Anda di halaman 1dari 3

Teknik Operasi Palatoplasti

1. Von Langenbeck's bipedicle flap technique


Teknik ini menggunakan flap mukoperiosteal untuk repair regio palatum durum. Flap bipedikel
dibuat dengan membuat cara perlekatan anterior antara flap mukoperiosteal dengan margin
alveolar. Dilakukan insisi lateral pada batas cleft, flap dibuat dari palatum durum, muskulus
palatina dibagi dan kemudian dijahitkan.

2. Veau-Wardill-Kilner Pushback technique


Pada teknik ini digunakan digunakan prosedur V-Y sehingga seluruh flap mukoperiosteal dan
palatum mole terretroposisi dan palatum dapat memanjang. Sehingga menyisakan area terbuka
(membranous bone expose) yang luas pada anterior dan lateral dari margin alveolar. Area yang
terbuka ini akan sembuh secara sekunder. Hal ini menyebabkan pemendekan palatum dan
inkompeten velofaringeal. Area terbuka pada sekitar margin alveolar menyebabkan deformitas
arkus alveolar dan malalignment gigi.

Untuk memanjangkan palatum mole irisan horizontal back cut pada garis nasal di perbatasan
palatum mole dan palatum durum. Hal ini menyebabkan terbukanya area nasal. Penyembuhan
terjadi secara sekunder, diharapkan terjadi pemanjangan palatum. Teknik ini memiliki
insidensi tinggi terjadi fistula
3. Bardach's two-flap technique
Teknik ini merupakan modifikasi von Langenbeck yang mana insisi dibuat sepanjang margin
cleft dan margin alveolar. Keduanya menyatu di anterior untuk membebaskan flap
mucoperiosteal. Flap ini divaskularisasi oleh vasa palatina mayor. Bagian palatum mole
direpair lurus. Diseksi dan rekonstruksi muskulus levator palatinus dilakukan dengan
veloplasti intravelar.
4. Furlow Double opposing Z-Plasty
Teknik ini menggunakan double reverse Z-plasty untuk permukaan oral dan nasal pada palatum
mole. Bagian margin cleft memebentuk bagian tengah. Otor bergaung ke posterior berdasarkan
triangular flap pada sisi kiri dari diseksi.
Regio palatum durum ditutup dengan insisi sepanjang margin cleft dengan mukoperiosteum
yang terangkat dari sisi medial. Cleft ditutup dengan dua lapisan tanpa insisi lateral. Insisi
lateral hanya dilakukan jika perlu insisi untuk meregangkan.

Sumber : Agrawal, K. 2009. Cleft palate repair and variation. Injdian J Plast Surgery. Downloaded
from https://www.ncbi.nlm.nih. gov/pmc/articles/PMC2825076/