Anda di halaman 1dari 10

PENGANTAR TEORI EKONOMI

INVESTASI & NILAI WAKTU DARI UANG

OLEH KELOMPOK X

NAMA : IDA BAGUS MADE WIDI ADNYANA (1707342005)


NI MADE NATALLIA (1707342025)
NI MADE METRI ARYASTUTI (1707342033)
JURUSAN : DIPLOMA III PERPAJAKAN (P1)

DIPLOMA III PERPAJAKAN


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2017
1. Pengertian Dan Fungsi Investasi.
Pengertian Investasi
Seara umum, pengertian investasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh pribadi maupun
badan hukum sebagai tujuan meningkatkan dan mempertahankan nilai modalnya, baik yang
berbentuk uang (cash money), peralatan (equipment), aset tidak bergerak, hak atas kekayaan
intelektual (HAKI), maupun juga dengan keahlian (skills).
Pengertian Investasi Menurut Beberapa Ahli
Menurut Mulyadi
Menurut Mulyadi yang memberikan definisi investasi menyatakan bahwa pengertian investasi
adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang
akan datang.
Menurut Supriyono
Menurut Supriyono, bahwa pengertian investasi adalah sebagai penanaman modal atau
pemilikan smber-sumber dalam jangka panjang yang akan bermanfaat pada beberapa periode
akuntansi yang akan datang.
Menurut Halim
Menurut Halim, bahwa definisi investasi adalah penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan
harapan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang.
Menurut Sharpe Et All
Menurut Sharpe Et All yang ikut mendefinisikan investasi dengan pengertian investasi yakni
mengorbankan asset yang dimiliki sekarang guna mendapatkan asset pada masa mendatang yang
tentu saja dengan jumlah yang lebih besar.
Menurut Jones
Menurut Jones bahwa pengertian investasi adalah komitmen menanamkan sejumlah dana pada
satu atau lebih asset selama beberapa periode pada masa mendatang.

Fungsi Investasi
Sebagai bagian dalam usaha menjalankan perekonomian suatu wilayah ataupun negara secara luas.
Investasi memiliki peranan, fungsi dan tujuan besar dalam memakmurkan dan meningkatkan
pembangunan. Sehingga investasi atau penanaman modal, memiliki fungsi yang besar. Adapun
fungsi investasi adalah sebagai berikut..

1. Fungsi investasi adalah suatu pengeluaran-pengeluaran untuk membeli barang modal dan
sebuah peralatan produksi yang bertujuan dan berfungsi untuk mengganti dan juga
menambah suatu barang-barang modal dan difungsikan untuk memproduksi barang dan
jasa di masa depan. (Sudono, 2000).
2. Fungsi investasi yang kedua adalah kurva yang menunjukkan sebuah hubungan antara
tingkat investasi dan juga tingkat pendapatan nasional.

2. Jenis- Jenis Investasi

Berdasarkan Asetnya.

Jenis investasi yang berdasarkan asetnya yaitu penggolongan investasi dari segi aspek modal atau
kekayaan. Investasi berdasarkan asetnya terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut:

 Real Asset yaitu investasi yang berwujud seperti gedung-gedung, kendaraan dan lain-lain.
 Financial Asset yaitu dokumen (surat-surat) klaim tidak langsung dari pemegangnya
terhadap sebuah aktivitas riil pihak yang menerbitkan sekuritas tersebut.

Jenis Investasi berdasarkan Pengaruhnya

Jenis investasi menurut pengaruhnya yaitu investasi yang didasarkan pada suatu faktor-faktor yang
memengaruhi atau tidak berpengaruh dari suatu kegiatan investasi.

 Investasi Autonomus yaitu investasi yang tidak dipengaruhi pada tingkat pendapatan, yang
sifatnya spekulatif. Contohnya seperti pembelian surat-surat berharga.
 Investasi Induced yaitu investasi yang dipengaruhi oleh kenaikan permintaan akan barang
dan jasa dan dalam tingkat pendapatan. Contoh investasi ini yaitu penghasilan transitori,
yakni suatu penghasilan yang diperoleh selain dari bekerja, seperti bunga dan sebagainya.

