Anda di halaman 1dari 32

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
PU TU SA N

si
Nomor 332 PK/Pdt/2013

ne
ng
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
MAHKAMAH AGUNG

do
gu memeriksa perkara perdata dalam peninjauan kembali telah memutuskan sebagai berikut
dalam perkara:

In
NY. E L L I, bertempat tinggal di Jalan Serang-Cilegon KM. 4
A
Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dahulu Jalan
ah

Veteran Nomor 45 Rt. 02/07 Kelurahan Cimuncang Kecamatan

lik
Serang Kota Serang Propinsi Banten, dalam hal ini memberi kuasa
kepada H. Djazuli, S.H., dan Rekan, Advokat beralamat di Jalan
am

ub
Komplek Permata Blok E Nomor 5, Sumur Pecung, Serang -
Banten, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 18 April 2013;
ep
Pemohon Peninjauan Kembali dahulu Pemohon Kasasi/ Penggugat/
k

Pembanding;
ah

si
m ela wa n

ne
ng

1 PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA cq. MENTERI


DALAM NEGERI cq. GUBERNUR BANTEN cq. BUPATI

do
gu

SERANG, berkedudukan di Serang - Banten;


1 PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA cq. MENTERI DALAM
In
A

NEGERI cq. GUBERNUR BANTEN cq. WALI KOTA SERANG,


berkedudukan di Serang - Banten;
ah

lik

2 PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA cq. MENTERI DALAM


NEGERI cq. GUBERNUR BANTEN cq. BUPATI SERANG cq. KEPALA
m

ub

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SERANG (dahulu Kepala Dinas P &


K Kabupaten Serang) cq. Kepala Unit Pelaksana Tekniis Dinas Pendidikan
ka

ep

Kecamatan Serang (dahulu Kepala Dinas P & K Ranting Kecamatan Serang),


berkedudukan Kampung Cirendong Rt.02/08 Kelurahan Cipare Kecamatan
ah

Serang di Serang - Banten;


es

3 MASYARAKAT RW I CIPARE MESJID, yang dalam hal ini diwakili oleh


M

ng

Ketua RW I Cijawa Mesjid yang bertindak untuk dan atas nama Masyarakat RW
on

Hal. 1 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori
2 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
I Cijawa Mesjid, beralamat Kp. Cijawa Mesjid RW I Kelurahan Cipare

R
Kecamatan Serang Kota - Serang;

si
4 PEMERINTAH RI cq. MENTERI DALAM NEGERI cq. GUBERNUR

ne
ng
BANTEN cq. BUPATI SERANG cq. KEPALA DINAS PENDIDIKAN

KABUPATEN SERANG (DAHULU KEPALA DINAS P & K

do
gu KABUPATEN SERANG) cq.
DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN SERANG (dahulu Kepala Dinas P &
KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS

In
K Ranting Kecamatan Serang) cq. Kepala Sekolah Dasar Panca Marga,
A
berkedudukan Jalan Ciwaru Raya Serang - Banten;
5 K U R Y A D I, Komplek Sekolah Dasar Panca Marga bertempat-tinggal di
ah

lik
Jalan Ciwaru Raya Serang - Banten;
6 NINA NAFIROH, Komplek Sekolah Dasar Panca Marga bertempat tinggal di
am

ub
Jalan Ciwaru Raya Serang - Banten;
8 A M A H, Komplek Sekolah Dasar Panca Marga
ep
k

bertempat-tinggal di Jalan Ciwaru Raya, Serang -


Banten;
ah

R
Para Termohon Peninjauan Kembali dahulu Para Termohon Kasasi

si
dahulu Tergugat I sampai dengan VIII/Para Terbanding;

ne
ng

dan
PEMERINTAH RI cq. KEPALA BADAN PERTANAHAN

do
NASIONAL PUSAT cq. KAKANWIL BADAN PERTANAHAN
gu

NASIONAL PROPINSI BANTEN cq. KEPALA KANTOR

PERTANAHAN KABUPATEN SERANG, berkedudukan di Jalan


In
A

Letnan Jidun Nomor 5 Serang - Banten;


Turut Termohon Peninjauan Kembali dahulu Turut Termohon Kasasi
ah

lik

dahulu Turut Tergugat/Turut Terbanding;


Mahkamah Agung tersebut;
m

ub

Membaca surat-surat yang bersangkutan;


Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata Pemohon Peninjauan
ka

ep

Kembali dahulu Pemohon Kasasi/ Penggugat/Pembanding telah mengajukan


permohonan peninjauan kembali terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 3285K/
ah

Pdt/2010 tanggal 23 Agustus 2011 yang telah berkekuatan hukum tetap, dalam
R

es

perkaranya melawan Para Termohon Peninjauan Kembali dahulu Para Termohon Kasasi
M

ng

dahulu Tergugat I sampai dengan VIII/Para Terbanding dan Turut Termohon Peninjauan
on

2
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori
3 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Kembali dahulu Turut Termohon Kasasi dahulu Turut Tergugat/Turut Terbanding

R
dengan posita gugatan sebagai berikut:

si
1 Bahwa Penggugat adalah pemilik sah atas sebidang tanah hak milik,

ne
ng
Sertipikat Hak Milik Nomor 540 Desa Cipare atas nama Penggugat,
Surat Ukur Nomor 451/G.S/Tahun 1976, luas ± 12.835 m2, tanah mana

do
gu letak dan batas-batasnya sebagai berikut:
• Sebelah Utara : semula tanah Hasan, tanah Masri, Jalan
berdampingan dengan selokan, sekarang SMK

In
A
Teknologi dan Industri PGRI, Jalan berdampingan
dengan saluran air;
ah

lik
• Sebelah Selatan : Jalan Ciwaru Raya;
• Sebelah Barat : semula tanah Masri, tanah Hasan,
am

ub
Jalan Ciwaru
sekarang SMK Teknologi PGRI, Jalan Ciwaru
ep
Raya;
k

• Sebelah Timur: semula Jalan yang berdampingan dengan


ah

selokan tanah Abas, sekarang Jalan yang


R

si
berdampingan dengan saluran air, tanah Ratih, tanah

ne
ng

Ade, tanah Tati;


Sertipikat dikeluarkan pada tanggal 20 November 1976 terletak di Blok Kaijam,
Persil Nomor 16/IV/D Desa Cipare Kecamatan Serang Kabupaten Serang

do
gu

sekarang terletak di Kelurahan Cipare Kecamatan Serang Kota Serang;


2 Bahwa Sertipikat Hak Milik Nomor 540 Desa Cipare atas nama
In
A

Penggugat tersebut di atas, didasarkan pada Akta Jual Beli antara Haji
Djasman (sekarang almarhum) sebagai Penjual dengan Penggugat
ah

lik

sebagai Pembeli, yang dibuat oleh dan di hadapan Usin Suryaman, B.A.,
PPAT/Camat Kecamatan Kota Serang pada tanggal 20 September 1976
m

Nomor 284/AKTA/1976;
ub

3 Bahwa Penggugat sebagai Pembeli beriktikad baik harus mendapatkan


ka

perlindungan hukum ( Putusan MARI Nomor 1230 K/Sip/1980


ep

tertanggal 29 Maret 1982, Himpunan Yurisprudensi Hukum Perdata


ah

Indonesia;
R

4 Bahwa Jual Beli pemindahan Hak atas tanah tersebut dibuat oleh dan di
es

hadapan PPAT yang berarti telah memenuhi Pasal 19 PP Nomor 10


M

ng

on

Hal. 3 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori
4 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Tahun 1961 oleh karenanya perjanjian jual beli tanah tersebut adalah sah

R
menurut hukum;

si
5 Bahwa Jual Beli Tanah antara H. Djasman dengan Penggugat telah

ne
ng
dilakukan balik nama tanah tersebut pada Instansi Agraria (sekarang
Kantor Pertanahan) Kabupaten Serang dan Penggugat telah memperoleh

do
Surat Bukti Hak Milik dari Kantor Pertanahan Kabupaten Serang (Turut
gu Tergugat) secara sah;
6 Bahwa tanpa sepengetahuan dan seijin Penggugat, sebagian tanah hak

In
A
milik Penggugat SHM Nomor 540/Desa Cipare tersebut, bagian sebelah
Barat seluas 1.501,5 m2 ( seribu lima ratus satu koma lima meter
ah

lik
persegi) dikuasai tanpa alas hak yang sah oleh Tergugat-IV, kemudian
oleh Tergugat-IV dihibahkan pada Tergugat-III, berdasarkan akta hibah
am

ub
yang dibuat oleh dan di hadapan H.Tb.Rifai HR, BA., PPAT/Camat Kota
Serang tanggal 21 Maret 1989 Nomor 0450/Hibah/III/ 1989;
7 Bahwa tanah yang dikuasai tanpa alas hak oleh Tergugat-III, Tergugat-
ep
k

IV, Tergugat-V, Tergugat-VI, Tergugat-VII dan Tergugat-VIII tersebut


ah

setelah diukur ulang oleh Petugas Ukur pada Seksi Survei Pengukuran
R

si
dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Serang tanggal 20
Nopember 2008, telah ternyata luasnya bertambah, semula 1.501,5 m2

ne
ng

(seribu lima ratus satu koma lima meter persegi) dengan batas-batas:
• Sebelah Utara : semula tanah Hasan sekarang SMK Teknologi PGRI;

do
gu

• Sebelah Selatan : Jalan Ciwaru Raya;


• Sebelah Barat : Tanah Ny. Elli yang dikuasai tanpa hak oleh SMK
In
A

Teknologi dan Industri PGRI, rumah makan Padang;


• Sebelah Timur : Tanah Elli (Penggugat);
ah

lik

8 Bahwa kemudian di atas tanah objek sengketa tersebut, tanpa


sepengetahuan dan ijin Penggugat telah didirikan bangunan permanent
m

ub

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panca Marga yang terdiri dari 6 (enam)
Lokal Bangunan Kelas, 1 (satu) Bangunan Ruang Kepala Sekolah dan
ka

Tata Usaha, 1 (satu) Bangunan Ruang Dewan Guru, 1 (satu) Bangunan


ep

Ruang Sekretariat Tim Pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah SDN Panca


ah

Marga, 1 (satu) Ruang Kantin dan 3 (tiga) Bangunan Semi Permanen;


R

9 Bahwa 3 (tiga) bangunan Semi Permanen tersebut di atas tanpa alas hak
es

yang sah oleh Tergugat V masing-masing digunakan untuk tempat


M

ng

on

4
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori
5 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tinggal Tergugat-VI, Tergugat-VII dan Tergugat-VIII. Untuk bangunan

R
yang ditempati oleh Tergugat-VIII ada penambahan 1 (satu) lokal

si
Bangunan semi permanent yang terbuat dari bambu;

ne
ng
10 Bahwa berdasarkan dalil Penggugat tersebut di atas telah ternyata Para
Tergugat telah menguasai objek sengketa tanpa alas hak yang sah yang

do
berarti Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum;
gu Bahwa berdasarkan dalil - dalil Penggugat sebagaimana diuraikan di atas dan
akan termuat kembali disini yang pada pokoknya adalah:

