Anda di halaman 1dari 2

REKONSTITUSI OBAT INJEKSI

RSUD
Prof. Dr. Soekandar No Dokumen No Revisi Hal
Kabupaten Mojokerto 01 1 dari 1

Ditetapkan
Direktur,
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO) Tanggal Terbit

14-02-2019
Dr. SUJATMIKO, MM.,M.M.R
Pembina Tk.I
NIP. 19630908 199603 1 002

1. PENGERTIAN Proses pencampuran obat injeksi dengan larutan


rekonstitusi steril untuk menghasilkan sediaan untuk
penggunaan intravena meliputi pelarutan atau rekonstitusi
serbuk steril dengan teknik aseptik untuk mencegah
masuknya mikroorganisme selama proses rekonstitusi
sehingga menjamin kesterilan produk yang akan
diinjeksikan.
2. TUJUAN Sebagai acuan rekonstitusi obat injeksi.

3. KEBIJAKAN 3.1 SK Direktur RSUD Prof. Dr. Soekandar No..........


Tentang Pemberlakuan Kebijakan di RSUD Prof. Dr.
Soekandar
3.2 SK Direktur RSUD Prof.Dr.soekandar No.............
tentang Pemberlakuan Pedoman Pelayanan Farmasi
RSUD Prof.Dr.Soekandar

4. PROSEDUR 4.1 Petugas farmasi atau tenaga paramedis (keperawatan)


menggunakan alat pelindung diri (APD) yang
diperlukan sebelum melakukan rekonstitusi.
4.2 Petugas farmasi atau tenaga paramedis (keperawatan)
melakukan rekonstitusi obat injeksi dengan larutan
rekonstitusi steril di tempat tertentu.
4.3 Petugas farmasi atau tenaga paramedis (keperawatan)
memberi label obat yang memuat identitas pasien,
nama obat, kekuatan obat, tanggal beyond use date
(BUD), rute injeksi obat yang direkonstitusi,
REKONSTITUSI OBAT INJEKSI
RSUD
Prof. Dr. Soekandar No Dokumen No Revisi Hal
Kabupaten Mojokerto 01 2 dari 1

4.4 Petugas farmasi atau tenaga paramedis (keperawatan)


menyimpan obat yang sudah direkonstitusi sesuai
dengan petunjuk penyimpanan yang tercantum pada
kemasan dan sesuai dengan persyaratan kefarmasian
untuk menjaga stabilitas obat.
5. UNIT TERKAIT 5.1 Instalasi Farmasi
5.2 Instalasi Rawat Inap
5.3 Keperawatan