Anda di halaman 1dari 66

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

Rumah Sakit Dr. Sobirin PANDUAN TATA PRAKTIK LAKSANAKLINIS KASUS(PPK)


Kab Musi
Rumah Rawas
Sakit Dr. Sobirin RSUD DR TATA SOBIRIN
SPASME EPILEPSI
LAKSANA KABKASUS
INFANTIL MUSI RAWAS
Rumah Sakit
Jl.yossudarso
Kab Musi RawasDr. Sobirin
no.13 No. DOKUMEN RSUD
PANDUAN SINDROMA
DR SOBIRINNo.PRAKTIK LANDAU
Revisi
EPILEPSI KAB KLINIS KLEFFNER
MUSI(PPK) RAWAS Halaman
RumahLubuk
Kab Sakit Dr.
Musilinggau
Jl.Yossudarso Sobirin
Rawas
No.13 No. DOKUMEN TATANo. KEJANG Revisi DEMAM
LAKSANA KASUS Halaman
Kab
Telp Musi
Jl.Yossudarso
RumahKab
LubukMusi
Sakit
LOGO Rawas
0733-324973
Rawas
No.13
linggau
Dr. Sobirin No. DOKUMEN RSUD DR SPASME
SOBIRIN
No. Revisi INFANTIL
KAB MUSI RAWAS Halaman
Jl.Yossudarso
Rumah
Fax
Tlp
Kab Sakit
0733-324973
Lubuk No.13
Dr.
Musilinggau
0733-321013 Sobirin
Rawas No. DOKUMEN No.
KEJANG Revisi DEMAM Halaman
Rumah Lubuk
Kab
Tlp
LubukMusilinggau
Jl.Yossudarso
Fax Rawas
0733-321013
linggau
0733-324973
Sakit Dr.
No.13
Sobirin No. DOKUMEN KEJANG UNPROVOKED
No.
KEJANG DEMAM
Revisi SEIZURE Halaman
DEMAM
TatalaksanaTlp
Fax
Kab 0733-321013
Jl.Yossudarso
Rumah Sakit
0733-324973
Lubuk No.13
Dr.
Musilinggau Sobirin
Rawas 1. Obat Rumat No. DOKUMEN yang dapat menurunkan No.KEJANGRevisi resikoDEMAM berulangnyaHalaman kejang demam
Fax
Kab
Fax
Tlp 0733-324973
LubukMusilinggau
Rawas
0733-324973
DefinisiJl.Yossudarso
0733-321013 No.13Bangkatan hanya Fenobarbital kejang yang atau terjadi
Asampada suhu Semua
Valproat, tubuhDitetapkan ( obat
suhuantikonvulsan
rectal diatas 38 lain*C )
Tlp
STANDAR
Pemeriksaan 0733-321013
Jl.Yossudarso
Fax
Lubuk
0733-324973No.13
linggau 2.
PROSEDUR yang Fungsi
Dosis disebabkan Tanggalsuatu
Valproat
Lumbal Terbitproses
adalah 10-40ekstrakkranial.
Mg/Kg BB/Hari Direktur, Ditetapkan
dibagi 2-3 dosis sedangkan
STANDAR
Etiologi
Penunjang Fax
OPERASIONAL
STANDAR PROSEDUR
0733-324973
TlpLubuk linggau
0733-321013
OPERASIONAL PROSEDUR(S0P)
(SOP)
(SOP)
Demam Dialkukan
fenobarbital yang Tanggal
Tanggal disebabkan
untuk Terbit
Terbit
Mg/ Kgoleh
3 -5menegakan BB/hari /infeksi ekstrakraniat
Menyingkirkan
dibagi 2 dosis Direktur,
Direktur,
Ditetapkan
kemungkinan meningitis
OPERASIONAL
PatogenesisTlp 0733-321013
Fax 0733-324973
STANDAR PROSEDUR(SOP)
Terdapat
3. EEG 3Tanggal
Pengobatan faktorRumat Terbitcukup
sebagai penyebab diberikan kejangselama Demam: Ditetapkan
Direktur,
satu tahun, kecuali pada
Fax 0733-324973
STANDAR
OPERASIONAL PROSEDUR(SPO)
Dilakukan kasus  Imaturitas yang Tanggal
padasangat kejangTerbit
Otak selektif
dan
demam SINDROMA
termoregulator
( rekomendasi
yang tidak LANDAU khas KLEFFNER
Direktur,
D ) Ditetapkan
missal KDK pada anak > 6
Rumah
OPERASIONAL
STANDAR Sakit Dr. Sobirin
PROSEDUR(SOP)
4. Pemakaian Tahun  Demam, No.
atauTanggal DOKUMEN
Kejang Terbit
fenobarbital
dimana Demam kebutuhan
setiap Fokal No.oksigen
hari Revisi
dapatNIP:10620617200031001
Dr.Ditetapkan
Harun,SKM
Direktur,
menimbulkan
meningkat Halamanperilaku
gangguan
Kab
STANDAR
OPERASIONALMusi Rawas
PROSEDUR(SPO)4. dan Pencitraan
 kesulitan Tanggalbelajar,
Predisposisi Terbit Genetic Sedangkan  7 lokus NIP:
pemakaian Dr.
NIP:kromosom
Dr. Harun,SKM
Direktur,
10620617200031001
10620617200031001
Harun,SKM
asam( Poligenik,
valproat pada Autosom usia
Jl.Yossudarso
OPERASIONAL
Definisi
Pemeriksaan No.13
(SOP)
Manifestasi
1. kurang EEG
Dilakukan dominan Klinis
daripada Lepasnya
2 ) tahun papiledema, muatan
dapat paresis mengebabkan NIP:
Listrik
NIP: 10620617200031001
10620617200031001
yang
Dr.
N IV dangangguan berlebihan
Harun,SKM
Kelainan fungsi di
Neurologi, sel neuron
hati,Fokalbila
Definisi
Anamnesis
Tatalaksana
Penunjang
Bentuk KlinisLubuk linggau Suatu -Otak
1. Riwayat
Jenis yang Gambar
memberikan
Kejang sindrom
yang
Obat menetap Kejang
gangguan
yang
demam Khas yang dalam
sering
adalah
valproate,
( Sedang terdapat
Hemipariesis Keluarga
fisiologi,
diberikan
Hipsaritmia,
periksa pada
Biokimiawi,
) yaitu:
SGOT anak NIP:
yaitu danusiaDr.
Dr.
Anatomis,
adanya
SGPT3Harun,SKM
-7 gelombang
Harun,SKM
10620617200031001 tahun,
setelah ditandai
atau gabungan –gelombang
2 minggu, dengan
factor-
satu
TatalaksanaTlp 0733-321013 afsia -faktor
1.
Pengobatan Kelainan
“Spike”
bulan
Kejang (tersebut.
Karbamazepin perkembangan
dan
demam Neurologislambat
intermiten
Pada yang
Saat berlangsungbahasa
yang
Kejang timbul dankurang motorik
NIP: dari
diseluruh Dr.sebelumnya
10620617200031001
Harun,SKM
bagian
15 menit,konteks normal)
umumnya tetapi disertai
tdak
berhenti
Definisi Fax 0733-324973 abnormalitas
Merupakan
5.
Yang
Diazepam sinkron- diamksud
Pengobatan
sendiri, Indikasiberbentuk
Rektal EEG
sindrom berupa
: dengan
rumat dapat epilepsy
bangkitan hanya
umum spikes,yang
partial
pengobatan
diberikan diberikan
tonik, gelombang
benyak
dan
ditanpa
rumah. NIP:
umum
bila
intermiten
kejang
gerakan
Dosis tajam,
ditemukan,
10620617200031001
demam
adalah
fokal,
diazepamatau
sering
tidak spike,
menunjukan
pengobatan
retal
berulang gelombang
diklasifikasikan
adalah: salah
yang
dalam
Definisi
Pemeriksaan
Etiologi
Komplikasi dan Fisik tajam,
di
Kejang
-a.
2.
diberikan 1.Suhu
satu
524 dalam
Epilepsi
CT-Mg atau
Scan
Kemungkinan
Jam. yang
Afebris
atauuntuk spike
epilepsy
Idiopatik
pada tidak
lebih tidak
anakKhas
saat dan
mioklonik,
Dosis
gejala
kecatatananak
dibawah gelombang
berhubungan
sebagai : yang
5 berikut:
mengalami
atauusia <yang
muncul
dengan
:kelain
30 3mg/kg umumnya
demam, dimasa
neurologi
tahun Ditetapkan
adanya
/BB/hari
atau untuk bilateral
dosis 7,5dan
perkembangan
penyakit
dimulai
mencegah Mg predominan
demam
dengan otakdosis
terjadinya
untuk bayi
atau
anak
STANDAR
Prognosis PROSEDUR pada
(
trauma
-kejang
2. Status tahun
Penyebab
yang region
pertama
akut
Kemungkinan
- demam.
Kejang Tanggal
otak
Neurologis
Kejang
usianyademam temporal
tidak Lama
Terdiri Terbit
kehidupan,
diketahui
rendah
Kecatatan
atas>dari
di kompleks dan
>153dibagi parinetal
khususnya
tidakdalam
pemberian
menit
Tahun pernah
atau dikenal
usia
3 dosis
antipinetik 3 -8
dilaporan Direktur,
dikenal
Bulan juga
dan antikonvulsan sebagai afasia
OPERASIONAL
Etiologi
Kreteria
Tatalaksana Diagnosis (SOP)epiliptik b.
1.
-- ACTH Adanya-Mg didapat
Epilepsi
Kelainan
5Kejang Faktor
Anak40-80
untuk Simptogematik
demamserangan prenatal
Neurologi
mengalami
unit
berat Efek
IMbadan
dengan kejang dan
Samping
pada
dalam kelainan
lama prenatal
akibat
2sebagian
kurang dosis
kejang: dari
diplopia, :1015
gangguan
neurologis
>kecilHIE, kasus
KgMenit, infeksi
ataksia,
dan fungsi
yang yang
10
kejang kongenital,
mengatuk,
otak
nyata
Mg terjadi
fokal
untuk yang
sebelum
pada
atau
yang kelainan
pusing
bersifat
atau,
kasus
parsial
berat
Etiologi Terbanyak
1.
Antipiretik Kriptogenik
Penyebab
paroksismal
Dimulai
satu
badankejang sudah
sisi, adalah
metabolism lama
didalamatas
atau ( tidak
diketahui
dengan
kejang,
atau
dosis
dari idiopatik
kejang bawaan
diketahui
ikterus,
10 missal
kejangberbagai
besarKg,anemia,
misalnya
umum tuberous
)
tumor
berulang
salam
atau denganmacam
0,5 sklerosis,
sindroma
Otak,
hemparesis,
1-2
-0,75baik manifestasi
minggu,pasca
frekuensi Stavens
fokal
Mg/Kg prematuritas
>trauma
paresis
atau
lama BB/kali.
1 kaliklinik
jhonson
umum Otak,
todd,
pengobatan
dalamdisertai
panen
Cerebral atau
24 seluruhnya
Jam sefalitis
tidak
palsy,
Penyebab
2.
c.
Tidak
Dirumah 2.Epilepsi -minggu.
Remote
4disertai
Asam Faktor
Kemungkinan
ditemukan
retardasilain:
Symptomatik
Valproat
gangguan
Kriptogenik
maksimal pascanatal
mental,
Pengobatan tingkat
kematian
bukti
dilakukan : dihentikan
bahwainfeksi
( hidrosefalus
malformasi
kesadaran.
2tidak kali SSP, / Jejas
pengunaan
pernah bila
berturut trauma otak kepala
diloparkan
tidak sebelumnya
antipiretik
turut ada
dengan ) 5 4menit
mengurangi
seluruhnya
jarak risiko
minggu bila
Anamnesis 3.
2.
terjadinya3. - -
Diduga
Gambaran Proses
Idiopatik Tidak
Kemungkinan
Kejang
Pengobatandihentikan
anak masih kejang, Ada ( intracranial
kejangdiketahui
sindrom
EEG
penyebabnya
Fokal spilepsi
Indiksasi
yang
berulangnya
demam.
: lama,hati tumor
Abnormal
bila
–hati
Frekuensi, : Namun
tidakotak,
genetik)
tapi
Semua tidak
kejang
dapat adatrauma
dapat Jenis
Sifat, diketahui
membantu
kesempatan
demam
perbaikan
terjadi Tipe, Dr.
kepala,
Epilepsi
depresi Harun,SKMstroke,
menegaskan
saraf
klinis
Interval, dalam
pernapasan. neurosistiriskosis
anak
Kondisi diagnosis
menyatakan
2 minggu.
interikta dan
Bentuk Klinis Berdasarkan
bahwa
Diazepam - Faktor
- Vaskulitis
Indikasi: Bila
pengalaman
post resiko
pada
juga ada
iktal SSP
etiologi
kasus
dapat Dosis ada
berulangnya
keluarga 3 tipe:
menunjukan
dimana
diberikan :sekandung
10-60
kejang
tidak
dengan NIP:
mg/kg/BB/hari
bahwa
demam:
jelas atau 10620617200031001
ada
suntikan antipritetik
orang
kerusakan dibagi
intravena tua2-3tetap
yang
otak Dosis bermanfaat.
atau
sebanyak mengalami
spasme
0,2-05
Pemeriksaan
Patogenesis Ketidakseimbangan
Antipiretik
Faktor - MRI
-infantile
Indikasi
a.
Mg/Kg Defisiensi
Bentuk
Riwayat
epilepsyuntuk
Rawat menyingkirkan
Rantai
primer
: Efek
Status /kompleks
antara Kriptogenik
samping:
eplilepsi
Gejala sebelum kejang , termasuk riwayat demam, jarak demamdapat
yang yang
BB.idiopatik
berperandapat
kejang
Berikan pengobatan digunakan
dalam demam epilepsy
berlahan-lahan, tromboemboli
eksitatorI
rumat
dalamMitokondria
Nyeri
adalah: : dan perut,
keluarga
tidak
dengan serebrovaskulaer,
inhibitor
harusRambut
dengan pada rontok,
diberikan jaringan
kecepatan tumor
peningkatan
tetapi 0,5 1otak,
neuron mg
dan
Penunjang korteks
a.- Prednison - b. Polimikrogiria
demielisasi,
- menit,
Gangguan
per Perkembangan
yang
Usia
dipertimbangkan
Parasentamol
terjadinya <terjadi
pada
1-2
Bila penyakit
12 Bulanmg perisilvian
secara
berat
membrane
kejang
kejang sebelum
/ataubadan neurodegenerative,
dalamtiba-tiba
asetaminofen
kg/BB/hari sel
berhenti onset
Trombositopenia,
keadaan:
Neuron
atau normal.
sebelum infeksi
10-15habis,
hidrokortison Hepatitis.intracranial
Mg /Kghentikan BB/Kali
10-20 diberikan 4
mg/kg/BB/hari
penyutikan.
Bentuk Klinis
Differential Diagnosis Gejala
3.
b. dibagi 1. - EEG
Gangguan
Diazepam Klinik
Faktor
Difenihidantoin
c. Temperature
1.
kali
Kejang dalam
Riwayat Kejang
padaetiologi
Tonik
2-3
jangan Trauma berlurang
yang
mekanisme
dosis.
Klonik tidak
diberikan Lama jelas
rendah
Umum 2inhibisi
kali
dan
secara saat
(atau
indikasi
paliid kejang
lebih
prasiaps dalam
syncope,
intramuscularsama dandengan 24
pasca Jam
Cyanotic
karena sinaps
golongan
berathdiabsopsi
tidak ACTH.
holding
(Kriteria
Klasifikasi )
Diagnosis 
Sangat
c.- Gangguan -
d.TesRegresi
Nitrazepam
dengan Bentuk
attacks, Audiometri
Indikasi
ditentukan
Cepatnya
2.
Ibuprofen
Riwayat baik.Bilakemampuan
pada sekunder
Kejang
(Cataplexy10 : anamnesis.
Kejang
mogadonsel
Kejang Bangkitan
Mg gila / simptomatik
berbahasa
/Kg/BB/Kali
demam
setelah
).yang
0,1-2,2
Sebelumnya Partial
Jika
demam
terjadi
mengatur ekspresif
dantelah
diberikan pada
mg/kg/BB/hari Umum
ion dan
dipastikan
3bayi
kalium reseptif
kalidalam
berumur
ekstra terdapatkurang
2 seluler
dosis. dibangkitan
dari 12
Mula-mula
sekitar
Tatalaksana diagnosis
Antikonvulsan
Bila-dosis -anak
Bila
Neuron
2. Perkembangan
Dosis
Agnosiasemua sangat
Mendikamentosa
Kejang rendah
Riwayat dan
masihbulanpada
factor
Verbal
abses
terminaldipenagruhi
dan: saat
kejang
Kejang 4umum -10
auditoriksebelum
tersebut mg/kg/BB/hari
demam.
presinaps.
dinaikan ( tickeadaan
setelah
dalam ada onset
kemungkinan
disorders
perlahan-lahan
pemberian
Keluarga tergangtung
pasien.
dibagi
) diazepam 1-2
Bila sampai/ sudah
dosis
pemeriksaan
berulangnya maka ada
kejang
kejang
dapat bangkitan-
Neurologis
demam
terkontrol,
diberikan
dan
Catatan: 3. 80%
-1.status
biasanya
fenitoin kebakitan
Efek
Pemakaian
Kejang
Anti
Kelainan
Aktivitas mental
sedang samping
digunakan
intravena kejangbila
Parsial yang
normal :pada
diazepam
tidak tidak
Hipeerplasi
kompleks
sebanyak
Neurologi
abnormal maka
diazepam, khas
terdapat
spasme
epileptifom 20dapat
oral Gusi
factor
( sleep dilakukan
dosis
valproat,
Mg/Kginfantile tersebut
0,3-0,5
walking,
BB pemerikasaan
simptomatik. kemungkinan
Mg/Kg
benzodiazepine,
dibagi benign2 dosis. setiap
paroxysmalpenunjang
10-15
Apabila 8 jam
etosuksimid% saat
vertigo,
dengan
Klasifikasi
Pemeriksaan Fisis a.
 - 4. -
Klonazepam,
fenitoin
Kejang Faktor
Fenobarbital
Semua
demam
migrane
(
Suhu fenobarbital,
masih
persial > etiologi
peneliti
menurunkan
related
dosis
38tetap
( Fokal
*C
Kejang eplieptik, trautama pada malam hari jelas:
setuju
fenition
disorders
0,025-0,15
Kejang.
, Lokal risiko
bahwa
dan )
Rawat
) berulangnya
kejang
karbamazepin
mg/kg/BB/hari
di Ruang demam kejang
tidak
Rawat dalam > 15 Menit
bermanfaat)
2
Intensif dosis dan merupakan
digunakan
diberikan
Pemeriksaan
Daftar Kepustakaan Pemeriksaan pada
tatalaksana
1. 1. -.Indikasi
-2.Hiperkinesia
tipe Faktor
indukasi
Dapat
Kortikosteriod:
Child
Persial
Fokus etiologi
juga
pengobatan
simptomatik.
laboratorium
Neurologi
sesuai
Sederhana
infeksi : status jelas:
Bangkitan
diberikan
(+)edition ( Rumat Partial
diazepam
pemeriksaan
epileptikus.
ekstranial, Chapter umum
meliputi13 darah Toniklengkap,
rental
infeksi dengan
saluarandosis nafas,0,5
elektrolit, mg/
BUN,
saluran
Penunjang
Pemeriksaan Kreatinin,
- Asam
EEG 2.2. - Gangguan
dapat -Dosis
Yang
The
Persial
cema,Kelainan
kg/BB/kali
valproat
Prednison
Glukosa)merupakan
Efliepsies
digunakan
Kompleks10-40
saluaran
tingakhmetabolism
:2Skrining
diberikan3-5-5
chapter
untukmg/kg/BB/hari
kemih,
laku: dengan bawaan
sebanyak
mg/kg/BB/hari.
mg /kg/bb/hari kelainan
toksikologi
6dsb
mendiagnosis
hiperaktif, tuberous
dibagi
3Dimulai
kali
po urin,
agresif per
selama 1-2
neurologi
dengan
epeliepsy sklerosis,
hari
depresi dosis
punksi yang
6 bulan,
dosis
hanya prematuristas
lumbal,nyata
lalu
rendah di EEG
apabila misalnya
tappening dan
kejang
Penunjang dan
Komplikasi Di
pencitraan
Setelah
terekam,
Prognosis 3.-
Indonesia,
3. Gangguan - Faktor
Efek
kelumpuhan,
selama
Pediatric
Kejang
Kejang dan
Status Baik: dosis
Umumnya pascanatal:
samping 3
Berhenti
persial 0,3
bulan
Neurologi
iniperhatian
neurologisangat mikrosefali,