In
A
a Bahwa dengan diterbitkannya Sertipikat Hak Milik Nomor 540/Desa Cipare
atas nama Penggugat, Surat Ukur Nomor 451/GS/Tahun 1976, luas 12.835
ah

lik
m 2 tersebut berarti Penggugat telah memperoleh Surat Bukti Hak Milik dari

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang secara sah;


am

ub
b Bahwa SHM Nomor 450/Desa Cipare atas nama Penggugat tersebut, didasarkan
atas Akta Jual Beli antara H.Djasman (sekarang almarhum) sebagai Penjual
dengan Penggugat sebagai Pembeli, yang dibuat oleh dan di hadapan Usin
ep
k

Suryaman, BA. PPAT/Camat Kecamatan Kota Serang pada tanggal 20


ah

September 1976 Nomor 284/Akta/1976;


R

si
c Bahwa tanpa alas hak yang sah Tergugat IV pada tanggal 21 Maret 1989, telah
menghibahkan sebagian tanah Penggugat tersebut, seluas 1.501,5 m2 kepada

ne
ng

Tergugat-III yang dibuat oleh dan di hadapan H.Tb.Rifai HR,BA. PPAT/Camat


Kecamatan Serang Nomor 0450/Hibah/III/1989;

do
gu

d Bahwa telah ternyata Hibah dari Tergugat IV kepada Tergugat III tersebut
adalah sebagian dari Hak Milik Penggugat berdasarkan SHM Nomor: 540/Desa
In
Cipare, Surat Ukur Nomor 451/GS/Tahun 1976, luas 12.835 m2, tanggal 20
A

Nopember 1976. Oleh karenanya hibah dari Tergugat IV kepada Terguggat III
ah

tersebut adalah mengandung cacat hukum dan tidak mempunyai kekuatan


lik

hukum;
11 Bahwa Penggugat telah berulang kali meminta pada Tergugat-I,
m

ub

Tergugat-III dan Tergugat-IV, secara baik - baik agar tanah objek


ka

sengketa milik Penggugat tersebut diganti rugi sesuai dengan harga


ep

umum untuk itu telah dilakukan beberapa kali musyawarah antara


Penggugat dengan Tergugat-I, Tergugat-III dan Tergugat-IV, namun
ah

hasilnya tidak memperoleh kata sepakat;


es
M

ng

on

Hal. 5 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori
6 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
12 Bahwa Tergugat-I telah mengakui bahwa sebidang tanah termasuk

R
objek Sengketa tersebut dibuat oleh dan di hadapan PPAT/Camat

si
Kecamatan Kota Serang pada tanggal 20 September 1976, dan telah

ne
ng
disertipikatkan dengan SHM Nomor 540, Surat Ukur Nomor 451/GS/
Tahun 1976 tanggal 20 Nopember 1976 yang berarti merupakan

do
bukti otentik, namun Tergugat-I memilih agar Penggugat mengajukan
gu gugatan ke Pengadilan Negeri, oleh karenanya tidak ada Jalan lain,
kecuali dengan mengajukan gugatan ini;

In
A
13 Bahwa objek sengketa semula masuk dalam wilayah Kabupaten
Serang (wilayah Tergugat-I), karena adanya pengembangan wilayah,
ah

lik
berdasarkan Undang-undang Nomor 32/2007, tanggal 10 Agustus 2007,
objek sengketa tersebut masuk wilayah Kota Serang (wilayah
am

ub
Tergugat-II);
14 Bahwa untuk menjamin agar gugatan Penggugat tidak sia-sia dan adanya
pengembangan sebagian Wilayah Kabupaten Serang menjadi Wilayah
ep
k

Kota Serang; Dalam hal ini objek sengketa semula masuk wilayah
ah

Kabupaten Serang, sekarang masuk Wilayah Kota Serang; Selain dari


R

si
pada itu objek sengketa adalah milik Penggugat (SHM Nomor 540/Desa
Cipare/ Tahun1976) yang dikuasai tanpa hak oleh Tergugat-I, Tergugat-

ne
ng

III, Tergugat-V, Tergugat-VI, Tergugat-VII, Tergugat-VIII dan Para


Tergugat telah menghilangkan atau menjauhkan objek sengketa

do
gu

tersebut dari Penggugat, serta untuk menjamin pelaksanaan dikemudian


hari, maka cukup beralasan untuk meletakan sita jaminan (conservatoir
In
beslag) atas objek Sengketa tersebut;
A

Oleh karenanya Penggugat memohon kepada Majelis Hakim agar terhadap objek
Sengketa tersebut di letakan sita jaminan;
ah

lik

15 Bahwa karena gugatan Penggugat dalam perkara a quo didasarkan atas


surat bukti yang otentik, yaitu: SHM Nomor 540/Desa Cipare, Sertipikat
m

ub

dikeluarkan pada tanggal 20 Nopember 1976 atas nama Penggugat,


Sertipikat tersebut berdasarkan Akta Jual Beli antara H. Djasman
ka

ep

(sekarang almarhum) dengan Penggugat tanggal 20 September 1976


Nomor 284/AKTA/1976 yang dibuat dihadapan PPAT/Camat Kota
ah

Serang Usin Suryaman, B.A., dan objek sengketa mengenai bezitsrecht,


R

es

maka kiranya putusan pengadilan yang akan dijatuhkan mohon dapat


M

ng

on

6
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori
7 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
dilaksanakan terlebih dahulu meskipun Para Tergugat mengajukan upaya

R
hukum verzet, banding atau kasasi (uit voerbaar bij voorraad);

si
16 Bahwa sejak tahun 1989 sampai dengan sekarang Para Tergugat tanpa

ne
ng
alas hak yang sah telah menguasai dan menikmati objek sengketa, oleh
karena itu cukup alasan agar Para Tergugat di kenakan sewa secara

do
tanggung renteng untuk setiap tahunnya, sebesar Rp10.000.000,00;
gu (sepuluh juta rupiah) terhitung sejak tahun 1989 sampai dengan Putusan
dilaksanakan;

In
A
17 Bahwa Tergugat-I selalu menunda-nunda ganti rugi objek sengketa, dan
Tergugat-IV tanpa alas hak yang sah telah menghibahkan sebidang tanah
ah

lik
objek sengketa pada Tergugat-III, serta Tergugat-III, Tergugat-V,
Tergugat-VI, Tergugat-VII, Tergugat-VIII atau Para Tergugat tanpa alas
am

ub
hak yang sah telah menguasai dan menikmati sebidang tanah objek
sengketa, maka kepada Para Tergugat secara tanggung renteng
dikenakan uang paksa (dwangsom), untuk setiap hari Rp50.000,00;
ep
k

(lima ratus ribu rupiah) apabila Para Tergugat lalai atau tidak
ah

melaksanakan isi Putusan sejak gugatan didaftarkan di Kepaniteraan


R

si
Pengadilan Negeri Serang sampai dengan Putusan dilaksanakan;
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada Pengadilan

ne
ng

Negeri Serang agar memberikan Putusan sebagai berikut:


1 Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

do
gu

2 Menyatakan sah dan berharga sita jaminan tersebut;


3 Menyatakan bahwa Akte Jual Beli antara H. Djasman (sekarang almarhum)
In
sebagai Penjual dengan Penggugat sebagai Pembeli yang dibuat oleh dan
A

dihadapan Usin Suryaman, B.A., PPAT/Camat Kecamatan Kota Serang pada


tanggal 20 September 1976 Nomor 284/Akta/1976 atas sebidang tanah
ah

lik

Hak Milik SHM Nomor 540 Desa Cipare Surat Ukur Nomor 451/GS/Tahun
1976, luas 12.835 m2 tersebut adalah sah menurut hukum;
m

ub

4 Menyatakan menurut hukum bahwa Penggugat adalah Pemilik sah atas


sebidang tanah hak milik, Sertipikat Hak Milik Nomor 540 Desa Cipare atas
ka

ep

nama Penggugat, Surat Ukur Nomor 451/GS/Tahun 1976, luas 12.835


m 2, dengan batas batas:
ah

• Sebelah Utara : semula tanah Hasan, tanah Masri, Jalan


es
M

ng

on

Hal. 7 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori
8 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
berdampingan dengan selokan, sekarang SMK

R
Teknologi dan Industri PGRI, Jalan berdampingan

si
dengan saluran air;

ne
ng
• Sebelah Selatan : Jalan Ciwaru Raya;
• Sebelah Barat : semula tanah Masri, tanah Hasan,

do
gu Jalan Ciwaru
sekarang SMK Teknologi PGRI, Jalan Ciwaru
Raya;

In
A
• Sebelah Timur: semula Jalan yang berdampingan dengan
selokan tanah Abas, sekarang Jalan yang berdam
ah

lik
pingan dengan saluran air, tanah Ratih, tanah Ade,
tanah Tati;
am

ub
Sertipikat dikeluarkan pada tanggal 20 Nopember 1976, terletak di Blok Kaijam,
Persil Nomor 146/IV/D, Desa Cipare Kecamatan Serang Kabupaten Serang
ep
sekarang terletak di Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang Kota – Serang;
k

5. Menyatakan menurut hukum, Penggugat adalah pemilik sah atas objek sengketa
ah

tersebut;
R

si
6. Menyatakan bahwa Para Tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum
yaitu menguasai objek sengketa tanpa alas hak yang sah;

ne
ng

7. Menyatakan menurut hukum hibah yang dibuat oleh dan di hadapan PPAT/Camat
Kota Serang H.Tb. RIFA’I, BA., tanggal 21 Maret 1989, Nomor 0450/HIBAH/

do
gu

III/1989 dari Tergugat-IV kepada Tergugat-III mengandung cacat hukum dan tidak
mempunyai kekuatan hukum;
In
A

8. Menghukum Tergugat-III, IV, V, VI, VII, VIII atau Para Tergugat atau siapa saja
yang menguasai sebidang tanah objek sengketa yang diatasnya terdapat bangunan
ah

seperti terurai dalam surat gugatan tersebut,


lik

untuk dikosongkan dan


diserahkan kepada yang berhak menerimanya yaitu Penggugat;
9. Menghukum Para Tergugat secara tanggung renteng untuk membayar sewa atas
m

ub

objek sengketa tersebut kepada Penggugat setiap tahunnya sebesar


ka

Rp10.000.000,00; (sepuluh juta rupiah) terhitung sejak tahun 1989 sampai dengan
ep

Putusan dilaksanakan;
10. Menghukum Para Tergugat secara tanggung renteng untuk membayar uang paksa
ah

(dwangsom) pada Penggugat untuk setiap hari sebesar Rp500.000,00; (lima ratus
es

ribu rupiah) apabila Para Tergugat lalai atau tidak melaksanakan isi Putusan sejak
M

ng

on

8
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori
9 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
gugatan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Serang sampai Putusan

R
dilaksanakan;

si
11. Menghukum Para Tergugat dengan menyatakan Putusan Pengadilan dapat

ne
ng
dilaksanakan terlebih dahulu meskipun Para Tergugat mengajukan upaya
hukum verzet, banding atau kasasi (uit voerbaar bij voorraad);

do
12. Menghukum Turut Tergugat untuk tunduk dan taat pada Putusan Pengadilan;
gu 13. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya perkara secara tanggung
renteng;

