Anda di halaman 1dari 3

SIKLUS PERSEDIAAN, PENGGUDANGAN DAN PEMBAYARAN UTANG USAHA

1. Berikut ini adalah ringkasan dari kartu utang usaha PT. Tyandi per 31 Desember 2017 :

NO DEBITUR SALDO
1 PT ROYYAN 186.000.000
2 PT ZEBRA 105.000.000
3 PT KINKAN ( 1.000.000)

Pada tanggal 4 Januari 2018, Anda mengirimkan surat konfirmasi utang usaha
pada 3 pemasok tersebut. Dalam waktu kurang dari sepuluh hari, Anda sudah
mendapatkan balasan konfirmasi tersebut. Berikut hasil konfirmasi yang diterima ;

1. PT. Royyan dan PT.Kinkan menyatakan setuju.


2. PT Zebra menyatakan tidak setuju dikarenakan belum menerima pelunasan dari PT.
Tyandi sebesar Rp 36.500.000,- pada tanggal 28 Desember 2017. Anda telah
menelusuri pada rekening Koran dan tidak ditemukan adanya pembayaran utang
kepada PT zebra sedangkan kartu utang tertulis bahwa perusahaan sudah
melakukan pembayaran pada tanggal 28 Desember 2017.

Dari bukti kas dan bank keluar, Anda melakukan pemeriksaan terhadap
pembayaran (pelunasan) utang usaha untuk saldo 31 Desember 2017 yaitu Rp
186.000.000,- pada tanggal 15 januari 2018 dan PT zebra sebesar masing-masing Rp
25.000.000,- pada tanggal 7 dan 22 Januari 2018.

2. Berikut daftar rincian persediaan persediaan barang untuk 31 Desember 2017 :

KODE NAMA BARANG JUMLAH HARGA


BARANG (UNIT) SATUAN (Rp)
MN01 Mesin Cuci Nasional 10 1.350.000
MS02 Mesin Cuci Sanyo 15 1.300.000
KN02 Kulkas National 2 Pintu 20 1.400.000
KN01 Kulkas National 1 Pintu 12 1.200.000
TC01 Televisi Changgong 14" 40 1.150.000
TS01 Televisi Sharp 14" 35 1.500.000
TT01 Televisi Toshiba 24" 30 2.700.000
PV01 VCD Player Panasonic 55 1.000.000
DS01 Discman Toshiba 80 1.250.000
DN01 Discman Sony 90 1.275.000

Pada tanggal 1 Januari 2017, sewaktu klien melakukan penghitungan fisik


persediaan, Anda juga ikut hadir dalam penghitungan fisik tersebut. Anda membuat
berita acaranya, dalam bentuk “Perhitungan Fisik Persediaan”.
Hasil perhitngan fisik persediaan PT. Tyandi adalah sebagai berikut :

KODE NAMA BARANG KUANTITAS SATUAN KUANTITAS SATUAN


MENURUT KARTU MENURUT
BARANG
PERSEDIAAN PERHITUNGAN FISIK
(UNIT) (UNIT)
MN01 Mesin Cuci Nasional 10 25
MS02 Mesin Cuci Sanyo 15 15
KN02 Kulkas National 2 Pintu 20 20
KN01 Kulkas National 1 Pintu 12 12
TC01 Televisi Changgong 14" 40 55
TS01 Televisi Sharp 14" 35 35
TT01 Televisi Toshiba 24" 30 25
PV01 VCD Player Panasonic 55 55
DS01 Discman Toshiba 80 60
DN01 Discman Sony 90 90

Selisih yang terjadi dalam penghitungan fisik persediaan, dicari penyebabnya oleh Anda
bersama-sama dengan staf accounting dan staf gudang. Penjelasan selisih adalah sebagai
berikut:
1. Saat perhitungan fisik diketahui bahwa klien menyimpan barang konsinyasi berupa 15 unit
mesin cuci nasional. Barang konsinyasi tersebut diperoleh pada tanggal 28 Desember
2017 dan akan dikembalikan kepada pemiliknya dalam waktu 1 bulan apabila masih
tersisa.
2. Pada tanggal 28 Desember 2017 telah diambil 5 unit televise Toshiba 24” untuk promosi
acara Gebyar BCA Akhir tahun atas perintah Manajer Pemasaran. Sampai perhitungan
fisik,kedua bagian belum melakukan pencatatan apapun karena masih belum menerima
memo dari Manajer Pemasaran.
3. Pada tanggal 30 Desember 2017 telah dikembalikan 15 unit televise changgong 14” yang
dibeli oleh PT Indomarco pada tanggal 29 Desember 2017 karena cacat. Barang yang
dikembalikan sampai digudang klien pada jam 17.30 namun gudang sudah tutup. Barang
untuk sementara diletakkan pada halaman gudang dan baru dimasukkan keesokkan
paginya. Staf accounting belum menerima informasi ini sampai saat perhitungan fisik
dilakukan.
4. Pada tanggal 31 Desember 2017 telah membeli 20 unit discman Toshiba dari PT Zebra.
Pesanan belum dating sampai saat perhitungan fisik dilakukan. Tetapi staf accounting
telah mencatat pembelian tersebut pada tanggal 31 Desember 2017, sementara staf
gudang akan mencatat saat barang sampai di gudang.
Untuk keperluan tes cut-off dari transaksi pembelian dipilih tiga transaksi sebelum dan
sesudah tanggal 31 Desember 2017 sebagai berikut :

No. PO Tgl PO Pemasok Jumlah


(Rp)
00050 19/11/2013 PT. ZEBRA 174.500.000
00055 21/11/2013 PT. ROYYAN 108.000.000
00058 14/12/2013 PT. SILVER 22.500.000
00060 02/01/2014 PT. GOLD 35.000.000
00062 11/02/2014 PT. KINKAN 65.000.000
00064 31/02/2014 PT. ZEBRA 85.000.000

Tugas Anda :
1. Pelajari ICQ
2. Buatlah prosedur audit yang diperlukan dalam pemeriksaan ini
3. Buatlah kertas kerja pemeriksaan untuk pengujian ketaatan dan kewajaran saldo
4. Lengkapilah kertas kerja neraca dan kerta kerja laba rugi untuk akun-akun yang
terkait dengan pemeriksaan.