Anda di halaman 1dari 15

TUGAS UJIAN PERPINDAHAN PANAS

NAMA : MUHAMMAD HABIBIE YURSAL


NIM : 1407114601
KELAS :B
PRODI : TEKNIK KIMIA S-1

1.) Dik : Data awal yang diperoleh dari soal :


Amyl acetate Amyl alcohol
ṁ = 85000 lb/h Ta = 75 oF
ta = 175 oF Tb = 120 oF
tb = 125 oF Pinlet = 50 psia
Pinlet = 45 psia ΔPmax = 7 psi
ΔPmax = 7 psi s = 0,81
s = 0,83

Berikut ini properties untuk kedua aliran :


Fluid Property Amyl acetate at 150 oF Amyl alcohol at 97,5 oF
CP (Btu/lbm.oF) 0,5 0,59
o
k (Btu/h.ft. F) 0,083 0,0935
µ (cp) 0,47 2,75
Pr 6,849 41,977
Keterangan :
 Nilai CP (kapasitas panas) diperoleh dari Figure A.3 (Page 580)
 Nilai k (konduktivitas panas) diperoleh dari Table A.15 (Page 568)
 Nilai µ (viskositas) diperoleh dari Figure A.1 (Page 576-577)
 Untuk nilai Pr (Prandtl number) diperoleh dari persamaan :
𝐶𝑝. 𝜇
Pr =
𝑘

Penyelesaian :
(a) Membuat konfigurasi awal untuk HE Shell and Tube
Membuat spesifikasi awal
(i) Penempatan fluida
Untuk penempatan fluida menggunakan acuan Table 3.4 (Page 86). Dikarenakan
viskositas paling rendah (encer) letaknya dalam tube maka dapat disimpulkan bahwa
fluida dalam tube adalah amyl acetate, sedangkan yang dalam shell adalah amyl alcohol.
Selain itu, alasan lain mengapa amyl acetate letaknya dalam tube yaitu karena suhu
fluidanya lebih tinggi dibandingkan amyl alcohol.
(ii) Tipe shell dan head
Amyl acetate dan amyl alcohol merupakan fluida perpindahan panas organik.
Berdasarkan Table 3.3 (Page 78), fouling factor yang direkomendasikan untuk fluida
organik adalah 0,001 – 0,002 dan disini dipilih 0,001 h.ft2.F/Btu. Dalam hal ini dipilih
floating-head tipe AES yang bertujuan untuk memudahkan pembersihan pada
permukaan tube.

1
(iii) Tubing
Berdasarkan design guidelines untuk servis fouling organik, 1 in., 14 BWG tube
dipilih dengan panjang 20 ft.
(iv) Tube layout
Untuk membersihkan permukaan luar tube maka square pitch yang dipilih untuk
digunakan. Berdasarkan design guidelines, untuk 1-in. tube dipilih dengan tube pitch
1,25 in.
(v) Baffles
Dalam hal ini digunakan metode Simplified Delaware dengan Bc = 20% dan nilai B/ds
= 0,3 berdasarkan Figure 5.3 (Page 159).
(vi) Sealing strips
Dalam hal ini digunakan sepasang sealing strips.
(vii) Construction material
Karena kedua fluida tersebut tidak korosif maka jenis material yang digunakan adalah
carbon steel.

Neraca Energi
q = (ṁ.Cp.∆𝑇)amyl acetate 2.125.000 = (ṁ.Cp.∆𝑇)amyl alcohol
= 85000 x 0,5 x (175-125) ṁ x 0,59 x (120-75) = 2.125.000
= 2.125.000 Btu/h ṁ amyl alcohol = 80.037,6648 lb/h

Menghitung LMTD untuk Counter-current Flow


175 → 125
∆T2 = 55 ℉ ( ) ∆T1 = 50 ℉
120 ← 75
∆T2 −∆T1 55−50
∆Tm = (∆𝑇𝑙𝑛 )𝑐𝑓 = ∆T = 55 = 52,46 oF (Persamaan 2.44)
ln( 2 ) ln( )
∆T1 50

LMTD correction factor (F)


