Anda di halaman 1dari 6

TUGAS SISTEM INFORMASI AKUTANSI

LAPORAN HASIL PENELITIAN PEMASARAN PENJUALAN


ONLINE

Di Susun Oleh :
NAMA : RIKA PRADESYA
NIM : 15121354

JURUSAN SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI


UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA
t.a 2019
Laporan penelitian penjualan online
1.TentukanTujuan

Dala menentukan tujuan ini, anda harus terlebih dahulu memikirkan sebuah tujuan
tentang sektor bisnis online apa yang akan hendak dilakoni. Sebagai contoh bisnis online
jualan baju lewat facebook , bisnin online membuat blog, bisnis online memelalui Twitter dan lain
sebagainya. Dengan memantapkan tujuan bisnis online tentunya akan mempengaruhi
keberhasilan usaha online yang akan dilakuanakan nantinya.

2. Riset Pasar

Memulai bisnis online sesuai minat merupakan hal yang baik dan akan lebih baik jika
sebelumnya diikuti dengan riset. Melakukan riset pasar adalah cara untuk mengendus
seberapa baik potensi pasar.

3. Jangan Ditunda

Jika sudah punya tujuan bisnis Online maka segera lakukan l a k s a n a k a , j a n g a n


d i t u n d a - t u n d a . S e b a b s e r i n g k e j a d i a n s e s u a t u yang ditunda akhirnya tidak
jadi dilaksanakan apalagi kalau s udah punya ide, langssung laksanakan jangan ditunda.

4. Lakukan Bertahap

Menjalankan bisnis online bukan kerja semalam, namun merupakan kerja yang
membutuhkan konsistensi dan dilakukan secara terus menerus. Pebisnis online selalu punya
langkah lanjutan untuk membuat bisnis onlinenya lebih sukses.

5. Perluas jaringan

Teman, kawan dan jaringan merupakan kepanjangan tangan dari pengaturan rejeki
yang sudah di atur oleh tuhan. Makin banyak jaringan, makin banyak pintu rejeki akan
mengalir.

6. Berani ambil resiko

Yang namanya resiko disetiap kegiatan apapun selalu ada, baik resiko terbaik maupun
resiko terburuk. Tinggal bagaimana kita memandang resiko terutama resiko yang buruk. Kata
para ahli orang yang sukses orang yang berani ambil resiko.

7. Harus fokus

Jangan muda berpindah arah, tetap fokus dengan bisnis online. Ada banyak godaan
dibisnis online, dan disini fokus kita diuji, contoh kepada konsumen yang tidak bertanggung
jawab setelah pemesanan, serta banyak lagi.

8. Jangan Bosan

Mungkin ada saatnya kita mengalami kebosanan saat harus menjalankan ini itu, agar
bisnis online kita tetap berjalan. Bosan adalah sifat yang sangat manusiawi, namun untuk
berhasil kita harus bisa mengalahkan sifat bosan kita, yang namanya hidup ini adakalahnya
kita merasa bosan, makan saja kadang bosan, tapi rasa bosan jangan kita biarkan, cari variasi
lain agak kita tidak bosan.

10. Pelajari dan Hipnotis pelanggan dengan kata kata mematikan yang menarik
pelanggan online.

hanya lewat kata kata maka kita bisa lebih banyak mengkonversi lebih banyak
penjualan. Sekarang bayangkan bagaimana jika Anda bisa mengubah window shopper
menjadi pembeli ?

Dan itu terjadi hanya dengan melakukan sedikit perubahan kecil, mudah & cepat pada
toko online Anda ? Tentu Anda berpeluang meningkatkan penjualan, karena sebagian besar
pengunjung Anda window shopper.

Dan meskipun niat awalnya cuma ‘cuci mata’, window shopper tak bisa memungkiri
ketertarikannya pada produk Anda. (itu sebabnya dia mengunjungi toko online Anda).

11. Tentukan Channel / Tempat Memasarkan Produk

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pemasar produk adalah tidak
mengetahui dengan detail dimana tempat yang bagus untuk memasarkan produk yang akan
dijual. Sehingga, semua pekerjaannya akan terasa sia-sia dan tidak menghasilkan apapun.

