Anda di halaman 1dari 9

PENYINTESISAN KARYA TULIS ILMIAH

(MAKALAH PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA)

Dosen Pengampu:
Drs. Ali Mustofa, M.Pd
Ayu Setiaputri, M.Pd

Oleh:
Rizki Eka Shintya 1713022017
Ayu Nurjanah 1713022035
Dina Marta Denita 1753022003

PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PEMDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah

melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga Kami dapat menyelesaikan Tugas

ini. Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW

yang telah membawa kita semua ke jalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT.

Maksud Kami membuat tugas ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah

Bahasa Indonesia . Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Tugas ini banyak

sekali kekurangannya baik dalam cara penulisan maupun dalam isi.

Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat, khususnya bagi kami yang

membuat dan umumnya bagi yang membaca makalah ini, untuk menambah

pengetahuan tentang Penyintesisan Karya Tulis Ilmiah.

Bandarlampung, 16 Maret 2018

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i

DAFTAR ISI ............................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ............................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah .......................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Penyintesisan ................................................................................ 2

B. Fungsi Penyintesisan ...................................................................................... 3

C. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyintesisan ............................................. 4

D. Cara Menyintesis Karya Tulis Ilmiah ............................................................ 5

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .................................................................................................... 6

B. Saran ............................................................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 7


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Didalam proses pembuatan Karya Tulis Ilmiah, kita para mahasiswa sering sekali
mendengar kata sintesis maupun penyintesisan. Namun, masih banyak mahasiswa
belum mengetehui apa itu sintesis.

Pada dasarnya sintesis adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari
beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-
sumber yang digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-
sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dalam makalah ini akan
dikemukakan tentang bagaimana cara penyintesisan Karya Tulis Ilmiah dan Hal-
hal yang perlu diperhatikan dalam penyintesisan Karya Tulis Ilmiah itu sendiri.

B. Rumusan Masalah
1. Pengertian penyintesisan.
2. Fungsi penyintesisan dalam Karya Tulis Ilmiah
3. Hal-hal yang diperhatikan dalam penyintesisan.
4. Cara menyintesis Karya Tulis Ilmiah.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Penyintesisan
Penyintesisan adalah kata jadian yang berasal dari kata ‘sintesis’ dan mendapat
konfiks ‘ke-an’. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (2001)
mendefinisikan sintesis sebagai “…Panduan (campuran) berbagai penelitian atau
hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras…” atau penggabungan unsur-
unsur untuk membentuk ujaran dengan menggunakan alat-alat bahasa yang ada”.
Pemyintesisan dapat diartikan sebagai tindakan memadukan berbagai informasi,
pendapat, atau batasan yang disesuaikan dengan topik bahasan yang akan
disusunnya.

Sintesis diartikan sebagai komposisi atau kombinasi bagian-bagian atau elemen-


elemen yang membentuk satu kesatuan. Selain itu, sintesis juga diartikan sebagai
kombinasi konsep yang berlainan menjadi satu secara koheren, dan penalaran
induktif atau kombinasi dialektika dari tesis dan antitesis untuk memperoleh
kebenaran yang lebih tinggi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003)
sintesis diartikan sebagai “paduan berbagai pengertian atau hal sehingga
merupakan kesatuan yang selaras atau penentuan hukum yang umum berdasarkan
hukum yang khusus.” Pengertian ini sejalan dengan pendapat Kattsoff (1986)
yang menyatakan bahwa maksud sintesis yang utama adalah mengumpulkan
semua pengetahuan yang dapat diperoleh untuk menyusun suatu pandangan
dunia. Dalam perspektif lain “sintesis” merupakan kemampuan seseorang dalam
mengaitkan dan menyatakan berbagai elemen dan unsur pengetahuan yang ada
sehingga terbentuk pola baru yang lebih menyeluruh. Kata kerja operasional yang
dapat digunakan adalah mengategorikan, mengombinasikan, menyusun,
mengarang, menciptakan, mendesain, menjelaskan, mengubah, mengorganisasi,
merencanakan, menyusun kembali, menghubungkan, merevisi, menyimpulkan,
menceritakan, menuliskan, mengatur.. Metode Sintesis Melakukan penggabungan
semua pengetahuan yang diperoleh untuk menyusun satu pandangan dunia.
Pemakaian bentuk atau susunan sintesis, contoh :
Baku Nonbaku
Rumahnya bagus sekali Dia punya rumah bagus sekali
Dia sudah tidur Dia orang sudah tidur
Ini bisa mengagetkan para orang tua Ini bisa bikin kaget orang tua
Rambutnya mulai memutih Rambutnya mulai berubah menjadi
putih