Gunakan persamaan (3.11) & (3.12) untuk mencari nilai R & P :
𝑇𝑎 − 𝑇𝑏 75 − 120
𝑅= = = 0,9
𝑡𝑏 − 𝑡𝑎 125 − 175

𝑡𝑏 − 𝑡𝑎 125 − 175
𝑃= = = 0,5
𝑇𝑎 − 𝑡𝑎 75 − 175

Untuk R ≠ 1
1 1
1 − 𝑅. 𝑃 𝑁 1 − 0,9 𝑥 0,5 1
𝛼=( ) =( ) = 1,1
1−𝑃 1 − 0,5

𝛼−1 1,1 − 1
𝑆= = = 0,5
𝛼 − 𝑅 1,1 − 0,9
maka,
1−𝑆
√𝑅 2 + 1 𝑙𝑛 (1 − 𝑅. 𝑆)
𝐹=
2 − 𝑆(𝑅 + 1 − √𝑅 2 + 1)
(𝑅 − 1)𝑙𝑛 [ ]
2 − 𝑆(𝑅 + 1 + √𝑅 2 + 1)

2
1 − 0,5
√0,92 + 1 𝑙𝑛 ( )
1 − 0,9 𝑥 0,5
𝐹= = 0,8444
2 − 0,5(0,9 + 1 − √0,92 + 1)
(0,9 − 1)𝑙𝑛 [ ]
2 − 0,5(0,9 + 1 + √0,92 + 1)

Jadi, dalam hal ini diperlukan satu shell pass.

Memperkirakan nilai UD
Berdasarkan Table 3.5 (Page 87), nilai UD untuk larutan organik berkisar antara 20 – 60
Btu/h.ft2.oF. Dalam hal ini nilai UD yang dipilih adalah 50 Btu/h.ft2.oF.

Menghitung luas perpindahan panas (A) dan jumlah tube (nt)


𝑞 2.125.000
𝐴= = = 959,4281 𝑓𝑡 2
)
𝑈𝐷 𝐹(∆𝑇𝑙𝑛 𝑐𝑓 50 𝑥 0,8444 𝑥 52,46

𝐴 959,4281
𝑛𝑡 = = = 183,3302 ≅ 183
𝜋𝐷𝑂 𝐿 3,14 𝑥 ( 1 ) 𝑥 20
12

Jumlah tube passes (np)


Dari Table B.1 (Page 582) untuk 1 in., 14 BWG diperoleh Di = 0,834 in. (0,0695 ft).

4ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) 4 𝑥 80.037,6648 (𝑛𝑝/183)


𝑅𝑒 = = = 7051,0717 𝑛𝑝
𝜋𝐷𝑖𝜇 3,14 𝑥 0,0695 𝑥 0,47 𝑥 2,419
Jumlah tube passes yang dipilih harus genap, serta menghasilkan aliran turbulen (Re ≥ 104)
maka di-trial np = 2. Lalu dicek kecepatan fluida,
80.037,6648
ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) ( )𝑥(2/183)
𝑉= = 3600 = 1,2367 𝑓𝑡/𝑠
2
𝜌𝜋𝐷𝑖 /4 0,83 𝑥 62,43 𝑥 3,14 𝑥 (0,0695)2 /4

karena nilai kecepatan fluida yang diperoleh tidak masuk dalam range yang ditentukan yaitu 3 – 8
ft/s (Page 158) maka diubah np = 6.
80.037,6648
ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) ( 3600 )𝑥(6/183)
𝑉= = = 3,7101 𝑓𝑡/𝑠
𝜌𝜋𝐷𝑖 2 /4 0,83 𝑥 62,43 𝑥 3,14 𝑥 (0,0695)2 /4

karena kecepatan fluida telah sesuai maka np = 6 dapat digunakan.

Menentukan ukuran shell dan jumlah tube aktual


Dari tabel jumlah tube (Table C.5) untuk 1 in. tube, 1,25 in. square pitch dengan np = 6 dan tipe
head S, nilai nt = 183 mendekati nt = 192 maka diperoleh shell ID nya yaitu ds = 23,25 in.

