Anda di halaman 1dari 60

Edisi Oktober 2018

Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes RI

TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS


RAIH PENGHARGAAN MENKES
Penguatan Fungsi Hukormas
BPPSDM Kesehatan
Selamat Jalan Rindang,
Namamu terukir di Puskesmas Siantan Timur
SUSUNAN Salam Redaksi
REDAKSI
Buletin
Edisi Oktober 2018
TUGAS BELAJAR SDM KESEHATAN
Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes RI
Kunci penyelenggaraan tata kelola
Penanggung Jawab pemerintahan yang akuntabel adalah
Kepala Badan PPSDM Kesehatan peningkatan kualitas SDM. Sumber
Redaktur daya manusia yang profesional,
Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan proporsional, akuntabel, efektif
Penyunting dan efisien. Setiap ASN dituntut
Kepala Bagian HUKORMAS meningkatkan kompetensinya
Kepala Bagian Keuangan dan BMN melalui jalur-jalur pendidikan
dan pelatihan, sementara
Kepala Bagian Program dan Informasi
organisasi mendorong
Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum
peningkatan kinerja ASN
Kepala Sub Bag. Advokasi Hukum dan sesuai dengan kebutuhan
Hubungan Masyarakat organisasi.
Desain Grafis
Undang-Undang Nomor
Lulus Rusbiyanto
Kristian Adi Kusuma 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk
Fotografer
Dra. Delty Rambi | mengatur perencanaan, pengadaan, pendayagunaan, serta
Herlambang SKM, MAP | Sigit Widodo pembinaan dan pengawasan mutu SDM Kesehatan dalam rangka
Sekretariat penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Melalui BPPSDMK,
M. Nazif, SKM, M.Pd | Sunarso, SAP | program tugas belajar SDM Kesehatan diadakan untuk memenuhi
Rezandi Ciptadewa, S.I.Kom | Ida Sri kebutuhan sdm berkualitas.
Suningsih | M. Latif | Nia Kurniasih, AMG
| Hidayat Desiayudha | Yusup Di Indonesia, secara umum ada 4.517.126 pegawai yang melayani
250-an juta penduduk Indonesia. Rasio perbandingannya mencapai
ALAMAT REDAKSI
Sub Bagian Advokasi Hukum dan 1:79, lebih tinggi dibandingkan dengan Singapura yang rasionya
Hubungan Masyarakat, Bagian 1:66 dan Inggris 1:47. Laporan The Worlwide Governance Indicators
Hukormas juga menunjukkan nilai rata-rata indeks efektivitas pemerintahan
Jalan Hang Jebat III, Blok F3 Indonesia masih lebih rendah di bawah Singapura, Thailand,
Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Malaysia, dan Philipina.
PO BOX No 6015/JKS.GN
Jakarta 12120 Dalam perspektif global penilaian ini kurang menguntungkan bagi
pemerintah. Dalam iklim ASEAN Economic Community (MEA),
021-7245517, 72797302 ekt. 3034
dukungan ASN untuk mengawal dan menjalankan kebijakan menjadi
021-7398852 salah satu kunci kesuksesan pembangunan di Indonesia.
www.bppsdmk.depkes.go.id Pemahaman inilah yang menjadi salah satu pijakan dasar tentang
perpustakaan.bppsdm.depkes.go.id pentingnya program tugas belajar yang diinisiasi BPPSDM
Kesehatan, disamping disparitas tenaga kesehatan yang tinggi
humas_bppsdmk@yahoo.com
antar wilayah di Indonesia. Tugas belajar SDM Kesehatan nantinya
buletin_sdmk@yahoo.com menugaskan pejabat berwenang untuk melanjutkan pendidikan
secara formal. Sebuah program untuk melahirkan ASN yang
Edisi Oktober 2018
memiliki karakter profesional dengan wawasan global, penguasaan
Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes RI
TIK dan bahasa, memiliki kemampuan networking tinggi dengan
kemampuan skill multitasking yang proporsional.
Selain itu, BPPSDM Kesehatan sampai tahun 2016 lalu juga sudah
melakukan peningkatan kompetensi SDM Kesehatan sebanyak
TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS
RAIH PENGHARGAAN MENKES
30.162 orang. Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan sebesar
Penguatan Fungsi Hukormas
BPPSDM Kesehatan
Selamat Jalan Rindang,
21.510. Sampai tahun 2019 nanti BPPSDM Kesehatan menargetkan
Namamu terukir di Puskesmas Siantan Timur

56.910 SDM Kesehatan dapat ditingkatkan kompetensinya.

2 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


8
Daftar Isi
04 Fokus Utama


Profesionalitas Tenaga Kesehatan Puskesmas
Tenaga Kesehatan Puskesmas Raih Penghargaan
Menteri Kesehatan
• Penguatan Fungsi Hukormas BPPSDM Kesehatan 30
• Tugas Belajar Tenaga Kesehatan
• Pelatihan Untuk Tingkatkan Kompetensi
• Peningkatan Profesionalitas Pemimpin Rumah Sakit

24 Manajemen SDM
• Assesmen Calon Direktur Poltekkes Kemenkes
• Penutupan Pembekalan Nusantara Sehat Batch 10
• The Power of MMD (Musyawarah Masyarakat Desa)

41

31 Seputar Institusi
• Pelantikan Pejabat Administrator & Pengawas Badan
PPSDM Kesehatan
• Gandeng 14 Universitas selenggarakan PPDS/PPDGS
• Poltekkes Kemenkes Jakarta I Wisuda 373 Orang
• Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Luluskan 123
Wisudawan

42 Opini
• Manajemen Krisis Komunikasi

44 Info
• Selamat Jalan Rindang, Namamu terukir di Puskesmas
Siantan Timur
• Merangkai Asa di Pulau Lombok
• Masyarakat Dhamasraya Turut Sukseskan Germas
• Partisipasi untuk Sehat dari Masyarakat Toraja Utara
• Nusantara Sehat di Puskesmas Sajingan Besar

56 Iptek 55
• Diabetes Pada Lansia : Asuhan Gizi Dan Latihan Fisik
• Atasi Wasting dengan ‘TANGAN TUAN TAKUR’ Menuju
Generasi Sehat Bermutu

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 3


FOKUS UTAMA

PROFESIONALITAS TENAGA
KESEHATAN PUSKESMAS
KETELADANAN UNTUK MEMBANGUN INDONESIA DARI PINGGIRAN

K
eberhasilan kesehatan di Puskesmas semacam penghargaan juga sebagai panutan dalam
pelayanan merupakan salah satu unsur kepada para tenaga arti yang lebih luas yaitu
kesehatan di yang sangat penting dalam kesehatan yang bekerja di sebagai suri tauladan dalam
Puskesmas memberikan pelayanan Puskesmas atas prestasinya menggerakkan pembangunan
memberikan kontribusi kesehatan dan perlu dalam pembangunan kesehatan di masyarakat,
yang cukup besar dalam mendapatkan perhatian yang kesehatan, yang tidak mewujudkan Indonesia
meningkatkan derajat sungguh - sungguh. hanya dituntut memberikan Sehat termasuk diantaranya
kesehatan masyarakat. pelayanan kesehatan menurunkan Angka Kematian
Oleh karena itu perlu adanya
Profesionalisme tenaga secara maksimal namun Ibu, Angka Kematian Bayi,

4 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Pemberian predikat teladan bagi tenaga
kesehatan yang bertugas di Puskesmas
merupakan salah satu upaya yang
untuk meningkatkan motivasi sehingga
dapat menjadi pendorong terciptanya
tenaga kesehatan yang mempunyai sikap
profesional, memiliki semangat pengabdian
yang tinggi, berdisiplin, kreatif, berilmu,
terampil, serta dapat memegang teguh
etika profesi.

kesehatan perorangan menjadi pendorong


( Privat Good ) dengan terciptanya tenaga
tujuan utama memelihara kesehatan yang mempunyai
dan meningkatkan derajat sikap profesional, memiliki
kesehatan masyarakat serta semangat pengabdian yang
mencegah penyakit tanpa tinggi, berdisiplin, kreatif,
mengabaikan upaya kuratif berilmu, terampil, serta dapat
dan rehabilitatif. memegang teguh etika
profesi.
Pemberian predikat teladan
bagi tenaga kesehatan yang Tujuan pelaksanaan
bertugas di Puskesmas kegiatan ini adalah untuk
merupakan salah satu upaya mendapatkan tenaga
yang untuk meningkatkan kesehatan teladan
motivasi sehingga dapat Puskesmas yang mewakili

Kausus Gizi Buruk serta


meningkatnya Usia Harapan
Hidup. Berbagai masalah
yang timbul mewujudkan
kondisi tersebut telah dicoba
diatasi dengan diluncurkan
Kebijakan Dasar puskesmas
yang merupakan bagian dari
Reformasi Kesehatan ( Health
Reform ).

Fungsi Puskesmas juga


makin kompleks yakni
sebagai pusat pemberdayaan
masyarakat dan pusat
pelayanan kesehatan
masyarakat strata pertama
yaitu meliputi pelayanan

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 5


kecamatan dalam seleksi Masing-masing Puskesmas lebih lanjut. 2. Di Tingkat masyarakat di wilayah
tenaga kesehatan teladan melakukan penilaian Dinas Kesehatan Sebelum kerjanya baik langsung
di tingkat propinsi sesuai terhadap tenaga kesehatan penilaian dilaksanakan, maupun tidak langsung.
dengan persyaratan yang meliputi tenaga terlebih dahulu dibentuk
B. Kinerja. Komponen
administrasi dan bobot medis (dokter/dokter gigi), Panitia Penyelenggara,
penilaian kinerja tenaga
penilaian. Penilaian tenaga tenaga paramedis (Bidan/ Tim Penilai/Pembina
kesehatan teladan di
kesehatan teladan tingkat Perawat), tenaga kesehatan Tenaga Kesehatan Teladan
puskesmas meliputi :
puskesmas didahului dengan masyarakat (Sanitarian, Puskesmas berdasarkan
a. Sebagai penggerak
seleksi di tingkat kecamatan, asisten apoteker, penyuluh Keputusan Bupati/Walikota
Pembangunan Berwawasan
kabupaten selanjutnya kesehatan, epidemiolog, yang anggotanya terdiri dari
Kesehatan. - Penggerak
seleksi administrasi di entemolog) dan tenaga gizi unsur kesehatan, organisasi
lintas sektor - Pemantauan
tingkat Propinsi dilanjutkan sesuai dengan pedoman profesi (IDI, IBI, HAKLI dan
- Pelaporan. b. Sebagai
dengan Seleksi Paparan dan yang ada, khusus untuk Persagi) dan unsur lintas
Tenaga Pemberdayaan
Psikotes Tenaga Kesehatan tenaga selain tenaga medis sektor (Bagian Kesra Setda,
Masyarakat. - Pemberdayaan
Teladan Tahun 2018. Setelah (dokter/dokter gigi) syarat BPM dan Pemdes, BKB dan
perorangan - Pemberdayaan
Melewati serangakain minimal yang harus dipenuhi Pemberdayaan Perempuan,
kelompok atau masyarakat.
penilaian administrasi adalah pendidikan minimal TP-PKK).
c. Sebagai Pemberi
dilanjutkan penilaian ke D-III dan telah bertugas
Adapun komponen yang Pelayanan Kesehatan Strata
lapangan. di puskesmas minimal 3
dinilai meliputi : A. Umum Pertama. - Perencanaan.
tahun. Selanjutnya calon
Penentuan Tenaga a. Berakhlak dan berbudi - Pengorganisasian. -
tenaga kesehatan teladan
Kesehatan Teladan pekerti baik. b. Tidak sedang Pelaksanaan kegiatan. -
Puskesmas tersebut
Puskesmas dilaksanakan terlibat dalam kasus pidana/ Pemantauan dan penilaian
diusulkan ke Dinas
melalui 2 tahap yaitu : 1. perdata dan penyalahgunaan kegiatan. d. Sebagai
Kesehatan untuk diseleksi
Di Tingkat Puskesmas NAPZA c. Berjasa terhadap Pegawai Puskesmas. -

6 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Tanggung jawab. - Ketaatan. mengikuti seleksi tenaga Kesehatan dan menerima untuk meningkatkan minat
- Kejujuran. - Kerjasama. - kesehatan teladan di tingkat penghargaan tingkat tenaga kesehatan bekerja
Prakarsa. - Kepemimpinan. e. Propinsi. nasional. Tahun 2018 dipuskesmas sehingga
Sebagai Tenaga Kesehatan sebanyak 163 orang tenaga dapat menjadi pendorong
Tahap awal penilaian ini
Professional. - Keikutsertaan kesehatan dari 34 propinsi terciptanya tenaga kesehatan
adalah dimulai dengan
dalam bidang keilmuan. - seluruh Indonesia yang bekerja di puskesmas yang
penilaian Kepala Puskesmas
Hubungan dengan pasien/ mendapatkan penghargaan. mempunyai sikap rasionalis,
terhadap Staf nya yang
klien dan keluarga miskin. Pusat Peningkatan Mutu etis dan profesional, memiliki
dirasa memiliki kompetensi
- Hubungan dengan rekan SDM Kesehatan sebagai semangat pengabdian yang
untuk dinilai sebagai tenaga
kerja. f. Sebagai Anggota panitia penyelenggara tinggi, berdisiplin, kreatif,
kesehatan teladan. Kemudian
Masyarakat. - Kepribadian. rangkaian pemberian berilmu, terampil, berbudi
Kepala Puskesmas akan
- Peran serta dalam penghargaan kepada Tenaga luhur serta memegang teguh
mengirimkan Tenaga
masyarakat. - Berperan Kesehatan Teladan Tingkat etika profesi.
Kesehatan Teladan nya ke
aktif dalam kegiatan Nasional tahun 2018 di
Dinas Kesehatan Provinsi. Di Terlaksananya pemberian
kemasyarakatan. - Berperan Jakarta. Acara dilaksanakan
Dinas Kesehatan Provinsi ini penghargaan kepada
dalam pembinaan generasi selama 7 hari dari tanggal
kandidat tenaga kesehatan tenaga kesehatan teladan
muda. - Berperan dalam 15 s/d 21 Agustus 2018.
teladan akan bersaing di puskesmas sebagai
organisasi kemasyarakatan. Rangkaian demi rangkaian
dengan rekan se profesinya pengakuan atas keteladanan
Setelah didapat Tenaga acara berjalan dengan
dari Puskesmas lain. dalam pembangunan
Kesehatan Teladan di tingkat sukses dan sesuai dengan
kesehatan di puskesmas
Puskesmas Kecamatan , Setelah menyandanfg gelar yang diharapkan.
yang dilaksanakan secara
selanjutnya tenaga kesehatan Tenaga Kesehatan Teladan
Pemilihan tenaga teladan objektif dan transparan.
teladan tersebut dibina untuk tingkat Propinsi mereka
puskesmas diharapkan (humas)
maju mewakili kecamatan di ajukan ke Kementerian
dapat menjadi suatu motivasi

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 7


FOKUS UTAMA

Tenaga Kesehatan Puskesmas


Raih Penghargaan Menkes
dan 8 ahli teknologi
laboratorium medik.
Tenaga Kesehatan terpilih
berkat prestasi dan
dedikasi mereka dalam
melaksanakan tugas
pelayanan kesehatahan
bagi masyarakat. 
Penghargaan yang
diberikan mencerminkan
rasa terima kasih dan
pengakuan Pemerintah
atas keteladanan
dalam pelayanan
kesehatan.Menkes juga
mengajak semua pihak
untuk bekerjasama
dalam melaksanakan
pembangunan kesehatan
untuk kesejahteraan
masyarakat Indonesia.