Jenis Investasi berdasarkan Sumber Pembiayaannya

Jenis investasi berdasarkan sumber pembiayaannya ini merupakan investasi yang didasarkan pada
sebuah asal-usul investasi yang diperoleh. Jenis investasi ini bisa dibagi lagi menjadi dua macam,
yakni investasi yang bersumber dari modal asing dan investasi yang bersumber dari modal dalam
negeri.

Jenis Investasi berdasarkan bentuknya.

Jenis investasi yang berdasarkan bentuknya merupakan investasi yang didasarkan pada suatu cara
menanamkan investasinya. Jenis investasi ini bisa dibagi menjadi dua macam, yaitu sebagai
berikut :

 Investasi Portopolio yaitu dilakukan melalui pasar modal dengan instrumen surat berharga,
contohnya seperti pada saham dan obligasi.
 Investasi langsung yaitu bentuk investasi yang dilakukan dengan membangun, membeli
total, atau mengakuisi sebuah perusahaan.

Jenis Investasi Berdasarkan Jangka Waktu


Sedangkan macam-macam jenis investasi berdasarkan jangka wkatu adalah sebagai berikut.
1. Investasi Jangka Panjang. Pengertian investasi jangka panjang adalah penanaman modal
dengan harapan memperoleh keuntungan diwaktu yang akan datang melalui penguasaaan
suatu asset bergerak dan asset yang tidak bergerak dalam kurun wkatu yang lebih dari satu
tahun.
2. Investasi Jangka Pendek. Pengertian investasi jangka pendek adalah suatu penanaman
modal dalam suatu asset tertent yang bersifat liquid dan berjangka waktu yang pendek dan
biasanya memerlukan kurang dari satu.

Jenis Investasi Berdasarkan Segi Kepastian Keuntungan


Macam-macam jenis investasi sebagai juga dalam bentuk investasi dilihat dari segi kepastian
pendapatan keuntungan, terdiri atas beberapa macam atau bentuk investasi yang diantara:

1. Investasi Bebas Berisiko. Pengertian Investasi bebas berisiko adalah investor (orang yang
berinvestasi) tidak akan menanggung risiko yang kerap terjadi. Adapun contoh-contoh
investasi demikian adalah saham, modal usaha dan lain-lainnya.
2. Investasi Berisiko. Pengertian investasi berisiko adalah investor akan menanggung resiko
ketika terjadi. Contoh investasi berisiko adalah menanam saham, modal usaha dan lain-
lainnya.

3. Penentu-Penentu Tingkat Investasi

A. Investasi, Keuntungan Dan Tingkat Bunga


Ramalan mengenai keuntungan masa depan akan memberikan gambaran kepada para
pengusaha mengenai jenis-jenis investasi yang kelihatannya mempunyai prospek yang
bagus dan dapat dilaksanakan, dan besarnya investasi yang harus dilakukan untuk
mewujudkan tambahan barang-barang modal yang diperlukan. Sedangkan tingkat bunga
menentukan jenis-jems investasi yang akan membeli keuntungan kepada para pengusaha
dan dapat dilaksanakan.

B. Tingkat Pengembalian Modal


Suatu kegiatan investasi dapat dikatakan memperoleh keuntungan apabila nilai sekarang
pendapatan di masa depan adalah lebih besar daripada nilai sekarang modal yang
diinvestasikan. Nilai sekarang pendapatan di masa depan dapat dihitung dengan
menggunakan persamaan berikut:

𝑌1 𝑌2 𝑌
𝑛
NS = (1+𝑟) + (1+𝑟)2
+ ⋯ + (1+𝑟) 𝑛

Dalam persamaan di atas:


1. NS adalah nilai sekarang pendapatan gang diperoleh di antara tahun 1 sehingga tahun n,
apabila dimisalkan investasi tersebut didepresiasikan pada tahun n.
2. Y1, Y2, Yn dalah pendapatan neto (keuntungan) yang diperoleh perusahaan antara tahun 1
hingga tahun n.
3. r adalah tingkat bunga.

Dengan memisalkan nilai sekarang modal yang diinvestasikanadalah M penanaman modal


tersebut dikatakan menguntungkan apabila NS lebih besar dari M.