terdapat
menjadi 0,5
:
jarang infeksi
:mengantuk, mg/ SSP,
Kelainan
kg
gejala-gejala
Principles
tonik karena
definisi klonik gangguan
/
neurologiand8 trauma
jam
umum neurologi
yang
practice
kebanyakan kepala
tersebut sifat
sesuai
and
(-) secara sekuder berupa
tidak
seringkali
chapterdengan hiperaktifitas,
nyata 42
anak –anak normal menyebab
misalnya
kelainan
Prognosis
Kriteria Diagnosis sedasi
yang
Bila
b.
memilki
-
Kejang 4.-kejang
Kelompok
Kejang Bentuk
hiperiritabilitas
yang
kelumpuhan,
ditemukan,
-
Buku Metil
aktivitas
Umum cukup
sudah
Ajar
primertersiar
prednisolon
didahului berat.
kecuali
Neurologi
berhenti,
epileptifom /mikrosefli
danDoubtfull
demam agresifitas,
Dosis
pada
20-30
Anak usia
tentukan
pada ( yang
kelainan
mg/kg/BB/hari
suhuBab
EEG Gangguan
dibawah
10 dianjurkan
apakah
rectalnya neurologi
> 6 IV
anak
tetapi
38*C) kognitif
adalah
bulan
selama tidak
termasuk
belum
yang dan
yang 0,5
pernah
bukan gaya
3-5nyatadalam ingat.
Mg/kg/BB/hari
lebih
hari misalnya
selajutnya
tersamar,
mengalami
disebabkankejang
Anamnesis  Kejang terutama Malem Hari
Edukasi dibagi
EEG
kejang,
-
infeksi demam
1. 5.1. 4
Perkembangan
Abses Perkembangan
keterlambatan
dosis.
sebaikanya
Memberitahu
presnison
Konsensus
Namun
intracranial yang dilakukan
2
memerlukan cara sebelum
perkembangan
mg/kg/BB/hari
Penatalaksanan
mental
40 % danpenangan
pasien baik onset
pengobatan
motor pada
po,
kejang
kejang
dengan
normal terganggu
ringan dansaat bukan
dirumah
di
Demam
rumat
sebelum tapering
anak
epliepsi merupakan
atau sadar
onset selama
cukup
kronis dan indikasi
1-2
tidak tidur
bulan
pengobatan dan
pernah
 RegresiEtiologi kemampuan
tidak jelas bahasa
Differential Diagnosis Fenobarbital,
diberikan
- -Tidak
menunjukkan
Kejang -Mioklonik
2. Diet
interniten.
2. Kejang
Memeberikan
ada
denganstimulus
ketogenik karbamazepin,
kejang fokalfotik
eplieptiform
demam jenis atau
informasi
atau lain
yang fokal
fenitoin
hiperventilasi
pada menjadi
mengenai
EEG tidak umum
berguna
untuk
Interiktal.kemungkinan menunjukan
untuk
memperakurat
Pencitra mencegah
kejang
Otak bahwa
diagnosis
kembali
tidak kejang
anak
menjadi
demam - 3. Gangguan
Speech mempunyai
bila
Penghentian tingkah
diberikan
Therapy fokus laku
secara
pengobatan organic: disebab
hiperaktif,
intermitten.
di otak
dilakukan
proses
agresif,
sisi
intrackranial
depresi
kontralateral.
Fenobarbital
setelah 2 tahun
missal
dosis bebas
meningitis
kecil baru
kejang
dasar
- 3.
Pengobatan
Klonik
untuk
meningoensefalitis, ensefalitis mendiagnosis
Dini Epliepsi
Anamnesis
Tatalaksana 
mempunyai
Tujuan
Spasme
Pengobatan -4. - Gangguan
Tidak Waktu
Psikoterapi
Tonik. dan semua
penatalaksaan
hanya efek
secara
:Rumat perhatian
terjadinya
antikonvulsan
bahwa
perlahan-lahan
berlangsung onset
kejang
adalahbeberapa 3-7
dengan
2
menstabilisasi bulan
kali atau
stabil lebih
di dalam
bulan pasien, memastikan kejang dan dalam darah1 hari
bila sudah
telah
Pemeriksaan 1. Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan Fisik 
diberikan
Pengobatan
menentukan
Pronosis -
5. 4.
- Keadaan
merupakan
Terapi
Tonik Riwayat
selama
Menentukan
Buruk:bedah
Klonik
Mangatasi Umum
Rumat
penyebab keluarga
indikasi
2 minggu
:
Kejang baik
multiple
obat pengobatan
adalah 
bangkitan. Kelumpuhan
digunakan
subpialPengobatan rumat
transaction
bersama-sama
Medikasi spastic,
yang
diberikan Mikrosefali
orang
diberikan tua
jika bengkitan secarainfeksi Terus>
timbul
Penunjang Tidak dikerjakan rutin tetapi dikerjaan untuk mengevaluasi sumber
Komplikasi dan 
menerus
Kejang
15 - Kelompok
6. - Keadaan
menit,
Atonik
Penyebab Retarsadi
yang dalam
Mancari atau
gambaranspecific,
waktu
sekunder
berulang
demam mental
Astatik
Faktor lebih
atau afasia,
tertentu.
EEG
Penyebab dari
keadaan agnosia
abnormal,
20-30 lain.menit
sindrom verbal
atau auditorik,
dapat
epilepsymemilki Hiperkinesia
menimbulakan
banyak factor kerusakan risiko
Kriteria
Daftar Diagnosis
Pemeriksaan
Edukasikepustakaan
Prognosis Fisik tambahan
-1.Perkembangan
otak
Pediatric Afasia
- akibat
Menyakinkan Spasme didapat
neurology
untuk
Menghindarihipoksia,  dengan
:Fleksor,
bahwa
terjadinya
mental Principles
keadaan
factor kejang
dan onset
Ekstensor
bangkitan
motor
pencetus and pada
ini demam
jika
Practice
abnormalatauusia
tambahan
ditambah
terjadinya 3sebelum
fourth – 7lagi
Campuran
umumnya serangan tahun
(editionmempunyai
fokal,
dengan
onset Riwayat prognosis
hiperpirekasia
keluarga,
Anamnesis Riwayat
dan
Chlid
-- Ada -hipontensi
baik
Kejang Gambar Defisit
neurology
kejang
Kelainan
Psikososial EEG:
Neurologi
jenis
maka
bervariasisixthNeurologi
lain :akan
edition
memberikan
tergantung Kelumpuhan
menimbulkan
sebelumnya,
chapter lokasi 13
penjelasan spastic,
kerusakan
pemeriksaan
gangguan mikrosefali
padadi cerebelium
Neurologis
orang
elektik tuapada Abnormal)
penderita
otak,
The-2.Onset Memberitahu
berlangsung Retasdasi
-epilepsies
Saat
selama
tentang bangun 3cara
chapter
hanya mental
bulan
perawatan adalah
penanganan
7beberapa anakgelombangdengan kejang
detik spike
hingga
epilepsy didaerah temporo-parietal
status epileptikus, berulang
Kriteriakepustakaan
Daftar Diagnosis
Kepustakaan Buku
Pediatic -1.ajarSaat
3.interiktat
Memberikan Kontraksi
Obat
Buku Neurologi
Pediatric
Neurologi:
dan tidur
ajar : gelombang
informasi
otot
maintenance
post bab
Neurologi:
Neurologi
iktalbilateral
Principle 10 mengenai
biasanya &spike
simetris
Principles
bab
yang 10Practice
sadar.generalisata
kemungkinan
diberikan yangpractice
and timbul
Fourth
diusahakan kejang
tiba-tiba
fourth
editioneditionkembali
hanya
chapcersatu 40 jenis
chid
Lain lain ( algaritma, neurologi
-4.Suhu Pemberian
2.RiwayatAdanya
dengan
Chid
badan
sixthneurology obat
3 bentuk
Kejang
Neurology
edition
Normal
dosis untukterutama
chapter
serendah
sixth
sixth mencegah
bangkitan
edition
editionpada
13mungkin rekurensi
:chacter
fleksi,
malam
chapter dan ekstensi
13
13 hari
dosis memang dan
(dapat
adanya efektif
campuran tetapi
electrical
dinaikan dalam harus
slatus
3-4
Protokol, prosedur - Riwayat
The diingat
3. EEG
Epilepsies
eplilepticus
hari.
The adanya
Trauma
Epilepsies
epilipsies in efek
 Hipsaritmia sleep samping
chapter
Chapter
–ESES 5 6obat)
Differental
standing order
Diagnosis
) - Riwayat
Sindrom - Buku
4. Pediatric
lennoxKejang ajar gastaut
Neurology
neorologi
Sebelumnya bab
: Principles
10 and Practice Chapter 42
MENINGITIS BAKTERIALIS
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab Musi Rawas
Jl.Yossudarso No.13
Lubuk linggau
Tlp 0733-321013
Fax 0733-324973
MENINGITIS Ditetapkan
BAKTERIALIS
BREATH HOLDING
MENINGITIS BAKTERIALIS SPELL
STANDAR PROSEDUR
Rumah Sakit Dr. Sobirin Tanggal
No. DOKUMEN MENINGITIS Terbit No. Revisi Direktur,
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN MENINGITIS
MENINGITIS
No. Revisi BAKTERIALIS Halaman
BAKTERIALIS
TUBERKULOSA Halaman
OPERASIONAL
Kab
Rumah Musi (SOP)
Rawas
Kab Sakit
Rumah Musi Dr.
Sakit Dr. Sobirin
Sobirin
Rawas No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Jl.Yossudarso
Kab Musi No.13
Rawas
Jl.Yossudarso No.13
Lubuk linggau
Jl.Yossudarso
Jl.Yossudarso No.13
No.13
Lubuk linggau Dr. Harun,SKM
TlpLubuk
0733-321013
linggau
Tlp 0733-321013 NIP: 10620617200031001
Fax
Tlp 0733-324973
Tlp 0733-321013
0733-321013
Fax 0733-324973
Tatalaksana
Fax 0733-324973 - Transiluminasi MENINGITIS BAKTERIALIS Ditetapkan
- USG Kepala jika UUB belum menutup Ditetapkan
STANDAR
Rumah PROSEDUR
Sakit Dr. Sobirin Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No. Revisi Ditetapkan Direktur, Halaman
Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
Komplikasi dan
OPERASIONAL
Kab
STANDAR Musi Komplikasi
(SOP)
Rawas
PROSEDUR yang
Tanggal dapatTerbit segera timbul yaitu berupa: Direktur,
OPERASIONAL
OPERASIONAL (SOP) (SOP)
Prognosis
OPERASIONAL
Jl.Yossudarso No.13
OPERASIONAL (SOP) - Kenaikan tekanan intrakrial
(SOP)
Lubuk linggau - Nekrosis atau infark jaringan otak
Tlp 0733-321013 - Ventrakulitis Dr. Harun,SKM
Dr. Harun,SKM
- Gangguan Nervus Kranialis NIP: 10620617200031001
Dr.
Fax 0733-324973 Dr. Harun,SKM
Harun,SKM
NIP: 10620617200031001
NIP: 10620617200031001
- Sindrom Inappropriate Antidiuretik
MENINGITIS NIP:
NIP: hormone
TUBERKULOSA ( SIADH )
10620617200031001
Ditetapkan
10620617200031001
Definisi
Tatalaksana Serangan
1. Kausal: nafas Empiema terhenti sejenak, kehilangan NIP: 10620617200031001
kesadaran, dapat berupa
Tatalaksana -
2. Subdural
>Pengawasan atas
BentukRumah
Definisi
Bentuk kliniksSakit
Klinis
STANDAR
Pemeriksaan Dr. Sobirin
PROSEDUR
penunjang Radang
Peradangan
sianotik - Foto
 Gejala
Ampilkasi selaput
danNo.
Refleks
Tanggal DOKUMEN
pada
Thoraks:
jenis Otak
tendon
selaput
Terbit
Neurologis
pucat tidak
300-400 akibat :Follow
menjadi
selalu
GRM (up
komplikasi
otak No.
tinggi
khas
mg/kg/BB/hari tanda yangtuberculosis
Revisi
ditandai Ketat
dengan
kernig
dibagi
24-48
Direktur,
dan jamHalaman
primer.
peningkatan
tanda
dalam
pertama
Fokus
jumlah
4Brudzinsky
dosis
untuk
IVprimer
&selII
I dan
Abses
melihat Serebri
adanya “Sidroma inapropriate Anti Diuretic Hormone
Kab
(Klasifikasi
(Klasifikasi)
Etiologi )
OPERASIONALMusi Rawas dapat
(SOP)
polimorfonuklear
Gangung
Komplikasi
bersal
>
-
kaku
kloramfenikol Peningkatan
dari
Pembesaran
regulasi
lebih
paru
kudukotonomdalam
lanjut
( tekanan
terutama
), Kejang
75-100
dapat
cairan
kelenjarUUB
sentral intraknial
), kelenjar
serebrospinal
hilur
menonjol,
yang
mg/kg/BB/hari
berupa:
getah
paratrakheal
mungkin dan
penurunan
dibagi bening
dan
diturunkan atau
terbukti tulang
adanya
mediastrinum
dalamkesadaran.
4 secara autosom”
dosis, maksimalbakteri
Jl.Yossudarso
Etiologi
Anamnesis No.13 penyebab
Mycobacterium
dominan  (SIADH).
>
-Panas Kelumpuhan
infeksi Apabila
Tuberculosis
Atelektasis dalam sarafada
cairan SIADH
otakserebrospinal diperlukan monitor kadar elektronik dan
- 2Gangguan gram perhari. mental, Lama pemberian penglihatan
pendengaran, 10-14 hari atau cefotaxim 200-300
Patogenesis
Patogenesis Lubuk linggau Pembentukan 
- Breath berat
->Penurunan Gangguan badan
tuberkel
Konsolidasi
holding manifestasi
bicara
Kesadaran
spell dijenis
efusi otak,
peleura klinis
selaput SIADH (otak sebagai
atau berikut:
medulla spinalis yang
- mg/kg/BB/hari Hidrosefalus dosis
komunikan IVsianotik
dibagi dalam cyanotic 3 dosis breathatau holding spell)
ceftriaxone
Etiologi Tlp 0733-321013 diakibatkan Neonatal
 berkurangnya
 a.
>
-100mg/kg/BB/hari
Kejang Retensi
Disorientasi
penyebaran
Kavitas : Air
Golongan
aliran laku basil
darah Enterobbacter
hemtogenselama Dr. Harun,SKM
terutama
infeksi primer
Escherichia
atau selamacoli,
-Streptococcus Gaguan tingkat dosisketunggal otak karena ( maksimal peninggian
4 gram /hari tekanan dalam
) diberikan
Fax 0733-324973 perjalanan 
rongga ->7-10
Hign dada . Belans
Hemiplegia
tuberculosis
Emfisema
pitch cry grupCairan kronik
lobus
pada Positif
B, bayi Streptococus
( walaupun NIP:Pneumonia,
10620617200031001
jarang ). Terlepasnya Staphyloccoccus hasil dan sp
- menjadi Gangguan hari Vestibular
antigennya
Resiko dan
- Brearth >
- .
Ataksia
salmonella
dari Berat
Gambaran tinggi Badan
tuberkelsp bila Naik
yang
skoring
milier pecah
total akibat
lebih Ditetapkan
rangsangan
dari 4,5 trauma atau factor
- Perubahan Hemiparesis holding spell antibiotika
atau jenis pucat ( pallid
selanjutnya
kuadriparesis / White dari
tergantung breath
hasilholding
resistensi spelltes)
DaftarSTANDAR
Kepustakaan
Pemeriksaan Fisik PROSEDUR imunologis

Child 3. Bayi
neurology
Jika >
Suhu 2 .
Gerakan
Tanggal
akan
bulan Tidak
terbukti
febrisSixth ada
Terbit
Involunter
menimbulkan
– 4 tahunedema
meningitis
edition : parifer
Heamophillus
meningitis,
chapter
tuberculosis,
6 basil
tipekonsul Direktur,
B,
akan Sterptococcus
masuk
boks paru ke ruangan
pneumonia,
untuk mncarisub

kegagalan
-c. fokus Untuk
Epilepsi sirkulasi
mengatasi
. infeksi
Pitting
akibat
edema edemaasistole
didaerah otakyang diberi
stemum
disebabkan
kortikosteroid oleh reflex vagal 0,2
dexametason
BentukOPERASIONAL
Klinis (SOP)
arachnoid
Pediatric Neisseria
BHS  Stadium
Penurunan jenismenimbulkan
Neurologi III ((
meningtidis
sianotik: : terminus
primer
Principles
kesadaran reaksi
diawali )
andmenigkatnya
peradangan
GCSpractice
menangis disfungsi
yang
chapter
akibat 63
marah,serebral
menyebabkan difus
takut, perubahan
sakit dan
Setelah 0,3
b. mg/kg/BB/hari
pemberian
Gejala antibiotic
sistem diberikan 7 -10
Gastrointestinalis, 3 hari
kali sehari
bila selama
klinis
Anoreksia, 4-5 hari
sudah
Nuesea, baik dan
muntah. hasil
Tatalaksana dalam Anak
 frustasi.
Buku 1. cairan
ajar >
Pengobatan
GRM >Penurunan
4
Neurologitahun
liquor
(+)mencegahKaku:babkesadaran
cerebrospinal.
Streptococcus
16
penunjang
kuduk, sampai
Pneumonia,
Reaksi
simptomatik:
Brudzinsky, koma peradanganNeisseria
Kening deksamentason mula-mula
Meningtidis timbul di
pemeriksaan  Untuk c.
>
Anak LCS
Gejala
Postur
berancang-ancang
sudah
Neurologik,
deserebrasi reaksi
normal, Letargi,
dekortikasi
mengangis
immunologis
pederita dipulangkan,
kejang,
kuat jika
perubahan
sebentar,
klinis
pada baik
pupil
menahan
diberikan
namun
koma
sekitar
 napas
NeurologiyKuman  Gangguan tuberkel - of batang
Anti
saat LCS the yang
ekspiras,newborn
konvulsan gram
kemudian
Syaraf negative
capter tampak
Otak pemberian
membiru, 21 
tidakada jelas
proteus,
sadar, di selaput
Areobacter,
otak
lemah dibandingkan. pada Enterobecter,
( tonus otot hilang) dasar otak
atau
pemeriksaan terlebih
d.
> dahulu
Laboratorium
Perbafasan belum sebelum
tidak normal
teratur tapi
( cheyene antibiotika.
perbaikan
Dr.
stokes) Harun,SKM Jika klinis
Lain-lain (
Kriteria Diagnosisalgaritma, dan Klebsiella
namun ependim. -
Gejala Sp.
Antipiretika Seprata
Klinis tubuh, sp
2. dapatSuportif kakupemeriksaan
seluruh kadang-kadang diikuti 2 -3 perbaikan
sentakan klonik dan
Anamnesis
Protokol, prosedur, baik
- Riwayat
mata  mmbalik ->Pungsi -Analgetika
Dilatasi
demam Hiponatrenia
Lumbal
ke pupil
tidak
atas, dan LCS
(tidak
terlalu
kemudian
belum
Menifestasi
beraksi
tinggi,anak
normal
NIP:
rasaklinis
sama lemah,
bernapas
tapiklinis
bari
10620617200031001
sekali ada
anoreksia,
lagi dan mual,dibanding
baru terlihat
sadar.
sesudah
muntah,
Tatalaksana kansakit 5. LP kepala
pertama Pemberian
Fifioterapi Na cairan
(<jumlah
125 selkompleks,
mEq/L) 60 -120 perkomponen-komponen
MM3) Antibiotik diteruskan sampai
Patogenesis
Standing
DifferentialOrder)
Diagnosis Merupakan
BHS 2.
 Pengobatan
Meningitis jenis proses
+ minggu
pucat yang
Suportif:
terjadi
Tuberkulosis sebelumakibat timbul
benturan mnifestasi
kepala, neurologis
anak bakterai
tiba-tiba menjadidan
Pemeriksaan
Komplikasi danFisik dengan
Prognosis
-mediator
Kejang 
- -Ubun-ubun Jenis 14 hari
-
inflamasi
bersifat cairan
Pemeberian untuk
Ureanitrogen
umum yang
besar
berperan pemakaian
dan diberikan
dan
membonjol
cairan dalam Kreatinin
intermiten cairan
ampisilin
respon darah 2&
pada peradangan : 1
rendah
bayilemas, tubuh( Dekstose
Kloramfenikol, 5
10
pada meningen % +
hari NacCL
untuk
yang
pucat,
Cefotaxim Meningitis
15% tidak
&Pasien jumlahsadar,
Ceftriakson Aseptik dan
cairan jika lemas.
yang klinis padaSesudah
tetap hari baik penderita
pertama 70% menjadi
dipulangkan
dari kebutuhankaku,
dan
prognosis -menyebabkan
kesadaran - Tanda
- - menurun
Na
Jenis Urin
peningkatan
perubahan yang
cairan > 20 : mEq/L
tidaktekanan
diobati
fisiologis
cairan 2: 1 intrakranial
biasanya
dalam
( otak
dekstrosa meninggal
berupa
5% + dunia
peningkatan
NaCl 15 % ) tekanan
kadang
control  ke Encephalitis
maintenance disertai sentakan
poliklinik anak klonik, mata melirik ke bawah
-intracranial
Riwayat - -Gejala -Tergantung
kontak BD
dan
Jumlah urin
Rangsang
penurunan
TB > 1,012
dan
cairanpadameningeal
menderitastadium
aliran
pada positif
TB penyakit
darah
hari otaksaat
pertama pengobatan
yang
70 dapat
% dimulai
darimengakitkan
kebutuhan dan
Anamnesis
Pemeriksaan Skoring
a. Pemeriksaan
Faktor  Nutrisi yang pencetusdibuatdarah
yang tepi:
herson
adekuatmarah, dan takut,
Todd sakit,
untuk frustasi
menetukan prognosis:
Apa
timbulnya - bilaGangguan hiponatremia
gejala umur sisa
maintenance syaraf
pasien, masih otak
pasien terys berlangsung
berumur < 3 sesudah
tahun retriksi cairan
mempunyai prognosis50%
Penunjang dari Riwayat 
-1. Leukositosis
Kesadaran
Kejang terbentur
diatasi Komadengan
atau
sesuai pergeseran
trauma dengan ke kiri : 3 kejang demam sampai
penatalaksana
Kateria Diagnosis
Bentuk Klinis
kliniks Gejala
a. Gejala cairan
Klinis: CT-scan maintenance
umum yang
- Nutrisi kepala:
lebih
sistemik yang )ditemukan
burukkoreksi
adekuat Natuberkuloma
dengan rumus sebagai berikut:
hidrosefalus
 Disertai 
- LED
Suhu
diketahui atau Meningkat
badan tidak
sekuele oleh
kurang +/_sianosis
dari 36,6 C^ : 2
(Klasifikasi))
(Klasifikasi Tidak2. -ada Uji
Demam
Pemeriksaan luberkulin
yang Komplikasi.
- Pemebrian
patognomonik CRP O2Posistif
danunutk Pembebasanjalan
meningitis, bervariasi nafas tergantung:
 Na Didahului -3. defisit Kejang
.
Riwayat
- Mata
dalam
atau kontak
 tidak Normal
Atrofi didahului
dengan optic oleh = (menangis
penderita
dan
135-Na: OS
kebutaan TBC 2
dewasa
) X 0,6 X BB (Kg)
b. LCS - Anoreksia Umur- Posisi diubah-ubah
 Apnoe, -4. Shock
Bila
-Diagnosa THT ( TD
kehilangan
terjadi systole
kenaikan
pasti: kesadaran
Gangguan kurang
ditemukantekanan dari
pendengaran 60tahan
tekanan
basil mmdengan Hgasam : 2 talaksana
intracranial
dan keseimbangan dengan
dalam tanda:otak
 Na Dapat
-

-3. Defisit
Lama
Berat
Opalesen
Umur disertai
Bila
badan
sakit edama
(ml)NaCl
kurang
sebelum
sampai
mata
turun
dari
otak
keruh
115
melirik
diperiksa
diterapi
tahun% ke ( stadium
bawah =
sesuai
Na dini
Defisit
dan dapat
sentakan : jemih
dalam
1 ) sediaan
mmol
anggota
edema
gerak
hapus
(jerk)
- dan
-
Reaksi
Keringatan
Obat Kesadaran
Sequel
baikan
antianak menurun
LCS.
neorologis
Tuberkulosis
Malam
terhadap progresif
minor  kelainan syaraf otak, nistagmus,

-- bayi Reaksi none dankurang pandyinfeksi (+) satu atau lebih 2,55
Pemeriksaan Fisik
Differential Diagnosis PadaSianosis
 -WBC
Meningitis
Malaise
- Tonus
sukar Pada
atau
ataksia,
INH: otot LCS
pucat meningkat
gangguan
Bakterarialis
didiagnosis
10-15 Mg/Kg/BB/hari,
dini. dari
padaGejala 1000
koordinasi
maksimum
klinisper padadan :300
1spastisitas
bayi: mg, selama 9-12 bulan

