Anda di halaman 1dari 14

RUMAH SAKIT

HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

KODE: Form. /KRDN/PRWT/RSHPST/2017/ Gadar plk 2


Instrumen Pertanyaan Tertulis

Petunjuk Penggunaan Penilaian Lisan untuk Assesor:


1.Baca seluruh format dengan seksama
2.Perhatikan indikator ketercapaian jawaban asesi

Nama Asesi : ....


Tanggal Assesment : ....
Nama asesor : ....
Tempat Asesment : ....
Benchmark/Tolok Ukur : ....
Instruksi Untuk Peserta :
1. Jawablah pertanyaan dengan jelas

Pertanyaan berikut untuk dijawab oleh peserta Ketercapaia


n

N
O
INDIKATOR Tida
K JAWABAN ASESI Ya
KETERCAPAIAN k
U
K
1. Pengertian Thalasemia Suatu penyakit yang teradi karena adanya
ketidakmampuan membentuk HB normal
akibat / hilangnya rantai protein pembentuk
HB
2 Gejala dan tanda / skoring untuk Tanda dan Gejala Skor
mendeteksi Apendisitis
 Nyeri berpindah 1
 Anoreksia 1
 Mual muntah 1
 Nyeri mc burney 2
 Nyeri tekan lepas 1
 Peningkatan suhu 1
>37,3 C
 Jumlah leukosit > 2
10.000 /L
 Jumlah Neutrofil > 1
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

75 %
Total Skor 10

Keterangan :
 Nilai < 4 Appendisi
 Nilai 4 – 7 tis Kronis
 Nilai > 7 Ragu –
ragu
Appendisi
tis Akut

3 Sebutkan derajat luka bakar 1) Derajat I : kerusakan pada lapisan


berdasarkan kedalaman luka ?! Dermis , detandai dengan kemerahan dan
setelah 24 jam timbul gelembung, lalu kulit
mengelupas . -> sembuh tanpa cacat
2) Derajat 2 : kerusakan sebagian Dermis
, ditandai timbulnya bullae, pada fase
penyembuhan tampak daerah berbintik –
bintik biru dari kelenjar sebacea dan akar
rambut, dibagi menjadi 2 :
 Superfisial , akan sembuh dalam 2
minggu
 Dalam : sembuh melalui jar. Granulasi
tipis dan akan ditutup epitel yang
berasal dari tepi
3) Derajat 3 : Rusak seluruh lapisan
dermis atau lebih dalam. Epitel terkelupas
tampak daerah putih karena koagulasi
protein dermis. Pada fase penyembuhan
tampak daerah warna putih hitam /coklat
tua , tidak terlalu sakit / tidak sakit

4. Diagnosa keperawatan prioritas DX 1. Gangguan Rasa nyaman nyeri b/d


yang mungkin timbul pada pasien gangguan pasase usus
dengan Hernia DX 2. Kurang volume cairan
DX 3. Gangguan kebutuhan Nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh b/d gangguan intestinal

5. Berapa LPT pasien dengan BB : 50 Rumus LPT =√ BB x TB = 50 x 155 =


kg, TB : 155 cm ? 3600 3600
= √2,152 = 1,466
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

6. Interpretasikan hasil AGD pasien Interpretasi :


di bawah ini PH : 7,4  N
PH : 7,4 PaCO2 : 44,6  N
PaCO2 : 44,6 mmhg PO2 : 52,6  Hipoksemia
PO2 : 52,6 HCO3 : 30,6  Alkalosis
HCO3 : 30,6 BE = 6  Alkalosis
BE = 6 Kesimpulan :
Alkalosis Metabolik murni dengan Hipoksemia
7. Sebutkan penyebab syok pada Tipe Primer Penyebab
anak  Hipovol  Vol. Darah  Dehidrasi,pe
emik yang rdarahan,lea
beredar kage plasma
turun  Sepsis,anafil
aksis,
 Distribu  Vasodilatas intoksikasi
tif i preload obat, cedera
turun korda
spinalis
 Obstruk  Obstruksi
tif aliran  Tamponade
pengisian/ jantung,
pengeluara tension
n dari pneumothor
jantung ax, emboli
paru
 Penyakit
 Kardiog  Kontraktilit
jantung
enik as turun
bawaan,mio
carditis,
disritmia
 Disosia  O2 tidak  Keracunan
tif dilepaskan CO
dari HB methemoglo
binemia

