Anda di halaman 1dari 32

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH

SMKN 1 SUNGAI TEBELIAN


TAHUN 2018 – 2022

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 SUNGAI TEBELIAN
Alamat: Jln. Sintang – Nanga Pinoh Km.36 Desa Nobal Kec.Sungai Tebelian Kab.Sintang
TAHUN 2018
HALAMAN PENGESAHAN

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sungai
Tebelian Tahun 2018 - 2022 setelah dilakukan pencermatan dan evaluasi, dengan ini
disahkan untuk selanjutnya digunakan sebagai pedoman serta acuan dalam pengembangan
program dan kegiatan sekolah.

Nobal, 1 Juli 2018

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan


Provimsi Kalimantan Barat

___________

i
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur ke Hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia Nya,
kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK
Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2018-2022. Penyusunan RKJM tersebut telah
memperhatikan analisa kondisi internal sekolah dan potensi yang dimiliki sekolah untuk
dikembangkan sesuai dengan kebijakan strategis Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan
Barat dalam rangka mewujudkan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan (anak usia
dini/dasar/menengah) sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional. RKJM tersebut
disusun berdasarkan pada Peraturan Bupati Provinsi Kalimantan Barat Nomor 32 Tahun 2018
tentang Pedoman Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah di Provinsi
Kalimantan Barat serta memperhatikan Peraturan Perundang-undangan tentang standar
nasional pendidikan.
RKJM SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2018-2022 merupakan dokumen
perencanaan yang harus mampu mengakomodir rencana strategis pengembangan sekolah
selama empat tahun yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan
sekolah dalam mewujudkan visi dan misi sekolah.
Fokus RKJM SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2018-2022 adalah peningkatan
yang signifikan terhadap pelaksanaan 8 Standar Nasional Pendidikan, terutama pada Standar
Pengelolaan.
Demikian Rencana Kerja Jangka Menenngah SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun
2018-2022 disusun sebagai pedoman dan arah dalam melaksanakan pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan di SMK Negeri 1 Sungai Tebelian, yang selanjutnya digunakan
sebagai dasar, pedoman dan petunjuk bagi sekolah dalam menyusun perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian program sekolah secara sinergis dan berkesinambungan setiap
tahunnya.

Nobal, 27 Juni 2018

Kepala SMKN 1 Sungai Tebelian

Adrianus Endra Damiyana, ST


NIP.19740921 200604 1 001

ii
DAFTAR ISI

Halaman
Halaman Sampul .............................................................................................................. i
Lembar Pengesahan ......................................................................................................... ii
Kata Pengantar .................................................................................................................. iii
Daftar Isi .......................................................................................................................... iv

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................... 1


1.1 Latar Belakang ....................................................................................... 1
1.2 Landasan Hukum .................................................................................. 4
1.3 Maksud dan Tujuan ................................................................................ 5
1.4 Sistematika Penulisan ............................................................................ 6
BAB II KONDISI UMUM SEKOLAH ....................................................................... 8
2.1 Gambaran Umum Profil Sekolah ........................................................... 8
2.2 Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi ................................................... 10
2.3 Sumber Daya Sekolah ............................................................................
2.3.1 Kondisi Sarana dan Prasarana Sekolah ......................................
2.3.2 Kondisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan .............................
2.3.3 Kondisi Pendanaan Sekolah .......................................................
2.4 Potensi Pendapatan Asli Sekolah ............................................................
2.5 Kinerja Pelayanan Sekolah ....................................................................
2.6 Peluang dan Tantangan Pengembangan Sekolah ...................................
BAB III ANALISA STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH ............................
3.1 Analisa Evaluasi Diri Sekolah ...............................................................
3.2 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Nasional
Pendidikan ..............................................................................................
3.3 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Pelayanan
Minimal Pendidikan ...............................................................................
3.4 Telaah terhadap Perencanaan Pembangunan Pendidikan (Anak Usia
Dini, Dasar, Menengah) Pemerintah Daerah dan Nasional ...................
3.5 Penentuan Isu, Asumsi dan Prioritas Sekolah.........................................
BAB IV VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH ..........................................................
4.1 Visi dan Misi Sekolah .............................................................................

iii
4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Sekolah ....................................
4.3 Sasaran Pengembangan Sekolah ............................................................

BAB V PROGRAM KERJA SEKOLAH ....................................................................


BAB VI PAGU INDIKATIF RENCANA ANGGARAN SEKOLAH ..........................
BAB VII PENUTUP .......................................................................................................

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945
mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan. Undang-
undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)
menyatakan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggung jawab”. Pengembangan SDM yang cakap, kreatif dan
mandiri lebih mengarah kepada tanggung jawab pendidikan kejuruan. Salah satu
komponen dari pendidikan kejuruan adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
SMK merupakan lembaga pendidikan kejuruan yang secara khusus
membidangi pendidikan kejuruan tingkat menengah. Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
pasal 76 menyatakan bahwa “tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah membekali
peserta didik dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kecakapan
kejuruan para profesi sesuai dengan kebutuhan masyarakat”. Tetap terjaganya kualitas
pendidikan kejuruan ini, pengembangan kurikulum harus dilakukan dengan melibatkan
pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan
kebutuhan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia
industri (DU/DI). Berdasar dari pemikiran ini, pengembangan keterampilan pribadi,
keterampilan berfikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan
keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
Dalam kerangka otonomi daerah, pengelolaan dan penyelengaraan pendidikan
nasional membutuhkan keterpaduan serta keselarasan kebijakan antara Pemerintah,
Pemerintah Provinsi dan Pemeritah Daerah. Pembangunan pendidikan di daerah pada
hakekatnya adalah upaya terencana, terarah dan berkesinambungan dalam
meningkatkan kapasitas daerah sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan berupaya untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pemerintah Provinsi