In
A
Atau, memberi Putusan lain yang dianggap patut dan adil menurut pandangan
Pengadilan dalam serta suatu peradilan yang baik dan benar (ex aequo et bono);
ah

lik
Menimbang, bahwa terhadap gugatan tersebut Para Tergugat mengajukan
eksepsi yang pada pokoknya sebagai berikut:
am

ub
Eksepsi Tergugat I:
1. Eksepsi declanatoir:
Bahwa Pengadilan Negeri Serang tidak berwenang mengadili perkara ini karena
ep
k

terkait adanya hibah dari M. Syadeli kepada M. Saman Karyana, berdasarkan Akta
ah

Hibah yang dibuat oleh dan di hadapan H.Tb.Rifa’i. HR,BA., PPAT/Camat Kabupaten
R

si
Serang (sekarang Kota Serang) Tanggal 21 Maret 1989, Nomor 0450/HIBAH/
III/1989,yang menurut ketentuan hukum harus terlebih dahulu diputus oleh Pengadilan

ne
ng

Agama Serang karena merupakan kompetensi/kewenangan Pengadilan Agama untuk


memeriksa dan mengadili perkara ini untuk membuktikan apakah hibah yang dilakukan

do
gu

oleh M.Syadeli kepada M.Saman Karyana berdasar atau tidak;


2. Eksepsi plurium litis consortium:
In
Bahwa surat gugatan Penggugat harus ditolak karena mengandung cacat format
A

yaitu kurang lengkapnya Para Pihak yang digugat, dimana Penggugat tidak menggugat
Camat sebagai pihak yang membuat Akta Hibah, yaitu Akta Hibah Nomor 0450/
ah

lik

HIBAH /III/1989 tangggal 21 Maret 1989 (vide bukti Surat Gugatan Penggugat poin 6
hal.3 dan petitum poin 7), bandingkan Putusan Mahkamah Agung Republik
m

ub

Indonesia Nomor 216 K/Sip/1974 tanggal 27 Maret 1975 dalam perkara: Haji
Mohamad Nur lawan 1.Ny.Idjo, 2.Ridwan Bin Seobah, 3. Non (Senon) Binti
ka

ep

Soebah dengan kaidah dasar: Pertimbangan Pengadilan Tinggi yang dibenarkan


Mahkamah Agung: tuntutan dalam petitum 2 harus dinyatakan tidak dapat diterima,
ah

oleh karena 1. Lurah Bangka, 2.Camat Mampang Prapatan, 3. Ireda DKI dan 4.
R

es

Kepala Kantor Pendaftaran dan Pengawasan Pendaftaran Tanah DKI tidak turut digugat
M

dalam perkara ini;


ng

on

Hal. 9 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori
10 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa Gugatan Penggugat kurang pihak, seharusnya Penggugat juga

R
mendudukkan H. Djasman atau ahli warisnya sebagai pihak dalam perkara ini, karena H.

si
Djasman adalah sebagai sumber perolehan hak pihak-pihak bila benar tanah a quo dibeli

ne
ng
oleh Penggugat, Bandingkan: Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 938 K/Sip/1971
Jual Beli antara Tergugat dengan orang ketiga tidak dapat dibatalkan tanpa diikut-

do
sertakannya orang ketiga tersebut sebagai Tergugat dalam perkara;
gu

In
A
3 Eksepsi Daluarsa
ah

lik
Bahwa Gugatan Penggugat telah lewat waktu, karena bila benar tanah a quo
telah dibeli oleh Penggugat pada tahun 1976, maka berdasarkan Yurisprudensi
am

ub
Mahkamah Agung Nomor 408 K/Sip/1973, tanggal 9 Desember 1975 yang berbunyi
sebagai berikut: “Selama 30 tahun lebih membiarkan tanah sengketa dikuasai orang
(kemudian beralih lagi kepada anak-anak orang itu), maka hak sebagai ahli waris untuk
ep
k

menuntut telah lewat waktu (rechsverwerking);


ah

Dalam hal ini juga telah diperkuat dan dipertegas oleh Peraturan Pemerintah Nomor 36
R

si
Tahun 1998 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar sebagaimana yang
terdapat dalam Pasal 3 dan Pasal 4 yang menimbulkan hapusnya hak milik karena

ne
ng

ditelantarkan;
Eksepsi Tergugat II:

do
gu

1. Eksepsi declinator:
Bahwa Pengadilan Negeri Serang tidak berwenang mengadili perkara ini karena
In
terkait adanya hibah dari M.Syadeli kepada M.Saman Karyana, berdasarkan Akta Hibah
A

yang dibuat oleh dan dihadapan H.Tb.Rifa’i Hr, B.A., PPAT/Camat Kabupaten Serang
(sekarang Kota Serang) Tanggal 21 Maret 1989, Nomor 0450/HIBAH/III/1989, yang
ah

lik

menurut ketentuan hukum harus terlebih dahulu diputus oleh Pengadilan Agama Serang
karena merupakan kompetensi/kewenangan Pengadilan Agama untuk memeriksa dan
m

ub

mengadili perkara ini untuk membuktikan apakah hibah yang dilakukan oleh M. Syadeli
kepada M. Saman Karyana berdasar atau tidak;
ka

ep

2. Eksepsi plurium litis consortium:


Bahwa surat gugatan Penggugat harus ditolak karena mengandung cacat format
ah

yaitu kurang lengkapnya Para Pihak yang digugat, dimana Penggugat tidak menggugat
R

es

Camat sebagai pihak yang membuat Akta Hibah, yaitu Akta Hibah Nomor 0450/
M

HIBAH/III/1989 tangggal 21 Maret 1989 (vide bukti Surat Gugatan Penggugat poin 6
ng

on

10
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori
11 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
hal.3 dan petitum poin 7), bandingkan: Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

R
Nomor 216 K/Sip/1974 tanggal 27 Maret 1975 dalam perkara: Haji Mohamad Nur

si
lawan 1.Ny.Idjo, 2.Ridwan Bin Seobah, 3. Non (Senon) Binti Soebah dengan kaidah

ne
ng
dasar: Pertimbangan Pengadilan Tinggi yang dibenarkan Mahkamah Agung: tuntutan
dalam petitum 2 harus dinyatakan tidak dapat diterima, oleh karena 1. Lurah Bangka,

do
2.Camat Mampang Prapatan, 3.Ireda DKI dan 4. Kepala Kantor Pendaftaran dan
gu Pengawasan Pendaftaran Tanah DKI tidak turut digugat dalam perkara ini;
Bahwa Gugatan Penggugat kurang pihak, seharusnya Penggugat juga

In
A
mendudukkan H.Djasman atau ahli warisnya sebagai pihak dalam perkara ini, karena
H.Djasman adalah sebagai sumber perolehan hak pihak-pihak bila benar tanah a quo
ah

lik
dibeli oleh Penggugat;
Bandingkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 938 K/Sip/1971 Jual Beli antara
am

ub
Tergugat dengan orang ketiga tidak dapat dibatalkan tanpa diikut-sertakannya orang
ketiga tersebut sebagai Tergugat dalam perkara;
3 Eksepsi Daluarsa:
ep
k

Bahwa Gugatan Penggugat telah lewat waktu, karena bila benar tanah a quo
ah

telah dibeli oleh Penggugat pada tahun 1976, maka berdasarkan Yurisprudensi
R

si
Mahkamah Agung Nomor 408 K/Sip/1973, tanggal 9 Desember 1975 yang berbunyi
sebagai berikut: “Selama 30 tahun lebih membiarkan tanah sengketa dikuasai orang

ne
ng

(kemudian beralih lagi kepada anak-anak orang itu), maka hak sebagai ahli waris untuk
menuntut telah lewat waktu (rechsverwerking);

do
gu

Dalam hal ini juga telah diperkuat dan dipertegas oleh Peraturan Pemerintah Nomor 36
Tahun 1998 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar sebagaimana yang
In
terdapat dalam Pasal 3 dan Pasal 4 yang menimbulkan hapusnya hak milik karena
A

ditelantarkan;
Eksepsi Tergugat IV:
ah

lik

Bahwa surat gugatan Penggugat kabur, tidak jelas, tidak cermat karena
menempatkan Tergugat-IV sebagai pihak tanpa menjelaskan identitas telah melanggar
m

ub

syarat substansial gugatan menurut Pasal 8 RV, penempatan masyarakat Cijawa Mesjid
RW I secara hukum tidak berdasar dan melanggar tertib hukum acara, tidak ada aturan
ka

ep

yang mengatur masyarakat dapat diwakili oleh RW ditarik sebagai pihak, surat gugatan
yang demikian harus dinyatakan tidak dapat diterima;
ah

Eksepsi declinator:
R

es

Bahwa Pengadilan Negeri Serang tidak berwenang mengadili perkara ini karena
M

terkait adanya hibah dari M. Syadeli kepada M. Saman Karyana, berdasarkan Akta
ng

on

Hal. 11 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori
12 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Hibah yang dibuat oleh dan di hadapan H.Tb.Rifa’i HR, BA., PPAT/Camat Kabupaten

R
Serang (sekarang Kota Serang) Tanggal 21 Maret 1989, Nomor 0450/HIBAH/III/1989,

si
yang menurut ketentuan hukum harus terlebih dahulu diputus oleh Pengadilan Agama

ne
ng
Serang karena merupakan kompetensi/kewenangan Pengadilan Agama untuk memeriksa
dan mengadili perkara ini untuk membuktikan apakah hibah yang dilakukan oleh

do
M.Syadeli kepada M.Saman Karyana berdasarkan akta hibah di atas sah atau tidak;
gu Eksepsi plurium litis consortium:
Bahwa surat gugatan Penggugat harus ditolak karena mengandung cacat format

In
A
yaitu kurang lengkapnya para pihak yang digugat, dimana Penggugat tidak menggugat
Camat sebagai pihak yang membuat Akta Hibah, yaitu Akta Hibah Nomor 0450/
ah

lik
HIBAH/III/1989 tangggal 21 Maret 1989;
Bandingkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 216 K/Sip/1974
am

ub
tanggal 27 Maret 1975 dalam perkara: Haji Mohamad Nur lawan 1.Ny.Idjo, 2.Ridwan
Bin Seobah, 3. Non (Senon) Binti Soebah dengan kaidah dasar: Pertimbangan
Pengadilan Tinggi yang dibenarkan Mahkamah Agung: tuntutan dalam petitum 2 harus
ep
k

dinyatakan tidak dapat diterima, oleh karena:


ah

1. Lurah Bangka, 2. Camat Mampang Prapatan, 3. Ireda DKI dan 4. Kepala Kantor
R

si
Pendaftaran dan Pengawasan Pendaftaran Tanah DKI tidak turut digugat dalam perkara
ini;

ne
ng

Bahwa Gugatan Penggugat kurang pihak, seharusnya Penggugat juga


mendudukan H. Djasman atau ahli warisnya sebagai pihak dalam perkara ini, karena H.