3
(b) Perhitungan rating untuk konfigurasi awal bagian (a)
Perhitungan overall coefficient yang diperlukan

𝑞 2.125.000 𝐵𝑡𝑢
𝑈𝑟𝑒𝑞 = = = 47,7422 . 𝑓𝑡 2 . ℉
) 1
𝑛𝑡 𝜋𝐷𝑜 𝐿𝐹(∆𝑇𝑙𝑛 𝑐𝑓 192 𝑥 3,14 𝑥 ( ) 𝑥 20 𝑥 0,8444 𝑥 52,46 ℎ
12

Menghitung hi

4ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) 4 𝑥 85000(6/192)
𝑅𝑒 = = = 42823,362
𝜋𝐷𝑖𝜇 3,14 𝑥 0,0695 𝑥 0,47 𝑥 2,419

𝑘 1
ℎ𝑖 = ( ) 𝑥 0,023𝑅𝑒 0,8 𝑃𝑟 3 (μ/𝜇𝑤 )0,14
𝐷𝑖
0,083 1 𝐵𝑡𝑢
ℎ𝑖 = ( ) 𝑥 0,023 𝑥 42823,3620,8 𝑥 6,8493 𝑥 (1) = 264,6721 . 𝑓𝑡 2 . ℉
0,0695 ℎ

Menghitung ho

𝐵 = 0,3 𝑑𝑠 = 0,3 𝑥 23,25 = 6,975 𝑖𝑛.

𝐶 ′ = 0.25 𝑖𝑛. (dari 𝐅𝐢𝐠𝐮𝐫𝐞 𝟑. 𝟏𝟕)

𝑑𝑠. 𝐶 ′ . 𝐵 23,25 𝑥 0,25 𝑥 6,975


𝑎𝑠 = = = 0,2252 𝑓𝑡 2
144 𝑃𝑇 144 𝑥 1,25

ṁ 80.037,6648
𝐺= = = 355407,0373 𝑙𝑏𝑚/ℎ. 𝑓𝑡 2
𝑎𝑠 0,2252

𝑑𝑒 = 0,99 𝑖𝑛. (dari 𝐅𝐢𝐠𝐮𝐫𝐞 𝟑. 𝟏𝟕)

0,99
𝐷𝑒 = = 0,0825 𝑓𝑡
12
𝐷𝑒. 𝐺 0,0825 𝑥 355407,0373
𝑅𝑒 = = = 4407,6937
𝜇 2,75 𝑥 2,419

Selanjutnya dilakukan perhitungan Colburn factor (jH) menggunakan persamaan (3.21) :

𝑗𝐻 = 0,5(1 + 𝐵⁄𝑑𝑠) 𝑥 (0,08𝑅𝑒 0,6821 + 0,7𝑅𝑒 0,1772 )

𝑗𝐻 = 0,5(1 + 0,3) 𝑥 (0,08 𝑥 4407,69370.6821 + 0,7 𝑥 4407,69370,1772 ) = 17,9245

1
ℎ𝑜 = 𝑗𝐻(𝑘/𝐷𝑒)𝑃𝑟 3 (𝜇/𝜇𝑤 )0,14

0,0935 1 𝐵𝑡𝑢
ℎ𝑜 = 17,9245 ( ) 𝑥41,9773 𝑥(1) = 70,6006 . 𝑓𝑡 2 . ℉
0,0825 ℎ

4
Menghitung clean overall coefficient

𝐷𝑜 𝐷𝑜. ln(𝐷𝑜/𝐷𝑖) 1 −1
𝑈𝑐 = [ + + ]
ℎ𝑖𝐷𝑖 2𝑘𝑡𝑢𝑏𝑒 ℎ𝑜

Berdasarkan Table A.16 (Page 570), rentang nilai ktube untuk material carbon steel berkisar
antara 24 – 30 Btu/h.ft.oF. Dalam hal ini nilai ktube yang dipilih adalah 26 Btu/h.ft.oF.
−1
1 (1/12). ln(1/0,834) 1
𝑈𝑐 = [ + + ] = 52,6721 𝐵𝑡𝑢/ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉
264,6721 𝑥 0,834 2 𝑥 26 70,6006

karena nilai Uc > Ureq maka perhitungan dapat dilanjutkan.

