Anda di halaman 1dari 29

Uang nadi kegiatan ekonomi

Modernisasi kegiatan ekonomi dapat dilakukan dengan


efisiensi.
Adam Smith penggunaan uang memungkinkan
masyarakat berspesialisasi.
Spesialisasi produktivitas & teknologi produksi
meningkat.
Keynes ada hub.antara uang, suku bunga dengan
kesempatan kerja yang akan menentukan tingkat
kegiatan perekonomian dan tingkat
produksi/pendapatan nasional yang dihasilkan.
Keyneskegiatan-kegiatan di sektor riil atau
pasar barangpengeluaran agregat akan
menentukan pendapatan nasional dan tingkat
kegiatan ekonomi.
Asumsi :
 Suku bunga adalah pada satu tingkat tertentu
dan tidak berubah
 Harga-harga dalam keadaan stabil
Analisis IS-LM berkembang dari pandangan Keynes yang
menyatakan bahwa suku bunga ditentukan oleh permintaan
dan penawaran uang.

Hubungan antara uang, suku bunga dan kegiatan ekonomi


dinyatakan dalam Analisis IS-LM

Analisis IS-LMgambaran di sektor riil (pasar barang) dan


sektor moneter (pasar uang).

Tujuannya : untuk menunjukkan pengaruh dari perubahan suku


bunga ke atas kegiatan perekonomian.

Keseimbangan kegiatan ekonomi ditentukan oleh interaksi


keadaan di pasar barang dan pasar uang.
Hubungan antara suku bunga dengan investasi berlawanan arah, yang
digambarkan oleh kurva MEI.

Perubahan dalam Investasi akan menimbulkan perubahan dalam perbelanjaan


agregat dan keseimbangan pendapatan nasional
∆r  ∆I  ∆AE  ∆Y
dimana r = tungkat suku bunga
I = investasi
AE = perbelanjaan agregat
Y = pendapatan nasional

Perubahan investasi selain diakibatkan terjadinya perubahan suku bunga, juga


dapat diakibatkan oleh pergerakan kurva MEI.

Pergerakan kurva MEI terjadi , jika penentu diluar suku bunga berubah :
 ekspektasi terhadap kegiatan ekonomi di masa datang yang lebih baik
 Perkembangan teknologi
Pembentukan kurva IS yang diperhatikan
hanyalah perubahan-perubahan
keseimbangan kegiatan ekonomi sebagai
akibat perubahan suku bunga

Ada dua cara untuk membentuk kurva IS


1. Membentuk berdasarkan kepada
perubahan keseimbangan dalam analisis
Keynesian sederhana
2. Menggunakan grafik 4 kuadran.
AE Y=AE
E1 AE1= C + I1+ G

ΔI Eo AEo= C + I + G

(a). Keseimbangan
pendapatan nasional

Yo Y1 Y

ro Eo

r1 E1 (b). Kurva IS

IS
Ket : AE = Pengeluaran Agregat
Yo Y1 Y Y = Pendapatan Nasional
r = suku bunga
(a) Fungsi suntikan (d) Kurva IS
r r

r0 A

r1 B
IS
I+G
J Y0 Y1 Y
J0 J1

W
W J=W S+T

B W1

A W0
450
J (c) Fungsi bocoran Y
(b) Syarat keseimbangan
W (bocoran)  aliran ke luar dari sirkulasi pendapatan,
terdiri dari tabungan dan pajak pemerintah. W=S+T
J (suntikan)  aliran masuk ke sirkulasi pendapatan,
terdiri dari investasi dan pengeluaran pemerintah.
J=I+G
Gambar (a) hub. Antara suku bunga dengan suntikan (J)
Gambar (b) syarat keseimbangan yang perlu dipenuhi
yaitu ; J=W atau I+G=S+T
Gambar (c)hub. Bocoran dengan tingkat pendapatan
nasional. Semakin tinggi Y, semakin tinggi pula S +T
yang dipungut.
Gambar (d) kurva IS
Kecondongan kurva IS secara grafik dipengaruhi :
1. Sampai dimana sensitifnya perubahan investasi sebagai akibat
perubahan suku bunga.
kurva IS akan menjadi lebih landai apabila investasi lebih sensitif terhadap
perubahan suku bunga. Keadaan yang sebaliknya menyebabkan kurva IS lebih
curam/condong.

2. Besarnya kecondongan menabung marginal dan kecondongan


perpajakan marginal.
semakin condong kurva bocoran semakin curam bentuk kurva IS

3. Multiplier
multiplier dipengaruhi oleh tingkat pajak. Jika tingkat pajak naik maka
multiplier turun dan kurva IS curam.
Kedudukan kurva IS adalah jarak kurva IS
dari sumbu tegak, ditentukan oleh dua
faktor :

1. Pengeluaran otonomi
komponen dari pengeluaran agregat yang tidak dipengaruhi
oleh pendapatan nasional, meliputi : konsumsi otonomi
(Co), investasi perusahaan (I), pengeluaran pemerintah (G)
dan ekspor (X)
2. Multiplier
1. Kurva IS adalah skedul kombinasi dari suku bunga dan tingkat pendapatan,
sehingga pasar barang dalam keseimbangan.

