Anda di halaman 1dari 4

Kegiatan Bidang Prasarana Fisik

Nama Program Jenis Program Pihak Sasaran Kelompok Terkait


Pembuatan Signage Prasarana Fisik Wisatawan Mahasiswa KKN PPM
Wisata Udayana
Kepala Prebekel Desa
Undisan
Pengadaan Tong Prasarana Fisik Masyarakat Desa Mahasiswa KKN PPM
Sampah untuk Undisan Udayana
Masing-Masing Kepala Prebekel Desa
Banjar Undisan, Kelian
masing-masing
Banjar

Bidang Kegiatan Prasarana Fisik

A. Pembuatan Signage

 Waktu Pelaksanaan : 3 Februari – 2 Maret 2019


 Lokasi : Turunan pada Jalan Besakih berdekatan dengan Perempatan
Kantor Prebekel Desa Undisan dan Jalan menuju Air Terjun Tangkub
 Kelompok Sasaran : Wisatawan yang datang berkunjung
 Pihak Terlibat : Kepala Prebekel Desa Undisan, Mahasiswa KKN PPM
Udayana
 Pelaksanaan :
Pembuatan signage untuk menunjukkan jalan, memberi informasi
mengenai lokasi daerah pengrajin emas dan perak di Desa Undisan , serta lokasi
wisata alam berupa Air Terjun Tangkub yang terdapat di Desa Undisan.
Pembuatan signage ini merupakan salah satu program pengabdian kepada
masyarakat untuk Desa Undisan, dikarenakan informasi mengenai akses menuju
lokasi objek wisata air terjun maupun pengrajin emas dan perak yang masih
terbatas.

Pelaksanaan pembuatan signage wisata ini dilaksanakan mulai dari


tanggal 3 Februari-2 Maret 2019, dengan jumlah anggota bidang prasarana fisik
sebanyak 3 orang. Kegiatan ini diawali dengan melakukan survey terhadap
lokasi, sekaligus untuk menentukan titik tangkap yang mudah terlihat dan
memiliki tekstur tanah yang mumpuni, sehingga mudah di dalam proses
pemasangannya. Tahap selanjutnya, merupakan pemilihan alat dan bahan
untuk pembuatan signage, dilanjutkan dengan proses mendesain logo signage.
Setelah itu, barulah dilakukan pengecatan dasar terhadap papan signage,
setelah cat dasar kering selanjutnya akan disketsa dengan logo signage yang
telah ditentukan. Barulah proses pengecatan berdasarkan sketsa signage
dilakukan dan dibiarkan hingga kering.
Proses selanjutnya merupakan pengambilan bambu sebagai penopang
papan signage, dimana bambu yang telah dipotong sesuai ukuran yang telah
ditentukan akan direndam selama ± 2 hari di dalam air. Setelah proses
perendaman cukup, bambu kemudian diangkut dan diberi cat pelapis agar
bambu lebih kuat serta untuk lebih mendukung segi estetik daripada signage itu
sendiri, dan dibiarkan hingga kering. Barulah, pembuatan kaki-kaki penopang
untuk lebih memperkuat topangan bambu terhadap signage dibuat dan
diikatkan ke bambu penopang. Setelah bambu penopang dan papan signage
selesai, selanjutnya diangkut dengan menggunakan mobil dan sepeda motor
menuju ke titik pemasangan yang telah ditentukan dan dipasang.

 Permasalahan :
Pengerjaan signage ini menjadi lebih lama dari waktu yang diperkirakan,
dikarenakan kondisi cuaca yang tidak menentu, seringnya hujan dan minimnya
cuaca cerah yang mengakibatkan aktifitas terhenti, utamanya merupakan
proses pengecatan dan pengeringan. Selain itu, dalam proses desain kami juga
harus membagi waktu untuk kegiatan KKN lainnya sehingga waktu produktif
kami untuk mengerjakan desain menjadi berkurang.

 Solusi :
Solusi yang dapat di lakukan dalam menjalakan proker adalah membagi tugas
semaksimal mungkin , mempercepat jam kerja, melakukan proses pengerjaan
yang dapat dilakukan di dalam ruangan yakni mendesain dan menggambar logo
signage serta meminta bantuan kepada bidang lain.

