Anda di halaman 1dari 6

PEMBUATAN KEBIJAKAN

VISI

Menjadikan perusahaan catering yang unggul aman dan terpercaya serta menghidangkan
makanan sehat,halal, serta cita rasa yang berkualitas.

Misi:

-menyediakan makanan lezat bergizi, higenis dan halal

- memberikan pelayanan secara efisien dan efektif kepada pelanggan

- melayani pemesanan catering dengan baik ramah dan profesional

-mengutamakan kebersihan dan kualitas serta menyediakan berbagai variasi makanan

TARGET

1.JANGKA PENDEK

-adanya pemeriksaan makanan sebelum dihidangkan

-mendapatkan keuntungan bagi pelanggan maupun pihak catering

- mempromosikan dan menambah menu-menu menarik lainnya

2. JANGKA PANJANG

- memperluas/menambah cabang di kota-kota besar

-dapat memperoleh penghargaan sebagai salah satu catering sehat,halal, dan terlaris

- menjadi pusat catering terpadu dan terpercaya se indonesia

PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU

 UU RI NO 7 TAHUN 1996 TENTANG PANGAN

1.Peraturan Kepala Badan POM No. 1 Tahun 2015 tentang Kategori Pangan

2. Peraturan Kepala Badan POM No. 4 Tahun 2014 tentang Batas Maksimum Bahan
Tambahan Pemanis

3. Peraturan Kepala Badan POM No. 38 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Bahan
Tambahan Pangan Antioksidan
4. Peraturan Kepala Badan POM No. 37 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Bahan
Tambahan Pewarna

5. Peraturan Kepala Badan POM No. 36 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Bahan
Tambahan Pengawet

6. Peraturan Kepala Badan POM No. 4011 Tahun 2009 tentang Batas Maksimum
Cemaran Logam dan Mikrobia

7. Peraturan Kepala Badan POM No. 4057 Tahun 2004 tentang Batas Maksimum
Cemaran Aflatoksin

8. Peraturan Kepala Badan POM No. 1563 Tahun 2012 tentang Produk Pangan
Transgenik

9. Peraturan Kepala Badan POM No. 100 Tahun 2008 tentang Pangan Organik

10 Peraturan Kepala Badan POM No. 0475 Tahun 2005 tentang Informasi Nilai Gizi pada
Label Pangan

11. Peraturan Menteri Kesehatan No. 33 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan

12. Peraturan Menteri Kesehatan No. 701 Tahun 2009 tentang Pangan Iradiasi

13. Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2009 tentang Kualitas Air Minum

14. Peraturan Menteri Kesehatan No 1452 Tahun 2003 tentang Fortifikasi Tepung Terigu

15. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2004 tentang Keamanan Mutu dan Gizi Pangan

16. Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan

17. UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan


NO AKTIVITAS JENIS BAHAYA KETERANGAN LOW MEDIU HIGH
M

1 CHEF/KOKI SAFETY 1.GAS MELEDAK MENGAKIBATKAN √


KEMATIAN DAN LUKA PARAH
2.KEBAKARAN AKIBAT BARANG
YANG MENIMBULKAN API √
3.LANTAI LICIN KARNA PADA SAAT
PROSES MEMASAK MAKANAN DAN √
BUMBU SEPERTI MINYAK
4. TERPAPAR BAHAN KIMIA
MISALLNYA PENGAWET BAHAN √
MAKANAN)
5. PENCAHAYAAN DAN VENTILASI √
YANG KURANG
6.LOKASI MEMASAK YANG KOTOR √

PERSONAL 1. Perilaku chef tidak aman √


atau posisi ergonomis
seperti terlalu lama berdiri
selama memasak atau
mengaduk makanan menjadi
pegal
2. Prosedur memasak yang √
tidak teratur
3. Kurang teliti atau kurang √
konsentrasi dapat terkena
percikan api
4. Tidak menggunakan √
APD(SARUNG
TANGAN,celemek,masker,
topi)
2 Tukang safety 1. Terpotong akibat mesin √
pemotongan/penyedia pemotongan
bahan makanan 2. Luka/tergores/terpotong √
benda tajam
3. Benda pecah belah seperti √
(gelas/porselen)
4. Sumber listrik atau stop
kontok berdekatan dengan √
alat masak
Health 1. Bahan makanan yang tidak √
higenis/ layu dan tidak segar
2. Terkena jamur bahan bakteri √

Personal 1. Posisi badan saat memotong √


2. Penempatan alat dan bahan √
yang higenis dan dan bersih
3. Kelelahan karena jam kerj √
yang tidak efektif
4. Konsentrasi yang kurang √

3 Pencuci piring safety 1. Terpeleset dan jatuh akibat √


lantai licin yang disebabkan
sabun yang tumpah
2. Lokasi pencucian piring tidak √
berdekatan dengan
peralatan dan dialiri listrik
sehingga mengakibatkan
korsleting
3. Peralatan masak atau piring
yang pecah dapat √
mengakibakan tergores dan
pecah
health 1. Kebisingan akibat alat yang √
saling bergesekan saat
pencucian piring
2. Bahaya kimia(dari sabun) √
3. Kutu air √
4. Pencahayaan yang kurang √
5. Tekanan √
6. getaran √

4 Penyaji makanan Safety 1. terjatuh akibat terlalu √


banyak membawa makanan
2. terkena wajan yang panas
dan terjatuh lalu menimpa √
kaki saat menuang makanan
ke wajan.

Health 1. Terpapar panas dan uap √


makanan
2. Penyaji yang kurang bersih √
dan tidak menggunakan
masker

Personal 1. Penyaji yang terburu” √


membawa makaanan
akibatnya terjatuh
2. Kurang konsentrasi √
3. Kelelahan akibat jam kerja √
yang kurang efektif

lingkungan 1. Suhu ruangan yang panas √


2. Makanan tercemar debu √

NAMA KELOMPOK:
1. SELLY HUTAPEA
2. JAHROTUNNISSA
3. DIAH SYAFITRI
NAMA KELOMPOK:
4. SELLY HUTAPEA
5. JAHROTUNNISSA
6. DIAH SYAFITRI