2. Kurva IS miring secara negatif, karena kenaikan suku bunga akan


menurunkan
investasi yang direncanakan, sehingga permintaan agregat turun dan
akhirnya
pendapatan nasional juga turun.

3. Semakin kecil multiplier dan semakin kurang sensitif investasi terhadap


perubahan suku bunga, maka kurva IS akan curam.

4. Kurva IS bergeser karena ada perubahan pengeluaran otonom. Contoh jika


pengeluaran otonom naik (pembelian pemerintah naik), maka akan
menggeser
kurva IS ke kanan.

5. Pada titik-titik sebelah kanan kurva IS  ESG (excess Supply of Goods)


Pada titik-titik sebelah kiri kurva IS  EDG (excess Demand of Goods)
Dalam keadaan ketika MS (money supply)
tetap, perubahan dalam suku bunga hanya
akan berlaku apabila MD (money demand)
mengalami perubahan.
Perubahan MD bersumber dari perubahan
pengeluaran agregat.
Pengeluaran agregat yang semakin
meningkat akan menambah permintaan
uang.
Dengan MS tetap, semakin tinggi pendapatan
nasional, semakin tinggi suku bunga.
Aktiva keuangan dikelompokkan 2 yaitu : uang
dan harta yang memikul bunga (obligasi)
Obligasi (bond) merupakan janji untuk
membayar kepada pemegangnya sejumlah
uang tertentu berdasarkan perjanjian pada
tanggal yang ditentukan di kemudian hari.
Saldo uang riil merupakan kuantitas dari uang
nominal dibagi dengan tingkat harga, dan
permintaan riil akan uang disebut Permintaan
Saldo Riil
MS
Kelebihan
penawaran
uang

S r0
u
k
u rE E

r1
b
u
n Kelebihan
MD
permintaan
g uang
a

M0 ME M1
Permintaan dan Penawaran Uang
Dua pendekatan digunakan untuk
menerangkannya :
1. Dari analisis keseimbangan MD dan MS
(memperhatikan perubahan-perubahan di
pasar uang)
2. Menggunakan grafik 4 kuadran
MS
(a). Keseimbangan
S r2 E2 pasar uang
u
k
u
r1 E1 MD2 (Y2)
b
u
ro Eo MD1 (Y1)
n
g
a
MDo (Yo)
Permintaan dan penawaran uang Y
LM

S C
u r2
k
u B (b). Kurva LM
r1
b
u A
n ro
g
a

Ket : Y = Pendapatan Nasional


Yo Y1 Y2 Y r = suku bunga
Pendapatan Nasional
(a) MD untuk spekulasi (d) Kurva LM
r r
A LM
r0 r0

r1 B
r1
MDS
MSP Y
MSP M1S Y1 Y0

MS0 P MDt
MD = f(Y)

M0t M0t

M1t M1t
MS Y
MSP M1S MS0 Y1 Y0
(b) Penawaran
P uang (MS) (c) MD untuk transaksi
Dua faktor yang menentukan kecondongan kurva LM, yaitu :
1. Kecondongan kurva permintaan uang untuk spekulasi
(MDS)
2. Kelajuan peredaran uang untuk transaksi

Sifat kecondongan kurva LM, yaitu : semakin sensitif


pemintaan uang untuk spekulasi terhadap perubahan
suku bunga, yaitu semakin landai permintaan uang untuk
spekulasi, semakin landai bentuk kurva LM.
Tiga faktor yang menentukan kedudukan
LM, yaitu :
1. Sifat daripada permintaan uang untuk
spekulasi.
Semakin ke kanan kedudukan permintaan uang untuk spekulasi, semakin
ke kiri kedudukan kurva LM
2. Jumlah penawaran uang dalam perekonomian.
Semakin besar jumlah penawaran uang, semakin ke kanan kedudukan
kurva LM
3. Kelajuan peredaran uang.
Semakin laju peredaran uang, yang berarti semakin landai kurva
permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga, semakin ke kanan
kurva LM
MS MD

M S  M 0  I r  kY

kY  M S  M 0  I r
M S  M 0  Ir
Y 
k

Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa nilai Y (jarak LM ke


sumbu tegak) ditentukan oleh (i) permintaan uang untuk spekulasi, (ii)
penawaran uang dan (iii) kelajuan peredaran uang (1/k=V).
1. LM sebagai kombinasi antara i & Y, sehingga pasar uang ekuilibrium.