9. Jelaskan Tanda-Tanda Syok - Pucat


Hipovolemik - Badan lemas
- Tampak bingung dan gelisah
- Suhu tubuh rendah
- Sesak
- Denyut nadi lemah
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

- Tachicardia
- CRT memanjang
- Cyanosis
- Produksi urine berkurang
- Hilang kesadaran
9. Jelaskan Pengertian dari Kejang demam adalah bangkitan kejang
Kejang Demam yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (
suhu rectal diatas 38 C) dan kenaikan suhu
tersbut disebabkan oleh sutu proses
ekstrakranial
10. Sebutkan cara untuk  Manuver chin lift dan jaw thrust
mempertahankan jalan nafas  Orofaringeal airway atau guedel
dan ventiasi  Intubasi endotrakeal
 Kateter penghisap
 Masker dan balon resusitasi
11. Interpretasikan hasil
pemeriksaan laboratorium IgM IgM IgG Interpretasi
dan IgG pada pasien DHF (+) (-) Infeksi Primer
(+) (+) Infeksi Sekunder
(-) (+) Tersangka infeksi
sekunder
(-) (-) Tidak ada infeksi
12. Sebutkan dan jelaskan level
Triage Triage Pasien berada dalam keadaan
Level I kritis dan mengancam nyawa
atau anggota badannya
menjadi cacat bila tidak
segera mendapatkan
pertolongan atau tinakan
darurat ( contoh : cardiac
arrest, syock anafilaksis,dll)
Triage Pasien berada dalam keadaan
Level II gawat, akan menjadi kritis
dan mengancam nyawa bila
tidak segera mendapat
pertolongan atau tindakan
darurat( contoh ; nyeri dada
akut, gangguan pernafasan
berat dgn PO2 > 85 %, dll)
Triage Pasien berada dalam keadaan
Level tidak stabil, tetapi tidak
III memerlukan tindakan darurat,
dan tidak mengancam nyawa
( nyeri abdomen sedang,
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

fraktur tertutup, penyakit-


penyakit akut, traume dengan
nyeri sedang )
Triage Pasien datang dengan keadaan
Level stabil, tidak mengancam
IV nyawa, dan tidak memerlukan
tindakan segera (pasien
poliklinik umum)
Triage Ganti verband
Level V Permintaan rujukan
Kontrol Ulang
Medical check up
13. Seorang anak laki-laki umur 12 Glaslow coma scale
tahun dibawa oleh ibumya ke  Mata Membuka  Eye (E)
IGD dengan keluhan tidur terus :
sejak pagi ini, sebelumnya os - Spontan 4
ada demam sudah 5 hari , dari - Dengan perintah 3
Hasil pemeriksaaan - Dengan rangsang nyeri 2
didapatkan: os membuka mata - Tidak membuka 1
dengan rangsang nyeri ,  Respon Motorik M
motorik dengan rangsang nyeri - Sesuai perintah 6
menghindar, respon bicara - Dapat melokalisasi 5
mengerang saat dirangsang nyeri
nyeri, berapa GCS anak - Dengan rangsang nyeri 4
tersebut?  menghindar
- Dengan nyeri 3
dekortikasi (Fleksi)
- Dengan nyeri 2
deserebrasi
(ekstensi)
- Tidak ada respon 1
 Respon bicara Verbal
- Orientasi baik 5
- Percakapan 4
membingungkan
- Kalimat 3
membingungkan
- Mengerang 2
- Tidak ada suara 1
Skor GCS Pasien adalah 8
14. Sebutkan klasifikasi umum  Negative Pressure ventilator
ventilasi mekanik  Positive pressure ventilator