K
eberhasilan kesehatan di Puskesmas
pembangunan yang berasal dari 34 provinsi
kesehatan di Indonesia menerima
merupakan penghargaan dari Menteri
hasil kerja keras dari Kesehatan Nila F. Moeloek.
semua sektor dan seluruh Pemberian penghargaan
komponen masyarakat; diselenggarakan di
dan sebagai penghargaan Auditorium Binakarna Hotel
atas jasa-jasa yang Bidakara Jakarta. Penerima
diberikan dalam mendukung penghargaan tenaga
dan menggerakkan kesehatan teladan tahun
pembangunan kesehatan 2018 terdiri dari 9 kategori
perlu diberikan Tanda meliputi 27 dokter, 16 dokter
Penghargaan Bidang gigi, 26 perawat, 28 bidan,
Kesehatan. 18 tenaga gizi 15 tenaga
kefarmasian, 11 tenaga
Tepat pada hari Rabu
kesehatan lingkungan, 14
tanggal 15 Agustus 2018
kesehatan masyarakat,
sebanyak 163 tenaga

8 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Tenaga Kesehatan
terpilih berkat prestasi
dan dedikasi mereka
dalam melaksanakan
tugas pelayanan
kesehatahan
bagi masyarakat. 
Penghargaan
yang diberikan
mencerminkan
rasa terima kasih
dan pengakuan
Pemerintah atas
keteladanan dalam
pelayanan kesehatan
Penghargaan khusus bagi pembangunan sumber pemantauan pertumbuhan,
diberikan bagi tenaga daya manusia yang produktif. penderita tuberkulosis paru
kesehatan yang bekerja Keberhasilan pembangunan mendapatkan pengobatan
di Puskesmas mengingat kesehatan merupakan
peran besar mereka dalam hasil kerja keras dari
mensukseskan Program semua sektor dan seluruh
Indonesia Sehat. komponen masyarakat; dan
sebagai penghargaan atas
Pembangunan kesehatan
jasa-jasa yang diberikan
yang bertujuan untuk
dalam mendukung
meningkatkan kesadaran,
dan menggerakkan
kemauan dan kemampuan
pembangunan kesehatan
hidup sehat bagi setiap
sehingga perlu diberikan
orang merupakan investasi
tanda penghargaan bidang
kesehatan.
Dalam rangka
pelaksanaaan Program
Indonesia Sehat telah
terdapat 12 indikator utama
yang menggambarkan
status kesehatan sebuah
keluarga. Kedua belas
indikator utama tersebut
antara lain: keluarga
mengikuti program Keluarga
Berencana (KB), Ibu
melakukan persalinan di
fasilitas kesehatan, bayi
mendapat imunisasi dasar
lengkap, bayi mendapat air
susu ibu (ASI) eksklusif,
balita mendapatkan

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 9


sesuai standar, penderita penyakit selain peran dari sejak dini akan memicu peran tenaga kesehatan
hipertensi melakukan kualitas lingkungan dan kesadaran terhadap sebagai ujung tombak 
pengobatan secara teratur, sarana serta prasarana pentingnya kesehatan kesehatan masyarakat. Jadi
penderita gangguan jiwa kesehatan. Keluarga juga baik di keluarga maupun tidak boleh ada lagi tenaga
mendapatkan pengobatan merupakan tempat pertama masyarakat”, ungkap Menkes kesehatan yang hanya
dan tidak ditelantarkan, kali kehidupan sosial dan dalam sambutannya. menunggu pasien di fasilitas
anggota keluarga tidak ada pendidikan didapatkan oleh pelayanan kesehatan namun
Di hadapan tenaga
yang merokok, keluarga anak, termasuk pendidikan harus mendatangi keluarga.
kesehatan Teladan Nasional
sudah menjadi anggota terkait kesehatan. Perilaku Hal ini tentunya sejalan
Tahun 2018 Menteri
Jaminan Kesehatan Nasional hidup sehat yang didapatkan dengan program indonesia
Kesehatan mengingatkan
(JKN), keluarga mempunyai
akses sarana air bersih, dan
keluarga mempunyai akses
atau menggunakan jamban
sehat.
Pendekatan keluarga adalah
salah satu cara Puskesmas
untuk meningkatkan
jangkauan sasaran dan
mendekatkan/meningkatkan
akses pelayanan kesehatan
di wilayah kerjanya dengan
mendatangi keluarga.
Puskesmas tidak hanya
menyelenggarakan
pelayanan kesehatan di
dalam gedung, melainkan
juga keluar gedung dengan
mengunjungi keluarga di
wilayah kerjanya.
“Keluarga merupakan
komponen penting dalam
upaya pencegahan 

10 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


sehat dengan pendekatan yang mampu membentuk sekembalinya ke tempat Presiden di Gedung DPR
keluarga. paradigma hidup sehat di kerja di Puskesmas para / MPR, ramah tamah
masyarakat. Hal tersebut tenaga kesehatan teladan ini dengan Pejabat Struktural
Jumlah penderita penyakit
beliau sampaikan saat dapat mengimplementasikan di Badan Pengembangan
tidak menular seperti
menutup rangkaian kegiatan ilmu yang didapat ataupun dan Pemberdayaan SDM
jantung, diabetes, hipertensi
Penghargaan Tenaga mereplikasi inovasi Kesehatan, 14 Tenaga
merupakan beberapa jenis
Kesehatan Teladan Nasional dari peserta lain untuk Kesehatan teladan terpilih
penyakit masih cukup tinggi.
Tahun 2018 Senin (20/8) di meningkatkan kesehatan mengikuti Upacara kenaikan
Sehingga kami harapkan
Hotel Bidakara Jakarta. masyarakat di daerahnya. bendera dalam rangka HUT
dengan keaktifan tenaga
Kemerdekaan RI di Istana
kesehatan mendatangi Salah satu kategori penilaian Tak lupa Menkes menitipkan
Negara dan selebihnya
keluarga akan mampu tenaga kesehatan teladan pesan agar ke depannya
mengikuti upacara peringatan
mencegah peningkatan adalah penggerak keluarga tenaga kesehatan teladan
HUT Kemerdekaan RI
jumlah penderita dan dan masyarakat. Artinya dapat bekerjasama dengan
di Kantor Kementerian
diharapkan puskesmas dapat mereka yang terpilih mampu berbagai pihak termasuk pula
Kesehatan, Wisata di Ancol,
menekan jumlah rujukan mengubah perilaku dan dengan tim Nusantara Sehat
mendengarkan motivator
ke rumah sakit. Untuk itu memberi edukasi kepada yang akan dikirimkan ke
dari dr. Agus Ali Fauzi, 19
Menkes mengingatkan keluarga sehingga terbentuk daerah terpencil, perbatasan,
tenaga kesehatan teladan
kembali para tenaga paradigma hidup sehat dan kepulauan.
mendapatkan kesempatan
kesehatan teladan terpilih di masyarakat.Selama 7
“Saya kira dengan kolaborasi Ramah tamah dengan
tahun ini untuk terus aktif hari pelaksanaan kegiatan
tenaga kesehatan teladan Presiden Ir. Joko Widodo di
dan berinovasi dalam penghargaan tenaga
dan tim Nusantara Sehat Istana Kepresidenan. Red-
memberikan pelayanan kesehatan teladan para
akan menjadi kekuatan untuk humas
kesehatan bagi masyarakat. peserta telah mendapatkan
melakukan pembangunan
berbagai pengetahuan baik
Dipengujung acara kesehatan” kata Menkes.
yang disampaikan oleh
Menteri Kesehatan Nila F.
pejabat di Kementerian Tenaga kesehatan teladan
Moeloek mengajak seluruh
Kesehatan maupun dari juga melakukan rangkaian
tenaga kesehatan teladan
makalah inovasi yang kunjungan ke beberapa
nasional tahun 2018 untuk
dipresentasikan oleh peserta tempat seperti Mendengarkan
menjadi agen perubahan
lainnya. Menkes berharap Pidato Kenegaraan oleh

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 11


FOKUS UTAMA

Penguatan Fungsi Hukormas


BPPSDM Kesehatan
S
ebagai upaya memperkuat
kerjasama antara pemerintah
pusat dan daerah, Badan
Pengembangan dan
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
Kesehatan menggelar pertemuan
koordinasi dengan Unit Pelaksana
Teknis dan Dinas Kesehatan di
Hotel Novotel Balikpapan pada 26-
28 September 2018. Pertemuan
dimaksudkan untuk memperkuat
fungsi koordinasi antara Bagian
Hukum, Organisasi dan Hubungan
Masyarakat Sekretariat Badan PPSDM
Kesehatan dengan unit/bagian yang
menangani hukum, organisasi dan
humas pada UPT serta dengan Dinas
Adapun Sekretariat Badan PPSDM Bagian Hukormas inilah yang bertugas
Kesehatan Provinsi.
Kesehatan terbagi ke dalam 4 bagian, mengawal lahirnya perundang-
Dalam menyelenggarakan penyusunan salah satunya adalah Bagian Hukum, undangan mulai dari Undang-
kebijakan pelaksanaan pengembangan Organisasi, dan Hubungan Masyarakat Undang, Peraturan Pemerintah, dan
dan pemberdayaan SDM kesehatan (Bagian Hukormas). Peraturan Menteri yang terkait dengan
antara lain meliputi perencanaan, pengembangan dan pemberdayaan
Bagian Hukormas mempunyai
pendayagunaan, peningkatan SDM Kesehatan. Agar peraturan
beberapa peran strategis dan
kompetensi, dan pembinaan mutu perundang-undangan yang telah
fungsi dalam mendukung program
sumber daya manusia kesehatan diterbitkan dapat lebih dikenal oleh mitra
pengembangan dan pemberdayaan
dibutuhkan dukungan layanan kerja dan stakeholder maka diperlukan
SDM kesehatan. Pertama, fungsi
manajemen dari Sekretariat Badan. sosialisasi.
penyiapan bahan koordinasi dan
penyusunan rancangan peraturan Fungsi kedua berkaitan dengan
perundang-undangan. Perlu kita penyiapan bahan penataan dan
sadari bersama, Negara Indonesia evaluasi organisasi dan tata laksana
adalah negara hukum sebagaimana serta fasilitasi implementasi reformasi
tertuang dalam Pasal 1 Ayat (3) birokrasi. Melalui fungsi ini Bagian
UUD 1945 Amandemen Ketiga. Hukormas mengawal pembentukan
Penegasan ketentuan konstitusi sistem penyelenggaraan pemerintah
ini bermakna, bahwa segala aspek yang efektif sejalan dengan cita-cita
kehidupan dalam kemasyarakatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi
kenegaraan dan pemerintahan harus di lingkungan Kementerian Kesehatan.
senantiasa berdasarkan atas hukum.
Sementara fungsi ketiga pelaksanaan
Dalam tata pemerintahan setiap
urusan advokasi hukum, hubungan
Kementerian/ Lembaga Negara
masyarakat dan perpustakaan.
menerbitkan berbagai peraturan
Advokasi hukum ini berkaitan dengan
perundang-undangan yang sesuai tugas
layanan bantuan hukum untuk satuan
dan tanggung jawab masing-masing
kerja dan UPT yang menghadapi
sektor.
permasalahan baik terkait aset

12 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


BMN maupun kepegawaian. Fungsi kesehatan di Kalimatan Timur dan khusus tenaga kesehatan dalam kurun
hubungan masyarakat berkaitan seluruh pelosok negeri. waktu tertentu. Melalui penugasan
dengan pengelolaan komunikasi yang khusus tenaga kesehatan berbasis
“Terimakasih kepada Kemenkes, kami
efektif dengan stakeholder internal tim dan penugasan khusus tenaga
sangat terbantu sekali dengan adanya
dan eksternal agar dapat membentuk kesehatan individual.
program Nusantara Sehat baik individual
citra positif instansi. Dalam konteks
maupun tim. Mudah mudahan ada ”Kami berharap Dinas Kesehatan
pemerintah citra positif ini akan
Nusantara Sehat untuk perkotaan”, ucap Provinsi serta para pemangku kebijakan
membantu kelancaran dan kesuksesan
dr. Soeharsono di akhir sambutan. di daerah untuk ikut mensukseskan
program-program kerja yang ada.
program ini demi mewujudkan Program
Sementara fungsi pelaksanaan urusan Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan,
Indonesia Sehat. Termasuk pula kami
perpustakaan berkaitan dengan dr. Trisa Wahjuni Putri, M.Kes
berpesan kepada Poltekkes sebagai
penyediaan dan penyimpanan literatur di secara langsung menyampaikan
institusi pendidikan yang mencetak
bidang kesehatan yang dapat dijadikan bahwa untuk mewujudkan tata kelola
calon tenaga kesehatan agar senantiasa
sebagai sumber informasi. pemerintahan yang baik dan sejalan
mendorong semangat para generasi
dengan semangat reformasi, perlu
Pada kesempatan ini Pemerintah muda ini untuk mengabdi kepada
adanya sinergisme antara Pemerintah
Daerah Kalimantan Timur yang diwakili negeri”, lanjut Ses Badan.
Pusat dan Pemerintah Daerah. Melalui
oleh dr. Balerina JP selaku Kepala
pertemuan ini diharapkan koordinasi Sesuai arahan Presiden seluruh
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan
yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat Kementerian/Lembaga Negara untuk
dan dr. Soeharsono selaku Kabid P2P
dalam hal ini Badan PPSDM Kesehatan diminta aktif dalam menyebarkan
Dinkes Provinsi Kalimantan Timur
dengan perwakilan UPT di daerah dan informasi yang positif bagi masyarakat
mengucapkan terimaksih kepada
Dinas Kesehatan menjadi semakin baik seperti menyampaikan capaian dari
Kemenkes khusunya Badan PPSDM
terutama dalam menjawab berbagai isu program-program kerja pemerintah
Kesehatan yang ikut mendukung
yang berkembang di daerah. melalui berbagai media massa
pembangunan kesehatan di wilayah
termasuk media sosial. Tujuannya
tersebut. Untuk meningkatkan akses Dalam kesempatan tersebut Trisa
selain memberikan pengetahuan bagi
dan mutu pelayanan kesehatan Dinas Wahjuni mengingatkan tentang
masyarakat, juga sebagai langkah
Kesehatan Prov. Kalimantan Timur upaya pemerataan pelayanan
strategis untuk melawan berita bohong
telah menyediakan Puskesmas 24 Jam, kesehatan terutama di Daerah
atau hoax. Red/humas
RS Pratama yang sudah terbangun Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan
sebanyak 8 (delapan) RS Pratama dan diselenggarakan program Nusantara
Akreditasi untuk Puskesmas dan Rumah Sehat yaitu pendayagunaan secara
Sakit.
Peran Badan PPSDM Kesehatan cukup
membantu dengan adanya program
program seperti Nusantara Sehat,
WKDS (Wajib Kerja Dokter Spesialis)
dan Program Internsip Dokter Indonesia
sebagai upaya pemenuhan tenaga

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 13


FOKUS UTAMA

Tugas Belajar Tenaga Kesehatan


D
alam rangka untuk mengatur perencanaan, pengadaan, SDM Kesehatan melakukan upaya
mengembangkan potensi pendayagunaan, serta pembinaan dan pengembangan dan peningkatan
Sumber Daya Manusia pengawasan mutu SDM Kesehatan kualitas SDM Kesehatan melalui
Kesehatan di lingkungan dalam rangka penyelenggaraan program Tugas Belajar SDM Kesehatan.
Kementerian Kesehatan pelayanan kesehatan.
Program Tugas Belajar SDM Kesehatan
maka diadakan program tugas
Untuk itu Kementerian Kesehatan merupakan penugasan oleh pejabat
belajar. Seperti yang tertuang dalam
RI melalui Badan Pengembangan berwenang untuk melanjutkan
Undang-Undang Nomor 36 Tahun
dan Pemberdayaan SDM Kesehatan pendidikan bagi Pegawai Negeri Sipil
2009 tentang Kesehatan pasal 21
melalui Pusat Peningkatan Mutu (PNS) bukan atas biaya sendiri dengan
yang menjelaskan bahwa pemerintah

14 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


tujuan memenuhi kebutuhan SDM
Kesehatan yang memiliki keahlian
dan kompetensi dalam pelaksanaan
tugas dan fungsi serta pengembangan
organisasi.

