Anda di halaman 1dari 15

FORMULASI • Lotion Bar

dan • Cream Wajah


• Jamu
PEMBUATAN

BY: ARIEL DWI PUSPITAWATI, S.Si., Apt / Fakultas Farmasi – ISTN, Jakarta / 15 & 16 Maret 2019
LOTION BAR
• Lotion berbentuk padat dan tetap berbentuk padat pada suhu ruang
• Lotion yang akan meleleh, pada saat digunakan di kulit
• Lotion yang akan meleleh perlahan sesuai suhu panas tubuh
• Lotion yang terbuat dari bahan alami/bahan organic, yang sangat bermanfaat
untuk kesehatan tubuh
• Lotion yang pemakaiannya setelah mandi atau saat- saat tertentu jika dibutuhkan
• Lotion yang aman dalam penyimpanan, mudah dibawa kemana-mana dan lebih
stabil
• Lotion dengan variasi bentuk yang uniqe
FORMULA LOTION BAR
FORMULA 1
Beeswax 22,68 gram Note :
Cocoa Butter 5 gram Penambahan Ekstrak Cair
VCO 7,56 gram base oil
Oleum Olivarum 3,78 gram
FORMULA LOTION BAR
FORMULA 2
Cocoa Butter 9,45 gram
Coconut Oil 9,45 gram
Bees Wax 10,4 gram
PEMBUATAN LOTION BAR
1. Timbang masing-masing bahan
2. Masukkan dalam wadah yang tahan panas
3. Panaskan dalam waterbath ad meleleh semua dan diaduk ad homogen
4. Tuang panas-panas dalam cetakan, yang telah disiapkan terlebih dahulu
5. Diamkan sampai membeku, bisa dimasukkan dalam lemari pendingin
6. Keluarkan dari cetakan
7. Siap diuji coba
CREAM WAJAH
FORMULA 1
Parafin Liq 25,5 gram
Cetaceum 3,25 gram
Acid Stearic 3,2 gram
Cera Alba 1,25 gram
TEA 0,4 gram
Glycerin 0,5 gram
Aqua 50 gram
CREAM WAJAH
FORMULA 2
Acid Stearicum 7,085 gram
Oleum Olivarum 2,50 gram
Glycerin 2,50 gram
TEA 0,5 gram
Aqua 37,42 gram
CARA PEMBUATAN CREAM WAJAH
1. Siapkan alat dan bahan yang akan diguanakan
2. Siapkan mortir panas
3. Campur dan lelehkan Parafin liq, Cetaceum, Acid Stearic, Cera
Alba diatas waterbath
4. Campur dan hangatkan TEA, Glycerin, Aqua diatas waterbath
5. Keringkan mortir yang telah panas, kemudian masukkan no. 3
dalam mortir panas dan gerus
6. Masukkan no. 4 dalam no. 5, lewat dinding mortir dengan pelan2,
kemudian aduk hingga homogen dan terbentuk cream ( hati2
dalam pengadukan )
7. Jika sudah terbentuk cream, masukkan dalam wadah
8. Sediaan siap diuji coba
KAPSUL - JAMU
Lulus Bahan Tambahan
Ekstrak
QC

Timbang Timbang

Skema pembuatan
“Kapsul – Ekstrak”→ Pencampuran
 Kadar Air
Lulus
 Homogenitas
QC
 Waktu ALir
Pengisian Kapsul
 Keseragaman
Lulus
 Bobot
QC
 Kadar Air
Pengemasan  Mikrobiologi
Primer  Waktu
Hancur
 Kandungan

 Isi
Pengemasan Lulus (Kebenaran
Sekunder QC dan Jumlah)
 Penandaan
(Kebenaran
Gudang dan
Produk Jadi Kelengkapan)
KAPSUL - JAMU
Contoh Tanaman untuk JAMU →“ TrendingTopic”
1. Daun Kelor 6. Daun Kumis Kucing
2. Daun Pegagan 7. Daun Keji Beling
3. Aloe Vera 8. Daun Tempuyung
4. Daun Serai 9. Daun Jambu Biji
5. Keladi Tikus 10. Dll
PERHATIAN - JAMU
TEPAT KARAKTER TAN.OBAT
1. TAKARAN 1. KOMPLEMENTER
2. WAKTU PENGGUNAAN 2. SINERGIS
3. CARA PEMBERIAN 3. ANTAGONIS
4. PEMILIHAN BAHAN 4. SEES (Side Effect Eliminating
5. SARING INFORMASI Substance)
6. INDIKASI
Menghitung – DOSIS
1. Misal berat tanaman segar daun serai 3 batang dengan berat 38 gram ( dalam air
rebusan )
2. Daun serai 3 batang untuk 3x pakai perhari
3. Membuat sediaan untuk 6 hari ( 18x pakai ), maka daun serai yang dibutuhkan 6 x 38
gram = 228 gram
4. Dari total 228 gram, kemudian dikeringkan dan diserbukkan menjadi berat 50 gram.
5. Dari serbuk daun serai dimasukkan dalam proses ekstraksi “ Maserasi “
6. Diamkan dalam waktu 7 hari ( bisa lebih ) dan disimpan dalam wadah yang terhindar
cahaya
7. Setelah 7 hari, kemudian disaring dan diuapkan dalam penangas air ( skala lab ) atau
masuk proses destilasi ( menarik pelarut agar bisa dipakai lagi ) untuk menghasilkan
ekstrak kental
8. Jadi ekstrak kental dengan berat 10 gram , kemudian dibuat ekstrak powder butuh
eksipien 10 gram , maka total berat ekstrak powder 20 gram
9. Ekstrak Powder dengan berat 20 gram untuk 18x pakai
10. Jadi total berat per 1x minum = 20 gram/18x pakai = 1,100 gram/xpakai = 1100
mg/xpakai ( setiap kali minum 1100 mg )
11. Ambil ukuran capsule no. 0 ( ± 600 mg/capsule )
12. Maka dari 1100 mg dijadikan 2x minum ( 2 capsule ) = @550 mg/capsule
13. Jadi Aturan Pakai/Aturan Minum =
Pagi 2 capsule, siang 2 capsule dan malam 2 capsule ( dalam sehari )
atau
3 x sehari 2 capsule
atau
Jam 5.00 2capsule, jam 13.00 2capsule dan jam 21.00 2capsule
14. Total jumlah capsule yang diminum ( sehari ) = .........
15. Total jumlah capsule perbotol ( 6 hari ) = .......
 Cara Perhitungan dosis untuk peroral juga sama untuk
sediaan kosmetika
 Yang membedakan yaitu dosis yang akan digunakan
pada sediaan ( OT, Kosmetik dan Mak-Min ).