Anda di halaman 1dari 26

Bekerja di Ketinggian

ANGGIAT MANGAPUL SIMANJUNTAK, ST


Address : Jl. Jermal 15 No.1
Medan Denai , Medan, North Sumatera, Indonesia
Phone: 0813 6215 3544
E-mail: anggiatscm@gmail.com

Job Experiences
I. PT. Sud-Chemie Indonesia ( 2005 – 2011)
Production , Engineer & Site SEO

II. PT. Clariant Adsorbents Indonesia (2011 – present)


Production & Site SEO
Additinoal Jobs Internal
- - Green Belt for project reduction
- - Internal Auditor for System management

Additinoal Jobs Eksternal


- Trainer at PJK3 & Balai K3 2
Definisi
• Bekerja di Ketinggian adalah bekerja di suatu

tempat, termasuk melangsungkan kegiatan, di atas

atau dibawah tanah datar, dan melebihi dari 1.8 M,

dimana orang-orang yang bekerja tersebut bisa

terluka atau mengalami kecelakaan jika mereka

terjatuh dari tempat tersebut.


Contoh Bekerja di Ketinggian

Contoh kegiatan yang dapat dikelompokkan sebagai


aktivitas bekerja di ketinggian:
• Bekerja di scaffolding
• Bekerja dengan sebuah tangga
• Bekerja dengan forklift safety cage
• Bekerja di bagian atap
• Bekerja dengan scissor listrik
Scaffolding/ Perancah
Tipikal perancah dirakit satu bagian
Persyaratan Tehnik Utama
– Pembagian beban yang tepat, menggunakan base plates
and sole boards, tidak didekat area penggalian, dll
– Bagian tepi dan tiang tegak lurus, vertical standards
– Ruang terbuka
– Ada penguatan
– Platforms
– Pengaman dan toe boards
– Akses utama
– Petugas scaffolding
– Batas ketinggian
– Perhitungan dan kalkulasi.
Scaffolding

• Platform pada scaffolding harus utuh dan berada pada kondisi


papan yang baik.
• Jangan menumpuk balok, batu bata, atau menggunakan tangga
di atas scaffolding untuk menambah ketinggian.
• Jangan menggunakan scaffolds dengan pagar yang tidak
terpasang dengan baik.
Scaffolding
• Jangan meletakkan
balok, batu bata atau
menggunakan tangga
di atas scaffold untuk
menambah
ketinggian.
• Scaffolds yang
digunakan pada
tangga harus
dibangun dengan
baik.
Berdasarkan Panduan Keselamatan menggunakan Scaffolding, GCG/HSE/GL/004 untuk penduan
umum dalam penggunaan scaffolding di tempat bekerja.
Mobile Scaffolding
Heavy Duty Scaffolding
Ladder/ Tangga
Tangga Keselamatan
• Tangga hanya dapat
dipergunakan untuk waktu
kurang dari 30 menit
• Tangga harus diperiksa terlebih
dahulu sebelum digunakan.
• Tangga harus disimpan dalam
kondisi yang baik dan lokasi yang
aman.
• Jangan berdiri di atas tangga.
• Selalu pastikan pijakan yang baik
pada setiap anak tangga.
• Gunakan ukuran tangga yang
sesuai dengan pekerjaan yang
dilakukan.
Tangga Keselamatan
• Jangan mengangkang
atau duduk di atas
tangga.

• Hanya gunakan tangga


yang berada di permukaan
yang stabil untuk
mencegah kecelakaan
karena gerakan.
Tangga Keselamatan
• Tangga harus diposisikan
pada sudut yang aman 99.44 cm

untuk menghindari potensi


487.68 cm
bahaya terjatuh saat Struktur
menaiki tangga. Ketinggian

• Tangga harus diperpanjang


hingga 3 feet (99,44 cm)
selama pendaratan untuk
akses yang aman. 121.9 cm
or 75°
Bekerja di Bagian Atap
• Material yang rapuh sebaiknya
diidentifikasi dan ditentukan tindakan
pencegahannya.
• Tepi pembatas/palang atap (atau
scaffolds) harus dibangun untuk
mencegah jatuhnya personel atau
material dari atap.
• Akses dengan tangga harus berada di
jarak yang aman di atas titik loncatan dan
terjamin keselamatannya.
• Harus disediakan tangga akses naik di
atas 9 meter dengan platform sedang
yang aman.
Sistem Perlindungan Personal
ketika Terjatuh
• Portable atau tangga tetap dapat digunakan sebagai platform kerja. Dan jika
mungkin ada risiko terjatuh, sistem alat perlindungan atau penangkapan harus
digunakan.
• Komponen sistem perlindungan ketika terjatuh adalah sbb:
 body harness (alat pelindung tubuh)
 Lanyard (tali pelindung)
 anchorage point
 Shock Absorber
 Pengait
• Jaring keselamatan (safety nets) atau
sabuk keselamatan (safety belts) sebaiknya
tidak digunakan sebagai alat pengamanan
ketika terjatuh
Sistem Perlindungan Personal
ketika Terjatuh
• Body harness harus
digunakan dengan baik.
• D-ring harus diletakkan
antara kedua bahu dan tali
dada harus dalam keadaan
aman.
• Body harness seharusnya:
o Diperiksa sebelum
digunakan,
o Disesuaikan dengan
pekerja yang cocok, dan
o Bebas dari kerusakan
yang terlihat.
Sistem Perlindungan Personal
ketika Terjatuh
Tali pelindung (Lanyards) harus
berada dalam kondisi baik dan
bebas dari kerusakan

Tali pelindung (Lanyard) harus


tersematkan ke D-ring pada body
harness.
Sistem Perlindungan Personal
ketika Terjatuh

• Anchorage point (pengait) adalah


• Jangan menambatkan atau
tempat dimana Anda mengikatkan atau
mengikatkan ke pipa, struktur
mengaitkan tali.
kayu, kabel listrik, atau daerah
lain yang tidak dirancang sebagai • Anchorage point harus didukung
anchorage point dengan kekuatan menahan beban jika
seseorang terjatuh
Mengapa Full Body Harness
diperlukan?

Confidential, Working At Height Training 22


Contoh Anchorage Points yang benar dan
tidak benar

Confidential, Working At Height Training 23


KECEPATAN TERJATUH vs WAKTU REAKSI

Dalam 1 detik, Tubuh Anda bisa


terjatuh sejauh 10 meter

Waktu reaksi tubuh yang bagus ketika


terjatuh = 0.2 detik

Jarak tempuh dalam 0.2 detik adalah


2 meter

Pada saat tubuh Anda bereaksi, saat itu


By tubuh
pula the time you terjatuh
Anda sudah react sejauh
your
body
2 meterwill be 2mAnda
dari tempat below where
berdiri
you were standing