- Jumlah
Hb kurang sel ratusan
dari 11 Gram sampai ribuan :mm 1 3 Cairan LCS, terrutama
b. Badan
 Gejala - -Meningitis Panas kaku
Kejang
Khusus Kelainan atau
Rifampisan yang
: opistotonus
Aseptik
sesuai tidak
pituitary
10-15 teratasi
dengan dan
mg/kg/BB/hari,
organ hipotalamus
yang terkena
maksimal  prekoks
600 mg/hari, seksual,
single
- PMN,
Glukosa pendikelpada (-)
LCS kurang dari 20 Mg/dl : 0,5
Kreiteria diagnosis Serangan
Tindak
Gejala - Kadar
 lanjut: -
Encephalitis
Hyperirritable terjadi
Fontanelia
Klinis dose setelah
hiperprolaktinemia,
meningitis
glukosa menonjol
1 jammenurun sebelum ada
tuberkulosa
< 40 pencetus,
defisiensi
makan
mg/dl terdiri
selamasianosa,
SDH,
beberapa apnea
9 -12hormone dan kehilangan
stadium:pertumbuhan,
bulan
Pemeriksaan  Laboratorium
kesadaran
1. Mengawasi -a.
 Gejala -Gangguan
-Stadium Bradipnoe sudah
keseimbangan
kortikotroplin
( I LCS
( lebih
Kesadaran
prodormal)
): dan darigonadotropin
3 hari
cairan
gejala dan
tidak elektrolit
khas : 0,5
Kadar protein meningkat 100-500 mg/dl
Differential
Penunjang diagnosis Epilepsi,
 Pengukuran - -Kadar
 >Poor
-Jernih tekanan
penyakit
Kenaikan
Pirazinamid
Muscle
opalesen
chloride darah
jantung
lingkaransuhu
Tone meningkat
congenital,
kepala
/: yang
kekuningan
20-50
kadang-kadang ringan sinkop
jikamerendah
UUB
mg/kgBB/hari,
( xantocrom)vasovagal
belum menutup 2 gram/ hari selam
maksimum
Pemeriksaan
Daftar penunjang Chlid
kepustakaan - Setelah - neurologi
 Diberikan
Mikrobiologi
>Kejang
Jumlah Apatis 248-72 sixth
bulanseljam manitol
:edition
sediaan
pemeberian
meninggi, 20
chapter %
langsung
tapi jarang dengan
6antibiotika
dengan dosis
yangadekuatpengecatan
melebihi 0,25-1
belum gram/kgBB/hari
Gram,
1000mm3,ada Kultur
pebaikan
dengan dan
Tatalaksana Tidak
Pediatric
klinis ada
 -limfosit diberikan
ressitensi
>UUB pengobatan
Neorology:
Tidak
yaitu Etambutol
Menonjol
MN>PMNperinfus
test/
nafsu
berupa khusus
principles
makan
: 10-25selama
: keadaan karena
and 30-60 tidak
practices
mg/kg/BB/hari, menit,
umum memburuk, capterdapat
menyebabkan 63
selama 9 bulan diulangi
panas stelah
gangguan 8 jam
organic
atautetap tinggi
Edukasi Menjelaskan
Neurologi
kesadaran - -Kadar >Muntah Mual, kepada
of Streptomisin
the newborn
glukosa
makin
Muntah orang
menurun, : tua
chapter
meningkat 20-50 bahwa
21
kejang serangan
(> Mg/kgBB/hari,
300mg/100
sukar ml)inimaksimum
diatasi, tdak
makaberbahaya,
harus 750 tidak
dipikirkan
mg/hari
Tatalaksana 1. Kausal:
menyebabkan
Buhu adanya - ajarKadar >Pemberian
neurologi
Sakit retardasi
selama kepala O2
Bab
komplikasi/pemberian
glukosa 1 bulan mental
10
Ringan
menurun dan tidak menyebabkan
(< 40mg/100ml)
antibiotika yang tidak epilepsy
teratur atau tidak
Komplikasi
Lain-lain dan Prognosis Pada
( algaritma, Prognosis
sensitive  anak
-b.
4. Antibiotika
Pembersihan
Stadium
Kadar baik
Kortikosteroid
gejala dankhorida (diberikan
IIdilakukan
Klinisnya:Jalan
timbulnya
(680mg Nafas
sesuai
pemeriksaan:
pada
– 100ml dengan
tanda ) dankuman penyebab) dan mampu
gejala neurologi
Daftar
Protokol,
Kepustakaanprosedur, Pediatric - Prednison melewati
Awasi
Gejala
>Lumbal
Bila
neurologi:
Tanda-tanda
LCS ketat “Blood
fungsi
Umum fungsi
didiamkan
: Principles
1-2ulang Brain
: vital
rangsang
mg/ Panas Barrier”
timbul:
kgBB/hari
and meningeal
Practices
fibrimous
, sakit dalammeningkat
chapter
kepala,
web
3 dosis ( pedikel
49Nausea
secara ) yang
oral
danselama
merupakan
muntah, 1-3
Standing Order) Buku- ajarbulan, Beri
photophobia,
>Fundukskopi
Tempat antibiotic
neurologi
Seluruh kemudian
tersering
tubuh
bab polifragmasi
irritanilitas
10
kaku
diturunkan
ditemukan sebelum
, Letargi,
1hasil
mg kuman diketahui
gangguan
setiap 1-2 kumanselama
TBCkesadaran.
minggu penyebab 1 bulan.
ABSES OTAK
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab Musi Rawas ENSEFALITIS
SUBACUTE SCLEROSING PANENCEPHALITIS
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Rumah Sakit Dr.No.13
Jl.Yossudarso Sobirin No. DOKUMEN No.ENSEFALITIS
Revisi Halaman
Kab
LubukMusilinggau
Rawas
RumahKab Sakit
Musi Dr.
Rawas
Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Jl.Yossudarso
Tlp No.13
Kab0733-321013
Jl.Yossudarso No.13
Musi Rawas
Lubuk
Fax linggau
0733-324973
Lubuk
Jl.Yossudarsolinggau
No.13
Tlp 0733-321013 Ditetapkan
TlpLubuk
0733-321013
linggau
Fax
STANDAR 0733-324973
PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
Fax 0733-324973
Tlp 0733-321013
OPERASIONAL (SOP) Ditetapkan
Fax 0733-324973 ENSEFALITIS Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
STANDAR
Rumah PROSEDUR
Sakit Dr. Sobirin Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No.ABSESRevisi OTAK Direktur, Halaman
Ditetapkan
OPERASIONAL(SOP)
OPERASIONAL
STANDAR
RumahKab SakitPROSEDUR
Musi Dr. (SOP)
Sobirin
Rawas Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No. Revisi Direktur, Halaman
OPERASIONAL
Kab Musi Rawas
Jl.Yossudarso (SOP)
No.13 Dr. Harun,SKM
Jl.Yossudarso
Lubuk linggau No.13 SUBACUTE SCLEROSING PANENCEPHALITIS NIP: 10620617200031001
Dr. Harun,SKM
Rumah Sakit
Lubuk Dr.
linggau
Tlp 0733-321013 Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Dr. Harun,SKM Halaman
Definisi Tlp NIP: 10620617200031001
Musi Rawas Terdapatnya timbunan nanah yang terlokalisasi
Kab0733-321013
Fax 0733-324973 di dalam jaringan Otak baik
NIP: 10620617200031001
Dr. Harun,SKM
Differential Diagnosis  atau
disertai Meningitistidak TB
disertai pembentukan kapsul
DefinisiJl.Yossudarso
Fax 0733-324973 No.13SSPE adalah penyakit peradangan yang NIP:progresifsusunan
10620617200031001
Ditetapkan saraf pusat yang
Etiologi  Sindroma
Berdasarkan etiologi Reye penyebab :
Definisi Lubuk PROSEDUR
STANDAR linggau disebabkan
Peradangan oleh
padainfeksi
Tanggal jaringan virus otakcampak menetap Ditetapkan

1.Morbili Abses
Organisme otakTerbit anaeobik : gram
Direktur,
(-) : arbovirus,
E. coli, Haemophillus
Etiologi Tlp 0733-321013
STANDAR
OPERASIONAL PROSEDUR Virus
Penyebab
(SOP) Tanggal
yang sering: Terbit harpes simpleks Direktur,Easterm andinfluenza, Westem
 Tumor proteus, Otak Peudomonas, dan gram ( +): Streptococcus,
Fax
Patogenesis 0733-324973
OPERASIONAL (SOP) Equine St Louis
Mekanisme yangencephalitis.
jelas belum diketahui dengan pasti, Diperkirakan setelah
 Ensefalopati Staphylococcus, Pneumococcus
Penyebab
infeksi akut yang
virusjarang: morbili Enterovirus,
hidup dalam parotilis,
bentuk inaktif Ditetapkan
Adnovirus
dalam Lassasel virus Rabies,
Pemeriksaan 1. Labortorium
2. Fungi : (LCS)
Candida
STANDAR PROSEDUR Cytomegalovirus
Bentu Klinis (Klesifikasi) Dibagi Tanggal
menjadi stadium: Terbit Direktur,
Dr. Harun,SKM
Penunjang  Sering dalam batas normal ( warna jernih, kadar protein dan glukosa
OPERASIONAL (SOP)
Patogenesis Virus3. masuk Parasit
Stadium : E.
I Histolytica
melalui kulit, Saluruh pernafasan Dr. Harun,SKM
dan saluran pencernaan
NIP: 10620617200031001
Patogenesis 1. normal
Penyebaran ) langsung dari fokus
NIP: infeksi yang
10620617200031001 berdekatan dengan
Tatalaksana menyebar
Gangguan
 Pemebrian ke seluruh psikointelektual
O2tubuh dengan
dan pembebasan berupa NIP:
cara: gangguan10620617200031001
jalan nafas mental dan kepribadian
Tatalaksana 
Dilakukan
-Pasien Dapat
otak juga jumlah sel sedikit meningkat, kadar protein sedikit
 Setempat tindakan
Posisi tampak
meningkat
: infeksi
diubah-ubahbedah
labil, kemampuan
(50-200)
bila
terbatas
dan
: di selaput
kadar
belajar menurun,
glukosa
lender permukaan
biasanya
muntah lupa,
normal,
atauletargi,
pandy
organ
(-)
2.
depresi. Metastasis
tertentu Stadium fokus jauh
berlangsung 6 bulan
 Nutrisi atau ( + yang
) adekuat
Pemeriksaan EEG: -3.
tahap
3. Profilaksis
Trauma
Hematogen
Stadium
Ukuran awal tembus
IIEEG
abses
antibiotika primer: kepala
normal
besar ( >atau
virus 2masuk
Cmperlambatan
) ke darahnon yangspesifik
menyebar ke organ
Penunjang -
4.
Adanya PadaDiagnosa
Pasca
Hematogen
Letak stadium
kejang Operasi
abses PastiII:
Sekunder
danbukandengan
Kepala
gambaran
kerusakan
di : mengisolasi
basal
virus suppression
motor.
Ginjal
menyebarke Virus
Kerusakan dariEkstrapiramida
burst
organ LCS.
pattern
lain / periodic slow
meliputi
Beri
2. EEG PP 50.000 IU/Kg/BB/hari dan Kloramfenikol 75 Mg/Kg/BB/hari dibagi
5.
-Koreoatetosis, Sumber
Penyebaran
Jumlahatau infeksi
Abses dan tidak
melalui wave
hanya
balismus.diketahui
complexes
syaraf:
satu ( PSWC)
3-4 dosis, ampisilin 100atau virusabses
berkembang
mg/Kg/BB/harimultipledibagi
dengan
di selaput ukuran
3-4 lendir
dosis besardan
dan
Anamnesis Demam
Pada stadium
Tindakan Sering
kejang
menyebar
Stadium
yang menunjukan
, IIImelalui
lanjut: deficit
dilakukan abnormal/ aktivitasi
neurologis
syaraf
adalah yang
bervoltase listrikprogresif,
aspirasi yang
rendah
atau merendahan
tanda-tanda
pengeluaran sesuai dengan
peningkatan
abses beserta
gentamisini 5 Mg/ KgBB/hari dibagi 2 dosis. Diberikan sampai 10 hari.
tekanan
Daerah
kapsulnya.
Adanya
K=jika :kesadaran
intracranial,
Titer
Diberi
masih antibody
koma panas
yang
dan menurun.
lateralisasi.
morbili
antibiotika 1/124-1/2048
3opistotonus,
harisesuai
setelah hasil
spastisitas,
kultur, sementara
pengobatan gangguan menunggu
syaraf otonom.
fikiran komplikasi hasil
atau
Anamnesis Riwayat
LCS:
kultur
Gejala Stadium sinusitis,
Jernih,
diberikan
dapat sel
berlangsung
ringan Otitis,
normal, sampai Mastoiditis,
Glukosa
kurang
berat, dari Gingivitis,
normal, 6 bulan,
tergantung Pulpitis,
protein normal/
kebanyakan
jenis virustrauma
sedikit kepala,
meninggal
dan jaringan fokal,
meningkat.pada
otak
antibiotikanya tidak adekuat
Tatalaksana Terapi
infeksi
yangstadium kausal
diabdoen,
Titer antibiotic
terkenaini tidakrongga ada,
morbili karena
panggul,
1/8 s/d umumnya
infeksi
1/64 paru, disebabkan
operasi oleh
tulang, virus,
meningitis hanya
dan
diberikan
kelainan
MRI: -Berguna pengobatan
jantung
Stadium
Ampislin
- lanjutPanas untuk bawaan
IV
200 simptomatis
menilai serta penyakit
mg /kgprogresifitas
mendadak BB/hari dan
tinggi ( sering suportif.
jantung
penyakit rematik
dengan danhiperpireksia
pengaruh pengobatan.
)
Tindak
Pemeriksaan Fisik 1. Simptomatik
Maneifestasi
- Tampak Hilangnya Abses
Kloramfenikol
- Sakitdan gambaran Otak:
fungsi
kepala 75 lekoensefali
MG/KgBB/hari,
korteks cerebri, pada
sampai intensitas
mustism4-6 minggu
dan signal
disfungsi T2otonom
pada
Mencari engobati penyakit penyerta
- substansia
 Kejang
Peningkatan diatasi
alba, Tekanan
sesuai
batang dengan
otak intracranial
tatalaksanaberupa kejangsakit kepala, muntah,
 Metronidazolberlangsung
-Fisioterapi
Nausea 1-10
dan
bila 30-50 tahun.
muntah
sekulelle ( +maupun
mg/kg/BB/hari ). Dilakukan serebelum.
1 minggu tidak panas
Tatalaksana  Kortikosteroid
- papiledema
Hiperpirekasia
Belum
- ada
Kesadaran diatasi
pengobatan
cepat dengan
yang
menurun memuaskan
( letargia, stupor, dan koma )
Daftar kepustakaan ChlidNeurologi Supurasi sixtintracranial
edition Chapter berupa 6 iritabel, drowsiness, stupor, rangsang
Anamnesis -Pediaric - Manfaat
Didahulu a. Surface
oleh isoprisiosin
-Neurology:
Kejang cooling:
riwayat
umum/ es ditempatkan
100practices
fokal/twitching
morbili mg/kg/BB/hari,
tipikal, pada
sembuh pembuluh
interferon
total tanpa darah besar
intraventrikel
komplikasi
meningeal Principle and fourt edition chapter 64 buku ajar
Komplikasi dan Prognosis
beberapa masih
- yang
tinggi
Afasia,
tahun ketaknya
controversial
pada sebelum
hemiparesis
pasien superfisial.
onset
dengan perjalanan penyakit yang cepat
Neurologi  Infeksi berupa demam, Menggigil, leukositosis
Prognosis ( algaritma, Pasien - Keluhan - dengan b.
Bila
- yang Antipiretika
Adanya adaseringkejang
gejala riwayat
lebih
ditemukan:
dari mioklonik
penyakit
2 minggu dapatabses
primer
dan dapatdiberikan
berkapsul,
membantu antikonvulsan
soliter
diagnosis,
serta
Lain-lain  Tanda local jaringan otak berupa kejang, gangguan syaraf cranial,
superficial
- c. mempunyai
Jatuh/ Meniup
karbamazepin,
misalnya
tersentak udara/asam
mump, medinginkan
prognosis valproat/
morbili,yang udara
pirimidon
varicella
lebih baik sekitarnya
Protokol, prosedur, afasia, ataksia, paresis
- Pemeberian d. Hibermasi
Kemunduran
Pasien diberikan
nutrisi
koma intelegensi
preoperative yang baik, klopromazin
pengobatan 2 infeksi
mg/kg/BB/hari
sekunder atau dan
Standing
Kriteria Order)
Diagnosis - Gejala Klinis
Pemeriksaan Fisik - Pasien Demam prometasin
suportif
Penyakit dengan
psikiatrik
tinggi 4 mg/kg/BB/hari
gangguan imunitassecara IV atau IM dalam tiga kali
Komplikasi dan Fatal, --pada EEG:
Abses Gelombang
pemberian.
Paresis/
umumnya
GCS menurun multiples,
paralisis Delta
penderita
letak yang
dalam meninggalbersifat6 fokal
bualan- 3 tahun setelah gejala
prognosis timbul - Labolatorium
- dilaporakan
Untuk
Ruam mengatasi
Gangguan
Terjadi pada
kulit 5bicara
%
pada 
umur LED
edema
sembuh meningkat,
mudaspontan
ensefalitis otak karena Leukositosis
diberikan kortikosteroid
enterovirus, variseladeksametason,
zosler
Pemeriksaan
Daftar kepustakaan
Fisik Sesuai
Child -neurology
CT
neurologi
dengan Scan
0,2-0,3
Defisit ( definitive
mg/kkBB/hari
neurologis:
sixth
stadium
sixth edition
edition
yang )chapter

