Anda di halaman 1dari 7

Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No.

2, Mei 2015

Role of Pasta Mangosteen towards Traumatic Ulcer Healing


(Histopathology Examination)

Peranan Pasta Manggis terhadap Kesembuhan Ulkus Akibat Luka Gores


(Pemeriksaan Histo Patologi Anatomi)

Lanny Sunarjo
Salikun
Hermien Rimbyastuti

Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Semarang


Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang
E-mail: lannysunarjo@poltekkes-smg.ac.id

Abstract
The objective of study is to know impact of pasta rind mangosteen applied topically
towards gradation of traumatic ulcer healing reviewed HPA. The method was experimental
research, pre-posttest control group design, randomized sampling technique with total
sampel of 12 Male Wistar rats divided into 2 groups @ 6 applied pasta rind mangosteen and
the other used standard gel. Some rats in each group euthanized day 3rd, 7th and 10th. The
gradation of ulcer healing day 3rd, 7th and 10th showed decrease in both PMN and
macrophage and increase fibroblast cells. Based on statistical test day 10th, there was no
difference amount of PMN, macrophage and fibroblast cells between standard gel and pasta
rind mangosteen. In conclusion usage of pasta rind mangosteen topical could be safe,
reduced inflammation and accelerated of traumatic ulcer healing.

Keywords: Ulcer, Rind Mangosteen

Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengolesan pasta kulit
manggis terhadap gradasi kesembuhan ulkus akibat luka gores dari aspek HPA. Desain
penelitian eksperimental, pre-post test control group design, teknik sampling randomisasi
dengan total sampel 12 tikus Male Wistar, dibagi menjadi 2 kelompok @ 6 ekor yaitu diolesi
pasta kulit manggis dan gel standar kemudian beberapa tikus pada setiap kelompok
dieuthanasia pada hari ke-3, ke-7 dan ke-10. Gradasi kesembuhan ulkus hari ke-3, ke-7 dan
ke-10 terjadi penurunan sel PMN dan makrofag serta peningkatan fibroblast. Hasil uji
statistik, pada hari ke-10 tidak ada beda yang signifikan jumlah sel PMN, makrofag dan
fibroblast antara obat standar dan pasta kulit manggis. Pasta kulit manggis secara topikal
aman digunakan dan dapat mengurangi proses peradangan serta mempercepat kesembuhan
ulkus akibat luka gores.

Kata kunci: Ulkus, Kulit Manggis

___________________________________________________________________________________
779 Peranan Pasta Manggis terhadap Kesembuhan Ulkus
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

