Anda di halaman 1dari 5

A.

Pentingnya Sistem Rangka Sepeda Motor

Rangka atau yang umum disebut sebagai frame body atau chasis
merupakan tulang punggung sepeda motor, yang memiliki fungsi
diantaranya: 1. Sebagai penopang mesin, 2. Menyatukan atau
merangkai mesin, sistem suspensi dan sistem kelistrikan menjadi satu
kesatuan sepeda motor yang dapat berjalan, dan 3. Penyangga
penumpang atau beban. Sementara itu, supaya rangka sepeda motor
dapat berfungsi dengan baik, maka rangka tersebut harus memenuhi
beberapa persyaratan yaitu: 1. Kuat dan kokoh, sehingga mampu
menopang mesin dan kelengkapan kendaraan lainnya, serta mampu
menyangga penumpang maupun beban tanpa mengalami kerusakan
atau perubahan bentuk. 2. Ringan, sehingga tidak terlalu membebani
mesin (meningkatkanefektivitas tenaga yang dihasilkan mesin). 3.
Mempunyai nilai kelenturan atau fleksibilitas yang berfungsi
untukmeredam getaran atau goncangan yang berlebihan akibat kondisi
jalan yang tidak rata. Sistem rangka pada sepeda motor dapat
dikelompokan menjadi lima bagian utama yaitu: 1) unit rangka sepeda
motor itu sendiri, 2) suspensi, 3) kemudi, 4) rem, dan 5) ban dan roda.
Kelima bagian itu akan dijelaskan pada bagian tersendiri sehingga
peserta didik dapat mempelajari materi pada buku ajar ini secara utuh
Agar rangka tetap berfungsi prima, maka kita harus pandai-pandai
memperkirakan berat beban muatan (pengendara, penumpang dan
barang bawaan) ke sepeda motor, serta kondisi jalan yang akan kita
lewati.
Perlu kita ingat beban yang berlebihan akan menyebabkan rangka
berubah bentuk (bengkok) dan bila hal ini berlangsung terus menerus,
maka tidak menutup kemungkinan pada rangka timbul retakan lalu
akan patah dalam jangka waktu yang tidak lama.
Masalah yang sering timbul pada rangka adalah kotor, karatan,
bengkok, miring (tidak center) dan retak. Berikut bentuk-bentuk
perawatannya:
* Kotor
Kotor karena debu, lumpur, ceceran oli/gemuk, aspal basah, dan
sebagainya, sehingga tidak ada jalan lain, selain dicuci bersih dengan
sabun colek atau bubuk deterjen. Sedangkan minyak tanah/ solar
digunakan khusus untuk membersihkan kotoran oli/ gemuk/ aspal yang
melekat.
Catatan: Frame sepeda motor umumnya oleh pabrikan di cat dengan
sistem celup dengan pemanasan tinggi, sehingga tahan bila dicuci
dengan sabun cuci atau minyak tanah/ solar.
* Karatan
Cat terkelupas (rusak) akibat tergores, benturan batu tajam (kerikil
lepas) di jalanan atau terciprat bahan kimia (air keras, air aki zuur,
minyak rem). Besi yang terbuka dan bersinggungan lansung dengan
udara lembab/ air akan menimbulkan karat.
Karat yang masih tergolong ringan dapat dihilangkan dengan disikat
kawat lalu diamplas sampai bersih selanjutnya dioles cat sewarna (tidak
disarankan dengan cat semprot, karena sifat berporinya).
Karat yang sudah parah, sehingga besi rangka terkorek atau bolong
sangat sulit diatasi. Bisa di las, tetapi akan menimbulkan masalah baru
yaitu kekuatan rangka berkurang banyak, akibat panas super tinggi las
yang merusak struktur awal di sekitar lasan.
Catatan: Material pembentuk rangka umumnya terbuat dari
sophisticated metal (logam istimewa). Umumnya memiliki kekuatan
terbesar dan sifat kelenturan terbaik, dibuat sesuai teknologi high end
(mutakhir) pada masanya. Sehingga tujuan perancangan agar rangka
tetap kuat, lentur dan memiliki bobot seringan mungkin dapat tercapai.
* Bengkok
Rangka bengkok yang berasal dari pabrikan sangat jarang terjadi,
karena selalu dilakukan pemeriksaan kualitas yang super ketat dengan
bantuan jig-jig dan alat ukur canggih yang dikalibrasi secara berkala.
Baik pada tahap proses pengelasan maupun pada tahap pemeriksaan
akhir ketika sepeda motor sudah terakit penuh. Sehingga bengkok pada
rangka yang terjadi adalah karena salah pemakaian, terutama akibat
pembebanan yang terlalu berlebihan atau terjatuh saat berkendara
atau habis tabrakan. Rangka bengkok menyebabkan lari sepeda motor
tidak normal dan membahayakan.
Catatan: rangka sepeda motor yang sudah bengkok, memang dapat
diperbaiki di bengkel-bengkel khusus (press rangka), tetapi tingkat
keakuratannya boleh jadi kita masih meragukannya karena belum tentu
hasilnya sudah memenuhi rahasia standar pabrikan pembuat sepeda
motor.
Sehingga jalan terbaik agar rangka tidak bengkok adalah dengan cara
menghindari pembebanan yang berlebihan, menghindari tabrakan
dengan selalu berhati-hati dan waspada (tetap konsentrasi) saat
mengendarainya.
* Miring (tidak center)
Pada saat kita mengendarai sepeda motor terasa susah lurusnya atau
cenderung narik ke kiri atau ke kanan, itu tandanya kondisi sepeda
motor kita sudah tidak center.
Bila kita tahu, bahwa sepeda motor kita tidak pernah terjatuh saat
dikendarai cukup kencang atau tidak pernah mengalami tabrakan,
maka penyebabnya bisa kita pastikan bukan karena rangka yang
bengkok.
Bisa jadi swing arm (lengan ayun) belakang sudah bengkok, bos as
lengan ayun belakang sudah aus (oblak), pemasangan roda belakang
yang tidak center atau batang sokbreker depan sudah bengkok.
Catatan: pastikan lengan ayun belakang tidak bengkok. Bila
kedapatan bos as lengan ayun belakang sudah oblak (gedheg-gedheg),
segera ganti dengan bos as original (lebih mahal sedikit tidak masalah,
karena karet didalamnya dapat dipastikan sudah memenuhi standart
international).
Pastikan roda belakang terpasang senter, dengan cara cek kesamaan
garis-garis penanda di kiri dan kanan pada area as roda belakang.
Batang sokbreker depan yang sudah bengkok ditandai oleh adanya
goresan-goresan halus atau kekusaman setempat pada lapisan chrom
nya.
Bila hal ini terjadi segera ganti batang sokbreker dengan yang sejenis
dan masih bagus di tukang servis sok breker atau bila tidak mau ribet
beli saja yang baru dan original, tetapi siap siap kantong kita bolong
gedhe, saking mahalnya.
* Retak
Dapat ditandai dengan timbulnya getaran yang hebat (tidak wajar) pada
sepedamotor seiring dengan tarikan gas, selain itu tiba-tiba sepeda
motor susah dikendalikan saat melaju kencang.
Sebenarnya timbulnya getaran yang hebat dapat juga disebabkan
oleh kendornya, salah satu atau lebih, baut pengikat mesin, tetapi
apabila setelah kita cek ternyata masih kencang ikatannya, maka patut
kita curigai adanya retak pada rangka sepeda motor.
Catatan: Retak pada rangka sepeda motor dapat disebabkan oleh
karat yang ada, pembebanan yang terlalu berlebihan, pernah tabrakan,
cacat dari pabrikan saat proses pengelasan meskipun kasus ini hampir
tidak pernah terjadi.
Retak yang masih ringan dapat diatasi dengan di las dan selanjutnya
diberi pelat penguat tambahan tanpa harus di las penuh (keliling) agar
sifatnya sebagai penguat tetap berfungsi. Retak berat sehingga rangka
hampir patah disarankan untuk menggantinya dengan rangka yang baru
atau rangka bekas sejenis tetapi masih layak pakai.