dalam
paresis,
chapter
dialami tampak 36 kalifocus
6paralisis, abses ataxia,
pemberian,
afasia, selamaparalisis,
4 -5 hari. syaraf
Pemeriksaan
Kriteria Diagnosa 2. Suprotif
Pediatric - Darah otak
neurologi:
neurologi
Gejala rutin:
sesuai tanda
:principles
Principles
stadiuminfeksi andakut
and practicesatau normal
practices fourth
chacpter edition
10 chapter 64
Penunjang Buku- ajarEEG
 Ajar .Pemebrian: gelombang
neurologi
Neurologi
Titer antibiotic cairan
bab
Bab 20delta
10
morbili yangdarah
: dilakukan
dalam bersifat danfokal
retriksi cairan, jenis ciran diberikan
LCS
Kriteria diagnosis
Lain-lain ( algaritma, Adanya - Rontgen
cairan
EEG
trias demam cranium:
( dekstrose tinggi,tanda-tanda
5% + NaCltekanan
penurunan 15 % ),intracranial
kesadaran, dengan
dan kejang, meningkat.
pertandingan
tanpa adanya 2: 1
Protokol, prosedur, tanda-tanda - CT jumlah
LCS scan cairan
peningkatan kepala
pada dengan
hari
tekanan pertama kontras
intracranial 70% dari : kebutuhan
khas gambaran maintenance. ring of
Standing Order)  enhancement
Bila edema otak diterapi sesuai penatalaksana edema otak
ENSEFALOMIELITIS DISEMINATA AKUT
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN ENSEFALOMIELITIS No. Revisi DISEMINATA AKUT Halaman
Rumah
Kab Sakit
Musi Dr.
Rawas
Sobirin No. DOKUMEN TETANUSNo. Revisi NEONATORUM Halaman
Rumah
Kab Sakit
Musi Dr.
Jl.Yossudarso Sobirin
No.13
Rawas No. DOKUMEN No.TETANUS
Revisi ANAK
TETANUS ANAK Halaman
Rumah
Kab
Rumah Sakit
Musi
Sakit
Jl.Yossudarso Dr. Sobirin
Rawas
Dr.
Lubuk linggau Sobirin
No.13 No. DOKUMEN
No. DOKUMEN No. Revisi
No. Revisi Halaman
Halaman
Kab
Kab
Tlp Musi
Jl.Yossudarso Rawas
No.13
Musilinggau
Rawas
0733-321013
Lubuk
Jl.Yossudarso
Lubuk
Jl.Yossudarso
Fax
Tlp 0733-321013 No.13
linggau
No.13
0733-324973
Lubuk
Tlp
Fax linggau
0733-321013
Lubuk linggau
0733-324973 ENSEFALOMIELITIS DISEMINATA Ditetapkan AKUT
Tlp
Fax0733-321013
Tlp
Rumah
STANDAR 0733-324973
0733-321013
Sakit Dr. Sobirin
PROSEDUR Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No. Revisi Ditetapkan Direktur, Halaman
Fax
Fax 0733-324973
Kab0733-324973
OPERASIONAL
STANDAR Musi Rawas
PROSEDUR(SOP) Tanggal Terbit Ditetapkan
Direktur,
STANDAR
Jl.Yossudarso
OPERASIONAL PROSEDUR
No.13
(SOP) Tanggal Terbit Ditetapkan
Direktur,
Ditetapkan
STANDAR
OPERASIONAL
STANDAR PROSEDUR
Lubuk PROSEDUR
linggau(SOP) Tanggal
Tanggal Terbit Terbit Direktur,
Direktur,
OPERASIONAL
OPERASIONAL
Tlp 0733-321013 (SOP)
(SOP) Dr. Harun,SKM
Fax 0733-324973 NIP: 10620617200031001
Dr. Harun,SKM
Definisi Penyakit autoimun yang menyebabkan Dr.Ditetapkan
NIP: terjadinya Harun,SKM
10620617200031001
demielinisasi sehingga
Bentuk STANDAR
Klinis PROSEDUR mempengaruhi Tanggal
Terutama otak Terbit
N, dankejang
VII, medulla NIP: Dr.
spinalis, bersifat
Hemiparese, Harun,SKM
10620617200031001
Dr. Harun,SKM
Direktur,
ataksia, monofasik
Gejala dan jarang
Ekstrapiramidal,
OPERASIONAL (SOP) melibatkan nistagmus,
syaraf tepi. penurunan kesadaran, NIP: 10620617200031001
NIP: 10620617200031001
letargi sampai koma ). Gejala
Definisi
Definisi
Anamnesis Penyait
Mencari dengan
Penyait lainnya:
dengan
“Port Entre” tanda
tanda
perubahanyaituutama
utama
adanya
tingkat kelakuan
kelakuan
luka,
laku.radang otot (( spasme
otottelinganspasme )) tanpa
dan karies tanpa disertai
disertai
dentis
Pemeriksaan
Etiologi Fisik gangguan
gangguan
Trismus,
Umumnya- Gambarankesadaran
kesadaran
kaku
timbul kuduk,
setelah yang
yang
patologis terjadi
terjadi
opestotonus,
infeksi pada pada
pada
virusperut Neonatus
Neonatus
pasien
atau papan, ini tak
vaksinasi, dapat lain:
seperti
antara jalan, atau
pada jalan
ensefalitis
seperti robot, Kejang
eksperimental merangsang,
alergi, yaitu kejang
adanya
- Penyakit virus spesifik: Epstein – barr, influenza A, mumps, spontan,
Dr.
fokus Harun,SKM
tidak terdapat
perivaskular penurunan
demielinisasi
Etiologi
Etiologi Clostridium
Clostridium
kesadaran tetani
tetani
dan
disertai
coronavirus. biasanya
serbukantidak panas pada
sel radang NIP:substantia
10620617200031001
alba
Tatalaksana
Kriteria Diagnosa - Anamnesis
 Fenobarbital
Setelah penyakit Luka
30 mg sebagaiTETANUS
eksantematosa dosispada awalANAK dila jutkan (6varisela,
anak-anak X 15 mgcampak) p.o
Patogenesis
Patogenesis
Rumah
Kriteria Spora
Spora
Sakit Dr. Sobirin 
Diagnosa yang
yang
- Gejala
Largaktil
Setelah masuk
masuk
No. DOKUMEN ke
ke
10 mg sebagai
Klinis
Vasinasi tubuh
tubuh
: Difteri,dosis berubah
berubah
No. menjadi
menjadi
awal lanjut
influenza,
Revisi Rabies, bentuk
bentuk
6 XCacar, HalamanTifoid.dan
2 mg Tetanus,
p.o vegetative
vegetative dan
KabDiagnosis
Differential menghasilakan
Musi Rawas menghasilakan Tali
Dapat pusat
Pemeriksaan
- Tetani toksin.
toksin.
timbul dibersihkan Toksin
Toksindengan
spontan,
Penunjang merambat
merambat
merupakan H2H23% dari
gejala tempat
dari tempat
prodromal luka
luka lewat
subklinis motor
lewat infeksi
motor
Edukasi andplate
andplate
Jl.Yossudarso No.13Pemotongan dan
dan aksis
aksis
virus tali pusat
- Trismus silider
silider
Karena syaraf
syaraf
menggunakan tepi
tepi ke
ke
proses localalatseperti komu
komu anterior
anterior sumsum
sumsum
steril mastoiditis, Abses Tonsilar, belakang
belakang dan
dan
Pemeriksaan Lubuk menyebar
menyebar
linggau Suntikan
penunjang - OMSK ke
TTkepada saluran
saluran
Epidemiologi
EEG  ibu SSP,
SSP,
:hamil
gambaran umumnya Toksin
Toksin menyebabkan
menyebabkan
merupakan
abnormal berupakelainanblockade
blockade
perlambatan pada
para/padapost dan simpul
simpul
infeksi yang
yang
kadang
Komplikasi
TatalaksanaTlp
Patogenesisdan 0733-321013 menyalurkan
menyalurkan
Kelainan
Prognosis tampak
ini impilis
impilis
timbul
ditentukan
1. Medikamentosa gelombang pada
pada
akibat tonus
tonus
oleh tajam adanya
masa otot
otot
dan sehingga
sehingga
paku
reaksiindividual
inkubasi, tonus
tonus
antigen
period otot
otot
antibody,
of onset, meningkat
meningkat
jenisviruslukaakandan
dan
prognosisFax 0733-324973 statusmenimbulkan
menimbulkan
merangsang LCS pada
- imunitas
ATS  kelakuan,
kelakuan,
pembentukan
plelositosis
pasien,hari pada bila
1 bila
20.000 tonus
tonus
antibody
ringan
tetanus makin
makin
oleh tubuh,
dengan
IU diberikan
neonatorum meningkat
meningkat akan
mononuclear
perdrip
prognosis akan
akan
beraksi
dengan dominan,
buruk timbul
timbul
dengan
diencerkan kejang
kejang
sel
disertai
20
Daftar Kepustakaan Terutama
Terutama
saraf atau
Buku pada
pada
kenaikan
ajarkalijaringan
dengan
infeksi otot
ototdan yang
yang
protein
sarafNaCl besar
besar
danFisiologis,
penyakit antigen
tropis dari Ditetapkan
proteinpemeberian
sebelum virus. harus dilakukan
STANDAR PROSEDUR - tes CTTanggal
Neuoromuscular Scan  Terbit
kulit Disorder fase ofawal
terlebih dahulu, normal,
infancy bila
chapterdan
positifpada
13 Direktur,
makafasedilakukan
lanjut terlihat adanya
desentisasi
Bentuk
Anamnesis Klinis
OPERASIONAL
Bentuk klinis Untuk
(SOP) - menentukan
Pemotongan
atrofi
dengan
Kriteria Klasifikasi,
Neurologi serebral
of the cara derajat
dan
besredika.
menurut
Newborn berat
perawatan ringannya
Pada
tenembaum
chapter tali
21 hari pusatpenyakit,
yang dipakai
tidak steril
dkkII ATS 20.000 IU diberikan IM criteria menurut
(Lain-lain
(Klasifikasi
Klasifikasi( )) algaritma, cole -danAntibiotika
Penentuan Yougman
Bayi
MRI
Grup sulit
A :edema
derajat atau
bila (PP1969
lesimau< )5menetek
50.000
tetanus Sebagai
substansia
mm U / kg
Neonatorum berikut:
aibaBB/hari Selama 10
( Kriteria hari )
Chandra
Protokol, prosedur, No Penilai- Ibu tidak
Antikonvulsa
Grup B : mendapatkan
Bila dijumpai >imunisasi
lesi ukuran TT > selama
Skor 5 mm hamil
No
Pemeriksaan
Tatalaksana
Standing Order)fisik 1 - KRITERIA
Terapi Kejang
a.
imunologi:
Umur :C<rangsang,
GrupFenobarbital hari dosis
: 6Kelainan
Kortikosteroid, kejang
melibatkanawalspontam100 mg
thalamus
Imunoglobulin 4DERAJAT
Dr.
IM Harun,SKM
dan largactil
bilateral
intravena, simetris dosis awal 30
Plasmaparesis
- Trismus Mg Im
6-10 hari Grup I
dilanjukan
D : oral:
Leukoensefalitis NIP:II
Fenobarbital2 10620617200031001
6
Hemoragik X 30 III
Mg/hari
akut ( lesi dan
lebihlargactil
besar
Edukasi
Komplikasi 1 - Masa
ImunisasiPadaMulut
DPT 2-5 mencucu
dilanjutkan
Mg/KgBB/hari
>yang
10 dengan > 14
monofasik,
Hari hari
TTdampakdibagi
sel limited6 massa10-14 hari <
dosis1 lebih besar dan dijumpai 10 hari
dan progosis Obati
2 - Inkubasi
lukaKaku
b. dengan
Sembuh kuduk
Diazepam
Kejang : Spontan antiseptic
dengan
perdaharan)
tanpa sekuele dosis
dalam inisial
waktu 2 0,2
satuMg/Kg/BB/kali
bulan 50-60% IV, kemudian
2 - Onset Perut
Sembuh papan
diteruskan 6
dengandengan
Rangsang Hari
sekuele4-8neurologi 3-6
Mg/KGBB/hari Hari
1( Kejang diberikan < 3secara
) 20-30% hari IV dalam
Komplikasi
Anamnesis dan 33. - Trismus
Prognosis Anggota
Riwayat 12 kali
ditentukan
Meninggal
Sianosis gerak
infeksi
10-30% Ringan
spastic
pemeberian
masa
virus 1inkubasi,
minggu sampai Sedang
Period
2 1ofbulan onset, Berat
jenis luka, Status
sebelumnya
Prognosis
Daftar Pustakaan 4
Buku -
imunitas,
4 Ajar Disfagia
Mungkin
Antiseptik
letak
Akut
Suhu :tubuh
Neurologi dengan
jenisH38*C
gejala O (-)
luka,
2Bab demam
2 310% untuk
dan
penurunan
atau luas dan sianosis
pencucian
kerusakan
kesadaran
lebih Ringan luka
jaringan.
1mendadak Berat
- Kelakuan
55. 2.
Pediatric Mungkin
Suportif
Subakut
Neorologi terdapat
: : Lokal
gejala
Trimus / Rhisus sardonikus radang
Principles dekat
penurunan
and atau
luka Supurasi
1 umbilicus
Kekakuan
kesadaran
practice chapter yang
55 tidak Kekakuan terlaluumum dalam,
Kriteria Diagnosis
Daftar Kepustakaan - Anamnesis
Mencegah
Bukuajartimbul infeksi1 dan Riwayat
-3 bulan mendahului
terjadinya
penyait Persalinan
setelah
Tropris aspirasi,
infeksi virus.umum segerasejak sering
setelah pemberian
Lain-lain ( algaritma, Neuromuscular - Gejala
antikonvulsan
Penentuan : I : Skor 2-5 Klinis
Disorder kekakuan
dipasang
of infancy umumsonde
Chacpter awal
lambung, Lambung menyebabkan dikosongkan,
Pemeriksaan Fisik
Protokol, prosedur, Neurologi posisi
Of
- Penurunan The kepalaNewborn
II : Skorkesadaran dimiringkan
6-7 Chapter 21 kesulitan
Differential Diagnosis
Standing Order) Sepsis
- Penderita III : Skor 8-10 dan dijauhkan dari rangsangan
Deficit diisolasi
neurologis bernafas
terutama cahaya dan
- yangMeningitisberubah mendadak, bunyi dan sentuhann asfikasia
Tatalaksana
Bentuk klinis 6 Kejang
- Makanan
ATS
Gejala 10.000 Sebentar,
klinisdiberikan
unit
yang pada hari
dalam
sering Tidak
1 : 1/3 Lebih
jumlah
dijumpai SC berat,
sekitar
adalahsedikit pusat Cepat
tetapi
gejala prodromal memberat
sering, untuk
seperti:
umum
1/3
mencegah
demam, IV malaise, mengganggu
terjadinya regurgitasi lebih sering, sering,
mialgia. lama,
- Oksigen
1/3
DitemuiIM gejala diberikan pernafasan
bila ada gangguan
neurologis 5-14tidak
multifocal oksigenasi menyebabkan
hari setelah infeksi virus
- ATS
Penderita
atau 10.000 dipulangkan
vaksinasi, unit pada
antara setelah
harilain:II IM
tidak menyebabka
gejala ada kejangsakit
awalnya kegagalan
rangsang kepala,lagi, tidak
demam,
- Antibiotika
spastis, atau spastis
: Ampisillin
ringan, 100 telah n
mg/kgBB/hari
dapat
kelemahan. Selanjutnya dijumpai kelumpuhan saraf cranial, terutama dispnoe
berjalan
dibagi dan
12 pernafasan
tidak
kali IVada dan
kesulitan
- Kalau
makan atautidak penyulitada diazepam
lain dan sianosis spasme laring
dapat diberikan:
POLIOMIELITIS PARALITIKA
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab Musi Rawas
Jl.Yossudarso No.13
Lubuk linggau
Tlp 0733-321013 ACUTE FLACCID PARALYSIS
Fax 0733-324973
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. RevisiDISTONIA Halaman
Rumah Sakit
Kab Musi RawasDr. Sobirin No. DOKUMEN SINDROMA No. Revisi
GUILLAIN Ditetapkan
BARRE Halaman
STANDAR
Kab
Rumah
Jl.YossudarsoPROSEDUR
Musi Rawas
Sakit Dr.No.13
Sobirin Tanggal
No. DOKUMEN Terbit
CHRONIC POLIOMIELITISNo. Revisi
INFLAMMATORY KHOREA Direktur,
PARALITIKA
DEMYELINATING Halaman
OPERASIONAL(SOP)
Jl.Yossudarso
Kab
Rumah Musi
Sakit No.13
Rawas
Dr.
Lubuk linggau Sobirin No. DOKUMEN CHRONIC INFLAMMATORY No. Revisi
POLINEUROPATHY DEMYELINATING Halaman
Rumah LubukMusilinggau
Jl.Yossudarso
Kab
Tlp 0733-321013
Sakit No.13
Rawas
Dr. Sobirin No. DOKUMEN MIELITISNo. Revisi
POLINEUROPATHY TRANSVERSA Halaman
Rumah
Tlp Sakit
Lubuk
Jl.Yossudarso
Fax Dr.
0733-321013
linggauSobirin
No.13
0733-324973
Kab Musi Rawas No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab
Fax
Tlp Musi Rawas
0733-324973
0733-321013
Lubuk linggau
Jl.Yossudarso No.13 Dr. Harun,SKM
Ditetapkan
Jl.Yossudarso
Fax
Tlp
STANDAR 0733-321013
Lubuk No.13
0733-324973
PROSEDUR
linggau Tanggal Terbit NIP: 10620617200031001
Ditetapkan
Direktur,
Definisi Lubuk
STANDAR
Fax linggau
PROSEDUR
0733-324973
OPERASIONAL(SOP)
Tlp 0733-321013 Penyakit infeksi
Tanggal Virus Terbit akut yang mengenai medulla spinalis dan batang otak
Direktur,
Ditetapkan
Etiologi Tlp 0733-321013
OPERASIONAL
STANDAR PROSEDUR
Fax 0733-324973 Virus polio tpe Brunhilde,
Tanggal Terbit lansing dan leon Direktur,
Ditetapkan
Fax 0733-324973
OPERASIONAL
STANDAR PROSEDUR (SOP) Tanggal Terbit Direktur,
Dr.Ditetapkan
Harun,SKM
Benrtuk Klinis
OPERASIONAL
STANDAR PROSEDUR (SOP) - Paralisis residual
Tanggal Terbit berupa asimetris, NIP:atrofi Ditetapkan
otot
10620617200031001
Direktur,dan deformitas. Refleks
STANDAR
OPERASIONAL PROSEDUR(SOP) tndon berkurang Tanggal Terbit atau hilang Dr. Direktur,
Harun,SKM
DefinisiOPERASIONAL (SOP) - Tak ada gangguan
Kasus AFP adalah semua anak berusia kurang rasa raba NIP: 10620617200031001
Dr. Harun,SKM dari 15 tahun dengan
- Nyeri Otot yang sangat hebat
kelumpuhan yang sifatnya flaccid (layuh), terjadi secara akut ( mendadak / > NIP: 10620617200031001
Dr. Harun,SKM
Definisi 14- hari
Penyakit
Ditandai Tak)ada Proses
dan gangguan
degenerative
bukan radang fungsi
disebabkanberupa
non infeksikendungan
gangguan
oleh diruda
daerah
NIP: kermih
NIP:
NIP: umum
paksa radiks atau
10620617200031001 syaraf
10620617200031001
10620617200031001
Dr. Harun,SKM fokal
tepiyang progresif
Etiologi
Definisi
Kreteria Diagnosis
Bentuk Klinis ditandai
Proses
Gerakan
-1. Anamnesis
Polineuropati kontraksi
Imunologis
yangyang
Poliomielitis tidak otot terus menerus
terkendali
disebabkan
paralitika (involunter
oleh proses NIP: Dr.
menyebabkan Harun,SKM
), 10620617200031001
bentuk
imun, gerakan gerakan
berlangsung cepat, berulang
mendadak
lebih dari dan2
( klasifikasi ) Dalam
meliuk-liuk
tidak
-2. Immunoglobulin
bulan surveilans
terkendali
Pemeriksaan atau
Mielitis Transversa postur
dan AFP
Fisik tidak yang
tubuh
Kelumouhan tujuannya
yang
dapat diramaikan NIP:
abnormal 10620617200031001
mencari
Flaccid, Asimetris kasus polio diagnose pasti
Tatalaksana  interavena
Definisi
Etiologi
Patogenesis
Bentuk klinis
Kriteria Diagnosis Penyakit
polio
1.
 -
Infeksi
-
3. Gambaran
Mahal Khorea
LCS dapat
Kelainan
Guillainini
virus ditandai
ditegakkan
kromoson
menyebabkan
Sydenham
dan masih barre
klinis kelumpuhan
Syndrom
jarang berdasarkan
yangdipakai, penurunan
munculRegiment progresif
Klasifikasi
biasanya disertai
Suppressor Sbb: yang
berupa
standar hilangnya
Sel Tdigunakan
kelembahan fungsi
sehingga persa
terjadi
danadalah
rasa
dan
0,4 --4.Intoksikasi
peningkatan -fungsi
Isolasi
baal Neuritis
atau otot
Biiasanya
Virus
yang
0,5 obat
Sel sphingter
dari
Traumatikaseperti
T,
progresif
gram/kg/BB/hari Sel dapat
ditemukan
tinja B: metoclopramide,
dan dan setelah
orofaringLimposit.
berlangsung
masing adanya
–masingfenition,
Adanya infeksi
lebih demperidon
kontak
dari
selama antara
streptokokus,
8 4-12 minggu,
sampai sensitive
5sering
tapi
hari.
Etiologi
Pemeriksaan Reaksi1.
-
lymphocyle
5.
-
Selajutnya Klasifikasi
Gangguan
LCS Imunologi
ditemukan
Chronic
kepustakaan : kadar Pada
metabolic
dengan
Inflammatory
dosis lain pada
protein surveilens
serabut
maintenans penyakit
agak
mengatakan syarafyang
Demyelinating jantung
meningkat,
dapatbahwa belum
mengakibatkan
rematik memenuhi
Polineuropathy
berlangsung
diberikanpenyakit sesuai kriteria
terjadinya
sampai
berlangsung 2
dengan dosis =>
bulan, Secara
kerusakan
lebih danAwal
dari
Patogenesis
Penunjang
Anamnesis Reaksi
myelin-- Taruama
frekuensi Klinis
empat imunologi
masih
- Kelumpuhan
penyakit lahir
minggu.
respons menyebabkan
controversial
Karakteristik:
jumlah CHRONIC
gerakan
selRegimen
Perjalanan
bersifat
klinik. leukosit
flaccid kerusakan
INFLAMMATORY
khoreik,
penyakit
(standar
layuhmeningkat medulla
emosional
)mungkin
yang
yang spinalis
DEMYELINATING
labil,
terutama
terjadi
diberikandapat <hipotonia
14 berupa
terdiri
progresif,
hari
untuk nekrosis
dari
bosterprogresif
adalah sel
Anamnesis
Rumah Sakit Dr. Sobirin 2.
nekkrosis
-
- Klasifikasi
Post
-
bertahap,infeksi elemen
Laboratorium
polimorfonukelar,
Riwayat pada
ensefalitis,
atau
Trauma relapssurveilens
syaraf subacut
dalam bentuk infuse dengan dosis 0,5 gram kg/BB setiap 3 sampai 4 minggu,2
Adanya riwayat infeksi
penunjang:
setelah dan
saluran
berulang
disangkai itu yangpernafasan
jumlah belum
leukoensetfalopati,
digantikan
KHOREA
POLINEUROPATHY
ASTO dan AKG
limposit memenuhi
dengan
atas atau
lebih sindromaKriteria
sel
saluran
banyak Reye.
radang=>
percenaan
dan secara
menjadiatau
Rumah
Kab
Pemeriksaan fisik Sakit
Musi Dr. meninggalkan
Sobirin
Rawas 
hampir -Toksin Virologis
-3 :No.
minggu
- Tergantung
normal mangan,
Pengobatan:
Pemeriksaan
sama dalam kavitas,
sebelum
DOKUMEN
dengan 2-3 Carbon
neurologi
bentuk reaksi
Gejala
istirahat,
minggu
waktu
Klinis disulfide,
imunologis
terapi
biasanya
paruh Slanida
suportif,akandan
No.immunoglobervalulin.
Revisi
menampakkan menimbulkan
diberikan
kelemahan
Pada vaskulitis
Halaman
trankulizer.
proksimal
pasien dan
Jika
yang
Kab Musi Rawas
KriteriaJl.Yossudarso
Diagnosis Klasifikasi
berakibat
No.13berat -
- dan Psikogenesis
Rasa
Isolasi
yang
Gejala Surveilens:
tersumbatnya
Kesemutan,
didapatkan
Virus
distal, dissosiasi
kehilangan
dirawat
Klinis dirumah arteri
Nyerisensori
penyakit atau
jantung
sakit, Spinalis
TakbagianTerasa
rematik
akan anterior
distai maka
dilakukan dan reflex sehingga
penatalaksanaan
followyang menimbulkan
– uptertekan sesuai
pemberian atau
Jl.Yossudarso
Lubuk linggau No.13nekrosis
infuse -
 absen -
Kelainan
KelumpuhanAFP
pada
dengan rate
perkembangan
immunoglobulin
Pemeriksaan medulla: 1
bersifat
penyakit per 100:
spinalis 000
janin
ascending
jantung didaerahpada
rematikdan penduduk
toraklumbal
simentris
Fisikdengan interval mingguan, pengunaan untuk terapi usia
bilateral < 15 tahun
Bentuk
Pemeriksaan
TatalaksanaKlinis
TlpLubuk linggau 2.
0733-321013
Fisik 
mingguan --Khorea - Laboratorium
Paralise
Tentra
Gambaran
Belum Spesimen residual,
parase
Hutington:
ada
biasanya /yang
paraparese
laboratorium
pengobatan adekuat
terjadi
menggunakan atrofi
yang
kausal tipedari
diplegikasus
flaksid
tipikal
namun
dosis AFP >dicegah
setelah
berupa:
dapat
yang 60 %rendah
beberapa
pada
lebih LCS tahun
dengan yaitu dissosiasi
vaksinasi
yaitu 0,2-0,25
(Pemriksaaan
Petogenesis
klasifikasi
Fax)0733-321013
Tlp Pada
0733-324973 Belum - Surveilans
Refleks
Gangguan
- diketahui
Biasanyatendon yang
dengan
sensorik
padamenurun belum pasti,
berupa
usia baik
dewasa, maka
diperkirakan
nyeri, digunakan
parestasi,
diturunkan secara
Hipestesi
secara kriteria
patologi Klasifikasi
sampai
genetik ada Klinis
kelainan
anastesi
gm/kg/BB. - sitoalbumin, LCS: Pleositosis pada EMG dengan memperlihatkan
sel-sel mononuclear adanyadan demielinisasi,
protein yang dannormal
pada
Edukasi Fax 0733-324973 pada yaitu:
 -- Tidak - ganglia
Dapat
biopsi
Plasma
Imunisasi ada basalis,
disertairasameningkat,
Karakteristik:
syaraf
Exchange
Polio nyeriputamen,
paralisis ototfasial
Demensia
menunjukkan globus,
progresif,
adanya nuklesus
perubahan kaudatus
Ditetapkan
demielinisasi, kepribadian,
serabut myelin khoreayang
Penunjang atau sedikit glukosa biasanya normal
Bentuk Klinis PROSEDUR
STANDAR Sangat -- tipis, -- Kelumpuhan
Anestesi
Bila
Belum Bila tungkai
bervariasi,
kasus
Tanggal
dan terjadi
ada berat
onion-bulbs,
di Terbit
pada menetap
atau
kelainan
indonesia.dapatkaki
anak-anak
biopsi (Khusus
fokal paralise
disertai
terjadi seperti:
tidak Residual
gangguan
paralise
seringkali
penting
pada rasa
Blepharospasm ), setelah
Ditetapkan
bulber
disertai
Direktur,
untuk
pasien raba
berupa
kejang
menegakkan
dengan kunjungan
(kelopak
paralise
penyakit ulang
mata
diagnosis otot)
yang
EMG
(Daftar
klasifikasi
STANDAR )
OPERASIONAL
Kepustakaan PROSEDUR mulut
(SOP)- berat - Ada (
- MRI
pada
Pediatric 60 hari
gangguan
Distonia
pernafasan. (Tanggal
Pengobatan
sebagian sejak
khususnya
Neurology: fungsi
kasusterjadinya
Oromandibular),
Terbit : pada kandung
diberikan
tetapi
Principles pasienkelumpuhan
leherKemih
halpenghambat
and (
iniyangtortikolis
dapat
Practice ), tangan
Direktur,
reseptor
menolong
dirawat Fourth (
pada cramp
dopamine
), pengobatan
edition writter ).
seperti
pasiendilakukan
dengan
Anamnesis
OPERASIONAL
Kriteria Diagnosis (SOP) - -
Ada
1.
gejala
dengan Meninggal
Demam
Anamnesis
haloperidol,
klinis,
plasma sen=belum
bila
elektrofisiologi
exchangekejang 60 hari
diberikan
dan sejak terjadinya
antikonvulsan.
laboratorium
bersama-sama yang kelumpuhan
kerung jelas
Tatalaksana 1.- Segera Child Neurology
lapor ke Dinas Chapter 9
Kesehatan Setempat (termasuk Laporan KLB) saat
dengan prednisone pada
Anamnesis Adanya - -
KelumpuhanTak
gerakan dapat diketahui
bersifat
berulang-ulang keadaan
akut, & kelumpuhan
simetris
meliuk-liuk pada
/ postur setelah
tungkaidua60dipakai
tubuh hari sejak
bawah
abnormal ) denganmulai
Tatalaksana 2.3.
 Khorea
- Suportif2. Pemeriksaan
Kortikosteroid
memulai
Buku Familial
Ajar Neurologi (Benigna
pengebobatan. obat Fisik hingga
Bab Dilakukan
11 saat ini yang
menggunakan
paling benyak exchange setiap
Pemeriksaan lumpuh
progresifitas kelumpuhan beberapa jam sampai 4 hari
Lain-lain ( Fisik algaritma, - -Istirahat Prednison
minggu Distonia
-3. Bersifat
LCSselamaselama
dosis fokal
non
Kenaikan Fase 1
progresif
tiga sampai blefarospasme,
protein
minggu,
akut. 1,5keadanya
Bila tanpa distonia
mestipun
mg/kgBB/hari Dr.
disertai
uji Harun,SKM
berat oromandibular,
selanjutnya
secara kenaikan
istirahat oral, menunjukan
mutlak dosis tortikolis,
jumlah tunggal,
2 minggu Sel
di
Pemeriksaan Fisik Pada - - surveilans
Paraparesis
cramp
(
Intelegensia
Disosiasi
pada pagi hari
perpanjang yang
writer Silo
(tiga akan sudah
tidak albumin baik
terganggu
exchange ) digunakan
setiap NIP: kriteria
Dr.
10620617200031001
minggu Klasifikasi
Harun,SKM Virologis
ketiga sampai minggu yaitu:
Protokol, prosedur, - Pengawasan ketat terjadinya paralise pernafasan
Tatalaksana dapatkan - - Gangguan
4.
-
Pilih virus
Distonia
EMG
Sering polio
sensorik
segmental
–Petambahan
disertai
selanjutnya liardengan
padarelaps
adalah pemeriksaan
kecepatan
ataksia
siklosporin.NIP: specimen
10620617200031001
antar syaraf
Dosis dengan
siklosporin latensi
adalah distal
Standing Order) Khusus
keenam). untuk
Jika penyakit
terjadi
- Kepala anak diletakkan lebih rendah dan dimniringkan yang pada
berat saat
dapat prednisone
diobati dengan
ke diberikan
salah 1 untuk
satu gramsisi5
Tatalaksana - mg/kgBB/dosisi
Reflex
-membantu yang fisiologi
Disartia,
Diturunkan
Istirahat
metilprednisolon memanjang
bila reflexreinduksi menelan meningkat,
gerakansecara
sebagai
secara remisi klonus
orofasial,
genetik,
dosis ( +)
disfagia,
diagnosis
awal. Dosis tremor
ditegakkanberdasarkan:
kemudian
intravena perhari (atau secara alternate day) ,
terganggu ditingkatkan onset
sesuai
Anamnesis
Kriteria Diagnosis
Pemeriksaan LCS - Adanya - Simptomatik demam
Anamnesis
pada
Halaperidol masa tinggi
1-2
anak-anak,
X 0,5yang–dan 1timbul
adanya
mg pada
selama Oset
riwayat4-6 kelumpuhan
bulan
keluarga, tidak dosisada karena
defisit
3. dengan
dibagi
Plasma: Adanya 4respons. gambaran
exchange
sampai 5 dosis,
masihdisosiasi terbatas sitoalbumin
kemudian digunakan dengan padapradnison
anak-anak tinggi
Kriteria
PenunjangDiagnosis Darah - - Kelumpuhan
- Pemeriksaan
Gejala
neurologis/
Phenobarbital
Siklofosfamid
: gambaran
yang diberikan
kesukaran bersifat
klinis  Fisik
merupakan
tidak akut,
gerakan
intelektual,
2-4 Asimetris
mg/kgBB/hari
khas distonia
laborlatorium
tergantung
pilihan dengan
dan posisi
sedikit
selanjutkan
pada Progresifitas
jenis tubuh
bermakna
dosisnya
kuman kelumpuhan
penyebab
adalah 3-
dan
1-2
- Antipiretik bilateknik
demamsecara untuk oralmengganti volume darah yang kecil dengan
stadium 4mg/kg/BB/dosis
- hari LCS
Tidak
Pengobatan
Penisilin
penyakit : ada
Pleiositosis
gangguan
benzatin diberikan
peroral. dan
sebagai peningkatan
intelektual,
penghambat
Azatioprin profilaksis protein
torraktus
reseptor
digunakanterhadap kortikospinal
dopamine
sebagaiinfeksi danyang biokimia
streptococcus
obat dapat
- -Keteterisasi
Sangat
mengunakan penting bilacell untuk
separator
retensi mempertahankan
urin terapi oral dengan dosis yang
Pemeriksaan
Tatalaksana fisik  -
- BantuanDemam
menhemat
Bed
tinggi
Terapi CT
- Riwayat
rest Meilografi
total,
pilihan
sampai perinatal
prednisone.
ada
lainnya
tampak : Pembengkakan
normal
kelumpuhan Tetapi
adanya tida
otot medulla
sebagai
bulbar
perbaikan,
pernafasan mekanis bila paralise pernafasan di ruang perawatan spinalis
obat
rawat
kira-kira immunosupresen
di ICU 90% pasien yang
akan
Differantial
Anamnesis dan
Komplikasi Diagnosis Komplikasi - Gejala
- - tunggul-

