Anda di halaman 1dari 43

rasio antara jumlah pengaduan yang

yang ditangani dibandingkan dengan pengaduan


yang ditangani dibandingkan
SSDM (M1E13) dengan skor 2,36.
dengan pengaduan SSDM
LAMPIRAN
RAPORT ASESMEN TATA KELOLA SSDM POLRI 2018

JENIS DATA
NO KODE INDIKATOR BOBOT INDEKS
OBJEKTIF OBSERVASI PERSEPSI
KOMPETENSI 16.40 7.20
Persentase personel yang memiliki
1 M1K1 √ 29.23 6.28
kompetensi dibandingkan personel riil
Persentase jumlah pejabat yang
2 M1K2 memiliki kompetensi manajerial √ 29.23 9.61
berbanding seluruh pejabat
Jumlah personel yang memiliki
3 M1K3 kompetensi pengadaan barang dan √ 11.44 6.25
jasa
Dokumentasi Piranti Lunak (Pilun)
4 M1K4 SSDM yang bersumber dari Mabes √ 15.48 5.50
Polri
Rasio personel yang bertugas untuk
memberikan bimbingan
5 M1K5 √ 14.62 6.73
psikologi/konselor berbanding
personel Mabes
RESPONSIF 16.40 7.52
Jumlah SOP inisiatif yang dimiliki
6 M1R1 √ 11.77 3.50
SSDM
Jumlah MoU Kemitraan dengan pihak
luar (universitas/pihak swasta/KL dan
7 M1R2 √ 8.15 10.00
lembaga lain yang relevan untuk
menunjang kinerja)
Laporan Kajian RB yang merupakan
8 M1R3 √ 6.62 10.00
inisiatif dari Satker
Tingkat inisiatif SSDM untuk
mengimplementasikan kebijakan local
9 M1R4 boy local job bagi Bintara khusus √ 7.31 7.84
pedalaman dan pulau-pulau kecil
terluar
Inisiatif untuk melakukan supervisi,
10 M1R5 verifikasi atau sosialisasi kepada Polda √ 7.57 8.20
atau Polres terkait fungsi SDM Polri
Kecepatan anggota dalam melayani
11 M1R7 berkas tanda jasa, pengakhiran dinas √ 11.77 7.01
dan atau pendidikan.
Inisiatif Pimpinan Satker untuk
12 M1R8 √ 12.47 8.29
melakukan inovasi

ASESMEN TATA KELOLA ORGANISASI SATKER MABES POLRI


SSDM 2018 29
JENIS DATA
NO KODE INDIKATOR BOBOT INDEKS
OBJEKTIF OBSERVASI PERSEPSI
Keaktifan Pimpinan Satker dalam
13 M1R9 memberikan pengarahan kepada √ 10.09 10.00
bawahan
Keaktifan Kasatker dalam memantau
14 M1R11 √ 12.47 8.23
perkembangan kapasitas bawahannya
Keterlibatan Kasatker dalam
15 M1R13 pelaksanaan program satkernya √ 11.77 4.60
sendiri.
PERILAKU 13.34 6.35
Jumlah personel yang terbukti
melakukan pelanggaran kode etik,
16 M1P1 √ 14.17 10.00
disiplin, pidana (tempat asal Satker
personel melakukan pelanggaran)
Rasio pejabat yang melaporkan LHKPN
17 M1P2 √ 10.23 1.58
terhadap total pejabat struktural
Rekrutmen calon anggota Polri bersih
18 M1P3 √ 23.03 7.80
dari praktik KKN
Kerawanan permintaan uang pelicin
saat mengurus kenaikan jabatan,
19 M1P4 pangkat, berkas tanda jasa dan atau √ 20.47 6.30
pendidikan (pengembangan atau
pelatihan di SSDM)
Intensitas pemberian hadiah bagi
anggota SSDM ketika mengurus
jabatan (IIIA1 keatas dan Kapolres),
20 M1P5 √ 15.35 6.10
kenaikan pangkat, berkas tanda jasa
dan atau pendidikan pengembangan
atau pelatihan
Kerawanan KKN dan Gratifikasi dalam
proses pemilihan personel untuk
21 M1P6 √ 16.75 4.45
mengikuti pendidikan dan
pengembangan karir lanjutan
TRANSPARANSI 12.55 8.40
Tingkat keterbukaan informasi untuk
mendapatkan pembinaan karir
22 M1T1 √ 11.96 8.50
(termasuk Dikbangum, Dikbangspes,
pelatihan dan lain sebagainya)
23 M1T2 Tingkat Keterbukaan anggaran SSDM √ 7.69 4.00
Tingkat keterbukaan proses
24 M1T3 rekrutmen pendidikan Perwira (SSDM, √ 15.37 10.00
SIPSS), Bintara dan Tamtama
Tingkat keterbukaan informasi
25 M1T4 asesmen seleksi pendidikan √ 11.96 10.00
pengembangan (Sespim)

