Anda di halaman 1dari 9

JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

“ PEMERIKSAAN FISIK PADA BAYI “

MATA KULIAH : ASUHAN NEONATUS,BAYI,DAN ANAK


BALITA
BEBAN STUDI : 4 SKS (T:2, P:2)
SEMESTER : III (GANJIL)
TOPIK KETERAMPILAN : PEMERIKSAAN FISIK PADA BAYI
DOSEN : HASMIRA Amd. Keb
WAKTU PERTEMUAN :

Objektif Perilaku Siswa :Setelah melihat demonstrasi dengan menggunkan


phantom, mahasiswa dapat melakukan tindakan
Pemeriksaan Fisik Pada Bayi secara sistematis dan
benar.
Referensi :
1. Dewi,Vivian ,2010 . Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita.
2. Muslihatun Nur Wafi.2010.Asuha Neonatus Bayi dan Anak Balita.
3. Saifuddin A.B 2002 Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan
Neonatal. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: Jakarta
4. Hanifa Wiknojosastro. 2002. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo: Jakarta

Pendahuluan
1. Membuka praktikum dengan mengucapkan salam, memperkenalkan diri dan
menanyakan kondisi kesiapan mahasiswa untuk mengikuti praktikum.
2. Menjelaskan keterkaitan materi praktikum yang akan diberikan dengan materi
yang telah dipelajari sebelumnya.
3. Menjelaskan objektif atau tujuan yang harus dicapai mahasiswa.

1 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

4. Menjelaskan metode yang akan ditempuh mahasiswa dalam praktikum ini, yaitu
dengan memperhatikan peragaan yang ditampilkan oleh dosen kemudian siswa
mempraktikkan sendiri secara berkelompok maupun individual di bawah
bimbingan dosen dan evaluasi.
5. Menjelaskan kepada mahasiswa bahwa keterampilan ini penting dan harus
dikuasai oleh mahasiswa sebagai calon bidan dalam memberikan asuhan
neonatus,bayi,dan anak balita yaitu dalam melakukan pemeriksaan fisik pada
bayi.

Dasar Teori :
Merupakan pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh bidan, perawat, atau dokter
untuk menilai status kesehatan yang dilakukan pada saat bayi baru lahir, 24 jam
setelah lahir, dan pada waktu pulang dari rumah sakit. Dalam melakukan pemeriksaan
ini sebaiknya bayi dalam keadaan telanjang di bawah lampu terang, sehingga bayi
tidak mudah kehilangan panas. Tujuan pemeriksaan fisik secara umum pada bayi
adalah menilai status adaptasi atau penyesuaian kehidupan intrauteri ke dalam
kehidupan ekstrauteri serta mencari kelainan pada bayi.

Petunjuk Umum :
1. Baca dan pelajari Job Sheet yang tersedia
2. Siapkan alat-alat yang dibutuhkan dan susun secara ergonomis
3. Ikutilah petujuk dosen
4. Tanyakan pada dosen/pembimbing klinik bila terdapat hal – hal yang kurang
dimengerti
5. Bekerja secara hati-hati dan teliti

Keselamatan Kerja :
1. Patuhi prosedur pekerjaan
2. Pastikan privacy klien benar – benar terjaga.
3. Lakukan pencegahan infeksi dengan cara cuci tangan sebelum dan setelah
melakukan tindakan.
4. Perhatikan kenyamanan klien
5. Perhatikan kondisi alat sebelum bekerja untuk menilai kelayakan penggunaannya.
6. Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau dan sistematis oleh petugas.

2 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

Alat Bantu Pengajar :


1. Penuntun Belajar 2. Job Sheet 3. Daftar Tilik

Metode :
Demonstrasi dengan empat langkah:
1. Persiapan 2. Penyajian 3. Aplikasi 4. Evaluasi

Persiapan Alat :
Alat Jumlah Alat Jumlah
Lampu yang berfungsi 1 buah Stetoskop 1 buah
untuk penerangan dan
memberikan kehangatan.
Air bersih, sabun, handuk Secukupnya Jam dengan jarum detik 1 buah
kering dan hangat
Kapas dan tempatnya Secukupnya Timbangan bayi 1 buah
Senter/ pen light 1 buah Pengukur panjang bayi 1 buah
Thermometer 1 buah Pengukur lingkar kepala 1 buah
Bengkok 1 buah Pengukur LiLA 1 buah
Sarung tangan bersih 1 pasang Baby Table (meja bayi/ 1 buah
(tidak perlu steril) tempat yang datar, rata,
bersih, kering, dan hangat)
Kain bersih/ Bedong Secukupnya

Persiapan Bahan :
Phantom Bayi / bayi baru lahir

Penyajian :

No LANGKAH / KEGIATAN GAMBAR

1. Membaca basmalah, mengucapkan


salam.
Key Point :

“Senyum,sapa,dan salam”

3 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

2. Menjelaskan pada ibu atau keluarga


maksud dan tujuan dilakukan
pemeriksaan.
Key Point :

“Lakukan Informed consent”