Fouling factors
Sebelumnya pada bagian membuat spesifikasi awal telah dipilih nilai fouling factor untuk fluida
organik adalah 0,001 h.ft2.F/Btu sehingga dapat dicari nilai total fouling allowance,

𝑅𝐷𝑖 𝐷𝑜
𝑅𝐷 = + 𝑅𝐷𝑜
𝐷𝑖

0,001 𝑥 1
𝑅𝐷 = + 0,001 = 0,0022 ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉/𝐵𝑡𝑢
0,834

Menghitung design overall coefficient

𝑈𝐷 = (1/𝑈𝑐 + 𝑅𝐷 )−1 = (1/52,6721 + 0,0022)−1 = 47,2024 𝐵𝑡𝑢/ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉

karena nilai UD < Ureq maka perhitungan tidak dapat dilanjutkan dan perlu dilakukan trial kedua.

(c) Trial Kedua


Pada trial kedua ini yang perlu diganti adalah perkiraan nilai UD dan nilai ktube sehingga perhitungan
pada trial kedua ini dimulai dari perkiraan nilai UD.

Memperkirakan nilai UD
Untuk trial kedua, nilai UD yang dipilih adalah 42 Btu/h.ft2.oF.

Menghitung luas perpindahan panas (A) dan jumlah tube (nt)


𝑞 2.125.000
𝐴= = = 1142,1763 𝑓𝑡 2
𝑈𝐷 𝐹(∆𝑇𝑙𝑛 )𝑐𝑓 42 𝑥 0,8444 𝑥 52,46

𝐴 1142,1763
𝑛𝑡 = = = 218,2502 ≅ 218
𝜋𝐷𝑂 𝐿 3,14 𝑥 ( 1 ) 𝑥 20
12

Jumlah tube passes (np)


Dari Table B.1 (Page 582) untuk 1 in., 14 BWG diperoleh Di = 0,834 in. (0,0695 ft).

5
4ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) 4 𝑥 80.037,6648 (𝑛𝑝/218)
𝑅𝑒 = = = 5919,0189 𝑛𝑝
𝜋𝐷𝑖𝜇 3,14 𝑥 0,0695 𝑥 0,47 𝑥 2,419
Jumlah tube passes yang dipilih harus genap, serta menghasilkan aliran turbulen (Re ≥ 104)
maka di-trial np = 2. Lalu dicek kecepatan fluida,
80.037,6648
ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) ( )𝑥(2/218)
𝑉= = 3600 = 1,0381 𝑓𝑡/𝑠
𝜌𝜋𝐷𝑖 2 /4 0,83 𝑥 62,43 𝑥 3,14 𝑥 (0,0695)2 /4

karena nilai kecepatan fluida yang diperoleh tidak masuk dalam range yang ditentukan yaitu 3 – 8
ft/s (Page 158) maka diubah np = 6.
80.037,6648
ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) ( 3600 )𝑥(6/218)
𝑉= 2
= = 3,1144 𝑓𝑡/𝑠
𝜌𝜋𝐷𝑖 /4 0,83 𝑥 62,43 𝑥 3,14 𝑥 (0,0695)2 /4

karena kecepatan fluida telah sesuai maka np = 6 dapat digunakan.

Menentukan ukuran shell dan jumlah tube aktual


Dari tabel jumlah tube (Table C.5) untuk 1 in. tube, 1,25 in. square pitch dengan np = 6 dan tipe
head S, nilai nt = 218 mendekati nt = 212 maka diperoleh shell ID nya yaitu ds = 25 in.