1
Kalimantan Barat telah menetapkan visi pembangunan pendidikan di wilayah Provinsi
Kalimantan Barat yaitu terselengaranya layanan prima pendidikan yang berkualitas
untuk mewujudkan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang cerdas komprehensif
dan berdaya saing. Yang dimaksud masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang cerdas
komprehensif dan berdaya saing adalah masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang
menjadi sumberdaya manusia yang berkualitas, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, beretos kerja tinggi, demokratis dan
bertanggung jawab untuk menghadapi tantangan dan tuntutan perubahan kehidupan
lokal, nasional dan global. (Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan
Barat No. 1 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di
Daerah Khusus di Provinsi Kalimantan Barat.
Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 tentang PokokPokok
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun
2008 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 3);
maka pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian harus dirumuskan dalam dokumen perencanaan jangka menengah. Rencana
Jangka Menengah SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2018 - 2022 merupakan
perencanaan dan pengembangan sekolah jangka menengah yang disusun selama empat
tahun sebagai dokumen yang diacu dalam melaksanakan program dan kegiatan
sekolah serta mewujudkan visi dan misi sekolah.
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian merupakan sekolah menengah kejuruan yang
berdiri sejak tahun 2018. Tekad Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatan
pelayanan dan akses pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat pada saat itu maka atas
Ijin dan Ridho Tuhan Yang Maha Kasih berdirilah Unit Sekolah Baru yang diberi nama
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian yang dikukuhkan dengan SK 900/920/DIKBUD/2017.
Tahun pelajaran 2018/2019 merupakan tonggak sejarah dimulainya Proses
Belajar Mengajar (PBM) SMK Negeri 1 Sungai Tebelian, dengan 3 program keahlian
yaitu : Teknik & Bisnis Sepeda Motor (ATBM), Teknik Agribisnis Tanaman Pangan
dan Hortikultura (APHP) dan Teknik Otomatisasi & Tata Kelola Perkantoran (OTKP).
Siswa-siswi SMK Negeri 1 Sungai Tebelian sudah dapat menempati kelas
barunya yang dibangun diatas lahan 2 hektar yang beralamat di Desa Nobal,
Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Kehadiran SMKN 1 Sungai Tebelian
disambut baik oleh Masyarakat Kabupaten Sintang pada Umumnya dan pada

2
khususnya didaerah sekitar Sekolah dengan bertambahnya Animo masarakat untuk
dapat melanjutkan pendidikannya di SMK setelah lulus SMP/MTs sederajat.
Rencana Strategis atau Rencana Kerja Jangka Menengah merupakan perencanaan
taktis strategis SMK Negeri 1 Sungai Tebelian selama 4 (empat) tahun ke depan, yang
merupakan pelaksanaan dari arah kebijakan, sekaligus menjadi acuan dalam
penyusunan rencana kegiatan-kegiatan di sekolah. Manajemen strategis adalah proses
untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin dicapai sekolah,
dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai.
Arah pengembangan dan kebijakan pendidikan Dit. PSMK pada hakekatnya
adalah pemenuhan secara bertahap dan berkesinambungan terhadap 8 (delapan) Standar
Nasional Pendidikan (SNP). Pengembangan Sekolah/Madrasah secara
berkesinambungan untuk mencapai 8 SNP dimaksudkan untuk meningkatkan
kemampuan dan daya saing bangsa Indonesia di forum regional/internasional.
Strategi pengembangan sekolah di SMK Negeri 1 Sungai Tebelian dilakukan
melalui peningkatan tenaga pendidik yang profesional dan kompeten pada bidangnya
masing-masing, peningkatan sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk
menunjang proses pembelajaran serta terjaminya ketersediaan dan keterjangkauan
layanan pendidikan formal yang berkualitas dengan tanpa membedakan status
ekonomi, gender, dan wilayah. Pengembangan tersebut juga dilakukan dengan cara
penerapan pendidikan yang kreatif dan inovatif dalam rangka mewujudkan satuan
pendidikan yang efektif, efisien, akuntabel, profesional dan teransparan.
Pendekatan yang dilakukan oleh SMK Negeri 1 Sungai Tebelian dalam
pengembangan tersebut dilakukan melalui cara: (1) peningkatan layanan SMK, (2)
peningkatan manajemen sekolah, (3) peningkatan kualitas proses pembelajaran, (4)
peningkatan sarana prasarana, (5) peningkatan kualitas lulusan SMK dan (6) mencoba
mengembangkan SMK sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.
Semua pendekatan tersebut akan tercapai manakala ada dukungan yang
sungguh - sungguh dari seluruh elemen sekolah mulai dari kepala sekolah, jajaran
wakil kepala sekolah, kepala kompetensi keahlian dan seluruh guru maupun tenaga
kependidikan yang ada. Untuk mewujudkan sekolah ideal, maka pihak sekolah perlu
melakukan analisis kesenjangan dan pemetaan kebutuhan sekolah secara tepat.
Rencana pentahapan dan realisasinya tersebut harus disusun dalam sebuah dokumen
pengembangan sekolah yang disebut Rencana Pengembangan Sekolah.

3
Perencanaan Jangka Menengah berfungsi sebagai pedoman perencanaan
jangka menengah sekaligus indikator pengukuran kinerja selama empat tahun bagi
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian, sehingga penting bagi sekolah untuk menyusun RKJM
Tahun 2018 - 2022 agar pencapaian terhadap visi dan misi sekolah menjadi terarah,
jelas, fokus dan sesuai dengan harapan.

1.2 Landasan Hukum


Landasan Hukum Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1
Sungai Tebelian Tahun 2015 – 2019 adalah sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2003,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4586);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

4
6. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2010 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun
2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5157);
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 tentang
Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota sebagaimana
diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di
Kabupaten/Kota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 464);
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 Tahun 2012
tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 66);

1.3 Maksud dan Tujuan


Maksud penyusunan Rencana Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM)
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2015 - 2019 ini adalah tersedianya dan
tersusunnya dokumen perencanaan jangka menengah sekolah selama empat tahun.
Sedangkan tujuan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK
Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2015 - 2019 ini adalah:

5
1. Mendiskripsikan kebijakan, arah, strategi sekaligus menformulasikan program
dan kegiatan sekolah dalam kurun waktu lima tahun yaitu tahun 2015 sampai
tahun 2019.
2. Menyediakan sebuah dokumen yang strategik dan komprehensif yang
menjamin adanya konsistensi perumusan kondisi dan masalah sekolah,
perencanaan arah kebijakan, pembuatan strategi hingga pemilihan program
strategis yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dalam rangka pencapaian visi
dan misi sekolah.
3. Sebagai dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pengembangan sekolah serta
4. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan
yang diperlukan untuk pengembangan sekolah.

