Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KOTA BEKASI

DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

SKPD : DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN


PERTANAHAN KOTA BEKASI
NAMA PA/KPA : Dr. DADANG GINANJAR SAMSUPRAJA, M.AP.
NAMA PPK : AMRAN, S.T., M.Si.
KODE KEGIATAN : 1.01 . 1.01.01 . 22 . 57
NAMA PROGRAM : Program Pendidikan Dasar
NAMA KEGIATAN : Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi
NAMA PEKERJAAN : Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi

TAHUN ANGGARAN 2019


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
Pekerjaan : Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi

1. Latar Belakang
Untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat perlu adanya
peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung demi kelancaran proses
belajar mengajar oleh sebab itu kebutuhan akan gedung sarana pendidikan sangat
diperlukan guna peningkatan pelayanan pendidikan dan kualitas Sumber Daya
Manusia (SDM), dari latar belakang tersebut maka perlu adanya penyelenggaraan
kegiatan Belanja Modal Pengadaan Konstruksi untuk pekerjaan Rehabilitasi Total
Gedung SMPN 31 Kota Bekasi.
Selanjutnya dalam rangka memenuhi kebutuhan akan bangunan gedung
Pemerintah perlu adanya dukungan dari berbagai pihak (stakeholders) untuk
membantu memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan seperti sarana
dan prasarana bangunan yang layak yang memenuhi syarat dan setiap
pelaksanaan pembangunan harus diwujudkan sebaik-baiknya sehingga mampu
memenuhi secara optimal fungsi bangunannya, andal dan dapat dijadikan teladan
bagi lingkungannya serta berkontribusi positif terhadap pelayanan kepada
masyarakat.
Adapun seluruh prosesnya terdiri dari kegiatan pengendalian dan pelaksanaan,
yang meliputi tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta
tahap pemanfaatan, dan Untuk mencapai Kriteria teknik konstruksi secara
kwalitas yang disesuaikan dengan pembiayaan yang ada diperlukan adanya
kerjasama menyeluruh dalam proses Penyelenggaraan Kegiatan Belanja Modal
Pengadaan Konstruksi pekerjaan Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi
diantaranya bersama kontraktor pelaksana serta konsultan pengawas.
Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai pedoman bagi Pejabat Pembuat
Komitmen dan Pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan tugasnya, sehingga
dapat tercapai kinerja yang tinggi dengan hasil sesuai dengan spesifikasi teknis
yang telah ditentukan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. Maksud dan Tujuan


a) Maksud
Kerangka Acuan Kerja (KAK) merupakan pedoman yang berisikan persyaratan
dalam pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi
yang antara lain memuat masukan (input), spesifikasi Teknis dan keluaran
(output) yang harus dipenuhi, dan diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan.
b) Tujuan
Tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang refresentatif di Kota
Bekasi.
Target/Sasaran
Target / sasaran yang ingin dicapai dalam pekerjaan pengadaan konstruksi
adalah hasil Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi tentunya
bermanfaat bagi para penentu kebijakan diantaranya bagi :
 Instansi/Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan;
 Ekonomi;
 Masyarakat

3. Nama Organisasi Pengadaan Barang/Jasa


Nama organisasi yang menyelenggarakan / melaksanakan pekerjaan pengadaan
konstruksi :
a) K/L/D/I : Pemerintah Kota Bekasi
b) Satker/SKPD : Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
c) PPK : Amran, ST, M.Si

4. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya


a) Sumber dana Pengadaan Konstruksi pekerjaan Rehabilitasi Total Gedung
SMPN 31 Kota Bekasi dibiayai dari sumber pendanaan APBD Kota Bekasi
Tahun Anggaran 2019.
b) Total Perkiraan biaya yang diperlukan untuk Pengadaan Konstruksi adalah
sebesar Rp. 1.917.419.000,00
c) Nilai Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 1.887.829.585,40

5. Ruang Lingkup, Lokasi Pekerjaan, Fasilitas Penunjang:


a) Ruang Lingkup pengadaan pekerjaan konstruksi Bangunan Gedung
Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi;
b) Lokasi Pekerjaan Konstruksi di Kel. Ciketing Udik - Kec. Bantargebang

6. Jangka Waktu Pelaksanaan


Pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi Tahun
Anggaran 2019 dengan jangka waktu pekerjaan selama 180 (seratus delapan
puluh) hari Kalender, terhitung dari keluarnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
dan masa pemeliharaaan pekerjaan konstruksi 180 (seratus delapan puluh) hari
kalender.