Perhitungan overall coefficient yang diperlukan

𝑞 2.125.000 𝐵𝑡𝑢
𝑈𝑟𝑒𝑞 = = = 43,2383 . 𝑓𝑡 2 . ℉
𝑛𝑡 𝜋𝐷𝑜 𝐿𝐹(∆𝑇𝑙𝑛 )𝑐𝑓 212 𝑥 3,14 𝑥 ( 1 ) 𝑥 20 𝑥 0,8444 𝑥 52,46 ℎ
12

Menghitung hi

4ṁ(𝑛𝑝/𝑛𝑡) 4 𝑥 85000(6/212)
𝑅𝑒 = = = 38783,4222
𝜋𝐷𝑖𝜇 3,14 𝑥 0,0695 𝑥 0,47 𝑥 2,419

𝑘 1
ℎ𝑖 = ( ) 𝑥 0,023𝑅𝑒 0,8 𝑃𝑟 3 (μ/𝜇𝑤 )0,14
𝐷𝑖
0,083 1 𝐵𝑡𝑢
ℎ𝑖 = ( ) 𝑥 0,023 𝑥 38783,42220,8 𝑥 6,8493 𝑥 (1) = 244,5009 . 𝑓𝑡 2 . ℉
0,0695 ℎ

Menghitung ho

𝐵 = 0,3 𝑑𝑠 = 0,3 𝑥 25 = 7,5 𝑖𝑛.

𝐶 ′ = 0.25 𝑖𝑛. (dari 𝐅𝐢𝐠𝐮𝐫𝐞 𝟑. 𝟏𝟕)

𝑑𝑠. 𝐶 ′ . 𝐵 25 𝑥 0,25 𝑥 7,5


𝑎𝑠 = = = 0,2604 𝑓𝑡 2
144 𝑃𝑇 144 𝑥 1,25

ṁ 80.037,6648
𝐺= = = 307364,3041 𝑙𝑏𝑚/ℎ. 𝑓𝑡 2
𝑎𝑠 0,2604

𝑑𝑒 = 0,99 𝑖𝑛. (dari 𝐅𝐢𝐠𝐮𝐫𝐞 𝟑. 𝟏𝟕)

6
0,99
𝐷𝑒 = = 0,0825 𝑓𝑡
12
𝐷𝑒. 𝐺 0,0825 𝑥 307364,3041
𝑅𝑒 = = = 3811,8764
𝜇 2,75 𝑥 2,419

Selanjutnya dilakukan perhitungan Colburn factor (jH) menggunakan persamaan (3.21) :

𝑗𝐻 = 0,5(1 + 𝐵⁄𝑑𝑠) 𝑥 (0,08𝑅𝑒 0,6821 + 0,7𝑅𝑒 0,1772 )

𝑗𝐻 = 0,5(1 + 0,3) 𝑥 (0,08 𝑥 3811,87640.6821 + 0,7 𝑥 3811,87640,1772 ) = 16,3726

1
ℎ𝑜 = 𝑗𝐻(𝑘/𝐷𝑒)𝑃𝑟 3 (𝜇/𝜇𝑤 )0,14

0,0935 1 𝐵𝑡𝑢
ℎ𝑜 = 16,3726 ( ) 𝑥41,9773 𝑥(1) = 64,488 . 𝑓𝑡 2 . ℉
0,0825 ℎ

Menghitung clean overall coefficient

𝐷𝑜 𝐷𝑜. ln(𝐷𝑜/𝐷𝑖) 1 −1
𝑈𝑐 = [ + + ]
ℎ𝑖𝐷𝑖 2𝑘𝑡𝑢𝑏𝑒 ℎ𝑜

Pada trial kedua ini, nilai ktube yang dipilih adalah 30 Btu/h.ft.oF.
−1
1 (1/12). ln(1/0,834) 1
𝑈𝑐 = [ + + ] = 48,3959 𝐵𝑡𝑢/ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉
244,5009 𝑥 0,834 2 𝑥 30 64,488

karena nilai Uc > Ureq maka perhitungan dapat dilanjutkan.

Fouling factors
Sebelumnya pada bagian membuat spesifikasi awal telah dipilih nilai fouling factor untuk fluida
organik adalah 0,001 h.ft2.F/Btu sehingga dapat dicari nilai total fouling allowance,

𝑅𝐷𝑖 𝐷𝑜
𝑅𝐷 = + 𝑅𝐷𝑜
𝐷𝑖

0,001 𝑥 1
𝑅𝐷 = + 0,001 = 0,0022 ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉/𝐵𝑡𝑢
0,834

Menghitung design overall coefficient

𝑈𝐷 = (1/𝑈𝑐 + 𝑅𝐷 )−1 = (1/48,3959 + 0,0022)−1 = 43,739 𝐵𝑡𝑢/ℎ. 𝑓𝑡 2 . ℉

karena nilai UD > Ureq maka perhitungan dapat dilanjutkan.