1.4 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK
Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2015 - 2019 adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Pada Bab Pendahuluan berisi tentang latar belakang, landasan hukum,
maksud dan tujuan, hubungan Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM) SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Tahun 2015 - 2019 dengan
dokumen perencanaan lainnya serta sistematika penulisan.
BAB II KONDISI UMUM SEKOLAH
Pada Bab ini memuat tentang gambaran umum pelayanan sekolah,
yang meliputi profil sekolah, susunan kepegawaian, sumber daya,
struktur organisasi yang kemudian diterjemahkan dalam penjabaran
tugas pokok dan fungsi, kinerja pelayanan, tantangan dan peluang
pengembangan pelayanan sekolah.
BAB III ANALISA STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH
Pada Bab ini memuat komponen yang meliputi isu-isu strategis dengan
mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi sekolah, hasil evaluasi
diri sekolah, identifikasi masalah terhadap pencapaian Standar
Nasional Pendidikan, identifikasi masalah pelayanan terhadap
pemenuhan standar minimal pendidikan serta penentuan startegi
sekolah untuk mengelola dan menyelenggarakan pendidikan.
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN SEKOLAH
Dalam Bab ini memuat berbagai konsensus dan komitmen mengenai
visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah
BAB V PROGRAM KERJA SEKOLAH

6
Dalam Bab ini dikemukakan rencana program dan kegiatan sekolah,
indikator kinerja serta target yang akan dicapai SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian selama tahun 2015 - 2019
BAB VI PAGU INDIKATIF RENCANA ANGGARAN SEKOLAH
Dalam Bab ini dikemukakan rencana anggaran sekolah disertai pagu
indikatif per program dan kegiatan sekolah untuk mewujudkan visi,
misi dan tujuan sekolah selama empat tahun.
BAB VII PENUTUP
Bab Penutup berisi penegasan terhadap komitmen untuk melaksanakan
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian Tahun 2015 - 2019 secara konsisten yang implementasinya
dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan Sekolah.

7
BAB II
KONDISI UMUM SEKOLAH

2.1 Gambaran Umum Profil Sekolah


2.3.1 Identitas Umum

Nama Sekolah SMK Negeri 1 Sungai Tebelian


NIS -
NSS -
NPSN 69976863
SK Pendirian 999 Tahun 2017, 21 Juli 2017
SK Izin Operasional 900/920/DIKBUD/2017, 08 Agustus 2017
Tahun mulai beroperasi Tahun Pelajaran 2018/2019
Jln. Sintang – Nanga Pinoh Km.36 Desa
Nobal
Kecamatan Sungai Tebelian
Alamat Sekolah
Kabupaten Sintang
Provinsi Kalimantan Barat
Telp./Faks -
Email
Website -
Sosial Media Lain -
Status Sekolah Negeri
Luas Tanah 20.000 m2
Nama Kepala Sekolah Adrianus Endra Damiyana, ST
Jenjang dan No SK Akreditasi
Kompetensi Keahlian: Nomor SK Status
Otomotif
Agribisnis Pengolahan Hasil
Pertanian
Otomatisasi tata Kelola
Perkantoran
Tahun Sertifikat ISO 9001:2008

8
2.3.2 Sejarah Singkat
Tahun pelajaran 2018/2019 merupakan tonggak sejarah dimulainya
Kegiatan Belajar Mengajar (PBM) SMK Negeri 1 Sungai Tebelian , dengan 3
program keahlian yaitu : Otomotif, APHP dan OTKP dengan jumlah siswa saat
itu ___ orang , jumlah Guru 12 orang dan Kepala sekolah pertama bernama
Bapak Adrianus Endra Damiyana, ST.
Tepatnya Tahun 2018 Siswa-siswi SMK Negeri 1 Sungai Tebelian sudah
dapat menempati kelas barunya yang dibangun diatas lahan 2 hektar yang
beralamat di desa Nobal Kec. Sungai Tebelian. Kehadiran SMKN 1 Sungai
Tebelian disambut baik oleh Masyarakat Sungi Tebelian pada Umumnya dan
pada kususnya didaerah sekitar Sekolah dengan bertambahnya Animo masarakat
untuk dapat melanjutkan pendidikannya di SMK setelah lulus SMP/MTs
sederajat.

9
2.2 Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi
A. Kepala Sekolah
Nama Jabatan/Fungsi : Kepala Sekolah
Bertanggungjawab kepada : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat
Berhubungan dengan : 1. Semua unit kerja SMKN 1 Sui Tebelian
2. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat
3. Direktorat Pembinaan SMK
4. Komite Sekolah
Tanggung Jawab : 1. Menjaga terlaksananya dan ketercapaian program
kerja sekolah
2. Menjaga keterlaksanaan Pedoman Mutu Sekolah.
3. Menjabarkan, melaksanakan dan mengembangkan
Pembelajaran Kurikulum/Program SMK.
4. Mengembangkan SDM.
5. Melakukan pengawasan dan supervisi tenaga
pendidik dan kependidikan.
6. Melakukan hubungan kerjasama dengan pihak luar
7. Merencanakan, mengelola dan mempertanggung
jawabkan keuangan
8. Mengangkat dan menetapkan personal struktur
organisasi.
9. Menetapkan Program Kerja Sekolah
10. Mengesahkan perubahan kebijakan mutu organisasi
11. Melegalisasi dokumen organisasi
12. Memutuskan mutasi siswa
13. Mengusulkan promosi dan mutasi pendidik dan
tenaga kependidikan
Wewenang : 1. Menerbitkan dokumen yang dikeluarkan sekolah.
2. Memberi pembinaan warga sekolah
3. Memberi penghargaan dan sanksi
4. Memberi penilaian kinerja pendidik dan tenaga
kependidikan

B. Nama Jabatan/Fungsi : Wakil Manajemen Mutu


Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : Semua Unit Kerja
Tanggung Jawab : 1. Menyusun program kerja kegiatan SMM ISO 9001 -
2000
2. Merencanakan dan memantau program audit
3. Mengidentifikasi dan mengelola program-program
untuk perbaikan sistem mutu
4. Menentukan apakah kebijakan dan aktifitas yang
diajukan telah memenuhi persyaratan ISO 9001 :
2000, apakah sesuai dengan produk yang
ditawarkan, apakah diterapkan dengan benar, apakah
ketidaksesuaian telah diperbaiki
5. Melaporkan kepada Kepala Sekolah kondisi dan

10
status dari penerapan sistem manajemen mutu
6. Menyusun Prosedur Mutu yang diketahui oleh
Kepala Sekolah
7. Mengadakan Penelitian, Pengembangan tentang
Mutu secara pereodik 1 tahun dua kali
Wewenang : 1. Mengimplementasikan sistem mutu
2. Meninjau sistem mutu

C. Wakasek Kurikulum/Program
Nama Jabatan/Fungsi : Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : Semua Unit Kerja
Tanggung Jawab : 1. Menyusun program kerja bidang
Kurikulum/Program
2. Mengkoordinasikan pelaksanaan dan pengembangan
Kurikulum/Program
3. Memantau pelaksanaan Pembelajaran
4. Menyelenggarakan rapat koordinasi Kurikulum
5. Mengkoordinasikan pengelolaan perpustakaan
6. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi
pembelajaran
7. Menyusun kalender pendidikan dan jadual
pembelajaran
8. Melaporkan hasil pelaksanaan Pembelajaran
9. Mengusulkan tugas mengajar pada masing-masing
guru
10. Menghitung dan melaporkan jam mengajar guru
11. Merencanakan kebutuhan tenaga pendidik dan
kependidikan
Wewenang : 1. Memeriksa, menyetujui rencana pembelajaran tiap
program Pembelajaran
2. Memverifikasi Kurikulum
3. Merencanakan dan melaksanakan bimbingan belajar
dan tryout kelas 3