do
gu

Djasman adalah sebagai sumber perolehan hak pihak-pihak bila benar tanah a quo dibeli
oleh Penggugat;
In
Bandingkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 938 K/Sip/1971 Jual Beli antara
A

Tergugat dengan orang ketiga tidak dapat dibatalkan tanpa diikut-sertakan nya orang
ketiga tersebut sebagai Tergugat dalam perkara;
ah

lik

Bahwa Gugatan Penggugat telah lewat waktu, karena bila benar tanah a quo
telah dibeli oleh Penggugat pada tahun 1976, maka berdasarkan Yurisprudensi
m

ub

Mahkamah Agung Nomor 408 K/Sip/1973, tanggal 9 Desember 1975 yang berbunyi
sebagai berikut: “Selama 30 tahun lebih membiarkan tanah sengketa dikuasai orang
ka

ep

(kemudian beralih lagi kepada anak-anak orang itu), maka hak sebagai ahli waris untuk
menuntut telah lewat waktu (rechsverwerking);
ah

Dalam hal ini juga telah diperkuat dan dipertegas oleh Peraturan Pemerintah Nomor 36
R

es

Tahun 1998 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar sebagaimana yang
M

ng

on

12
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori
13 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
terdapat dalam Pasal 3 dan Pasal 4 yang menimbulkan hapusnya hak milik karena

R
ditelantarkan;

si
Bahwa terhadap gugatan tersebut Pengadilan Negeri Serang telah memberikan

ne
ng
Putusan Nomor 21/Pdt.G/2009/PN.Srg. tanggal 04 Mei 2010 dengan amar sebagai
berikut:

do
Dalam Eksepsi:
gu • Menolak seluruh eksepsi dari Para Tergugat I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII;

In
A
Dalam Pokok Perkara:
• Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet ontvankelijke
ah

lik
verklaard) atau N.O.;
• Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh ongkos perkara ini, yang
am

ub
sampai hari ini berjumlah Rp2.366.000,00; (dua juta tiga ratus enam puluh enam
ribu rupiah);
ep
Menimbang, bahwa amar Putusan Pengadilan Tinggi Banten Nomor 43/
k

Pdt/2010/PT.Btn. tanggal 26 Agustus 2010 adalah sebagai berikut:


ah

• Menerima permohonan banding dari Pembanding semula Penggugat;


R

si
• Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Serang tanggal 4 Mei 2010 Nomor 21/

ne
ng

Pdt.G/2009/PN.Srg. yang dimohonkan banding tersebut;


• Menghukum Pembanding semula Penggugat untuk membayar biaya perkara
dalam kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat banding sebesar

do
gu

Rp100.000,00; (seratus ribu rupiah);


Menimbang, bahwa amar Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3285
In
A

K/Pdt/2010 tanggal 23 Agustus 2011 yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut
adalah sebagai berikut:
ah

lik

Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi: Ny. ELLI tersebut;


Menghukum Pemohon Kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat
m

ub

kasasi ini ditetapkan sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah);


Menimbang, bahwa sesudah Putusan Mahkamah Agung Nomor 3285 K/
ka

Pdt/2010 tanggal 23 Agustus 2011 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
ep

tersebut, diberitahukan kepada Pemohon Kasasi/Penggugat/Pembanding pada tanggal 14


ah

November 2012 kemudian terhadapnya oleh Pemohon Kasasi/Penggugat/Pembanding


R

diajukan permohonan peninjauan kembali pada tanggal 18 April 2013 sebagaimana


es

ternyata dari Akta Permohonan Peninjauan Kembali Nomor 21/Pdt.G/2009/PN.Srg,


M

ng

on

Hal. 13 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori
14 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Serang, permohonan tersebut disertai

R
dengan memori peninjauan kembali yang memuat alasan-alasan yang diterima di

si
Kepaniteraan Pengadilan Negeri tersebut pada tanggal 18 April 2013 itu juga;

ne
ng
Bahwa memori peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan Kembali dahulu
Pemohon Kasasi/Penggugat/Pembanding tersebut telah diberitahukan kepada Para

do
Termohon Kasasi dahulu Tergugat I sampai dengan VIII/Para Terbanding pada tanggal
gu 22 April 2013;
Bahwa kemudian Para Termohon Peninjauan Kembali dahulu Para Termohon

In
A
Kasasi dahulu Tergugat I sampai dengan VIII/Para Terbanding tidak mengajukan
tanggapan memori peninjauan kembali;
ah

lik
Menimbang, bahwa permohonan peninjauan kembali a quo beserta alasan-
alasannya telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan saksama, diajukan dalam
am

ub
tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan dalam undang-undang, maka oleh
karena itu permohonan peninjauan kembali tersebut secara formal dapat diterima;
ALASAN ALASAN PENINJAUAN KEMBALI:
ep
k

Menimbang, bahwa alasan-alasan yang diajukan oleh Pemohon Peninjauan


ah

Kembali dahulu Pemohon Kasasi/Penggugat/Pembanding dalam memori peninjauan


R

si
kembali tersebut pada pokoknya ialah:
1 Bahwa Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 3285K/Pdt/2010 tertanggal

ne
ng

23 Agustus 2011 tersebut, telah diberitahukan oleh Juru Sita Pengganti


Pengadilan Negeri Serang pada Pemohon Peninjauan Kembali/Pemohon Kasasi/

do
gu

Pembanding/Penggugat pada Hari Rabu tanggal 14 November 2010 dan


Pemohon Peninjauan Kembali/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat
In
mengajukan Peninjauan Kembali pada Mahkamah Agung RI melalui Panitera
A

Pengadilan Negeri Serang dalam tenggang waktu dan syarat-syarat yang


ditentukan dalam undang-undang, oleh karenanya pengajuan Peninjauan
ah

lik

Kembali tersebut dapat diterima.


2 Bahwa dalam amar Putusan kasasi Nomor 3285K/Pdt/2010 berbunyi:
m

ub

• Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi Ny. Elli tersebut;


• Amar Putusan Banding Nomor 43/Pdt/2010/PT. Btn berbunyi,
ka

ep

”Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 21/Pdt.G/2009/


PT.Srg”.
ah

• Amar Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 21/Pdt.G/2010/PN.Srg,


es

berbunyi,
M

ng

on

14
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori
15 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Dalam Eksepsi:

R

si
Menolak seluruh eksepsi dari Para Tergugat I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII;
Dalam Pokok Perkara:

ne
ng
• Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet onvantkelijke
verklaard) atau NO;

do
gu Bahwa apabila Dalam Eksepsi diputus, ”Menolak seluruh Eksepsi dari para
Tergugat I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, maka Dalam Pokok Perkara seharusnya
diputuskan gugatan Penggugat dikabulkan seluruhnya atau gugatan Penggugat

In
A
dikabulkan sebagian;
ah

lik
Bahwa oleh karena itu, dalam Putusan perkara a quo terdapat suatu kekhilafan
Hakim atau suatu kekeliruan yang nyata.
am

ub
3 Surat Kuasa Khusus dari Termohon Peninjauan Kembali IV/Termohon Kasasi
IV/Terbanding IV/Tergugat IV kepada H. Razid Chaniago, S.H., M.H.,
ep
mengandung cacat hukum dan tidak dipertimbangkan dalam Putusan kasasi dan
k

Judex Facti (PT Banten dan PN Serang);


ah

Hal tersebut merupakan kekhilafan Hakim atau suatu kekeliruan yang nyata:
R

si
a Bahwa dalam Surat Gugatan Nomor 21/Pdt.G/2009/PN. Srg. Termohon
Peninjauan Kembali IV/Termohon Kasasi IV/Terbanding IV/Tergugat IV,

ne
ng

adalah masyarakat RW 01 Cijawa Masjid, yang dalam hal ini diwakili oleh
Ketua RT 01 Cijawa Masjid yang bertindak untuk dan atas nama masyarakat

do
gu

Cijawa Masjid, alamat Kp. Cijawa Masjid Kelurahan Cipare, Kecamatan


Serang, Serang;
In
A

Tapi dalam Surat Kuasa Khusus dalam beracara ditingkat PN Serang, PT Banten
dan Kasasi di Mahkamah Agung, untuk Termohon PK IV/ Termohon Kasasi IV/
ah

Terbanding IV/Tergugat IV, diwakili oleh H. Moch. Djen. HS, pekerjaan


lik

wiraswasta, alamat Jl. A. Fatah Hasan, Cijawa RT 01/01 Serang;


Hal tersebut bertentangan dengan Surat Gugatan;
m

ub

Dalam Surat Gugatan yang digugat adalah masyarakat RW I Cijawa Masjid


ka

yang dalam hal ini diwakili Ketua RW I Cijawa Masjid, yang bertindak untuk
ep

dan atas nama masyarakat RW I Cijawa Masjid, hal tersebut didasarkan pada
Akta Hibah. Dari Termohon PK IV/Termohon Kasasi IV/Terbanding IV/
ah

Tergugat IV kepada Termohon PK III/Termohon Kasasi III/Terbanding III/


es

Tergugat III yang dibuat oleh dan dihadapan H. Tb. Rafa’i H.R, BA, PPAT/
M

ng

Camat Kota Serang tanggal 21 Maret 1989 Nomor 0450/Hibah/III/1989;


on

Hal. 15 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori
16 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa berdasarkan hal tersebut yang digugat adalah masyarakat RW I Cijawa

R
Masjid bukan individu H. Moch. Djen H.S;

si
Bahwa oleh karenanya Surat Kuasa Khusus dari H. Moch. Djen H.S kepada H.

ne
ng
Razid Chaniago, S.H., M.H., dkk dalam tingkat kasasi, Putusan Judex Facti (PT
Banten dan PN Serang) mengandung cacat hukum, sehingga Surat Kuasa

do
Khusus tersebut sejak semula tidak sah dan hal tersebut dalam Putusan Kasasi
gu dan keputusan Judex Facti (PT Banten dan PN Serang) tidak
dipertimbangkan;

In
A
Oleh karenanya, hal tersebut merupakan kekhilafan Hakim atau suatu kekeliruan
ah

lik
yang nyata;
Oleh karenanya Putusan Kasasi Nomor 3285K/Pdt/2010 jo. Putusan Judex Facti
am

ub
(Putusan banding Pengadilan Tinggi Banten Nomor 43/Pdt/2010/PT. Btn. jo
Putusan Pengadilan Negeri Serang Nomor 21/Pdt.G/2009/PN. Srg.) harus
dinyatakan batal demi hukum;
ep
k

b Bahwa selain dari pada itu, keberatan-keberatan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/


ah

Pembanding/Penggugat tersebut tidak dipertimbangkan dalam Putusan Kasasi


R

si
dan Putusan Judex Facti (Putusan PT Banten dan Putusan PN Serang);
Oleh karenanya, Putusan tersebut harus dinyatakan tidak sempurna (onvoldoende

ne
ng

gemotiveerd);
4 Para Ahli Waris H. Djasman tidak perlu digugat;

do
gu

Bahwa dalam pertimbangan hukum Judex Facti (Putusan PN Serang hal. 71 bait
pertama) dinyatakan bahwa Para Ahli Waris H. Djasman harus digugat;
In
Bahwa Putusan Judex Facti (PN Serang) yang dikuatkan oleh Putusan Pengadilan
A

