Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KOTA BEKASI

DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

SKPD : DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN


PERTANAHAN KOTA BEKASI
NAMA PA/KPA : Dr. DADANG GINANJAR SAMSUPRAJA, M.AP.
NAMA PPK : AMRAN, S.T., M.Si.
KODE KEGIATAN : 1.01 . 1.01.01 . 22 . 30
NAMA PROGRAM : Program Pendidikan Dasar
NAMA KEGIATAN : Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II
NAMA PEKERJAAN : Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II

TAHUN ANGGARAN 2019


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
Pekerjaan : Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II

1. Latar Belakang
Untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat perlu adanya peningkatan
sarana dan prasarana yang mendukung demi kelancaran proses belajar mengajar oleh
sebab itu kebutuhan akan gedung sarana pendidikan sangat diperlukan guna peningkatan
pelayanan pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dari latar belakang
tersebut maka perlu adanya penyelenggaraan kegiatan Belanja Modal Pengadaan
Konstruksi untuk pekerjaan Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II.
Selanjutnya dalam rangka memenuhi kebutuhan akan bangunan gedung Pemerintah
perlu adanya dukungan dari berbagai pihak (stakeholders) untuk membantu memfasilitasi
kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan seperti sarana dan prasarana bangunan yang
layak yang memenuhi syarat dan setiap pelaksanaan pembangunan harus diwujudkan
sebaik-baiknya sehingga mampu memenuhi secara optimal fungsi bangunannya, andal
dan dapat dijadikan teladan bagi lingkungannya serta berkontribusi positif terhadap
pelayanan kepada masyarakat.
Adapun seluruh prosesnya terdiri dari kegiatan pengendalian dan pelaksanaan, yang
meliputi tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta tahap
pemanfaatan, dan Untuk mencapai Kriteria teknik konstruksi secara kwalitas yang
disesuaikan dengan pembiayaan yang ada diperlukan adanya kerjasama menyeluruh
dalam proses Penyelenggaraan Kegiatan Belanja Modal Pengadaan Konstruksi pekerjaan
Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II diantaranya bersama kontraktor pelaksana serta
konsultan pengawas.
Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai pedoman bagi Pejabat Pembuat Komitmen dan
Pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan tugasnya, sehingga dapat tercapai kinerja yang
tinggi dengan hasil sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan, serta
memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. Maksud dan Tujuan


a) Maksud
Kerangka Acuan Kerja (KAK) merupakan pedoman yang berisikan persyaratan dalam
pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II yang antara lain memuat
masukan (input), spesifikasi Teknis dan keluaran (output) yang harus dipenuhi, dan
diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan.
b) Tujuan
Tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang refresentatif di Kota Bekasi.
Target/Sasaran
Target / sasaran yang ingin dicapai dalam pekerjaan pengadaan konstruksi adalah
hasil Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II tentunya bermanfaat bagi para penentu
kebijakan diantaranya bagi :
 Instansi/Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan;
 Ekonomi;
 Masyarakat
3. Nama Organisasi Pengadaan Barang/Jasa
Nama organisasi yang menyelenggarakan / melaksanakan pekerjaan pengadaan
konstruksi :
a) K/L/D/I : Pemerintah Kota Bekasi
b) Satker/SKPD : Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
c) PPK : Amran, ST, M.Si

4. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya


a) Sumber dana Pengadaan Konstruksi pekerjaan Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II
dibiayai dari sumber pendanaan APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2019.
b) Total Perkiraan biaya yang diperlukan untuk Pengadaan Konstruksi adalah sebesar
Rp. 508.389.952,00
c) Nilai Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 505.350.279,50

5. Ruang Lingkup, Lokasi Pekerjaan, Fasilitas Penunjang:


a) Ruang Lingkup pengadaan pekerjaan konstruksi Bangunan Gedung Rehabilitasi Berat
SDN Bekasi Jaya II;
b) Lokasi Pekerjaan Konstruksi di Kel. Bekasi Jaya - Kec. Bekasi Timur

6. Jangka Waktu Pelaksanaan


Pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Berat SDN Bekasi Jaya II Tahun Anggaran 2019
dengan jangka waktu pekerjaan selama 120 (seratus dua puluh) hari Kalender, terhitung
dari keluarnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dan masa pemeliharaaan pekerjaan
konstruksi 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

