Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Fakultas/ Prodi : D III Kebidanan


Mata Kuliah : Asuhan Kebidanan pada Neonatus, Bayi dan Balita
Materi : Imunisasi Campak
Semester : III
Waktu : 45 menit

1. Deskripsi
Pembahasan mata kuliah ini di fokuskan pada konsep dasar, prinsip dan penerapan
teori tentang imunisasi campak.

2. Standar Kompetensi
Dapat menjelaskan tentang Imunisasi campak

3. Kompetensi Dasar
Dapat memahami pengertian, tujuan, sasaran, cara pemberian imunisasi campak.

4. Indikator
Dapat melakukan penyuntikan imunisasi campak pada bayi usia 9 bulan.

5. Tujuan Pembelajaran
Dapat melakukan penyuntikan imunisasi campak.

6. Materi Ajar
Cara penyuntikan imunisasi campak.

7. Strategi pembelajaran
a. Diskusi kelompok
b. Curah pendapat
8. langkah – langkah pembelajaran

Tahap 1 Kegiatan Dosen


A. kegiatan 1. Pelibatan Menyampaikan Tujuan
Awal : 5 menit Melalui diskusi mahasiswa: dapat mengetahui cara
penyuntikan imunisasi campak
Apersepsi
- Pengalaman pertama melakukan imunisasi
campak
- Hari ini kita akan belajar tentang cara
penyuntikan imunisasi campak
Tahap II Kegiatan dosen
- Memberi arahan pada mahasiswa tentang cara
berdiskusi kelas
 Kegiatan dilakukan Untuk menyimpulkan
cara pemberian imunisai campak
 Kegiatan diskusi kelompok dilakukan 30
menit
 Kegiatan dilakukan secara berkelompok,
setiap kelompok terdiri atas 5 mahasiswi.
 Kalian akan diberikan LKM. Gunakan LKM
untuk memandu kalian melakukan diskusi,
LKM dikumpulkan pada akhir pelajaran
B. kegiatan 2.pembimbingan Membimbing jalannya diskusi mahasiswa
Inti: 35 menit
3. penyimpulan - mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang
hasil diskusi
 Konsep apa yang belum dipahami?
 Mengapa Imunisasi campak penting
dilakukan?
- Mengajukan petanyaan simpulan hasil diskusi
 Pentingnya asuhan Neonatus, bayi, dan
balita.
- Memperkenalkan konsep baru pada mahasiswa
 Cara pemberian imunisasi campak.
C. Kegiatan 4. penilaian - menilai pemahaman mahasiswi dengan
akhir: 5 menit memberi tugas laporan
 Merangkum keseluruhan materi yang telah di
jelaskan
 Untuk menyiapkan diskusi minggu depan
mahasiswa harus membaca Askeb Neonatus
selanjutnya.
9. Penilaian

Teknik Bentuk
Penugasan - Diskusi kelompok
No tes - Keterampilan diskusi

Bengkulu, Juli 2016


Mengetahui Dosen
Ketua prodi

(………………………………..…..) (………………………………..…..)
INSTRUMEN PENILAIAN KEGIATAN DISKUSI

Mata Kuliah : Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita


Kompetensi Dasar : Dapat memahami cara penyuntikan imunisai campak
Bentuk Penilaian : Keaktifan Diskusi
Rubik Penilaian :

Lembar Pengamatan Keaktifan Diskusi

Aspek yang di nilai


No NAMA Skor
a b c d e
1
2
3
4
5 Dst

KRITERIA PENILAIAN

No ASPEK YANG DINILAI SKOR MAKS


1 Keaktifan diskusi
a. kualitas pertanyaan 5
b. kemampuan menghargai pendapat teman 5
c. derajat keterlibatan dalam diskusi 5
d. kualitas masukan 5
e. kemampuan menyimpulkan 5
Total 25

Kualifikasi Penilaian
5 = sangat baik 4 = baik 3 = cukup
2 = kurang 1 = sangat kurang

Nilai Proses = Nilai yang diperoleh /25 x 100


EVALUASI

1. Apakah pengertian imunisasi campak?


Imunisasi campak adalah tindakan imunisasi dengan memberi vaksin campak
pada anak yang bertujuan memberi kekebalan dari penyakit campak. Imunisasi
campak adalah imunisasi yang diberikan untuk menimbulkan kekebalan aktif
terhadap penyakit campak (morbili/measles). (Kandungan vaksin campak ini adalah
virus yang dilemahkan).
2. Jelaskan usia dalam pemberian imunisasi campak!
Pemberian : Usia dan Jumlah Pemberian Sebanyak 2 kali; 1 kali di usia 9 bulan, 1
kali di usia 6 tahun. Imunisasi campak diberikan 1 kali pada usia 9 bulan, dan
dianjurkan pemberiannya sesuai jadwal. Selain karena antibodi dari ibu sudah
menurun di usia bayi 9 bulan, penyakit campak umumnya menyerang anak usia
balita. Jika sampai usia 12 bulan anak belum mendapatkan imunisasi campak, maka
pada usia 12 bulan ini anak harus diimunisasi MMR (Measles Mumps Rubella).
3. Bagaimana cara pemberian dosis imunisasi campak?
Sebelum disuntikkan vaksin campak kering terlebih dahulu harus dilarutkan dengan
pelarut steril yang telagh tersedia berisi 5 ml. Dosis pemberian 0,5 ml disuntikkan
secara subkutan dengan sudut 45° pada lengan kiri atas. Diberikan 1 kali pada usia 9
bulan dan 1 kali pada usia 6-7 tahun pada saat program BIAS SD.
4. Apakah efek samping akibat imunisasi campak?
Biasanya tidak terdapat reaksi akibat imunisasi. Mungkin terjadi demam ringan
dan terdapat efek kemerahan/bercak merah pada pipi di bawah telinga pada hari ke-
7-8 setelah penyuntikan. Kemungkinan juga terdapat pembengkakan pada tempat
penyuntikan.
5. Apakah dampak tidak diberikan imunisasi campak?
Bisa menimbulkan campak itu sendiri namun kasus ini jarang terjadi sama
halnya dengan jarangnya ditemukan komplikasi kejang ringan, radang otak, radang
paru dan radang saluran kemih.