Tinggi Banten dan Putusan Mahkamah Agung tersebut terdapat suatu kekhilafan
hakim atau suatu kekeliruan yang nyata sebagai berikut:
ah

lik

1 Kaidah hukum Tergugat dalam gugatan tanah;


Bahwa suatu gugatan perdata yang bertujuan untuk menuntut haknya atau
m

ub

sebidang tanah yang dikuasai oleh orang lain maka orang yang harus ditarik
sebagai Pihak Tergugat adalah orang-orang yang secara nyata benar-benar
ka

ep

menguasai/menghaki tanah yang disengketakan di Pengadilan Negeri tersebut


(Putusan Mahkamah Agung Nomor 1072K/Sip/1982, tanggal 1 Agustus 1983),
ah

Hukum Acara Perdata oleh Soeparmono, S.H., penerbit Mandar Maju/2000/


R

es

Bandung, halaman 67). Bahwa dalam perkara a quo yang digugat cukup orang-
M

ng

on

16
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori
17 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
orang yang secara nyata benar-benar menguasai/menghaki tanah yang

R
disengketakan dalam perkara a quo;

si
Dalam perkara a quo, orang-orang yang secara nyata benar-benar yang

ne
ng
menguasai/menghaki tanah yang disengketakan adalah Termohon Peninjauan
Kembali III, V, VI, VII, VIII/Termohon Kasasi III, V, VI, VII, VIII/Terbanding

do
III, V, VI, VII, VIII/Tergugat III, V, VI, VII, VIII, sedangkan ahli waris H.
gu Djasman tidak secara nyata benar-benar menguasai/menghaki tanah yang
disengketakan;

In
A
Oleh karenanya, ahli waris H. Djasman tidak perlu digugat;
ah

lik
Bahwa oleh karena kaidah hukum Tergugat dalam gugatan tanah sebagai mana
terurai di atas dan termuat kembali, tidak dipertimbangkan dalam Putusan
am

ub
Kasasi jo. Putusan Judex Facti (Putusan PT Banten dan Putusan PN Serang)
tersebut, maka telah ternyata terdapat suatu kekhilafan hakim atau suatu
kekeliruan yang nyata;
ep
k

2 Bahwa ahli waris tidak selamanya harus digugat, tapi cukup ditujukan kepada
ah

orang yang secara feitelijke menguasai objek sengketa;


R

si
Hal tersebut sesuai dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1826K/
Pdt/1984, tanggal 21-11-1985. Menurut Putusan ini, tidak selamanya harus ikut

ne
ng

digugat pihak ketiga yang ada kaitannya dengan kasus perkara yang
disengketakan;

do
gu

Gugatan cukup ditujukan kepada orang yang secara feitelijke atau orang
sesungguhnya menguasai objek sengketa (hukum acara perdata tentang
In
Gugatan Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, 2004,
A

oleh M. Yahya Harahap, S.H., halaman 117);


Bahwa berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung tersebut, maka pihak
ah

lik

yang digugat dalam perkara a quo adalah orang yang secara feitelijke atau
orang yang sesungguhnya menguasai objek sengketa yaitu Termohon
m

ub

Peninjauan Kembali III, V, VI, VII, VIII/Termohon Kasasi III, V, VI, VII, VIII/
Terbanding III, V, VI, VII, VIII/Tergugat III, V, VI, VII, VIII tersebut, dan ahli
ka

ep

waris H. Djasman tidak perlu digugat;


Bahwa berdasarkan hal tersebut di atas telah ternyata bahwa Yurisprudensi
ah

Mahkamah Agung Nomor 1826K/Pdt/1984, tanggal 21-11-1985 tersebut


R

es

tidak dipertimbangkan dalam Putusan Kasasi Nomor 3285K/Pdt/2010 jo.


M

Putusan Judex Facti (Putusan PT Banten dan Putusan PN Serang), sehingga


ng

on

Hal. 17 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori
18 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
mengakibatkan adanya suatu kekhilafan hakim atau suatu kekeliruan yang

R
nyata;

si
3 Bahwa dalam penarikan pihak ketiga dalam perkara dikenal acara azas acara

ne
ng
perdata yang memberi wewenang kepada Penggugat untuk menentukan siapa-
siapa yang akan digugat (Putusan Mahkamah Agung Nomor 305K/Sip/1971,

do
tanggal 16-06-1971, Himpunan Kaidah Hukum Putusan Perkara Dalam Buku
gu Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Tahun 1969-2004, dihimpun oleh
Mahkamah Agung RI, 2005, halaman 22);

In
A
Bahwa dalam perkara a quo, Pemohon Peninjauan Kembali/Pemohon Kasasi/
Pembanding/Penggugat berwenang untuk menentukan siapa -siapa yang akan
ah

lik
digugat, yaitu yang ada hubungan hukumnya dalam perkara a quo dan secara
feitelijke menguasai tanah sengketa sebagaimana tersebut dalam surat gugatan;
am

ub
Bahwa hubungan hukum dalam perkara a quo telah jelas sebagaimana tersebut
dalam surat gugatan, oleh karenanya ahli waris H. Djasman tidak perlu digugat;
ep
k

Bahwa Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 305K/Sip/1971 tersebut baik


ah

dalam Putusan Kasasi jo. Putusan Judex Facti (Putusan PT Banten dan Putusan
R

si
PN Serang) tidak dipertimbangkan;
Oleh karenanya Putusan Kasasi jo. Putusan Judex Facti (Putusan PT Banten jo.

ne
ng

Putusan PN Serang) tersebut terdapat suatu kekhilafan hakim atau kekeliruan


yang nyata;

do
gu

4 Bahwa keharusan menarik ahli waris H. Djasman (Penjual) sebagai Tergugat


dalam perkara ini tidak bersifat mutlak atas alasan dasar dalil gugatan yang
In
diajukan Penggugat adalah ketidakabsahnya akte hibah 21-03-1989 seluas
A

1.501,5 m2 di atas tanah sebagian hak milik Penggugat SHM Nomor 540, 20
November 1976 yang luasnya 12.835 m 2 (perbuatan melawan hukm);
ah

lik

Bandingkan Putusan MA Nomor 1816K/Pdt/1989, 22-10-1982, Varia


Peradilan, tahun VIII, hal. 58, M. Yahya Harahap, S.H., Hukum Acara Perdata
m

ub

tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan


ka

halaman 117. Penarikan Pihak Ketiga yang berbunyi sebagai berikut:


ep

”Penarikan Pihak Ketiga sebagai Tergugat tidak lagi dijadikan prinsip umum
secara ketat, tetapi mengarah kepada pelenturan yang bercorak kasuistis.
ah

Penerapannya digantungkan kepada kebutuhan atau kepentingan dalil gugatan.


es

Sebagai contoh Putusan MA Nomor 1816K/Pdt/1989 menjelaskan: Ternyata


M

ng

Penggugat telah menarik Mendagri sebagai Tergugat II dihubungkan dengan


on

18
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori
19 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
fungsinya sebagai instansi yang mengeluarkan SK pembatalan Sertipikat Hak

R
Milik. Dengan demikian, telah terpenuhi syarat formil pihak yang ditarik

si
sebagai Tergugat;

ne
ng
Sedangakan mengenai keharusan menarik penjual sebagai Tergugat tidak
bersifat mutlak atas alasan dasar dalil gugatan yang diajukan oleh Penggugat

do
ditujukan kepada ketidak absahan SK Mendagri Nomor 550/DJA/1986, oleh
gu karena itu, ditinjau dari urgensi gugatan tidak mutlak penjual sebagai pihak”;
Bahwa dalam perkara a quo penarikan pihak ketiga dalam hal ini ahli waris H.

In
A
Djasman sebagai Tergugat tidak lagi dijadikan prinsip secara ketat, tetapi
mengarah kepada pelenturan yang bersifat kasuistis; Penerapannya
ah

lik
digantungkan kepada kebutuhan atau kepentingan dalil gugatan;
Bahwa dasar gugatan Penggugat dalam perkara a quo adalah ditujukan kepada
am

ub
ketidakabsahan Akta Hibah tanggal 21-03-1989 seluas 1.501,5 m 2 dari
Termohon PK IV/Termohon Kasasi IV/Terbanding IV/Tergugat IV kepada
Termohon PK III/Termohon Kasasi III/Terbanding III/Tergugat III di atas
ep
k

sebagian hak milik Pemohon PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat


ah

berdasarkan SHM Nomor 540/Desa Cipare, Surat Ukur No: 451/GS/1976,


R

si
seluas 12.835 m 2 tanggal 20 November 1976;

Bahwa dalam perkara a quo Pihak Penggugat telah menarik kepala Kantor

ne
ng

Pertanahan Kabupaten Serang sebagai Turut Tergugat karena dihubungkan


dengan fungsinya sebagai instansi yang mengeluarkan SK Sertipikat Hak Milik

do
gu

Nomor 540/Desa Cipare atas nama Pemohon PK/ Pemohon Kasasi/


Pembanding/Penggugat;
In
Bahwa oleh karenanya keharusan menarik ahli waris H. Djasman, Penjual
A

sebagai Tergugat tidak bersifat mutlak atas alasan dasar dalil gugatan yang
ah

diajukan oleh Pemohon PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat ditujukan


lik

kepada ketikdakabsahan SHM Nomor 540/Desa Cipare atas nama Pemohon


PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat;
m

ub

Oleh karena itu, ditinjau dari urgensi gugatan tidak mutlak penjual sebagai
ka

pihak;
ep

Oleh karenanya, hal tersebut didasarkan pula pada Yurisprudensi Mahkamah


Agung Nomor 1816K/Pdt/1989, tanggal 22-10-1982 tersebut tidak
ah

dipertimbangkan baik dalam Putusan Kasasi maupun Putusan Judex Facti


es

(Putusan PT Banten jo. Putusan PN Serang);


M

ng

on

Hal. 19 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori
20 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Oleh karenanya terdapat suatu kekhilafan Hakim atau suatu kekeliruan yang

R
nyata;

si
5 Bahwa H. Djasman adalah pemilik sah atas Sertipikat Hak Milik Nomor 540,

ne
ng
Desa Cipare, Surat Ukur Nomor 451/GS tahun 1976, luas 12.835 m 2;
Bahwa jual beli pemindahan Hak Atas Tanah antara H. Djasman (Penjual) dan

do
gu Ny. Elli (Pembeli) dibuat oleh dan di hadapan PPAT yang berarti telah
memenuhi Pasal 19 Nomor 10 Tahun 1961, oleh karenanya jual beli tanah
tersebut adalah sah menurut hukum (Putusan Mahkamah Agung tanggal 28 Mei