D. Wakasek Sarana Prasarana


Nama Jabatan/Fungsi : Wakasek Sarana Prasarana
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : Semua Unit Kerja
Tanggung Jawab : 1. Membuat program kerja sarana dan prasarana
sekolah
2. Mengkoordinasikan kebutuhan sarana dan prasarana
sekolah
3. Mengkoordinasikan iventarisasi sarana dan
prasarana sekolah
4. Melaksanakan pengawasan terhadap penggunaan
sarana dan prasarana sekolah
5. Mengkoordinasikan pelaksanaan 4 K1 (Kebersihan,

11
Kerindangan, Keindahan, Kesehatan)
6. Memeriksa dan merekomendasikan rencana
kebutuhan sarana dan prasarana tiap unit kerja
Wewenang : 1. Mengkoordinasikan pelaksanaan dan pengadaan
bahan praktik serta perlengkapan sekolah
2. Mengkoordinasikan pelaksanaan pemeliharaan dan
perbaikan sarana dan prasarana sekolah
3. Melakukan verifikasi dan memilih rekanan kerja

E. Koordinator. Tata Usaha


Nama Jabatan/Fungsi : Koordinator Tata Usaha
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : Semua Unit Kerja
Tanggung Jawab : 1. Menyusun program kerja tata usaha sekolah
2. Mendata dan mengajukan kesejahteraan bagi
pendidik dan tenaga kependidikan
3. Mengkoordinasikan urusan administrasi sekolah
4. Menyusun laporan ketatausahaan secara berkala
5. Melakukan koordinasi rekrutmen sumber daya
manusia (Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
6. Mengkoordinasikan keuangan rutin sekolah
7. Melaporkan pertanggung jawaban keuangan rutin
sekolah

Wewenang : 1. Menegur staf /tenaga kependidikan yang tidak


melaksanakan tugas
2. Memberi ijin, cuti staf tata usaha
3. Memanggil tenaga kependidikan terkait
administrasi kepegawaian
4. Memanggil tenaga pendidik seijin Kepala Sekolah
terkait administrasi kepegawaian

F. Wakasek Humas/Hubin
Nama Jabatan/Fungsi : Wakil Kepala Sekolah Humas
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : 1. Semua Unit Kerja
2. Masyarakat
Tanggung Jawab : 1. Menyusun program kerja dan anggaran Humas
2. Membantu komite dalam pengembangan sekolah
3. Menfasilitasi hubungan antarwarga sekolah dan
komite
4. Mengkoordinasikan pelaksanaan promosi sekolah
5. Memetakan DU / DI
6. Mengkoordinasikan pelaksanaan ujian kompetensi
produktif
7. Mengkoordinasikan penelusuran lulusan
Wewenang : 1. Memeriksa dan menyetujui rencana praktik kerja
industri tiap program keahlian

12
2. Melakukan verifikasi kelayakan institusi pasangan
3. Memberikan pembekalan praktik kerja industri
untuk siswa dan orang tua/wali murid
4. Pengantaran ,Memonitoring dan Penjemputan
peserta didik prakerin
5. Menyelesaikan permasalahan (apabila ada) selama
pelaksanaan prakerin
6. Mengkoordinasikan kegiatan Bursa Kerja Khusus
7. Reorientasi peserta didik yang selesai prakerin

G. Wali Kelas
Nama Jabatan/Fungsi : Wali Kelas
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : 1. Semua Unit Kerja
2. Orang Tua Siswa
Tanggung Jawab : 1. Pengelolaan kelas.
2. Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :
a. Denah tempat duduk kelas.
b. Papan absensi siswa.
c. Daftar pelajaran kelas.
d. Daftar piket kelas.
e. Buku absensi siswa.
f. Buku kegiatan pembelajaran / buku kelas.
g. Tata tertib kelas.
3. Penyusun / pembuatan statistik bulanan siswa.
4. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (Legger).
5. Pembuatan catatan khusus tentang siswa.
6. Pencatatan mutasi siswa.
7. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar.
8. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar.
9. Evaluasi nilai rapor dan kenaikan kelas.
Wewenang : Melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan
pendampingan siswa dan monitoring kelas

H. Guru
Nama Jabatan/Fungsi : Guru
Bertanggung jawab kepada : Kepala Sekolah
Berhubungan dengan : 1. Semua Unit Kerja
Tanggung Jawab : 1. Melaksanakan tugas utama guru yaitu:
a. Persiapan analisis kurikulum, menyusun RPP
b. Pelaksanaan KBM
c. Evaluasi
d. Analisis
e. Perbaikan dan Pengayaan
2. Pembinaan terhadap siswa
3. Pengelolaan kelas
Wewenang : Melaksanakan seluruh kegiatan yang berhubungan
dengan tugas mengajar

13
2.3 Sumber Daya Sekolah
2.3.1 Kondisi Sarana dan Prasarana
2.3.2 Kondisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
2.3.3 Kondisi Pendanaan Sekolah
2.4 Kinerja Pelayanan Sekolah
Sekolah merupakan lembaga Pendidikan Menengah Kejuruan, yang diharapkan
oleh pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan tenaga kerja trampil tingkat
menengah untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia di tingkat regional, nasional dan
internasional.
Sekolah bertekad memenuhi persyaratan stakeholders dengan bekerja keras untuk
membentuk sumber daya / lulusan secara INSAN, yaitu :
 INOVATIF : Selalu melakukan perubahan ke arah perbaikan
 NORM : Sesuai dengan norma-norma yang berlaku
 SKILL : Terampil sesuai dengan kompetensi keahliannya
 ATITUDE : terbentuk sikap yang akhlakul karimah
 NEEDED : selalu dibutuhkan dalam berbagai bidang
Untuk mewujudkan harapan stakeholders, sekolah membangun mutu organisasi
secara MANDIRI dari setiap unsur organisasi, yakni :
 MODERN : Dikembangkan dengan menejemen terkini, model baru
 ACCOUNTABLE : Bertanggung jawab
 NICE : Tertib, teliti
 DINAMIC : Selalu bersemangat
 IDEA : Faham, bercita-cita
 RELEGI : Beriman dan bertaqwa
 INFORMATIF : Selalu menginformasikan
Mengingat tuntutan pemerintah, masyarakat dan pihak-pihak yang terkait selalu
berubah sesuai dengan tuntutan ruang dan waktu, maka sekolah akan selalu berusaha
meningkatkan mutu dengan perbaikan berkelanjutan berdasarkan standar Sistem
Manajemen Mutu ISO 9001:2008, untuk memenuhi kepuasan pelanggan atau
stakeholders.
Kebijakan Mutu ini agar dipahami dan dilaksanakan oleh semua tingkat organisasi,
sehingga memberikan kontribusi yang nyata sesuai apa yang telah diSungai Tebelian

