Anda di halaman 1dari 1

POTENSI ENERGI TERBARUKAN PER TAHUN 2015

B. POTENSI TENAGA AIR DI INDONESIA


Potensi tenaga air atau disebut dengan hydro power, merupakan energi alternative
terbarukan yang kurang populer di Indonesia, PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) yang
mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Pada
tahun 2015 tenaga air menghasilkan 16.6% total listrik dunia dan 70% dari seluruh energi
terbarukan, dan diperkirakan akan naik 3.1% per tahun sampai 25 tahun ke depan. Tenaga
air dihasilkan di 150 negara, dan kawasan Asia-Pasifik menghasilkan 33% tenaga air
global tahun 2013. China adalah produsen tenaga air terbesar (920 TWh tahun 2013)
menyumbang 16,9% kebutuhan listrik domestik. Biaya listrik tenaga air relatif rendah,.
Ongkos listrik rata-rata untuk pembangkit berukuran lebih dari 10 megawatt adalah 3 - 5
sen dolar AS per kilowatt-jam. Dengan bendungan dan reservoir juga membuatnya sumber
listrik yang fleksibel karena listrik yang dihasilkan dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai
kebutuhan. Ketika sebuah kompleks tenaga air dibangun, maka tidak menghasilkan limbah
langsung dan tingkat gas rumah kaca yang relatif lebih rendah daripada pembangkit listrik
berbahan bakar fosil. Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Indonesia
diperkirakan sebesar 76.670 Megawatt (MW) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini/Makro
Hidro (PLTM/PLTMH) sebesar 770 MW merupakan aset yang harus dimanfaatkan untuk
sebesar-besar kemakmuran rakyat. Dari potensi tersebut baru sekitar 6 persen yang telah
dikembangkan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU)
Hermanto Dardak. Saat ini, pemerintah tengah mengkaji pemanfaatan waduk-waduk dan
bendung-bendung yang menjadi aset Kementerian PU untuk dapat dimanfaatkan sebagai
PLTA.Bekerja sama dengan Kementerian ESDM, semua potensi energy dari daya air harus
diintegrasikan dalam pola dan rencana pengelolaan SDA, termasuk pengintegrasian
persyaratan dan prosedur perizinan. Selain itu, regulasi juga perlu dikembangkan agar
masyarakat swasta tertarik untuk melakukan investasi dalam pembangunan bendungan
serba guna. Pemerintah memiliki peran penting dalam memfasilitasi pengembangan
kebijakan dan kerangka kerja lintas sectoral untuk ketahanan energy dan penggunaan air
yang berkelanjutan dalam kerangka ekonomi yang berwawasan lingkungan. Berikut Tabel
Potensi Sumber Daya Air Di Indonesia, yang diambil dari RUPTL PLN, 2016-2025