Anda di halaman 1dari 12

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. KEPEMIMPINAN
PRODI S1 TS-FT

Skor Nilai:

journal of theHigher Education Administration Commons, and theHigher


Education and Teaching Commons
( Leadership and Management – are they alike? And sajid ali,2004)

NAMA MAHASISWA : DANIEL PARTOGI HUTASOIT


NIM : 5181250005
DOSEN PENGAMPU : Dr. ROSNELLI.,Mpd
MATA KULIAH : KEPEMIMPINAN

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK – UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
Oktober 2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita haturkan kepada tuhan yang maha esa atas berkat
kasih dan rahmatnya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Critical Journal
Review mata kuliah kepemimpinan dengan Journal yang berjudul.
Saya berterima kasih kepada ibu dosen yang bersangkutan yang sudah
Memberikan bimbingannya kepada kami.
Saya juga menyadari bahwa tugas Critical Journal Review ini masih banyak
kekurangan, oleh karena itu saya minta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan
dan juga saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna
kesempurnaan tugas Critical Journal Review ini.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat serta bisa
menambah pengetahuan bagi pembaca.

Medan, Oktober 2018

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………….iii
BAB I. PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………1
A.RASIONALISASI PENTINGNYA CJR……………………………………………………………1
B.TUJUAN PENULISAN CJR………………………………………………………………………….1
C.MANFAAT CJR…………………………………………………………………………………………..1
D.IDENTITAS ARTIKEL DAN JOURNAL YANG
DIREVIEW…………………………………………………………...1-2
BAB II. RINGKASAN ISI
ARTIKEL………………………………………………………………………3-6
BAB III.
PEMBAHASAN/ANALISIS…………………………………………………………………………………7
A.PEMBAHASAN ISI
JOURNAL…………………………………………………………………………….7
B.KELEMAHAN DAN KELEBIHAN ISI ARTIKEL
JOURNAL…………………………………………………..8
BAB IV. PENUTUP………………………………………………………………………………………..9
A.KESIMPULAN………………………………………………………………………………………….9
B.REKOMENDASI………………………………………………………………………………………..9
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………………..9
BAB I
PENDAHULUAN

A . Rasionalisasi Pentingnya CJR


Dalam sebuah proses pembelajaran terutama seorang mahasiswa sangat

diperlukan pengalaman yang sangat banyak tentang penguasaan materi dalam

Artikel maupun Journal penelitian dari beberapa ahli. Ini sangat penting

karena didalam sebuah Artikel Maupun Journal terdapat sangat banyak

pengetahuan suatu materi pembelajaran. Mahasiswa biasanya sangat malas

dan bahkan tidak mau jika disuruh membaca sebuah Jurnal, maka dari itu

dibuat tugas untuk para mahasiswa meriview/mengkritik sebuah

Artikel/Journal agar mahasiswa dapat mengupas isi Jurnal dan tau bagaimana

cara membuat sebuah Jurnal nantinya.

B .Tujuan Penulisan CJR

Adapun manfaat penulisan CJR ini ialah:

1.memenuhi tugas pada mata kuliah kepemimpinan agar semakin

meningkatkan kemampuan dalam mereview isi Journal tersebut.

2.Menguatkan daya agar mahasiswa jadi lebih kritis dalam memahami isi

Artikel Dan Journal tersebut.

3.untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis Artikel

maupun Journal nantinya.

C. Manfaat Penulisan CJR

Adapun manfaat penulisan CJR Ini ialah:

1.untuk membiasakan mahasiswa membaca isi Artikel dan Journal karena

mahasiswa membedah isi Artikel dan mengkritiknya.

2.untuk menambah wawasan mahasiswa karena banyak membaca isi Artikel

dan Journal.