7
Over-surface dan over-design
𝑈𝐶 48,3959
𝑜𝑣𝑒𝑟 − 𝑠𝑢𝑟𝑓𝑎𝑐𝑒 = −1= − 1 = 11,93 %
𝑈𝑟𝑒𝑞 43,2383
𝑈𝐷 43,739
𝑜𝑣𝑒𝑟 − 𝑑𝑒𝑠𝑖𝑔𝑛 = −1= − 1 = 1,16 %
𝑈𝑟𝑒𝑞 43,2383

Tube-side pressure drop

𝑓 = 0,4137 𝑅𝑒−0,2585 = 0,4137 (38783,4222)−0,2585 = 0,0269

𝑛𝑝 6
ṁ( 𝑛 ) 85000(212)
𝑡
𝐺= = = 634446,5633
𝜋𝐷𝑖2 /4 3,14 𝑥 0,06952 /4

𝑓𝑛𝑝 𝐿𝐺 2 0,0269 × 6 ×20 ×634446,56332


ΔPf = 7,5 ×1012 𝐷 𝑠ф = = 3,0033 psi
𝑖 7,5 ×1012 × 0,0695 × 0,83 × 1

ΔPr = 1,334 x 10-13 (2np – 1,5) G2/s = 1,334 x 10-13 x (2 x 6 – 1,5) x 634446,56332/0,83
ΔPr = 0,6793 psi

Table 5.3 (Page 160) menyatakan bahwa nozzle ukuran 6 in. cocok untuk shell ukuran 25 in. Disini
diasumsikan pipa schedule 40 digunakan untuk nozzle,

Dn = 6,065 in = 0,5054 ft (dari Table B.2)

4ṁ 4 ×85000
Ren = 𝜋𝐷 = 3,14 𝑥 0,5054 ×0,47 ×2,419 = 188443,1282
𝑛µ

Gn = ṁ/(πDn2/4) = 85000/(3,14 x 0,50542/4) = 423915,0095 lbm/h.ft2

karena aliran pada nozzle turbulen maka persamaan (5.4) dapat digunakan.

ΔPn = 2 x 10-13NsGn2/s = 2 x 10-13 x 1 x (423915,0095)2/0,83


ΔPn = 0,0433

Total pressure drop pada sisi tube yaitu :

ΔPi = ΔPf + ΔPr + ΔPn = 3,0033 + 0,6793 + 0,0433 = 3,7259 psi

Shell-side pressure drop


Untuk Re ≥ 1000,

𝑓1 = (0,0076 + 0,000166 𝑑𝑠 )𝑅𝑒 −0,125


= (0,0076 + 0,000166 × 25)(3811,8764)−0,125
= 0,00419 ft2/in2

8
𝑓2 = (0,0016 + 5,8 × 10−5 𝑑𝑠 )𝑅𝑒 −0,157
= (0,0016 + 5,8 × 10−5 × 25)(3811,8764)−0,157
= 0,000836 ft2/in2

𝑓 = 144{f1 – 1,25(1-B/ds)(f1 – f2)}


= 144{0,00419 – 1,25(1 – 0,3)(0,00419 – 0,000836)}
= 0,1808

Jumlah baffle space


nb + 1 ≅ L/B = (20 x 12) / 7,5 = 32

Friction loss

𝑓𝐺 2 𝑑 (𝑛 +1)
𝑠 𝑏 0,1808 × 307364,30412 × 25 × 32
ΔPf = 7,5 ×1012 𝑑
= = 2,272 psi
𝑒 𝑠ф 7,5 × 1012 × 0,99 × 0,81 × 1

Diasumsikan nozzle schedule 40 dengan ukuran 6 in juga digunakan pada shell,


Dn = 6,065 in = 0,5054 ft (dari Table B.2)

4ṁ 4 × 80.037,6648
Ren = 𝜋𝐷 = = 30326,4065
𝑛 µ 3,14 𝑥 0,5054 × 2,75 × 2,419

Gn = ṁ/(πDn2/4) = 80.037,6648/(3,14 x 0,50542/4) = 399166,6757 lbm/h.ft2

karena aliran pada nozzle turbulen maka persamaan (5.4) dapat digunakan.