ASESMEN TATA KELOLA ORGANISASI SATKER MABES POLRI


SSDM 2018 30
JENIS DATA
NO KODE INDIKATOR BOBOT INDEKS
OBJEKTIF OBSERVASI PERSEPSI
Keterbukaan prosedur mengikuti
26 M1T5 seleksi pendidikan pengembangan √ 8.97 10.00
spesialisasi
Keterbukaan prosedur asesmen
27 M1T6 √ 13.45 8.20
jabatan terbuka
Keterbukaan prosedur seleksi
28 M1T7 √ 5.98 8.20
penugasan khusus
Keterbukaan predur mengajukan
29 M1T8 √ 9.78 8.20
kenaikan pangkat
Keterbukaan prosedur layanan hak-
30 M1T9 √ 7.69 6.40
hak anggota Polri
Update Rencana mutasi Personel
dibuat secara rutin minimal 1 bulan
31 M1T10 √ 7.17 7.75
sekali. (Sesuai Perkap No. 16 tahun
2012)
KEADILAN 21.34 7.73
Keadilan dalam penentuan kuota
32 M1F1 seleksi dikbang (proporsional sesuai √ 19.01 7.42
dengan animo)
Keadilan dalam penentuan pola
penempatan pendidikan
33 M1F2 pembentukan (sesuai dengan √ 21.12 8.92
kebutuhan personel/ hasil anev ruang
jabatan)
Keadilan dalam mutasi jabatan IIIA1
34 M1F3 √ 14.62 7.28
keatas dan Kapolres
Keadilan dalam hal pelaksanaan
35 M1F4 asesmen seleksi pendidikan √ 13.58 7.58
pengembangan (peserta asesmen)
Keadilan dalam hal pelaksanaan
36 M1F5 asesmen seleksi jabatan terbuka √ 15.84 7.62
eselon II (peserta asesmen)
37 M1F6 Keadilan pemenuhan hak anggota √ √ 15.84 7.13
EFEKTIVITAS 10.67 6.24
38 M1E1 Tingkat serapan anggaran SSDM √ 7.91 6.76
Nilai Laporan Kinerja Instansi
39 M1E2 √ 9.31 4.65
Pemerintah (LKIP)
Efektivitas pelaksanaan analisa beban
40 M1E3 √ √ 7.54 7.75
kerja
Efektivitas pelaksanaan sistem
manajemen kinerja (performance
41 M1E4 √ 8.20 8.20
evaluation) sebagai pertimbangan
promosi jabatan personel
Lelang Jabatan efektif menghasilkan
42 M1E5 √ 14.39 7.60
pejabat yang berkualitas

ASESMEN TATA KELOLA ORGANISASI SATKER MABES POLRI


SSDM 2018 31
JENIS DATA
NO KODE INDIKATOR BOBOT INDEKS
OBJEKTIF OBSERVASI PERSEPSI
Kesesuaian kompetensi dengan
43 M1E6 √ 13.19 7.61
penugasan/ jabatan IIIA1 keatas
44 M1E8 Jumlah profiling dibandingkan rencana √ 7.19 10.00
Jumlah trauma healing dibandingkan
45 M1E9 √ 6.09 10.00
rencana
Efektivitas bantuan teknis ke satker
46 M1E11 √ 5.46 7.55
operasional
Rasio antara Jumlah pengaduan-
pengaduan yang disampaikan ke
47 M1E13 √ 7.54 2.36
SSDM dibandingkan dengan yang
ditangani
Laporan PNBP Pelayanan
48 M1E14 √ 13.19 8.70
Penyelenggaraan Assessment Center
AKUNTABILITAS 9.28 7.23
49 M1A1 Laporan Anev 2017 √ 18.33 8.20
Implementasi sistem pelaporan SIMAK
50 M1A2 √ 16.92 7.00
BMN.
51 M1A3 Laporan hasil kegiatan seleksi √ 21.99 8.20
52 M1A4 Laporan hasil kegiatan rekrutmen √ 24.44 6.40
Laporan hasil kegiatan penempatan
53 M1A5 √ 18.33 6.40
pertama Polri dan PNS

ASESMEN TATA KELOLA ORGANISASI SATKER MABES POLRI


SSDM 2018 32