D. Identitas Artikel Dan Journal Yang direview


JURNAL I

1. Judul artikel : Leadership and Management – are they alike?

2. Nama Journal : Part of theHigher Education Administration Commons, and

theHigher Education and Teaching Commons

3. Edisi Terbit : -

4. Pengarang Artikel : Sajid Ali

5. Penerbit : The Aga Khan University

6. Kota terbit : karachi

7. Nomor ISSN : -

8. Alamat situs : http://ecommons.aku.edu/pakistan_ied_pdck

JURNAL II

1. Judul artikel : EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN


BERBASIS MADRASAH
2. Nama Journal : Jurnal Kependidikan Islam VII (I) (2017

3. Edisi Terbit : -

4. Pengarang Artikel : Feska Ajefri

5. Penerbit : -

6. Kota terbit : lampung tengah

7. Nomor ISSN : 2086-6186

8. Alamat situs : http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/idaroh


BAB II

RINGKASAN ISI ARTIKEL

JURNAL I

A.PENDAHULUAN

beberapa penulis telah mengacaukan istilah kepemimpinan dan

manajemen dengan menggunakannya secara bergantian atau berdebat untuk

salah satu yang memasukkan yang lain atau menyoroti karakteristik tumpang

tindih mereka (Selznick, 1957; Nicholls, 2002; Hodgkinson, 1983; Jaques, 1996;

Jaques & Clement, 1991; Fidler dalam Gronn 1999). Melihat kepemimpinan dari

perspektif ini mengkonseptualisasikannya dalam salah satu dari dua cara yaitu

manajemen menjadi fungsi kepemimpinan atau kepemimpinan yang berfungsi

sebagai manajemen atau keduanya hanya dua nama untuk serangkaian kegiatan

yang sama. Namun, jika ditelaah secara kritis, kepemimpinan dan manajemen

tampaknya merupakan kumpulan fungsi yang berbeda yang memiliki

karakteristik yang cukup berbeda dari yang lain. Artikel ini akan mencoba untuk

menyoroti perbedaan antara kepemimpinan dan manajemen untuk menyatakan

bahwa mereka berbeda. Dengan demikian hal itu akan menekankan bahwa

perbandingan di antara mereka tidak selalu memerlukan hubungan hierarkis. Jadi

tampaknya penting untuk berpikir tentang perbedaan di antara mereka karena

mirip dengan perbedaan antara fungsi manusia yang berbeda dan proses

kelompok (misalnya pembacaan yang berbeda dari tulisan atau konflik yang

berbeda dari kerjasama). Pemahaman konsep dan praktis yang lebih baik

diperlukan untuk lingkungan organisasi, sosial dan politik yang kita tinggali.

Artikel ini juga akan mencoba membedakan antara kepemimpinan dan

pemimpin, serta manajemen dan manajer. Ini akan membantah bahwa

kepemimpinan dan manajemen adalah tindakan (atau proses) sementara

pemimpin dan manajer adalah aktor. Akting dan aktor tidak bisa sama, karena
akting adalah proses dan aktor adalah kepribadian. Memfokuskan perhatian kita

terutama terhadap kepribadian aktor tidak memastikan bahwa kita juga

meningkatkan pengetahuan kita tentang proses bertindak dan sebaliknya. Banyak

literatur kepemimpinan (terutama dipengaruhi oleh pelatihan sektor perusahaan

untuk para pemimpin) telah mencoba untuk datang dengan ciri-ciri pemimpin

yang efektif yang menyiratkan bahwa menumbuhkan sifat-sifat seperti itu dalam

kepribadian menghasilkan kualitas kepemimpinan dan tindakan kepemimpinan

berikut (yang bukan situasi dalam praktik). Kepemimpinan adalah proses yang

kompleks dan muncul dalam kekacauan daripada ketertiban (Barker, 1997, 2001).

B. DESKRIPSI ISI

Kepemimpinan

Karena sebagian besar ulama dalam kepemimpinan setuju tentang

karakteristik yang mendefinisikan manajemen, hanya sedikit yang akan setuju

pada definisi kepemimpinan yang diterima secara universal. Faktanya beberapa

ahli mengklaim bahwa ada banyak definisi kepemimpinan karena ada sejumlah

orang yang telah mencoba untuk menulis tentang kepemimpinan. Yukl (1994, pp.

4-5) telah menempatkan dilema definisi ini dengan cara yang tepat dengan

menunjukkan bahwa bidang kepemimpinan masih belum mencapai tahap di

mana ia dapat muncul dengan definisi yang "benar", tetapi ada beberapa definisi

yang lebih baik menjelaskan fenomena daripada yang lain. Definisi biasanya

tergantung pada interpretasi subjektif dari seorang peneliti individu.