Cara lain untuk menentukan apakah sesuatu investasi merupakan kegiatan yang
menguntungkan atau merugikan dapat dilakukan dengan menghitung tingkat pengembalian
modal dan investasi tersebut. Tingkat pengembalian modal dinyatakan dalam persen, dan ia
menggambarkan tingkat keuntungan per tahun dari modal yang diinvestasikan. Untuk
menghitung tingkat pengembalian modal digunakan formula di bawah ini :

𝑌1 𝑌2 𝑌𝑛
M = (1+𝑅) + + ⋯+
(1+𝑅)2 (1+𝑅)𝑛

Dalam Persamaan Tersebut :

1. M adalah nilai modal yang diinvestasikan.


2. Y1, Y2, Y3 hingga Yn adalah pendapatan neto (keuntungan) yang diperoleh dari tahun 1
hingga ke tahun n.
3. R adalah tingkat pengembalian modal.

Dalam persamaan di atas nilai yang akan dihitung adalah R karena M dan Y1 hingga Yn sudah
diketahui nilainya. Sesuatu investasi dipandang menguntungkan apabila nilai R lebih besar
daripada tingkat bunga.

C. Efisiensi Modal Marginal


Efisiensi modal marginal dapat didefinisikan sebagai: suatu kurva yang menunjukkan
hubungan di antara tingkat pengembalian modal dari jumlah modal yang akan
diinvestasikan.
D. Tingkat Bunga Dan Tingkat Investasi
Kegiatan investasi hanya akan dilaksankan apabila tingkat pengembalian modal lebih besar
atau sama dengan tingkat bunga.
E. Ramalan Keadaan Perekonomian Di Masa Depan
Makin baik keadaan masa depan, makin besar tingkat keuntungan yang aka diperoleh para
pengusaha.
F. Perubahan Dan Perkembangan Teknologi
Pada umumnya makin banyak perkembangan teknologi yang dibuat, makin banyak pula
kegiatan pembaruan yang akan dilakukan oleh para pengusaha.

4. Investasi Dan Pertumbuhan Ekonomi


Teori Rostow mengatakan pembangunan akan lebih mudah tercapai apabila jumlah
tabungan ditingkatkan. Apabila tabungan naik maka tingkat investasi juga akan ikut naik
dan pertumbuhan ekonomi akan cepat tercapai yang dicerminkan dalam kenaikan
pendapatannasional.

Menurut Todaro (2003), pertumbuhan merupakan fungsi dari investasi, hal ini dikarenakan
tingkat pertumbuhan ekonomi dan investasi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan
dan saling membutuhkan. Semakin besar investasi maka semakin besar tingkat
pertumbuhan yang dicapai. Sebaliknya semakin tinggi pertumbuhan ekonomi semakin
besar pendapatan yang dapat ditabung dan investasi akan meningkat, ini merupakan
investasi fungsi dari pertumbuhan ekonomi.

5. Nilai Waktu Dari Uang.


Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan, atau nilai waktu dari
uang, di dalam pengambilan keputusan jangka panjang, nilai waktu memegang peranan penting.
Sebuah contoh seperti kenaikan pangan yang dikeluhkan oleh masyarakat, di mana masyarakat
mengambil kesimpulan sendiri atas kenaikan pangan. Ada yang mengatakan kenaikan dikarenakan
pasokan barang mulai langka, dan lain-lain.

Bila dicermati jika pendapatan kita tetap, tetapi ketika digunakan membeli barang harga
barang terasa semakin mahal, maka itu bukanlah karena barangnya mahal, melainkan karena nilai
uang kita semakin menurun.