Obati Adanya
menunjukan
Pada
khusus Rangsang
Guillain
PET fokal
pasien scan Barre
: penyumbatan
untuk infeksi 
gerakan
perbaikan
CIPD meningeal
Syndrom
penyakit penurunan
involuter
yang arteri
ini.
selama
sukar diikuti
metabolism
retina
Diperlukan
pada keluumpuhan
dan
anggota
2disembuhkan
bulan glukosa
papiledema flaccid
pengalaman-pengalaman
setelah Gerak,
dengan di
biasa
pemeberian asimetris
nucleus
lengan
prednisone caudatus,
awal atau yang
steroid.
plasma
Prognosis Pasien -4. lebih Tumor
nucleus
Pengambilan
sembuh
tangan
banyak
Plasmapharesis
Pada
exchange waktu Medulla
dan lentiforme
yang
tanpa sebelum
perbaikan Spinalis
immunoglobulin
specimen feses dan
menyentak-nyentak
gejala muncul mediodorsal
merekomendasi
sisa neurologis dan
intravena,
( nucleus
mayor,
berdasarakanpenggunakan
cepat,
maka thalamus
hanya
disadari
uji
dapat terdapat
otot interferon
tetapi
digunakan
yang tidak
tremor (
dilakukan alfa
obat-
Pemeriksaan Pemeriksaan
dan -
atau
-Pengambilan PET
gangguan
Gamaimmunosupresan
secara
obat Scan
terkendali,
beta Laboratorium
)
Globulin
manual koordinasi
sebagai
specimen yang
0,4 bagian
hanya
ataug/kgBB/hari
2dengandarah
X( dengan dari
azatioprin,dan
berhenti
alatselamaLCS
penanganandalamtidak
524hari Khas
waktu
lainSiklofosfamid,
interval yang rutin
Jam tidur
CIDP
memperlihatkan Siklosporin), kuantitas
Irradiasi),
Penunjang -Syarat CT
- :Gangguan
Neurotonika
dosis
limfold Scan
kemudian
total, dan
serta
- Berat feses > 8 gram MRI
emosional
diubah
alfa tidak
dan dengan
betaKhas
memperhebat inferferon.
regimen gerakan
alternate ini day. Hal ini dilakukan
Tatalaksana
Daftar Kepustakaan
kepustakaan Hanya
Neuromuscular
Child - neurologi
dengan
Dosis tindakan
- - FisioterapiLevodopa
Gerakan
- Tidak Suportif,
bila inidimulai
chapter
azattioprin
beberapaDisorder
dalam dapat
tanda-tanda
yang Steroid
2of
langkah,
keadaan timbul
dengan
infancy, tidak
pada
infeksi
digunakan dosis
misalnya
kering bermanfaat
salah
Childhood 10-20
sudah80 satu
adalah ada
mg mg/kgBB/hari
and anggota
50pada Adolescence
mg hari gerak
peroral dibagi
pertama saja,dalam
chapter
dibagi pada26 2-
diselingi
empat
Komplikasi dan Prognosis
Neurology
Buku - dosis, ajarkedua
Pemberian
dengan 3 -dosis
Neurologi
of
biasanya
thelengan
prednisone
tingkatkan
40
Suhu mgnewborn
dalam bab
pada saja
baik 16hari
secara atau
chapter
60%
container pada
1-2 berikutnya 18 lengan
mg/kgBB/hari
sembuh
berlahan-lahan
pengiriman sempurna
dengandantak tungkai
-melebihi
0*dengan 8*dan
pengurangan sesisi
15 100
dosis
C atau saja
%masihmg
menimbulkan
total
dosisSelama
ada cold5
perhari
setiap
Prognosis & Prognosis
Komplikasi
Pemeriksaan Fisik gejala
Bila hari
-makin
minggu
menjadisisa,
Tangan
bilapack
dini,
tak
penyembuhan
menjadi
2-3 prognosa
ada
korea perbaikan
mg/kg/BB
yang baku 80  mgmakin
tanganberangsur
dan
peroral. jelek
fleksi
20 mg, dansetelah
Sulit
80 sendi
untuk
mg dan1metakarpopalang
bulan dan
merekomendasikan
10 mg, 80mg sembuh ekstensi
dan 5 total
salah
mg,
( algaritma, dalam
Daftar Kepustakaan
Lain-lain 6 berlebihan
-5. Fisioterapi
Child
akhirnya
terkontrolbulan
Neorologi80
yang mgbila
(Dilakukan digunakan
Chapter
dan lengan
untuk0 7mg. dijulurkan
sebagai
mencegah pengobatan ke depan
pedoman
atrofi, dan terapi.
kontraktur, 90 % Satu
dan setelah
penelitian
kelemahan 12 otot)
bulan
yang
Daftar kepustakaan
Kriteria
Protokol,
Kepustakaan
Diagnosis prosedur, Buku - membandingkan
Buku
Child
pengobatan
- ajarAnamnesis
Neurologi
ajar
neurologi
Neurologi
dengan gerakan
chapter
antara Babprednisone.
7kombinasi
involunter
16 prednisone,
Pada langkah danini, azatioprin.
prednisone dapat
Standing Order) Pediantric - diturunkan
Neuromuscular
Buku
- Tangan ajar
neurology:
Neurologi
dengan
korea disorder
principles
pelan-pelan,
bab of 16infancy,
and Practices
biasanya
Childhood 553mgand setiapadolescence
2-4 minggu chaper 23
TIC DAN SINDROM TOURETTE
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab Musi Rawas
Jl.Yossudarso No.13
Lubuk linggau
Tlp 0733-321013
Fax 0733-324973
Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
OPERASIONAL (SOP)

Dr. Harun,SKM
NIP: 10620617200031001
Definisi Penyakit yang ditandai tic motor dan verbal yang tidak terkontrol, kadang
disertai ucapan cabul CEFALGIA
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. No. Halaman
Patogenesis Belum
Kab diketahui
Musi Rawasdiduga gangguan pada ganglia basalis DOKUMEN Revisi
Jl.Yossudarso No.13
Bentuk Klinis TIC Motorik sederhana meliputi suatu grup otot involuter, mendadak, cepat,
Lubuk linggau
lama < 1 detik,
Tlp 0733-321013berulang, tidak ritmis, dan stereotipik
Gerakan yang sering terlihat: Mengedip, Menyeringai, Gerakan mulut
Fax 0733-324973
sentakan kepala, mengangkat bahu, dan gerak sentakan tangan dan kaki Ditetapkan TIC
motoric multipel
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SOP) Tanggal Direktur,
Terbit
Anamnesis - Gejala awal TIC Multifocal pada muka dan kepala
- Pada kesadaran berat dijumpai koprolalia atau ekolalia konvulsif Dr.
- Adanya penurunan perhatian ditandai hiperaktivitas, perhatian Harun,SKM
singkat gelisah, konsentrasi buruk dan keinginan untuk mengganggu
Pemeriksaan Fisik TIC Fokal NIP:10620617200031001
Kriteria
Definisi Diagnosis Diagnosis sindrom Tourette ditegakkan berdasarkan Cefalgiakrietria DSM IV nyeri atau sakit sekitar
adalah
1. Gejala TIC motor Multiple & satu lebih tic fokal pada saat bersamaan
kepala, termasuk nyeri dibelakang
2. TIC dapat terjadi beberapa kali dalam sehari atau mata intermiten
serta selama lebihantara leher dan
perbatasan
dari satu tahun tanpa periode bebas TIC > 3 bulankepala berturut-turut
bagian belakang
3. umur onset kurang dari 18 bulan
4. Gangguan tidak disebabkan oelh obat-obatan

Pemeiksaan Penunjang PET acan  Peningkatan aktivitas metabolic di daerah frontal dan
penurunan Penggunaan Glukosa di ganglia basalis
TIC Motor ringan tidak memerluka terapi, Pasien Sindrom Tourette yang tidak
mengalami gangguan Psikososial maupun fisik juga belum memerlukan
terapi.
Obat yang dilanjutkan untuk pengobatan sindrom tourette
Lini pertama : Clonidine (0,05 mg dinaikan perlahan-lahan setiap 7 hari),
baclofen ( 20 mg, 3 kali sehari )