Tujuan pemberian tugas belajar


adalah untuk dapat memenuhi
kebutuhan akan tenaga yang memiliki
keahlian atau kompetensi tertentu
dalam rangka pelaksanaan tugas
dan fungsi serta pengembangan
organisasi. Juga program tugas belajar
dapat meningkatkan pengetahuan,
kemampuan, keterampilan, serta sikap
dan kepribadian profesional PNS
sebagai bagian yang tidak terpisahkan
dalam pengembangan karir seorang
PNS.

Program Tugas Belajar SDM Kesehatan


merupakan penugasan oleh pejabat
Diperolehnya kesepakatan tentang : a. Belajar SDM Kesehatan sejak tahun
berwenang untuk melanjutkan
Rencana kebutuhan Tugas Belajar SDM 2008 sampai tahun 2017 telah
pendidikan bagi Pegawai Negeri Sipil
Kesehatan, b.Pengambilan program memberikan bantuan Pendidikan
(PNS) bukan atas biaya sendiri dengan
studi/peminatan oleh calon peserta kepada 11.722 orang peserta yang
tujuan memenuhi kebutuhan SDM
sesuai dengan pendidikan sebelumnya berasal dari SDM Kesehatan di
Kesehatan yang memiliki keahlian
atau kebutuhan unit kerjanya.; lingkungan Kementerian Kesehatan dan
dan kompetensi dalam pelaksanaan
Penempatan dan pendayagunaan pasca Pemerintah Daerah.
tugas dan fungsi serta pengembangan
pendidikan.; Dapat dimanfaatkannya
organisasi. Pertemuan dilaksanakan di Bintaro
bantuan tugas belajar Kemenkes oleh
pada tanggal 26-28 September 2018
Koordinasi dengan Unit Utama, UPT UPT terutama RS Vertikal Kemenkes;
dan dibuka oleh Kepala Badan PPSDM
dan Dinas Kesehatan Provinsi akan
Tersosialisasinya PP 11 Tahun 2017 Kesehatan Usman Sumantri, dan
selalu diadakan terutama dalam
pasal 259 tentang PNS yang telah diharapkan dengan pertemuan ini
program tugas belajar SDM Kesehatan
selesai menjalankan tugas belajar wajib akan memperkuat kerjasama yang
ini agar diperoleh pemahaman tentang
melapor kepada PPK paling lama 15 telah terjalin baik sehingga dapat
kebijakan penyelenggaraan Program
(lima belas) hari kerja sejak berakhirnya memperlancar penyelenggaraan tugas
Tugas Belajar SDM Kesehatan sesuai
masa tugas belajar. belajar SDM Kesehatan pada tahun-
Permenkes Nomor 28 Tahun 2015.;
tahun berikutnya (Lus/red/2018)
Penyelenggaraan Program Tugas

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 15


FOKUS UTAMA

Pelatihan untuk
TINGKATKAN KOMPETENSI

U
ntuk meningkatkan Pembangunan kesehatan maka organisasi tersebut Disinilah peran institusi
kesadaran, akan berhasil jika didukung harus memelihara dan penyelenggara pelatihan
kemauan dan dengan sumber daya mengembangkan aparatur bidang kesehatan baik
kemampuan manusia kesehatan yang sipil di lingkungannya milik pemerintah maupun
hidup sehat bagi setiap professional dan bermutu. melalui kompetensi aparatur swasta untuk membentuk
orang agar terwujud derajat Apalagi dengan adanya kesehatan dengan pelatihan- aparatur yang bermutu.
kesehatan masyarakat yang perubahan paradigma pelatihan sesuai dengan Seperti yang diamanatkan
optimal maka perlu adanya Aparartur Sipil Negara kaidah-kaidah manajemen oleh Undang-undang No.
pembangunan kesehatan. sebagai asset organisasi, pelatihan. 36 tahun 2014 bahwasanya

16 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Untuk itu setiap
Penyelenggaraan
pelatihan diharapkan
telah terakreditasi
untuk memberi jaminan
atas penyelenggaraan
pelatihan yang
bermutu. anggaran
yang telah ditetapkan.
Hal ini dilakukan agar
penyelenggaraan diklat
menghasilkan lulusan
diklat sebagai aparatur
yang kompeten.

Pelatihan tenaga kesehatan Pelatihan Kesehatan kepada


harus diselenggarakan oleh Institusi Diklat dan Balai
institusi penyelenggara Pelatihan Kesehatan milik
pelatihan yang terakreditasi Pemerintah Daerah.
sesuai dengan ketentuan
Karenanya pada tanggal
perundang-undangan.
3 s/d 5 Oktober 2018
Dengan akreditasi maka
tepatnya di hotel Grand
mutu dan penyelenggaraan
Pasundan Bandung acara
pelatihan terjaga dan
tersebut dilaksanakan,
mengukur sampai dimana
sebagai penyelenggaranya
profesionalisme institusi
adalah Pusat Pelatihan
penyelenggara pelatihan
SDM Kesehatan Badan
dalam melaksanakan
PPSDM Kesehatan, hadir
pelatihan.
pada acara tersebut
Selain itu institusi yang telah kurang lebih sebanyak 100
terakreditasi mempunyai orang terdiri dari kepala
tugas melakukan fasilitasi bidang SDK dari 34 dinas
dan pengampuan provinsi, 28 Balai Pelatihan
terhadap pelatihan yang Kesehatan milik daerah,
diselenggarakan oleh institusi 3 Balai Besar Pelatihan
yang belum terakreditasi Kesehatan Nasional, 3
yang ada diwilayahnya. Balai Pelatihan Kesehatan
Institusi pengampu Nasional dan pusat-pusat di
bertanggung jawab mutu lingkungan Badan PPSDM
penyelenggaraan pelatihan, Kesehatan. Acara di buka
apabila ditemukan pelatihan oleh Kepala Pusat Pelatihan
bidang kesehatan yang tidak SDM Kesehatan Subagja
prosedural atau tidak sesuai Tancarino.
standard maka wajib untuk
Perubahan dan dinamika
mengingatkan. Maka perlu
yang terjadi di lingkungan
adanya sosialisasi Akreditasi
institusi pemerintah
Institusi Penyelenggaraan

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 17


berimplikasi pada kebutuhan jauh pula tugas yang telah adalah peningkatan
peningkatan kompetensi dipikul melalui tugas dan mutu kediklatan secara
Aparatur Sipil Negara wewenang yang diberikan berkesinambungan. Upaya
(ASN), untuk dapat bersaing dapat dilaksanakan secara ini dapat dilakukan antara
dalam perkembangan nyata dan maksimal dalam lain dengan menerapkan
pesat di luar institusi mewujudkan Aparatur yang sistem mutu dalam
pemerintah harus secara kompeten. pengelolaan kediklatan
terus-menerus memahami
Akreditasi Pelatihan Salah satu di antara
berbagai perkembangan
bertujuan untuk rangkaian kegiatan dalam
dan perubahan yang
mengendalikan dan penerapan sistem mutu
terus terjadi, maka untuk
meningkatkan mutu pelatihan yang mengacu pada
mengimbanginya dituntut
kesehatan, antara lain mutu prinsip Perencanaan,
meningkatkan berbagai
Kurikulum, Peserta, Pelatih, Pelaksanaan, Pemeriksaan
potensi ASN. Institusi Diklat
Penyelenggara, dan Tempat dan Tindakan (Plan, Do,
sebagai suatu organisasi
Penyelenggaraan. Untuk Check, Action/PDCA)
formal dalam tugas sehari-
itu setiap Penyelenggaraan adalah dilaksanakannya
harinya menyelenggarakan
pelatihan diharapkan penjaminan mutu internal.
diklat sebagai bagian dari
telah terakreditasi untuk Dengan adanya kegiatan
penyelenggara kepentingan
memberi jaminan atas penjaminan mutu internal
publik diharapkan secara
penyelenggaraan pelatihan pihak penyelenggara
profesional secara intensif
yang bermutu. anggaran diklat dapat mengetahui
dan optimal melaksanakan
yang telah ditetapkan. keadaan manajemen mutu
pengembangan aparatur
Hal ini dilakukan agar yang sedang berlangsung,
yang kompetitif. Kinerja
penyelenggaraan diklat dan dapat menentukan
institusi diklat sebagai
menghasilkan lulusan diklat sistem mutu, sehingga
organisasi sangat penting,
sebagai aparatur yang dapat segera melakukan
oleh karena dengan adanya
kompeten. Salah satu upaya perbaikan sebelum timbul
kinerja maka tingkat
yang dapat dilakukan oleh permasalahan.
pencapaian hasil akan
Balai Pelatihan Kesehatan
terlihat sehingga akan Salah satu kegiatan untuk
milik Pemerintah Daerah
dapat diketahui seberapa mendorong penerapan

18 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


sistem mutu dalam Namun demikian pelaksanaan
pengelolaan institusi diklat penjaminan mutu internal
dalam hal ini Institusi tidak selalu harus menunggu
Diklat dan Balai Pelatihan sampai institusi diklat
Kesehatan milik Pemerintah terakreditasi dahulu, karena
Daerah adalah pelaksanaan kegiatan ini dapat juga
akreditasi institusi diklat. dilaksanakan pada setiap
Akreditasi institusi diklat tidak penyelenggara diklat yang
berhenti pada penilaian, serta responsif terhadap upaya
dicapainya status akreditasi, peningkatan mutu diklat. Lus/
akan tetapi ditindaklanjuti red/2018
dengan penerapan standar
yang telah disusun secara
terus-menerus.
Agar terjadi proses perbaikan
yang berkesinambungan,
dalam penerapannya
diperlukan pengendalian mutu
antara lain melalui kegiatan
penjaminan mutu internal.

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 19


FOKUS UTAMA

pekerjaan yang diinginkan

Peningkatan untuk mencapai tujuan


bersama. Hal tersebut juga

Profesionalitas harus dimiliki oleh seorang


pemimpin rumah sakit.
Jadi dia bisa meyakinkan

Pemimpin Rumah Sakit karyawan maupun konsumen


untuk bisa bekerja sama
dengan dirinya.

K
epemimpinan rumah misi yang dimiliki instansi organisasi dengan baik.
sakit bagaimana tersebut. Bisa memberikan pelayanan
yang ideal?
Kemudian, lakukan
yang memuaskan, tanpa Sistem
Tentunya ini menjadi
pembedahan terhadap
menghiraukan hak dan Kepemimpinan
pertanyaan besar untuk kewajiban karyawannya.
Kita semua. Rumah sakit
visi dan misi tersebut. Jika Rumah Sakit
sudah benar-benar paham, Hal ini sesuai dengan
merupakan instansi besar Kepemimpinan rumah sakit
kemudian aplikasikan dengan definisi pemimpin tentang
yang berhubungan dengan bisa dijalankan menggunakan
kerja yang dilakukan selama ilmu mempengaruhi orang
kesehatan bahkan nyawa sistem 360 derajat. Pasalnya
ini. lain agar mau melakukan
seseorang. Banyak yang sebuah rumah sakit
menggantungkan pemulihan Selain itu, pimpinan rumah
kesehatannya di tempat ini. sakit juga harus memastikan
Bisa dibayangkan bagaimana bahwa sumber daya
jika kepemimpinan yang manusianya memadai untuk
dimiliki buruk? Ini akan bisa mencapai visi dan
berimbas pada tata kelola misi yang dimiliki. Setelah
rumah sakit yang berantakan. itu, pimpinan rumah sakit
juga harus memastikan
bahwa pekerjaan yang
Wilayah Kerja dilakukan bawahannya
Pimpinan Rumah sudah sesuai dengan
prosedur yang berlaku. Inti
Sakit dari tugas seorang pemimpin
Pimpinan rumah sakit harus rumah sakit adalah
tahu terlebih dahulu visi dan mampu memanajemen

20 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


bawahan agar bisa bekerja
Rumah sakit dengan baik.
merupakan Usahakan bahwa Anda
instansi besar yang merupakan orang yang
berhubungan dengan bisa diajak berdiskusi dan
menerima kritik. Dengan
kesehatan bahkan
begitu, Anda akan bisa
nyawa seseorang. tahu kondisi sebenarnya
Banyak yang di lapangan. Jangan lupa
menggantungkan untuk mau terjun langsung ke
pemulihan lapangan.
kesehatannya di Dalam rangka mewujudkan
tempat ini. Bisa pimpinan rumah sakit, yang
dibayangkan kompeten, profesional
bagaimana jika dan siap menghadapi
transformasi dalam era
kepemimpinan distrupsi, sehingga dapat
yang dimiliki buruk? mendukung mewujudkan
Ini akan berimbas pelayanan kesehatan rumah
pada tata kelola yang berkualitas, Pusat
merupakan instansi yang saja Anda seorang kepala
rumah sakit yang Pelatihan SDM Kesehatan
besar. Banyak orang terlibat ruang rawat inap. Berarti (PPSDM-K), Kementerian
dalam instansi tersebut. Anda harus tahu kapan
berantakan.
Kesehatan RI, melaksanakan
Untuk meraih keberhasilan, saatnya untuk mendukung Workshop Pengembangan
dibutuhkan kerja sama dari dan menahan diri jika di Kapasitas bagi Direktur dan
semua elemen. Mulai dari depan kepala rumah sakit. Wadir Rumah Sakit, Rabu
pimpinan, karyawan, sampai Dewasa ini, kepemimpinan dan membantu antara teman hingga Jumat, (5-7/9/2018)
konsumen. Salah satu 360 derajat sudah banyak selevel, misalnya sama- bertempat di Hotel Atlet
kepemimpinan yang bisa dilakukan di sector bisnis. sama kepala bagian juga Century, Pintu Satu Jakarta
diterapkan untuk rumah sakit Penilaian terhadap kinerja harus ditunjukkan. Tunjukkan Pusat.
adalah 360 derajat. Seorang karyawan biasanya sudah bahwa ada hubungan saling
pemimpin harus bisa melibatkan atasan, teman Workshop itu, diikuti oleh
mendukung antara Anda dan
menguasai atasan, samping, selevel, dan bawahan. Direktur atau Wadir dari
teman selevel. Jika terpaksa
sampai bawahan. 110 Rumah Sakit, rujukan
Tujuannya agar bisa harus ada persaingan,
regional yang tersebar
Artinya, sebagai seorang menciptakan SDM yang usahakan persaingan
di 34 Provinsi, Direktorat
pemimpin, Anda harus bisa memiliki nilai-nilai tersebut terjadi secara sportif
Pelayanan Kesehatan, dan
mampu dan menguasai teori kepemimpinan 360 derajat. dan professional. Sedangkan
para pejabat atau staf teknis
dan praktiknya. Misalnya Sikap saling menghargai sikap dengan bawahan, Anda
di lingkungan Badan PPSDM
harus mampu memotivasi