14
dan menulis apa yang telah dilaksanakan, maka kebijakan mutu ini perlu
dikomunikasikan kepada seluruh warga sekolah. Wujud pengembangan sekolah akan
tercapai apabila didukung dengan penerapan tata nilai yang sesuai dan mendukung
usaha-usaha pelaksanaan misi dan pencapaian visi. Tata nilai merupakan dasar sekaligus
arah bagi sikap dan perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Tata nilai yang
dikembangkan harus menerapkan nilai - nilai positif yang berlaku secara Universal,
Nasional dan Lokal.

2.5 Peluang dan Tantangan Pengembangan Sekolah


2.5.1 Analisis Peluang
a. Dukungan regulasi pendidikan tinggi.
b. Kondisi sosial,keamanan dan politik Kab. Sintang cukup stabil
c. Adanya peluang kerja sama dengan Institusi dan DU/DI, tingkat: lokal,
nasional, Internasional
d. Dukungan dari Pemerintah Pusat (PSMK), Dinas Pendidikan Propinsi
e. Dapat mengakses informasi dengan mudah
f. Semangat kerja pendidik dan karyawan cukup baik
g. Adanya dukungan pelanggan baik dari dalam maupun dari luar sekolah
untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam pengembangan diklat
h. Pengguna lulusan relatif membaik
i. Tamatan yang melanjutkan ke perpendidikan tinggi semakin meningkat
2.5.2 Analisis Tantangan
a. Perilaku negative pelajar yang harus dibina sebagai prioritas utama:
b. Perkelahian pelajar
 Tidakan tidak jujur (Plagiarisme, Mencontek,dan berbohong)
 Ancaman Narkoba dan pergaulan bebas
 Pengaruh dan Imbas Teknosain (Internet Negatif)
c. Dana operasional pendidikan dari pemerintah masih terbatas
d. Tingkat ekonomi masyarakat / orang tua siswa relatif rendah.
e. Persaingan tamatan antar sekolah dalam merebut peluang kerja sangat tinggi.
f. Komitmen DU/DI pada pengembangan pendidikan Kejuruan masih relatif
rendah.
g. Persaingan kualitas dengan SMA/SMK di Wilayah Sintang cukup tinggi.

15
BAB III
ANALISA STRATEGIS PENGEMBANGAN SEKOLAH

3.1 Analisa Evaluasi Diri Sekolah


1. Kekuatan
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian memiliki beberapa kekuatan, yaitu:
a. Manajemen terbuka dan partisipatif
b. Kerjasama antar personil cukup baik.
c. Fasilitas fisik gedung memadai dengan lingkungan sekolah nyaman.
d. Semua tenaga guru berpendidikan S1 dan ada yang sudah S2
e. Komite Sekolah sangat peduli dengan peningkatan mutu sekolah
f. Lokasi sekolah menempati area lahan yang luas ( 2 hektar )
2. Kelemahan
a. Belum semua guru memahami kurikulum yang berbasis kompetensi.
b. Disiplin waktu masih perlu ditingkatkan.
c. Rasio antara jumlah guru dengan jumlah rombongan belajar/kelas belum
berimbang
d. Sebagian besar guru belum dapat berkomunikasi dalam bahasa asing,
khususnya bahasa Inggris.
e. Sebagian besar guru program produktif belum mengikuti magang di DU/DI.
f. Jumlah alat dan ruang praktik belum sesuai dengan yang dibutuhkan
g. Pembangunan fasilitas sekolah belum terprogram dengan baik.
h. Belum tersedia sarana dan prasarana yang lengkap di ruang praktek
i. Belum terjalin kerjasama dengan institusi/DU-DI yang berskala nasional

3.2 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan


Beberapa permasalahan yang dihadapi SMK Negeri 1 Sungai Tebelian ditinjau
dari 8 Standar Nasional Pendidikan.
1. Standar Isi
a. Melaksanakan Pengembangan KTSP
b. Melaksanakan Pengembangan Silabus dan RPP
c. Melaksanakan Penyusunan Kegiatan Pengembangan Diri
d. Melaksanakan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal
2. Standar Proses
a. Penyusunan Perangkat Administrasi Pembelajaran b. Pelaksanaan Penelitian
Tindakan Kelas (PTK)
b. Kegiatan Pembelajaran di luar kelas
c. Evaluasi Pelaksanaan KBM
d. Kunjungan Industri
e. Praktek Kerja Industri (Prakerin)
f. Pelayanan Bimbingan & Konseling
3. Standar Kompetensi Lulusan
a. Telaah / Bedah SKL

16
b. Pengembangan SKL
c. Penyusunan KKM
d. Pembinaan Lomba-lomba Bidang Akademik
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Kegiatan MGMP
b. Diklat Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
c. Workshop Pengembangan Sistem Penilaian
d. Pengiriman Peserta Seminar, Simposium, Diklat
5. Standar Sarana dan Prasarana
a. Pengelolaan Ruang Praktek/Laboratorium
b. Pemasangan Internet
c. Pengadaan Alat-Alat dan Bahan Praktek
d. Pengadaan Buku
e. Pemeliharaan Alat-alat Laboratorium
f. Rehabilitasi Gedung Sekolah dan sarana yang lain
g. Pengadaan Alat Peraga/Media Pembelajaran
6. Standar Pengelolaan
a. Merumuskan, Menetapkan dan mensosialisasikan visi & misi Lembaga
b. Pembuatan Struktur Organisasi dan menetapkan uraian tugas
c. Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah
(RPS/RKS)
d. Penyusunan RAPBS
e. Penyusunan Naskah Kerjasama/ MoU dengan DU/DI
7. Standar Pembiayaan
a. Dokumentasi Laporan Keuangan Sekolah
b. Transport Perjalanan Dinas
c. Pembayaran Honorarium GTT/PTT
8. Standar Penilaian
a. Penyusunan Bank Soal
b. Penulisan Laporan Hasil Belajar dan Raport
c. Uji Sertifikasi Keahlian dari LSP
d. Pengembangan Instrumen/Perangkat Soal

