Anda di halaman 1dari 4

Barisan dan Deret

Dani Suandi, M.Si.


Matematika Keuangan Bisnis
June 6, 2018

1 Barisan dan Deret Aritmatik (Hitung)


1.1 Deskripsi
Barisan Aritmatika. Secara umum, barisan U1 , U2 , U3 , ..., Un−1 , Un disebut barisan arit-
matika apabila U2 − U1 = U3 − U2 = ... = Un − Un−1 = b, dimana b adalah konstanta
yang disebut sebagai beda. Perhatikan contoh barisan berikut ini 10, 14, 18, 22, 26, kita bisa
melihat dari barisan tersebut bahwa beda b = 4. Pada sebuah barisan aritmatika, U1 atau
suku pertama biasanya dilambangkan dengan a. Dari contoh barisan sebelumnya kita dapat
mengetahui bahwa suku pertama adalah 10, hal ini berarti a = 10.
Untuk menentukan suku ke-n dari barisan aritmatika, kita dapat menggunakan formulasi
matematika sebagai berikut:
Un = a + (n − 1)b

Contoh. Misalkan diketahui sebuah barisan aritmatik 10, 14, 18, 22, 26, .... Tentukan suku
ke-100 dari barisan tersebut. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita gunakan rumus umum
Un = a + (n − 1)b. Dari barisan tersebut kita memperoleh informasi bahwa a = 10 dan
b = 4. Sehingga suku ke-100 adalah

U100 = 10 + 4(n − 1)
= 10 + 4n − 4
= 4n + 6
= 4(100) + 6
= 406

Cari contoh-contoh soal lain untuk memberikan pemahaman yang lebih tajam.

Deret Aritmatika. Jika a, a + b, a + 2b, ..., a + (n − 1)b adalah sebuah barisan aritmatika,
maka
a + (a + b) + (a + 2b), ..., +{a + (n − 1)b}

1
adalah sebuah deret aritmatika. Untuk menentukan jumlah n suku pertama dari deret
aritmatika, kita dapat menggunakan formula matematika sebagai berikut:

n
Sn = (2a + (n − 1)b) (1)
2

Contoh. Tentukan jumlah n bilangan ganjil yang pertama!. untuk menjawab pertanyaan
seperti ini, kita dapat menggunakan formulasi matematika 1. Untuk itu, kita harus menen-
tukan terlebih dahulu suku pertama dan bedanya. kita tinjau deret bilangan ganjil 1 + 3 +
5 + ... + Un . maka kita dapat mengetahui bahwa a = 1 dan b = 2. Sehingga jumlah n
bilangan ganjil pertama adalah
n
Sn = (2 + 2n − 2)
2
2
atau dapat ditulis menjadi Sn = n . Cari contoh-contoh soal lain untuk memberikan pema-
haman yang lebih tajam.
Agar lebih memahami konsep barisan dan deret aritmatika, kerjakanlah latihan dibawah
ini.

1.2 Latihan
1. Tentukan suku ke-200 dari barisan 2, 4, 6, 8, 10, ...
2. Suku ke-n dari suatu barisan aritmatika diberikan oleh rumus Un = 2018 − 2019n
3. Jika suku pertama dari suatu barisan aritmatika adalah 8 dan suku ke-10 adalah −82,
maka tentukan beda dan suku ke-11 dari barisan tersebut.
4. Pada suatu barisan aritmatika diketahui bahwa U2017 = 2018 dan U2018 = 2017.
Tuliskan tiga suku pertama barisan tersebut.
5. Diberikan deret aritmatika U1 + U2 + U3 + ... dengan suku-suku positif. Jika jumlah
5 suku pertama adalah 50 dan U1 × U3 × U4 = 520, maka tentukan jumlah 11 suku
pertama deret tersebut.
6. Jumlah n suku pertama dari suatu deret aritmatika diberikan oleh rumus Sn = 13n +
8n2 . Tentukan suku pertama, beda dan suku ke-100.
7. Jumlah dari 10 bilangan yang membentuk barisan aritmatika adalah 300. Jika beda
b = 6 maka tuliskan bilangan-bilangan tersebut.
8. Suku ke-n dari suatu deret aritmatika diberikan oleh rumus Un = 2n + 15. Tentukan
jumlah 30 suku pertama.
9. Dari barisan U1 , U2 , U3 , ..., U10 diketahui bahwa U1 = x + 2, U2 = 3x − 1, dan U3 =
28 − x. Tentukan jumlah dari deret U1 + U2 + U3 + ... + U10 .
10. Diberikan deret aritmatika U1 + U2 + U3 + ... dengan suku-suku positif. Jika jumlah
5 suku pertama adalah 80 dan U1 × U3 × U4 = 1408, maka tentukan jumlah 12 suku
pertama deret tersebut.