In
A
1973 Nomor 72K/Sip/1973);
Bahwa jual beli antara H. Djasman (Penjual) dengan Pemohon PK/Pemohon
ah

lik
Kasasi/Pembanding/Pengugat telah dilakukan balik nama tanah tersebut pada
Instansi Agraria (sekarang Kantor Pertanahan) Kabupaten Serang dan Pemohon
am

ub
PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat telah memperoleh Surat Bukti
Hak Milik dari Kantor Pertanahan Kabupaten Serang (Turut Termohon PK/
Turut Termohon Kasasi/Turut Terbanding/Turut Tergugat) secara sah;
ep
k

Bahwa oleh karena H. Djasman sebagai pemilik yang sah atas tanah tersebut,
ah

maka ia berhak untuk menjual tanahnya tersebut kepada siapapun dalam


R

si
perkara a quo. H. Djasman menjualnya kepada Pemohon PK/Pemohon Kasasi/
Pembanding/Penggugat;

ne
ng

Bahwa oleh karenanya ahli waris H. Djasman tidak berhak atas tanah SHM
Nomor 540, Desa Cipare tersebut karena bukan miliknya;

do
gu

Dengan perkataan lain, H. Djasman menjual tanah SHM Nomor 540, Desa
Cipare tersebut semasa H. Djasman masih hidup;
In
Bahwa berdasarkan hal-hal seperti tersebut di atas telah ternyata jual beli antara
A

H. Djasman (sekarang almarhun) sebagai Penjual dengan Pemohon PK/


Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat sebagai Pembeli yang dibuat oleh dan
ah

lik

dihadapan Usin Suryaman, B.A, PPAT/Camat Kecamatan Kota Serang pada


tanggal 20 September 1976 Nomor 284/Akta/1976 atas sebidang tanah Hak
m

ub

Milik SHM Nomor 540 Desa Cipare, Surat Ukur 451/GS tahun 1976, luas
12.835 m2 tersebut sah menurut hukum;
ka

ep

Bahwa berdasarkan hal tersebut di atas H. Djasman tidak perlu digugat dan
Putusan Kasasi Nomor 3285K/Pdt/2010 jo. Putusan Judex Facti (Putusan PT
ah

Banten dan Putusan PN Serang) terdapat suatu kekhilafan Hakim atau suatu
es

kekeliruan yang nyata);


M

ng

on

20
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori
21 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
5 Bahwa dalam memutus perkara a quo tingkat kasasi, terdapat perbedaan

R
pendapat dari Anggota Majelis yaitu Prof. Rehngena Purba, S.H, M.S., (Pembaca

si
II) yang berpendapat:

ne
ng
• Bahwa sesuai dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung RI tentang

do
gu siapa-siapa yang digugat adalah hak dari Penggugat dan hal tersebut tidaklah
menyebabkan gugatan menjadi niet ontvankelijke verklaard;

In
A
• Bahwa namun demikian Judex Facti tidak mempertimbangkan, bahwa
berdasarkan fakta di persidangan/keterangan saksi bahwa lokasi/tanah yang
ah

lik
digugat dimana telah berdiri Sekolah Dasar Negeri setahun setelah Pemohon
Kasasi membeli objek sengketa;
am

ub
• Bahwa seharusnya Pemohon Kasasi pada waktu membeli objek sengketa
harus secara riil/fisik melihat dan membuktikan bahwa tanah yang dibelinya
ep
tidak berdiri sekolah;
k

• Keterangan saksi Pemohon Kasasi, orang yang menggarap tanah Pemohon


ah

Kasasi dan melihat 100 m dari tanah garapan tidak ada sekolah;
R

si
• Bahwa oleh karena Pemohon Kasasi membeli tanah di mana di sebelahnya

ne
ng

sudah ada sekolah, di mana tanahnya dibeli dari H. Djasman, maka jual beli
tersebut sah karena dilakukan secara (terang dan tunai);
• Bahwa berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas maka Judex Facti dalam

do
gu

putusannya telah salah dalam menerapkan hukum, oleh karenanya Anggota


Majelis yaitu: Prof. Rehngena Purba, S.H, M.S., (Pembaca II), berpendapat:
In
A

”Mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi, membatalkan Putusan


Pengadilan Tinggi Banten Nomor 43/Pdt/2010/PT.BTN. tanggal 26 Agustus
ah

lik

2010, yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Serang tanggal 4 Mei 2010
Nomor 21/Pdt.G/2009/PN. Srg, dengan mengadili sendiri ”Menolak gugatan
m

ub

Penggugat Seluruhnya””;
• Bahwa dalam pendapat Hakim Anggota Prof. Rehngena Purba, S.H, M.S.,
ka

(Pembaca II) yang menyatakan, ”Mengabulkan permohonan kasasi dari


ep

Pemohon Kasasi membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Banten Nomor:


ah

43/Pdt/2010/PT. Btn, tanggal 26 Agustus 2010, yang menguatkan Putusan


R

Pengadilan Negeri Serang tanggal 4 Mei 2010, Nomor 21/


es
M

Pdt.G/2009/PN. Srg, seharusnya dalam mengadili sendiri bukan menolak


ng

on

Hal. 21 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori
22 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
gugatan Penggugat selurunya, tapi ”mengabulkan gugatan Penggugat

R
seluruhnya” yang didasarkan pada pendapatnya, ”Mengabulkan permohonan

si
kasasi dari Pemohon Kasasi, membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi

ne
ng
Banten Nomor 43/Pdt/2010/PT.Btn. tanggal 26 Agustus 2010 yang
menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Serang tanggal 4 Mei 2010 Nomor

do
21/Pdt.G/2009/PN.Srg tersebut di atas;
gu • Bahwa oleh karenanya pertimbangan hukum dari Hakim Anggota Prof.
Rehngena Purba, S.H, M.S., (Pembaca II) adalah sudah tepat dan benar dan

In
A
mohon diambil alih dan merupakan pertimbangan sendiri dalam mengambil
Putusan dalam tingkat Peninjauan Kembali, yaitu mengabulkan gugatan
ah

lik
seluruhnya;
6 Sertifikat Hak Milik Nomor 540 Desa Cipare:
am

ub
a Bahwa sebidang tanah milik H. Djasman yang terletak di Blok Kajiam, persil
Nomor 146/IV/D, Desa Cipare, Kecamatan Serang, Kabupaten Serang sekarang
terletak di Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, oleh H.
ep
k

Djasman diajukan permohonan perndaftaran tanah yang pertama merupakan


ah

kewajiban pada Kantor Pertanahan Kabupaten Serang (Pasal 4 ayat 3 PP Nomor


R

si
24/1997 tentang Pendaftaran Tanah);
b Kemudian dilakukan pengukuran oleh Petugas Ukur Kantor Pertanahan

ne
ng

Kabupaten Serang. Kemudian keluar gambar situasi Nomor 451/GS/1976,


tanggal 20 November 1976, luas 12.835 m 2 yang ditanda tangani oleh Kepala

do
gu

Seksi Pendaftaran Tanah Entur Utjup Zunaedy, dengan batas-batas sebagai mana
terurai dalam Surat Gugatan dan Perubahan Surat Gugatan, serta mohon termuat
In
kembali di sini;
A

Setelah itu keluar Sertipikat Hak Milik Nomor 540 Desa Cipare atas nama H.
ah

Djasman;
lik

c Bahwa setelah terjadi jual beli sebidang tanah SHM Nomor 540, Desa
Cipare, luas 12.835 m 2 tersebut di hadapan Usin Suryaman, BA., (Camat/PPAT)
m

ub

pada tanggal 20 September 1976, nama pemiliknya dibalik nama dari H.


ka

Djasman kepada Ny. Elli (Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/


ep

Penggugat);
d Bahwa hal tersebut diperkuat oleh pendapat saksi ahli M. Islamsyah Arifin, S.H.,
ah

yang berpendapat akta jual beli, ada kewajiban didaftarkan yang disyaratkan
es

BPN, bila memenuhi syarat akan keluar sertifikat;


M

ng

on

22
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori
23 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
e Pendaftaran Tanah

R
Bahwa setelah Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat membeli

si
sebidang tanah dari H. Djasman di hadapan PPAT/Camat Kota Serang tanggal

ne
ng
20 September 1976 Nomor 284/Akta/1976 kemuadian Pemohon PK/Pemohon
Kasasi/Pembanding/Penggugat mengajukan pendaftaran tanah ke Kantor

do
Pertanahan Kabupaten Serang supaya ada kepastian hukum dan perlindungan
gu hukum kepada pemegang hak atas tanah tersebut dalam hal ini Pemohon PK/
Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat (Pasal 3 PP 24 tahun 1997). Bahwa

In
A
dalam pendaftaran tanah memuat data fisik dan data yuridis (Pasal 1 butir 1 PP
24 Tahun1997 tentang Pendaftaran Tanah) (P6);
ah

lik
Data Fisik (Pasal 1 butir 6) PP Nomor 24/1997
Data Fisik memuat:
am

ub
• Keterangan mengenai letak, batas, dan luas bidang dan satuan rumah susun
yang didaftar, termasuk keterangan mengenai adanya bangunan atau bagian
bangunan di atasnya;
ep
k

• Bahwa dalam SHM Nomor 540/Desa Cipare GS: 451/GS/1976 (P1, P2,
ah

P3);
R

si
• Letak: Desa Cipare, Kecamatan Serang, Kab. Serang
• Batas-batas: dalam surat gugatan dan perubahan gugatan mohon termuat

ne
ng

kembali di sini;
• Luas: 12.835 m 2;

do
gu

• Keterangan/Keadaan Tanah dalam GS: suatu tanah perkarangan di atasnya


terdapat kebun kelapa Nomor 451/GS/1976 tanggal 20 November 1976 (P1,
In
A

P6). Oleh karenanya, telah ternyata tanah seluas 12.835 m2 adalah tanah

kosong yang di atasnya ada kebun kelapa dan tidak terdapat bangunan
ah

lik

(bangunan SD dan rumah dinas);


• Bahwa setelah pengukuran ulang Berita Acara Pengukuran Pengecekan
m

ub

Bidang Tanah SHM Nomor 540/Cipare tanggal 20-03-2009 (P2) bagian


sebelah Barat ada bangunan SD Panca Marga dan rumah dinas guru;
ka

Bandingkan P1 dan P6 dengan P2;


ep

P1 SHM Nomor 540/Desa Cipare tanggal 20 November 1976;


ah

P6 SHM Nomor 540 Desa Cipare yang telah dibubuhi NIB (Nomor
R

Indentifikasi Bidang);
es
M

ng

on

Hal. 23 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori
24 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
P2 Berita Acara Pengukuran Pengecekan bidang tanah SHM Nomor 540 Desa

R
Cipare tanggal 20-03-2009;

si
• P1 dan P6: GS Nomor 451/1976: luas tanah 12.835 m2 tanggal 20

ne
ng
September 1976, keadaan tanah suatu tanah pekarangan di atasnya terdapat
kebun kelapa, tidak ada bangunan SD dan perumahan Dinas Guru (tanah

do
gu •
kosong);
P2: Setelah dilakukan pengukuran ulang tanggal 20-03-2009 terhadap batas-
batas bidang tanah sesuai GS Nomor 451/1976 ternyata di atas tanah