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 21


persaingan RS terus RS Cipto Mangunkusumo,
berkembang. Jika Direktur Dr Supriyantoro Sp.P MARS,
RS tidak kompeten dan ikut Ketua Umum IKKESINDO
perkembangan, maka akan dan INDO HCF Ketua
terjadi distruption. Untuk itu, e-Health APIC, dan DR
BPPSDM terus melakukan dr Fathema D Rachmat
pengembangan, terutama Sp.B,Sp.BTKV(K) MPH, Dirut
ditujukan kepada Direktur RS PELNI.
RS, agar menjadi leadership
Workshop ini diharapkan
handal,” ujar Sumantri.
akan membentuk seorang
Workshop ini, menghadirkan yang mampu memimpin
narasumber kompeten rumah sakit, seorang
seperti Direktur Jenderal pemimpin yang handal dan
Kesehatan. Workshop professional, berpikir cepat
kali ini, mengambil tema bertindak tepat, membentuk
“Transformasi Rumah Sakit Workshop ini diharapkan akan seorang pemimpin yang tidak
di Era Distruption”. Kepala membentuk seorang yang hanya memikirkan untuk saat
Pusat Pelatihan SDM mampu memimpin rumah sakit, itu saja namun juga untuk
Kesehatan, dr Achmad seorang pemimpin yang handal kepentingan masa depan
Subagjo Tancarino, MARS, instansinya.
dan professional, berpikir cepat
menyampaikan, bahwa
workshop yang dilaksanakan
bertindak tepat, membentuk Dia harus berwawasan
adalah upaya dalam seorang pemimpin yang tidak hanya luas dan tahu apa yang
harus dilakukan sekarang,
memenuhi amanat UU memikirkan untuk saat itu saja
untuk kemudahan di masa
No 5 tahun 2014, tentang namun juga untuk kepentingan depan. Banyak aspek yang
ASN yang telah dijabarkan masa depan instansinya. dibutuhkan untuk menjadi
lebih lanjut melalui PP No
seorang pemimpin rumah
11 tahun 2017, tentang
sakit. Ini karena instansi
Managemen PNS. menguasai untuk memajukan
tersebut besar. Tidak
RS. (Dirjen) Pelayanan
“Workshop ini, untuk heran jika banyak sekali
Kesehatan, Bambang
meningkatkan kapasitas Workshop Pengembangan tuntutan yang diberikan agar
Wibowo, Direktur Utama
pimpinan rumah sakit Kapasitas bagi Direktur dan kepemimpinan rumah sakit
RS Dharmais, Prof dr Abdul
dalam manajemen secara Wadir Rumah Sakit dibuka bisa berjalan sesuai visi dan
Kadir PhD.,SpTHT-KL(K)
praktis, efektif dan efisien oleh Kepala Badan PPSDM misi. Lus/red/2018
MARS, DR Dr Trimartani Sp,
dan mempersiapkan Kesehatan, Usman Sumantri.
Direktur SDM dan Pendidikan
manager pimpinan RS, “Memasuki era digitalisasi,
dalam menjawab tantangan
pelayanan kepada
masyarakat yang kian
kompleks,” papar Ahmad
Tancarino.
Kepala Badan PPSDM
Kesehatan, Usman Sumantri,
dalam pembukaannya
mengatakan, workshop
ini kedepannya untuk
mempersiapkan Direktur
Rumah Sakit secara baik,
sebagaimana tertuang dalam
UU No 5, tentang ASN, ini
lebih khusus lagi, karena
Direktur RS tidak mudah,
untuk lebih dikembang focus,
dicetak supaya betul betul

22 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


MANAJEMEN SDM

ASSESMEN CALON
DIREKTUR POLTEKKES
KEMENKES

B
adan Kesehatan dr. Trisa Wahjuni pengembangan serta promosi yaitu: kompetensi teknis,
Pengembangan Putri mengungkapkan bahwa dan rotasi. kompetensi manajerial serta
dan Pemberdayaan manajemen sumber daya kompetensi sosial kultural.
Assessment center
Sumber Daya manusia berbasis kompetensi
merupakan sebuah proses Sementara itu dr. Trisa
Manusia Kesehatan diyakini akan membantu
prosedur atau pendekatan mengungkapkan kegiatan
melalui Pusat Pelatihan organisasi pemerintah untuk
untuk menilai atau mengukur Assessment ini menjadi
SDM Kesehatan mencapai tujuannya yaitu
kompetensi seseorang langkah awal untuk
menyelenggarakan kegiatan peningkatan pelayanan
dengan metode yang memiliki membangun kepercayaan
Assessment Center Bagi kepada masyarakat,
akurasi dan objektifitas yang dan menjadi rujukan bagi Unit
Calon Direktur Poltekkes pengelolaan SDM berbasis
dapat diandalkan. Pelaksana Teknis sebagai
Kemenkes RI di lingkungan kompetensi ini tentunya harus
tolok ukur dalam mentukan
Badan PPSDM Kesehatan. diwujudkan dalam bentuk Lebih lanjut disebutkan
promosi dan rotasi di
strategi pemberdayaan bahwa ada 3 kompetensi
Dalam Sambutannya jajarannya.
personil yang dimulai dari yang diukur dalam kegiatan
Sekretaris Badan PPSDM
rekruitmen, pelatihan dan assessment center ini Definisinya adalah

24 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


secara terus menerus Sebaik apa pun rencana
mencari peluang dan yang dibuat, tantangan dan
memanfaatkannya untuk kemungkinan gagal pasti
mengatasi masalah-masalah selalu ada. Itu sebabnya
dan meraih sasaran Rencana A dan Rencana
organisasi. Kompetensi ini B harus selalu disiapkan.
termasuk dalam rumpun Pemimpin yang sadar
kompetensi kepemimpinan. akan risiko tidak pernah
Setiap pergantian pemimpin kaget ataupun grogi dalam
selalu diikuti harapan menghadapi kesulitan serta
terjadinya perubahan menuju ketidaksamaan antara
arah yang lebih baik. Itu rencana dengan realisasi.
sebabnya, pemimpin yang
Senjang kompetensi
baru haruslah membawa
menyisakan tanya, apa
ide perubahan yang
yang harus dilakukan?
mencerahkan ke semua
Dengan potensi sumber
pemangku kepentingan.
daya dan kekuatan ekonomi
Kenyataannya, memang
yang dimiliki Badan
kebanyakan calon direktur
PPSDM Kesehatan saat
sudah menyiapkan rencana
ini seharusnya masalah
perubahan dengan
ini bisa diselesaikan.
bersemangat, bahkan saking
Kuncinya adalah integrasi
semangatnya seringkali
dan sinergi, dalam hal ini,
menjadi tidak realistis. Yang
sinergi tidak hanya bisa
paling sering terlupakan
dilakukan dalam program
adalah rencana antisipasi
rencana kegiatan, tapi juga
risiko. Padahal secara
harus bisa dilakukan dalam
alamiah, setiap perubahan
pengembangan SDM.
besar yang mengharapkan
benefit besar, selalu teriring Asesmen bagi calon Kemenkes Pontianak untuk calon direktur Poltekkes
konsekuensi yang besar direktur pada tanggal 17 calon direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Papua
pula. Pemimpin tidak Oktober 2018 dilaksanakan Kemenkes Banjarmasin dan dan Ternate. Sedangkan
perlu takut pada risiko, di dua Poltekkes yaitu; di Poltekkes Kaltim. Sedangkan asesmen di Poltekkes
cukup hanya memahami poltekkes Bandung peserta asesmen tanggal 24 Oktober Kemenkes Padang bagi
dan mengendalikan risiko adalah para calon direktur 2018 juga dilaksanakan peserta calon direktur
adalah hal yang pertama Poltekkes Kemenkes di dua poltekkes yakni; Poltekkes Kemenkes Aceh
jauh sebelum implementasi Jakarta II dan Semarang, di Poltekkes Kemenkes dan Palembang. (humas
dilakukan. asesmen di Poltekkes Malang bagi peserta bppsdmk)

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 25


MANAJEMEN SDM

Penutupan Pembekalan
Nusantara Sehat Batch 10

S
alah satu Ibu, Angka Kematian Bayi dan lain sebagainya dikirim untuk masyarakat di daerah
Kebijakan Prioritas Baru Lahir, Balita dan Anak, untuk mengabdi langsung terpencil, perbatasan maupun
Kementerian masih banyak Ibu Hamil ke masyarakat selama kepulauan.
Kesehatan RI kurang Energy Kronik, dua tahun. Para tenaga
Mereka juga dibekali
untuk periode 2015 2019 Gizi Buruk, Gizi Kurang. kesehatan diberi pembekalan
ilmu komunikasi untuk
adalah Upaya Peningkatan Pengadaan dan penempatan terkait dengan penyakit
memecahkan suatu masalah
Penguatan Pelayanan tenaga kesehatan untu yang sering ditangani di
dan memperbaiki perilaku
Kesehatan Primer melalui daerah daerah yang masih puskesmas dan dibekali
masyarakat di daerah
penguatan Pemenuhan kekurangan terus diupayan ilmu kesehatan anak, ilmu
maupun sistem pelayanan
dan Peningkatan Kualitas salah satunya adalah komunikasi, menghadapi
kesehatan di daerah,
Tenaga Kesehatan. rekrutmen tenaga kesehatan situasi emergensi, diberi ilmu
Upaya ini dilakukan untuk melalui Nusantara Sehat kepemimpinan, penguatan
mendorong percepatan berbasis tim dan Penugasan mental dan pelatihan militer.
pembangunan kesehatan dari Khusus Individu.
Sebanyak 316 orang
pinggir ke tengah, dengan
Rekrutmen tenaga kesehatan yang tergabung dalam
memfokuskan pada Agenda
dalam kerangka Nusantara Nusantara Sehat Batch
Prioritas Program Indonesia
Sehat telah sampai pada 10 telah mendapatkan
Sehat meliputi Program
batch ke 10 (sepuluh) yang pembekalan di Balai Besar
Paradigma Sehat, Penguatan
terdiri dari tim based dan Kesehatan Ciloto selama
Pelayanan Kesehatan
individu. Mereka akan dikirim 40 hari dari tanggal 15
Primer dan Penyelenggaran
untuk memperkuat layanan Agustus s/d 25 September
Program Jaminan Kesehatan
fasilitas kesehatan di daerah 2018, di gembleng secara
Nasional.
terpencil. Satu tim terdiri dari fisik dan mental sehingga
Prioritas penyelenggaran berbagai profesi kesehatan tidak ada keraguan lagi
Program ini untuk seperti dokter, perawat, untuk bekerja menjalankan
menurunkan Angka Kematian bidan, ahli gizi, ahli analis, pelayanan kesehatan

26 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


dengan komunikasi yang Nusantara Sehat.
baik dan mampu memberi
Dalam sambutannya Kepala
kesadaran pada masyarakat.
Badan PPSDM menegaskan
Dengan kemampuan
“Jadilah tenaga kesehatan
komunikasi ini diharapkan
yang dapat diandalkan
mampu memunculkan
dan menjadi tauladan
swadaya masyarakat
serta dapat dibanggakan
untuk meningkatkan status
oleh masyarakat. Dan
kesehatan masyarakat,
dalam menjalankan tugas,
mereka pun boleh saja
diharapkan dapat bekerja
mendesak atau mengkritisi
sama dalam sebuah
dinas kesehatan setempat
tim yang lebih besar
hingga kepala daerah
dengan tenaga kesehatan
jika ada suatu masalah di
lainnya ditempat tugas”
Puskesmas.
Penutupan pembekalan
Pembekalan sudah diberikan ditandai dengan pelepasan
dan peserta telah siap fisik atribut yang dipakai
dan mental dan mereka selama pembekalan dan
sudah siap diberangkatkan pemasangan Pin Nusantara
menuju tempat penugasan Sehat. Dalam rangkaian
yang telah ditentukan bagi acara tersebut disuguhkan
tim based dan pilihan tempat demo dan atraksi oleh
bagi penugasan individu. peserta Nusantara Sehat
Batch 10.
Dilapangan tenis Balai Besar
Pelatihan pada tanggal 25 Setelah acara penutupan
September 2018, acara pembekalan usai dilanjutkan
penutupan pembekalan dengan pertemuan
Nusantara Sehat baik tim binwil masing-masing pola hidup masyarakatnya dilanjutkan untuk
based dan individu oleh oleh dinas kesehatan dan serta keadaan geografisnya. pemberangkatan tim
Kepala Badan PPSDM didampingi oleh Kepala Ini merupakan bekal agar Nusantara sehat menuju
Kesehatan Usman Sumantri Puskesmas dimana peserta nusantara sehat lokus telah ditunjnuk dan
disaksikan pejabat struktural para peserta Nusantara dapat menyesuaikan diri mereka didampingi oleh
dilingkungan Badan PPSSDM Sehat akan ditempatkan dan berbaur serta mengenal masing-masing kepala
Kesehatan dan para Kepala di wilayahnya. Dan ini budaya masyarakat ditempat puskesmas tempat mereka
Dinas tempat para Tim merupakan permbekalan mereka bertugas nanti. bertugas. lus-sig/red
Nusantara Sehat bertugas agar tim Nusantara Sehat
nanti, dihadiri juga para orang mengenali wilayahyang akan Setelah pembekalan dari
tua dan kerabat peserta ditempati, tentang budaya , kepala dinas kesehatan
masing-masing wilayah

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 27


MANAJEMEN SDM

The Power of
MMD Masyarakat Desa)
(Musyawarah
Oleh: Syamikar Barisan, S.Kep

M
elihat peningkatan pembangunan bersama untuk mencari solusi “MMD”?? Mungkin ada yang
pentingnya MMD di desa tersebut.. Kami dari masalah yang ditemukan sudah, ada juga yang belum.
(Musyawarah berkeliling dari desa ke juga kami mengangkat isu Bagi kita, terutama yang
Masyarakat desa untuk mengangkat bahwa pembangunan yang tinggal di perkotaan, istilah
Desa), Tim Nusantara Sehat isu kesehatan sebagai utuh bukan hanya sebatas MMD bisa jadi istilah yang
bersama Puskesmas Bokin kebutuhan yang juga pembangunan fisik tetapi jarang sekali kita dengar. Jadi
tidak mau ketinggalan untuk harus diprioritaskan. Selain juga pembangunan Sumber MMD itu adalah singkatan
melaksanakan dan ikut memaparkan hasil capaian Daya Manusia. Sebelum dari Musyawarah Masyarakat
berpartisipasi mengajukan Perilaku Hidup Sehat di lanjut lebih jauh, ada yang Desa merupakan sebuah
usulan-usulan program untuk Desa tersebut dan berdiskusi sudah mendengar istilah forum pertemuan perwakilan

28 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


warga desa termasuk adalah singkatan dari Survey udah kebayang kan ??
perangkat desa, kader, Mawas Diri dimana ini adalah jadi kegiatan MMD sangat MMD sangat
tokoh masyarakat, tokoh kegaiatan untuk mengenali penting untuk dilaksanakan penting untuk
agama, dll untuk membahas keadaan dan masalah dalam rangka menyusun dilaksanakan dalam
hasil Survey Mawas Diri yang dihadapi masyarakat, perencanaan kegiatan rangka menyusun
(SMD) dan merencakan serta potensi yang dimiliki Puskesmas agar sesuai
perencanaan
penanggulangan masalah masyarakat untuk mengatasi dengan permasalahan yang
kesehatan yang diperoleh masalah tersebut. Kira- dihadapi oleh masyarakat di kegiatan Puskesmas
dari hasil SMD. SMD itu kira singkatnya seperti itu.. wilayah kerja. agar sesuai dengan
Selain membahas tentang
permasalahan
hasil SMD dan Solusinya, yang dihadapi oleh
dalam kegaiaan MMD juga masyarakat di
menjadi kesempatan bagi wilayah kerja.
kami Tim Nusantara Sehat
Puskesmas Bokin untuk
melakukan pendekatan
formal dengan perangkat
Desa serta jadi kesempatan
untuk mendorong Desa untuk sama seriusnya dengan
memikirkan sisi kesehatan. ketika Desa memikirkan
Lewat MMD kami mendorong kebutuhan akan kondisi
Desa memikirkan kebutuhan jalan utama. Lewat MMD
Posyandu dengan serius, juga kami mendorong Desa