Oleh sebab itu, melakukan riset mengenai tempat / channel yang tepat untuk
memasarkan produk adalah hal yang kruasial.

Pada contoh kali ini adalah sepatu sekolah online. Sebagai penyusun strategi
pemasaran yang baik, maka harus mengetahui aplikasi online apa yang sering digunakan
anak-anak sekolah untuk bermain, entah itu Facebook, Instagram, Youtube ataupun yang
lainnya. Channel tersebut harus ditentukan dengan akurat.

Memang pada kenyataannya sekarang ini, sosial media memiliki banyak sekali
pengguna. Tetapi, apakah pengguna itu umurnya sesuai dengan target konsumen produk yang
akan dipasarkan? Belum tentu.

12. Pikirkan Tentang Budget

Tidak ada yang bisa menyangkal, budget adalah hal yang paling sering dipertanyakan
pada saat menyusun strategi pemasaran produk. Dalam hal ini, yang dapat dilakukan adalah
apakah channel pemasaran produk tersebut memerlukan biaya? Jika iya, maka berapa biaya
yang harus dikeluarkan dan berapa penghasilan yang dapat diterima dari hasil strategi
pemasaran tersebut?

Setelah mengetahui apa saja persiapan yang harus dimatangkan sebelum menyusun
strategi pemasaran, kini saatnya benar-benar menyusun strategi tersebut.
13. Customer Relationship Management

Strategi pemasaran produk yang satu ini adalah tentang bagaimana kita menjalin
hubungan yang baik dengan calon konsumen dan konsumen yang pernah menggunakan
produk atau jasa kita. Sehingga, dengan layanan yang baik tersebut bisnis produk kita akan
memiliki reputasi yang bagus dan menyebabkan orang lain penasaran serta ingin
menggunakannya juga.

14. Pemasaran Produk dengan Content Marketing

Bisa dibilang, content marketing ini dapat dijalankan pada strategi manapun. Karena,
secara umum content marketing adalah teknik membuat copy (teks) yang baik dan mampu
membuat calon konsumen tergugah hatinya untuk membeli produk kita.

Content marketing dapat diterapkan pada deskripsi postingan Instagram, Facebook,


Youtube dan struktur penulisan halaman website.

Ingin bisnisnya maju pesat dan mendapatkan banyak penjualan? Terapkan 8 strategi
tersebut diatas dengan baik. Jangan lupa untuk memilih channel yang tepat agar target
konsumen kita benar-benar terjangkau. Untuk produk yang dijual hanya berada di geografis
lokal, maka strategi pemasaran yang bersifat global di atas tidak efektif untuk dilakukan,
kecuali Google Bisnisku. Tidak masalah jika kamu belum bisa menyusun strategi pemasaran
produk dengan baik.

15. Endorsing

Metode ini merupakan medote paling populer dan sangat efektif dewasa ini. Metode ini
menghubungkan antara pengusaha yang memiliki produk dan publik figur sebagai media
untuk mengiklankan produk. Produk yang diiklankan tersebut dapat menambah minat
konsumen karena selain produk tersebut dapat dipercaya juga para penggemar publik figur
tersebut menginginkan barang yang sama dengan idolanya.

Sehingga, metode ini menjadi metode yang paling efektif dalam pemasaran sosial media
saat ini. Daripada dengan membuat iklan di media televisi, radio dan juga koran yang
memerlukan biaya besar, metode endorsing ini terhitung cukup murah dengan kisaran ratusan
ribu hingga yang paling mahal mencapai 10jutaan.