Pada awal artikel itu ditata bahwa manajemen dan kepemimpinan adalah dua

fungsi yang berbeda dan tidak boleh bingung satu sama lain. Upaya juga

dilakukan untuk menyoroti pentingnya perbedaan ini dan alasan kebingungan

diikuti dengan definisi manajemen dan kepemimpinan. Mengingat perbedaan ini,

tampaknya logis untuk membedakan kepemimpinan dari manajemen

berdasarkan karakteristik utama mereka. Rost (1993) memberikan diskusi yang

berguna tentang perbedaan antara manajemen dan kepemimpinan berdasarkan


analisisnya tentang literatur kepemimpinan yang tersebar di seluruh abad ke-20.

Meskipun saya akan berusaha membuat perbedaan yang serupa, saya tidak akan

sepenuhnya mendukung ide manajemen dan kepemimpinannya sebagai

'hubungan' sebagai lawan dari 'proses' atau 'perilaku' (hal.146). Saya setuju bahwa

manajemen seharusnya tidak dilihat sebagai perilaku seorang manajer, tetapi

lebih baik dilihat sebagai proses dan bukan hanya sebagai sebuah hubungan.

Proses ini jelas melibatkan hubungan di antara para aktor; karenanya, perbedaan

halus yang dibuat oleh Rost tampaknya tidak terlalu banyak dalam kenyataan.

JURNAL II

A.PENDAHULUAN

Fakta dewasa ini menyatakan bahwa mutu pendidikan harus terus

berupaya dan berusaha mengarah kepada perbaikan terutama dari segi

manajemen yang dianggap sangat perlu untuk menciptakan sumber daya

manusia yang berkualitas, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan

kualitas pendidikan adalah melalui penerapan manajemenberbasis madrasah

atau MBM. Hal ini didasarkan pada suatu asumsi bahwa MBM merupakan

pemikiran ke arah pengelolaan pendidikan yang memberi keleluasaan kepada

madrasah untuk mengatur dan melaksanakan berbagai kebijakan secara luas.

Manajemen berbasis madrasah MBM Adalah bentuk alternatif madrasah sebagai

hasil dari desentralisasi pendidikan. Secara umum MBM dapat diartikan sebagai

model manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada madrasah dan

mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung

semua warga madrasah (kepala madrasah, guru, siswa, karyawan, orang tua

siswa dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu madrasah berdasarkan tujuan

pendidikan nasional.

B. DESKRIPSI ISI
Pengertian Kepemimpinan adalah terjemahan dari bahasa Inggris

leadership yang berasal dari kata leader. Kata leader muncul pada tahun 1300-an,

sedangkan kata leadership muncul belakangan sekitar tahun 1700-an.1 Literatur

tentang kepemimpinan jumlahnya sangat banyak dan definisi kepemimpinan

bervariasi sebanyak orang yang mencoba mendefinisikan konsep kepemimpinan

itu sendiri. Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh

oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi dan mengarahkan orang dengan cara

kepatuhan, kepercayaan, kehormatan, dan kerja sama yang bersemangat dalam

mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan adalah kemampuan untuk

mempengaruhi, memberi inspirasi, dan mengarahkan tindakan seseorang atau

kelompok untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Perbedaan Pemimpin dengan Manajer

Perbedaan pemimpin (leader) dan manajer memang tidak ada habisnya. Salah

satu sebabnya adalah satu peran tersebut tidak mungkin dilakukan tanpa

keberadaan peran lain. Pemimpin yang tidak bisa mengelola (to manage) akan

gagal dalam kepemimpinannya, sementara manajer yang tidak bisa memimpin(to

lead) akan gagal dalam aktivitas manajerialnya. Namun sesungguhnya pemimpin

(leader) dan manajer merupakan dua konsep yang berbeda dan terdapat

perbedaan diantara keduanya. Pemimpin (leader) adalah seorang pemimpin yang

mempunyai sifatsifat kepemimpinan personality atau

authority(berwibawa,Sedangkan manajer juga merupakan seorang pemimpin,

yang dalam praktek kepemimpinannya hanya berdasarkan “kekuasaan atau

authority formalnya” saja. Bawahan atau karyawan atau staf menuruti perintah-

perintahnya karena takut dikenakan hukuman oleh manajer tersebut.