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 29


untuk peduli kesehatan Ibu untuk memotivasi kader
dan anak sehingga bisa Posyandu, butuh dukungan
muncul kebijakan Kawasan tokoh masyarakat untuk
Tanpa Rokok. Rokok memotivasi para bumil dan
memang suatu hal yang ibu balita untuk datang
tidak bisa dilepaskan dari ke Posyandu. Begitu
warga Toraja tetapi bukan juga dengan cakupan
berarti asapnya tidak bisa pemeriksaan bumil,
dikendalikan. Lewat MMD pengendalian pernikahan
kami mengajak para tokoh dini, skrining penderita TB,
Desa untuk tidak merokok dan sebagainya, semua
di sekolah, rumah, dan butuh keterlibatan para
ketika rapat Desa. Tidak petinggi dan masyarakat
mudah memang, tapi Desa. Dari MMD kami
bukan berarti tidak bisa belajar bahwa tenaga
diusahakan kan?? MMD kesehatan khususnya
juga jadi kesempatan bagi ditingkat Grass-root, tidak
kami sosialisasi mengenai bisa mengabaikan para
BPJS. Konsep BPJS tokoh di Desa. Butuh
yang seperti “menabung membangun kemitraan
tapi tidak bisa diambil dan kepercayaan dengan
uangnya” sulit diterima oleh para tokoh Desa supaya
masyarakat. Belum lagi semua bisa memikul
kekhawatiran masyarakat tanggung jawab kesehatan
menerima pelayanan masyarakat bersama-
yang tidak maksimal jika sama. Bukan hal yang
menggunakan BPJS, mudah, tapi bukan hal
membuat masyarakat tidak yang sulit… Ketika ada
begitu antusias mendafar kemauan, semua ada
BPJS. Meskipun begitu, jalannya…
kami tetap mendorong
masyarakat untuk
mendaftar BPJS Kesehatan
sebagai bentuk investasi
kesehatan jangka panjang.
Dari MMD ini kami belajar
bahwa kesehatan itu tidak
bisa dikerjakan sendiri
oleh tenaga kesehatan.
Butuh kerjasama lintas
sector, bahkan sampai
ke level Desa. Bukan
hanya Puskesmas yang
bertanggung jawab akan
kebutuhan kesehatan
masyarakat tetapi juga
dukungan semua pihak.
Cakupan pelayanan
bumil dan balita butuh
dukungan Kepala Desa
untuk memastikan kondisi
Posyandu baik, butuh
dukungan ketua tim
Penggerak PKK Desa

30 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


SEPUTAR INSTITUSI

Pelantikan Pejabat
Administrator & Pengawas
Badan PPSDM Kesehatan

S
esuai Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Bagian Registrasi, Standardisasi,
Menteri  Kesehatan Kesehatan melalui  Kepala Badan dan Keprofesian Tenaga
RI Nomor KP.03.03/ PPSDM Kesehatan drg. Usman Kesehatan, Sekretariat Konsil
IV/1237/2018  s/d KP.03.03/ Sumantri,MSc. Melantik Pejabat eselon Tenaga Kesehatan Indonesia;
IV/1238/2018  tentang Pengangkatan, III dan IV di lingkungan Badan PPSDM
2. NOVICA MUTIARA R,
Pemindahan dan Pemberhentian Kesehatan. Adapun surat keputusan
SH,MKM sebagai Kepala Bagian
Jabatan Administrasi & pengawas di tersebut mengangkat kedalam jabatan :
Hukumdan Administrasi Umum,
Lingkungan Kementerian Kesehatan,
1. ERNI ENDAH SULISTIORATIH, Sekretariat Konsil Tenaga
pada tanggal 25  September 2018
SKM, M.Erg. sebagai Kepala Kesehatan Indonesia;

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 31


3. dr. JEFRI THOMAS ALPHA Manusia Kesehatan, Badan PPSDM MKM  sebagai Kepala Subbagian
EDISON, MKM sebagai Kepala Kesehatan; Program dan Informasi, Bagian
Bidang Pengembangan Jabatan Hukum dan Administrasi Umum,
7. YENNY SULISTYOWATI, SP,
Fungsional Kesehatan, Pusat Sekretariat Konsil Tenaga
MKM  sebagai Kepala Subbagian
Peningkatan Mutu Sumber Daya Kesehatan Indonesia;
Registrasi, Bagian Registrasi,
Manusia Kesehatan, Badan PPSDM
Standardisasi, dan Keprofesian 12. DESY APRIANA, SKM,
Kesehatan;
Tenaga Kesehatan, Sekretariat MKM  sebagai Kepala Subbagian
4. SIDIN HARIYANTO, SKM, Konsil Tenaga Kesehatan Kepegawaian dan Umum, Bagian
M.Pd sebagai Kepala Bidang Indonesia; Hukum dan Administrasi Umum,
Pengembangan Karir dan Sekretariat Konsil Tenaga
8. LAILA NUR ROKHMAH, SKM,
Tata Kelola Sertifikasi, Pusat Kesehatan Indonesia;
MKM  sebagai Kepala Subbagian
Peningkatan Mutu Sumber Daya
Standardisasi, Bagian Registrasi, 13. drg. NI KETUT WIDYANINGSIH,
Manusia Kesehatan, Badan PPSDM
Standardisasi, dan Keprofesian MKM  sebagai Kepala Subbidang
Kesehatan;
Tenaga Kesehatan, Sekretariat Pengembangan Jabatan
5. drg. ANGGER RINA WIDOWATI, Konsil Tenaga Kesehatan Fungsional Kesehatan I, Bidang
MKM  sebagai Kepala Bidang Indonesia; Pengembangan Jabatan Fungsional
Pengembangan Kualifikasi Kesehatan, Pusat Peningkatan
9. drg. NYIAYU H.A.SONIA,
Sumber Daya Manusia Kesehatan Mutu Sumber Daya Manusia
M.Kes  sebagai Kepala Subbagian
Berkelanjutan, Pusat Peningkatan Kesehatan, Badan PPSDM
Keprofesian, Bagian Registrasi,
Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan;
Standardisasi, dan Keprofesian
Kesehatan, Badan PPSDM
Tenaga Kesehatan, Sekretariat 14. Ir. PURWADI ARDINOTO,
Kesehatan;
Konsil Tenaga Kesehatan M.Kes.  sebagai Kepala
6. TUMPAL PARDOMUAN Indonesia; Subbidang Pengembangan
HENDRIYANTO, S.Kom, Jabatan Fungsional Kesehatan II,
10. HENDRA NORMANSYAH, SH,
M.Sc(PH)  sebagai Kepala Bidang Pengembangan Jabatan
M.H.  sebagai Kepala Subbagian
Subbidang Pendayagunaan Sumber Fungsional Kesehatan, Pusat
Hukum dan Hubungan Masyarakat,
Daya Manusia Kesehatan Nasional, Peningkatan Mutu Sumber Daya
Bagian Hukum dan Administrasi
Bidang Pendayagunaan Sumber Manusia Kesehatan, Badan PPSDM
Umum, Sekretariat Konsil Tenaga
Daya Manusia Kesehatan Dalam Kesehatan;
Kesehatan Indonesia;
Negeri, Pusat Perencanaan dan
15. IDA AYU AGUNG MARDIANI
Pendayagunaan Sumber Daya 11. MEILA KUSHENDIATI, SKM,
PUTRI, S.Kom, MKM sebagai

32 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Kepala Subbidang Pengembangan Karir,
Bidang Pengembangan Karir dan Tata
Kelola Sertifikasi, Pusat Peningkatan Mutu
Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan
PPSDM Kesehatan;
16. MAYA RATNASARI, S.Kep, M.Kep sebagai
Kepala Subbidang Tata Kelola Sertifikasi,
Bidang Pengembangan Karir dan Tata
Kelola Sertifikasi, Pusat Peningkatan Mutu
Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan
PPSDM Kesehatan;
17. dr. FITRIA, MKM  sebagai Kepala
Subbidang Pengembangan Kualifikasi
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Berkelanjutan I, Bidang Pengembangan
Kualifikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan
Berkelanjutan, Pusat Peningkatan Mutu
Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan
PPSDM Kesehatan;
18. A. SYARONI, S.Sos, M.Pd sebagai Kepala
Subbidang Pengembangan Kualifikasi
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Berkelanjutan II, Bidang Pengembangan
Kualifikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan
Berkelanjutan, Pusat Peningkatan Mutu
Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan
PPSDM Kesehatan. Her-ian/red/2018

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 33


FOKUS UTAMA
SEPUTAR INSTITUSI

Gandeng 14 Universitas
selenggarakan PPDS/PPDGS
Universitas Sriwijaya;
Fakultas Kedokteran dan
Kedokteran Gigi Universitas
Indonesia; Fakultas
Kedokteran dan Kedokteran
Gigi Universitas Padjadjaran;
Fakultas Kedokteran dan
Kedokteran Gigi Universitas
Gadjah Mada; Fakultas
Kedokteran Universitas
Diponegoro; Fakultas
Kedokteran Universitas
Sebelas Maret; Fakultas
Kedokteran dan Kedokteran
Gigi Universitas Airlangga
Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya;
Fakultas Kedokteran
Universitas Udayana;
Fakultas Kedokteran
Universitas Hasanudin;
dan Fakultas Kedokteran

P
usat Peningkatan Kep,M.Kes dan dihadiri oleh pemerataan ketersediaan
Mutu SDM Dekan/wakil Dekan Fakultas pelayanan kedokteran
Kesehatan – Kedokteran/Kedokteran spesialistik secara nasional
BPPSDMK Gigi. Penandatanganan sampai ke Kabupaten/Kota di
mengadakan Pertemuan Perjanjian Kerjasama seluruh pelosok Indonesia. Kendala dalam
Koordinasi dengan Institusi antara Institusi Pendidikan mewujudkan
Sejak tahun 2008 telah
Pendidikan Program dengan Kementerian
Bantuan Pendidikan Dokter Kesehatan melalui Badan
diselenggarakan Program pelayanan kesehatan
Spesialis/Dokter Gigi Pengembangan dan
Pendidikan Dokter Spesialis/ khususnya pelayanan
Dokter Gigi Spesialis
Spesialis dan Program Pemberdayaan SDM medis medis adalah
(PPDS/ PPDGS) dan
Pendidikan Berkelanjutan Kesehatan dalam hal ini
sampai tahun 2018 telah
distribusi dokter
SDM Kesehatan yang Pusat Peningkatan Mutu
bekerjasama dengan 14 spesialis, dimana
diselenggarakan dari SDM Kesehatan (Puskat terjadi ketimpangan
Fakultas Kedokteran dan
tanggal 29-31 Agustus 2018 Mutu SDMK) sebagai
di Indonesia Convention upaya pengembangan dan
4 Fakultas Kedokteran antara menumpuknya
Exhibition (ICE BSD) peningkatan kualitas dan
Gigi. Terdiri dari : Fakultas tenaga dokter spesialis
Kedokteran Universitas Syah
Tangerang, Banten. kuantitas SDM Kesehatan, di kota besar dengan
Kuala; Fakultas Kedokteran
Kegiatan tersebut dibuka
melalui Program Bantuan
Universitas Sumatera
langkanya dokter
oleh Kepala Pusat
Pendidikan Dokter Spesialis/
Utara; Fakultas Kedokteran spesialis di daerah
Dokter Gigi Spesialis dalam
Peningkatan Mutu SDM Universitas Andalas;
rangka pemenuhan dan
Kesehatan Suhartati,S. Fakultas Kedokteran

34 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


hingga saat ini dengan
jumlah peserta telah
mencapai 7.310 orang yang
berasal dari seluruh provinsi
di Indonesia, termasuk dari
TNI dan POLRI. Peserta
yang telah menyelesaikan
Program Bantuan
Pendidikan Dokter Spesialis/
PendidikanDokter Gigi
Spesialis sampai Juli 2018
sebanyak 3.934 orang dan
telah mengabdi di beberapa
daerah di Indonesia sesuai
pengusulnya.
Melalui Nawa Cita butir 5,
Kementerian Kesehatan
berkomitmen untuk
Universitas Sam Ratulangi; untuk Fellowship dan Sub pemecahannya Kementerian mewujudkan kualitas
Spesialis; dan 5. Percepatan Kesehatan RI melalui Hidup Manusia Indonesia
Peserta yang diundang
pembukaan prodi Sub Badan Pengembangan melalui peningkatan kualitas
dalam pertemuan ini adalah
Spesialis di Fakultas dan Pemberdayaan SDM pendidikan, kesejahteraan
Dirjen Pengembangan
Kedokteran. Kesehatan dalam hal ini dan kesehatan. Salah satu
Kelembagaan IPTEK dan
Pusat Peningkatan Mutu program untuk mencapai
DIKTI-Kemenristekdikti; Rangkaian acara pada
SDM Kesehatan (Puskat tujuan tersebut berupa
Konsil Kedokteran Indonesia; kegiatan ini antara lain :
Mutu SDMK) melakukan Program Indonesia Sehat
Ditjen Yankes Kemenkes; Pembukaan dan penanda-
upaya pengembangan dan pada pilar ke 3 yaitu :
Biro Kepegawaian tanganan Perjanjian
peningkatan kualitas dan “Jaminan Kesehatan
Kemenkes; Sekretariat Kerjasama antara Kepala
kuantitas SDM Kesehatan, Nasional (JKN) melalui Kartu
Badan PPSDM Kesehatan; Pusat Peningkatan Mutu
melalui Program Bantuan Indonesia Sehat, dilakukan
Pejabat dilingkungan SDM Kesehatan dengan
Pendidikan Dokter Spesialis/ dengan strategi perluasan
Puskat Mutu Badan PPSDM Dekan/Wakil Dekan Fakultas
Dokter Gigi Spesialis dalam sasaran dan benefit serta
Kesehatan; Dekan/Wakil Kedokteran/Kedokteran Gigi
rangka pemenuhan dan kendali mutu dan kendali
Dekan Fakultas Kedokteran 14 Universitas Negeri.
pemerataan ketersediaan biaya”.
dan Kedokteran Gigi ke 14
Dalam sambutan Kepala pelayanan kedokteran
Universitas; Tim Koordinasi- Pada akhir sambutannya,
Badan PPSDM Kesehatan spesialistik secara nasional
PPDS/PPDGS; dan diharapkan pertemuan
yang dibacakan oleh sampai ke Kabupaten/Kota
Pengelola PPDS/PPDGS. ini dapat menghasilkan
Kepala Pusat Peningkatan di seluruh pelosok Indonesia,
Tujuan diselenggarakannya Mutu SDM Kesehatan adanya persamaan persepsi
maka sejak tahun 2008 telah
kegiatan ini yaitu : 1. menyebutkan kendala saat dalam rangka pemenuhan
diselenggarakan Program
Diperolehnya pemahaman ini dalam mewujudkan kebutuhan dokter spesialis di
Pendidikan Dokter Spesialis/
tentang kebijakan pelayanan kesehatan Rumah Sakit se-Indonesia,
Dokter Gigi Spesialis (PPDS/
penyelenggaraan Program khususnya pelayanan medis terlaksananya pembayaran
PPDGS) dan sampai tahun
PPDS/PPDGS Kemenkes medis adalah distribusi bagi peserta PPDS/PPDGS
2018 telah bekerjasama
sesuai Permenkes dokter spesialis, dimana Kementerian Kesehatan
dengan 14 Fakultas
Nomor 14 Tahun 2018; 2. terjadi ketimpangan antara dan kesepakatan pada
Kedokteran dan 4 Fakultas
Penandatanganan PKS menumpuknya tenaga pembukaan program studi
Kedokteran Gigi.
antara Institusi Pendidikan dokter spesialis di kota subspesialis di Fakultas
Hingga saat ini Kedokteran yang telah
dengan Kemenkes; 3. besar dengan langkanya
Penyelenggaraan Program bekerja sama dengan
Percepatan proses dokter spesialis di daerah,
Bantuan Dokter Spesilalis/ Kementerian Kesehatan.
pembayaran bantuan khususnya Daerah Terpencil
Pendidikan Dokter Gigi (red/YA/tif)
program PPDS/PPDGS; 4. Perbatasan Kepulauan
Spesialis sejak tahun 2008
Adanya kesepakatan STR-P (DTPK). Sebagai upaya