3.3 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal

NO INDIKATOR PERMASALAHAN PELAYANAN MINIMAL

1 STANDAR ISI
1.1 Melaksanakan Dokumen KKM yang Ditetapkannya Kurikulum
Pengembangan KTSP belum tersusun dengan SMKN 1 Sungai Tebelian
baik dan benar dengan dokumen KKM

17
1.2 Melaksanakan Pengembangan silabus Terlaksananya
Pengembangan Silabus dan RPP belum Pengembangan silabus dan
dan RPP terlaksana dengan baik RPP sesuai standar dengan
baik
1.3 Melaksanakan Pengembangan diri yang Terlaksananya Kegiatan
Penyusunan Kegiatan menjadikan siswa Pengembangan diri yang
Pengembangan Diri berbudi pekerti luhur menjadikan siswa berbudi
masih minim. pekerti luhur
1.4 Melaksanakan Kurikulum Muatan Ditetapkannya Kurikulum
Penyusunan Kurikulum Lokal yang tervalidasi Muatan Lokal yang
Muatan Lokal dengan baik. tervalidasi
2 STANDAR PROSES

2.1 Penyusunan Belum semua guru Tersusunnya 100 %


Perangkat menyusun administrasi Administrasi Guru sesuai
Administrasi sesuai standar baik standar dengan baik
Pembelajaran
2.2 Pelaksanaan metoda mengajar guru Terlaksananya peningkatan
Penelitian Tindakan masih kurang profesi guru dan metoda
Kelas (PTK) mempertimbangkan mengajar dengan baik dan
peserta didik benar
2.3 Kegiatan Kualitas pembelajaran Terlaksananya
Pembelajaran di luar diluar kelas masih pembelajaran diluar kelas
kelas kurang untuk peningkatan
kompetensi siswa sesuai
tuntutan DU/DI

2.4 Evaluasi Evaluasi KBM belum Terlaksananya evaluasi


Pelaksanaan KBM maksimal pelaksanan dan
Pengendalian KBM
sehingga kompetensi guru
terpetakan
2.5 Kunjungan Materi kunjungan Terlaksananya kunjungan
Industri industri yang belum industri sebagai upaya
sesuai dengan untuk lebih mendekatkan
kompetensi jurusan siswa dengan kehidupan
Industri
2.6 Praktek Kerja Pencapaian kompetensi Terlaksananya prakerin di
Industri (Prakerin) siswa yang belum industri yang relevan
maksimal dengan kompetensi siswa
kelas XI sesuai dengan POS

18
2.7 Pelayanan Kesadaran siswa Terakomodasinya bakat,
Bimbingan & terhadap Pelayanan minat dan kreatifitas siswa
Konseling Bimbingan & Konseling untuk peningkatan
masih kurang kompetensinya sehingga
terbentuk siswa yang
berkarakter baik

3 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN


3.1 Telaah / Bedah Bedah SKL belum Terlaksananya kegiatan
SKL terlaksana dengan baik Telaah / Bedah SKL untuk
peningkatan kompetensi
siswa sesuai kurikulum dan
tuntutan DU/DI
3.2 Pengembangan Pengembangan SKL Terlaksananya Kegiatan
SKL belum terlaksana dengan Pengembangan SKL untuk
baik peningkatan KKM sehingga
siswa kompeten
3.3 Penyusunan KKM Penyususnan KKM Ditetapkannya KKM setiap
belum sesuai dengan mapel sesuai kriteria
kaidah yang benar penetapan KKM sehingga
kompetensi meningkat
3.4 Pembinaan Persiapan untuk Terlaksananya kegiatan
Lomba-lomba Bidang mengikuti kegiatan pembinaan lomba bidang
Akademik lomba masih belum akademik secara
terprogram dengan baik komprehensip sehingga
siswa dapat memperoleh
kejuaraan
4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA PENDIDIKAN
4.1 Kegiatan MGMP Belum semua Mapel Terlakasananya kegiatan
melaksanakan MGMP MGMP yang mendukukung
dengan baik peningkatan kompetensi dan
professional guru secara
periodik dan kontinyu

4.2 Diklat Penelitian Kesadaran guru untuk Terlaksananya diklat


Tindakan Kelas (PTK) melaksanakan PTK Penelitian Tindakan Kelas
masih kurang (PTK) untuk Semua Guru.
4.3 Workshop Belum semua guru Terlaksananya workshop
Pengembangan Sistem melaksanakan sistem pengembangan system
Penilaian penilaian dengan baik penilaian untuk peningkatan
professional guru dengan
baik
4.4 Pengiriman Pengiriman Peserta Terlaksananya pengiriman
Peserta Seminar, Seminar, Simposium, peserta seminar,
Simposium, Diklat Diklat masih pasif. symposium, diklat untuk
peningkatan professional
guru sesuai kompetensinya

19
5 STANDAR SARANA PRASARANA
5.1 Pengelolaan Pengelolaan Ruang Terlaksananya pengelolaan
Ruang Praktek/lab belum Ruang praktek/lab. untuk
Praktek/Laborator ium maksimal mendukung peningkatan
kompetensi siswa degan
baik
5.2 Pemasangan Belum tersedianya Terwujudnya jaringan
Internet jaringan Internet sekolah internet sekolah yang
sebagai salah satu kondusif untuk mendukung
sumber belajar PBM dengan baik
5.3 Pengadaan Alat- Peralatan praktek yang Terlaksananya pengadaan
Alat dan Bahan masih kurang alat dan bahan praktek
Praktek untuk mendukung PBM
sesuai SOP dengan baik
5.4 Pengadaan Buku Buku mata pelajaran Terlaksananya pengadaan
masih kurang dan rasio buku sekolah untuk
yang belum mencukupi mendukung informasi dan
referensi guru dan siswa
sesuai SOP dengan baik

5.5 Pemeliharaan Pemeliharaan alat Terlaksananya


Alat-Alat laboratorium yang belum pemeliharaan alat-alat
Laboratorium maksimal laboratorium/bengkel untuk
mendukung PBM
(peningkatan kompetensi)
siswa dengan baik

5.6 Rehabilitasi Belum semua sarana dan Terlaksananya rehabillitasi


Gedung Sekolah dan prasarana sekolah yang gedung sekolah sesuai
sarana yang lain rusak tertangani dengan APBS dan sesuai SOP
baik
5.7 Pengadaan Alat Alat peraga /media Terlaksananya pengadaan
Peraga/Media Pembelajaran yang alat peraga/media
Pembelajaran masih kurang pembelajaran untuk
mendukung peningkatan
kompetensi siswa dengan
baik

6. STANDAR PENGELOLAAN
6.1 Merumuskan, Visi dan Misi Adanya Visi & Misi
Menetapkan dan sekolah belum di susun Lembaga sebagai acuan
mensosialisasikan secara baik dan benar sekolah dalam
visi & misi Lembaga dengan memperhatikan menetapkan arah
evaluasi diri sekolah kebijakanya.