7. Persyaratan Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa


1. Peserta yang melakukan Kerja Sama Operasi (KSO), formulir kualifikasi dan Pakta
Integritas ditandatangani oleh seluruh anggota KSO, kecuali leadfirm mengisi data
kualifikasi melalui SPSE.
2. Peserta yang berbadan usaha harus memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK);
3. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil (K), serta
disyaratkan:
a. Klasifikasi Bidang Usaha : Bangunan Gedung
b. Subklasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan Pendidikan,
Kode BG007.
Disyaratkan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku.
4. Untuk pekerjaan yang diperuntukkan bagi Kualifikasi Usaha Menengah dan Besar,
memiliki Kemampuan Dasar (KD) dengan nilai KD sama dengan 3 x NPt (Nilai
pengalaman tertinggi):
a. untuk kualifikasi Usaha Menengah, pengalaman pekerjaan sesuai subklasifikasi
SBU yang disyaratkan, atau
b. untuk kualifikasi Usaha Besar, pengalaman pekerjaan pada subklasifikasi SBU
yang disyaratkan dan jenis pekerjaan bangunan gedung yang sejenis, yang sesuai
dengan persyaratan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Nilai KD paling kurang sama dengan HPS;
5. Memiliki Sertifikat Manajemen Mutu, Sertifikat Manajemen Lingkungan, serta
Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja; (hanya disyaratkan untuk Pekerjaan
Konstruksi yang bersifat Kompleks/Berisiko Tinggi dan/atau diperuntukkan bagi
Kualifikasi Usaha Besar);
6. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan (SPT Tahunan) tahun pajak
2017 atau dengan memperhatikan batas akhir pemasukan penawaran dan batas akhir
pembayaran pajak sesuai peraturan perpajakan;
7. Memiliki akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan (apabila ada
perubahan);
8. Tidak masuk dalam Daftar Hitam, keikutsertaannya tidak menimbulkan pertentangan
kepentingan pihak yang terkait, tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit,
kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau yang bertindak untuk dan atas
nama Badan Usaha tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dan
pengurus/pegawai tidak berstatus Aparatur Sipil Negara, kecuali yang bersangkutan
mengambil cuti diluar tanggungan Negara;
9. Pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun
terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman
subkontrak, kecuali bagi pelaku usaha yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun;
10. Memenuhi Sisa Kemampuan Paket (SKP) dengan perhitungan:
SKP = 5 – P, dimana P adalah Paket pekerjaan yang sedang dikerjakan (hanya untuk
pekerjaan yang diperuntukkan bagi Kualifikasi Usaha Kecil)
11. Memiliki paling kurang:
a. 1 (satu) tenaga tetap bersertifikat terampil (SKT) yang sesuai dengan Klasifikasi SBU
yang disyaratkan (untuk Usaha Kecil);
b. 1 (satu) tenaga tetap bersertifikat ahli (SKA) muda yang sesuai dengan Subklasifikasi
SBU yang disyaratkan (Untuk Usaha Menengah); dan
c. 1 (satu) tenaga tetap bersertifikat ahli (SKA) madya yang sesuai dengan Subklasifikasi
SBU yang disyaratkan (Untuk Usaha Besar).
12. Memiliki Sisa Kemampuan Nyata (SKN) dengan nilai paling kurang sama dengan 10%
(sepuluh perseratus) dari nilai total HPS, yang disertai dengan laporan keuangan
(untuk pekerjaan yang diperuntukkan bagi Usaha Menengah dan Besar. Khusus untuk
Usaha Besar, laporan keuangan wajib telah diaudit);
13. Melampirkan hasil pemindaian (scan) sertifikat keanggotaan asli dari BPJS
Ketenagakerjaan disertai bukti pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan
terakhir;
14. Wajib memiliki Surat Keterangan Dukungan Keuangan dari Bank Pemerintah/Swasta
sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai total HPS;

