Anda di halaman 1dari 2

SENANGNYA BERQURBAN

Mahira adalah anak yang sholeha..dari mulai kelas 1 SD dia selalu berqurban di hari raya idul
adha. Setiap hari dia sisihkan uang sakunya untuk ditabung. Sampai pada saatnya hari raya tiba
dia belikan uang tabungannya seekor kambing jantan.
“Alhamdulillah sebulan lagi hari raya idul adha. Semoga tabungan mahira cukup untuk membeli
kambing yang gemuk dan sehat. Kata Pak ustadz “Rosulullah saw bersabda.: “Empat macam
binatang yang tidak sah dijadikan qurban yaitu, yang rusak matanya, yang sakit, yang pincang,
yang kurus dan tidak berlemak lagi.” Jadi mahira harus cari kambing yang benar-benar sehat.”
Hari raya tinggal seminggu lagi mahira rasanya tidak sabar untuk membelikan tabungannya
kambing. Mahira dan ibu berencana untuk membeli kambing pada hari minggu.
Ibu : “Alhamdulillah ya nak tahun ini mahira bisa berqurban lagi”. Yuk kita hitung dulu ada
berapa tabungan mahira. Jika kurang bunda dan ayah akan tambah.
Mahira : “iya bunda”
Akhirnya tabunganpun dipecah
Mahira : “banyak sekali bunda”
Ibu: “kita hitung dulu ya…yuk kita hitung sama-sama. 1, 2, 3 (sampai 30)”
Alhamdulillah…sudah terkumpul 3 juta, hari minggu kita cari kambing kepasar ya nak”
Mahira : “baik bunda”
Hari minggupun tiba bunda dan mahira pergi ke pasar kambing. Dalam perjalanan menuju ke
pasar, bunda dan mahira harus melewati beberapa toko yang menawarkan sepatu, mainan
maupun pakaian.
Penjual sepatu : “ayo dek dilihat sepatunya,,, bagus-bagus loh..model terbaru”
“bagus banget sepatunya ya…. Itu kan sepatu yang mahira pengen “ gumam mahira dalam hati
sambil memegang sepatu itu.
Keburukan : “beli saja sepatunya… nanti sepatumu pasti paling bagus diantara teman-temanmu”
Kebaikan : “ ingat mahira…tujuan mahira kepasr untuk beli kambing”
Akhirnya mahirapun meletakkan kembali sepatu yang dipegangnya
Mahira : “makasih ya pak lain kali saja”
Mahira dan bundapun berlalu pergi meninggalkan penjual sepatu
Penjual mainan : “magic ice cream…magic ice cream… dek dengan alat ini kamu bisa buat es
cream sendiri loh…pasti seru bisa buat es cream sendiri”
Mahira : “oh ya pak…mahira suka es cream”
Keburukan : beli saja mahira nanti ajak teman-temanmu kerumah untuk buat es cream rame-
rame,,,,pasti seru tuh.
Kebaikan : mahira jika kamu berqurban.. kamu bisa berbagi dengan saudara-saudaramu yang
tidak mampu.
Akhirnya mahirapun meletakkan mainan yang dipegangnya
Mahira : “makasih ya pak lain kali saja”
Bunda dn mahira kembali melangkahkan kakinya dan tiba-tiba.
Penjual pakaian : “wah adek cantik… cocok loh dengan adek…warna pink pasti suka “
Mahira : “iya bajunya cantik ya bunda”
Ibu : “iya.. mahira suka ?”
Dalam hati mahira pingin juga membeli pakaian itu.
Keburukan : “beli saja nanti kan sisa uangnya bisa dibelikan kambing yang lebih kecil, yang
penting dua-duanya bisa terbeli “
Kata keburukan lagi lagi membuat hati mahira bimbang
Kebaikan : “ sebaik-baiknya berqurban adalah kambing yang gemuk dan sehat mahira,
mantabkan hatimu dan bismillah.”
Mahira : “Bismillah.. mahira mau beli kambing saja pak..nanti kalau mahira belikan baju
uangnya pasti berkurang dan mahira g dapat kambing yang lebih gemuk dan sehat”
Mendengar perkataan mahira penjual pakaianpun terharu dan memuji mahira.
Penjual pakaian: “Masya Allah… kamu anak yang sholehah… sampai sekarang ibu saja tidak
pernah berqurban…sedangkan kamu yang masih kecil sudah memiliki hati yang baik dan suka
berbagi. Ibu malu….ibu juga ingin berqurban seperti kamu”
Ibu mahira tersenyum dan bangga dengan mahira karena sudah menginspirasi orang lain untuk
berqurban.
Keburukanpun kalah akhirnya dia tidak berhasil mengajak mahira menjadi temannya.
Keburukan : aaahhhhhh…..panaaaas…toloooooong”
Teman-teman…. Yuk berqurban…. Jangan beli mainan dulu… ditabung uangnya supaya tahun
depan bisa berqurban seperti mahira.