Anda di halaman 1dari 4

Kelas 03 GD3204 Pemetaan Tematik

Nama Anggota :
1. Winda Lestari Siadari (15116021)
2. Leonardus Berlianto Setiawan (15116043)
3. Sandri Eikel Ginting (15116048)
4. Fitria Maharani (15116049)
5. Dionsius Arung muara Wibisono (15116061)
6. M Naufal Mahdy (15116085)
7. Muhammad Sutan Syauqi Ferbian Girsang (15116086)
Date : Tuesday, March 26th 2019
Kegiatan Minggu 1 : Pendefinisian Peta Tematik Terpilih
Judul : Perencanaan Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor di Provinsi Jawa Barat
Topik : Risiko Bencana di Jawa Barat
Latar Belakang
Bencana adalah sesuatu yang tidak terpisahkan dari sistem di muka bumi baik secara alamiah
ataupun akibat ulah manusia. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali potensi
bencana karena letak geografisnya. Sehingga bencana alam yang terjadi menjadi sangat
kompleks. Kondisi ini dapat diprediksi berdasarkan parameter pemicunya sehingga dapat
dipetakan sebaran dan dampaknya terhadap sistem yang ada dibawahnya dengan menggunakan
analisis spasial dan analisis databasenya. Dewasa ini, berbagai pihak telah mencoba untuk
menyusun peta risiko bencana dan belum adanya standarisasi dalam metode penyusunan peta
risiko bencana sehingga lembaga maupun instansi memiliki metode yang berbeda dalam
penyusunan peta risiko dan untuk keperluan suatu penggambaran atau representasi suatu wilayah
atau lokasi yang memiliki suatu ancaman kebahayaan tertentu akan dilakukan suatu perencanaan
pemetaan risiko bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Barat dan nantinya metode pemetaan
yang direncanakan dapat digunakan oleh lembaga atau instansi terkait maupun praktisnya
diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dan akibat bencana dengan adanya peta
tematik risiko bencana ini.
Tujuan
1. Memberikan informasi tentang pemetaan kebencanaan di Provinsi Jawa Barat.
2. Membuat gambaran tentang mekanisme pembuatan peta
3. Mengidentifikasi wilayah yang dianggap memiliki risiko tinggi terhadap suatu bencana
ala
4. Mengidentifikasi masalah-masalah yang akan dihadapi suatu wilayah untuk melakukan
persiapan pengelolaan bencana wilayah jawa barat.
Definisi Peta Tematik
Peta tematik yang akan dibuat merupakan peta tematik untuk risiko bencana tanah
longsor di Provinsi Jawa Barat. Peta ini akan menggambarkan bagaimana suatu pola
Kelas 03 GD3204 Pemetaan Tematik

distribusi fenomena tanah longsor di Provinsi Jawa Barat. Proses penyusunan peta
tematik mulai dari perencanan, pengambilan data, pengolahan dan analisis data hingga
dihasilkan visualisasi data terkait sebaran risiko bencana tanah longsor di Provinsi Jawa
Barat.
Manfaat :
1. Terpetakannya sebaran-sebaran ancaman yang ada, kondisi kerentanan dan kapasitas aset
penghidupan dan kehidupan masyarakat di daerah yang berada pada daerah rawan
bencana.
2. Sebagai alat analisis risiko bencana berbasis spasial dan database meliputi analisis
ancaman dan sebarannya, kerentanan dan kapasitas dari masing-masing ancaman pada
yang ada pada suatu wilayah.
3. Untuk analisis risiko pada suatu wilayah berdasarkan ancaman yang ada dan dapat
dijadikan dasar penanggulangan bencana.

Date : Tuesday, April 2nd 2019


Kegiatan Minggu 2 : Penetapan Metode Pembuatan Peta
Identifikasi Variabel/Data/Peta :
1. Peta RBI untuk Provinsi Jawa Barat skala 1:250.000 sebagai peta dasar yang akan
digunakan untuk peta turunan (peta tematik).
2. Data Statistik demografi dari Badan Pusat Statistik (BPS).
3. Data DEM (Kemiringan lereng, Arah lereng, Panjang dan bentuk lereng)
4. Data Geologi (Tipe batuan, Jarak dari patahan/sesar aktif)
5. Data Tanah (Tipe tanah, Tekstur tanah, Kedalaman tanah)
6. Data Hidrologi (Komponen hidrologi curah hujan tahunan)
7. Data Kontur
Kelas 03 GD3204 Pemetaan Tematik

Gambar 1. Alur kerja pembuatan peta tematik risiko bencana tanah longsor di Provinsi Jawa
Barat.

Formulasi/Perhitungan

Penyusunan peta risiko bencana dilandaskan pada formula yang disepakati dalam Hyogo
Framework yang memasukkan parameter ancaman, kerentanan dan kapasitas dengan melakukan
penyusunan database pada setiap komponen-komponen dan memilah data berdasarkan parameter-
parameter yang ditentukan yang diformulasikan kedalam rumus :

Risiko Bencana = Ancaman x Kerentanan/Kapasitas


Kelas 03 GD3204 Pemetaan Tematik

Penentuan parameter dilakukan berdasarkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi masing-


masing parameter yang dipilih. Setiap parameter akan diskor berdasarkan pembagian nilai yang
ditentukan oleh peneliti secara kuantitatif dan dibagi dalam tiga tingkatan : tinggi (3), sedang (2)
dan rendah(1).

Sumber Data
1. Dibi.bnpb.go.id
2. BIG
3. BPS