In
A
tersebut saat ini sebagian seluas 1.696 m² telah dibangun/digunakan Sekolah
Dasar Negeri Panca Marga digunakan Jalan masuk menuju SMK Teknologi
ah

lik
dan Industri Serang dan seluas 123 m2 dibangun/digunakan Rumah Makan

Padang, sebagian lagi terkena pelebaran Jalan Ciwaru (gambar terlampir)


am

ub
seluas 268 m2;

• Bahwa SHM 540/Cipare (P1) yang dikeluarkan pada tanggal 20 November


ep
1976 belum dibubuhi NIB (Nomor Identifikasi Bidang), setelah ditetapkan
k

Peraturan Menteri Negara dan Agraria/Kepala BPN Nomor 3 tahun 1997


ah

R
tentang ketentuan pelaksanaan PP Nomor 24 tahun 1997 tentang

si
Pendaftaran Tanah yang mulai berlaku sejak tanggal 8 Oktober 1997, baru

ne
ng

diatur NIB yaitu tanda pengenal khusus yang diberikan untuk bidang tanah
yang bersifat unik atau tunggal untuk setiap bidang tanah di Indonesia (Pasal
1 butir 7 Permeneg Agraria/Kepala BPN Nomor 3 Tahun 1997);

do
gu

• Bahwa setelah Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat


mengajukan permohonan kepada Kantor Pertanahan Kab. Serang, setelah
In
A

diteliti bukti P1 tidak ada perubahan mengenai Data Fisik dan Data Yuridis,
kemudian dibubuhi NIB 28.01.01.02.00997, baik dalam data fisik maupun
ah

lik

data yuridis dan sampai dengan sekarang pemegang hak Sertipikat Hak
Milik Nomor 540/Desa Cipare GS: 451/GS/1976, masih tetap Pemohon PK/
m

ub

Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat (Ny. Elli);


• Bahwa dalam SHM 540 Desa Cipare atas nama Ny. Elli (Pemohon PK/
ka

Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat) sudah ada NIB:


ep

28.01.01.02.00997 kotak A-½ bila dibuka dalam internet akan keluar data
ah

fisik dan data yuridis, termasuk pemilik haknya yaitu Ny. Elli (Pemohon
R

PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat);
es
M

ng

on

24
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori
25 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa dalam GS: 451/GS/1976 ada tuliasan Peta: garis digital (foto udara)

si
dengan menggunakan GPS (Global Positioning System);
• Bahwa kegunaan NIB tidak bisa berubah mengenai letak, batas, dan luas

ne
ng
bidang termasuk mengenai keadaan tanah;
Data Yuridis: (Pasal 1 butir 7 PP 24 tahun 1997):

do
gu Data yuridis adalah keterangan mengenai status hukum bidang tanah dan satuan
rumah susun yang didaftar, pemegang haknya dan pihak lain serta beban-beban
lain yang membebaninya;

In
A
ah

lik
• Status hukum bidang tanah: hak milik Nomor 540/Desa Cipare (Hak Milik)
am

ub
• Pemegang haknya: semula H. Djasman tanggal 20-11-1976 diroya menjadi
Ny. Elli (Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat);
ep
• Beban-beban lain yang membebaninya (perbuatan hukum):
k

1 Diletakkan hipotik pertama/hak tanggunan yang dibuat oleh dan di


ah

hadapan Soetji Mardiati Salihin, S.H., Notaris/PPAT, tanggal 20 Oktober


R

si
1993;

ne
ng

2 Sertifikat hipotik Nomor 246/93, diroya berdasarkan surat dari PT. Bank
Mandiri Cabang Cilegon-Anyer tanggal 27 Oktober 2000;
3 Hak tanggungan pertama Nomor 99 Akta tanggal 14 Maret 2002 Nomor

do
gu

40/2002, Hj. Greta Noordiana, SH, PPAT/Notaris;


4 Sertifikat Hak tanggungan Nomor 99/2002, diroya berdasarkan surat dari
In
A

PT. Bank Mandiri. tbk Cabang Cilegon-Anyer, 17 Oktober 2002;


Hak tanggungan tersebut atas nama Ny. Elli (Pemohon PK/Pemohon Kasasi/
ah

lik

Pembanding/Penggugat);
7 PBB (P7 dan P8), bahwa Pemohon PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat
m

telah membayar pajak atas tanah milik Pemohon PK/Pemohon Kasasi/


ub

Pembanding/Penggugat seluas 12.835 m 2 yang terletak di Cijawa Masjid RT 02


ka

RW 01 Cipare, Kecamatan Serang Kota Serang (dahulu Kab. Serang) untuk


ep

tahun 2008 dan 2009. Hal tersebut merupakan bukti pendukung kepemilikan
ah

Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat atas tanah seluas 12.835


R

m 2 tersebut;
es
M

ng

on

Hal. 25 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori
26 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas telah ternyata Sertipikat hak milik

R
Nomor 540 Desa Cipare atas nama Pemohon PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/

si
Penggugat tersebut merupakan surat tanda bukti yang berlaku sebagai alat

ne
ng
pembuktian yang kuat karena didasarkan pada data fisik dan data yuridis tersebut
(Pasal 32 ayat 1 PP 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah) dan bukti pendukung

do
PBB tersebut;
gu Oleh karenanya cukup alasan Yang Mulia Majelis Hakim Agung pada Mahkamah
Agung RI menyatakan menurut hukum bahwa Pemohon PK/Pemohon Kasasi/

In
A
Pembanding/Penggugat adalah pemilik sah atas sebidang tanah hak milik SHM
Nomor 540 Desa Cipare atas nama Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/
ah

lik
Penggugat, Surat Ukur Nomor 451/GS/ Tahun 1976 luas 12.835 m2 sebagai mana

tersebut dalam Surat Gugatan dan perubahannya, mohon termuat kembali di sini;
am

ub
Sertipikat dikeluarkan pada 20 November 1976 terletak di Blok Kaijam persil 146/
IV/D Desa Cipare Kecamatan Serang, Kabupaten Serang sekarang terletak di
Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang;
ep
k

8 Bahwa bantahan Para Termohon PK/Para Termohon/Para Terbanding/Para


ah

Tergugat didasarkan pada jual beli secara adat dan hibah;


R

si
a Bahwa untuk mempersingkat, mohon kesimpulan Pemohon PK/Pemohon
Kasasi/Pembanding/Penggugat dalam jual beli secara adat butir 3, 4, 5, 6, 7

ne
ng

termuat kembali dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam


memori peninjauan kembali ini;

do
gu

bBahwa saksi I M. Syadeli yang bertindak untuk dan atas nama masyarakat RW
1 Cijawa Masjid (Tergugat IV) sebagai Penghibah kepada Tergugat III
In
sebagai penerima hibah, dalam kesaksian di persidangan tanah yang dibeli
A

oleh masyarakat Cijawa Masjid dari H. Djasman pada tahun 1949 seluas
+ 6.000 m2, letak dan persil tidak tahu. Saksi 1 M. Syadeli tahunya dari
ah

lik

Ketua RW yang lama Abdul Razak, jadi keterangan Saksi 1 M. Syadeli


tersebut adalah yang didengar dari orang lain (testimunium de auditu);
m

ub

Demikian pula Saksi 2 Khamsin dan Saksi 7 Aliudin, masing-masing


ka

mendengar dari orang tuanya. Kesaksian de auditu tidak diperkenankan karena


ep

keterangan itu tidak berhubungan dengan peristiwa yang dialami sendiri;


Oleh karenanya saksi de auditu bukan merupakan alat bukti dan tidak perlu
ah

dipertimbangkan:
es

a Putusan MARI tanggal 5 Mei tahun 1971 Nomor 803K/Sip/1970


M

ng

”Pengetahuan saksi-saksi yang hanya didengar dari orang lain tidak perlu
on

26
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori
27 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
dipertimbangkan oleh Pengadilan, sehingga keterangan-keterangan seperti

R
itu tidak merupakan alat pembuktian yang sah, Yurisprudensi Jawa Barat

si
tahun 1969-1972, hal: 110;

ne
ng
b Keterangan saksi de auditu, bukan merupakan alat bukti, Putusan MARI
tanggal 15 Maret 1972 Nomor 547K/Sip/1971, Yurisprudensi Jawa Barat

do
tahun 1969-1972, hal: 110;
gu c Bahwa dalam bukti P3, T I-6 hibah ini berupa tanah kosong, sedangkan
menurut keterangan sebagian saksi-saksi dari Para Tergugat bangunan SD

In
A
Panca Marga sudah ada sejak tahun 1959;
dBahwa ketika saksi I M. Syadeli (Penghibah) ditanya oleh kuasa hukum
ah

lik
Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat mengenai batas
sebelah Timur yang dalam surat hibah berbatasan dengan lapangan bola/Drs.
am

ub
H. Sarju (suami Penggugat), saksi I M. Syadeli tidak bisa menjawab dan
menerangkan di persidangan bahwa konsep hibah tersebut saksi I M Syadeli
diperoleh dari Kepala Sekolah SD Panca Marga dan tidak dibaca isinya;
ep
k

Oleh karenanya, Penghibah tidak mengetahui apa yang dihibahkan, hibah


ah

tersebut mengandung cacat hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum;


R

si
e Bahwa menurut saksi ahli M. Islamsyah Arifin, S.H., yang diajukan di
persidangan oleh Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat

ne
ng

disumpah, memberikan pendapat bahwa hibah atas nama masyarakat tidak


lazim;

do
gu

f Bahwa menurut pendapat saksi ahli M. Islamsyah Arifin, S.H., disumpah di


persidangan bependapat bahwa tanah yang sudah diukur oleh petugas ukur
In
dari BPN ukuran pasti;
A

gBahwa dalam hibah Nomor 0450/hibah/III/1989 (T I-6) belum disertifikatkan


oleh karenanya ukurannya belum pasti;
ah

lik

hBahwa SHM 540 Desa Cipare tersebut, telah ternyata pemilik sahnya adalah
Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat dan objek sengketa
m

ub

termasuk dalam SHM 540 Cipare tersebut bagian sebelah Barat, oleh
karenanya hibah tanah yang bukan miliknya adalah tidak sah;
ka

ep

Kaidah hukum ”perbuatan hukum berupa hibah tanah dilakukan oleh bukan
pemilik tanah adalah tidak sah, karena bertentangan dengan hukum dan hak
ah

milik orang lain. Hibah yang demikian dapat dibatalkan” (Putusan MARI
R

es

Nomor 1425K/Pdt/1985, tanggal 24 Juni 1991;


M

ng

on

Hal. 27 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27
am

u b
Direktori
28 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas telah ternyata bahwa hibah tanah dari

R
Termohon PK IV/Termohon Kasasi IV/Terbanding IV/Tergugat IV pada

si
Termohon PK III/Termohon Kasasi III/Terbanding III/Tergugat III mengandung

ne
ng
cacat hukum dan hibah tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum;
9 Sita Jaminan:

do
a Bahwa untuk menjamin agar gugatan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/
gu Pembanding/Penggugat tidak sia -sia dan adanya pengembangan sebagian
Wilayah Kabupaten Serang menjadi Wilayah Kota Serang; Dalam hal ini

