Anda di halaman 1dari 6

1.

Internet adalah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai


macam ukuran dan jenis jaringan komputer di seluruh dunia. Jaringan-
jaringan komputer ini saling berhubungan dan berkomunikasi satu
sama lain melalui bantuan telepon dan satelit, yang digunakan untuk
keperluan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, ilmu pengetahuan
dan perorangan.
Pengertian internet ( interconnection networking) sendiri adalah
jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan jutaan
bahkan milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis,
dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, satelit dan lain
sebagainya.
Secara sederhana, Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer di
seluruh dunia yang terkoneksi antara yang satu dengan yang lain.
Media koneksi yang digunakan bisa melalui sambungan telpon, serat
optik (fiber optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan
koneksi wireless.
2. Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok
orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah
memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan bisnis adalah untuk
memperoleh laba atau keuntungan (profit).

Sebenarnya tidak hanya itu, masih ada beberapa fungsi dari bisnis yaitu :

Mengubah bentuknya (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
Memindahkan tempat produk itu (place utility), atau fungsi distribusi
Mengubah kepemilikan (possesive utility), yaitu fungsi penjualan
Menunda waktu kegunaan (Time utility), atau fungsi pemasaran
Sementara Steinhoff berpendapat bahwa ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :

Mencari bahan mentah (acquiring raw material)


Mengubah bahan mentah menjadi barang jadi (manufacturing raw materials into product)
Menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing product to
consumers)
Seperti pada pengertian Bisnis, Bisnis itu dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau
organisasi. Disini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang siapa asja yang
melakukan bisnis atau biasa disebut dengan Dasar Kepemilikan Bisnis. Umunya Dasar
Kepemilikan mencakup :

Perusahaan pereorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh seorang yang langsung
memimpin perusahaan tersebut.
Persekutuan adalah mendapat bagian dan mengambil bagian serta memberi bagian secara
bersama-sama dalam sesuatu atau dengan seseorang.
Perseroan adalah bisnis yang dimiliki oleh beberapa orang dan diawasi oleh direktur.
Koperasi adalah bidang usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi
rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Ada banyak macam jenis yang umunya kita ketahui, macam-macam bisnis ini dapat
dikelompokkan berdasarkan aktivitasnya, yaitu :

Manufaktur adalah suatu proses pengolahan barang non jasa yang bersifat fisik, kata
manufaktur sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “manus faktus” yang artinya dibuat atau
diolah dengan menggunakan tangan. Contoh bisnis manufaktur adalah pabrik pembuatan
batu bata dan tempe.
Jasa adalah setiap tindakan atau kinerja yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak yang lain
yang secara prinsip tidak berwujud dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan,
produksi jasa dapat terikat atau tidak terikat pada suatu produk fisik. Contoh bisnis jasa
adalah konsultan dan psikolog.
Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara
produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi konsumen
adalah distributor dan konsumen. Contoh toko waralaba.
Bisnis Pertanian dan Pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah,
seperti tanaman dan barang tambang seperti minyak bumi dan batu bara.
Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan
biasanya didanai oleh pemerintah.
Bisnis Transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan
barang individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain. Contonya Travel.
Setelah itu marilah kita mengenal beberapa Jenis-jenis Bisnis yang kita ketahui:

Monopsoni adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau
menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar komoditas. Contohnya :
hanya ada satu perusahaan yang menangani kereta api di Indonesia yaitu, PT.KAI
Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai
pasar (1 penjual namun pembeli banyak). Penentu harga pada pasar ini adalah seorang
penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.
Oligopoli adalah pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa
perusahaan (beberapa penjual namun banyak pembeli). Umumnya julmlah perusahaan lebih
dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan
pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar komoditas
(beberapa pembeli namun banyak penjual).
3. Information and Communication Technologies (ICT) adalah payung besar terminologi
yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan
informasi. ICT mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan
sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi
komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk
memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu,
teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak
terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu
segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan
informasi antar media. Istilah ICT muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi
komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi
pada pertengahan abad ke-20.

Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi merupakan sesuatu
yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam
mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya. Teknologi Informasi yang
perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk
menggunakannya dalam segala aktivitasnya. Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi
dan Komunikasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, dll.

