Anda di halaman 1dari 4

1.

Jenis-jenis persediaan yng ada pada usaha hotel dan restoran adalah
a. Makanan Cepat Rusak/Layu (Perishable)
Bahan makanan yang termasuk perishable adalah: sayur-sayuran, buah-buahan,
bumbu-bumbu segar (fresh herb) seperti: bawang merah, bawang putih, cabai,
green pepper, red pepper, onion, white cabbage, leeks, lettuce, tomato, bayam,
sayuran hijau, dan jenis sayuran lainnya yang mudah rusak.Jenis bahan makanan
perishable hanya bisa bertahan paling lama tiga hari, sehingga dalam proses
penyimpanannya memerlukan ruangan khusus yang bersuhu antara 13 derajat
sampai dengan 16 derajat selsius. Ruangan gudang untuk menyimpan jenis
makanan perishable ini disebut dengan chilled room.Oleh karena itu, pembelian
makanan jenis ini dilakukan setiap hari. Kendati pun fasilitas kamar pendingin
telah tersedia, namun penyimpanan sayuran dan buah perlu penanganan yang
benar
b. Makanan Jenis Dairy Product
Yang termasuk bahan makanan jenis dairy product adalah: telur, susu dan atau
yang dibuat dari bahan susu misalnya ice cream, keju, yoghurt, fresh cream dan
lain sebagainya. Untuk bahan makanan jenis dairy product, umurnya juga relatif
pendek yaitu berkisar 1 sampai 2 minggu (sesuai dengan informasi yang
dicantumkan pada kemasan) sehingga dalam proses pembelian bahan makanan
ini,diperlukan ketelitian khusus dengan melihat tanggal kadalursa (expired date)
dari jenis makanan yang dibeli, pada bungkus atau kemasannya.
c. Bahan Makanan Jenis Daging,Unggas, Ikan Laut (Meat, Poultry, Fish and
Seafood)
d. Makanan Jenis Sembako (Groceries)
Groceries adalah sebutan untuk kelompok bahan makanan grosir/sembako
seperti: tepung terigu, beras, kacang-kacangan,kecap, saos, bahan-bahan kue,
jenis-jenis mie, minyak goreng, bumbu dalam botol atau kaleng, dan lain
sebagainya.
e. Jenis Minuman (Beverage)
Jenis-jenis minuman yang disimpan dalam gudang daily store adalah:
1. Soft Drink
Soft drink seperti Coca Cola(botol dan kalengan), Sprite, Fanta, Seven Up,
Beers, dan lain sebagainya disimpan pada ruangan normal dengan suhu udara
antara 25 derajat selsius sampai dengan 35 derajat selsius.
2. Hard Liqour
Merupakan jenis minuman keras seperti: Johny Walker, Grand Marnier,
Bwenedectine, Civas Regal, dan lain sebagainya. Untuk penyimpanan
minuman jenis ini diperlukan ruangan atau gudang dengan temperatur khusus
antara 13 derajat selsius sampai dengan 25 derajat selsius. Ruangan dengan
temperatur seperti ini diperlukan untuk menjaga agar minuman tetap dalam
keadaan fresh dan tidak cepat rusak.
3. Wine/Champagne
Merupakan jenis minuman yang bahan bakunya dari buah anggur, contohnya:
Red Burgundy, White Burgundy, Rose Wine, White Wine, dan lain
sebagainya.

2. Bagian yang terlibat dalam sikluas pembelian kredit pada usaha hotel dan
restaurant adalah
1. Divisi Gudang
Divisi gudang bertanggung jawab untuk mengajukan pembelian bahan
baku sesuai dengan persedian yang ada digudang kepada divisi pembelian.
Selain itu divisi gudang memiliki fungsi untuk mengatur bahan baku yang
ada digudang.
2. Divisi Pembelian
Divisi pembelian bertanggung jawab dalam menentukan pemasok/suplier,
harga, jenis atau tipe bahan baku yang sudah disesuaikan menurut standar
perusahaan.
3. Divisi Penerimaan
Divisi penerimaan bertanggung jawab atas penerimaan bahan baku yang
masuk dan menjadi tempat pengecekan suatu bahan baku layak atau tidak
digunakan didalam perusahaan.
4. Divisi Akuntansi
Divisi akuntansi bertanggung jawab terhadap pencatatan hutang dan
pencatatan persediaan.
5. Divisi Keuangan
Divisi Keuangan bertanggung jawab atas pembayaran atau pelunasan
hutang bahan baku.
3. Tujuan usaha hotel dan restaurant membuat quotation analysis price
adalah
Quatation Analysis Price (QAP) merupakan daftar harga dari barang-barang
yang akan dibeli yang digunakan sebagai pembanding. Dengan
menggunakan QAP maka Accounting Department Head dan General
Manager mengetahui perbandingan harga bahan baku dari supplier yang
berbeda sehingga akan membantu accounting maupun GM menentukan
supplier mana yang cocok dipilih sebagai pemasok bahan baku dengan
memperhitungkan kuantitas maupun kualitas bahan baku itu sendiri.
4. Tujuan bagian Receiving melakukan verifikasi antara purchase order dan
barang yang diterima adalah

Purchase order (PO) adalah dokumen resmi yang dibuat oleh pembeli yang
berisi rangkuman barang atau jasa yang mereka beli dari penjual atau
pemasok. Dokumen ini juga berperan sebagai kontrak yang membentuk
kesepakatan mengenai barang atau jasa yang ingin dibeli oleh pembeli.
Purchase order berisi rincian penting mengenai barang yang akan dibeli
oleh pihak pembeli yang meliputi:

 Nama pemesan
 Nama perusahaan
 Alamat pengiriman
 Alamat penagihan
 Tanggal pengiriman
 Nomor telepon
 Alamat email
 Nama produk
 Jumlah barang
 Harga barang
 Metode pembayaran yang diinginkan
 Cara pengiriman yang diharapkan
 Nomor pesanan
 Syarat dan ketentuan transaksi

Tujuan dilakukan sinkronisasi antara purchase order dengan barang yang diterima
yaitu untuk memastikan bahwa barang yang diterima oleh bagian receiving sesuai
dengan purchase order. Karena biasanya pemasok akan memberikan tenggang
waktu untuk memastikan bahwa pesanan yang dikirim sudah sesuai dengan
orderan, apabila purchase order tidak sesuai dengan barang yang diterima maka
pemesan bisa melakukan complain kepada pemasok dengan purchase order sebagai
buktinya.