1. Pendahuluan Patogenesis ulserasi


berhubungan dengan banyak faktor
Ulkus merupakan luka atau lesi
dan melibatkan 5 fase biologis, yaitu
terbuka pada selaput lendir rongga
inisiasi, primary damage response,
mulut, terjadi dalam hubungan dengan
amplifikasi sinyal, ulserasi dan
berbagai penyakit dan banyak penyembuhan. Epitel oral
mekanisme yang berbeda , tetapi
mempertahankan integritas struktural
biasanya secara mendasar tidak
oleh proses pembaharuan sel
ditemukan penyebab yang serius
terus-menerus di mana sel-sel yang
(Vorvick dan Zieve, 2012), umumnya
dihasilkan oleh pembelahan mitosis
dipicu oleh berbagai penyebab seperti
dalam lapisan terdalam bermigrasi ke
trauma (mekanik atau kimia), infeksi
permukaan untuk menggantikan sel
(bakteri, virus, jamur, dan prtozoa),
yang membuka. Pembaharuan sel yang
gangguan sistem imun
berlangsung cepat maka penyembuhan
(imunodefisiensi, penyakit autoimun,
luka akan cepat terjadi, namun
ataupun alergi), defisiensi zat makanan
kemungkinan untuk mutasi sel dan
tertentu (seperti vitamin C, vitamin B12,
kerusakan pada sel juga tinggi,
zat besi, dan zinc), serta berbagai
disebabkan suplai darah yang
kelainan sistemik lainnya (Anonim, melimpah dan kerapuhan sel epitel,
2006). Jenis yang paling sering dijumpai
risiko untuk terjadinya infeksi,
adalah ulkus akibat luka gores sebesar
inflamasi, dan trauma meningkat.
40,24% (Castellanos, dkk., 2008)
Gambaran klinis ulkus berupa
Lesi terbuka tersebut dapat
ulser pada mukosa rongga mulut dalam
terjadi karena efek samping dari terapi
keadaan akut menunjukkan tanda dan
radiasi dan kemoterapi kanker serta
gejala klinis inflamasi akut, meliputi
reaksi alergi dari obat (Lynch, dkk.,
beragam derajat nyeri, kemerahan, dan
2004). Menurut Dorland (2002), ulkus
pembengkakan (Anjani, 2012), sebagai
merupakan keadaan patologis yang
berikut: Ulkus kuning-kelabu, berbagai
ditandai dengan hilangnya jaringan
ukuran dan bentuk, Ulkus seringkali
epitel (lapisan epitelium), akibat dari
cekung dan biasanya berbentuk oval
ekskavasi permukaan jaringan yang
dengan tepi eritematosus dan Mukosa
lebih dalam dari jaringan epitel. Ulkus
bibir dan pipi, tepi-tepi lidah dan
di dalam rongga mulut merupakan
palatum keras.
gambaran lesi oral yang sangat umum
Manajemen terapi ulkus
ditemui dan dikeluhkan pasien dalam
tergantung dari ukuran, durasi dan
praktik sehari-hari dan sering kali
lokasi; umumnya pengobatan yang
terasa nyeri. Prevalensi ulkus di rongga
dilakukan dengan pemberian obat yang
mulut rata-rata berkisar antara 15-30%
bersifat farmakologis dan non
(Casiglia, 2011), kejadian ulkus di
farmakologis yang bertujuan menjaga
rongga mulut cenderung pada wanita
kebersihan mulut, mengganti obat yang
usia 16 – 25 tahun dan lebih jarang
menimbulkan reaksi alergi, mencegah
terjadi pada usia di atas 55 tahun infeksi sekunder dan timbulnya jamur
(Anonim, 2011) sedangkan frekuensi
serta mengurangi peradangan. Terapi
terjadinya sangat bervariasi, mulai dari
untuk ulkus traumatikus dengan cara
4 (empat) episode setiap tahun (85%
menghilangkan penyebab lokal bila
dari seluruh kasus) hingga lebih dari
perlu menggunakan obat2an secara
satu episode setiap bulan (10% dari
topikal seperti kortikosteroid untuk
seluruh kasus) termasuk penderita
mengurangi peradangan, obat kumur
recurrent aphthous stomatitis (RAS)
mengandung anti septik seperti
(Axell dan Henricsson. 2011).

___________________________________________________________________________________
Lanny Sunarjo; Salikun; Hermien Rimbyastuti 780
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