TIPE RANGKA PIPA: Rangka yang dibuat seluruhnya dari pipa baja dari
berbagai diameter yang dilas secara langsung atau dihubungkan dengan
mur dan baut. Rangka sebagai satu kesatuan, adalah kaku dan kuat,
tetapi masing-masing komponen pipa mempunyai suatu derajat
elastisitas sehingga benturan – benturan akibat keadaan jalan sebagian
sudah diredam oleh komponen rangka pipa yang bersangkutan, sisanya
oleh suspensi depan dan belakang. Terdapat empat macam rangka
pipa, yaitu Diamond, Single Cradle, Double Cradle, Semi Double Cradle.
Keuntungan dari Rangka pipa ini adalah memiliki konstruksi yang
sangat kokoh dan simpel, sehingga sasis tipe ini kebanyakan
diaplikasikan untuk motor – motor yang memiliki kapasitas mesin besar
seperti Harley Davidson, kecepatan tinggi seperti Yamaha FZ16, serta
motor – motor yang diciptakan untuk melibas medan – medan extreme
seperti motor Yamaha YZ400F. Selain motor – motor berkapasitas
mesin besar, berkecepatan tinggi, serta dapat melewati medan –
medan extreme. Jenis Rangka pipa ini juga digunakan pada motor klasik
seperti motor Zundapp dan Honda CB 450.
Kelemahan dari Rangka pipa ini adalah memiliki bobot yang lebih berat
dibandingkan rangka jenis lain.