajian.

3. Bidang ekonomi
Perkembangan ekonomi masyarakat Gampong beunot yang lebih menonjol
yaitu sektor pertanian. Dan dalam hal ini permasalahan yang didapat di Gampong
Beunot adalah pendapatannya masih dibawah rata-rata, tetapi masyarakat tersebut
bisa mengatasinya, karena hampir setiap warga memiliki sawah sendiri, dan
mereka mampu bertahan hidup dengan hasil pertanian mereka. selain bergerak

9
disektor pertanian mereka juga aktif disektor perternakan.

2.2. Prasarana dan Sarana

Sarana olahraga berupa Lapangan Bola volli yang sudah ada masih layak
dan masih membutuhkan perbaikan sedikit agar lapangan tersebut lebih enak
untuk dipakai. Dikarenakan lapangan bola volli ini banyak minat pemuda dan
anak-anak di Gampong Beunot sangat tinggi dalam hal olahraga.
Berikut kami tampilkan sarana dan prasarana yang ada diGampong Beunot

Tabel 2.1 Prasarana dan sarana diGampong Lhok Gajah

No Prasarana dan Sarana Kondisi

1. Kantor geuchik/kepala Desa Tidak layak pakai-


Tidak aktif
2. Balai pengajian gampong Ada-Aktif
3. Listrik Ada
4. Air bersih Ada
5. Telepon Tidak ada
6. Bidan desa Ada
7. Taman kanak-kanak (TK/PAUD) Ada
8. Lapangan bola Tidak ada
9 Lapangan Volly Ada

Dalam bidang prasarana dan sarana di Gampong Beunot yang paling


dibutuhkan saat ini adalah adanya kantor geuchik untuk menunjang kebutuhan
dari aparatur desa, dan memudahkan masyarakat dalam mengurusi hal-hal yang
berkaitan dengan administrasi gampong.

10
2.3. Produksi

Seperti yang kita ketahui sebahagian besar masyarakat di Kec. Nisam


merupakan petani, hal ini didukung dengan sangat suburnya kondisi tanah dan
infrastruktur juga sangat memadai untuk bercocok tanam. Selain dari perkebunan,
sawah dan beternak yang menjadi mata pencaharian masyarakat di Kec. Nisam.
Jadi, sasaran pembangunan bidang pertanian adalah perluasan lahan sawah
dan kebun untuk bercocok tanam yang lebih banyak lagi. Dan juga untuk
kesehatan hewan ternak juga harus ditingkatkan, supaya menghasilkan hewan
yang sehat dan berharga yang tinggi.
Namun demikian masih terdapat permasalahan yang dialami oleh
masyarakat Gampong Beunot, masalah yang dialami seperti:
1. Masih kurangnya minat generasi muda untuk bertani dan berternak.
2. Potensi sumber sumber daya pertanian yang ada belum termanfaatkan
secara maksimal, dan pengetahuan yang terbaru tentang pertanian
minimal.
3. Masih kurang mengertinya masyarakat akan kesehatan hewan ternak
dan memberi pakan yang sehat.

2.4. Kesehatan Dan Kebersihan Lingkungan

Dalam pemeriksaan kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit,


masyarakat menggunakan jasa bidan desa, dan Puskesmas, , dengan memakai
kemudahan yang ada pada mereka, seperti kartu jamkesmas, askes, dan JKA.
Untuk menangani kesehatan ibu dan anak serta lansia, para kader Posyandu
dengan dipandu petugas dari Puskesmas, setiap bulan (biasanya tanggal muda)
mereka mengadakan pelayanan kesehatan.
Saat ini yang menjadi kendala bagi para petugas kesehatan tersebut adalah
tidak tersedianya fasilitas pendukung berupa gedung Poskesdes untuk kegiatan
dimaksud. Pelayanan kesehatan terpaksa mereka adakan di PAUD Beunot.
Masalah lainnya masih adanya beberapa warga yang kurang peduli terhadap
kegiatan kesehatan tersebut.

11
Menurut para kader, ada beberapa kendala Bidang Kesehatan :
1. Kurangnya peralatan yang memadai.
2. Dana Makanan tambahan kekurangan
3. Masih adanya sebagian masyarakat yang kurang peduli terhadap acara
penyuluhan kesehatan, seperti posyandu, dan lain-lain.
4. Peralatan Posyandu belum memadai seperti lemari, Meja, tempat tidur,
kursi, ATK.
5. Masih memakai MCK umum di Menasah

2.5. Administrasi dan Pemerintahan Gampong

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2006 tentang pedoman


administrasi desa menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan administrasi desa
adalah keseluruhan proses kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai
penyelenggaraan pemerintahan desa pada buku administrasi desa.