7. Persyaratan Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa


1. Peserta yang melakukan Kerja Sama Operasi (KSO), formulir kualifikasi dan
Pakta Integritas ditandatangani oleh seluruh anggota KSO, kecuali leadfirm
mengisi data kualifikasi melalui SPSE.
2. Peserta yang berbadan usaha harus memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi
(IUJK);
3. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil (K), serta
disyaratkan:
a. Klasifikasi Bidang Usaha : Bangunan Gedung
b. Subklasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan
Pendidikan, Kode BG007.
Disyaratkan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku.
4. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan (SPT Tahunan)
tahun pajak 2017 atau dengan memperhatikan batas akhir pemasukan
penawaran dan batas akhir pembayaran pajak sesuai peraturan perpajakan;
5. Memiliki akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan (apabila
ada perubahan);
6. Tidak masuk dalam Daftar Hitam, keikutsertaannya tidak menimbulkan
pertentangan kepentingan pihak yang terkait, tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau
yang bertindak untuk dan atas nama Badan Usaha tidak sedang dalam
menjalani sanksi pidana, dan pengurus/pegawai tidak berstatus Aparatur Sipil
Negara, kecuali yang bersangkutan mengambil cuti diluar tanggungan Negara;
7. Pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 4 (empat)
tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk
pengalaman subkontrak, kecuali bagi pelaku usaha yang baru berdiri kurang
dari 3 (tiga) tahun;
8. Memenuhi Sisa Kemampuan Paket (SKP) dengan perhitungan:
SKP = 5 – P, dimana P adalah Paket pekerjaan yang sedang dikerjakan.
9. Memiliki paling kurang 1 (satu) tenaga tetap bersertifikat terampil (SKT) yang
sesuai dengan Klasifikasi SBU yang disyaratkan.
10. Melampirkan hasil pemindaian (scan) sertifikat keanggotaan asli dari BPJS
Ketenagakerjaan disertai bukti pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan tiga
bulan terakhir;
11. Wajib memiliki Surat Keterangan Dukungan Keuangan dari Bank
Pemerintah/Swasta sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai total HPS;

8. Persyaratan Teknis
Penawaran memenuhi persyaratan teknis sebagai berikut:
a. Metode pelaksanaan pekerjaan memenuhi persyaratan substantif yang
meliputi:
(1). Tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar
dan uraian/cara kerja dari masing-masing jenis pekerjaan utama;
(2). Kesesuaian antara metode kerja dengan peralatan utama yang
ditawarkan/diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan;
(3). Kesesuaian antara metode kerja dengan spesifikasi/volume pekerjaan
yang disyaratkan.
b. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui
batas waktu sebagaimana tercantum dalam KAK.
c. Peralatan utama yang ditawarkan sesuai dengan yang ditetapkan dalam
KAK, dengan ketentuan:
(1). Yang dimaksud dengan peralatan utama adalah peralatan yang
mendukung langsung dan sesuai kebutuhan untuk melaksanakan
pekerjaan pekerjaan utama (major item);
(2). Jenis, kapasitas, dan jumlah yang disediakan untuk pelaksanaan
pekerjaan;
(3). Kepemilikan peralatan utama adalah milik sendiri, sewa beli, dan/atau
milik pihak lain dengan perjanjian Sewa bersyarat /surat dukungan.
d. Personel manajerial yang ditawarkan sesuai dengan yang diperlukan dalam
pelaksanaan pekerjaan, dengan ketentuan:
(1). Personel manajerial yang disyaratkan meliputi jabatan: Manager
Pelaksanaan/ Proyek, Manager Teknik, Manager Keuangan, dan
Ahli/Petugas K3.
(2). Kompetensi personel manajerial meliputi tingkat pendidikan dan
pengalaman bekerja sesuai jenis pekerjaan yang ditenderkan.

e. Dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) memenuhi persyaratan


sebagaimana tercantum dalam LDP, yang memuat manajemen risiko dan
rencana tindakan, minimal sesuai identifikasi bahaya yang ditentukan
dalam KAK, meliputi:
(a) Penjelasan manajemen risiko meliputi mengidentifikasi bahaya, menilai
tingkat risiko, dan mengendalikan tingkat risiko.
(b) Penjelasan rencana tindakan meliputi sasaran umum, sasaran khusus,
dan Program K3.
f. Tenaga ahli dan Tenaga Pendukung/Terampil yang ditawarkan untuk
pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam KAK.
g. Melampirkan hasil pemindaian (scan) surat dukungan untuk material
utama yang ditetapkan dalam KAK.