In
A
objek sengketa semula masuk Wilayah Kabupaten Serang, sekarang masuk
wilayah kota Serang;
ah

lik
Selain daripada itu objek Sengketa adalah milik Pemohon PK/Pemohon Kasasi/
Pembanding/ Penggugat (SHM Nomor 540/Desa Cipare/Tahun 1976) yang
am

ub
dikuasai tanpa alas hak oleh Termohon PK I/Termohon Kasasi I/Terbanding I/
Tergugat I, Termohon PK III/Termohon Kasasi III/Terbanding III/Tergugat III,
Termohon PK V/Termohon Kasasi V/Terbanding V/Tergugat V, Termohon PK
ep
k

VI/Termohon Kasasi VI/Terbanding VI/Tergugat VI, Termohon PK VII/


ah

Termohon Kasasi VII/Terbanding VII/Tergugat VII, Termohon PK Termohon


R

si
PK VIII Termohon Kasasi VIII/Terbanding VIII/Tergugat VIII dan Para
Peninjauan Kembali/Termohon Kasasi /Terbanding /Tergugat telah

ne
ng

menghilangkan atau menjauhkan objek sengketa tersebut dari Pemohon PK/


Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat, serta untuk menjamin pelaksanaan

do
gu

dikemudian hari, maka cukup beralasan untuk meletakkan sita jaminan


(conservatoir beslag) atas objek sengketa tersebut;
In
Oleh karenanya Pemohon PK/Pemohon Kasasi/ Pembanding/Penggugat
A

memohon kepada Majelis Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI agar


terhadap objek Sengketa tersebut di letakkan Sita Jaminan;
ah

lik

b Bahwa permohonan sita jaminan (conservatoir beslag) atas objek sengketa


tanah hak milik Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat
m

ub

seluas 1.696 m2 yang di atasnya dibangun SD Panca Marga telah


dikemukakan dalam poin 15 dalil gugatan dan mohon termuat kembali di
ka

ep

sini adalah dapat diletakkan conservatoir beslag dengan ijin Mahkamah


Agung (Putusan Mahkamah Agung Nomor 2539 K/Pdt/1985 tanggal 30
ah

Juli1987 yang berbunyi: “Pada prinsipnya, barang-barang milik Negara


R

es

(Pemerintah) dilarang diletakkan sita, baik sita jaminan maupun sita


M

ng

eksekusi karena barang-barang tersebut dipergunakan untuk menjalankan


on

28
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 28
am

u b
Direktori
29 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tugas Pemerintahan/Kenegaraan, sesuai dengan ex Pasal 65 jo. 66 I.C.W

R
kecuali dengan ijin Mahkamah Agung RI”);

si
10 Uit Voerbaar Bij Voorraad

ne
ng
Bahwa gugatan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat di dasarkan
atas surat bukti yang kuat (otentik) yaitu:

do
SHM Nomor 540/Desa Cipare, Sertipikat dikeluarkan pada tanggal 20 Nopember
gu 1976 atas nama Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Pengggugat, Sertipikat
tersebut berdasarkan Akta Jual Beli antara H. Djasman (sekarang

In
A
almarhum) dengan Penggugat tanggal 20 September 1976 Nomor 284/AKTA/1976
yang dibuat dihadapan PPAT/Camat Kota Serang Usin Suryaman, B.A., dan objek
ah

lik
sengketa mengenai bezitsrecht, maka kiranya Putusan Pengadilan yang akan
dijatuhkan mohon dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun Para
am

ub
Terbanding/Para Tergugat mengajukan upaya hukum verzet, banding atau kasasi
(uit voerbaar bij voorraad);
11 Bahwa sejak tahun 1989 sampai dengan sekarang, hibah (P3, TI.6) Para
ep
k

Termohon PK/Termohon Kasasi/Terbanding/Para Tergugat tanpa alas hak yang


ah

sah telah menguasai dan menikmati objek Sengketa, oleh karena itu cukup alasan
R

si
agar Para Termohon PK/Termohon Kasasi/Terbanding/Tergugat dikenakan sewa
secara tanggung renteng untuk setiap tahunnya. sebesar Rp10.000.000,00;

ne
ng

(sepuluh juta rupiah) terhitung sejak tahun 1989 sampai dengan Putusan
dilaksanakan;

do
gu

12 Dwangsom
Bahwa Termohon PK I/Termohon Kasasi I/Terbanding I/Tergugat I selalu
In
menunda-menunda ganti rugi objek sengketa, dan Termohon PK IV/Termohon
A

Kasasi IV/Terbanding IV/Tergugat IV tanpa alas hak yang sah telah menghibahkan
sebidang tanah objek sengketa pada Termohon PK III/Termohon Kasasi III/
ah

lik

Terbanding III/Tergugat III, serta Termohon PK V/ Termohon Kasasi V/Terbanding


V/Tergugat V, Termohon PK VI/Termohon Kasasi VI/Terbanding VI/Tergugat VI,
m

ub

Termohon PK VII/Termohon Kasasi VII/Terbanding VII/Tergugat VII, Termohon


PK VIII/Termohon Kasasi VIII/ Terbanding VIII/Tergugat VIII atau Para
ka

ep

Termohon PK/Para Termohon Kasasi/Para Terbanding /Para Tergugat tanpa alas


hak yang sah telah menguasai dan menikmati sebidang tanah objek sengketa, maka
ah

kepada Para Termohon PK/Para Termohon Kasasi /Para Terbanding/ParaTergugat


R

es

secara tanggung renteng dikenakan uang paksa (dwangsom), untuk setiap hari
M

Rp500.000,00; (lima ratus ribu rupiah), apabila Para Termohon PK/Para Termohon
ng

on

Hal. 29 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 29
am

u b
Direktori
30 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Kasasi/Para Terbanding/Para Tergugat lalai atau tidak melaksanakan isi Putusan

R
sejak gugatan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Serang sampai

si
dengan Putusan dilaksanakan;

ne
ng
13 Bukti-bukti Para Termohon PK/Para Termohon Kasasi/Para Terbanding/ Para
Tergugat yang berkenaan dengan gugatan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/

do
Pembanding/Penggugat yang mengenai kepemilikan adalah Akta Hibah Nomor
gu 0450/Hibah/III/1989 dan Hak Pakai Nomor 73 Tahun 2000 sedangkan bukti
lainnya tidak ada hubungan dengan kepemilikan dalam gugatan Pemohon PK/

In
A
Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat;
14 Bahwa segala dalil gugatan, perubahan gugatan, replik, bukti-bukti (tertulis dari
ah

lik
saksi), kesimpulan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/ Penggugat yang
belum termuat mohon terulang kembali dan merupakan bagian dari memori
am

ub
peninjauan kembali ini;
15 Bahwa karena pihak Para Termohon PK/Para Termohon Kasasi/Para
Terbanding/Para Tergugat di pihak yang kalah, maka biaya perkara dibebankan
ep
k

kepada Para Termohon PK/Para Termohon Kasasi /Para Terbanding/Para


ah

Tergugat, sedangkan untuk Turut Termohon PK/Turut Termohon Kasasi /


R

si
Terbanding/Tergugat untuk tunduk dan taat pada Putusan Pengadilan;
Bahwa apa yang termuat dalam Surat Gugatan, Replik, bukti-bukti (tertulis dan

ne
ng

saksi-saksi), kesimpulan Pemohon PK/Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat, mohon


termuat kembali di sini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan;

do
gu

PERTIMBANGAN HUKUM:
Menimbang, bahwa terhadap alasan - alasan peninjauan kembali tersebut
In
Mahkamah Agung berpendapat:
A

Bahwa alasan-alasan peninjauan kembali tidak dapat dibenarkan, dalam Putusan


Judex Juris dan Judex Facti tidak terdapat kekhilafan Hakim atau suatu kekeliruan yang
ah

lik

nyata dengan pertimbangan sebagai berikut:


Bahwa gugatan Penggugat kurang pihak, karena Penggugat mendalilkan
m

ub

memperoleh tanah objek sengketa berdasarkan pembelian dari H. Djasman dan Tergugat
dalam jawabannya juga memperoleh tanah objek sengketa dari H. Djasman, maka
ka

ep

H. Djasman atau ahli warisnya harus ikut digugat, dengan demikian pertimbangan Judex
Juris dan Judex Facti sudah tepat dan benar;
ah

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, maka permohonan


R

es

peninjauan kembali yang diajukan oleh Pemohon Peninjauan Kembali NY. E L L I


M

ng

tersebut harus ditolak;


on

30
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 30
am

u b
Direktori
31 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa oleh karena permohonan peninjauan kembali dari Pemohon

R
Peninjauan Kembali ditolak, maka Pemohon Peninjauan Kembali dihukum untuk

si
membayar biaya perkara dalam pemeriksaan peninjauan kembali ini;

ne
ng
Memperhatikan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan
Kehakiman, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung

do
sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun
gu 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 serta
peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;

In
A
M E N G A D I L I:

1 Menolak permohonan peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan Kembali


ah

lik
NY. E L L I tersebut;
2 Menghukum Pemohon Peninjauan Kembali dahulu Pemohon Kasasi Penggugat/
am

ub
Pembanding untuk membayar biaya perkara dalam pemeriksaan peninjauan
kembali ini sejumlah Rp2.500.000,00; (dua juta lima ratus ribu rupiah);
ep
Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung pada
k

hari Kamis tanggal 10 Oktober 2013 oleh Dr. H. Mohammad Saleh, S.H., M.H., Hakim
ah

Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis, Prof. Dr.
R

si
H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum., dan H. Suwardi, S.H., M.H., Hakim - hakim
Agung sebagai anggota, dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu

ne
ng

juga oleh Ketua Majelis dengan dihadiri Para Anggota tersebut dan dibantu oleh Endah
Detty Pertiwi, S.H., M.H., Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh Para Pihak.

do
gu

Hakim - hakim anggota, Ketua Majelis,


Ttd./ Ttd./
In
A

Prof.Dr.H.Abdul Manan,S.H.,S.IP.,M.Hum. Dr. H. Mohammad Saleh,S.H.,M.H.


Ttd./
H. Suwardi, S.H., M.H.
ah

lik

Panitera Pengganti,
Ttd./
Endah Detty Pertiwi, S.H., M.H.
m

ub

Biaya – biaya:
1 M a t e r a i ………………..Rp6.000.00;
2 R e d a k s i ……………….Rp5.000.00;
ka

3 Administrasi
ep

Peninjauan Kembali: Rp2.489.000,00;+


Jumlah Rp2.500.000,00;
ah

Untuk Salinan:
es

MAHKAMAH AGUNG RI
M

Atas Nama Panitera,


ng

on

Hal. 31 dari 32 Hal. Putusan Nomor 332 PK/Pdt/2013.


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 31
am

u b
Direktori
32 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Panitera Muda Perdata,

si
ne
ng
Dr. Pri Pambudi Teguh,S.H.,M.H.

do
gu NIP. 1961 0313 1988 031 003

In
A
ah

lik
am

ub
ep
k
ah

si
ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on

32
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 32