Berikut adalah beberapa contoh terapan yang terkait dengan konsep nilai waktu dari uang :
- Tabungan
- Pinjaman bank
- Asuransi penilaian proyek

KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG

Konsep nilai waktu uang di perlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan
ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan
menentukan sumber dana pinjaman yang akan di pilih. Suatu jumlah uang tertentu yang di terima
waktu yang akan datang jika di nilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus di diskon dengan
tingkat bunga tertentu (discountfactor)
ISTILAH YANG DIGUNAKAN :
Pv = Present Value (Nilai Sekarang)
SI = Simple interest dalam rupiah
Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) An = Anuity
I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun ke-
P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

1. PRESENT VALUE ( Nilai Sekarang )

Nilai sekarang (Present Value) adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang atau satu seri
pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. Suatu
investasi dapat diterima hanya jika investasi itu menghasilkan paling tidak sama dengan tingkat
hasil investasi di pasar yaitu lebih besar dari pada tingkat bunga deposito (tingkat hasil tanpa
resiko).
Keterangan :
PV = Present Value / Nilai Sekarang
Kn = Arus kas pada tahun ke-n
r = Rate / Tingkat bunga
n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).
Contoh :

Jika di masa yang akan datang kita akan punya saldo sebesar 1,1 juta hasil berinvestasi selama satu
tahun, maka uang kita saat ini adalah sebesar :
PV = 1.100.000 / (1 + 0,1)1
PV = 1.000.000 rupiah
Tambahan :
1 / (1 + r) n disebut juga sebagai discount factor
2. FUTURE VALUE ( Nilai yang akan datang )

Nilai yang akan datang (future value) adalah nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang
saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang berlaku. Ada lima
parameter yang ada dalam fungsi fv(), yaitu :
· Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
· Nper, jumlah angsuran yang dilakukan
· Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
· Pv, nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.

· Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran
dilakukan diakhir periode.
Rumus yang digunakan:
Formula Future Value sbb:
(1) Manual : Fv = Po (1+r)n
Fv = nilai pada tahun ke- n
Po = nilai pada tahun ke- 0
r = tingkat bunga
n = periode
(2) Tabel : Fn = Po ( DF r,n )
DF = discount Factor – melihat tabel
Contoh :

Budi menabung selama 5 tahun berturut-turut dengan jumlah yang sama yaitu Rp.2.000.000 /
tahun. Dengan tingkat bunga 10% tahun, berapa tabungan Budi pada tahun ke-5 ?
Jawab :
Cara Manual : FVn = X [ (1 + r)n - 1 ] / r
FVA5 = 2.000.000 [ (1 + 0,1)5-1 ]/0,1
= 2.000.000 [ 6,105] = Rp 12.210.000

3. ANNUITY (Nilai masa datang dan masa sekarang )


ANNUITY: Suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam
periode waktu tertentu
FV = Ko
Keteragan :
FV = Future Value / Nilai Mendatang
Ko = Arus Kas Awal
r = Rate / Tingkat Bunga
n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).
Contoh :
Jika kita menabung 1 juta rupiah dengan bunga 10% maka setelah satu tahun kita akan mendapat
:
FV = 1.000.000
FV = 1.100.000 rupiah
Nilai Majemuk Anuitas adalah Nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk
periode tertentu.
Rumus:
Sn = a [ ( 1 + i )n-1 + … + ( 1 + i )1 + ( 1 + i )0 ]
Keterangan :
a = Jumlah modal (uang) pada awal periode
Sn = Jumlah yang diterima pada akhir periode

Nilai Tunai Anuitas adalah Nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang
selama periode tertentu.

Rumus :
NT An = Amortisasi Pinjaman adalah Pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah
dana (uang) di waktu yang akan datang.

Keterangan :
CVIF = Compound value interest factor atau Jumlah majemuk dari suku bunga selama
periode ke n

4. NILAI MAJEMUK (Dibayar lebih dari 1 kali dalam setahun )


NILAI MAJEMUK dengan Bunga dibayarkan lebih dari 1 kali dalam setahun.
Rumus :
Vn = P0
Keterangan :
P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam / dipinjamkan pada periode waktu
m = Berapa kali bunga dibayar dalam satu tahun
I = Bunga
i = interest / suku bunga
n = Jangka waktu

5. NILAI MAJEMUK (Dibayar 1 kali dalam setahun )


NILAI MAJEMUK dengan Bunga dibayar 1 kali dalam setahun.
Rumus :
Vn = P0 (I + i)n
Keterangan:
Vn = Future value tahun ke-n
Po = Pinjaman atau tabungan pokok
i = Tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan
n = Jangka waktu