8. Persyaratan Teknis
Penawaran memenuhi persyaratan teknis sebagai berikut:
a. Metode pelaksanaan pekerjaan memenuhi persyaratan substantif yang meliputi:
(1). Tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dan
uraian/cara kerja dari masing-masing jenis pekerjaan utama;
(2). Kesesuaian antara metode kerja dengan peralatan utama yang
ditawarkan/diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan;
(3). Kesesuaian antara metode kerja dengan spesifikasi/volume pekerjaan yang
disyaratkan.
b. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas
waktu sebagaimana tercantum dalam KAK.
c. Peralatan utama yang ditawarkan sesuai dengan yang ditetapkan dalam KAK,
dengan ketentuan:
(1). Yang dimaksud dengan peralatan utama adalah peralatan yang mendukung
langsung dan sesuai kebutuhan untuk melaksanakan pekerjaan pekerjaan
utama (major item);
(2). Jenis, kapasitas, dan jumlah yang disediakan untuk pelaksanaan pekerjaan;
(3). Kepemilikan peralatan utama adalah milik sendiri, sewa beli, dan/atau milik
pihak lain dengan perjanjian Sewa bersyarat /surat dukungan.
d. Personel manajerial yang ditawarkan sesuai dengan yang diperlukan dalam
pelaksanaan pekerjaan, dengan ketentuan:
(1). Personel manajerial yang disyaratkan meliputi jabatan: Manager Pelaksanaan/
Proyek, Manager Teknik, Manager Keuangan, dan Ahli/Petugas K3.
(2). Kompetensi personel manajerial meliputi tingkat pendidikan dan pengalaman
bekerja sesuai jenis pekerjaan yang ditenderkan.
e. Melampirkan hasil pemindaian (scan) surat dukungan untuk material utama yang
ditetapkan dalam KAK.

9. Peratalatan
Peralatan utama yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan konstruksi :
- 2 (dua) unit Concrete Mixer Beton Kapasitas min. 0,25 m3
- 1 (satu) unit Concrete Vibrator
- 1 (satu) unit Stamper min. 100 kg
- 1 (satu) unit Mobil Pickup
- 1 (satu) unit Generator kapasitas min. 15 KVA
- 1 (satu) unit Water Pump 70-100 mm
- 1 (satu) unit Bar Cutter
- 1 (satu) unit Bar bender
- 1 (satu) unit Theodolite
- 50 (lima puluh) set Scafolding
Kepemilikan peralatan utama adalah milik sendiri, sewa beli, dan/atau milik pihak lain
dengan perjanjian Sewa bersyarat/surat dukungan.

10. Personel
Personel yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan konstruksi :
- 1 (satu) Orang Tenaga Ahli berpendidikan S1 Teknik Sipil yang memiliki Sertifikat
Keahlian (SKA) Muda Bangunan Gedung (201)
- 1 (satu) Orang Tenaga Terampil berpendidikan STM Bangunan/SMK Sederajat yang
memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Pelaksana Bangunan Gedung (TA 022)
- 1 (satu) Orang Tenaga Terampil berpendidikan STM Listrik/SMK Sederajat yang
memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) Teknisi instalasi Penerangan dan Daya Phase
Satu (TE 021)

11. Material Utama


Surat Dukungan Material utama yang diperlukan untuk pekerjaan konstruksi :
- Surat Dukungan Batching plan
- Surat dukungan material kusen aluminium
- Surat dukungan material plafond gypsum

12. Keluaran Produk Yang Dihasilkan


Keluaran / produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan konstruksi Rehabilitasi
Berat SDN Bekasi Jaya II adalah hasil dari pembangunan fisik dari Rehabilitasi Berat SDN
Bekasi Jaya II dan pekerjaaan lainnya sesuai dengan spesifikasi Teknis dan Gambar.

13. Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi


Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi, meliputi :
- Ketentuan penggunaan bahan / material yang diperlukan;
- Ketentuan penggunaan peralatan yang diperlukan;
- Ketentuan penggunaan tenaga kerja;
- Metode kerja/prosedur pelaksanaan pekerjaan;
- Ketentuan gambar kerja;
- Ketentuan perhitungan prestasi pekerjaan untuk pembayaran;
- Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi;
- Ketentuan mengenai penerapan manajemen K3 konstruksi (keselamatan dan
Kesehatan Kerja);
- Dll yang diperlukan.

Bekasi, 2019
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

AMRAN, S.T., M.Si.


NIP. 19690923 200212 1 004