2
2 Barisan dan Deret Geometri (Ukur)
2.1 Deskripsi
Barisan Geometri. Barisan U1 , U2 , U3 , ..., Un disebut barisan geometri jika
U2 U3 U2 Un
= = = ... = =r
U1 U4 U3 Un−1
dimana r adalah suatu konstanta yang disebut rasio. Pada barisan geometri, suku pertama
U1 dinotasikan pula dengan a. Sebagai contoh barisan 1, 2, 4, 8, 16 adalah barisan geometri
dengan suku pertama a = 1 dan r = 2.
Dalam menentukan suku ke-n dalam barisan geometri, kita gunakah formula matematika
sebagai berikut:

Un = arn−1 (2)

Contoh. Pada suatu barisan geometri dengan suku - suku positif diketahui bahwa U6 = 4
dan U8 = 9. Tentukan U7 . Untuk menjawab pertanyaan ini, kita lihat persamaan 2. Yang
kita perlukan adalah bilangan suku pertama a dan rasio r. Dari soal kita memperoleh
informasi yang dapat digunakan untuk mencari nilai a dan r. Kita tahu bahwa

U6 = ar6−1
4 = ar5

Selain itu, kita juga memperoleh informasi

U8 = ar8−1
9 = ar7

dengan membandingkan kedua informasi tersebut, kita memperoleh informasi mengenai be-
ar7 9 9 3
saran r, yaitu 5 = atau r2 = dengan kata lain r = ± . Karena yang kita cari adalah
ar 4 4 2
U7 = ar7−1 , tanpa mengetahui nilai a kita dapat memperoleh nilai U7 dengan cara sebagai
berikut:

U7 = ar6
= ar5 × r
= U6 × r
3
=4×±
2
= ±6

3
karena suku- suku barisan positif maka U7 = 6 dengan rasio r = .
2

3
Deret Geometri. Jika a, ar, ar2 , .., arn−3 , arr−2 , arn adalah sebuah barisan geometri, maka

a + ar + ar2 +, .., +arn−3 + arr−2 + arn

adalah sebuah deret geometri. Sebagaimana pada deret aritmatika, jumlah n suku pertama
dinotasikan dengan Sn . Untuk menentukan jumlah suku pertama, kita gunakan formulasi
matematika sebagai berikut:
a(1 − rn ) a(rn − 1)
Sn = untuk |r| < 1 atau Sn = untuk |r| > 1 (3)
1−r r−1

Contoh. Dari sebuah deret geometri dengan rasio 5 diketahui bahwa U1 + U3 + U5 = 7.


Tentukan U2 + U4 + U6 . Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita tinjau

U2 + U4 + U6 = rU1 + rU3 + rU5


= r (U1 + U3 + U5 )
=5×7
= 35

Untuk menambah wawasan mengenai barisan dan deret geometri, kerjakanlah latihan berikut.

2.2 Latihan
1. Pada suatu barisan geometri diketahui bahwa U20 = 4 dan U22 = 100. Tentukan suku
ke-21.

2. Pada suatu barisan geometri diketahui bahwa U1 × U2 = 12 dan U3 × U4 = 972.


U1 + U2
Tentukan nilai dari .
U3 + U4
3. Dari suatu barisan geometri diektahui bahwa U4 = 0, 8 dan U5 = 0, 16. Tentukan suku
pertama dan ke-7.

4. Sebuah bola dilepaskan dari ketinggian 3m di atas tanah. Setiap kali setelah menabrak
tanah, bola dipantulkan kembali lagi dengan ketinggian dua pertiga dari ketinggian
sebelumnya.

a. Tentukan ketinggian bola setelah pantulan ke-7.


b. Karena ketinggian bola yang dicapai terus berkurang, maka mungkinkah bahwa
pada suatu saat ketinggian yang dicapai bola adalah nol? Jelaskan pada pantulan
ke berapa ketinggian bola adalah nol!.

5. Tentukan rumus n suku pertama dari deret 5 + 25 + 125 + ...

6. Dari sebuah deret geometri diketahui bahwa Un = 5n−1 . Tentukan rumus Sn .

7. Pada sebuah deret geometri, Sn = 72n+3 + 12. Tentukan rumus Un dan rasio.