20
6.2 Pembuatan Struktur organisasi Tersusunnya stuktur
Struktur Organisasi yang belum tersusun organisasi dan uraian
dan menetapkan dengan baik tanggung jawab,
uraian tugas wewenang dan tugas yang
jelas.
6.3 Penyusunan Rencana Terlaksananya RPS/RKS
Rencana Pengembangan yang dapat digunakan
Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja sebagai acuan untuk
Sekolah/Rencana Sekolah (RPS/RKS) pelaksanaan semua
Kerja Sekolah belum terlaksana kegiatan sesuai SOP
(RPS/RKS) dengan baik. dengan baik
6.4 Penyusunan RAPBS belum Terlaksananya
RAPBS tersusun dengan benar, penyusunan RAPBS
sesuai kaidah sesuai dengan renstra
penyusunan dan sekolah dan 8 standar
peraturan yang ada. pendidikan nasional
6.5 Penyusunan Naskah Kerjasama/ Adanya naskah
Naskah Kerjasama/ MoU dengan DU/DI kerjasama/ MoU pada
MoU dengan DU/DI belum tersusun dengan masing-masing program
baik. keahlian, yang menunjang
penyelenggaraan
pembelajaran.
7 STANDAR PEMBIAYAAN
7.1 Dokumentasi Pengarsipan dokumen Terdokumentasinya laporan
Laporan Keuangan keuangan sekolah yang keuangan sekolah untuk 4
Sekolah masih belum rapi. tahun terakhir
7.2 Perjalanan/ Transpot Perjalanan Terlaksananya perjalanan
Transpot Dinas Dinas yang belum jelas. dinas sesuai prosedur
dengan baik
7.3 Pembayaran sekolah belu mampu Terlaksanany pembayaran
Honorarium GTT/PTT untuk membayar honorarium bagi GTT dan
honor PTT

8 STANDAR PENILAIANGTT dan PTT sesuai tepat waktu.


UMD
8.1 Penyusunan Bank Bank Soal belum Terlaksananya penyusunan
Soal terdokomentasI dengan bank soal sesuai dengan
baik kisi-kisi dan prosedur
penyusunan soal dengan
baik
8.2 Penulisan Laporan Masih terjadi penulisan Terlaksananya penulisan
Hasil Belajar dan rapot yang belum sesuai ijazah dan raport sesuai
Raport aturan prosedur dengan baik

21
8.3 Uji Sertifikasi Uji Sertifikasi Keahlian Terlaksananya kegiatan
Keahlian dari LSP dari LSP belum sertifikasi keahlian dari
terlaksana dengan baik LSP minimal 3 siswa setiap
kelasnya
8.4 Pengembangan Pengembangan Terlaksananya kegiatan
Instrumen/Perangkat Instrumen/Perangkat workshop pengembangan
Soal Soal belum maksimal instrument soal untuk
meningkatkan kualitas soal
penilaian sesuai prosedur
dengan baik

Tabel 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal

3.4 Penentuan Isu, Asumsi dan Prioritas Sekolah


Dalam rangka menetapkan arah kebijakan dan meningkatkan Mutu pelayanan
dan penyelenggaraan pendidikan SMK Negeri 1 Sungai Tebelian, maka perlu
disusun Rencana Strategis yang memuat Rencana jangka panjang 5 tahun dan rencana
jangka satu tahunan. Sesuai dengan Visi SMK Negeri 1 Sungai Tebelian yaitu
menjadikan Lulusan SMK Negeri 1 Sungai Tebelian yang Kompeten, Kompetitif dan
Berakhlak Mulia perlu rumusan yang akuntabel,dinamis dan berketatapan sebagai
langkah dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan di SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian, sehingga sasaran Visi dan tujuan pendidikan dapat tercapai untuk jangka
waktu 5 (lima) tahun atau 1 (satu) tahunan ke depan. Untuk itu penataan dan
pengembangan SMK Negeri 1 Sungai TebelianSungai Tebelianembangan pada
sektor lain yang mendukung pengembangan sekolah secara menyeluruh.
Sekolah harus dapat memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja yang
dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri, sehingga sekolah mampu untuk
menjadi supplier tenaga kerja yang mampu berkompetisi dengan sekolah atau pencari
kerja yang lain. Lebih jauh lagi pengembangan sekolah juga harus dapat memacu
perkembangan ekonomi di wilayah sekitar sekolah.Sekolah harus mampu untuk
mendidik dan mengarahkan tamatan untuk: Bekerja, atau melanjutkan ke jenjang
perguruan tinggi dan Berwirausaha mandiri. Dengan demikian upaya penataan dan
pengembangan program pendidikan perlu mendapatkan perhatian yang seksama agar
tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan.

22
BAB IV
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

4.1 Visi dan Misi Sekolah


VISI

Menghasilkan tamatan profesional, mandiri, berkarakter, mampu berwirausaha untuk


bersaing di era global serta peduli terhadap lingkungan dan sesama

Misi

1) Mengembangkan iklim belajar yang berkarakter, kondusif, dan prestasi peserta


didik dibidang akademik, olahraga & seni budaya

2) Menghasilkan tamatan yang mampu mengetahui & mentaati tata tertib

3) Meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai lingkungan & menciptakan


lingkungan yang bersih & sekolah hijau

4) Menyelenggarakan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan dunia usaha dan


dunia industri dengan pelatihan berbasis teknologi informasi dan

5) Meningkatkan kepedulian & kegiatan peserta didik dalam masayrakat sekitar

4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Sekolah

1) Melaksanakan pembinaan ketagwaan terhadap tuhan yang maha esa,

2) Menghasilkan masyarakat yang berintegritas, peduli terhadap sesama dan


lingkungan, memiliki pengetahuan yang spesifik, serta berperan nyata
memberikan sumbangan bagi pembangunan dan menghasilkan karya,

3) Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang tertib, aktif, efektif, dan kreatif serta
menumbuhkan kesadaran untuk melakukan pendidikan dan penyesuaian diri
sepanjang hayat (long live education and adjustment),

4) Mengembangkan kompetensi peserta didik dalam bidang ilmu pengetahuan dan


teknologi sesuai dengan perkembangan zaman,

5) Menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi dalam dunia kerja baik secara
nasional maupun global,

6) Memberi bekal keterampilan kewirausahaan pada peserta didik sehingga dapat


hidup mandiri dalam perkembangan ekonomi nasional dan global, serta dapat
memanfaatkan potensi yang dimiliki,