B. Fungsi Penyintesisan
Sintesis berfungsi untuk menggabungkan atau mengkompromikan dari
pernyataan satu kepada pernyataan lain untuk memperoleh kesimpulan yang
komprehensif.
Sedangkan sintesis dalam penulisan karya ilmiah pada dasarnya adalah
merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus
memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan. Dalam
tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan
dalam daftar pustaka.

C. Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyintesisan


Beberapa hal yang perlu diperhatikan penulis dalam penintesisan ini antara lain sebagai
berikut:
1. Membaca tulisan orang lain baik yang bersumber dari buku, majalah, surat kabar,
tabloit, maupun internet yang bertemali dengan topik yang digarapnya.
2. Mencatat pernyataan, pendapat dan batasan dari berbagai sumber yang bertemal
dengan topik bahasan.
3. Mengumpulkan berbagai catatan tersebut dalam buku catatan (log-book) atau ditulis
dikomputer dengan file tertentu.
4. Mengelompokkan berbagai informasi tersebut berdasarkan sub-subtopik bahasan.
5. Mensortir dan mengurutkan berbagai informasi tersebut sesuai dengan peta piker atau
kerangka tulisan yang akan disusun.
6. Menciptakan pengetahuan baru melalui pemandu beberapa bahan bacaan dari
berbagai penulis lainnya dalam bentuk paragraf.

D. Cara Menyintesis Karya Tulis ilmiah


Sejumlah syarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di
antaranya
1. Penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya,
2. Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya,
3. Sudut pandang penulis harus tajam,
4. Penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya,
dan
5. Penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Penyintesisan adalah kata jadian yang berasal dari kata ‘sintesis’ dan mendapat

konfiks ‘ke-an’. Sintesis dalam penulisan karya ilmiah pada dasarnya, sintesis

adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber.

Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang

digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi

kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.

2. Sintesis berfungsi untuk Menggabungkan atau mengkompromikan dari

pernyataan satu kepada pernyataan lain untuk memperoleh kesimpulan yang

komprehensif.

3. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan penulis dalam penyintesisan Karya

Tulis Ilmiah.

4. Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam penulisan Sintesis.

B. Saran
Saran-saran yang dapat diberikan penulis yaitu, sebaiknya bagi seorang penulis
karya ilmiah, hendaknya dapat memahami apa itu sintesis dan bagaimana cara
melakukan penyintesisan agar mempermudah dalam pembuatan penyintesisan
karya tulis ilmiahnya.
DAFTAR PUSTAKA

Fuad, muhammad,dkk.2005.penggunaan bahasa Indonesia laras ilmiah.


Bandarlampung:Universitas Lampung.
Omdompet.2014.Ringkasan abstrak dan sintesis. Diunduh dari
http://omdompet.blogspot.com/2014/01/ringkasan-abstrak-dan-
sintesis.html. Pada tanggal 15 Maret 2018. Pukul 15.30 WIB.
Riohartanto. 2011. Analytic Synthetic Distinction. Diunduh dari
http://riohartanto.blog.fisip.uns.ac.id/2011/12/09/analytic-synthetic-
distinction/. Pada tanggal 15 Maret 2018. Pukul 14.00 WIB.
_________ .1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan