Anda di halaman 1dari 2

Leptospirosis

No. Dokumen : SOP


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/2

YULIA KARTIKA
Puskesmas Tragah
NIP 19800315 200903 2 002

1. Pengertian Penanganan penyakit leptospirosis merupakan serangkaian tindakan deteksi cepat


dan koreksi segera terhadap penyakit zoonosis yang disebabkan oleh leptospira
pathogen Leptospira icterohemorrhagia . Manifestasi penyakit dari yang
asimptomatik sampai yang fulminan (Weil’s disease).
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan leptospirosis di Puskesmas Tragah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tragah Tentang
4. Refrensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinik bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
5. Alat dan Bahan 1. Alat Tulis
2. Buku Regsiter
3. Rekam Medis
6. Prosedur / 1. Petugas menanyakan keluhan dan gejala yang dirasakan oleh pasien.
Langkah-langkah 2. Petugas mencatat hasil anamnesa di kartu status pasien.
3. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien : tekanan darah, nadi, frekuensi
pernafasan. Lakukan pemeriksaan kepala/leher, dada, perut dan ekstrimitas.
4. Lakukan pemeriksaan penunjang pada pasien antara lain dengan:
Isolasi Leptospira : dari specimen darah atau urine.
5. Tentukan derajat keparahan leptospirosis dari pasien.
6. Bila pasien menderita Leptospirosis ringan, maka dilakukan pengobatan:
Doksisiklin 100 mg oral 2x sehari atau Ampicillin 500-750 mg peroral 4x
sehari atau Amoxillin 500 mg per oral 4x sehari.
7. Bila pasien menderita Leptospirosis sedang-berat, maka dilakukan
pengobatan:
Penicillin G 1,5 juta unit iv, 4xsehari
Ampicillin 1 gram iv, 4xsehari
Amoxillin 1 gram iv, 4x sehari
Erithromycin 500 mg iv, 4x sehari
8. Untuk kemoprofilaksis digunakan doksisiklin 200 mg per oral sekali seminggu.

Berikan KIE kepada pasien mengenai kegawatan yang dapat terjadi pada pasien
dan tindakan apa yang harus dilakukan bila mengalaminya.

Penatalaksanaan terapi:

7. Diagram Alir 1. Leptospirosis ringan, maka dilakukan pengobatan:


Doksisiklin 100 mg oral 2x sehari atau
Ampicillin 500-750 mg peroral 4x sehari atau
Amoxillin 500 mg per oral Mulai
4x sehari.
2. Leptospirosis sedang-berat, maka dilakukan pengobatan:
Penicillin G 1,5 juta unit iv, 4xsehari
Ampicillin 1 gram iv, 4xsehari Kartu status
Anamnesa &
Amoxillin 1 gram iv, 4x sehari
Erithromycin 500 mg pemeriksaan fisik
iv, 4x sehari
Untuk kemoprofilaksis digunakan doksisiklin 200 mg per oral 1/2
sekali seminggu Pemeriksaan Form Permintaan
Penegakkan
Tentukan(diagnose
penunjang derajat :
specimen Form
Kertas
Kartu Hasil
status
resep lab
Pemeriksaan
Apotek
keparahan KIE
leptospirosis Pemeriksaan lab
darah / urine )
Selesai
Leptospirosis
1. Unit Terkait 1. UGD
2. Poli Umum
3. KIA/Kb/Imunisasi

2. Rekaman No Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan


Historis

2/2