23
7) Berpartisipasi dalam merealisasikan kebijakan desentralisasi di bidang pendidikan
sehingga kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengembangan
potensi peserta didik di sekolah dengan mempertimbangkan kepentingan lokal,
nasional dan tuntutan global,

8) Sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai


tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kearifan lokal, kondisi, dan
potensi di kabupaten sintang,

9) Dapat mengubah paradigma “curriculum user” menjadi “curriculum developer”


sehingga sekolah mampu keluar dari kultur pengembangan kurikulum
konvensional menjadi kultur pengembangan kurikulum yang kontemporer dan
dinamis
4.3 Strategi Sasaran Pengembangan Sekolah
Strategi adalah suatu pertimbangan dan pemikiran yang logis, analitis serta
konseptual mengenai hal-hal penting atau prioritas, baik dalam jangka panjang, pendek,
maupun insidental , yang dijadikan acuan untuk menetapkan langkah-langkah, tindakan
dan cara-cara ataupun ide gagasan yang harus dilakukan secara terpadu untuk
terlaksananya kegiatan operasional dalam menghadapi tantangan dan paradigma
yang berkembang sesuai dengan Visi, Misi dan Tujuan.Adapun strategi memuat:
Kebijakan, Program dan Kegiatan.
a. Kebijakan
Peningkatan Layanan Pendidikan Meliputi
1) Peningkatan Mutu Pendidikan dan Proses Pembelajaran
2) Peningkatan mutu kegiatan kesiswaan dan ekstra kurikuler
3) Peningkatan pencitraan sekolah
4) Peningkatan mutu Pengelolaan Sekolah
5) Peningkatan Prestasi Sekolah
6) Perluasan kerjasama dengan DU/DI dan Institusi pasangan
b. Regulasi dan Masukan
Peraturan, dan Kebijakan dirumuskan dalam perencanaan strategis sekolah
mengacu pada pemenuhan :
1) Delapan Standar Pendidikan Nasional
2) Masukan-masukan Pelanggan dan Stakeholder
c. Perencanaan Program Kegiatan

24
Dalam melaksanakan penyusunan program dan pelaksanaan program perlu
pertimbangan:
1) Dampak Lingkungan Terhadap Sekolah
SMK Negeri 1 Sungai Tebelian adalah satuan pendidikan kejuruan yang
sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kab.Sungi Tebelian dan sekitarnya,
terbukti setiap tahun ajaran baru animo masyarakat untuk memasukan
putera/puterinya selalu tinggi. Karena daya tampung cukup terbatas maka
hanya sekitar 76% saja dari jumlah pendaftar yang dapat diterima di SMKN 1
Sungai Tebelian. Daya tarik masyarakat terhadap SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian antara lain karena membuka peluang pada lulusan SMP/MTs untuk
mengembangkan potensinya melalui berbagai pilihan kompetensi keahlian
yang bervariatif dan dengan lokasi sekolah yang strategis
Dengan dukungan masarakat inilah diharapkan SMK Negeri 1 Sungai
Tebelian dapat mewujudkan tamatan yang tangguh dan berkemampuan serta
mempunyai karakter, melalui 3 upaya pengembangan pendidikan budaya dan
karakter bangsa yaitu :
a) Upaya pengembangan diri melalui kegiatan rutin sekolah, kegiatan
spontan, keteladanan dan pengkondisian.
b) Upaya terintegrasi dengan mata pelajaran yaitu memasukan nilai-nilai
karakter bangsa ke dalam silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
c) Upaya budaya sekolah melalui penerapan aturan, norma, moral, dan
etika yang berlaku di Sekolah.
2) Relevansi Sekolah Terhadap Daerah
Tugas utama SMK Negeri 1 Sungai Tebelian adalah untuk menyiapkan tenaga
kerja yang terampil dengan berbagai kompetensi/keahlian, sehingga
diharapkan tamatannya dapat mengiplementasikan ketrampilan untuk
mengembangkan daerah sekitar,dan relevansi sekolah bagi daerah sekitarnya:
a) Pelatihan teknologi tepat guna bagi masyarakat.
b) Produksi barang dan jasa.
c) Tempat inovasi dan pengembangan teknologi dan informasi.
d) Pencetak tenaga kerja menengah yang kompeten.
3) Pendekatan Inovatif

25
Untuk meningkatkan kualitas kompetensi peserta didik,Sekolah telah
melakukan kerja sama kemitraan dengan pihak lain yakni dengan mendirikan
Unit Produksi dan Jasa pada tiap-tiap Kompetensi Keahlian.
4) Penataan Sekolah Kedepan
Pelaksanaan pendidikan di Sekolah mengacu pada 8 Standar Nasional
Pendidikan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005
Tentang Standar Nasional Pendidikan, Revisi: PP No. 32 Tahun 2013
Tentang: Perubahan PP 19 Tahun 2005 dari 8 SNP salah satu hal yang paling
mendesak adalah mengenai Standar Sarana Prasarana.
Saat ini banyak peralatan praktek yang sudah tidak sesuai baik
spesifikasi; jumlah, dan kondisinya. Adapun langkah yang perlu dilakukan
adalah :
a) Mengacu Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar
Nasional Pendidikan, Revisi: PP No. 32 Tahun 2013 Tentang: Perubahan
PP 19 Tahun 2005
b) Renovasi, penambahan gedung dan Upgrade peralatan
c) Penataan ulang letak peralatan di bengkel.

d. Pengukuran dan Evaluasi Kinerja


Pengukuran dan evaluasi keterlaksanaan suatu program dan kegiatan yang
telah ditetapkan mutlak diperlukan dengan tujuan:
1) Pengukuran tingkat keterlaksanaan program kegiatan yang sudah ditetapkan
2) Pengukuran : Komitmen dan Efektifitas kinerja Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
3) Penentuan “Lost of opportunity” Kehilangan kesempatan jika program
kegiatan tidak terlaksana dengan baik,
4) Mendeteksi secara dini pelemahan kinerja sekolah
5) Pengukuran Tingkat Efisiensi waktu dan biaya program kegiatan,
6) Sebagai acuan penyusunan Rencana Strategi yang akan datang,
7) Pengukuran akuntabilitas Unit kerja

26
BAB V
PENUTUP

Demikian, dengan ditetapkannya visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, program dan kegiatan
yang sudah diharmonisasikan dengan kebijakan perencanaan pendidikan di Kabupaten
Batang dan kebijakan pembangunan pendidikan nasional, diharapkan menjadi acuan
pelaksanaan pengelolaan dan penyelenggaraan sekolah selama empat tahun ke depan,
sehingga dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Nobal, 2018
Kepala SMKN 1 Sungai Tebelian

Adrianus Endra Damiyana, ST


NIP.19740921 200604 1 001

27