Lini kedua Primozide ( 1 mg/hari. Dinaikan 1 mg setiap minggu sampai gejala


berkurang 70% atau muncul efek samping) Riseridone ( 0,25 – 0,3 mg/hari)
haloperidol (0,5-2 mg/hari)
Daftar Kepustakaan Buku ajar Neurologi Bab 20
Etiologi Secara garis besar, penyebab Cefalgia
dapat dibagi 5 kategori, antara lain:
- Nyeri Kepala Vaskuler
Rumah Sakit Dr. Sobirin PROSES DESAK RUANG- Muskuloskeletal ( nyeri kepala
CEFALGIA
RumahKab Sakit
Musi Dr. Sobirin
Rawas No. DOKUMEN No. Revisi tegang
Halaman otot )
Pola sakit kepala
Kab Musi Rawas Kemungkinan Penyebabnya - Organik ( tumor, Malformasi,
Jl.Yossudarso No.13
Akut Jl.Yossudarso No.13
Lubuk linggau Terkokalisir dan ensefalopati )
TlpLubuk linggau
0733-321013 - Infeksi saluran nafas akut seperti - Psikogenik
Tlp 0733-321013
Fax 0733-324973 sinusitis otitis media - Lain-lain ( peradangan,
Fax 0733-324973 - Kerusakan pada gigi seperti abses gigi, arthritis, neuralgia )
disfungsi sendi temporomandibular Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR Infeksi sistemik
Tanggal Terbit seperti mengitis Direktur,
OPERASIONAL (SOP) Sentral : perdarahan akut intracranial
Akut Rekuren Migrain
Kronis non progresif Penyebab psikis Dr. Harun,SKM
Kronis Progresf Spance occupying lesion, HipertensiNIP: Dr. 10620617200031001
Harun,SKM
intracranial jinak NIP:
NIP:10620617200031001
10620617200031001
Patogenesis
Bentuk
Definisi Klinis
Tatalaksana -
Suatu Cefalgia
proses yang terhubung
pendesakan dengan
didalam
Difollow up selama 12-24 jam jika tidak membaik: gangguan
raung cranial yangPenurunan
hemostasis aliran darah ke otak 
dapat menggangu
pemberian obat
( klasifikasi ) - parenteral
fungsi Cefalgia
otak,yang terhubung
menyebabkan
di UGD dengan dengan
peningkatan
Triptans,gangguan
tekanan
atau Cranium,depolarisasi
leher,
intracranial
dihydroergotamin dan sel saraf
(mata, atau  menurunnya
telinga,
defisit
1mg)
neurologis hidung,Valproat
asam sinus,
fokal gigi, mulut ataunilai
jika membaik struktur cranial
frekuensi atau wajar lainnya  edema
migraine kativitas sel saraf
Bentuk klinis - Frekuensi
Manifestasi Cefalgia yang Klinis:
Migrainterhubung dengan
< 2 X /bulan gangguan
tidak ada profilaksis neurogenik  Aktivasi trigeminal
psikiatri
Anamnesis
( klasifikasi ) -Saat Sakit sakit
Frekunsi kepala
Kepala. migrainmuncul, lokasi,
> 2 X /bulan kualitas,
PROSES
diobati Frekunsi,
profilaksis
DESAK pengurangan
durasi,
RUANG
dengan beratnya nilaisakit
Cyproheptadine ambang nyeri dari
Rumah Sakit Dr. Sobirin -kepala, gangguan
(0,1 mg/kgBB/kali),
Terutama No.tampak
DOKUMEN aktivitas
pada
atauanak sehari-hari
propanolol
besar (oleh
0,2-0,5
No. Revisi kulit gejala
sakitmg/kgBB/kali),
kepala, hingga kutaneus.
prodormal
atau
Halaman
Bentuk Klinis
Kab Musi Rawas -atau auralama
amitriptilin
Makin yang mendahului
hebat sakit kepala,
(0,5-1mg/kgBB/kali).
makin Kemudian riwayat 1.
trauma
di follow Sefalgia
up kepala,
frekuensiPrimer
adakah : bila tidak ditemukan
migraine
( klasifikasi )
Jl.Yossudarso No.13defisif
- Teruma selamaneurologis
1pada
– 3 bulan.sebelum,
saat Kalu selama
bengun membaik
pagi dandantidak
sesudahsakit
keadaandi obati
batuk,
kalaupenyebab
kepala,
tidakriwayat
bersin organic dari suatu sakit
mengedan,
membaik
Lubuk linggau keluarga diterapisakit
perubahan dengan kepala,
posisi Adanya depresi,
biofeedback,
tiba-tiba latihan gangguan kepala yang
emosi tablet falproat
relaksasi, riboflavin, termasuk cefalgia
Tlp 0733-321013 - Lokasi extended tersering
releasebifrontal.
( 5 mg/kgBB/kali), gabapentin ( 2 mg/kgBB/kali) primer yaitu migrain,
atau tension- typed
Pemeriksaan
Fax 0733-324973
Fisik - Muntah. Keadanya (1-3mg/kgBB/kali)
verapamil umum pasien dan status mentalnya headache, dan cluster headache.
- Muntah Ada kelainan biasanya padaproyektil,
kekuatanterutama
otot, reffex,
bangn dantidur 2. Sefalgia sekunder
koordinasinya, terutama otot
Ditetapkan : bila didapat
STANDAR PROSEDUR -B. Biasanyaotot
Tension
leherTanggal
Headache
tanpa
dan bahu didahului
Terbit rasa mual. Direktur,penyebab organic yang mendasari
OPERASIONAL (SOP) - Istirahat
PemebesaranCari abnormalitas Kepala. dari gigi dan gusi serta struktur cranial keluhandansakit
wajarkepala
lainnyapada penderita.
- Pembesaran
Pemeriksaan kepala
Analgenik saraf cranial,
karenaCerebellum,
peninggian tekanan Penyebab
Sensoris,intracranial
fungsi motorik safalgia
dapat termasuksekunder:
terjadi
- samapi reffex untuk
Dipertimbangkan
umurmencari3 tahun
: Terapi
kelainan
relaksasi,
tumorBiofeedback,
atau vaskulerterapi- Sefalgia
di hemisphere yang berhubungan
massege,cereberi dengan
- Pelebarancerebellum,
tizanidine (sutura
0,01
ataumg/kgBB/kali),
batang
masih dapat otak ditemukan
Amitriptilinsampai
(Dr. trauma
0,5-1mg/kgBB/kali)
umur
Harun,SKM kepala atau leher
10 tahun
- Dinilai
ManifestasiPemeriksaan
selamaNeurologis
Rangsang
1-3 bulan Fokal.Meningeal NIP: 10620617200031001 - Sefalgia yang berhubungan dengan
Pemeriksaan -1. Jika Pemeriksan
- tidak
Foto Subyektif:
adaFunduskopi
Kranium: perbaikan
Mata kabur,
terdapat pertimbangkan
lapangan
tanda-tanda pandang
tekanan gangguan
untukintracranial
pemberian
menyepit,meningkat vaskuler
konseling
diplopia ataukepala dan
Penunjang psikologi,
- Obyektif:
klasifikasi injeksi
obnormal.edema
triggerpapil,
point,atrofi
injeksipapil
botoxnervul optikus servikal
bila sudah lama,
Kriteria Diagnossi -2. Sifat, strabismus
lama, lokasi, biasanya
frekuensi konvergen.
nyeri kepala
EEG: dijumpai kelainan fokal pada tumor supra tentorial - Sefalgia yang berhubungan dengan
C.
Manifestasi
- USG
3. Cluser
Pemeriksaan Headache
kepala:neurologis
fisikUUB
bila dan fokal
neurologis
masih terbuka gangguan intracranial nonvaskuler
- CT
4. Fase
Gejala akut:
Pemeriksaan
–Scanyang oksisgen
timbul
penunjang
kepala berupa
atau ergotamine
kelumpuhan (1mg/hari) atauSefalgia
sesuai dengan- yang terkena
sumatriptan
jaras yang berhubungan dengan
- atau Preventif:
kejang verapamil,
karena kerusakan
litium, ergotamine,
korteks serebri infeksi
metisergit, kortikosteroid topiramat
Pemeriksaan penunjang 1.
Tatalaksana - Konsul Ataksia
Laboratorium danbedah
ahli Gangguan
Darah, LED
saraf Koordinasi
unutk mengatasi tekanan intracranial meningkat,
-2.Cefalgia
Defisit
Lumbaisaraf
ektirpasi Sekunder
Fungsi
tumor,kranialis
pengeluaran abses.
-Diatasi
2. Nistagmus
penyakit
Elektroensefalografi
Sambil mununggu yanghasil
mendasarinya
konsol, dilakukan tindakan supprotif seperti :
Komplikasi dan - Kaku kuduk
Tergantung
CT Scan Kepala.
mengatasi jenis
edemaMRI nyeri kepala
serebri  deksemetason dosis 0,2-0,3 mg/kg/BB/kali
Anamnesis
Prognosis - diberikan
Klinis: muntah,
Foto Rontgen sakit kepala, pembesan kepala
3 kli sehari.
Daftar Kepustakaan -3. Okuler:
Child lapang
neurology
Bila sudah ada pandang
chapter 13
tanda-tanda menyempit, mata kabur, diplopia
herniasi diberikan:
Pemeriksaan
Tatalaksana Fisik -1. -Okuler:
Pediatric
manitolpupil
Cefalgia neurologi:
Primer
20 %edema,
0,25-1 principle
atrophi and
papil,Practice
gram /kgBB/kali strabismus chapter
perinfus 6 30 menit – 1 jam
selama
-A. -Neurologi:
Buku
Migrain ajar 10%
Gliserol Neurologi
Nistagmus,
dosis bab kaku
0,5-1 4 gram/kgBB/hari
kuduk, deficit neurologis
paroral diberikan 4 dosis
Lain-lainDiagnosis
Kriteria ( algaritma, - Anamnesis Istirahat Dan pemeriksaan fisik: adanya tanda-tanda peningkatan
Protokol, prosedur, Pemberian - tekanan
Analgenitk: intracranial
terapi
Ibuprofen
lain sesuai
dan (10deficit
mg/kg/BB/kali)
diagnosis
neurologi
pasca atau
fokal
bedah
naproxen
atau etiologi
(10 mg/kgBB/kali)
Standing Order) - Pemeriksaan
Jika sakit kepala penunjang
moderat dan berat dipetimbangkan diberi Triptans
TRAUMATUMOR
KEPALAOTAK
PADA ANAK
Rumah
Rumah Sakit
Sakit Dr.
Dr. Sobirin
Sobirin No.
No. DOKUMEN
DOKUMEN No.
No. Revisi
Revisi Halaman
Halaman
Kab
Kab Musi Rawas
Musi Rawas
Jl.Yossudarso
Jl.Yossudarso No.13
No.13
Lubuk linggau TRAUMATUMOT
KEPALA PADA ANAK
OTAK
Lubuk linggau
Rumah
Tlp Sakit
Sakit Dr.
Dr. Sobirin No.
No. DOKUMEN No.
No. Revisi Halaman
Tlp 0733-321013
Rumah 0733-321013Sobirin DOKUMEN Revisi Halaman
Kab
Fax
Kab Musi Rawas
0733-324973
Musi Rawas
Fax 0733-324973
Jl.Yossudarso
Jl.Yossudarso No.13
No.13 Ditetapkan
Ditetapkan
Lubuk
STANDAR linggau
PROSEDUR Tanggal
Lubuk linggau
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit
Terbit Direktur,
Direktur,
Tlp
Tlp 0733-321013
OPERASIONAL
0733-321013(SOP)
OPERASIONAL (SOP)
Fax 0733-324973
Fax 0733-324973
Ditetapkan
Ditetapkan
STANDAR
STANDAR PROSEDUR
PROSEDUR Tanggal
Tanggal Terbit
Terbit Dr. Direktur,
Harun,SKM
Dr. Direktur,
Harun,SKM
OPERASIONAL
OPERASIONAL (SOP)
(SOP) NIP: 10620617200031001
10620617200031001
NIP:
Definisi Tumor tersering ketiga pada usia dibawah 15 tahun. Puncak kejadian
Definisi Trauma adalahKepala
umur 3-5 pada anak adalah Keadaan yang disebabkan Jejas pada
tahun
kepala baik disertai maupun tidak pada
disertai Dr.
lesi60%
pada
Dr. Harun,SKM
isinya.
Harun,SKM
Lokasi menentukan prognosis, anak atau lebih terdapat di
NIP:
NIP: 10620617200031001
10620617200031001
Trauma bewahkepala
tentoriumyang dan kebanyakan
bermakna adalahdidaerah
Traumaserebelum,
yang diikutisedang pada
oleh satu atau
Bentuk
Bentuk Klinis
Klinis e.4.Perdarahan
Meningioma intraserebral.
dewasa hanya
lebih hal sebagai berikut: 25-30% saja. Umumnya pasien dating dalam keadaan
((Klasifikasi
Kalsifikasi))  Meningioma Jinak
Anamesis  lanjut- Periode
Tanya tidak Sadar
waktu, cara dan beratnya
 Sarkoma Selaput Otak trauma
 - Muntah-muntah
Adanya mual, muntal, dan irritabilitas TUMOR OTAK
Anamnesis
Patogenesis  Sakitdan
Migrasi differensiasi
kepala, Muntahlapisan sel primitiveKepala
dan Pembesaran tabung syaraf berubah menjadi
 Faktur Tengkorak
- No.
Penurunan DOKUMEN
kesadaran, kejangNo. Revisi Halaman
meduloblas
 Perubahan yangKepribadian
berdiferensiasi menjadi 2 bagian yaitu golongan neuron
Pemeriksaan Fisik ( menjadi
a.Amnesia
Tanda-tanda
Retrograd
neuroblas
Vital: nadi, penapasan, suhu, tekanan darah, kesadaran /
dan neuron ) dan golongan gila ( melalui spongioblas
 KejangGCS. Ditetapkan
menjadi Menurunya
astrosit derajat kesadaran ). Tiap sel dapat
dan oligodendrosit berubah menjadi
STANDAR PROSEDUR b.Adanya
neoplastik Tanggal
Lakukan defisit Terbit neurologis
pemeriksaan
neurologi lengkap
lainnya ( afasia, Direktur,perhatian
dengan
Hemiparesis, reflex khusus
Pemeriksaan
OPERASIONALFisik (SOP) Manifestasipada umum:
pupil meliputi
syarat gejala
cranial dan peninggian
fungsi tekananintrakranial dan
motorik
patologis,kelumpuhan syaraf otak )
neurologis
c. Bentuk local akibat
jejas penekanan. Gejala infratentorial lebih cepat
di kepala
Bentuk Klinis Klasifikasi
menimbulkan Russel
gejala.dan Rubinstein
Peninggian berdasarkan
tekanan letak tumor yang sering
Etiologi Adanya Traumadi tempat lain: mata,
d. Kelainan teliga,intracranial
hidung, leher,menimbulkan gejala
rongga thorak,
( Klasifikasi) ditemukan
trias Cushing: pada anak adalah:
Hipertensi, Bradikardia, pernapasan lambat dan tak teratur
abdomen dan ekstremitas Dr. Harun,SKM
Patogenesis I.Kerusakan
Tumor Fosa padaPosterior
otak berupa:denga skalaNIP:
Nilai kesadaran penderita 10620617200031001
koma Glasgow pediatric
a. 1. Meduloblastoma
Kerusakan
Manifestasi otak
Klinis: primer
Sakit Kepala, Muntah, Manifestasi ocular ( papilendema
Tatalaksana  Operatif Nilai
atropi 2.
Terjadi Astrositoma
proses
Optik, akselerasi
gangguan lapangdanpandang,
deselerasi.
Strabismus, Diplopia, Eksoftalmus),
Membuka
Radioterapimata:
3. Ependimoma
b. Kerusakan
pembesaran otak sekunder
kepala, perubahan kepribadian, 4Gangguan neurovegetatif
Akibat
Kemoterapi
4.Spontan
Glioma
kerusakan Batang Otak Otak
Primerdan Hipotensi,3 koordinasi,
 gangguan Hiperkarbian dan saraf
Hipoksia
( regulasi suhu badan, sirkulasi defisit
 Terhadap
kranials, bicara
5. Hemangioblastoma
menyebabkan
nistagmus, iskemiakaku dan
kuduk,edema otak 2motor, kelainan endokrin
kelumpuhan
Komplikasi dan Tergantung
( diabetes insipidus, sindrom hipotelasmus, tumor
II.  Terhadap
Tomur jenis
Fosa Tumor,
Nyeri
Media Lokasi dan jumlah insufisiensi hormone)
Prognosis
Bentuk Klinis Pembagian
 1.Tidak berdasarkan tindakan yang harus1dilakukan:
Kraniofaringioma
Ada
Daftar Kepustakaan
( Kalsifikasi ) Buku2.ajarKista Nurologi Bab 15
Intraselar
Kriteria Diagnosis 1. Anamnesis
Truma kapitis benigna, adalah suatu yang tidak memerlukan tindakan
Respons Motorik
3. Glioma Tekanan Optik dan hepotalamik
 Peningkatan yaitu:perintah intra cranial dan gejala 5 neurologi fokal
Lain-lain ( algaritma, III.operasi, Mengikuti
Tumor daerah Hemisfer
Protokol, prosedur,  a. Pemerikaan
Komosio cerebri
1.Lokasisasi
Golongan
Penunjang
nyeriyang berasal dari gila 4
Differential Diagnosis
Standing Order) Berdasarakan
b. Kontusio Klasifikasi
serebri Letak Tomur 3
 Fleksi  terhadap
Astrositoma nyeri
c. Faktur kranii tertutup 2
 Ektensi terhadap nyeri
 Glioblastoma
Pemeriksaan Fotod. Fraktur
rontgen basis
Kepala krani Kalsifikasi, Pelebaran1 Sutura, Pembesaran Kepala
e. Tidak  AdaOligodendroglioma
Penunjang EEG Faktur
Gelombang
impresi tanpa
Delta gejala
atau teta,
neurologis
Disritima
Respons
Pemeriksaan
2.  Parpilmo
Verbal
Trauma kapilitis Cairan pleksus
maligna koroid
serebrospinal
adalah trauma
 Peninggian
kapitis yang
Kadarmemerlukan
protein tindakan
2..Terorientasi
operatifTumor
Ultrasonografi segera,daerah
kepalayaitu:Pineal. 4
CT a.Scan
FakturKepala
Kata-kata Pinealoblastoma
kranil terbuka 3
Angiografi,  Mielografi
b. Menangis
Faktur Pinealositoma
impresi dengan gejala neurologis 2
MRI c. 
Hematoma
 Tidak ada Germinoma
epidural 1
Pemeriksaan
d.3.Hematoma
Angioma Patologi
subdural Anatomi
TRAUMA KEPALA PADA ANAK
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Kab Musi Rawas KOMOSIO SEREBRI/ TRAUMA KAPITIS RINGAN
Jl.Yossudarso
Rumah Sakit Dr.No.13
Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Lubuk
Kab Musilinggau
Rawas
Tlp 0733-321013
Jl.Yossudarso No.13
Fax 0733-324973
Lubuk linggau HEMATOMA SUBDURAL
Rumah Sakit Dr.
Tlp 0733-321013 Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Ditetapkan Halaman
Kab Musi Rawas
Fax 0733-324973
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
Jl.Yossudarso No.13
OPERASIONAL (SOP) KOMOSIO SEREBRI Ditetapkan
Lubuk linggau
Rumah
STANDAR Sakit Dr. Sobirin
PROSEDUR Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No. Revisi Direktur, Halaman
Tlp
Kab0733-321013
Musi Rawas
OPERASIONAL (SOP)
Fax 0733-324973
Jl.Yossudarso No.13 Dr. Harun,SKM
Lubuk linggau NIP: Ditetapkan
10620617200031001
STANDAR PROSEDUR Tanggal
Tlp 0733-321013 Skor Normal :- lahir – 6 bulan 9 Terbit FRAKTUR BASISDr. Direktur,
KRANII
Harun,SKM
OPERASIONAL
Rumah Sakit Dr.
Fax 0733-324973 (SOP)
Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
- 6-12 bulan 11 NIP: 10620617200031001
Definisi Kab Musi Rawas Disfungsi Neuron - 1-2 Tahun akibat
sementara HEMATOMA
12trauma yang EPIDURAL
Ditetapkan
menyebabkan gangguan
Rumah Sakit
Jl.Yossudarso
STANDAR PROSEDUR Dr. Sobirin
No.13 kesadaranTanggal No. DOKUMEN
selintas- 2-5 Terbit
Tahun No.
13 Revisi Direktur, Halaman
Kab
LubukMusilinggau
Rawas Dr. Harun,SKM
OPERASIONAL (SOP) - > 5 Tahun 14
NIP: 10620617200031001
EtiologiJl.Yossudarso
Tlp 0733-321013 No.13Taruma
Definisi FaxLubuk linggau Hematoma
0733-324973 di ruang subdural akibat trauma kapitis
Kriteria Diagnosa - Anamnesis – Riwayat Trauma
Anamnesis Tlp 0733-321013 - Pemeriksaan Riwayat Trauma Fisik Sebelumnya Dr.Ditetapkan
Harun,SKM
Etiologi Fax 0733-324973 Trauma
STANDAR PROSEDUR - Pemeriksaan Tanggalsebelum Terbit
Penunjang Direktur,
NIP:10620617200031001
Amnesia dan saat terjadi amnesis retrograde
OPERASIONAL
Definisi (SOP)
Disfungsi neuron sementara akibat trauma yang menyebabkan gangguan Ditetapkan
Patogenesis
STANDAR PROSEDUR Trauma
kesadaran - bataskapitis
FotoTanggal
selintasmerobek
Rontgen Terbit bridging
disertai
kepala bilaveins
deficit dalamlinear/Faktur
neurologis
ada Faktur perjalanan
Direktur,menuju
Impresio sinus dura,
Pemeriksaan Fisik Dalam normal
sebagian besar ditemukan
OPERASIONAL (SOP) - Scan Kepala tangan komtras bila skala koma turun > 1
Penunjang bilateral di fronto parietal
Etiologi
Diagnosis Trauma
Disertai - EEG Keluhan bilasubyektif
terdapat gangguan kesadaran
berupa muntah-muntah Dr. yang
Harun,SKM
lamaatau
pusing dansakit
kejang
Bentukk klinis Mirip
Sedang hematoma
- USG gejalaKepala epidural
fokal disebabkanbedanya
pada trauma perjalanan
NIP:
perdarahan penyakit
lahir atau fontanela lebih
intracranialbelum lama,
sekunder,
menutupdapat
(Tatalaksana
kalsifikasi )
Definisi beberapa
Faktrur
Thrombosis - pada hari,tulang
Perbaikan bulantengkorak
ataunafas,
lebihyanglamaperlulagi pernafasan
disebabkan Dr. trauma
Harun,SKMkapitis
Differential Diagnosis Contusion cerebri jalan bila buatan dan intubasi
Anamnesis Riwayat - Atasi Trauma
kejang dan Shock NIP: 10620617200031001
Anamnesis
Definisi
Etiologi Adanya
Trauma Riwayat
- Pemberian Trauma
Pendarahandan sukar diruangan
cairan dibangunkan
intravenaepidural gelisah
diberikan 75%absolute
dari kebutuhan
Pemeriksaan Mengantuk
Sampai hari kelima Pasca trauma dapat dijumpai / relativeuntuk
Etiologi Trauma
Kejang Sakit kepala,
mengurangi penurunan
edema kesadaran
otak dan kejang
Penunjang
Pemeriksaan
Patogenesis
Anamnesis fisik - Riwayat
-Hematoma Ubun-ubun
- kepala
Obati terjadi
Trauma memboniot,
hebatakibat lingkarvena
robekan
sebelumnya kepala abnormal
dura, Arterisebanyak
meningea0,25-1 media dan
Tatalaksana Sakit
Pengobatan : edema, otak dengan mannitol 20%
- Penurunan
-cabang-cabangnya,
Perdarahan kesadaran
dari vena
mulut, meningea
hidung dan media,
telinga vena emisaria yang kecildapat
dari kira-
Mengacau a. gram/kgBB/kali
Istirahatdan sukar
baring diberikan
konsentrasi
hingga semuaperinfus selama
keluhan 30-60
hilang, menit,
kepala dan
ditinggikan
-
duramater
Kemudian Perdarahan
diulang Retina
disusul
setelahdengan
8 jam,kejang, densit neurologis
atau oliserol 10 % peroral dengan dosis 1
kira 30*
Anamnesis fisik
Pemeriksaan - Perdarahan
Pemerikasaan