chlorhexidine gluconate 0,2% atau yang berfungsi menstabilkan jaringan


benzydamin hydrochloride, dyclonine tersebut dan mencegah pembusukan.
(Lewis dan Jordan, 2004). Sediaan Setelah itu dilakukan pewarnaan sesuai
kimiawi (farmakologis) yang beredar kebutuhan, slide histologis diperiksa di
dipasaran saat ini berfungsi bawah mikroskop oleh ahli patologi.
membentuk suatu lapisan tipis diatas Diagnosa medis ini dirumuskan sebagai
ulkus sehingga menutupi dan laporan patologi menggambarkan
melindungi akhiran saraf yang terbuka. temuan histologis dan pendapat ahli
Lapisan tipis ini dapat mengurangi rasa patologi. Pemeriksaan HPA bertujuan
nyeri dan mencegah iritasi pada ulkus untuk mengetahui perubahan sel-sel
(Anonim, 2009), akan tetapi sediaan atau jaringan-jaringan pada kelainan
obat ini di kontra indikasikan pada patologis rongga mulut agar
penderita ulkus yang hipersensitif didapatkan diagnosis penyakit yang
terhadap komponen obat tersebut. lebih akurat. Spesimen dapat
Berdasarkan laporan Anjani didapatkan melalui biopsi, pap smear,
(2012), perawatan yang diberikan yaitu dsb kemudian dilanjutkan dengan
dengan memberikan resep obat pewarnaan jaringan sesuai dengan
Vitamin C 500 mg dan gel Gengigel kebutuhan (Syafriadi, 2008).
serta menganjurkan memakan Tujuan penelitian untuk
sayur-sayuran dan buah-buahan. mengetahui kemampuan ekstrak kulit
Terapi dengan gel gengigel merupakan manggis dalam menyembuhkan ulkus
perawatan gusi berdasarkan asam akibat luka gores dilihat dari aspek
hyaluronic yang ditemukan secara histopatologi anatomi.
alami dalam jaringan rongga mulut. Gel
gengigel memberikan perlindungan 2. Metode
aktif dari penyakit gusi dan dukungan
untuk penyembuhan alami dari Penelitian yang dilakukan
jaringan yang meradang dan rusak di merupakan jenis penelitian
mulut. Sedangkan sediaan dari bahan eksperimental dengan desain penelitian
herbal (ekstrak kulit buah manggis) pre-post test control group design.
sebagai obat alternatif telah dilakukan Penelitian ini menggunakan informed
penelitian pada hewan coba (tikus male concern, responden adalah hewan coba
wistar) dan dibandingkan dengan tikus serta mendapat persetujuan dari
terapi standar (Sunarjo, dkk., 2013). Komite Etik Universitas Gajahmada
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yogjakarta. Pembuatan ulkus akibat
ada pengaruh pengolesan pasta ekstrak luka gores dengan cara mukosa labial
kulit buah manggis terhadap ukuran rahang bawah tikus digores
diameter ulkus akibat luka gores. menggunakan cutter dengan panjang 2
Walaupun demikian tingkat cm dan kedalaman 2 mm.
atau gradasi kesembuhan ulkus dari Populasi adalah tikus Male
masing-masing terapi baik dengan obat Wistar dengan batasan berat 250-300
standar maupun ekstrak kulit buah gram, usia 2 bulan dan dalam keadaan
manggis belum dapat diindikasikan tidak sakit. Teknik pengambilan sampel
secara tepat dan akurat sehingga secara randomisasi dengan total sampel
diperlukan pemeriksaan penunjang adalah 12 ekor.
dengan pemeriksaan histopatologi. Pada hari ke-3, ke-7 dan ke-10,
Pemeriksaan tersebut dimulai dengan beberapa tikus pada masing-masing
melakukan biopsi jaringan disekitar kelompok perlakuan didekapitasi dan
ulkus rongga mulut kemudian jaringan dilakukan pemeriksaan HPA melalui
tersebut ditempatkan dalam fiksatif proses sebagai berikut (Lee, 1989) (1)
pencatatan data dan penanganan

___________________________________________________________________________________
781 Peranan Pasta Manggis terhadap Kesembuhan Ulkus
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

sampel, (2) pemeriksaan makroskopik


(gross cutting), (3) pembuatan cut
surface, (4) pemrosesan jaringan, (5)
pemotongan paraffin block, (6)
pewarnaan HE (PMN, makrofag dan
fibroblast), (7) pembacaan slide
specimen histologi dan (8) diagnosis.
Hasil pengamatan patologi anatomis
dianalisis secara deskriptif. Pengamatan
(ii) Hari ke-7
histopatologi berupa data jumlah sel
polimorfonuklear (neutrofil), makrofag
dan fibroblast. Data dari Histopatologi
Anatomi ditampikan dengan gambar
dan hasil bacaan dari ahli patologi.
Data yang diperoleh pada hari ke-10
dilakukan uji normalitas dan
homogenitas, apabila normal kemudian
dianalisis dengan menggunakan two
way Anova dan dilanjutkan dengan uji
LSD untuk mengetahui perbedaan (iii) Hari ke-10
kemampuan pasta ekstrak kulit
manggis dalam menyembuhkan ulkus Gambar 1. Proses Penyembuhan Ulkus
akibat luka gores. Apabila tidak normal, Luka Gores dengan Obat Standar
data dianalisis dengan Kruskal Wallis
dan dilanjutkan Mann Whitney test. Dari tabel 1. dan gambar 1.
dapat dilihat bahwa proses
penyembuhan luka gores dengan obat
Hari Jumlah Makrofa Fibroblast standar pada hari ke-3, ke-7 dan ke-10
Ke- PMN g terjadi penurunan jumlah sel PMN
3 9 1 13 (7,6,5) dan jumlah makrofag (1,0,0) serta
7 7 0 15
Hari Jumlah Makrofag Fibroblas
10 1 0 17 Ke- PMN t
3. Hasil dan Pembahasan 3 7 1 21
7 6 0 24
Hasil 10 5 0 27

Tabel 1. Gradasi Penyembuhan Ulkus peningkatan jumlah fibroblast


Luka Gores dengan Obat Standar (21,24,27).