3. Merespon terhadap reaksi keluarga
pasien

Key Point :
“Memberi kesempatan ibu atau keluarga
bayi jika ingin bertanya”

4. Menyusun alat secara ergonomis untuk


memudahkan dalam bekerja.
Key Point :

“Susun alat dan bahan secara berurutan


dan periksa kelengkapannya serta
letakkan pada temoat yang mudah
dijangkau”
5. Mencuci tangan menggunakan sabun di
bawah air mengalir, mengeringkan
dengan handuk bersih.
Key Point :

“Lakukan cuci tangan 7 langkah sesuai


dengan prosedur”
6. Meletakkan bayi pada tempat yang
rata/tempat tidur (mengupayakan tempat
untuk pemeriksaan aman, menghindari
bayi terjatuh) dan di bawah lampu terang.
Key Point :

“ Atur posisi bayi dalam posisi


terlentang”

4 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

7. Memperhatikan keadaan umum bayi.


Usaha Bernafas
Suara tangisan
Warna kulit
Key Point :

“Perhatikan dengan cermat dan teliti”


8. Melakukan Inspeksi dan palpasi Daerah
Kepala
. Melakukan penilaian pada bagian
tersebut, diantaranya :
Key Point :

“Perhatikan dengan cermat dan teliti


adanya tanda-tanda kelainan seperti
Maulage, caput succedaneum, chepal
haematum, Ada tidaknya perdarahan,
serta menilai bentuk kepala”
9. Memeriksa bentuk wajah
Key point :

Kesimetrisan wajah bayi

10. Inspeksi Daerah Mata


Key Point :

“Perhatikan dengan cermat dan telit


apakah ada tanda infeksi, kesimetrisan
mata, konjungtifa dan sclera, kondisi
pupil serta tentang adanya kelainan
seperti mata juling,”
11.
. Pemeriksaan telinga
Key Point :

“Perhatikan dengan cermat dan teliti


mengenai kesimetrisan, ada tidaknya

5 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

lubang telinga,pengeluaran secret, dll”


12.
. Pemeriksaan hidung
Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


mengenai kesimetrisan,bentuk dan ukuran
serta pengeluaran secret,dll”

13.
. Pemeriksaan mulut
Cara :
Key Point :

“Perhatikan dengan cermat dan teliti


adanya bercak pada mukosa mulut,
palatum dan pipi,dan kelainan lainnya
serta reflex sucking dan reflex rooting”
14. Pemeriksaan Leher
Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


mengenai adanya pembesaran vena
jugulari,limfe,nyeri tekan,dll”

15. Pemeriksaan dada.


Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


mengenai kesimetrisan, jumlah putting,
frekuensi napas,dll”

6 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

16.
. Pemeriksaan abdomen
Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


mengenai kesimetrisan, gerakan nafas,
keadaan tali pusat, dll”
17. Pemeriksaan genitalia dan anus
Genitalia laki-laki
Genitalia wanita
Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti”

18. Pemeriksaan ekstremitas


Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


adanya tanda-tanda kelainan”

7 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

19.
. Pemeriksaan kulit
Key Point :

“Lakukan dengan cermat dan teliti


mengenai adanya lanugo,verniks
kaseosa,dll”
20. Melakukan observasi dan pengukuran
bayi.
Key point :

lakukan dengan teliti dan cermat


pengukuran berat badan, panjang badan,
lingkar kepala, lingkar dada, lingkar
perut, dan lila pada bayi.
21. Menjelaskan pada ibu / keluarga tentang
hasil pemeriksaanya.
Key Point :

“beritahukan keluarga hasil pemeriksaan


secara lengkap”

22. Merapikan bayi dan memberikan pada


ibunya kembali.

23.
. Membereskan alat-alat.
Key Point :

“merendam dan mencuci alat bekas


pakai”

8 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D


JOB SHEET Pemeriksaan Fisik Pada Bayi 2016

24.
. Mencuci tangan.
Key Point :

“Lakukan cuci tangan 7 langkah sesuai


dengan prosedur”

25. Melakukan pendokumentasian tindakan


dan hasil pemeriksaan.

26. Mengucapkan hamdalah.

Aplikasi :

1. Meminta salah satu mahasiswa untuk mendemonstrasikan pemeriksaan fisik

pada bayi dengan phantom sesuai dengan langkah-langkah yang terdapat dalam

job sheet dengan menggunakan alat dan bahan serta perlengkapan yang telah

disediakan di laboratorium di bawah bimbingan dosen

2. Meminta tanggapan mahasiswa tersebut tentang peragaan yang telah dilakukan

3. Melakukan review terhadap peragaan yang telah dilakukan mahasiswa serta

meminta komentar dari mahasiswa lainnya

Evaluasi :

1. Setiap langkah dilakukan secara individu dan berurutan

2. Penerapan alat-alat yang digunakan mudah dijangkau dan tersusun secara

sistematis serta digunakan sesuai fungsinya

3. Memperhatikan kesterilan dalam bekerja

4. Penilaian terhadap mahasiswa dilakukan dengan menggunakan daftar tilik.

9 HASMIRA, 15 3145 301 110, Kelas D