 Dampak :
Dampak yang di harapkan setelah pemasanagan signage ini adalah
memperjelas mengenai akses menuju lokasi-lokasi pengrajin emas dan perak
serta air Terjun Tangkub yang berada di Desa Undisan bagi wisatawan yang
datang berkunjung. Untuk itu, kami berharap agar pemasangan signage ini
mampu memperjelas area-area yang berpotensi sebagai tempat wisata yang
tentunya dapat memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat Desa
Undisan.

B. Pengadaan Bak Sampah


 Waktu Pelaksanaan : 10 Februari – 1 Maret 2019
 Lokasi : Masing-Masin Banjar Adat di Desa Undisan
 Kelompok Sasaran : Masyarakat Desa Undisan
 Pihak Terlibat : Kelian Banjar Adat di Desa Undisan, STT tiap banjar,
Mahasiswa KKN PPM Udayana
 Pelaksanaan :
Pengadaan bak sampah yang diperuntukkan sebagai sumbangan untuk
masing-masing banjar adat, sebagai suatu fasilitas tambahan dalam
penampungan sampah baik sampah organik maupun non-organik yang
dihasilkan setelah adanya kegiatan ataupun selama berlangsung nya suatu
kegiatan di masing-masing banjar adat. Sampah yang ditampung selanjutnya
akan dibuang ke tempat penampungan akhir masing-masing desa adat .

Pelaksanaan pengadaan bak sampah ini dilaksanakan mulai dari tanggal


10 Februari-1 Maret 2019, dengan jumlah anggota bidang prasarana fisik
sebanyak 3 orang. Kegiatan ini diawali dengan melakukan survey terhadap bak
sampah yang kuat dan kokoh di sekitaran daerah Mengwi, setelah mendapatkan
yang sesuai, kemudian dibawa dengan menggunakan mobil menuju ke lokasi
KKN. Selanjutnya, bak sampah akan dibersihkan dan dibiarkan kering sembari
mendesain logo untuk bak sampah agar terlihat lebih menarik dan inovatif,
kemudian bak sampah akan diberikan warna dasar sebagai dasaran untuk logo
yang akan disketsa dan diwarnai sekaligus menjadi pelapis untuk sampah itu
sendiri. Proses selanjutnya, bak sampah akan diberikan sketsa logo dan barulah
diwarnai sesuai dengan desain yang telah ditentukan dan dibiarkan hingga
kering.
Pembagian bak sampah menuju ke masing-masing banjar adat
dilakukan setelah bak sampah kering dan diangkut dengan menggunakan
sepeda motor untuk kemudian dibagikan menuju ke masing-masing banjar
sebagai sumbangan dari KKN PPM XVIII.

 Permasalahan :
Pengerjaan pengadaan bak sampah ini menjadi lebih lama dari waktu yang
diperkirakan, juga dikarenakan kondisi cuaca yang tidak menentu, seringnya
hujan dan minimnya cuaca cerah yang mengakibatkan aktifitas terhenti, yang
utamanya berpengaruh pada pada proses pengecatan dan pengeringan.
Dikarenakan mengalami keterhambatan dalam proses pengerjaan bak sampah
ini, yang juga turut berbenturan dengan pengerjaan program kerja lainnya yang
telah mulai berjalan maka menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman ke
masing-masing banjar adat.

 Solusi :
Solusi yang dapat di lakukan dalam menjalakan proker adalah menggunakan
cetakan untuk logo yang kemudian disemprot cat pylox untuk lebih
mempercepat pengerjaan dan meminta bantuan dari bidang lain di dalam
proses pengecatan dasar dan penyelesaiannya.

 Dampak :
Dampak yang di harapkan setelah pengadaan bak sampah ini adalah turut
meningkatakan kesadaran masyarakat Desa Undisan mengenai pentingnya
membuang sampah di tempatnya serta pentingnya melestarikan lingkungan
sekitar yang mampu menciptakan suasana yang harmoni dan sejuk apabila
lingkungan bersih.