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 35


SEPUTAR INSTITUSI

Poltekkes Kemenkes Jakarta I


Wisuda 373 Orang
P
oliteknik Kemenkes Rondonuwu, DHS, M.Kes), 165 Jakarta pada tanggal 1 Keperawatan Gigi
Jakarta I tahun Kasi PPSDM Kesehatan September 2018, sebanyak (Reguler, Reguler
akademik 2017/2018 Dinkes Provinsi DKI Jakarta, 373 orang yang terdiri dari : Karyawan dan RPL)
mewisuda sebanyak Wakil Direktur Poltekkes sebanyak 151 orang
• Program Studi D III
373 orang dinyatakan Kemenkes II, Jakarta III dan
Keperawatan ( Regules, • Program Studi D
lulus dari Politeknik Banten, Para Anggota Senat
Reguler Karyawan dan IV Ortotik Prostetik
Kesehatan Kemenkes Poltekkes , Ketua Organisasi
RPL) sebanyak 127 sebanyak 15 orang
Jakarta I, Pelantikan Propesi, Para Dosen dan
orang
wisuda dihadiri oleh Kepala Staf dilingkungan Poltekkes
Pusat Perencanaan dan Kemenkes Jakarta I Para • Program studi D III
Adapun wisudawan
Pendayagunaan SDM Wisudawan/wisudawati Kebidangan sebanyak
saat ini yang menduduki
Kesehatan Badan PPSDM beserta keluarga, yang 180 orang
peringkat IPK tertinggi
Kesehaan (dr. Maxi Rein bertempat di Gedung Menara
• Program Studi D III pada masing-masing

36 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Program Studi adalah : Ortotik Prostetik : 2017 yakni 96,5% lulus bisa bersaing di tingkat
1. Billy Oktaflorian tepat waktu dari 88% global dengan kompetensi
• Program Studi D
Soeviantoro IPK 3.31 yang ditargetkan.; 98,6 yang dimilikinya. Beliau
III Keperawatan ;
dengan Predikat % IPK ≥ 3.00 dari 98.% juga berpesan agar
1. Yuda Saputra
Sangat Memuaskan; yang ditargetkan,; 84 para wisudawan/i
Nugraha IPK 3,75
% penyerapan lulusan < senantiasa meningkatkan
dengan predikat
6 bulan dari 84% yang pengetahuan dan
Dengan Pujian;
Dalam sambutannya ditargetkan. keterampilan serta
• Program Studi DIII Direktur Poltekkes menjaga nama baik
Kepala Badan PPSDM
Kebidanan : 1. Rifita Kemenkes Jakarta I ( dimanapun berada.
Kesehatan dalam
Mutiara Kustanti IPK Drg. Ita Astit Karmawati, Jadilah intelektual
sambutannya yang
3,68 dengan Pridikat MARS) menyampaikan yang selalu mengikuti
dibacakan Kepala
Dengan Pujian; beliau bangga perkembangan tehnologi
Pusat Perencanaan dan
berdasarkan laporan dan informasi agar bisa
• Program Studi D III Pendayagunaan SDM
Akuntabilitas Kinerja berdaya saing. (red. Sigit)
Keperawatan Gigi : Kesehatan Kemnterian
Instansi Pemerintah
1. Ushlifatul Jannah Kesehatan dr. Maxi
(LaKIP) tahun 2017
Setyadi IPK 3.61 Rein Rondonuwu, DHS,
Poltekkes Jakarta I
dengan Predikat M.Kes mengatakan yakin
mampu mencapai target
Pujian; bahwa Wisudawan/
bahkan melampui target
Wisudawati lulusan ini
• Program Studi D IV indicator kinerja tahun

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 37


SEPUTAR INSTITUSI

POLTEKKES KEMENKES
PANGKAL PINANG
LULUSKAN 123 WISUDAWAN
P
oliteknik Kesehatan dan 28 sarjana Farmasi. program RPL angkatan I saudara raih ini menjadi
Kementerian Dengan presentase lulusan dari Prodi Kebidanan dan pembuka jalan untuk
Kesehatan tepat waktu 94,2%. IPK Rata- Keperawatan, sedangkan 34 meraih apa yang saudara
(Poltekkes rata lulusan pada jurusan orang mahasiswa program cita-citakan. Saudara akan
Kemenkes) Pangkalpinang Keperawatan 3,29; Jurusan RPL prodi Farmasi masih mendapatkan kesempatan
kembali melahirkan 123 Gizi 3,30; Jurusan Kebidanan dalam proses ujian akhir. lebih luas untuk mengabdikan
sarjana baru melalui wisuda 3,50; dan jurusan farmasi diri dan menyongsong masa
Dalam sambutannya,
yang digelar, Kamis, 6 3,34. Lulusan dengan IPK depan sebagai tenaga
Direktur Poltekkes Kemenkes
September 2018 bertempat tertinggi tahun 2018 diraih kesehatan yang lebih baik,
Pangkalpinang Drg. Harindra,
di Hotel Marina Sol Pangkal oleh Annisa Sholiha dari berkreatif dan kontributif
MKM mengucapkan
Pinang. Jumlah tersebut jurusan Farmasi yaitu 3,80. dalam peningkatan derajat
selamat kepada seluruh
terdiri dari 28 sarjana kesehatan masyarakat.
Pada tahun ini juga, kami wisudawan atas keberhasilan
Keperawatan, 37sarjana
telah meluluskan sebanyak menyelesaikan studi. Dalam sambutannya
Gizi, 30 sarjana Kebidanan
77 orang mahasiswa Semoga keberhasilan yang Kepala Badan PPSDM

38 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Kesehatan Usman Sumantri memelihara, meningkatkan melayani dalam sanubari
Pada tahun ini juga, menghimbau Saudara agar dan mengembangkan dan memberikan pelayanan
kami telah meluluskan proaktif untuk memelihara pengetahuan, sikap sepenuh hati. Tenaga
sebanyak 77 orang dan mengembangkan dan keterampilan dalam Kesehatan harus bangga
mahasiswa program kemampuan yang Saudara rangka meningkatkan untuk melayani, memberikan
miliki, salah satunya pelayanan kesehatan yang terbaik dan melindungi
RPL angkatan I dari
dengan menjadi anggota kepada masyarakat. Beliau masyarakat.
Prodi Kebidanan organisasi profesi, dimana berpesan kepada saudara
dan Keperawatan, akan banyak program sebagai calon tenaga
Dalam Sambutannya
Gubernur Babel yang
sedangkan 34 orang kegiatan yang bersifat kesehatan, tumbuhkan jiwa
dibacakan Kepala Dinas
mahasiswa program
RPL prodi Farmasi
masih dalam proses
ujian akhir.

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 39


40 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN
Kesehatan Provinsi Babel (drg. beradaptasi dengan perubahan di damping Direktur Poltekkes
Mulyono Susanto, MHSM) yang dalam dunia yang sarat dengan Kemenkes Pangkal Pinang, dan
turut hadir dalam wisuda itu kemajuan ilmu pengetahuan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi
mengucapkan selamat kepada perkembangan teknologi,” tutup Pangkal Pinang juga dilakukan
seluruh sarjana yang telah Gubernur sembari mengingatkan penandatanganan prasasti sebagai
diwisuda.”Jangan berhenti untuk agar sesame sarjana Poltekkes tanda telah diresmikannya Gedung
belajar, tingkatkan terus segala Kemenkes tetap membangun Pendidikan Poltekkes Kemenkes
pengetahuan dan kemampuan komunikasi yang baik. Pangkalpinang.(red/sigit)
dalam era global dan keterbukaan
Setelah selesai prosesi wisuda dan
saat ini. Jadilah pembelajaran
angkat sumpah, Kepala Badan
seumur hidup agar kalian dapat
PPSDMK Usman Sumantri yang

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 41


OPINI

MANAJEMEN
KRISIS
KOMUNIKASI
cepat dalam waktu yang singkat. Hal- potensi situasi krisis
hal yang secara umum membutuhkan
• Strategi dan taktik bagaimana
keputusan cepat, waktu yang terbatas
menangani setiap potensi krisis
dan desakan informasi yang harus
segera dipenuhi, yang berakibat • Identifikasi siapa yang akan
pada tekanan yang terbentuk seiring terpengaruh oleh potensi krisis
berjalannya waktu.
• Merencanakan komunikasi
Krisis komunikasi dapat berakibat krisis yang efektif
pada ancaman bagi organisasi yang
• Informasi tentang simulasi dan
berindikasi pada tuntutan untuk
latihan pengujian mengenai
memepermasalahkan seseorang atau
rencana pengelolaan
pihak tertentu. Hal tersebut dapat
komunikasi
mengakibatkan rusaknya reputasi dan
komunikasi akan semakin sulit untuk • Identifikasi lokasi pusat
dikelola. manajemen krisis.

Manajemen krisis membutuhkan 2. Tim Manajemen Krisis;


ketrampilan teknis untuk • Ada di tempat ketika krisis
mengidentifikasi , menilai, memahami, terjadi

K
dan mengatasi situasi yang serius,
risis komunikasi dapat
terutama pada saat pertama kali terjadi • Dilatih dengan tugas
memunculkan peristiwa yang
sampai pada titik pemulihan kembali. komunikasi
sifat dan konsekuensinya dapat
mengancam bagi kepentingan Ada beberapa strategi penanggulangan • Bersedia mengikuti perintah
nasional. Era digital-mileneal sudah dan pengelolaan krisis yang meliputi; • Bersedia menerima arahan
menjadi kebutuhan pokok komunikasi Analisa, tujuan dan saran, strategi darurat
informasi bagi setiap orang yang tindakan dan respon, komunikasi yang
dapat mendorong dan mempengaruhi efektif, taktik komunikasi, rencana • Bisa bekerja di bawah tekanan.
pengambilan keputusan cepat yang strategis, dan evaluasi. 3. Menetukan pusat manajemen krisis;
menuntut koordinasi antara organisasi
Dalam mengelola krisis komunikasi, ada • Adanya sarana prasarana
yang berbeda
beberapa langkah tahapan tindakan (computer, arus listrik, alat
Pada saat terjadi krisis komunikasi, preventif sebagai berikut: komunikasi)
muncul karakteristik situasi yang tidak
1. Membuat rencana manajemen • Adanya petugas
dapat diduga, yang pada tahap awal
krisis, yaitu:
dapat menyebabkan kehilangan kendali. 4. Simulasi dan Latihan;
Situasi ini bisa berlangsung dengan • Kebijakan untuk mencegah

42 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


klarifikasi dari sisi
organisasi

untuk Tren krisis komunikasi sering terjadi


menjelaskan kepada pada organisasi modern. Termasuk
pelanggan, keluarga dan teman organisasi dalam pemerintahan.
Baik internal maupun eksternal yang
• Pegawai dapat menjadi berdampak pada informasi publik yang
kekuatan pendukung berpengaruh pada layanan publik.
• Praktik komunikasi Pengaduan masyarakat dan opini pada
mengungkapkan kelemahan • Kekompakan pegawai dapat konten media informasi, dapat dijadikan
yang harus diatasi sebelum mempengaruhi tindakan indikator bagaimana komunikasi
krisis nyata terjadi preventif. dibangun untuk memperkuat reputasi
• Pelatihan untuk memastikan organisasi.
6. Membangun hubungan eksternal
rekomendasi dari rencana yang baik Krisis komunikasi pada akhirnya
sebelumnya yang telah membutuhkan manajemen, dan yang
dilakukan • Komunikasi yang baik dengan paling penting pelatihan khusus bagi
sendirinya akan terlihat pengelola komunikasi informasi.
• Mengamati perubahan-
perubahan informasi dengan • Sebuah reputasi baik dapat Gambaran situasi pada saat ini sudah
sistim media monitoring. bertindak melindungi organisasi masuk pada era digital-mileneal yang
dari ancaman krisis menuntut setiap petugas informasi
5. Membangun Manajemen Krisis; memahami kecepatan informasi,
• Sebuah reputasi baik akan karakter, jenis, perubahan informasi,
• Pegawai merupakan duta besar menyebabkan publik dan
organisasi/instansi serta media monitoring bagi kepentingan
pemangku kepentingan organisasi. Ari/humas.ppsdmk
• Pegawai mempunyai peran menunggu untuk mendengar

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 43


INFO

Selamat Jalan Rindang Melisa


“Namamu Terukir di Puskesmas Siantan Timur”

K
abar duka itu datang Dinas Kabupaten Anambas, Halim Perdana Kusuma
dari Kepulauan perjalanan dari Puskesmas untuk dipulangkan ke
Anambas Provinsi tempatnya bekerja ke keluarganya yang ada di
Kepri, salah satu kabupaten menempuh jarak Rawa Lumbu Bekasi, Jawa
orang peserta Nusantara 1,5 jam. Barat.
Sehat Individu penempatan
Setelah menempuh 30 Di bandara Halim PK
di Puskesmas Siantan
menit perjalanan pulangnya sudah menunggu Menteri
Timur dikabarkan tewas,
kapal yang dia naiki terbalik Kesehatan didampingi jenazah Rindang tiba pukul
kapal Puskesmas Keliling
diperairan sungai tepatnya Kepala Badan PPSDM, 17.00 WIB, dengan mobil
yang dia tumpangi terbalik.
didesa Batu Belah. Pada saat Kepala Pusat Perencanaan ambulan kementerian
Namanya Rindang Melisa,
itu dia tidak sendiri ada 11 dan Pendayagunaan kesehatan jenazah
S.Pharm. seorang tenaga
orang termasuk nahkodanya. SDM Kesehatan, Kepala dibawa ketempat upacara
apoteker yang bergabung
Dalam kecelakaan tersebut Bidang Pendayaan Sumber penyerahan, tepatnya
dalam Nusantara Sehat
6 orang selamat dan 5 Daya Manusia Kesehatan dihalaman VIP Room
Individu angkatan pertama
orang meninggal termasuk dan Kepala Sub Bidang acara penyerahan jenazah
bulan Oktober 2017, dia
Rindang Melisa. Dengan Pendayaan Sumber Daya dilaksanakan , diawali
mengabdikan dirinya
jasa penerbangan milik Manusia Kesehatan Daerah sambutan dari Dinas
sudah satu tahun pertama,
perusahaan Jenasah Khusus serta keluarga Kesehatan Kabupaten
memasuki tahun kedua
Rindang diterbangkan dari Almarhumah Rindang Melisa. Anambas , menyerahkan
musibah itu datang dalam
Anambas menuju Bandara jenazah Almarhumah
perjalanan pulang dari Kantor Pesawat yang membawa

44 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Rindang Melisa kepada mengabdi ditempat tugasnya
Menteri Kesehatan dan almarhumah menunjukkan
selanjutnya dari Kementerian dedikasi yang tinggi dan
Kesehatan menyerahkan mendapatkan apresiasi
kepada pihak keluarga dari masyarakat setempat,
Rindang Melisa. Masyarakat Siantan
Timur dan seluruh jajaran
Dalam sambutannya Menteri
Puskesmas Siantan Timur.
Kesehatan atas nama
Pengabdian Rindang
Kementerian dan Pemerintah
Melisa sudah sepatutnya
Indonesia menyampaikan
kita contoh,khususnya bagi
turut berduka cita sedalam-
tenaga kesehatan, agar
dalamnya atas musibah yang
terus melayani masyarakat
menimpa Sdri Rindang Melisa.
walaupun dengan segala
Dalam penyelenggaraan
resiko.
pelayanan kesehatan
didaerah teringgal, perbatasan Sebagai wujud perhatian,
dan di kepulauan mempunyai Kementerian Kesehatan
tantangan tersendiri. Namun memberikan uang duka
almarhumah mempunyai kepada ahli waris yang
semangat pengabdian yang diserahkan langsung
tinggi untuk ikut memberikan oleh Menteri Kesehatan
pelayanan kesehatan di sebanyak 12 kali dari insentif
kepulauan Anambas. Almarhumah. Selamat Jalan
Rindang Melisa, semoga amal
Selama satu tahun
ibadahmu diterima di Sisi-
NYA. Lus/red/2018