Administrasi umum adalah, kegiatan pencatatan dan informasi mengenai


kegiatan pemerintahan desa pada buku administrasi umum. Bentuk administrasi
umum di Gampong Beunot terdiri dari buku data peraturan desa, buku data
keputusan kepala desa atau geuchik, buku data aparat pemerintah desa, buku data
tanah milik desa/tanah kas desa, buku data tanah di desa, hanya ini yang ada di
Gampong Beunot.

Administrasi penduduk adalah kegiatan pencatatan data dan informasi


mengenai penduduk dan mutasi penduduk pada buku administrasi penduduk.
Bentuk administrasi penduduk di Gampong Beunot terdiri dari: buku data induk
penduduk, buku data mutasi penduduk, buku data rekapitulasi jumlah penduduk
akhir bulan: dan, buku data penduduk sementara

Administrasi keuangan adalah kegiatan pencatatan data dan informasi


mengenai pengelolah keuangan yang ada di Gampong Beunot hanya buku kas
umum, buku anggaran pengeluaran pembangunan dan buku anggaran penerimaan

12
Administrasi Pembangunan adalah kegiatan pencatatan data dan informasi
pembangunan yang akan, sedang dan telah dilaksanakan di Gampong Beunot.
Bentuk administrasi pembangunan di Gampong Gampong Beunot terdiri dari
buku rencana pembanguan dan buku kegiatan pembanguan.

Administrasi permusyawaratan desa atau yang disebut dengan BPD adalah


kegiatan Pencatatan Data dan informasi mengenai BPD juga ada di Gampong
Beunot.

Aparat-aparat pemerintahan Gampong Beunot di atas terutama Geuchik dalam


menjalankan administrasi pemerintahan “sangat tidak teratur”. Mereka dalam
bekerja tidak mengenal waktu dan tempat, kapan tugas datang terus bekerja baik
siang maupun malam. Mereka belum mempunyai alat-alat administrasi seperti
kantor, tidak memiliki buku-buku petunjuk registrasi, agenda, tidak mencatat
angka kelahiran dan kematian di gampong dan sebagainya. Dan biasanya rumah
mereka berfungsi sebagai “kantor” tempat untuk menjalankan roda pemerintahan.
Pemerintahan juga berlangsung di luar rumah seperti di Meunasah, balai
musyawarah/tempat ibadah dan sebagainya.

Masalah yang dihadapi yaitu masyarakat Gampong Beunot kurang


memanfaatkan anggaran yang sudah ada, sehingga sampai saat ini kas Gampong
tersebut masih tersimpan kurang lebih Rp.50 juta khas gampong Beunot di peroleh
dari pendapatan warga hasil pertanian yang di kumpulkan setiap panen. Selain itu
Gampong Beunot tidak memiliki kantor Geuchik didesa mereka, hal ini sangat
mengganggu dan membuat segala urusan administrasi desa terhambat dan tidak
berjalan sesuai yang diinginkan.

13
BAB III
REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN

3.1 Kegiatan Unggulan

Sesuai dengan rencana program yang dicanangkan Mahasiswa KKN Universitas


Malikussaleh, bahwa kegiatan yang di Gampong Beunot adalah melaksanakan
kegiatan utama dan tema kkn kami adalah membangun gampong . Mambangun
gampong (desa) ibarat membangun negara dalam skala mikro. Gampong memiliki
rakyat dan pemerintahan, adanya aturan dan program kegiatan pembangunan
gampong. Pemerintah gampong bersama masyarakat merumuskan visi, misi dan
tujuan yang hendak dicapai sebuah gampong. Semua ini didukung anggaran
gampong yang juga diatur secara mandiri. Sebagaimana gampong tersebut harus
dibangun sehingga kami melakukan perbaikan sedikit demi sedikit seperti
mengecat paud dan balai pengajian melakukan kegiatan gotong royong di
gampong Beunot merenovasi lapangan volli serta pembuatan peta gampong agar
pendatang gampong terbut mudah mencari lokasi yang dituju.
.