 Tantangan pemasaran produk dalam sosial media

Selain peluangnya yang begitu besar juga pasar yang begitu besar, tetap saja pemasaran
dalam sosial media ini memiliki suatu tantangan dalam menjalankannya, diantaranya:

 Rawan penipuan

Zaman yang semakin maju, semakin beragam dan banyak juga celah dan peluang yang
digunakan oleh manusia untuk melakukan praktik kecurangan, dimulai dari kerugian yang
dirasakan oleh pengusaha contohnya, pembeli yang menggunakan bukti transfer palsu
ataupun modus-modus lain yang membawa kerugian besar.
Disisi konsumen, masih banyak juga pebisnis-pebisinis palsu yang melakukan penipuan
penjualan. Oleh karena itu, banyak juga pembeli yang menjadi skeptis dan merugikan
pengusaha kecil karena publik kurang memepercayai penjual online yang masih baru
merintis.

 Masih kurang kepercayaan publik

Selain adanya penipuan-penipuan yang dilakukan seperti diatas, ada juga hal-hal yang
membuat publik masih kurang percaya. Misalnya, produk yang tidak sesuai dengan gambar
ataupun kualitas barang yang jauh dari ekspektasi.

Ada juga yang malah menjual barang palsu atau kw dengan harga original. Sehingga
inilah yang membuat kepercayaan publik masih kurang.

 Jasa pengiriman yang masih cenderung mahal

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dari satu daerah dengan daerah lainnya
cukup berjauhan. Oleh karena itu, mobilitas jasa pengiriman sangat dibutuhkan terutama
dengan merebaknya bisnis online.

Masih kurangnya infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu penghalang untuk jasa
pengiriman barang. Itu ditandai dengan cukup tingginya ongkos kirim. Serta lamanya masa
pengantaran dari satu kota ke kota lain apalagi dari satu pulai ke pulau lain.

Di salah satu jasa pengiriman, ongkos kirim barang dari Bandung Jawa Barat menuju ke
Ngawi Jawa Timur saja konsumen harus merogoh sekitar Rp. 31.0000 per kilo nya dengan
estimasi waktu sekitar 2 sampai 3 hari. Atau contoh lain, pengiriman dari Bandung menuju
Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara memerlukan waktu sekitar 3-5 hari dengan
ongkos Rp. 63.000 per kilonya.

Tentunya ini menjadi salah satu hambatan yang besar bagi pengusaha online kecil.
Meskipun banyak toko online yang menerapkan geratis ongkos kirim, namun itu hanya bisa
dilakukan oleh usaha dengan skala besar dan omset yang juga besar.

 Peluang dan risiko melakukan bisnis dalam sosial media

Selain memberikan banyak keuntungan dan peluang, media sosial sebagi cara untuk
memasarkan produk barang dan jasa dengan model bisnis online ini juga memiliki beberapa
resiko yang akan dihadapi oleh si pemilik bisnis online. Semakin ramai pesaingnya dan luas
peluangnya, bila si pelaku bisnis kurang inovatif pada produk-produknya tentu akan
tertinggal atau bahkan produknya sama sekali tidak akan ditengok oleh calon pembeli.
Menerima komplain dan kritik dari konsumen, menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Informasi dan karakteristik barang, kelebihan-kelabihannya, ukuran (size), dan warna


yang tersedia juga harus dicantumkan, agar konsumen benar-benar tahu barang yang akan
dibelinya.

Oleh karena itu, untuk membangun suatu kepercayaan dengan pengenalan produk
secara terperinci sangatlah penting, pelaku bisnis tidak hanya mencantumkan karakteristik
barang, namun juga saran pemakaian, atau bahkan efek samping kalau ada. Selain itu, kontak
pribadi tentunya harus dicantumkan, agar konsumen lebih yakin dan dapat berkomunikasi
langsung untuk mendapatkan info dan negosiasi lebih lengkap.

Bisnis dengan cara ini, jauh lebih mudah dan murah dibanding dengan membuka toko
biasa, ditinjau dari segi modal bisnis ini dapat menghemat sebagian dana sewa lahan atau
sewa toko, namun resiko yang ada juga lebih berat, kerusakan sistem komputer karena virus,
pencurian kode pasword, tentu akan menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar. Akses
pembayaranpun menjadi lebih mudah, akantetapi beresiko juga ditipu atau bahkan tidak
dibayar.