-Dilanjutkan Riwayat / penunjang
Trauma
likuor melalui ( : )4Scan
mulut, hdung  Hematoma
dan 5 hari Subdul
telinga
b. Perawatan terhadap luka faktur yangintracranial
gram/kgBB( dengan dibagi
peningkatan
dalam tekanan
dosis selama
ada
- Bisa 
c. Penurunan
- berupa
Antibiotika
Kemudian Kesadaran
‘bril dimobilisasi
hematoma’/
diberikan sebentar
‘ monocele
pada disusul period‘bebas
hematoma’
lukaberangsur-rangsur
secara yang kotor battle,sgejala
sign’
Pemeriksaan
Diagnosis
Differential Diagnosis CT
-Penurunan Scan
Gejala kepala
trauma
-d. Toksoid
Concussion kesadaran tampak
kapitis
tetanus hematom
penyerta:
diberikan berupa
komosio
sebagai gejalaarea hiperdens
selebri,tekanan
profilaksis kontusio dibawah yanglapisan
selebri,
padaintracranial
luka kotor
Terhadap kesadaran, pernafasan,
Penunjang duramater,
Heminaresis
hematoma Gambaran
epidural/subdural,
dan bila anak belum berbentuk
mendapat Kresentrik
booster
Pemeriksaan EEG meningkat defisit neurologis yang timbuldalam 4 tahun
progresif pupil
Penunjang -Peresis
2. Pemeriksaan
- N III
Pememberian penunjang nutrisi CT
yang Scan
adekuat  Faktur basis kranit
Tatalaksana
Differential
TatalaksanaDiagnosis 1.- Perawatan
Resusitusi
Interval
-a. Observasi
Pengobatan untubasi,
beberapa terhadaphiperventiasi,
hari
secara tidak
fungsi
luka lebih
danvital3monitor
hari gejaladengan
dan
pendarahan neurologisantibiotika
Pemeriksaan 
-
1. Operasi
Kemudian
Antibiotika
- Pengobatan
a. Istirahat
b. Konsultasi disusul
baring totalhanya dengan
dengan pada penurunan
posisi
trauma kepalakesadaran
sangatdan
yangditinggikan timbulnya
kira-kira
diperlukan/ 30* gejala
terpaksa
Penunjang b.2.
- Mobilisasi
Dilanjutkan
Terapi
denganlain
Bagian sesuai
dengan
dillakukan penyakit
bedah
analgenik gejala
syaraf
secara
anti peningkatan
penvena
belangsur
muntah tekanan intracranial
bila ada kecuriagaan terhadap trauma
Prognosis - CT
Etusi Scan
subgurai
c. Perawatankapitis tentitorm
terhadap akibat
maligna infeksi mempunyai
luka/ Faktur yang ada prognosis yang lebih naik dari
Pemeriksaan
Edukasi CT-Scan
d.Istirahat
trauma
Terapi kepala
Baring
beloh Bgian Total
tampak
bedahhematoma
diberikan umum bila berupa ada traumaarea di hiperdens
tempat lain diantara tulang
( trauma
Penunjang thoraks, trauma abdomen, dan faktur).
Tatalaksana
Daftar Kepustakaan Begitu
Buku
SP IKA Ajar
diagnosis
RSNeorologis
Dr. Sobirin
ditegakakn
Bab 17segera kirim ke bagian bedah syaraf untuk
Lain-lain ( algaritma,
Daftar Kepustakaan tindakan operasi
Buku ajar Neorologi segera
Protokol, prosedur,
Edukasi Order)
Standing Segera kontrol kerumah sakit jika terjadi gangguan kesadaran
SEREBRAL PALSI
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN STROKE PADA ANAK
No. Revisi Halaman
RumahKab Sakit
Musi Dr. Sobirin
Rawas No. DOKUMEN No. Revisi GRAVIS
MIASTENIA
SEREBRAL PALSI Halaman
RumahKab Musi
Jl.Yossudarso
Rumah Sakit Rawas
Dr.No.13
Sakit Dr. Sobirin
Sobirin No.
No. DOKUMEN
DOKUMEN No. Revisi PALSI
SEREBRAL
No. Revisi Halaman
Halaman
Jl.Yossudarso
Rumah Sakit
Lubuk
Kab Musi Dr.No.13
linggau
Kab Musi Rawas Sobirin
Rawas No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Lubuk
Kab Musi linggau
Tlp 0733-321013
Jl.Yossudarso
Jl.Yossudarso Rawas
No.13
No.13
Tlp
Fax 0733-321013
Jl.Yossudarso
0733-324973
Lubuk No.13
linggau
Lubuk linggau
Fax
Tlp 0733-324973
Lubuk linggau
Tlp 0733-321013
0733-321013 Ditetapkan
Tlp
STANDAR
Fax 0733-321013
PROSEDUR
0733-324973
Fax 0733-324973 Tanggal Terbit PENDARAHAN SUB Ditetapkan
Direktur,
ARACHNOID
STANDAR
Fax PROSEDUR
0733-324973
OPERASIONAL(SOP)
Rumah Sakit Dr. Sobirin Tanggal
No. DOKUMEN Terbit No. Revisi Ditetapkan Direktur, Halaman
Ditetapkan
OPERASIONAL
STANDAR
Kab Musi
STANDAR PROSEDUR
PROSEDUR(SOP)
Rawas Tanggal
Tanggal Terbit Terbit Ditetapkan
Direktur,
Direktur,
STANDAR PROSEDUR
OPERASIOANAL(SOP)
Jl.Yossudarso
OPERASIONAL(SOP) No.13 Tanggal Terbit Direktur,
OPERASIONAL(SOP)
Lubuk linggau STROKE PADA Dr. ANAK
Harun,SKM
Tlp 0733-321013
Rumah Sakit Dr. Sobirin No. DOKUMEN NIP:
No. Revisi Dr. Harun,SKM Halaman
10620617200031001
Definisi Fax Musi Rawas Suatu kelainan Gerakan dan postur yang tidaDr.
Kab0733-324973 NIP: 10620617200031001
progresif,
Dr. Harun,SKM
Harun,SKM olehh karena suatu
DefinisiJl.Yossudarso No.13kerusakan/
Stroke Adalah gangguan
gangguan pada fungsi neorologis
sel-sel motorik NIP:yang
pada Dr. mendadak
Harun,SKM
susunan
10620617200031001
Ditetapkan
NIP: 10620617200031001 akibat
saraf pusatlesiyang
Definisi
STANDAR
Pemeriksaan Lubuk PROSEDUR vaskuler
tumbuh/
linggau Penyakit - Pemeriksaan di otak
belum
yang
Tanggal yang
selesai
disebabkan menimbulkan
Terbit pertumbuhannya.
Mata oleh
dan blockade gejala-gejala
pendengaranNIP:neuromuskular dalam
10620617200031001 neorologis
Direktur,secara imunologis
Bentuk
Etiologi
Penunjang klinis
OPERASIONAL
Tlp 0733-321013 Berdasarkan
1.
(SOP)
yang Pranatal secara
- Pemeriksaan LCS Fungsi
klinis Motorik
ditandai Kasar.
dengan kelemahan otot otot skelet, biasanya
Etiologi
( Klasifikasi ) Kelainan
Fax 0733-324973 bersifat 
 Infeksi
- progresif pembuluh
Derajat I:
intrauterineSerum
Pemeriksaan darah
Berjalan otak
: TORCH,tanpa hambatan,
Sifilisterhadap TORCH terjadi pada
antibody Keterbatasan
Faktor - gerakan
 Radiasi predisposisi
Foto Kepala : Kelainan
motorik kasar yang lebih jantung, Infeksi,
rumitTrauma,
Ditetapkan Penyakit sistem ik
Etiologi
STANDAR PROSEDUR status - epileptikus,
Imunologi
 Asfiksia Derajat
CT II /:malformasi
Intrauterin
Tanggal
Scan Berjalaavoked
EMG,
Terbit tanpaarteriovenous
potensialis dan
alat bantu, keterbatasan idiopatik dalam berjalan di
Dr. Direktur,
Harun,SKM
Patogenesis
OPERASIONAL(SOP)Pengeluaran - luar
 Toksemia Analisis rumah
asetikolin danke
Kromosom
Gravidarum lingkungan
dalam celah NIP:
Masyarakat
sinaps 10620617200031001
melalui terminal akson normal,
Patogenesis
Definisi - Terganggunya
tetapi
2. - motor
Perdarahan
Perinatal Derajat
Penilaian di
end aliran
ruangan
IIIplate
: Berjalandarah
Subarachoid
menjadi
Psikologis ke
denganotak
kurangalat akibat
responsive,Trombosis
bantu mobilitas, atau
penurunan emboli
Keterbatasan
jumlah reseptor
Etiologi menyebab
asetikolin- Trauma
dalam asidosis
disebakan Kepala
berjalan metabolik
oleh dan
di antibiotik
luar local
rupture
rumah dan
pengikat
aneurisma
dan didilatasi
reseptor pembuluh
Intracrnial
lingkungan dalam darah
sikulasi
Masyarakat
 Anoksia / hipoksia
Bentuk Klinis
Tatalaksana - Ruptur - MG pembuluh
Pendarahan
Derajat
Hanya Neonatal
IV
simtomatik, darah
Perimenfalik
Sementara
: Kemampuan dengan
tidak ada perdarahan
bergerak Dr.keHarun,SKM
sendiri
pengobatan jaringan
terbatas,
kausal, otak
menggunakan
memerlukan
 Perdarahan Otak
( klasifikasi ) -
 Prematuritas Malformasi
MG
alat
penangananCongenital
bantu Arteriovenous
gerak yang
holistik cukup canggih
NIP: unutk berada
10620617200031001 diluar rumah dan
Anamnesis
Tatalaksana  Riwayat
- Diseksi
MG timbulnya
Infection
Aspek Anteri
Familial
dilingkunagan Medis defisit
: mencegah masyarakat neurologi mendadak
infeksi sekunder
 Hiperbillirubinemia
 Riwayat - MG Derajatpenyakit
Perluasan
Nutrition
- UmumJuvenile
V ::: hematologi, Intraserebral
Pendarahan
Kemampuan
memberikan hipertensi,
MIASTENIA
bergerak
makanan jantung,
sendiri
cukup GRAVIS kolagen
sangat
kalori dan atau infeksi
terbatas,
pprotein walaupun
 Gemelli
Anamnesis
Rumah Sakit Dr. Sobirin sistemik
Kelemahan
2. - yang
Latrogenic
No.otot non
yang spesifik
Gizi bertambah dan infeksi
alatberat sistem
pada
yangsiang syarafdan sore hari atau
3. Terapi
Postnatal sudah
Khusus.
DOKUMEN
menggunakan No.
bantuRevisi canggih Halaman
Kab Musi Rawas sesudah Dapat - Fistula
ditemui
aktivitas
Medik  arteriovenous
: riwayat
Imunisasi
train baringsakitmeninmal
kepala/ muntah4 minggu. yangPada mendahului
stroke defisit
hemoragik
 Trauma
-- Meningitis Kepala
Jl.Yossudarso No.13 neurologi
Anamnesis mengupayakan
Gangguan  Perawatan Motorik penderita
kesehatan,tidak pencegahan
mengedan, menjaga dekkubitus keseimbangan
 Meningitis/ Keganasan Ensefalitis
Pemeriksaan Lubuk linggau  Cari
Fisik - Faktor Kelemahan
elektrolitpencetus
Spastistas, pada otot:ataksia,
Obat-obatan
Rigiditas, muka dan
anti kejang, mata:
Tremor, muscle ptosis,
atonik/ diplopia,
relaksan,
Hipotonik, disfagia
psikotropik
reflex dll
Anamnesis Tlp 0733-321013  Racun: Nyeri
- .-Kelemahan
Bedah logam
Kepala
Fungsional
primitive
Berat,Hebat
otot
: diindikasikan
tidak ada ( fase
CO
pernafasanbilaawal) yang
factoratau bisa
presiposisi mengakibatkan
menetapberupa lanjut ), nafas
gagal
( fase aneurisma dan
Pemeriksaan Fisik
Fax 0733-324973 - Pemeriksaan Mual,Muntah
- Kelemahan
malformasi
Diskinesia. Fisik
Bedah umum
pada pada dasaranya
otot anggota Gerak
arteriovenous.
Ortopedi ditujukan untuk mengevaluasi
Bentuk
Kriteria klinis
Diagnosis Berdasarkan
3.faktor -Rehabilitasi
Kelemahan
Gejala Tipe
predisposisi
Perubahan kewaspadaan
Fisioterapi
Penyerta otot ( Ptosis, kelemahan dan kesadaran fleksi
Ditetapkan
dan ekstensi leher serta
(Pemeriksaan
Klasifikasi
STANDAR ) fisik -
PROSEDUR Tanda I.
Pemeriksaan
- ekstremitas Spastik
peningkatan
-Fisioterapi
Tanggal
 Terapi
Retardasi Hemiplegia
Neurologi,
) tekanan
Terbit
mantal dicari diplegia,
adanya
Okupasiintracranial Tetraplegia,
kelainan Paraplegia,
motorik,
Direktur, sensorik Triplegia
fungsi
OPERASIONAL(SOP) Gangguan luhur, II. lapang
- Pemeriksaan
-Speech Diskinetik
pandang,
kesadaran
Kejang-kejangTerapi
Ortostatik : atetoss,
serta distonia
kelumpuhan syaraf otak,
Penunjang: Uji tensilon, EMG meningkat jitter value, pemeriksaan
Kriteria Diagnosis III.
funduskopi Hipotonik:
Tanda-tanda
- serologis
-Terapi adakah
 Oksigen
Gangguan Terapi diplegia
perdarahan
peningkatan
( definitiveBicara) 
Psikologis atonik,
retina,
tekanan
antibody hipotonia
papil N, &II,ataksia,
intracranial
anti AchR yang kabur hipotonia &
Kriteria Diagnosis
Pemeriksaan -Edrophonim
Adanya - Ortotik Atetosis
- defisit
Pemeriksaan
Aspek Neurologi
testProstetik
( nonmedis
tensilonPenunjang Mendadak
Test ) ( CT-scan )  Perdarahan subarachnoid
- IV.
Pemeriksaaan
Pada
4. -Mengobati lumbal Ataksia
punksi Penunjang
penyakit
Pendidikan
terdapat yangxantochromia
merupakan
Penunjang
Pemeriksaan Fisik Elektromiogram Spastik: (EMG)
Monoparese, hemiparesa,factor ,paraparese,
evaluasi
Dr. resiko
Harun,SKM
radiologi sangat penting
tetraparese,
Penunjang dalam
Antibosy V. menentuukan
anti Campuran:
AchR Pekerjaan Spastisitas
prognosis dan dan ataksia,
penatalaksana
NIP: spastisitas
10620617200031001
CT Scan dan atetosis
dengan kontras
Pemeriksaan triparese
Pemeriksaan untuk mendeteksi factor predisposisi:
Edukasi
Penunjang merupakan
Fisioterapi
Profil
-Bedasarkan - Thyroid
Pemeriksaan terapi

Rutindarah
Atetoid: Problem
diagnostik
Diskinetik, lengkap,Sosial
pilihan,
distonik disusun angiografi
pemeriksaan Faktor Pembekuan, kimia darahselebral. Prosedur
radiologis Gejala
intrevensional Klinis
Lain-lain: telah
Olaraga,
menjadi
Komplikasi
Tatalaksanadan Pendidikan
Sukar
- CT Scan - diramalkan,
Rigid 
untuk
Miastenia
dan MRIanakbeberapa
Gravis pasien
Kepala ringan tidakRekreasi,
sembuh
hemiplegic bagian
yangpenting
spontan
memerlukan Kesenian,
dalam
sering dalam
Aktivitas
beberapa
disertai
pengobatan penatalaksan.
retardasi
bulan sampai
prognosis Angiolografi
mental
beberapa Spastik:
memerlukan
- Pemeberian harus
tahun,
Taksia Monoparese,
Kemasyarakatan
yangdihandari
sekolah
lain Hemiparase,
bila
menderita
khususdicurigai
penyakit paraparese,
terjadi trauma
permanen
inhibitor kolinesterase : Neostigmin metilsulfat triparese,
sampai dewasa
0,04
- Angiografi Tetraparese
Tatalaksana
Adukasi Fisioterapi
Segera - mg/kgBB kirim
Rutin
Tremor ke bedahIM tiapSyaraf 4-6 jam, alternative lain piridostigmin
Komplikasi
Daftar Kepustakaan
Tatalaksana dan Kerjasama
Perdarahan
Bauku
Buku
1. Terapi - Ajar
Ajar Atetoid:
lini diskinetik,
medis
Atonik/Hipotonik
Pengobatan
Neurologi
Neurologi
Umum: menyebabkan dan
Bab
Steroid
Bab11 distonik
non
14 medispanjang
peningkatan
jangka tekanan denganintracranial
prednisone dan mengurangi
Prognosis perfusi  Rigid
- serebral
Plasmafaresis
Airway :sehinggaMengusahakan pada menyebabkan
anakjalanyangnafas
tidak
kehilangan
resposif
yang kesadaran
bebas terhadap steroid
, Efek lanjut
agar oksigenasi otak
Komplikasi (danalgaritma, Makin
Kriteria Diagnosis
Lain-lain dari -pendarahan baik Ataksia
Imunoglobulin
bila manifestasi
terjamin
Riwayat yang dapat
prenatal, intaravena
motornya
menyebabkan
perinatal, ( IGIV)
lebihkadang
gejala ringan
infark kadang
Klinis, otak
dan Manifestasi
danbermanfaat
keterlambatan hidrosefalus
penyerta
motorik
Prognosis
Edukasi
Protokol, komunikasi
lebih
prosedur, Pengobatan - sedikit
Tremor
Branimiastenia
kasar : Mencegah gravis jangan
merupakan
sampai pengobatan
terjadi edemaseumur otak hidup
Daftar Kepustakaan
Standing Order) Buku- ajarPemerikasaan
sehingga Atonik
Circulatory
diperlukan/ Hipotonik
Neorologis : kerjasama
Mempertahankan/
Penunjang dari pihak Mengusahakan
keluarga dan fungsi tenagakardiovaskuler
medis serta
Daftar Kepustakaan Bukumedis
non Ajar Campuran:
secara
Neurologi ketatSpastik-
agar dapat Atetoid,
befungsiRigidoptimal
– Spastik, Spastik Ataksik
ATROFI
ATROFI CEREBRAL
CEREBRAL
Rumah
Rumah SakitSakit Dr.
Dr. Sobirin
Sobirin No.
No. DOKUMEN DOKUMEN No.
SINDROMARevisi
NEUROKUTAN
No. Revisi
SINDROM EPILEPSI Halaman
Halaman
SINDROMA
SINDROMA NEUROKUTAN
EPILEPSI
Rumah
RumahKab
Kab Musi
Sakit
Musi
Sakit Rawas
Dr. Sobirin
Rawas
Dr. Sobirin No.
No. DOKUMEN
DOKUMEN No.
No. Revisi Halaman
No. Revisi
Rumah Sakit Dr. Sobirin Halaman
Jl.Yossudarso
Kab Musi
Jl.Yossudarso No.13
Rawas
No.13 No. DOKUMEN Revisi Halaman
Kab Musi Rawas
Kab
LubukMusi Rawas
Lubuk linggau
Jl.Yossudarso
Jl.Yossudarso No.13
linggau
No.13
Jl.Yossudarso
Tlp 0733-321013
Lubuk No.13
linggau
TlpLubuk
0733-321013
linggau
Fax
TlpLubuk linggau
0733-324973
Fax0733-321013
Tlp 0733-324973
0733-321013
Tlp
Fax 0733-321013 Ditetapkan
Fax 0733-324973
0733-324973 SINDROMAATROFI CEREBRAL NEUROKUTANDitetapkan
Fax 0733-324973
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
Rumah
STANDAR Sakit Dr.
PROSEDUR
Rumah Sakit Dr. SobirinSobirin No.Tanggal
No. DOKUMEN DOKUMEN Terbit No. Revisi Ditetapkan
No. Revisi Direktur, Halaman
Ditetapkan
Ditetapkan Halaman
OPERASIONAL(SOP)
STANDAR
Kab
STANDAR PROSEDUR
Musi
OPERASIONAL(SOP) Rawas
PROSEDUR Tanggal
Tanggal Terbit Terbit Direktur,
Direktur,
Kab
STANDAR Musi Rawas
PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
OPERASIONAL(SOP)
Jl.Yossudarso
OPERASIONAL(SOP)
Jl.Yossudarso No.13
No.13
OPERASIONAL(SOP)
Lubuk
Lubuk linggau
linggau
Tlp 0733-321013
0733-321013 Dr.
Dr. Harun,SKM
Harun,SKM
Tlp
Fax 0733-324973 NIP:
NIP: 10620617200031001
Dr.
Dr. Harun,SKM
10620617200031001
Harun,SKM
Fax 0733-324973 Dr. Harun,SKM
Definisi
Definisi Merupakan gejala
Pembesaran sistem ventrika akibat ketidakumum dari banyak penyakit
NIP:
NIP: yang mempengaruhi
10620617200031001
Ditetapkan
seimbangan
10620617200031001 antara produksi otak,dan
NIP:
NIP: 10620617200031001
Ditetapkan
10620617200031001
Definisi Atropi
Sindroma menggambarkan
neurokutan hilangnya
mencakup neuron
lesi dan hubungan diantaranya, Atropi
STANDAR
Definisi
STANDAR
Lain-lain
Tatalaksana
PROSEDUR
PROSEDUR
( Argaritma, absorbs
Bentuk
Diagnosis
Tujuan :Tanggal
cairan
klasifikasi
Tanggal
Pengobatan:Klinis Terbit
serebrospinalis
epilepsy
Terbit
rontgen berupa
tengkorak( CSSATROFI(di)perkapuran
sekumpulan kulit dantanda
CEREBRAL susunan
Direktur,
Direktur, dan syaraf,
gejala yang
periventrikular, sering muncul
klasifikasi
OPERASIONAL(SOP)
Rumah Sakit dapat
disertai
Dr. Sobirin
bersamaan digeneralisasi,
kelainan
No. dalam dimata
DOKUMEN suatuyang dan berarti
visera.
serangan bahwa
No.Sindrom
Revisi
epliepsi, semua yangotak
yang yang
disusun telah menyusut
tergolong
Halaman
berdasarkan atau
kelainan
usia ini
/
OPERASIONAL(SOP)
Protokol, Prosedur, intracranial
- fokus, di
Mengehentikan daerah foramina Monroe
atauneurofibromatosis,
mengurangi atau periventrikular
frekusensi kejang ): CT Scan
Etiologi Kab Musi Rawas dapat
di antaranya
Penyebab
onset saat hanya
tuberoklerosis,
penyumbatan
terjadi mempengaruhi
kejang, aliran
tipe LCS
kejang wilayah
: , Status yang terbatas
penyakit
neurologis, otak
Faktor dan
sturge-weber,
pencetus, dan
Standing Order) ( Hematoma
- telanglektasia.
Mencari serebral,factortumor penyebab subependim,
sindromkontrol Ventrikulomegali dan daerah
epilepsy
Jl.Yossudarso No.13ataxiamengakibatkan
 Kelainan
gejala dan tanda penurunanfungsi
Congenital
fisik maupun daerah
SINDROMA
mental, riwayat otak gambaran EEG,
EPILEPSI
keluarga,
demielinisasi defus.
- Mencegah timbulnya efek samping dan komplikasi
Rumah Lubuk
Sakitlinggau 
Dr. Sobirin
PrognosisInfeksiyang
No.danDOKUMEN Respon terhadap pengobatan.
No. Dr.
Revisi meliputi:
Dr. Harun,SKM
Harun,SKM Halaman
Etiologi
Etiologi Tlp Penyakit - Mencapai
Tergantung Bentuk menyebabkan
kualitas
Klinis atropi
hidup yangserebral
optimal bagi penderita
0733-321013 
Kab Musi Rawas Pengobatan Neoplasma NIP:
NIP: 10620617200031001
10620617200031001
1. Terapi
a. Stroke utama dan: cedera adalahotak Obat traumatic
Anti Epilepsi ( OAE) Jenis obat yang sering
Pemeriksaan
Etiologi Fax 0733-324973
Fisik
Jl.Yossudarso No.13 Kejang

Idiopatik
Lain-lain ( Argaritma, Manifestasi
Mencakup dapat
Perdarahan
( tidak mengambil
pengobatan
Klinis: diketahui),
Ada 2 bentuk
simptomatik
epilepsy
jenis yang berbeda,
neurofibromatosis,
dan ( penyebab
penilaian muncul
fungsi sebagai
diketahui),
yaitu intelektual.
jenis dandisorientasi,
parifer dan
2. Alzheimer,
diberikanbentuk penyakit
yaitu: klinis pick, pikun, Fronto-temporal demensia, dan demensia
Patogenesis
Protokol, Lubuk linggau Tergabung
gerakan
Prosedur, kriptogenik
Metilphenidat
sentral aneh ( ada berulang-ulang,
atau penyebab kehilangan
tetapi
dekstroamfetamin tidak kesadaran
diketahui)
dapat Ditetapkan
mengurangi atau kejang-kejang.
hiperaktifitas.
vascular.
1. Karbamazepin
STANDAR
Patogenesis
Tlp PROSEDUR
0733-321013 Aphasiaperifer:
Terrdapat adalah
Tanggal
penyumbatan sekelompok
Terbit aliran gangguan yang ditandai
Direktur, oleh gangguan
tempat dalam
Standing Order) Bentuk
3. Cerebral Indikasi palsy, :bercak
dimana
bangkitan kopi susu
lesi (LCS
partial (dan
daerah pada
caffe umum auatu
Rusak lait) tempat
) multiple,
dapat antara
neurofibromatosis
mengganggu
Bentuk Klinis
OPERASIONAL(SOP)
Fax
Patogenesis 0733-324973 Tuberosclerosis
berbicara
pembentukan
1. Dosis dan
Gangguan memehami
LCS dalam bahasa,
system aphasia
ventrikel reseptif
dan tempat menyebabkan
absorpsi gangguan
dalam ruang
( Kalsifikasi )
Prognosis:
subkutan,
koordinasi
Neurofibromatosis 5 -30 pada
neurofibromata
:motorik membrane
yang letaknya
Mg/kgBB/hari sel neuron
dimulai lebih
dengan dalam.dosis rendah dibagi dalam
pemahaman,
sub
Sangat
Bentuk arachnoid,
2. Gangguan aphasia
sehinggapada ekspresif
terjadi
mekanisme tercermin
dilatasi
pada inhibisi dalam
ruangan pilihan
LCS
Ditetapkan
prasinaps kata-kata
diatasnya
dan pasca aneh,
sinaps
4. Penyakit
Penyakit 3sentral
bervariasi.
dosis.
sturge
neurofibromoma
Huntington,
wewer
Dengan dan gangguan
kelainan sayaf
ringan
genetik otak
(lain
bentuk
VII
yang atau
tidak syaraf
komplit)
menyebabkan otak prognosis
lain.
STANDAR PROSEDUR penggunaan
3.baik Tanggal
Gangguan parsial frase,
Terbit
pada klausa
selmultiple
gila terputus-putus,
yang dan
Direktur, kalimat-kalimat tidak
lebih
Tumor dapat
penumpukan
Efek bilateral
samping: kadar atau
protein
Diplopia, toksik
ataksia, di mengatur
dan terdapat ion
neuron
mengantuk, tanda kalium ekstra
ikterus,seluler
neurofibromatosis
pusing, anemia,
Ataxia
lengkap. Telanglektasia
BentukOPERASIONAL(SOP)
Klinis kutan. 1. disekitar
5. Leukoditrofi,Hidrosefalus
sindrom Steven neuron
seperti komonikans
dan terminal
karrabe
Jhonson penyakit, yangDr.
prasinaps. Harun,SKM
merusak selubung nyelin yang
Penyakit 2.
melindungiHidrosefalus
Sturge aksonWeber non ( komunikans
ICD-10: Q85.5) NIP: 10620617200031001
Anamnesis 2. AsamBentuk
Tergantung Volproat Klinis epilepsy local
Kriteria
Bentuk Diagnosis
Pemeriksaan
Klinis AnamnesisUSG Transfontanella
Ensefalomiopati
Manifetasi
Diagnosis:
6.1. Epilepsi Klinis:
danSemua sindrom
mitokondria, seperti sindrom keams-Sayre, yang
Indikasi: jenis epilepsy
(Penunjang
Anamnesis
Klasifikasi ) Pemeriksaan
Kepala
Biopsi CTtumor
a. Scan
menganggufungsi
terlihat Fisik
lebih besar disbanding tubuh Dr. CTHarun,SKM
Dosis : 10-60 mg/kgBB/harigelombang
Epilepsi subkutan,
benigna dasarpemeriksaan
dengan
neuron. MRI
dibagi ataudosis
2-3 paku Scan
di daerah Menunjukan
temporal
Pemeriksaan Fisik Tergantung
Pemeriksaan
Nevus
neurilemoma,
b. Efek
diEpilepsi
muka Bentuk
Penunjang
rontgen
adalah Klinis
dengan thoraks
congenital,
gelombang danrambut NIP:
unilateral,
abdomen
paroksismal 10620617200031001
melipatkan
menunjukan
di daerah muka
neurofibromatosis
oksipital
bagian atasdan
7. Muitiple sclerosis,
Samping: yang
Nyeri menyebabkan
perut, peradangan,
rontok, peningkatankerusakan beratmyelin,
badan
Tatalaskana
Tatalaksana
Pemeriksaan Fisik Medikamentosa:
c.
Pada Vagal
kelopak
di bayi
mediastinum
c. Nervetampak
Primary
mata
lukatrombositopenia, stimulator
superior,
atau pembesaran
reading
di jaringan otak hepatitis ( VNS
retroperitoneum.
atau
epilepsy
daerah )
kepala yang
supraorbital. abnormal, ubun-ubun besar
Kriteria Diagnosis
Pemeriksaan 
CT
Angioma
8. 3. Anamnesis
Scan
-
Untuk
melebar d.
Penyakit Indikasi
penderita
dan
Epilepsi
dapat menular, :lobus
menonjol, bila
yang
melibatkan pembesaran
tidak
sutura
temporalis
seperti terkontrol
melebar,
selapun
ensefalitis, ventrikel
mukosa dengan
crackpor ringan OAE dantapi
sign’
nasofaring
neuroifilis, dan stabil
sun
dan
AIDS,tidak
set memenuhi
sign, gagal
membranekoroid
dimana agen
Difenilhidantoin
Penunjang 
MRI
mata Pemeriksaan
-
syaraf
tumbuh,
Perngobatan
e.
infeksius Diberikan:
pembedahan.
terlambatnya
superior,
Epilepsi atau : atau Fisik
lobusAsetazolamid
Di RS
pertumbuhan
daerah
frontalis
reaksi inflamasi dr. 40-75
Sobirin
supraorbital. motorikmg/kgBB/hari
tidak dilakukan
kehusunya kekuatan leher
Indikasi : Bangkitan partikalitudan merusak umumneuron dan akson