Tetapi, yang ingin saya bahas dalam blog ini adalah manfaat manfaat ICT apa yang kita
dapatkan dalam dunia kerja.
Berikut beberapa manfaat ICT dalam dunia kerja :

Teknologi Informasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu


dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi
dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan
perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).
ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam
perusahaan.Selain ERP ,perusahaan-perusahaan sekarang ini sudah banyak menggunakan
sistem absen seperti scanner sidik jari untuk para karyawannya .Para pengusaha juga
memanfaatkan adanya internet untuk mencari tenaga/karyawan baru untuk bekerja
diperusahaannya.
Dalam urusan bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah
perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Sedangkan dalam dunia perbankan
Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat
internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan
melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan,
pembayaran tagihan, dan informasi rekening.Sehingga dengan adanya ICT ini para pelaku
perdagangan dan orang orang yang bekerja di bank tidak perlu repot-repot bekerja secara
manual.
Dalam pendidikan, pelaksanaan pembelajaran beberapa tahun yang lalu hanya
mempunyai satu metode pembelajaran yaitu degan bertatap muka secara langsung namun
sekarang ini dengan majunya ICT kegiatan pembelajaran dapat lewat internet. Internet
merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara
dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses
belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien.E-learning
sekarang ini sangat nge-trend di Indonesia.Banyak sekolah-sekolah, perguruan tinggi baik
negeri maupun swasta sudah menerapkan sistem pengajaran ini,contohnya UNY E-learning
di UNY dapat diakses di besmart.uny.ac.id.Dalam besmart ini para mahasiswa dapat
mendownload maupun mengirimkan tugas. Sehingga para guru/dosen dapat memberikan
ilmu kepada muridnya tanpa harus bertatap muka secara langsung.
Para dokter atau profesi lain yang berhubungan dengan kesehatan memanfaatkan kemajuan
ICT ini dalam berbagai peralatan yang mereka gunakan seperti sistem berbasis kartu cerdas
(smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang
datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat
penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta
penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam
tubuh pasien.

Singkat kata kegunaan ICT dalam dunia kerja adalah sebagai berikut:
1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara
suatu tempat dan tempat yang lain.
2. Semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi akan semakin membuka
lapangan pekerjaan.
3. Bisnis yang berbasis Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat
mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
4. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk
kepentingan pendidikan.

Saya, sebagai mahasiswa dari Bina Nusantara University yang mengambil jurusan Sistem
Informasi dan mengambil peminatan Applied ERP, memiliki tujuan untuk mengenal dan
mempelajari teknologi apa yang dapat digunakan dan bermanfaat bagi diri saya ke depannya.
Saya merasa ini sangatlah penting, karena di masa yang akan datang mungkin semua
perusahaan akan menggunakan sistem teknologi dan Informasi ini. Saya berpendapat
demikian, karena manfaat IT dalam perusahaan sangatlah banyak, seperti :

1. Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga
kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll.
2. Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT. Sebab dengan IT ini akan
memperbendek rantai birokrasi, yang tadinya selesai dalam 1 minggu dengan IT hanya butuh
waktu 1 hari. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan
penghematan sekian rupiah.
3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan
dapat diperoleh dengan cepat. Hal ini tentu saja akan menjadikan perusahaan menjadi lebih
kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bisa jadi karena pengambilan keputusan
yang lambat sebuah perusahaan akan kehilangan banyak order.
4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat baiaya promosi dan
pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat
profil perusahaan dari mana saja diseluruh dunia.
5. Dengan IT maka sistem akan dapat terintegrasi disemua kantor atau perusahaan sehingga
hal ini akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen
akan dengan cepat mengetahui kondisi perusahaannya tanpa harus berkunjung ke kantor
cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi.
4. Jadi sebenarnya penerapan IT ini akan sangat menghemat
biaya di semua aspek, baik tenaga kerja, proses, pemasaran,
maupun manajemen. Dan penerapan IT ini juga akan dapat
mempercepat kemajuan perusahaan, dengan semain
meningkatnya margin perusahaan.