9. Peratalatan
Peralatan utama yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan
konstruksi :
- 2 (dua) unit Concrete Mixer Beton Kapasitas min. 0,25 m3
- 1 (satu) unit Concrete Vibrator
- 1 (satu) unit Stamper min. 100 kg
- 1 (satu) unit Mobil Pickup
- 1 (satu) unit Generator kapasitas min. 15 KVA
- 1 (satu) unit Water Pump 70-100 mm
- 1 (satu) unit Bar Cutter
- 1 (satu) unit Bar bender
- 1 (satu) unit Theodolite
- 50 (lima puluh) set Scafolding
- 1 (satu) unit Concrete Pump
Kepemilikan peralatan utama adalah milik sendiri, sewa beli, dan/atau milik pihak
lain dengan perjanjian Sewa bersyarat/surat dukungan.

10. Rencana Keselamatan Kerja (RKK)


Tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahaya :
NO JENIS / TYPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA
1. Pekerjaan Persiapan 1. Tertusuk ujung patok kayu yang
runcing pada saat mengerjakan
bouwplank
2. Tangan kena palu
2. Pekerjaan Galian Tanah 1. Tertimbun longsoran galian tanah
2. Terjatuh ke lubang
3. Pekerjan Pondasi 1. Tertimpa batu
2. Tangan dan kaki kena batu
4. Pekerjaan Beton 1. Terjatuh saat pengecoran
Pekerjaan Lantai 2. Tertimpa batu
Pekerjaan Dinding 3. Tangan dan kaki kena batu
Pekerjaan Plesteran
5. Pekerjaan Atap 1. Jatuh dari ketinggian
Pekerjaan Plafond/langit-langit 2. Tangan kena palu
Pekerjaan Pintu dan Jendela
6. Pekerjaan Pengecetan 1. Menghirup Uap Cat
7. Pekerjaan Pipa & Sanitasi 1. Tergores / Luka akibat terkena
material/bahan sanitasi
2. Tertimpa batu
3. Tangan dan kaki kena batu
8. Pekerjaan Listrik 1. Tersengat Listrik

11. Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung/Terampil


Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung yang diperlukan untuk melaksanakan
pengadaan pekerjaan konstruksi :
- 1 (satu) Orang Tenaga Ahli berpendidikan S1 Teknik Sipil yang memiliki
Sertifikat Keahlian (SKA) Muda Bangunan Gedung (201)
- 1 (satu) Orang Tenaga Terampil berpendidikan STM Bangunan/SMK
Sederajat yang memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Pelaksana Bangunan
Gedung (TA 022)
- 1 (satu) Orang Tenaga Terampil berpendidikan STM Listrik/SMK Sederajat
yang memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Teknisi instalasi Penerangan dan
Daya Phase Satu (TE 021)

12. Material Utama


Surat Dukungan Material utama yang diperlukan untuk pekerjaan konstruksi :
- Surat Dukungan Batching plan
- Surat dukungan material untuk pekerjaan Baja ringan
- Surat dukungan material genteng/penutup atap bitumen
- Surat dukungan material kusen aluminium
- Surat dukungan material plafond gypsum

13. Keluaran Produk Yang Dihasilkan


Keluaran / produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan konstruksi
Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi adalah hasil dari pembangunan
fisik dari Rehabilitasi Total Gedung SMPN 31 Kota Bekasi dan pekerjaaan lainnya
sesuai dengan spesifikasi Teknis dan Gambar.

14. Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi


Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi, meliputi :
- Ketentuan penggunaan bahan / material yang diperlukan;
- Ketentuan penggunaan peralatan yang diperlukan;
- Ketentuan penggunaan tenaga kerja;
- Metode kerja/prosedur pelaksanaan pekerjaan;
- Ketentuan gambar kerja;
- Ketentuan perhitungan prestasi pekerjaan untuk pembayaran;
- Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi;
- Ketentuan mengenai penerapan manajemen K3 konstruksi (keselamatan dan
Kesehatan Kerja);
- Dll yang diperlukan.

Bekasi, 2019
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

AMRAN, S.T., M.Si.


NIP. 19690923 200212 1 004