EEG Pemeriksaan
Neurpfibroma
f. Dosis
Epilepsi Penunjang
9. Epilepsi, : 4yang
dimana –lobus mengakibatkan
parietalis lesi
10menyebabkan
Mg/KgBB/hari kompresi
dibagiabnormal2 dosispada syaraf perifer
discharge atau pada
elektrokimia yang
Operatif
d.
Pada Diet
Diagnosis:
medulla g. ketogenik
anakEpilepsi
spinalis
mengakibatkan : Gejala peningkatan
membutuhkan
lobus
kejang Oksipitalis takanan
tindakan intrakrania
bedah untuk seperti
dibuang. sakit kepala,
Efek samping : Hiperplasia gusi
Pemeriksaan
Tatalaksana 
Secara
Indikasi
muntah,
Bila
10. CT
2.MerupakanScan
Umum,
:letargi.
Epilepsi
dijumpai
Malnutrisi- Hidrosefalus
dengan Simtomatik
diet
nevus
dan rendah
vascular
sindrom
perubahan progresif
dan
gula pada suportif.
dan
epilepsi
hormonal protein
muka umum Dalam
yangnamun
abnormal beberapa
mengandung
disertai kasus, terapi
manifestasi lemak Otak
epilepsy.yang
4. Fenobarbital
Penunjang
Patogenesis 
dapat Alfa
tinggi
CT-Scan:
Ataxia
Tergantung Feto
a. meredakan
- Kasifikasi
Pembesaran
Taleanglektasia
Epilepsi Protein
penyakit mioklonik
bebebrapa Ataxia
(ventrikel
intracranial
yang ICD pada
-10: Telanglektasis
gejala.sedang
yangG11Perawatan
bayi
mendasarinya .3)atau
khas berat,
( tersusun dengan umur mempertahankan
seperti dibawah 3 tahun
garis yang
Indikasi: Bangkitan partial dan umum
Kriteria Diagnosisi -danGambaran
parallel
Ditandai menstimulasi
b. atau
olehdipasang
Epilepsi konvolusi
Klinis:
ataxia individu
lena VP shunt
cerebral
pada dapat
seperti
Dosis : 3-5 mg/kgBB/hari dibagi 1-2 dosis anakyang
ular,meningkatkan
progresif,
menonjol kualitasoksipital)
telangiektasia
di daerah hidup mereka
okulokutaneus,
Tatalaksana
Anamnesis
Daftar Kepustakaan Tergantung
dan1.Pada
Commision
-tingginya
c. Adanya
Epilepsi Bentuk
bayisamping: tampakon
frekuensi
lena Klinis
penyakit
Clasisification
yang
pembesaran
padainfreksi
remaja melantar
sinusdan
kepala terminology
dan belakangi
yang
paru oftimbulnya
the hiperaktifikas,
international
atrofi cerebral
league
Efek mengantuk gangguan sifatabnormal,
berupa ubun-ubun besar
Edukasi Edukasi
Semua
Pengebotaan:
melebar
d. penderita
Against pada
- hiperiritabilitas
Gangguan
Epilepsidan keluarga
epilepsy. dengan
memori
menonjol,
Mioklonik pasien
tidak
Proposal untuk
dipasang
for menstimulasi
Revised shunt harus
classification
dan agresifitas, gangguan kognitif dan daya ingatgagal
sutura
pada Remaja
melebar, crackpor pasiendiobservasi
sign’ of
sunguna
Epilepsi
set selama
sign,dan 2
Komplikasi dan meningkatkan
tahun
Tergantung
Diagnosis:
tumbuh,
e. pertama
Eplleptic
- Epilepsi
Gangguan bentuk kualitas
dengan
Syndromes.
terlambatnya
pada klinis hidupnya
CT- Scan
Bicarapertumbuhan
dengan
manifestasi Epilepsi.
danklinis,
bangkitan bahasapada
1989 bulan
mloklonik
misalnya : 30 :saat
motorik ke 12
389-99 dari
antikonvulsan
kehusunya 24
terjaga kekuatandan selanjutnya
bagi epilepsyleher
Prognosis Fisik
Pemeriksaan Fisiotherapi
dengan
Banyak f. melihat
2.Terapi
Child
fisioterapi
Depresi
b. IgA neurology
penyakit
Sindrom
pembedahan
bila dan adakemampuan
IgE
West
yangsixth
kelumpuhan,
dalam sekolah
edition
menyebabkan
serum, chapter
dan kadarsesuai 13
pemeriksaan
atropi dengan
alfafetoprotein
serebral mata umurnya
berhubungan
unutk
dalammendeteksi
serum dengan
Daftar Kepustakaan SP
Buku
3.Untuk
IKA
demensiaThe
g.Ajar
glaucoma,
meningkat
Pada Dr.
epilepsies
Neurologi
Sindrom
anak Sobirin
penderita
ditandai
,hemisferektomi
rontgen
: Gejala chapter
Lennox
oleh
yang
tengkorak 6 terkontrol
peningkatan
gangguan
tidak
– dapat
Gastaut( Sinusitis
dipertimbangkan
bahasa
takanan dengan
kronik
yang
intrakrania
disebut
OAE,
), Rontgen
pada Pembedahan
seperti
aphasia.
bayiparuusia
sakit
(Demensia
satu
pneumonia
kepala,
dapat
tahun
Daftar Kepustakaaan
Lain-lain Buku
4.berupa
( Argaritma, bronchitis,
ditandaiPediatric:
Ajar
Tuberosklerosis
dan muntah,
h.
serangan Neurologis
Epilepsi
oleh Neurologi
lesionektomi,
dan
letargi.
gangguan
epilepsy
bronklektasis),
(mioklonik
ICD -10: : Principles
yang
lobektomi,
progresif
astatik
Q85.1)
tidak
CTmemori and(practice
Scan
dapat
corpus dikontrol.
atropi
dan
callostomi chapter
fungsi
selebelar atau42
intelektual
). yang cukup
Lain-lain ( algaritma,
Protokol, Prosedur, 3. parah
Merupakan
hemisferektomitergantung
Epilepsi
unutkkelainan dengan
mengganggu sindrom
degenerative
pekerjaan
epilepsy
lesi dan neuroektodermal
social
derajat
yang dan tidak
beratketerampilan.
dapat
ringanya
yang ditentukan
ditandai
kejang.
Memori,
oleh
local
Namuntrias
atau
Protokol, Order)
Standing
Lain-lain (( Argaritma,
Algaritma
prosedur, International
-orientasi,
epilepsy,
Neurofibromatosis
Pengobatan:
USG
Halumum:
iniTransfontanella
tidak
retardasi
Abstraksi,
sindrom
Classification
dilakukan
mental
( kemampuan
laudau-Kleffner
ICD-10:: di
Pelebaran
dan
of
RS Q85,0)
epilepsies,
adenoma
Druntuk
Sobirin
sistem belajar,
sebaseum.
Epileptic
karena
Ventrikel
persepsi
fasilitas
Syndrome visual-spasial,dan
dan&SDM Relatedyang tidak
Standing Order)Prosedur, Seizure
Protokol, -fungsi
Suatu
Tidak
4. CT
tersedia
Sindrom
Scan
ada
degenerasi
eksekusif
disorder
pengobatan
: Khusus:
Pelebaranyang
neuroektodermal
Kejang
lebih
Khusus
sistem tinggi
Demam
Ventrikel
seperti
yang perencanaan
ditandai oleh pengorganisasian
pertumbuhan localjuga
Standing Order) dapat terganggu.
berlebihan dari unsure mesoderm dan ectoderm dikulit dan system syaraf.
DEMAM REMATIKSTATUS EPILEPTIKUS
DASN PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Rumah
Rumah Sakit
Sakit Dr.
Dr. Sobirin
Sobirin No. DEMAM REMATIK
DOKUMEN
No. DOKUMEN STATUS
DASN
No. EPILEPTIKUS
PENYAKIT
DEKOMPENSASI
Revisi
No. Revisi JANTUNG
KORDIS REMATIK
Halaman
Halaman
Rumah DEMAM REMATIK DASN PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Kab Musi Dr.
Kab Sakit
Musi Sobirin
Rawas
Rawas No. DOKUMEN
DEMAM REMATIK
No. Revisi
DASN PENYAKIT
Halaman
JANTUNG REMATIK
Rumah
Kab Sakit
Musi
Jl.Yossudarso Dr. Sobirin
Rawas
No.13 No. DOKUMEN No. Revisi
DEKOMPENSASI KORDIS Halaman
DEMAM REMATIK DASN PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Jl.Yossudarso
Rumah Sakit No.13
Dr. Sobirin No. DOKUMEN No.
DEMAM REMATIK DASNRevisi Halaman
PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Kab
Rumah Musi
Sakit
Jl.Yossudarso
RumahLubuk Rawas
Dr.
linggau
Sakit Sobirin
No.13
Dr. Sobirin No.
No. DOKUMEN
DOKUMEN No.
No. Revisi
Revisi Halaman
Halaman
RumahLubuk
Kab linggau
Musi
Sakit Rawas
Dr. Sobirin No. DOKUMEN No. Revisi Halaman
Jl.Yossudarso
Kab
Lubuk
Tlp
Kab Musi
linggau
0733-321013
Musi No.13
Rawas
Rawas
Tlp
Kab 0733-321013
Jl.Yossudarso No.13
Musilinggau
Rawas
Lubuk
Tlp
Fax 0733-321013
Jl.Yossudarso No.13
0733-324973
Jl.Yossudarso No.13 STATUS EPILEPTIKUS
Fax 0733-324973
Lubuk linggau
Jl.Yossudarso No.13
TlpLubuk
Fax 0733-321013
Lubuk linggau
0733-324973
linggau No. DOKUMEN No. Revisi Ditetapkan Ditetapkan Halaman
Tlp
Fax
Tlp 0733-321013
Lubuk linggau
0733-324973
0733-321013 Ditetapkan
STANDAR
Tlp
STANDAR
Fax PROSEDUR
0733-321013
PROSEDUR
0733-324973 Tanggal
Tanggal Terbit Terbit Direktur,
Direktur,
Tlp
Fax
STANDAR 0733-321013
0733-324973
PROSEDUR Tanggal Terbit Ditetapkan
Direktur,
OPERASIONAL(SOP)
Fax 0733-324973
OPERASIONAL(SOP) Ditetapkan
Fax 0733-324973
STANDAR Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL(SOP)
PROSEDUR Tanggal
Tanggal Terbit Terbit Direktur,
Ditetapkan
Direktur,
Ditetapkan
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL(SOP)
STANDAR PROSEDUR Tanggal
Tanggal Terbit
Terbit Direktur,
Ditetapkan
Direktur,
OPERASIONAL(SOP)
STANDAR PROSEDUR Tanggal Terbit Direktur,
OPERASIONAL(SOP)
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL(SOP) Tanggal Terbit Direktur,
OPERASIONAL(SOP) Dr.
Dr. Harun,SKM
Harun,SKM
OPERASIONAL(SOP)
NIP: Dr. Harun,SKM
NIP: 10620617200031001
10620617200031001
NIP:NIP: Dr.
NIP:10620617200031001
10620617200031001 Harun,SKM
Definisi
Prognosis Kejang
Prognosis yang PJR berlangsung
sangat tergantung terus menerus bentuk dan10620617200031001
dengan Dr.
Dr.derajatHarun,SKM
lamakelainan
Harun,SKM kejang >katup. 30 menit
Nodul subkutan Tanpa
atau
Iritial Stbilization
Terletak gagal
kejang dibawah jantung
yang kulit,
berulang keras,
: 0-2 dimana tidak
point sakit, NIP:
NIP:
diantranya mudah 10620617200031001
Dr. Harun,SKM
digerakan
10620617200031001
Dr.kejang Harun,SKManak dan
tidak berukuran
sadar. 3-
Kemungkinan
1. Corfixa diagnosis untuk rekuren jika kembaliNIP: mendapatkan
10620617200031001
Dr. Harun,SKM infeksi streptococcus
Definisi 10  Demam
mm.
Gagal jantung
2.
hemolyticus lokasinya
Check rematik
asiway,
grup ringan sekitar
administer adalah
tenggorokan klinik
ektensor
: 3-6 point
axygen, gire akibat
NIP:
sendi
suction
50untuk% blood NIP: 10620617200031001kaki beta
infeksi
10620617200031001
siku, kuman
lutut, streptococcus
pergelangan dan
Definisi 2. Obat
3. hemolytikus
Dekompensasi
tangan Anti
Mcesstior
dan inflamasi:
veal
kaki, sign,
grup
kordis
daerah ECG diberikan
exygen
Aadalah
dengan satu sation,
satu
ketidak atau DRA
NIP:
mampuan lebih atau
pressure 10620617200031001
PJR
gejala
jantung yang
mayoruntuk rekuren
yaitu
memompa table
poliartritis2.
Pemeriksaan
Diagnosis Fisik
Etiologi Gagal
Diagnosis
Dasar -1. Diagnosisjantung
Gejala
Kriptogenik
DR sedang
dan
DEMAM
dapat tanda
( tidak : oksipital
7-9
REMATIK
ditegaskan klinis point
diketahui serta
adanya
DASN
tanpa ) diatas
infeksi
perluPENYAKIT prosessus
adanya JANTUNG
bukti vertebra
infeksi torakalis
REMATIK
steptokokus.
daqn
darahRekomendasi
migrans  Akut, penggunaan
Klaritromisin
Karditis, Korea Anti
: point Inflamasi
15 mg/kgBB/hari
Minor, Nodulsebelumnya) dibagi
Subkutan 2 dosis
atau (Eritema
maks 250
Rumah Sakit Dr. Sobirin
Karditis Gagal
Kriteria
Diagnosis - lumbalis.
2. secara
jantung
Tanda
Simptomatik
No.
Karditis:
demam adekuat
berat
Rangsang
DOKUMEN : (10
rematik untuk
Intreroxy
–Meningeal
12
malformasi/ memenuhi
ditegakkan access
No.jejas kebutuhan
otak
Revisi
berdasarkan tubuh
criteria WHO Halaman tahun 2003 (
marginatum. Defisitrevisi mg/kali
neurologi Hanya ) selamaArtritis 10
Fokal hari
Karditis Karditis Sedang Karditis
Kab Musi Rawas berdasarkan -3. Bunyi Idiopatik jantung melemah
criteria jones )
Langkah
Etiologi
Komplikasi
Pemeriksaan  Peningkatan,
Diagnosis No.13-Tegakkan
Jl.Yossudarso KegagalanDemam EEG sirkulasi
diagnosis Eritromisin
Rematik beban DRAkut volume: ( :DRA)
berdasarkan 40 DSV, mg/kgBB/hari
adalah
Ringan DAP,
criteria istiilah dibagi
insulfisien
jones untuk 2-4
tahun
katup kali
penderita
2003 sehari
jantung demam
Berat (anemia,
dosis
-Prednison Adanya bising sistolik. Mid diastolic dilapeks atau bising diastolic di
Penunjang
Prognosis
Patogenesis gagal
Lubuk linggau Tergantung
Gangguan rematik

-
Yes
ginjal
Tetapkan
CT yang
Scan
factor
Fungsi maksimum
dengan terbukti
aktif
-
pencetus
sel-sel retensi
atau 1inaktif
dengan
neuron / g/hari)
cairan
penyebab
- selama
No
tanda sbb.
disusunan radang
yang 10 hari
2-4
akut.
mendasari
saraf
minggu
pusat
* 2-6 Minggu *
Aspirin basal Blood jantung
Tabel 1. Kriteria WHO tahun 2002-2008 untuk diagnosis demam rematik dan
a. Tabe For: a. 100 mg/kg 3-4 Intercnesculer
Mingga * niduigolam
6-8 minggu 0,1-0,2 mg/kg(or)
2-4 Bulan
 Peningkatan
Tlp 0733-321013 -penyakit Demam
-
-- Glucose -Perubahan
MRI Tetapkan
Rematikbeban ada tekanan:
inaktif
bising karditis2adalah
( (misalnya stenosis
atauistilahtidak
dari katup
Penrectrum untuk
gradel aortan
penderita
Diascap
menjadi mmatau pulmonal,
dengan
0,5 mg/kg
grade ) II riwayat
Ujantung rematik berdasarkan revisi criteria jones
dalam
hipertensi
demam b. - +Untuk
E Ca2+mg
sistemik
Tetapkan
rematik profilaksis
3
ada /
tetapi pulmonal, sekuder:
kelainan
tanpa dsb.
pada katup jantung atau tidak
Diagnosis Fax 0733-324973 Dasar
Klasifikasi Berdasarkan -- diagnosis Darah
Takikardia
Sample totepi,
jenis /forAGD,
irama
skomserangan: minggu) derap terbukti
Elektrolit, BSS tanda fungsiradang ginjal, fungsi akut hati
-Dispnu
 Gangguan

Penyakit
-1. Stast Jika 
Teciocology
/Kardiomegali
ortopnu,
Status tidak Benzatin
miokard:
jantung ada
metabolic
pulsus
Epilepstikus rematik penisilin
tanda-tanda
kardiomlopati,
fleids
alternans, ( PJR
konvulsivus G DR
): miokarditis
adalahAktif
takikardia / irama dan
kelainan penyebab
Ditetapkan gallop,lain
jantung kelainan
yang
ronki ditemukan
basah pada
tak
b. Kemudian
- b.
Krietria
Perubahan
pada katup intravescus
diagnostik
DRA BB
frekuensi
jantung
atau < 27
maintrarauce
kelainan kg
denyut
dapat = 600.000
fkuids
jantung:
disingkirkan
jantung yang unitKriteria
SVT,dianggap Atrial setiap
flutter,
PJR 3 atau
atrial 4 minggu.
fibrilasi sbb im.
- Da mayor atau satu mayor dan dua )
Tatalaksana
STANDAR PROSEDUR nyaring 1.
-
2. di
0,45Manajemen
basal
Tanggal
Perikarditisc
Status
% NaCL
- demam rematik serangan pertama paru
Epilepsikus
5% Terbit
jalan
daxtruse (
dosisgagal napas
non dan
konsulsivuskiri
Considerpernapasan
),
10 merupakan
tekanan
medle untilDirektur,
vena gejala
intraveuros yugularis
route sisa ( sekuele
meningkat,
establishad
OPERASIONAL(SOP)hepatomegali, dari
Berdasarkan 2.
- Time - Tetapkan
DR
Stabilisasi
Gagal BB
edema
jantung
etiologi > 27
status
Hemodinamik kg
(kongestif
gagal
serangan: – 1,2
hemodinamik
jantungJuta
tanpakanan Unit
sebabjantung:
minor ) lain. dekompensasio
kardiomegali
ditambah dengan langkah kordis
bukti atau
diagnosis
dikurangi
Patofisiologi
Etiologi Faktor
Streptococcus
Tabel 3.
a.2.5-10penyebab 
( Min)
tidak
Terminasi
Pembagian
Remote Alternatif
beta  gangguan
hemolyticus
Kejangkarditis
Symptomaticmenjadi 60
Lain :
menurut pada preload,
grup decourt
( kejang Atanpa
strain provokasi
infeksi Afterload,
tertentu yang
SGA kontraktilitas
) bersifat otot
Indikasi Rawat - -Demam
jantung
reumatogenik
Perhatikan 4.
b. dan
DRA rematik
Penghentiaan
Acute gejaladan- Penisilin
frekuensi
Symptomic
serangan
adanya
dan denyut
tanda:
kejang V
(fakta
SE: 2
rekurenX
jantung 250
predisposisi
berlulang
yang mg
terjadi . oral
- mempengaruhi
Dua mayor atau penampilan
genetic.
selama
satu mayor dan
Kemungkinan
penyakit akut ) buktijantung
Karditis
Respon tanpa Ringan PJRqnsetrosemg/kg/hari puen 0,05 -01
Karditis mg
Sedang /kg dua minor ditambah Karditis Berat dengan
 mekanisme
menderita - PJR
c. Kardiovaskular:
Takikardi, FebrileDRA dengan
murmur kompensasi
(setelah
SE ringan dekompensasio
( 4-6mendapat
yang takikardi (
terjadiAkibat
minggu)
Sulfadiazin
dilatasi,/ infeksi
Tanda-tanda hipertropi
kordis
iramaDemam : BB
streptoccus
gallop,
infeksi
karditis <
dan 27
Dr.)kardiomegali, kg
Harun,SKM
SGA beta 500
rangsangan
sebelumnya
Ditandai mg
hemolyticus sekali
simpatik).
nadi: gejala
dengan sehari
grup
pulsus
Daftar Kepustakaan Kemampuan
A
Naskah
Dosis pada
diyang
- -d. PJR
area
tenggorokkan
Demam alternans
Progressive
lengkap
: Prednison yang
kompensasi
mitral,
rematik rekuren
jantung
0,3-3%.
serangan
pendidikan
2 mg terlampaui
Encephalopathy
/kgBB/hari BB
ringan,
rekuren
kedokteran No > 27

bising
respone
dibagi( SE -
NIP:kg
gagal
jantung
Dua 1000
berkelanjutan
4 yang
dosisminor mg
jantung
10620617200031001
terjadi sekali
sebelum
ditambah
ilmu
selama sehari
ditambah
dengan
kesehatan
penyakit gagal
bukti
anak
akutII)
dengan normal,
BilaPJR EKG normal
Alergi terhadap yang lebih jelasinfeksi
penisilin dan pada area
sulfadiazine Forsphenytoi
SGA jantung kongestif
dapat
sebelumnya diberikan :
Patogenetis - Penangan
- Infeksi
Palembang
4. -e.
Korea Respirasi:
Remote
Aspirin
5-10 Streptococcus
gagal
Sydenham 100Rape dispnu,
Symptomatic
jantung
mg /kg/hari
at lcseca Hemolyticus
ortopnu,
kongestif
parnwith
mitraldibagi anbatuk
dan Grup
sesuai
acute
4-6
aorts, produkstif,
dosis