Sistem Informasi secara umum mempunyai beebrapa peranan dalam perusahaan, diantaranya
sebagai berikut:
1. Minimize risk
Setiap bisnis memiliki risiko, terutama berkaitan dengan factorfaktor keuangan. Pada
umumnya risiko berasal dari ketidakpastian dalam berbagai hal dan aspek-aspek eksternal
lain yang berada diluar control perusahaan.. Saat ini berbagai jenis aplikasi telah tersedia
untuk mengurangi risiko-risiko yang kerap dihadapi oleh bisnis
sepertiforecasting, financial advisory, planning expert dan lain-lain. Kehadiran teknologi
informasi selain harus mampu membantu perusahaan mengurangi risiko bisnis yang ada,
perlu pula menjadi sarana untuk membantu manajemen dalam mengelola risiko yang
dihadapi.
2. Reduce costs
Peranan teknologi informasi sebagai katalisator dalam berbagai usaha pengurangan biaya-
biaya operasional perusahaan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap profitabilitas
perusahaan.
3. Add Value
Peranan selanjutnya dari teknologi informasi adalah untuk menciptakan value bagi pelanggan
perusahaan. Tujuan akhir dari penciptaan value tidak sekedar untuk memuaskan pelanggan,
tetapi lebih jauh lagi untuk menciptakan loyalitas sehingga pelanggan tersebut bersedia selalu
menjadi konsumennya untuk jangka panjang.
4. Create new realities
Perkembangan teknologi informasi terakhir yang ditandai dengan pesatnya teknologi internet
telah mampu menciptakan suatu arena bersaing baru bagi perusahaan, yaitu di dunia maya.
Berbagai konsep e-business semacane-commerce, e-procurement, e-customer, e-loyalty, dan
lain-lainnya pada dasarnya merupakan cara pandang baru dalam menanggapi mekanisme
bisnis di era globalisasi informasi.

Bagi beberapa perusahaan, sebuah strategi IT tidak selalu pada kasus yang formal. Walaupun
dinamakan perencanaan Sistem Informasi (IS) “Strategic”, arsitektur aplikasi, data, teknologi
dan proses manajemen IS, yang terdiri dari standar pengembangan dan pelaporan, semuanya
disajikan dengan rencana, proses dan kebutuhan dari bisnis yang ada saat ini. Tidak ada acuan
atau philosofi untuk kegunaan teknologi di perusahaan dan tidak terkesan adanya aturan yang
signifikan dalam menentukan strategi mana yang lebih efektif, menguntungkan dan dapat
dikerjakan dengan mudah.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi diperlukan agar sebuah organisasi dapat mengenali
target terbaik untuk melakukan pembelian dan penerapan sistem informasi manajemen dan
menolong untuk memaksimalkan hasil dari investasi pada bidang teknologi informasi.
Sebuah sistem informasi yang dibuat berdasarkan Perancangan Startegis Sistem Informasi
yang baik, akan membantu sebuah organisasi dalam pengambilan keputusan untuk
melakukan rencana bisnisnya dan merealisasikan pencapian bisnisnya. Dalam dunia bisnis
saat ini, penerapan dari teknologi informasi untuk menentukan strategi perusahaan adalah
salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan performa bisnis.
Strategi TI diperlukan untuk
• Pengetahuan mengenai teknologi baru
• Dilibatkan dalam perencanaan taktis dan strategis
• Dibahas dalam diskusi perusahaan
• Memahami kelebihan dan kekurangan teknologi
Dengan semakin berkembangnya peranan teknologi informasi dalam dunia bisnis, maka
menuntut manajemen SI/TI untuk menghasilkan Sistem Informasi yang layak dan
mendukung kegiatan bisnis. Untuk itu, dituntut sebuah perubahan dalam bidang manajemen
SI/TI. Perubahan yang terjadi adalah dengan diterapkannya Perancangan Strategis Sistem
Informasi untuk memenuhi tuntutan menghasilkan SI yang mendukung kegiatan bisnis suatu
organisasi. Seiring dengan perkembangan zaman dan dunia bisnis, peningkatan Perencanaan
Strategis Sistem Informasi menjadi tantangan serius bagi pihak manajemen SI/TI.