3.2 Kegiatan Tambahan


Kegiatan tambahan dilaksanakan dengan bertujuan untuk bisa berpartisipasi
dalam hal kerja sama antar mahasiswa dengan program yang telah direncanakan.
Kegiatan tambahan yang telah diprogramkan ada 3 kategori. Berikut ini kegiatan
yang direncanakan sebagai berikut:
A. Pendidikan karakter untuk siswa/i sd 10 nisam
Setelah diperhatikan Anak anak di Sd tersbut perlu diberikan penyuluhan
mengenai kesehatan, karena keseahatan dapat meningkatkan kualitas hidup sehat dan
bersih serta dapat beljar secara intens dan cepat tanggap
1. Bidang kegiatan yang dipilih adalah mengajarkan anak-anak tentang
mencuci tangan 6 langkah, sikat gigi yang baik dan benar serta ilmu dasar
tentang penangan luka kecil. gampong Beunot..

14
2. Hasil yang dicapai dalam mengajar anak-anak di gampong Beunot yaitu
meningkatkan kemampuan anak-anak dalam berperilaku sehat terhadap
diri sendiri.
3. Partisipasi anak-anak dalam kegiatan tersebut sangat di apresiasi oleh
kepala sekolah sd 10 nisam, dimana kami diberikan waktu selama 2 jam
lebih dimulai dari jam 10.00 sampai jam 12.30. serta anak- anak juga
sangat berantusias dalam acara kami, karena setelah itu kami beriklan
mereka hadiah berupa buku, pensil dan penghapus per orangnya.
4. Kegiatan tersebut terlaksana sesuai dengan yang telah direncanakan.

B. Pertandingan volli antar usia


kegiatan ini merupakan permintaan dari masyarakat Beunot, tujuan dari
kegiatan ini untuk meningkatkan tali persaudaraan antar pemuda, dewasa,
remaja dan orang tau gampong Beunot. kegiatan ini juga sangat baik untuk
kesehatan jasmani masyrakat gampong Beunot. kita ketahui bahwa olahraga
merupakan salah satu kegiatan yang dapat menyehatkan tubuh, pikiran dan lai-
lain.
1. Sistem pertandingan ini menggunakan system gugur dimana pada hari
pertama dipertemukannya TIM TUHA VS TIM REMAJA dan yang
menang TIM TUHA. Kenudian pada hari kedua dipertemukan TIM
LAJANG VS TIM PEMUDA dan pemenangnya yaitu TIM PEMUDA.
Kemudian hari selanjutnya memperebutkan juaara ketiga yaitu TIM
LAJANG VS TIM REMAJA dan juara ketiga direbutkan oleh TIM
REMAJA. Pada partai final TIM TUHA VS TIM PEMUDA pemenangnya
jatuh kepada TIM PEMUDA dan tim pemuda berhak mendapatkan hadiah
uang tunai 500 ribu berserta piagam penghargaan yang kami berikan.
2. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah partisiapasi masyrakat Beunot
sangat antusias dimana dari semua kalangan hadir menyaksikan kegiatan
perttandingan volli dari hari pertama sampai ke partai final. Kami juga
memberikan hadiah untuk juara 2 dan 3 yaitu 300 ribu dan 150 ribu, beserta
neting volli dan bola volli kami serahkan kepada ketua pemuda. Uang juara

15
tersebut dikumpulkan oleh ketua pemuda, untuk membuat kari kambing
malamnya dan makan bersama warga beunot.

3. kegiatan tersebut terlaksana sesuai dengan harapan yang telah direncanakan

C. Menanam Sayur Bayam


Alasan diadakannya taman gizi karena adanya lahan yang kosong di sekitar
halaman tempat kami tinggal. Tanaman yang dipilih adalah bayam karena harganya
terjangkau dan tidak membutuhkan waktu lama dan bermanfaan bagi masyarakat.
1. Bidang kegiatan yang dipilih adalah menanam sayur Bayam di dalam
kebun kosong pemilikm rumah kami tinggal; dengan menamakan kegiatan
Taman gizi.
2. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah menambah semangat warga
dalam berkebun menanam sayur mayur untuk dikosumsi guna menambah
gizi baik.
3. Partisipasi masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dan Masyarakat lainnya
sangat antusias dan mendukung kegiatan ini.
4. kegiatan tersebut terlaksana sesuai dengan harapan yang telah direncanakan

3.3 Kegiatan Penunjang


A. Pembuatan Planplet Meunasah dan peta gampong
Pamplet meunasah dan peta gampong sangat penting karena dapat membantu
masyarakat dalam menemukan lokasi desa lhok gajah.
a. Bidang kegiatan yang dipilih adalah pembuatan planplet meunasah dan peta
Gampong.
b. Hasil yang dicapai dalam pembuatan planplet Meunasah adalah membuat
orang ke Gampong Beunot lebih nyaman karena pendatang yang dtang
sudah mengetahui lokasi gampong Beunot tersebut dan dapat memberikan
arah ataupun petunjuk arah dari desa Beunot.