Tabel 2. Gradasi Penyembuhan Ulkus


Luka Gores dengan Pasta Kulit Manggis

(i) Hari ke-3

(i)Hari ke-3

___________________________________________________________________________________
Lanny Sunarjo; Salikun; Hermien Rimbyastuti 782
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

eosinofil. Neutrofil merupakan jenis


darah putih yang paling banyak (40 -
75%) dalam tubuh manusia dan
merupakan bagian penting dari sistem
kekebalan tubuh bawaan (Nathan,
2006). Pertama-tama mikroorganisme
patogen cenderung menghadapi
neutrofil. Umur rata-rata neutrofil
dalam sirkulasi sekitar 5,4 hari (Pillay,
dkk., 2010), setelah bermigrasi ke
(ii) Hari ke-7 jaringan, neutrofil bertahan 1-2 hari,
umur pendek neutrofil meminimalkan
penyebaran mikroorganisme pathogen
dan kerusakan jaringan selama
inflamasi (Wheater, 2002). Kemudian
makrofag menggantikan PMN sebagai
sel-sel utama dalam luka (Ear dan Mc
Donald, 2008) dan berperan penting
untuk penyembuhan luka (Charles,
dkk., 2010). Tidak seperti neutrofil
(iii) Hari ke-10 berumur pendek, makrofag bertahan
lebih lama dalam tubuh hingga
Gambar 2. Proses Penyembuhan Ulkus maksimal beberapa bulan.
Luka Gores dengan Pasta Kulit Manggis Peran utama makrofag adalah
untuk memfagositosis bakteri dan
Dari tabel 2. dan gambar 2. jaringan rusak (Charles, dkk., 2010) dan
dapat dilihat bahwa proses membersihkan jaringan yang rusak
penyembuhan luka gores dengan pasta dengan melepas protease (Clark, dkk.,
kulit manggis pada hari ke-3, ke-7 dan 2007). Makrofag distimulasi oleh karena
ke-10 terjadi penurunan jumlah sel kadar oksigen yang rendah
PMN (9,7,1), penurunan jumlah disekitarnya untuk menghasilkan
makrofag (1,0,0), peningkatan jumlah faktor-faktor yang mendorong dan
fibroblast (13,15,17). mempercepat angiogenesis (Brill, dkk.,
2011) serta merangsang reepitelisasi
Pembahasan dari sel-sel, membuat jaringan granulasi
dan matriks ekstra selular baru
Hasil pengamatan pada (Borissoff, dkk., 2011; Ozen, 2004)
penelitian ini terlihat bahwa pengolesan sehingga makrofag berkontribusi untuk
pasta ekstrak kulit manggis pada ulkus mendorong proses penyembuhan luka
oleh karena luka gores secara topikal ke tahap berikutnya dengan
dapat mengurangi proses peradangan menstimulasi perumbuhan epidermis.
lebih baik dibandingkan dengan obat Selain itu selama proses penyembuhan
standar dimana pengolesan dengan luka pada hari ke 3 – 4 , makrofag juga
ekstrak kulit manggis pada ulkus luka mengeluarkan sejumlah faktor
gores terjadi penurunan dari jumlah pertumbuhan dan sitokin lain sehingga
PMN (neutrofil) terlihat secara drastis menarik sel yang terlibat ke daerah
dari hari ke-3, ke-7 dan ke-10 (9,7,1) dalam tahap proliferasi pada proses
sedangkan dengan obat standar hari penyembuhan luka (Gupta, dkk., 2007)
ke-3, ke-7 dan ke-10 (7,6,5). serta menstimulasi dan mengkoordinasi
Sel Polimorfonuklear (PMN) pembentukan fibroblast. Dari hasil uji
terdiri dari neutrofil, basofil dan
___________________________________________________________________________________
783 Peranan Pasta Manggis terhadap Kesembuhan Ulkus
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

statistik pada hari ke-10 penelitian ini, Ilmu Penyakit Mulut.