15. Sebutkan indikasi intubasi  Perburukan klinis


RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

 Tachipnoe : RR > 35
 Hypoksia : Po2 < 60 mm Hg
 Hypercarbia : Pco2 > 55 mm Hg
 Minute ventilation : < 10 L/min
 Tidal Volume : < 5-10 ml/kg
 Negative inspiratory force < 25 cm H2O
(seberapa kuat pasien mampu
menghirup)
16. Mode target ventilator ada 3,  Target volume
sebutkan ! Besarnya volume udara yang masuk ke
dalam paru-paru pasien tergantung pada
jumlah tidal volume (TV) dan atau
Minute Volume (MV) yang kita tentukan
pada mesin ventilator. Mode – mode
dengan target volume diantaranya :
Volume Control (VC),CMV, IPPV, (S)
CMV, SIMV
 Target tekanan ( Pressure)
Besarnya volume udara yang masuk ke
dalam paru-paru pasien tergantung pada
besarnya tekanan udara inspirasi atau
IPL (Inspirasi Pressure Level ) yang kita
tentukan pada mesin ventilator
 Gabungan Volume dan Tekanan
Besarnya volume dan tekanan udara di
dalam paru-paru pasien tergantung pada
TV atau (MV) dan IPL yang kita
tentukan pada mesin, karena ini mode
gabugan maka niali TV dan Tekanan
Inspirasi (IPL) harus ditentukan
17. Sebutkan bagian - bagian dari  Perikardium
jantung Kantong pembungkus jantung ( parietal
& Visceral )
 Miocardium
Lapisan tengah yang merupakan lapisan
otot jantung, mempunyai kemampuan
untuk berkontraksi dan menghantarkan
stimulus listrik untuk kontraksi otot
 Endocardium
Lapisan bagian dalam dan juga
membentuk katub jantung
Kasus :
Seorang bayi perempuan usia 6
bulan di bawa ke poliklinik
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

anak oleh ibunya dengan


keluhan batuk berdahak dan
pilek 2 hari. Hasil pemeriksaan
fisik, frekuensi nafas 40 X
/menit, retraksi , tidak mau
menyusu, berat badan 8 kg ,
suhu 38,5ºC terdengar ronchi.
Setlah dilakukan pemeriksaan
DPJP menganjurkan os untuk
rawat dengan instruksi :
 Infus N4 2 cc /kg bb jam
 Terfacef injeksi 2 x 450 mg
 Paracetamol inj. 3-4 X 80
mg jika demam
18. Apa masalah keperawatan Masalah keperawatan utama :
utama pada pasien tersebut ?  Hipertermi
 kurang volume cairan
 Tidak efektif bersihan jalan nafas
 gangguan nutrisi : kurang dari
kebutuhan tubuh
 Tidak efektif pola nafas

19 Hitung kebutuhan cairan sift Kebutuhan Cairan di sift pagi :


pagi  Kebutuhan cairan 2 cc / kg bb/jam
 2 x 8 = 16 cc/jam
 1 sift pagi 16 x 7 = 112 cc/ 7 jam
20 Hitung kebutuhan obat pasien Kebutuhan obat :
dan hitung rate jika obat  Terfacef 2 x 450 mg ( sediaan 1000
diberikan menggunakan mg oplos 10 cc
syringe pump Dosis yang dibutuhkan x Volume
Sediaan
 450 x 10 CC
 Paracetamol infus 3- 4 x 80 mg
 80 x 100 = 8 CC
1000
Jika diberikan dengan menggunakan
Syringe pump dioplos menjadi 10 cc
diberikan dalam waktu 30 menit dengan
rate :
Rate = jumlah Cairan X 60
Waktu (Menit)
= 10 x 60 = 20 cc/jam
30
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

21 Hitung IWL pasien IWL = 30 x BB x Sift


24
 30 x 8 x 7
24
 70 cc
IWL peningkatan suhu tubuh :
∆suhu = suhu demam – suhu normal
 38,5 – 37 = 1,5
IWL peningkatan suhu
 (12 % x 1,5x 70)+70
 12,6 + 70
 82,6 cc

22 Hitung balance diuresis jika  Diuresis = urin : BB : sift


psn minum asi dalam sift pagi = 150 : 8 : 7
200 cc dan Bak 150 cc = 2,67 cc/kgbb/jam
 Balance = Intake – Out Put
 Intake : Asi : 200 cc
Infus : 112 cc
Terfacef Inj : 10 cc
 Paracetamol : 8 cc
330 cc
 Output :Bak : 150 cc
IWL : 82,6 cc
232,6 cc

 Ballance = 330 – 232,6


= 97,4 cc

Tanda Tangan Peserta .......................................................................

Tanda Tangan Assesor .......................................................................