2. Jika pasar uang ekuilibrium maka pasar obligasi juga ekuilibrium.

3. Kurva LM berslope positif, Ms tetap jika Y naikMD naik harus


disertai
naiknya i  MD turunmemelihara ekuilibrium pasar uang.

4. Kurva LM bergeser karena adanya perubahan MS, jika MS naik geser LM


ke kanan.

5. Pada titik-titik disebelah kanan kurva LMkelebihan Permintaan Uang (EDM)


Pada titik-titik disebelah kiri kurva LMkelebihan Penawaran Uang (ESM)
i

LM

IS

0 Y
Mt (III) Mt (II)
Mt = f(y)
Ms = Mt + Msp
Mt1 Mt1

Mt0 Mt0

0 Y0 Y1 Output (Y) 0 Msp1 Msp0 Msp

Tingkat bunga (i) Tingkat bunga (i) (IV) Tingkat bunga (i) (I)
(I)
LM
i1 i1 B B i1

i0 i0 A A i0

I+G Msp = f(i)


IS

0 Msp1 Msp0 Msp


0 (I+G)1 (I+G)0 I+G 0 Y0 Y1 Output (Y)

S+T S+T
(III) S+T = f(Y)
(II) S+T = I+G
(S+T)0 (S+T)0

(S+T)1 (S+T)1

0 0 Y1 Y0 Output (Y)
(I+G)1 (I+G)0 I+G
Soal :
 Fungsi konsumen rumah tangga: C=70+0,75Yd dimana Yd adalah pendapatan
disposebel, pendapatan nasional sudah di kurangi pajak (Yd = Y – T)
 Pemerintah memungut pajak sebanyak 80 dan membelanjakan semua pendapatan dari
pajak tersebut (G=80)
 Investasi dipengaruhi oleh suku bunga dan fungsinya I=140 – 10r
 Penawaran uang (Ms) adalah tetap jumlahnya, yaitu sebanyak Ms= 170
 Fungsi permintaan uang adalah Md= 130-10r + 0,2Y
Pertanyaan:
Carilah keseimbangan IS – LM
Jawab :
1. Persamaan kurva IS dalam pasar barang keseimbangan dapat di capai apabilah
pendapatan Nasional sama dengan perbelanjaan agregat. Dengan demikian :
Y= C + I + G
Y= 70+0,75Yd + 140 – 10r + 80
Y= 70+0,75(Y-80) + 140 + 140 – 10r + 80
Y= 230+0,75Y – 10r
Y – 0,75Y = 230 -10r
0,25Y = 230 -10r
Y = 920 – 40r
2. Persamaan kurva LM keseimbangan di pasar uang dicapai apabilah Ms = Md
Dengan demikian
170 = 130 - 10r + 0,2Y
Atau 0,2Y = 40 + 10r
Y = 200 + 50r
3. Keseimbangan IS-LM. Dalam keseimbangan, kurva IS berpotongan dengan
kurva LM. Dengan menggunakan kesamaan tersebut kadar bunga dapat
ditentukan, yaitu:
920 – 40r = 200 + 50r
90r = 720
r = 8
4. Pendapatan keseimbangan adalah;
a. Dengan menggunakan persamaan IS
Y = 920 - 40r
Y = 920 – 40 (8)
Y = 600
b. Dengan menggunakan persamaan LM
Y = 200 + 50r
Y = 200 + 50 (8)
Y = 600
5. Apabilah kedudukan titik – titik tersebut pada kurva IS maupun kurva LM
dimana suku bunga adalah 4%, yaitu
a. Titik pada kurva IS (titik A): apabilah r = 4% maka Y yang sesuai dengan suku
bunga ini pada kurva IS adalah Y = 920 – 40(4) = 760
b. Titik pada kurva LM (titik B): apabilah r = 4% maka Y yang sesuai dengan suku
bunga ini pada kurva LM adalah Y = 200 + 50(4) = 400
6. Kurva keseimbangan IS=LM

r LM

8 E

B A
4

IS

400 600 760 Yd


Soal :
 Fungsi konsumen rumah tangga: C=70+0,65Yd dimana Yd
adalah pendapatan disposebel, pendapatan nasional sudah di
kurangi pajak (Yd = Y – T)
 Pemerintah memungut pajak sebanyak 70 dan
membelanjakan semua pendapatan dari pajak tersebut
(G=70)
 Investasi dipengaruhi oleh suku bunga dan fungsinya I=130 –
10r
 Penawaran uang (Ms) adalah tetap jumlahnya, yaitu sebanyak
Ms= 160
 Fungsi permintaan uang adalah Md= 120-10r + 0,2Y

Pertanyaan:
Carilah penyelesaian matematis dan gambarkan grafik
keseimbangan IS – LM
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai