Anda di halaman 1dari 4

SURAT KEPUTUSAN

DIREKTUR RS UMUM METRO MEDICAL CENTER


NOMOR : 007 / SK-DIR / PROGNAS / XII / 2018
TENTANG
PENYELENGGARAAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA
RS UMUM METRO MEDICAL CENTER

DIREKTUR RS UMUM METRO MEDICAL CENTER,

Menimbang : a. bahwa masalah resistensi antimikroba terutama


resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan
masyarakat khususnya pasien;
b. bahwa untuk mendukung pemerintah dalam Program
Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) di tingkat
rumah sakit diperlukan sebuah kebijakan;
c. bahwa berdasarkan sebagaimana yang dimaksud dalam
butir a dan b maka perlu menetapkan kebijakan tentang
PENYELENGGARAAN Pengendalian Resistensi
Antimikroba RS Umum Metro Medical Center dengan
Keputusan Direktur RS Umum Metro Medical Center .

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun


2009 tentang Kesehatan;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun
2009 tentang Rumah Sakit;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun
2014 tentang Tenaga Kesehatan;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 012 tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah
Sakit;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 8 tahun 2015 tentang Program Pengendalian
Resistensi Antimikroba di Rumah Sakit;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 1204/MENKES/SK/X/2004 tentang
Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 129/MENKES/SK/II/2008 tentang Standar
Pelayanan Minimal Rumah Sakit.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :
Kesatu : Keputusan Direktur RS Umum Metro Medical Center
Tentang Penyelenggaraan Pengendalian Resistensi
Antimikroba Di RS Umum Metro Medical Center .
Kedua : Kebijakan tentang Penyelenggaraan Pengendalian
Resistensi Antimikroba RS Umum Metro Medical Center
sebagaimana terlampir dalam Keputusan ini.
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan
apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan
dalam keputusan ini, akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Lhokseumawe
Pada Tanggal 18 Desember 2018
Direktur RS Umum Metro Medical
Center

dr. Alwi Qatsir


Lampiran : Keputusan Direktur RS Umum
Metro Medical Center
Nomor : 007/SK-DIR/PROGNAS/XII/2018
Tanggal : 18 Desember 2018

PENYELENGGARAAN PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA


RS UMUM METRO MEDICAL CENTER

1. Menerapkan kebijakan-kebijakan tentang pengendalian resistensi antimikroba


(integrasi dengan 4 pilar)
2. Menetapkan kebijakan pengendalian penggunaan antibiotik
3. Menetapkan program pengendalian resistensi antimikroba (PPRA)
4. Memonitor dan mengevaluasi PPRA
5. Menyelenggarakan forum diskusi/kajian pengelolaan penderita penyakit infeksi
6. Menyebarluaskan dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang prinsip-
prinsip
7. pengendalian resistensi antimikroba yang terkait dengan penggunaan antibiotik
secara bijak
8. Mengembangkan penelitian yang terkait dengan PPRA
9. Melaksanakan pencapaian indikator mutu PPRA

Sejalan dengan tugas tersebut Tim PPRA berkoordinasi dengan 4 pilar yaitu Tim
Mikrobiologi Klinik yang berkordinasi dengan Departemen Patologi Klinik, Panitia
Farmasi-Terapi, Tim Farmasi Klinik dan Tim Panitia Pengendalian Infeksi di Rumah
Sakit (PPIRS).
Ditetapkan di Lhokseumawe
Pada Tanggal 18 Desember 2018
Direktur RS Umum Metro Medical
Center

dr. Alwi Qatsir