RS HERMINA PASTEUR
Alamat : JL. dr.Djunjunan No. 107 Bandung 40173
Email : keprsherminapst@gmail.com Phone : 022- 6072525
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

KODE: Form. /KRDN/PRWT/RSHPST/2017/ Gadar / Ia


Instrumen Pertanyaan Tertulis

Petunjuk Penggunaan Penilaian Lisan untuk Assesor:


1.Baca seluruh format dengan seksama
2.Perhatikan indikator ketercapaian jawaban asesi

Nama Asesi :………………………………………………… Tanggal Asesmen:


………………………………………….
Nama Assesor :……………………………………………….. Tempat Asesmen : …………………………………………
Benchmark/Tolok Ukur :…………………………………………………

Instruksi Untuk Peserta :


1. Jawablah pertanyaan dengan jelas

Pertanyaan berikut untuk dijawab oleh peserta Ketercapaian

NOI
Jawaban Asesi Ya Tidak
UK
Indikator Ketercapaian
1. Sebutkan Etiologi dari Stroke (5)

2. Jelaskan dan Sebutkan Jenis –jenis


Syok

3 Jelaskan Pengertian dan Tanda gejala


Dari CKB

4 Jelaskan Pengertian dan tanda- gejala


klinis dari KAD dan HONK
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

5. Sebutkan dan jelaskan Grade luka


bakar

6 Bagaimana tindakan mandiri perawat


bila di temukan kecurigaan tanda-
tanda fraktur

7 Jelaskan dan sebutkan jenis


pemberian Oksigen.

8 Sebutkan tanda-tanda Klinis DSS

9 Sebutkan yang harus di monitoring


oleh perawat bila di temukan tanda-
tanda gagal Jantung.

10 Sebutkan 5 resiko gangguan yang


RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

dialami dengan asfiksia Berat

11 Sebutkan Data penunjang yang


dilakukan pada pasien Kejang
Demam

12 Sebutkan 3 indikasi pemberian


Oksigen

13 Jelaskan dan sebutkan penilaian


Dwon Score pada Neonatus.

14. Sebutkan 3 tindakan untuk


mempertahankan jalan nafas.

15 Sebutkan persiapan untuk intubasi


pasien dewasa
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

16 Sebutkan 4 indikasi pemasangan


OGT

17 Sebutkan tingkatan Kesadaran

18 By. Ny a BB4 Kg dengan Asfiksia


berat mengalami kejang dan
dilakukan px GDS hasil GDS 20
mmol. Berapa bolus D 10 % yang
harus di berikan pada pasien
tersebut.

19. An R usia 12 tahun dengan BB 30


Kg, di rawat dengan Thalesemia,
dengan kondisi os lemah, klinis
pucat, sh 36.5 C nadi 100x mnt, TD
100/70. RR 23 x/mnt. Dilakukan Px
darah Hb 6mg/dl, Ht 20, LEKOSIT
6400. TROMBOSIT 60.000.
Pasien rencana di rawat dan
mendapatkan therapi cairan infus
RL.
a. Hitung Berapa Kebutuhan
Darah PRC dan WB
b. Masalah keperawatan apa
saja yang kemungkinan
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

muncul (2 ).
20 Hitung kebutuhan Dobutamin bila
yang dibutuhkan untuk pasien anak
dengan BB 12 kg. dengan kebutuhan
7 sd 10 mikro
Jelaskan dan berapa rate yang harus
di berikan dalam pemberian
dopamin.

21 Sebutkan pemantauan cairan


hipertonik yang harus diobservasi
selama pasien masih di rawat di
ruangan IGD

22. Interprestasikan hasil AGD di


bawah ini berikut dengan tatalaksana
mandiri atau kolaborasi.
Pasien belum dilakukan intubasi,
usia 40 thn dengan keluhan sesak
nafas dan gagal nafas,
a. PH 7.2 PCO2: 65 PO2 : 40
BE -15
b. PH 7,4 PCO2 :40 PO2 :80
Be + 2 (setelah intubasi)
c. Tindakan kolaborasi yang
dilakukan setelah dilakukan
intubasi. Jelaskan.
RUMAH SAKIT
HERMINA PASTEUR
Jln. dr. Djundjunan No. 107 Bandung 40173 Telp.
(022) 6072525 Fax. : (022) 6037815

Tanda Tangan Peserta .......................................................................

Tanda Tangan Assesor .......................................................................