tidak ada perbedaan signifikan antara Axéll T dan Henricsson V. 2011. The
penggunaan obat standar dan pasta occurrence of recurrent
kulit manggis (p<0.001) terhadap aphthous ulcers in an adult
jumlah sel PMN, makrofag dan Swedish population.
fibroblast. http://www.mendeley.com/r
Fibroblast adalah jenis sel yang esearch/the-occurrence-of-recu
mensintesis matriks ekstraselular dan rrent-aphthous-ulcers-in-adult-
kolagen (Anonim, 2014). Berdasarkan 4 swedish-population.
(empat) fase penyembuhan luka, Casiglia, G.W. Mirowski, dan C.L.
kolagen mempunyai fungsi sebagai Nebesio. 2011. Aphthous
panduan fibroblast membentuk fiber Stomatitis.
kolagen; merangsang sel fibrogenik http://en.wikipedia.org/wiki
dalam mempercepat penyembuhan /Aphthae.
luka; nucleation dimana sebagai Castellanos JL, Guzman LD,
pemandu pada deposisi kolagen baru Guanajuato. 2008. Lesions of
dan pertumbuhan kapiler serta the oral mucosa an
hemostatic properties (interaksi platelet epidemiological study of 23785
darah dengan kolagen membentuk Mexican patients. Mosby. p
hemostatic plug). 78-85.
Charles N. Serhan, Peter A. Ward,
4. Simpulan Derek W. Gilroy.
Fundamentals of Inflammation.
Penggunaan pasta ekstrak kulit
Cambridge University Press.
buah manggis secara topikal aman
2010. p. 53–54.
digunakan dan dapat mengurangi
Dorland, W.A. Newman. 2002. Kamus
proses peradangan serta mempercepat
Kedokteran Dorland. Andy
proses kesembuhan ulkus akibat luka
Setiawan dkk., penerjemah;
gores.
Hemi Koesoemawati,
penyunting. Ed ke-29. Jakarta:
5. Ucapan Terimakasih EGC; Terjemahan dari
Ucapan banyak terimakasih Dorland’s Illustrated Medical
disampaikan atas kesempatan yang Dictionary.
diberikan untuk mendapatkan Dana Ear T, McDonald PP. Cytokine
Risbinakes DIPA Politeknik Kesehatan generation, promoter
Kemenkes Semarang, sehingga activation, and oxidant-
penelitian ini dapat terselesaikan. independent NF-kappaB
activation in a transfectable
6. Daftar Pustaka human neutrophilic cellular
model. BMC Immunol.2008; 9:
Anonim. 2009. Aloclair. 14.
http://www.mims.com. Hudayani, M. 2010. Efek Antidiare
Anonim. 2011. Study on 10,000 people Ekstrak Etanol Rimbang
suffering from mouth ulcers. Kunyit (Curcuma domestica
http://www.aftazen.co.uk/dis Val.) pada Mencit Jantan Galur
cover-our-study-on-mouth-ulc Swis Webster,
ers. http://etd.eprints.ums.ac.id/2
Anjani L. 2012. Pigmentasi Rasial, 243/1/K100040030.pdf.
Smoker’s Melanosis dan Ulkus Lee, K.W. 1989. Atlas Berwarna
Traumatikus, Laporan Kasus Patologi Mulut (A Colour

___________________________________________________________________________________
Lanny Sunarjo; Salikun; Hermien Rimbyastuti 784
Jurnal Riset Kesehatan Vol. 4 No. 2, Mei 2015

Atlas of Oral Pathology). Ahli 29;116(4):625-7.


Bahasa : Lilian Yuwono. Sunarjo, L., Hendari, R., Sulistijarso, N.
Jakarta : Hipokrates. 2013. Pengaruh Pengolesan
Lewis dan Jordan. 2004. A Colour Pasta Ekstrak Kulit Buah
Handbook of Oral Medicine. Manggis terhadap
London, UK: Manson Kesembuhan Ulkus pada
Publishing. Rongga Mulut (Uji coba secara
Lynch, M.A., Vernon J. Brightman, dan in vivo pada Tikus Male
Martin S. Greenberg. 2004. Wistar). Laporan Hasil Riset
Burket: Ilmu penyakit mulut . Program Terapan Poltekkes
Ed ke-8. Jakarta: Binarupa Kemenkes Semarang.
Aksara. Syafriadi, Mei. 2008. Patologi Mulut :
Nathan C. Neutrophils and immunity: Tumor Neoplastik dan Non
challenges and opportunities. Neoplastik Rongga Mulut.
Nature Reviews Immunology Penerbit ANDI : Yogjakarta
2006; 6: 173–82. Vorvick, L.J., Zieve, D. 2012. Mouth
Pillay J, den Braber I, Vrisekoop N, ulcers on MedlinePlus.
Kwast LM, de Boer RJ, A.D.A.M. Inc.
Borghans JA, Tesselaar K, Wheater, Paul R.; Stevens, Alan. 2002.
Koenderman L. In vivo Wheater's basic histopathology:
labeling with 2H2O reveals a a colour atlas and text.
human neutrophil lifespan of Edinburgh: Churchill
5.4 days Blood. 2010, Livingstone.

___________________________________________________________________________________
785 Peranan Pasta Manggis terhadap Kesembuhan Ulkus