Anda di halaman 1dari 2

Pada kejang demam sederhana

KEJANG DEMAM ditandai dengan :


PADA ANAK
 Umur anak waktu kejang
Apakah yang dimaksud dengan
kejang demam? pertama 4 bulan sampai 4
Kejang demam adalah bangkitan tahun
kejang pada anak, yang terjadi  Kejang bersifat umum
pada kenaikan suhu tubuh (suhu
lebih dari 38C).  Kejang berlangsung tak lebih 5
Pada anak dikenal 2 macam
Apa penyebab kejang demam menit
kejang yaitu:  Frekuensi bangkitan kejang tak
kejang demam sederhana dan pada anak?
kejang demam kompleks. Kejang
lebih 4 kali dalam setahun dan
Hingga kini belum diketahui tidak multiple.
demam harus dibedakan dengan
epilepsy, yaitu yang ditandai dengan pasti. Demam sering
dengan kejang berulang tanpa disebabkan infeksi saluran
demam. Tanda Dan Gejala
pernafasan atas, otitis media,
 Gerakan tangan, kaki dan muka
gastroenteritis dan infeksi saluran
kemih. Kejang tidak selalu timbul yang menyentak-nyentak atau kaku
pada suhu tinggi, kadang-kadang  Bola mata berputar ke arah
demam yang tidak begitu tinggi belakang kepala
dapat menyebabkan kejang.  Pernafasan bermasalah
 Hilang kesadaran
 Mengompol
Pada kejang
  Muntah
demam kompleks
  Suhu badan
ditandai dengan :
 meningkat -
 Adanya kejang disertai
demam biasanya lebih
 Bersifat umum dari 38.5ºC
 Lama kejang lebih dari 15
menit
 Kejang multiple, dalam 1
 Bagaimana perawatan pada
hari ada 2 atau lebih
bangkitan kejang anak yang menderita
kejang demam?
 Jika terjadi hal-hal yang dapat DENGAN KLIEN
 menyebabkan kejadian yang
 berlanjut, segera bawa ke “KEJANG
 Baringkan klien pada tempat pelayanan kesehatan yang
yang aman terdekat. DEMAM”
 Longgarkan pakaian klien
sekitar kepala dan leher
 Cegah lidah jangan sampai
tergigit dan menutupi jalan Mencegah lebih baik dari pada
nafas mengobati.
 Berikan kompres hangat pada
dahi dan aksila
 Kenakan pakaian tipis yang
mudah menyerap keringat
 Jangan berikan minum saat
anak kejang
 Segera miringkan anak setelah
kejang berhenti
 Orang tua jangan panik ketika
menghadapi kejang demam
panas tinggi Oleh :
Fevi padhila

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
YOGYAKARTA

PERAWATAN ANAK