BAB III
PEMBAHASAN/ANALISIS
A.PEMBAHASAN ISI JOURNAL
Kepemimpinan dan manajer menurut artikel/jurnal I:
Kepemimpinan adalah proses timbal balik dari mobilisasi, oleh orang-orang
dengan motif dan nilai-nilai tertentu, berbagai sumber daya ekonomi, politik, dan
lainnya, dalam konteks persaingan dan konflik, dalam rangka mewujudkan
tujuan secara independen atau saling dipegang oleh kedua pemimpin dan
pengikut.
Manajer adalah Seorang manajer adalah "seseorang yang dalam peran di mana dia
[atau dia] berwenang untuk mendapatkan pekerjaan yang dilakukan melalui
bawahan yang bekerja untuk yang dia Dimintai pertanggungjawaban’’.
Manajemen adalah hubungan otoritas antara setidaknya satu manajer dan satu
bawahan yang mengoordinasikan kegiatan mereka untuk memproduksi dan
menjual barang dan / atau jasa tertentu.
Kepemimpinan dan manajer menurut artikel/jurnal II:
Kepemimpinan adalah Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau

memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai

tujuan organisasi. Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi dan mengarahkan

orang dengan cara kepatuhan, kepercayaan, kehormatan, dan kerja sama yang

bersemangat dalam mencapai tujuan bersama.

Manajer adalah juga merupakan seorang pemimpin, yang dalam praktek

kepemimpinannya hanya berdasarkan “kekuasaan atau authority formalnya” saja.

Bawahan atau karyawan atau staf menuruti perintah-perintahnya karena takut

dikenakan hukuman oleh manajer tersebut.

B.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ISI ARTIKEL JOURNAL


1. Dari aspek ruang lingkup isi artikel :
menurut cakupan pada artikel/jurnal utama cakupan materi yang diberikan

sudah sangat kompleks dan sangat memuaskan tetapi kekurangannya artikel ini

sangat sulit dimengerti dan butuh cukup waktu lama untuk memahami isi

artikel/journal ini.Sedangkan pada artikel/journal pembanding cukup lumayan

dimengerti tetapi menurut kami materi yang diberikan artikel/journal kurang


memuaskan karena masih minim sekali materi yang diberikan atau bisa juga

disebut kurang kompleks,

2. Dari aspek tata Bahasa, artikel tersebut adalah :


penggunaan tata bahasa pada artikel utama tata bahasa yang cukup baik juga,
hanya saja karena buku ini menggunakan bahasa inggris sehingga sang pembaca
harus menterjemahkan kalimat per kalimat, sedangkan pada artikel pembanding
cukup baik bahasa yang baku sesuai dengan EYD,penalirkan alur yang cukup
menarik sehingga menarik minat para pembaca.

BAB IV
PENUTUP
A.KESIMPULAN
Kesimpulan yang saya dapat dari tugas Critical Journal Review ini adalah bahwa

dari kedua artikel maupun journal yang saya bandingkan mempunyai kelebihan

dan kekurangan masing-masing artikel/journal tetapi pada dasarnya saling

berhubungan dan mempunyai tujuan yang sama yaitu bagaimana cara

melahirkan seorang pemimpin dan manager yang cara berpikirnya dan tindakan

mendekati sempurna . Jadi intinya tergantung dari pribadi masing-masing cara

seseorang memimpin itu dapat memperoleh hasil yang baik. Meskipun seseorang

tersebut belum bisa memimpin di organisasi maupun masyarakat luas setidaknya

dia dapat memimpin dirinya sendiri.dan jika dia sudah berhasil memimpin

dirinya sendiri maka sudah dipastikan dia mampu memimpin banyak orang di

masyarkat maupun organisasi.

B.REKOMENDASI
Saya mengetahui bahwa dalam penyelesaian tugas Critical Journal Review ini

masih jauh dari kesempurnaan karena keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang

saya miliki, oleh karena itu saya mengharapkan rekomendasi, saran ataupun

kritik yang sifatnya membangun guna menyempurnakan tugas saya ini, agar

dalam pembuatan tugas yang sama kedepannya jauh lebih baik dan semoga

dipembuatan jurnal selanjutnya agar sedikit dikompleks kan agar dapat

menambah minat para pembaca.

DAFTAR PUSTAKA

http://ecommons.aku.edu/pakistan_ied_pdck

http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/idaroh