16
c. Partisipasi masyarakat dan aparatur gampong dalam pembuatan planplet
Meunasah, aparatur Gampong dan masyarakat berperan aktif serta
mendukung.
d. Kegiatan tersebut terlaksana sesuai dengan yang telah dir

BAB IV
PENUTUP

Dengan melihat, mengkaji dan merasakan secara langsung semua kejadian


pengalaman selama pelaksanaan KKN di Gampong Beunot Kecamatan Nisam
Kabupaten Aceh Utara. Maka kami mencoba untuk menarik kesimpulan sebagai
bahan pertimbangan dan kritikan atau usulan yang sifatnya konstruktif dan sebagai
bahan kajian untuk meningkatkan pembangunan Gampong Beunot, serta untuk
memajukan Universitas Malikussaleh pada umumnya.

4.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kami kemukakan dalam laporan KKN ini adalah
sebagai berikut :
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh di Gampong
Beunot Kecamatan Nirsam Kabupaten Aceh Utara mendapat sambutan, tanggapan dan
perhatian yang cukup baik dari warga Gampong setempat.
Program memerlukan kesiapan yang matang, yang meliputi kesiapan fisik
maupun mental, tak kalah penting ilmu pendidikan dan keterampilan yang memadai
sebagai bekal untuk aktivitas dalam kehidupan masyarakat sebenarnya.
Pada dasarnya masyarakat sangat memerlukan dukungan untuk dapat meningkatkan
kesejateraannya, maka kita sebagai mahasiswa harus menjadi motivator bagi
masyarakat Gampong Beunot Kecamatan nisam Kabupaten Aceh Utara..
KKN adalah kegiatan yang salah satu fungsinya mengajarkan mahasiswa untuk
tampil sebagai motivator masyarakat kearah yang lebih maju. Mahasiswa sebagai

17
anggota masyarakat harus lebih banyak belajar dari masyarakat karena mahasiswa itu
dipandang sebagai orang yang serba bisa dan serba tahu maka perlu adanya kontrol
diri.
Dengan adanya kegiatan KKN ini, hubungan antara lembaga perguruan tinggi
sebagai sumber ilmu pengetahuan dengan masyarakat dan pemerintah setempat
semakin baik, sehingga penanganan di berbagai bidang pembangunan akan terintegrasi.
4.2 Saran
1. Saran Kepada Pihak Universitas Malikussaleh
a. Pihak lembaga sebagai pihak penyelenggara kegiatan KKN seharusnya
mempunyai data base terlebih dahulu tentang Kampung-Kampung yang ada
di Kecamatan Nisam sehingga peserta KKN dapat mengorientasi program
kerja secara maksimal.
b. Pihak lembaga seharusnya menurunkan tim monitoring evaluasi di setiap
lokasi kecamatan, agar Mahasiswa KKN lebih bagus dalam melakukan
kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
2. Saran Kepada Aparat Pemerintah Lokasi KKN
Gampong Beunot adalah salah satu kampung yang saat ini berada dibawah
lingkup Pemerintahan Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara, untuk lebih
meningkatkan peran dan fungsi Kampung sebagai lembaga pemerintahan yang ada di
tingkat Kampung seperti dalam bidang sosial budaya, keagamaan, pindidikan dan
lingkungan hidup.
3. Saran Kepada Peserta KKN
1. Diantara para peserta KKN hendaknya menjalin kerja sama dan
kekompakan.
2. Para peserta KKN hendaknya mengawas diri dan menyesuaikan dengan
kondisi yang ada.
3. Para peserta KKN hendaknya mampu menunjukan peranannya sebagai
insan intelektual yang sesungguhnya, mampu melakukan perubahan kearah
yang lebih baik dalam menunjang proses pembangunan yang ada.
4. Hendaknya peserta KKN bersikap lebih dewasa dan bisa menerima serta
beradaptasi dengan situasi dan kondisi pada saat KKN.

18
19