ΔPn = 2 x 10-13NsGn2/s = 2 x 10-13 x 1 x (399166,6757)2/0,81


ΔPn = 0,0393 psi

Total pressure drop pada sisi shell yaitu :


ΔPo = ΔPf + ΔPn = 2,272 + 0,0393 = 2,3113 psi

Dikarenakan total pressure drop pada sisi tube dan shell < 7 psi maka konfigurasi HE Shell
and Tube ini dapat diterima dan tidak perlu dilakukan trial kembali.

(d) Desain akhir Heat Exchanger


Tube-side fluid Amyl acetate
Shell-side fluid Amyl alcohol
Shell Type AES, 25-in. ID

9
Tube bundle 212 tubes, 1-in. OD, 14 BWG, panjang 20 ft, pada
1,25-in. square pitch, disusun untuk 6 pass.
Heat-transfer area (A) 1142,1763 ft2
Required overall coefficient (Ureq) 43,2383 Btu/h.ft2.oF
Clean overall coefficient (Uc) 48,3959 Btu/h.ft2.oF
Design overall coefficient (UD) 43,739 Btu/h.ft2.oF
Over-surface 11,93 %
Over-design 1,16 %
Tube-side pressure drop (ΔPi) 3,7259 psi
Shell-side pressure drop (ΔPo) 2,3113 psi
Baffle 20% cut tipe segmental dengan spacing sekitar 7,5
in.
Sealing strip Sepasang per sepuluh tube row.
Nozzle 6-in. schedule 40 pada tiap sisi tube dan shell.
Material Semuanya carbon steel.

10
2.) Dik : Data awal yang diperoleh dari soal :
Pada bagian Tube (Vapor) Pada bagian Shell (Cooling tower)
ṁ = 65000 lb/h Fluida = water
Pinlet = 18 psia Pinlet = 40 psia
ΔPmax = 2 psia ΔPmax = 10 psi
Tout = 180 oF Tin = 90 oF

Komponen Persen mol


Etanol 32
Isopropanol 10
1-Propanol 23
2-Metil-1-Propanol 19
1-Butanol 16

Berikut ini properties untuk masing-masing fluida :


Fluid Property Etanol Isopropanol 1-Propanol 2-Metil-1-Propanol 1-Butanol
CP (Btu/lbm.oF)
k (Btu/h.ft.oF)
µ (cp)
Specific gravity
Pr
λ (cal/g) 204,26 159,35 164,36 138,08 141,26
Keterangan :
 Nilai λ (panas laten) diperoleh dari Table A.17 (Page 573-575)
 Nilai CP (kapasitas panas) diperoleh dari Figure A.3 (Page 580)
 Nilai k (konduktivitas panas) diperoleh dari Table A.15 (Page 568)
 Nilai µ (viskositas) diperoleh dari Figure A.1 (Page 576-577)
 Untuk nilai Pr (Prandtl number) diperoleh dari persamaan :
𝐶𝑝. 𝜇
Pr =
𝑘
Penyelesaian :
Kondensor shell and tube dengan sisi shell horizontal yang disusun untuk single pass.
Neraca Energi
𝑞 = (ṁ. λ)𝑣𝑎𝑝𝑜𝑟
= 65000 𝑥 (204,26 + 159,35 + 164,36 + 138,08 + 141,26)
= 52.475.150 Btu/h

11
LAMPIRAN

 Viskositas (µ) untuk amyl acetate pada soal nomor 1

12
 Viskositas (µ) untuk amyl alcohol pada soal nomor 1

13
 Panas spesifik (CP) untuk amyl acetate pada soal nomor 1

14
 Panas spesifik (CP) untuk amyl alcohol pada soal nomor 1

15