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 45


INFO

MERANGKAI ASA
DI PULAU LOMBOK
Kunjungan Ka Badan PPSDM Kesehatan

G
empa bumi instansi terkait seperti BNPB, gempa agar lebih optimal, dirawat di rumah sakit
berkekuatan 7 Kemensos, dan beberapa serta memantau keberadaan lapangan tersebut dan
SR yang terjadi komponen masyarakat tenaga kesehatan yang beberapa instalasi RS
pada 5 Agustus membangun Rumah Sakit bertugas di wilayah yang lapangan. Saat ini pelayanan
2018 di wilayah Lombok Lapangan. Selain sarana terdampak gempa. kesehatan sudah berjalan.
Utara, Lombok Timur dan dan prasarana, yang perlu
Dalam kesempatan tersebut, Dalam kesempatan tersebut,
Kota Mataram NTB telah diperhatikan adalah beberapa
Kepala Badan PPSDM Poltekkes Denpasar
menghancurkan rumah tenaga kesehatan diwilayah
Kesehatan berdialog dengan melakukan bakti sosial
warga dan berbagai sarana tersebut turut menjadi korban.
salah satu dokter program pelayanan kesehatan dengan
faslitas umum.
Tanggal 16 September WKDS yang sedang bertugas mengirimkan bantuan tenaga
Di wilayah tersebut, sarana 2018, Kepala Badan PPSDM di RS Lapangan Kecamatan kesehatan dan sumbangan
prasaraan kesehatan juga Kesehatan melakukan Tanjung Lombok Utara. untuk korban gempa Lombok
turut terdampak gempa. kunjungan ke Rumah Rumah sakit ini terdampak berupa selimut, kasur gulung,
Beberapa Puskesmas dan Sakit Tanjung Lombok parah, sehingga operasional pembalut, terpal dan tikar
Rumah Sakit hancur terkena Utara. Kunjungan tersebut terganggu. Selain melakukan plastik yang diserahkan
dampak gempa. Untuk untuk memastikan tenaga pengecekan, Kepala Badan kepada Posko Kesehatan
memberikan pelayanan kesehatan dapat melayani PPSDM Kesehatan juga Dinkes Kabupaten Lombok
kesehatan pemerintah dan masyarakat yang terdampak mengunjungi pasien yang Utara. (Humas BPPSDMK)

46 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 47
INFO

MASYARAKAT DHAMASRAYA
TURUT SUKSESKAN GERMAS

S
osialisasi yang dalam hal ini di wakili
program gerakan oleh Muhardison,MPH.
masyarakat hidup Kasie Pencegahan dan
sehat (Germas) Pengendalian Penyakit
yang dicanangkan oleh Menular.
Kementerian Kesehatan
Dalam kata sambutannya
Republik Indonesia semakin
dr. H. Suir Syam, M.Kes,
gencar dilakukan ke
MMR. politikus dari Partai
daerah-daerah, termasuk
Gerindra.Menjelaskan,
diantaranya di Nagari
kegiatan Germas
Gunung Medan Kec
merupakan manifestasi dari
Sitiung Kab Dharmasraya
amanat “Instruksi Presiden
Sumatera Barat. Kegiatan
nomor 1 tahun 2017 tentang
dilaksanakan di aula
Gerakan Masyarakat Hidup
Gedung Pertemuan Hotel
Sehat”.
Umega.Jln.Lintas Sumatera
Km 200, Jorong Palo Tabek Indonesia sedang
Nagari Gunung Medan. mengalami perubahan
pola penyakit atau yang
Di buka oleh dr. H. Suir
sering disebut transisi
Syam, M.Kes, MMR dan
epidemiologi, ditandai
Dewi Nuraini, ST.MKM.
dengan meningkatnya
Ka.Sub Bag TU Puskatmutu
kematian dan kesakitan
SDM Kesehatan
akibat penyakit tidak
Turut hadir dalam menular (PTM) seperti
Pertemuan tersebut stroke, jantung, kanker dan
Kepala Dinas Kesehatan lain-lain.
Kabupaten Dharmasraya

48 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Melihat hal tersebut, Komisi ditengah guyuran hujan rugikan dalam mendaoatkan PPSDM kesehatan Dewi Nur
IX DPR RI dan Kementerian sebanyak 300 orang pelayanan kesehatan. dan disambung dari Dinas
Kesehatan berupaya perwakilan dari penggerak Kesehatan Kabupaten dan
Acara dilaksanakan
mensosialisasikan GERMAS PKK, Posyndu, Posbindu para penggerak kesehatan
pada tanggal 31 Agustus
dalam meningkatkan pola berduyun-duyun hadir di dari seluruh kelurahan
2018, dimulai dari pukul
hidup sehat di masyarakat. gedung pertemuan Hotel dan penggerak PKK dari
8.30 wib dan selesai pkl.
UMEGA untuk mengikuti seluruh kelurahan yang ada
Sosialisas Germas di 11.30 WIB ditutup dengan
sosialisasi Gerakan di Kabupaten Dhamasraya.
Kabupaten Dhamasraya penandatanganan komitmen
Masyarakat Hidup Sehat. Her-lus/red/2018
ini adalah rangkaian bersama bahwa masyarakat
Keingintahuan mereka
terakhirke empat kegiatan Kabupaten Dhamasraya
sangat besar, dengan
Puskatmutu setelah tiga sip mensukseskan Gerakan
didatangkannya nara sumber
kegiatan dilaksanakan Masyarakat Hidup Sehat
dari pusat, informasi apa
antara lain Serang, Jambi, , tanda tangan diawali oleh
yg akan mereka dapatkan.
Medan. Dhamasraya adalah Anggota Dewan Suir Syam
Terutama tentang BPJS,
salah satu nagari yang dilanjutkan dengan Badan
masih banyak saudara
elokpemandangan alamnya
kita yang di pelosok negeri
nan sejuk dihiasi lembah dan
ini merka kurang paham
ngarai udara yang masih
dan sering menemui
jauh dari polusi dan terletak
kendala terutama tentang
di Sumatera Barat, dari Kota
pelayanan kesehatan dan
Padang yang jikajaraknya
ketersediaan obat-obatan
ditempuh dengan roda empat
yang ditanggung oleh BPJS.
memakan waktu 6 jam ini ,
Maka disini perlu peran
akan lebih bagus dan sehat
dinas kesehatan , BPJS
jika masyarakatnya disini
dan Rumah Sakit yang
peduli akan kesehatan.
melayani pasien BPJS dudk
Ternyata memang mereka
bareng untuk bersama-
peduli terhadap program
sama menjelaskan kepada
program yanh dicanangkan
masyarakat agar masyarakat
oleh pemerintah terbukti
paham dan tidak merasa di

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 49


INFO

Partisipasi untuk Sehat dari Masyarakat


Toraja Utara
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah tanggungjawab bersama
seluruh elemen bangsa baik pemerintah maupun masyarakat.

B
adan Umum Sekretariat Daerah Kepala Dinas Kesehatan Bonar Sianturi yang mewakili
Pengembangan kabupaten Toraja Utara Kabupaten Toraja Utara Kementerian Kesehatan
dan Pemberdayaan Hetty Maria G. Dalopis, dr. Marsiana S. Manapa, menjelaskan Germas
Sumber Daya M.Si ini dihadiri peserta dari Sp.B dan Kepala Bagian sebagai suatu tindakan yang
Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Hukum, Organisasi, dan sistematis dan terencana
kembali menyelenggarakan Toraja Utara, pimpinan Humas Sekretariat Badan yang dilakukan bersama-
Sosialisasi Gerakan SKPD. Kepala Puskesmas, PPSDM Kesehatan Bonar sama oleh seluruh komponen
Masyarakat Hidup Sehat perwakilan Kecamatan dan Sianturi, SH, MH bertindak bangsa dengan kesadaran,
(Germas). Bermitra dengan Kelurahan, media cetak lokal, sebagai narasumber. kemauan, dan kemampuan
anggota Komisi IX Dewan perwakilan organisasi profesi Ketiga narasumber tersebut berperilaku sehat untuk
Perwakilan Rakyat Republik kesehatan, pengurus PKK, menekankan pentingnya meningkatkan kualitas hidup.
Indonesia, sosialisasi ini dan masyarakat umum. peran serta masyarakat Dalam rangka mensinergikan
diadakan di Gedung A.A. dalam mensukseskan upaya promotif dan
Kegiatan sosialisasi yang
Van de Loostrech Kecamatan program pemerintah yang preventif hidup sehat guna
berkonsep talkshow ini
Rantepao Kabupaten Toraja diatur dalam Instruksi meningkatkan produktivitas
antara lain menghadirkan
Utara. Acara yang dibuka Presiden Nomor 1 Tahun penduduk serta menurunkan
anggota Komisi IX DPR RI
oleh Asisten Administrasi 2017. beban pembiayaan
Dr. Ir. Markus Nari, M.Si,

50 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


pelayanan kesehatan akibat tahun 2017 dan saat
penyakit, Presiden telah ini dialksanakan hingga
menginstruksikan para tingkat kecamatan. Menurut
Menteri Kabinet Kerja , Marsiana pencanangan
Lembaga Negara, Direktur dilakukan paa bulan
BPJS, para Gubernur, Oktober 2017 dan sejumlah
Bupati, dan Walikota kegiatan diselenggarakan
diseluruh Indonesia untuk seperti penandatanganan
mengambil langkah sesuai komitmen, makan buah
tugas dan fungsi dan bersama, pemeriksaan
keweangan masing-masing kesehatan, serta kegiatan
untuk mewujudkan Gerakan olahraga bersama.
Masyarakat Hidup Sehat. Gerakan Masyarakat Hidup
Sehat tidak hanya untuk
Hal senada juga
masyarakat tertentu saja
disampaikan Markus Nari
tapi harus menyeluruh agar
yang menyatakan bahwa
masyarakat paham tentang
pelaksanaan Germas
kesehatan,”jelas Marsiana.
menjadi tanggungjawab
seluruh lapisan masyarakat Kegiatan sosialisasi ini menggerakkan masyarakat dan masyarakat Toraja Utara.
tanpa terkecuali karena mendapat respon yang skitar melaksanakan aktivitas Adapun terkait makan buah
ini merupakan instruksi positif dari para peserta yang fisik minimal 30 menit setiap dan sayur, ketiga narasumber
Presiden. Ini harus dijalankan hadir di Gedung A.A. Van hari, makan buah dan sayur, sepakat untuk mendorong
karena pemerintah de Loostrech. Hal ini terlihat melakukan cek kesehatan masyarakat di Toraja Utara
menginginkan masyarakatnya jelas saat sesi tanya jawab secara rutin dan terukur, agar mengonsumsi buah
untuk sehat semua. Jadi bagi seputar Gerakan Masyarakat serta menerapkan sanitasi dan sayuran lokal Selain
yang hadir di pertemuan ini Hidup Sehat dan bagaimana yang sehat. Termasuk dapat menggerakkan roda
harus bisa menyampaikan ke mengaplikasikannya di juga para duta germas ini perekonomian cara ini dinilai
masyarakat lain. Terutama lapangan. Bahkan di sela- agar dapatmengadvokasi efektif utk menghindarkan
pemerintah daerah melalui sela sesi tanya jawab pemangku kebijakan tentang masyarakat dari bahaya
Puskesmas harus bisa ini bahkan Markus Nari pentingnya Germas bagi pestisida dan pengawet
mensosialisasikan germas mengundang salah satu Toraja Utara. yang ada pada buah-buahan
ini kepada masyarakat yang penanya untuk naik ke atas impor.(red/tim humas)
Pada kegiatan ini juga
tinggal di daerah pelosok. panggung. Beliau menantang dilakukan penandatanganan
peserta yang naik ke komitmen bersama oleh
Gerakan Masyarakat
panggung ini serta mengajak anggota DPR, Kemenkes,
Hidup Sehat di Toraja
pula para peserta sosialisasi perwakilan pemerintah
Utara sendiri sebenarnya
untuk menjadi Duta Germas daerah, Dinas Kesehatan,
sudah dicanangkan sejak
di Toraja Utara yang

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 51


INFO

NUSANTARA SEHAT DI PUSKESMAS


SAJINGAN BESAR
Oleh: Sugiharto Rohmat

DATA DIRI/TIM
a. Nama : Nurul Fitrah, S.Farm.Apt
Profesi : Apoteker
Asal : Bima
b. Nama : Risna Wati, A.Md.AK
Profesi : Analis Laboratorium Medik
Asal : Makasar
c. Nama : Novia Mentari Sugiarti, A.Md.Keb
Profesi : Bidan
Asal : Lampung
d. Nama : Yulistika Siska Asalang, A.Md.GZ
Profesi : Tenaga Gizi
Asal : Kupang
e. Nama : Iswanto Labidja, A.Md.Kep
Profesi : Perawat
Asal : Sulawesi Tenggara
f. Nama : Amri Januar Isman, SKM
Profesi : Tenaga Kesehatan Masyarakat
Asal : Aceh

KENDALA, INOVASI DAN RENCANA


TINDAK LANJUT
Kendala
Kerjasama dengan beberapa Kepala Desa agak
susah, jadi kami terkadang terkendala dalam
melaksakan kegiatan yang dilaksanakan di salah satu
Desa tersebut.

Inovasi
Kegiatan Inovasi yang kami unggulkan saat ini
adalah Gerakan Desa Sehat (GDS) yang bertujuan
meningkatkan pemahaman masyarakat tentang
pentingnya kesehatan mulai dari kesehatan individu,
kelompok maupun lingkungan.

Rencana Tindak Lanjut


Kami akan selalu melakukan pendekatan dengan
masyarakat khususnya dengan tokoh masyarakat
seperti Kepala Desa, Tokoh Agama dan sebagainya
agar kegiatan kami dilapangan bisa berjalan dengan
lancar dan mendapat dukungan serta dapat diterima
dan juga dilaksanakan oleh masyarakat.
KONDISI TIM SAAT INI
Sejauh ini Tim Nusantara Sehat
Puskesmas Sajingan Besar masih
masih solid dan kompak, kemudian
sarana dan prasarana yang disediakan
oleh Puskesmas maupun oleh Dinas
Kesehatan Kabupaten Sambas sangat
baik dan memadai contohnya rumah
dinas dan kenderaan operasional
khusus Tim Nusantara Sehat
disediakan oleh Dinas Kesehatan
Kabupaten Sambas.

PROGRAM RUKUN YANG DILAKSANAKAN

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 53


54 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN
EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 55
IPTEK

DIABETES PADA LANSIA :


ASUHAN GIZI DAN LATIHAN FISIK
Oleh: Zenderi Wardani
(Dosen Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang/ Mahasisiwa Tugas Belajar Program Doktor Ilmu Gizi IPB Bogor)

pula dengan rendahnya aktifitas fisik terjadinya resisten insulin (Kuk JL et al


perlu ditangani karena hal ini pada 2009; Guilherme A et al.2008; Evans
lansia terbukti dapat meningkatkan WJ 2010).
sensitifitas insulin dan massa otot.
Selain itu beberapa faktor lain juga
Oleh karenanya kedua faktor resiko
meningkatkan resiko terjadinya
ini dapat dicegah dan ditata laksana
resisten insulin. Akumulasi lemak
melalui program peurunan berat badan
yang meningkat seiring pengurangan
(weight loss) dan latihan fisik (exercise
masa otot akan menurunkan fungsi
training). Sayangnya, meskipun berat
mitokondria sel. Kemudian, proses
badan yang optimal dan aktifitas fisik
penuaan juga akan diikuti oleh
mempunyai keuntungan dan potensi
penurunan fungsi sel beta pankreas
dalam penatalaksana diabetes, akan
yang memproduksi hormon insulin
tetapi tindakan ini masih belum menjadi
dikarenakan peningkatan apoptosis
perhatian dan belum dilakukan dengan

P
(kematian sel) hingga 50% yang
eningkatan jumlah populasi maksimal (Hordern MD, Dunstan DW,
selanjutnya akan menurunkan sekresi
terutama pada kelompok Prins JB, et al 2011).
insulin sebesar 0,7% per tahun.
penduduk lanjut usia (lansia)
Padahal beberapa penelitian Faktor pendukung genetik individu
dan perubahan gaya
memberikan bukti bahwa efek juga akan memperburuk terjadinya
hidup (lifestyle) karena urbanisasi
diabetogenik yang terjadi pada resistensi insulin. Hipersekresi faktor-
menyebabkan peningkatan prevalensi
proses penuaan seperti penurunan faktor peradangan (inflamasi) seperti
diabetes hingga menjadi epidemi
jaringan lemak sub kutan (bawah kulit) interleukins, C-reaktif protein dan tumor
di berbagai belahan dunia, tidak
dan meningkatnya jaringan lemak necrosis factor-α dalam jangka waktu
terkecuali negara berkembang seperti
disekitar perut atau dikenal sebagai lama akan meningkatkan kerusakan
Indonesia. Proses penuaan (aging)
visceral fat, dapat membahayakan sel beta pankreas sehingga akhirnya
itu secara mandiri merupakan faktor
kesehatan lansia. Jaringan lemak juga menggangu produksi hormon
resiko diabetes, glukosa intoleran
terakhir ini kemudian memicu insulin(Kim JA, Wei Y, Sowers RJ.2008;
dan resistensi insulin, sehingga hal
gangguan metabolisme lemak secara Szoke E, et al 2008; Dehghan A et al
ini selanjutnya akan memperburuk
keseluruhan, yang mengakibatkan 2007 ).
komplikasi, morbiditas, sindroma
meningkatnya lipolisis (mekanisme
geriatri dan kelemahan pada lansia Ada empat tujuan utama
tubuh menghasilkan energi dari
(Cowie C, Rust KF, Ford ES, et al. penatalaksanaan diabetes pada
lemak). Proses lipolisis ini kemudian
2009; Meneilly GS, Tessier D. 2001; lansia yaitu; Pertama, memperlambat
memicu peningkatan asam lemak
Beaufrere B, Morio B 2000). Sebagian perkembangan penyakit; Kedua,
bebas yang menyebabkan menurunya
besar kejadian diabetes pada lansia menncegah terjadinya komplikasi
sensitifitas hormon insulin untuk
merupakan jenis diabetes tipe 2 yang penyakit; Ketiga, mempertahankan
menangkap glukosa di pembuluh darah
biasa dikenal dengan Diabetes Tidak independensi, dan; Keempat,
tepi (periferal). Selain itu menurunya
Tergantung Insulin (DTTI) dengan meningkatkan kuaitas hidup mereka.
massa otot karena proses penuaan
riwayat obesitas dan kurang aktifitas Kesemua tujuan ini dapat dicapai
akan yang diperparah oleh rendahnya
fisik. Obesitas atau overweight dengan mengkombinasikan pemberian
aktifitas fisik. Sedangkan penurunan
(kelebihan berat badan) terutama pada asupan energi dan zat gizi yang
massa otot ini berarti juga menurunkan
lansia yang di rawat di rumah, harus adekuat, latihan fisik dan pemberian
tingkat konsumsi glukosa oleh sel pada
diperbaiki dengan cara mencapai obat-obatan yang diperlukan. Beberapa
jaringan otot tersebut sehingga memicu
berat badan yang optimal. Begitu penelitian kemudian memberikan

56 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


bukti bahwa mempertahankan status gizi pada lansia. Kedua kondisi ini akan lemak visceral. Secara umum latihan
gizi dan kapasitas fungsional yang berdampak pada penurunan sensitifitas fisik bertujuan untuk memperbaiki
optimal pada lansia akan meningkatkan insulin dan pengambilan glukosa komposisi tubuh, resistensi insulin dan
kualitas hidup lansia dengan diabetes darah oleh sel target seperti yang kontrol glukosa.
tipe 2 (Alfonso-Rosa RM, Pozo-Cruz telah disampaikan sebelumnya. Oleh
Ada dua tipe latihan fisik yang
BD, Pozo-Cruz JD, et al.2013).Oleh karenanya perlu mempertimbangkan
disarankan pada lansia dengan
karena itu tulisan ini akan memberikan asupan protein yang adekuat pada
diabetes. Pertama, latihan aerobik
panduan ringkas dalam asuhan gizi dan lansia. Hal ini dilakukan untuk
(aerobic exercise) seperti berjalan,
latihan fisik dalam penatalaksanaan mengimbangi terjadinya inflamasi
bersepeda, berenang dan jogging.
diabetes pada lansia. (peradangan) dan kondisi katabolik
Kedua, latihan resistensi/ terbatas
pada usia ini. Pemberian rata-rata
Asuhan gizi pada lansia dengan (resistance exercise) seperti angkat
asupan protein sebesar 1,0 – 1,2
diabetes bertujuan untuk beban ataulifting. Latihan aerobik
gram per kilogram berat badan per
mempertahankan profil metabolik dan kemungkinan tidak dapat diterapkan
hari direkomendasikan pada lansia.
mencapai berat badan yang optimal. pada seluruh lansia terutama pada
Bahkan pada lansia dengan aktifitas
Sehingga diet yang dianjurkan pada gangguan arthritis, penyakit jantung
fisik yang besar dan penyakit akut
mereka adalah dengan meningkatkan atau kardiovaskular, neuropati dan
disarankan sampai 1,5 gram per
konsumsi makanan berserat dan keterbatasan mobilitas fisik. Sehingga
kilogram berat badan per hari. Hanya
tinggi kalium. Selain itu sebaiknya perlu dipertimbangkan untuk melakukan
saja perlu diperhatikan pada lansia
makanan dengan kandungan lemak latihan resisten pada lansia dengan
dengan gangguan funsi ginjal harus
jenuh, karbohidrat refined (olahan) ganguan tersebut, karena efek secara
dipertimbangkan pemberian protein
dan garam dibatasi konsumsinya. klinis tidak ada perbedaan antara
hanya sampai 0,8 gram per kilogram
Diet ini terbukti dapat mencapai kedua jenis latihan ini. Begitu halnya
berat badan per hari, meskipun hal
berat badan ideal, memperbaiki profil juga tidak ada perbedaan keduanya
ini nantinya menyebabkan resiko
lipid, menjaga normotensi tekanan terhadap dampak pada indikator resiko
malnutrisi pada lansia tersebut(Kumar
darah secara signifikan, dan secara kardiovaskular (Yang Z et al. 2014).
V et al 1985; Bauer J et al 2013 ;
umum menurunkan resiko penyakit
KDOQI 2007). Makanan sumber Kombinasi latihan aeraobik dan
kardiovaskular atau pembuluh
protein yang harus diberikan dengan resisten akan memberikan pengaruh
darah seperti jantung dan stroke
kandungan asam amino leusin yang yang optimal pada kodisi lansia
(Stewart KJ 2002). Penelitian juga
cepat diserap tubuh seperti protein dengan diabetes. Latihan aerobik akan
memberikan bukti bahwa beberapa
whey yang salah satunya terdapat memperbaiki komposisi tubuh terutama
asuhan gizi memberikan efek yang
dalam susu. Leusin terbukti dapat lemak sehingga akan meningkatkan
menguntungkan lebih dari 10 tahun bila
mempertahankan dan menstimulasi stamina. Sedangkan latihan resistensi
dilakukan dengan konsisten. Pertama,
pembentukan protein otot sehingga akan memperbaiki kekuatan, ukuran
mengkonsumsi makanan yang cukup
dapat meningkatkan keseimbangan dan kualitas otot yang diikuti oleh
mengandung fosfat, kromium dan
positif (Bauer J et al 2013; Larsen RN perbaikan kontrol glikemik dan profil
seng terbukti memperbaiki proses
et al 2011; Yang Y et al 2012; Fujita metabolisme (Hovanec N, Sawant
metabolisme dan kerja insulin. Kedua,
S et al 2007). Kombinasi dengan A, Overend TJ, et al 2012).Latihan
mengkonsumsi makanan sumber
mengkonsumsi makanan sumber secara simultan dengan frekuensi
karbohidrat dengan indeks glikemik
omega-3 juga akan mempertahankan 3 kali per minggu dengan kombinasi
rendah dan tidak mengandung gula
massa otot dengan menghilangkan latihan aerobik selama 90 menit dan
dengan konsentrasi tinggi akan
hambatan anabolik atau pembentukan latihan resistensi selama 60 menit
membantu mencegah hiperglikemi
otot (Smith GI,et al 2011; Ellis J,et al berhasil menurunkan resistensi
postprandial (meningkatnya kadar gula
2005). insulin dan memperbaki fungsinya
darah yang cepat setelah makan) yang
(Davidson LE, Hudson R, Kilpatrick K,
berkaitan dengan konsumsi makanan. Pada dasarnya, diet yang sehat akan
et al. 2009). Jadi dapat disimpulkan
Hanya saja perlu dipertimbangkan juga menurunkan insiden diabetes dan
bahwa kombinasi asuhan gizi dan
untuk memberikan sumber karbohidrat memperahankan kontrol glikemik
latihan fisik secara bersamaan akan
yang cepat diserap sebelum atau dengan cara program pencegahan
meningkatkan sintesis protein otot
selama latihan fisik atau olahraga diabetes, intervensi gaya hidup
sehingga meningkatkan hipertropi otot.
untuk menghindari resiko hipoglikemi termasuk penurunan berat badan, diet
Hanya saja perlu untuk mendiskusikan
(Knowler WC, Fowler SE, Hamman RF, rendah lemak, dan latihan fisik. Latihan
kedua pilihan ini kepada pasien dan
et al 2009). fisik akan membantu mengurangi resiko
keluarganya terkait komorbiditas
diabetes terhadap kehilangan massa
Kondisi sarcopenia (penurunan dan ketersediaan sumber daya
otot yang besar, penurunan kualitas
massa otot) dan frailty (kelemahan) serta preferensi etnis dan budaya
otot serta kekuatan tubuh bagian atas
merupakan dua masalah yang harus (Abdelhafizh AH & Sinclair AJ 2016).
dan bawah serta peningkatan jaringan
dijadikan pertimbangan dalam asuhan

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 57


IPTEK

Atasi Wasting dengan

‘TANGAN TUAN TAKUR’


Menuju Generasi Sehat Bermutu

M
asalah gizi 2016 adalah 2 % sedangkan untuk anak berumur kurang
merupakan salah target harusnya di bawah dari 24 bulan dan tinggi
satu penentu 0,95%. Dan juga awal badan digunakan untuk anak
utama kualitas tahun 2017 ditemukan berumur 24 bulan ke atas.
sumberdaya manusia. Dan gizi buruk. Dimana hal ini Balita kurus disebabkan
saat ini masih menjadi adalah masalah yang sangat karena kekurangan makan
perhatian khusus, terutama menghawatirkan. Karena atau terkena penyakit infeksi
untuk provinsi Kalimantan apabila dibiarkan akan yang terjadi dalam waktu
Selatan. Karena berdasarkan berdampak meningkatnya yang singkat. Karakteristik
data riset kesehatan dasar angka kematian balita. masalah gizi yang
(Riskesdas) tahun 2013 ditunjukkan oleh balita kurus
Balita Kurus (wasting)
prevalensi Balita Kurus, Gizi adalah masalah gizi akut.
menurut Kamus pada situs
buruk dan Stunting untuk
Kementerian Kesehatan Nana Daniatina, A.Md.
Kalimantan Selatan masih
(www.kemkes.go.id) ditandai Gz salah satu Tenaga
di atas Prevalensi Nasional.
dengan kurangnya berat Kesehatan Teladan di
Sedangkan untuk wilayah
badan menurut panjang/ Puskemas yang berasal
Puskesmas Sebamban I
persentase BGM/D tahun
tinggi badan anak (BB/TB).
Panjang badan digunakan
dari Puskesmas Sebamban
I Kabupaten Tanah Bumbu
NANA DANIATINA, A.Md.Gz

58 EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN


Provinsi Kalimantan buruk di Posyandu serta dalam membuat makanan orang tua angkat, perlu
Selatan terpilih sebagai kunjungan ke rumah- tambahan. pengembangan Aplikasi
makalah terbaik pada acara rumah Tangan Tuan Takur.
Permasalahan yang dihadapi
Penganugerahan Tenaga
4. Kuratif : Memberikan serta cara mengatasinya Dengan adanya Tangan
Kesehatan Teladan di
makanan tambahan yaitu jumlah Kader Tangan Tuan Takur tahun 2020 di
Puskesmas Tahun 2018 oleh
pada balita gizi buruk Tuan Takur masih perlu harapkan semua balita kurus
Kementerian Kesehatan yang
dan memberikan ditingkatkan lagi serta dan gizi buruk bisa di tangani
dilaksanakan sejak tanggal
rujukan ke Rumah dilakukan pelatihan Kader dengan tepat. Sehingga
15 sd 21 Agustus 2018 di
Sakit apabila balita gizi Tangan Tuan Takur, kecamatan sungai loban
Hotel Bidakara Jakarta.
buruk membutuhkan anggaran dana belum bebas wasting dan gizi buruk.
Makalah tersebut berisi
perawatan yang lebih
tentang inovasi bernama
lanjut.
TANGAN TUAN TAKUR
(Tatalaksana Penanganan
Pertumbuhan Balita Kurus)
Kegiatan pada inovasi
yang dibentuk oleh Program
“Tangan Tuan Takur”
Gizi sejak awal tahun 2017.
Inovasi tersebut merupakan Dalam pelaksanaan
pengembangan dari kelas monitoring kegiatan ini telah
balita kurus yang sudah dibentuk Tim Tangan Tuan
ada sejak akhir tahun 2015. Takur yang terdiri dari lintas
Tujuan dari Inovasi ini adalah Program, Lintas Sektor,
mencegah dan menurunkan terutama Kader Tangan
kematian bayi dan balita, Tuan Takur. Komunikasi
Agar cepat tanggap dalam dan penyebaran informasi
penjaringan dan penanganan menggunakan aplikasi
kasus balita kurus dan balita berbagi pesan berupa grup
gizi buruk, Menurunkan whatsApp dan juga Aplikasi
persentase BGM/D di wilayah Tangan Tuan Takur’’.
kerja Puskesmas Sebamban Aplikasi Tangan Tuan
I, Meningkatkan status gizi Takur berbasis Android
balita kurus, Meningkatkan dan berisi berbagai
pengetahuan gizi dan informasi mengenai
keterampilan ibu balita status gizi (check status
dalam membuat makanan gizi balita), menu sehat
tambahan. (rekomendasi menu
sehat balita), Video Info
Tahapan-tahapan yang
dan E-leaflet.
dilaksanakan dalam Inovasi
ini terbagi dalam : Tampilan Tampak Muka
Aplikasi “Tangan Tuan
1. Edukasi : Melakukan
Takur
kelas balita kurus
dan Konseling Gizi di Hasil kegiatan Tangan
Posyandu Tuan Takur antara lain
terjaringnya balita kurus
2. Promotif : Promosi dan
di posyandu, menurunnya
sosialiasasi “Tangan
persentase BGM/D di wilayah
Tuan Takur”melalui
kerja Puskesmas Sebamban
rapat koordinasi dan
I yang awalnya 2% turun
sosialisasi lintas sector.
menjadi 0,4%, meningkatnya
3. Preventif : Melakukan status gizi balita kurus,
meningkatnya pengetahuan memadai
pemantauan status
gizi dan keterampilan sehingga perlu
gizi pada balita untuk
orangtua balita kurus pengembangan program
menjaring balita gizi

EDISI OKTOBER 2018  BULETIN SDM KESEHATAN 59